cover
Contact Name
Mohammad Arridho Nur Amin
Contact Email
permana@upstegal.ac.id
Phone
+6285157785539
Journal Mail Official
permana@upstegal.ac.id
Editorial Address
Jalan Halmahera Km. 1 Mintaragen Tegal Provinsi Jawa Tengah Indonesia Kode Pos 52181
Location
Kota tegal,
Jawa tengah
INDONESIA
PERMANA : Jurnal Perpajakan, Manajemen, dan Akuntansi
ISSN : 20858469     EISSN : 2685600X     DOI : https://doi.org/10.24905/permana.v15i1.255
Core Subject : Economy, Education,
Taxation Science Corporate Tax Individual Tax Accounting and Planning Taxes and Business Strategy Taxation Procedures for Estates, Trusts and Partnerships Financial Accounting Taxation Procedures for C Corps and S Corps Payroll and Business Tax Accounting Management Science Marketing Financial management Human Resource Management International Business Entrepreneurship Monetary Economics, Finance, and Banking International Economics Public Economics Economic development Regional Economy Accounting Sciences Taxation and Public Sector Accounting Accounting information system Auditing Financial Accounting Management accounting Behavioral accounting
Articles 626 Documents
Transformasi Layanan Perizinan Digital: Analisis Surabaya Single Window Alfa Melalui Lensa Neo-Weberian State Nadila Agita Vionita; Bintoro Wardiyanto; Erna Setijaningrum
Permana : Jurnal Perpajakan, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 17 No. 3 (2025): Special Issue
Publisher : Faculty of Economics and Business, University of Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/permana.v17i3.1494

Abstract

Transformasi pelayanan publik di Kota Surabaya melalui inovasi Surabaya Single Window (SSW) Alfa me­nan­dai pergeseran paradigma birokrasi dari model mana­jemen pasar menuju Neo-Weberian State (NWS). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi SSW Alfa sebagai instrumen strategis negara dalam menyeimbangkan penegakan otoritas regulasi dengan tuntutan fleksibilitas layanan investasi. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kepus­takaan, penelitian ini meng­kaji data sekunder yang bersum­ber dari dokumen regulasi, laporan kinerja pemerintah daerah tahun 2023-2024, serta literatur akademis terkini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SSW Alfa merefleksikan karakteristik NWS melalui penguatan sentralitas negara (state centrality) yang mewu­jud dalam sistem verifikasi digital terpusat dan penegakan aturan secara otomatis (algorithmic regulation). Moder­nisasi ini terbukti efektif meningkatkan efisiensi birokrasi, yang divalidasi oleh lonjakan realisasi investasi Kota Surabaya tahun 2024 hingga mencapai Rp 40,47 triliun serta peningkatan masif penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi pelaku usaha mikro. Meskipun demikian, studi ini juga mengidentifikasi tantangan krusial terkait kerentanan infrastruktur siber dan kesenjangan literasi digital masyara­kat yang dapat menghambat inklu­sivitas layanan. Kesimpu­lan­nya, SSW Alfa membuktikan bahwa birokrasi yang mema­dukan hierarki yang kuat dengan orientasi pelayanan modern mampu menciptakan kepastian hukum yang mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Nexus of Gender Diversity and Corporate Governance: Ana-lyzing Their Effects on Firm Performance with Accrual Earning Management as a Moderating Factor Mardianto; Siti Eldiani Nurrahma
Permana : Jurnal Perpajakan, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 17 No. 3 (2025): Special Issue
Publisher : Faculty of Economics and Business, University of Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/permana.v17i3.1495

Abstract

This study aims to examine the effect of board gender diversity, corporate governance quality, and accrual earnings management on firm performance. The research employs a quantitative approach using multiple regression analysis on secondary data obtained from the annual reports of companies listed on the Indonesian Stock Exchange. Firm performance is measured using return on assets (ROA), gender diversity is proxied by the proportion of female directors on the board, corporate governance quality is measured using the Corporate Governance Index (CGI), and accrual earnings management is measured using discretionary accruals based on the Jones Model. The results indicate that gender diversity has a positive and statistically significant effect on firm performance, suggesting that a higher presence of female directors is associated with better company performance. In contrast, corporate governance quality is found to have a negative and significant relationship with firm performance, indicating that higher governance scores do not necessarily translate into improved financial outcomes. Accrual earnings management also shows a positive and significant effect on firm performance, implying that higher discretionary accruals are associated with higher reported performance. This study contributes to the corporate governance literature by providing empirical evidence from an emerging market context and by highlighting the complex roles of gender diversity, governance quality, and earnings management in shaping firm performance. However, the findings are subject to limitations related to the use of publicly available data and may not be generalizable to countries with different institutional and regulatory environments.
Pengembangan Kompetensi Digital Tenaga Pendidik di Era Artificial Intelligence: Tantangan dan Strategi pada Sekolah di Bawah Yayasan Al Kautsar Rina Eka Widjayanti; Adityas Wahyungsih; Meika Kurnia Puji Rahayu Dyah Anggraeni
Permana : Jurnal Perpajakan, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 17 No. 3 (2025): Special Issue
Publisher : Faculty of Economics and Business, University of Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/permana.v17i3.1506

