cover
Contact Name
Bobby Putrawan
Contact Email
sttwa.malang@gmail.com
Phone
+628176907033
Journal Mail Official
jurnalservire@gmail.com
Editorial Address
Sekolah Tinggi Teologi Widya Agape Cut Nyak Dien Street, Rt.06, Nunukan Barat, Nunukan, North Kalimantan, Indonesia 77482
Location
Kab. nunukan,
Kalimantan utara
INDONESIA
Servire: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 2809137X     DOI : 10.46362/servire
SERVIRE merupakan jurnal pengabdian kepada masyarakat yang menjadi wadah ilmiah untuk pengabdian, dengan nomor terdaftar e-ISSN: 2809-137X (online) adalah jurnal multidisiplin ilmiah yang diterbitkan oleh Perkumpulan Teolog Agama Kristen dan lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (LPPM) Sekolah Tinggi Teologi Widya Agape. Fokus dan Ruang Lingkup Artikel yang dimuat dalam SERVIRE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat berbasis penelitian seperti Participatory Action Research, Pengembangan Masyarakat Berbasis Aset, Riset Berbasis Masyarakat, Pembelajaran Layanan, dan Pengembangan Masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 45 Documents
Pendampingan Guru Sekolah Minggu terhadap Perkembangan Iman Anak sebagai Pengikut Kristus di Gereja Presbyterian Evangelical Indonesia, Terindak, Kalimantan Barat Fatu, Sergi; Putrawan, Bobby Kurnia; Hartawidjaja, Hartawidjaja; Agung, Robert
SERVIRE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): SERVIRE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Oktober 2023)
Publisher : Indonesia Christian Religion Theologians Association and Widya Agape School of Theology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46362/servire.v3i2.133

Abstract

This article discusses the important role and challenges faced by Sunday school teachers at Gereja Presbyterian Evangelical Indonesia, Terindak, Kalimantan Barat in the kingdom of God. Despite serving faithfully, their ministry often falls short of the expectations of the Sunday school children. Sunday school teachers need to understand the spiritual growth of children and become mentors who have a better understanding of the individuality of the children they serve compared to pastors and other ministers. They also need to master child psychology to build good relationships and guide them with love and understanding. Additionally, Sunday school teachers are required to use creative teaching methods to capture children's interest. They must also be good role models and provide support in their daily lives. The nurturing of children's growth in accordance with the church's goals depends on the role of Sunday school teachers as agents of change. Furthermore, thorough preparation before teaching and diligent instruction are important factors in effectively teaching so that the children being served can grow in true faith in Christ. Artikel ini membahas peran penting dan tantangan yang dihadapi oleh guru sekolah Minggu Gereja Presbyterian Evangelical Indonesia, Terindak, Kalimantan Barat dalam kerajaan Allah. Meskipun mereka melayani dengan setia, seringkali pelayanan mereka tidak sesuai dengan harapan anak-anak sekolah Minggu. Guru sekolah Minggu perlu memahami pertumbuhan rohani anak-anak dan menjadi mentor yang lebih memahami pribadi anak-anak yang dilayaninya daripada pendeta dan pelayan lainnya. Mereka juga perlu menguasai psikologi anak untuk menjalin hubungan yang baik dan menuntun mereka dengan kasih dan pengertian. Di samping itu, guru sekolah Minggu dituntut untuk menggunakan metode pengajaran yang kreatif agar mampu menarik minat anak. Mereka juga harus menjadi teladan yang baik dan memberikan dukungan dalam kehidupan sehari-hari. Pemeliharaan pertumbuhan anak-anak yang sesuai dengan tujuan gereja tergantung pada peran guru sekolah Minggu sebagai agen perubahan. Selain itu, persiapan yang matang sebelum mengajar dan pengajaran yang tekun merupakan faktor penting dalam mengajar dengan efektif agar anak-anak yang dilayani bertumbuh dalam iman yang benar kepada Kristus.
Strengthening Batak Tribe Gratitude Worship Overseas as the Preservation of Batak Culture Sitohang, Romauli; Hermanto, Yanto Paulus; Rattu, August B.G.
SERVIRE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): SERVIRE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Oktober 2023)
Publisher : Indonesia Christian Religion Theologians Association and Widya Agape School of Theology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46362/servire.v3i2.142

Abstract

Bangsa yang kaya melestarikan budaya dan bahasanya sebagai sarana ikut serta membangun bangsa sesuai cita-cita NKRI, yang terdiri dari berbagai agama, suku, budaya dan Bahasa merupakan kekayaan alam Indonesia, diantaranya adalah suku Batak yang terdiri dari beberapa suku, Bahasa, budaya yang sangat unik. Mereka adalah satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan, walaupun ada di perantauan tetap memelihara budaya dan Bahasa itu lewat perkumpulan yang dibentuk di setiap daerah dan itu setiap marga, wujudnyatanya setiap bulan mengadakan ibadah arisan sebagai sarana untuk berkumpul bersama menjalin kekerabatan, bertujuan untuk meregenerasikan budaya kepada kaum muda penerus bangsa dan keluarga di hari esok, serta sekali setahun mengadakan ucapan syukur yang disebut Bonataon, yang dalam pelaksanaannya diadakannya penampilan budaya Batak dalam bentuk tortor lengkap pakai ulos serta gondang Batak, juga Bahasa yang dipakai diupayakan Bahasa Batak, hal itu merupakan bentuk pelestarian budaya serta mewujudkan isi dari keseluruhan Pancasila merupakan ikut sertanya suku Batak dalam mendukung pembangunan bangsa Indonesia.
Pendampingan Dan Pelatihan Kegawatdaruratan Dasar Bagi PMR Di Sekolah Menengah Atas Wilayah Jakarta Utara Sunarti, Nina; Sofiah, Wiwik; Susiani, Ari
SERVIRE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): SERVIRE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Oktober 2023)
Publisher : Indonesia Christian Religion Theologians Association and Widya Agape School of Theology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46362/servire.v3i2.178

Abstract

Knowledge of first aid for students is very important, they can help others if an injury occurs in the school environment. Quick treatment is temporary for a person in an emergency condition. PMR staff in schools at the pre-hospital stage have a strategic position. The aim is to provide basic emergency management education and training for PMR staff at North Jakarta Regional High Schools. This activity was carried out on April 27 2019 at the Harum Nursing Academy, Jakarta. Participants in this activity PMR staff consisted of 31 students. The method used in this activity is health education, discussion and practice of basic emergency techniques such as BHD techniques, wound care, immobilization and casualty evacuation techniques. Evaluation is done by pre-test and post-test. Activities involve experienced experts in providing basic emergency techniques. The evaluation shows an increase in understanding and skills in emergency techniques for PMR personnel. In the future, PMR personnel are expected to be able to apply the skills trained and be able to become peer educators for the surrounding environment. Mengetahui pertolongan pertama sangat penting agar siswa dapat membantu orang lain jika mengalami cedera di sekolah. Pertolongan pertama bersifat sementara dan diberikan kepada orang-orang dalam situasi darurat. Petugas PMR di sekolah harus memiliki pengetahuan klinis dasar karena petugas PMR mempunyai kedudukan yang strategis dalam pertolongan peratama. Tujuannya adalah untuk memberikan pendidikan dan pelatihan keterampilan dasar manajemen darurat pada Tenaga PMR di SMA Wilayah Jakarta Utara. Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 27 April 2019 bertempat di Akademi Keperawatan Harum Jakarta. Peserta pada kegiatan ini Tenaga PMR terdiri dari 31 orang siswa. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pelatihan Kesehatan, diskusi dan praktik teknik kegawatdaruratan dasar seperti tehnik BHD, perawatan luka, Immobilisasi, dan teknik evakuasi korban. Penilaian dilakukan melalui pre-test dan post-test kegiatan yang dilakukan oleh para profesional yang terlatih untuk memberikan keterampilan dasar tanggap darurat. Evaluasi tersebut menghasilkan bahwa petugas PMR memiliki tingkat pemahaman dan keterampilan yang tinggi dalam prosedur darurat kedepannya, petugas PMR diharapkan dapat menerapkan keterampilan yang telah dipelajarinya dan menjadi peer pendidik di lingkungannya.
Workshop dan Pelatihan Kreativitas dalam Pelayanan Anak terhadap Mahasiswa Sekolah Tinggi Teologi ATI Blegur, Romelus; Atty, Sonya Debora; Eusun, Eusun; Kim, Doye; Yanti, Yanti; Marlita, Leni
SERVIRE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): SERVIRE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Oktober 2023)
Publisher : Indonesia Christian Religion Theologians Association and Widya Agape School of Theology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46362/servire.v3i2.184