Abstract

This study aims to analyze the challenges and formulate strategies for developing the digital competencies of educators in adopting Artificial Intelligence (AI) at Yayasan Al Kautsar. The research employed a qualitative approach using a descriptive case study method. Data were collected through in-depth interviews, participatory observation, and document analysis involving 22 educators from early childhood education to junior high school levels. The findings indicate that intensive mentoring contributed to improving educators’ understanding and skills in using AI as a tool for administrative tasks and the development of instructional media. The main challenges identified include initial anxiety toward AI, limited digital literacy, unstable internet connectivity, disparities in device specifications, and the absence of standardized internal training. This study recommends a human resource development model based on peer learning, continuous training, and the strengthening of schools’ digital infrastructure. The findings emphasize that the successful integration of AI in education is determined not only by the individual readiness of educators but also by organizational support and the broader technological ecosystem.
Pengaruh Profitabilitas dan Leverage Terhadap Pertumbuhan Laba Pada Bank Umum Syariah Wati Febriani; Ahmad Zuliansyah; Liya Ermawati
Permana : Jurnal Perpajakan, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 17 No. 3 (2025): Special Issue
Publisher : Faculty of Economics and Business, University of Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/permana.v17i3.1515

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), Debt to Asset Ratio (DAR), dan Debt to Equity Ratio (DER) terhadap pertumbuhan laba pada Bank Umum Syariah (BUS) di Indonesia periode 2020-2024. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, di mana pengambilan sampel dilakukan melalui teknik purposive sampling terhadap laporan kepustkaan Bank Umum Syariah. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 14 Bank Umum Syariah dengan sampel penelitian sebanyak 9 Bank Umum Syariah. Teknik analisis data yang diterapkan meliputi uji asumsi klasik dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, ROA berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan laba, sementara DER memiliki pengaruh negatif dan signifikan. Di sisi lain, variabel ROE dan DAR tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan laba. Secara simultan, keempat variabel tersebut tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan laba Bank Umum Syariah. Implikasi dari penelitian ini adalah manajemen bank perlu mengoptimalkan efisiensi pemanfaatan aset serta mengontrol rasio utang terhadap modal guna menjaga stabilitas profitabilitas, mengingat karakteristik perbankan syariah yang sangat bergantung pada fluktuasi instrumen bagi hasil.
Analisis Akuntabilitas dan Tranparansi pengelolaan Dana BOS Baldy Rizki Juliansyah; Suji Abdullah Saleh
Permana : Jurnal Perpajakan, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 17 No. 3 (2025): Special Issue
Publisher : Faculty of Economics and Business, University of Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/permana.v17i3.1518

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMA Negeri 21 Kabupaten Tangerang Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode evaluatif melalui teknik triangulasi data yang meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum prinsip akuntabilitas telah diterapkan dengan baik, ditandai dengan adanya kepatuhan terhadap regulasi, penyusunan laporan pertanggungjawaban yang sistematis, serta pelaksanaan monitoring dan evaluasi. Namun, terdapat kecenderungan alokasi anggaran yang lebih dominan pada aspek sarana dan prasarana dibandingkan peningkatan kualitas pembelajaran. Sementara itu, transparansi telah diwujudkan melalui penyediaan informasi publik seperti papan pengumuman dan media sosial, meskipun masih terbatas pada informasi yang bersifat umum dan belum sepenuhnya partisipatif. Penelitian ini memiliki keterbatasan pada ruang lingkup yang hanya berfokus pada satu sekolah, sehingga generalisasi temuan masih terbatas. Adapun nilai kebaruan penelitian ini terletak pada pendekatan evaluatif yang mengintegrasikan analisis akuntabilitas dan transparansi secara komprehensif dalam konteks pengelolaan dana BOS di tingkat sekolah menengah
Pengaruh Modal, Risiko Pembiayaan Dan Beban Operasional Terhadap Kinerja Keuangan Bank Umum Syariah Di Indonesia Palupi Pratiwi; Jhody Wiraputra Wiraputra; Dewi Risyantika; Ogi Marsenal; Isti Safira
Permana : Jurnal Perpajakan, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 17 No. 3 (2025): Special Issue
Publisher : Faculty of Economics and Business, University of Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/permana.v17i3.1524