Abstract

Creativity is fundamental in teaching children, because generally children's understanding is formed through teaching and activities through means or things that interest them, for example pictures, videos, props, movements and songs, as well as other activities. The problem is that creativity in teaching children is not easy both in terms of human resources (teachers) and the facilities used (preparation and use of teaching aids). These obstacles are also faced by STT ATI students in dealing with service routines that demand new creativity and innovation. Starting from this, Community Service through creativity workshops in serving children was carried out. The aim of this activity is to equip STT ATI students to serve children creatively in order to build their understanding effectively and efficiently. The methods used in this Community Service activity are lectures, training and presentation of training results. The result of this activity is that students understand the importance of creativity in serving children, they are able to make props from simple and easily available materials, and through this activity students' creativity is also increased to carry out new innovations in teaching children. These PkM activities make an important contribution to students in preparing themselves to serve children and the church as the context for their service. Kreativitas merupakan hal mendasar dalam mengajar anak, sebab umummya pemahaman anak terbentuk melalui pengajaran dan aktivitas melalui sarana atau hal-hal yang menarik minat mereka, misalnya gambar, video, alat peraga, gerak dan lagu, serta aktivitas lainnya. Persoalannya adalah bahwa kreativitas dalam mengajar anak tidaklah mudah baik dari segi sumber daya manusia (pengajar) maupun sarana yang digunakan (persiapan dan penggunaan alat peraga). Kendala itu pun dihadapi oleh mahasiswa-mahasiswi STT ATI dalam menghadapi rutinitas pelayanan yang menuntut kreatifitas dan inovasi baru. Bertolak dari hal itulah Pengabdian kepada Masyarakat melalui workshop kreativitas dalam melayani anak ini dilakukan. Tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk membekali mahasiswa/mahasiswi STT ATI dalam melayani anak secara kreatif guna membangun pemahaman mereka secara efektif dan efisien. Metode yang digunakan dalam kegiatan Pengabdian dan Masyarakat ini adalah ceramah, pelatihan, dan presentasi hasil latihan. Hasil dari kegiatan tersebut adalah para mahasiswa/ mahasiswi memahami pentingnya kreatifitas dalam melayani anak, mereka mampu membuat alat peraga dari bahan-bahan yang sederhana dan mudah diperoleh, serta melalui kegiatan tersebut juga daya kreativitas para mahasiswa/ mahasiswi ditingkatkan untuk melakukan inovasi-inovasi baru dalam mengajar anak. Kegiatan PkM tersebut memberi kontribusi penting bagi para mahasiswa/mahasiswi dalam mempersiapkan diri untuk melayani anak-anak maupun gereja sebagai konteks pelayanan mereka.
Program Pemulihan Kaum Perempuan Dari Luka Batin Di Gereja Bethel Indonesia Jemaat CBM Ganggeng Raya Tanjung Priok Jakarta Utara Patintingan, Rima; Iswahyudi, Iswahyudi
SERVIRE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2024): SERVIRE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (April 2024)
Publisher : Indonesia Christian Religion Theologians Association and Widya Agape School of Theology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46362/servire.v4i1.193

Abstract

Women are special creatures in God's eyes. At GBI CBM Ganggeng, women besides giving birth and raising children, serve their husbands and take care of housework, and some have to work to supplement the family's income, some even become the backbone of the family. becomes special because it contains and gives birth to children, who become the forerunners of the church in the future. With so many roles, sometimes there is no time for yourself. What's more, what they do doesn't get the respect it should, women often experience violence in the family, both physically and mentally. Emotional wounds need to be a concern for the church. For this reason, GBI CBM Ganggeng Raya, Tanjung Priok, North Jakarta is holding a recovery program for women from emotional wounds, including personal counseling services, WBI fellowship worship, group prayer (corporate), and MSMEs. Women must continue to be empowered. It is hoped that this journal can inspire Christian women to seek the right help in overcoming their life problems and struggle with God's help to recover from emotional wounds, as well as women and people who interact with individual women to appreciate the roles and functions in their lives. In the end, women can live healthier lives physically and mentally. Wanita adalah makhluk yang istimewa di mata Tuhan. Di GBI CBM Ganggeng, wanita selain melahirkan dan mengasuh anak, melayani suami, mengurus pekerjaan rumah, dan ada yang harus bekerja untuk menambah penghasilan keluarga, bahkan ada yang menjadi tulang punggung keluarga. menjadi istimewa karena mengandung dan melahirkan anak, yang menjadi cikal bakal gereja di masa depan. Dengan begitu banyak peran, kadang tidak ada waktu untuk diri sendiri. Lebih lagi, apa yang dilakukan kurang mendapat penghargaan yang seharusnya. Sering kali wanita mengalami kekerasan dalam keluarga, baik lahir maupun batin. Harga diri perempuan jadi rendah, perempuan merasa tidak berharga. Oleh sebab itu, GBI CBM Ganggeng Raya, Tanjung Priok, Jakarta Utara mengadakan program pemulihan kaum perempuan dari luka batin, mencakup pelayanan konseling pribadi, ibadah persekutuan WBI, doa bersama (korporat), dan UMKM. Berharap melalui jurnal ini dapat menginspirasi perempuan Kristen mau mencari pertolongan yang tepat dalam mengatasi masalah – masalah hidupnya dan berjuang dengan pertolongan Tuhan supaya dipulihkan dari luka batin, serta perempuan dan orang – orang yang berinteraksi dengan individu perempuan untuk menghargai peran - fungsi dalam hidupnya. Pada akhirnya perempuan dapat hidup lebih sehat lahir dan batin.
Upaya Meningkatkan Minat Belajar Siswa Kelas 8c Dalam Pendidikan Agama Kristen Melalui Strategi Pembelajaran Berbasis Masalah Di Sekolah Menengah Pertama BOPKRI 3 Yogyakarta Anggreni, Intan; Tandana, Ester Agustini; Basuki, Eko; Liantoro, Liantoro; Jayadi, Lionarto Erson
SERVIRE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2024): SERVIRE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (April 2024)
Publisher : Indonesia Christian Religion Theologians Association and Widya Agape School of Theology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46362/servire.v4i1.202