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh modal, risiko pembiayaan, dan beban operasional terhadap kinerja keuangan Bank Umum Syariah di Indonesia. Variabel independen dalam penelitian ini terdiri dari Capital Adequacy Ratio (CAR), Non-Performing Financing (NPF), dan Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), sedangkan variabel dependen diukur menggunakan Return on Assets (ROA). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa time series selama periode 2020–2024 yang diperoleh dari Statistik Perbankan Syariah Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sampel penelitian terdiri dari 60 observasi. Teknik analisis data dilakukan menggunakan aplikasi SPSS 25 melalui uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji koefisien determinasi (R²), uji simultan (Uji F), dan uji parsial (Uji T). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan CAR, NPF, dan BOPO berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan Bank Umum Syariah di Indonesia. Secara parsial, CAR berpengaruh positif dan signifikan terhadap ROA, NPF tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA, sedangkan BOPO berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ROA. Nilai koefisien determinasi sebesar 52,7% menunjukkan bahwa variasi kinerja keuangan dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa penguatan modal dan peningkatan efisiensi operasional menjadi faktor penting dalam meningkatkan profitabilitas Bank Umum Syariah. Oleh karena itu, manajemen bank perlu menjaga kecukupan modal serta menekan beban operasional agar kinerja keuangan lebih optimal dan berkelanjutan.
Pengaruh Literasi Keuangan Terhadap Tingkat Adopsi Sistem Pembayaran QRIS Dengan Penerimaan Teknologi (UTAUT) Sebagai Variabel Mediasi pada Mahasiswa di Jawa Barat Asthi Nur Azna; Anry Firmansyah
Permana : Jurnal Perpajakan, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 17 No. 3 (2025): Special Issue
Publisher : Faculty of Economics and Business, University of Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/permana.v17i3.1606

Abstract

Perkembangan sistem pembayaran digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) mendorong perubahan perilaku transaksi masyarakat, namun tingkat adopsinya masih dipengaruhi oleh kemampuan individu dalam memahami dan menerima teknologi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh literasi keuangan terhadap tingkat adopsi sistem pembayaran QRIS dengan penerimaan teknologi berdasarkan Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) sebagai variabel mediasi pada mahasiswa di Jawa Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei eksplanatori terhadap 392 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat literasi keuangan dan tingkat adopsi QRIS mahasiswa berada pada kategori tinggi. Pengetahuan keuangan, sikap keuangan, dan perilaku keuangan terbukti berpengaruh positif terhadap sebagian besar konstruk UTAUT. Performance expectancy, effort expectancy, dan Facilitating Conditions berpengaruh positif terhadap penggunaan aktual QRIS, sedangkan social influence tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Ketiga konstruk UTAUT tersebut juga terbukti memediasi pengaruh literasi keuangan terhadap tingkat adopsi QRIS. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan literasi keuangan mampu mendorong adopsi QRIS melalui terbentuknya penerimaan teknologi yang lebih baik sehingga mendukung pengembangan ekosistem pembayaran digital yang efektif dan berkelanjutan.
Pengaruh Komitmen Lingkungan Manajemen Puncak terhadap Kinerja Operasional Rantai Pasok melalui Praktik Manajemen Rantai Pasokan Hijau Internal dan Eksternal Muhammad Shafiq; Wahyuningsih Santosa; Dorina Widowati
Permana : Jurnal Perpajakan, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 17 No. 3 (2025): Special Issue
Publisher : Faculty of Economics and Business, University of Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/permana.v17i3.1612