Abstract

This study aims to improve the learning interest of class 8C students in the subject of Christian Religious Education at SMP BOPKRI 3 Yogyakarta through the implementation of Problem-Based Learning (PBL) strategies. The research method used is classroom action research (CAR) which consists of several cycles, each covering the stages of planning, implementation, observation, and reflection. The results of the study indicate that the implementation of PBL is effective in improving students' learning interest. Students are more actively involved in the learning process, show improvements in critical thinking skills, and are more enthusiastic in solving problems related to the subject matter. This improvement is reflected in better academic grades and student activity during the learning process. In addition, supporting factors such as teacher support in guiding discussions, the use of interesting learning media, and a conducive classroom atmosphere also contribute to increasing students' learning interest. This study is that the Problem-Based Learning strategy is effective in improving the learning interest of class 8C students in Christian Religious Education. Recommendations for further research are to adopt PBL in other subjects and expand the use of learning media to further increase student engagement and interest in learning. Keywords: Learning interest, Christian Religious Education, Problem-Based Learning (PBL), classroom action research, junior high school students. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar siswa kelas 8C dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen di SMP BOPKRI 3 Yogyakarta melalui penerapan strategi Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM). Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari beberapa siklus, masing-masing mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PBM efektif dalam meningkatkan minat belajar siswa. Siswa lebih aktif terlibat dalam proses pembelajaran, menunjukkan peningkatan dalam kemampuan berpikir kritis, dan lebih antusias dalam menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan materi pelajaran. Peningkatan ini tercermin dalam nilai akademik yang lebih baik dan keaktifan siswa selama proses pembelajaran. Selain itu, faktor-faktor pendukung seperti dukungan guru dalam membimbing diskusi, penggunaan media pembelajaran yang menarik, dan suasana kelas yang kondusif juga berkontribusi terhadap peningkatan minat belajar siswa. Penelitian ini adalah bahwa strategi Pembelajaran Berbasis Masalah efektif dalam meningkatkan minat belajar siswa kelas 8C dalam Pendidikan Agama Kristen. Rekomendasi untuk penelitian selanjutnya adalah mengadopsi PBM dalam mata pelajaran lain dan memperluas penggunaan media pembelajaran untuk lebih meningkatkan keterlibatan dan minat belajar siswa.
Menumbuhkan Sikap Gemar Membaca Alkitab Pada Siswa Kelas 8 Sekolah Menengah Pertama BOPKRI 3 Yogyakarta Purba, Junita; Putrawan, Bobby Kurnia; Setiawan, Ruthnawaty; Tindoilo, Dian Paskarina; Tan, Juan Ananta
SERVIRE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2024): SERVIRE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (April 2024)
Publisher : Indonesia Christian Religion Theologians Association and Widya Agape School of Theology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46362/servire.v4i1.203

Abstract

This study aims to foster an attitude of liking to read the Bible in grade 8 students of SMP BOPKRI 3 Yogyakarta. The attitude of liking to read the Bible is an important aspect in religion-based character education in this school. The research method used is classroom action research (CAR) which consists of several cycles. Each cycle includes planning, implementation, observation, and reflection. The results of the study indicate that by using interactive and interesting learning methods, such as group discussions, shared reading, and the use of digital media, there is a significant increase in interest and frequency of reading the Bible among students. In addition, support from teachers, parents, and the school environment also plays an important role in encouraging this reading attitude. This study concludes that applying varied and collaborative learning methods effectively fosters an attitude of liking to read the Bible in grade 8 students. Recommendations for further research are to expand the methods used and involve more participation from the school community to create a stronger reading culture. Penelitian ini bertujuan untuk menumbuhkan sikap gemar membaca Alkitab pada siswa kelas 8 SMP BOPKRI 3 Yogyakarta. Sikap gemar membaca Alkitab merupakan aspek penting dalam pendidikan karakter berbasis agama di sekolah ini. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari beberapa siklus. Setiap siklus meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan metode pembelajaran yang interaktif dan menarik, seperti diskusi kelompok, pembacaan bersama, serta penggunaan media digital, terjadi peningkatan signifikan dalam minat dan frekuensi membaca Alkitab di kalangan siswa. Selain itu, dukungan dari guru, orang tua, dan lingkungan sekolah juga berperan penting dalam mendorong sikap gemar membaca ini. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penerapan metode pembelajaran yang variatif dan kolaboratif efektif dalam menumbuhkan sikap gemar membaca Alkitab pada siswa kelas 8. Rekomendasi untuk penelitian selanjutnya adalah memperluas metode yang digunakan serta melibatkan lebih banyak partisipasi dari komunitas sekolah untuk menciptakan budaya membaca yang lebih kuat.
Optimalisasi Interaksi Anak Autis Melalui Kegiatan Bermain Di Rumah Belajar Epiginosko, Tangerang Selatan Barus, Ronaganta; Tanasyah, Yusak; Solaiman, Yugianti; Winda, Tan; Pasaribu, Damaria
SERVIRE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): SERVIRE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Oktober 2023)
Publisher : Indonesia Christian Religion Theologians Association and Widya Agape School of Theology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46362/servire.v3i2.206