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran komitmen manajemen puncak dalam mem-bentuk budaya organisasi serta memfasilitasi implementasi praktik green supply chain, dan dampaknya terhadap kinerja lingkungan, operasional, dan daya saing perusahaan. Berlandaskan upper echelons theory dan institutional theory, penelitian ini mengonseptualisasi-kan komitmen manajemen puncak sebagai pendorong internal yang krusial dalam memedi-asi pengaruh tekanan pemangku kepentingan eksternal terhadap integrasi rantai pasok hijau. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan data survei yang dik-umpulkan dari perusahaan manufaktur. Data dianalisis menggunakan teknik statistik mul-tivariat untuk menguji hubungan yang diusulkan antara komitmen manajemen puncak, praktik green supply chain, budaya organisasi, dan kinerja keberlanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan aktif manajemen puncak secara signifikan memperkuat budaya organisasi yang berorientasi lingkungan serta meningkatkan efektivitas praktik green supply chain. Selain itu, integrasi green supply chain terbukti berpengaruh positif terhadap kinerja lingkungan dan kinerja ekonomi, yang menegaskan nilai strategisnya melampaui sekadar kepatuhan regulatif. Temuan ini berkontribusi pada literatur keberlanjutan dengan menunjukkan bahwa inisiatif green supply chain lebih berpeluang berhasil apabila didukung oleh komitmen kepemimpinan yang kuat dan terinternalisasi dalam budaya organisasi. Secara praktis, penelitian ini menekankan pentingnya bagi manajer untuk melampaui ke-bijakan lingkungan yang bersifat simbolik menuju keterlibatan manajerial yang substantif guna mencapai tujuan keberlanjutan jangka panjang. Penelitian ini memberikan bukti em-piris bahwa kepemimpinan yang berorientasi pada keberlanjutan merupakan faktor kunci dalam menciptakan keunggulan kompetitif di tengah lingkungan bisnis yang semakin sadar akan isu lingkungan.
Implementasi Lean Manufacturing Dengan Metode Value Stream Mapping Pada Proses Inbound logistic trucking PT. I, Tbk. Teresha Agrivinna Philberta; Iwan Vanany
Permana : Jurnal Perpajakan, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 18 No. 2 (2026): August
Publisher : Faculty of Economics and Business, University of Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/permana.v18i2.1366

Abstract

Perusahaan manufaktur dituntut untuk meningkatkan efisiensi operasional guna menjaga daya saing di tengah dinamika ekonomi global. PT. I, Tbk., sebagai produsen kom­ponen otomotif berbahan dasar besi dan baja, meng­hadapi permasalahan pada proses inbound logistic trucking akibat tingginya ketergantungan pada material impor, dominasi administrasi manual, serta meningkatnya biaya logistik karena keterlambatan dan rendahnya visibilitas proses. Penelitian ini bertujuan menganalisis alur penga­daan material pada proses inbound logistic trucking dengan mengidentifikasi aktivitas Value Added (VA), Non-Value Added (NVA), dan Necessary but Non-Value Added (NNVA), serta meminimalkan waste menggunakan pende­katan Lean Manufacturing dan metode Value Stream Mapping (VSM). Hasil pemetaan current state menunjuk­kan bahwa sebagian besar aktivitas masih tergolong tidak bernilai tambah, terutama pada proses administrasi, koor­dinasi, dan transportasi. Perancangan Future State Map berbasis digitalisasi administrasi dan sistem inbound monitoring menunjukkan peningkatan efisiensi proses melalui penurunan lead time, pengurangan aktivitas NVA, serta potensi penghematan biaya logistik. Penelitian ini merekomendasikan penerapan sistem informasi logistik terintegrasi, sebagai sarana pengendalian dan peningkatan visibilitas proses inbound logistic trucking.
Analisis Pengaruh Transformasional Leadership dan JD-R Terhadap Kinerja Pegawai dengan Kepuasan Kerja sebagai Mediasi dengan Media Sosial sebagai Moderating Berry Pasti; Roby Sambung
Permana : Jurnal Perpajakan, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 18 No. 2 (2026): August
Publisher : Faculty of Economics and Business, University of Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/permana.v18i2.1470

Abstract

Penelitian ini menelaah pengaruh Job Demands Resources (JDR) dan Transformational Leadership (TL) terhadap Kepuasan Kerja (KK) dan Kinerja Pegawai (KP) pada organisasi publik, serta memeriksa peran mediasi dan moderasi media sosial. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 100 pegawai dan dianalisis menggunakan PLSSEM dengan SmartPLS 3.0, termasuk prosedur bootstrapping untuk menguji signifikansi jalur, evaluasi outer loadings, AVE, FornellLarcker/HTMT, serta pengukuran ukuran efek dan RSquare. Hasil menunjukkan bahwa JDR berpengaruh signifikan terhadap KK, sedangkan pengaruh langsung TL terhadap KK dan KP serta pengaruh KK terhadap KP tidak terbukti signifikan; peran mediasi atau moderasi media sosial tidak memperkuat jalurjalur yang tidak signifikan dalam model ini. Implikasi praktis mendorong organisasi publik untuk memprioritaskan penguatan job resources dan meningkatkan kualitas instrumen pengukuran, serta merekomendasikan penelitian lanjutan dengan sampel lebih besar, desain longitudinal, atau pengujian moderator kontekstual lainnya untuk menjelaskan peran media sosial dan kepemimpinan secara lebih komprehensif.