Abstract

Education is a very important thing for all children in Indonesia. Education is a conscious and planned effort to realize learning and the learning process, so that students actively develop their potential. Education is needed by all children in Indonesia, including children with autism. Autism is a child who has psychomotor disorder, which makes it difficult for autistic children to interact with their social environment. Therefore, the authors want to do research on autistic children. Where the research was conducted to see changes in the interaction of autistic children through play activities. This research was carried out in the form of direct research, or qualitative methods of experimental phenomena. Where children are examined directly through play activities. Literature Review is also used in this study, to strengthen the arguments set. Literature Review also helps to compile and provide opinions in this writing. The time of this research was carried out within a period of three months. The success of this method will be seen through changes in the child. The method used was also a single research method (in 1 child). The research location was conducted at the Epiginosko Alam Sutra Learning House. Change in children is the ultimate goal in this study. Children are expected to be able to interact in their social environment. Pendidikan merupakan suatu hal yang sangat penting pada seluruh anak di Indonesia. Pendidikan merupakan usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan belajar dan proses pembelajaran, agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya. Pendidikan di butuhkan oleh semua anak di Indonesia, termasuk anak autis. Autis merupakan anak yang memiliki gangguan psikomotorik, yang membuat anak autis cenderung sulit untuk berinteraksi dengan lingkungan sosialnya. Oleh karena itu, penulis ingin melakukan penelitian pada anak autis. Dimana penelitian itu di lakukan untuk melihat perubahan interaksi anak autis melalui kegiatan bermain. Penelitian ini di lakukan dalam bentuk penelitian langsung, atau metode kualitatif fenomena eksperimen. Dimana anak di teliti secara langsung melalui kegiatan bermain. Kajian Pustaka juga di gunakan dalam penelitian ini, untuk memperkuat argumen-argumen yang di tetapkan. Kajian Pustaka juga membantu untuk Menyusun dan memberikan pendapat dalam penulisan ini. Waktu penelitian ini pun di lakukan dalam kurun waktu tiga bulan. Keberhasilan pada metode ini akan di lihat melalui perubahan pada anak tersebut. metode yang di gunakan pun metode penelitian tunggal (pada 1 anak). Lokasi penelitian dilakukan di Rumah Belajar Epiginosko Alam Sutra. Perubahan pada anak adalah tujuan akhir dalam penelitian ini. Anak diharapkan mampu berinteraksi dalam lingkungan sosialnya.
Efforts to Motivate Youth Indonesian Christian Church of the Royal Family, Salatiga, Central Java in Spiritual Maturity Kristanti, Kartika Dewi; Tanasyah, Yusak; Risakotta, Margreth Luciyanna; Kurniawan, Mieki Cynthia
SERVIRE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2024): SERVIRE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (April 2024)
Publisher : Indonesia Christian Religion Theologians Association and Widya Agape School of Theology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46362/servire.v4i1.207

Abstract

This study examines the various efforts undertaken by the Indonesian Christian Church of the Royal Family in Salatiga, Central Java, to foster spiritual maturity among its youth members. Recognizing the pivotal role of youth in the church's future, the church employs a multifaceted approach to ensure their spiritual growth and active participation in religious life. Key strategies include structured Bible study programs, youth fellowship activities, leadership training, and community service projects. The church also emphasizes the importance of mentorship, with older, spiritually mature members guiding the younger generation. These efforts are designed to address the unique spiritual needs of young people, providing them with a supportive environment where they can explore their faith, develop a personal relationship with God, and grow in their understanding of Christian principles. The effectiveness of these initiatives is evaluated through qualitative methods, including interviews and participant observation, revealing significant positive impacts on the spiritual lives of the youth. This research contributes to the broader discourse on youth ministry by highlighting successful practices that can be replicated in similar contexts to nurture spiritual maturity among young Christians.
Membentuk Semangat Belajar Anak Melalui Metode Game Dan Nyanyi: Pendampingan Di Sekolah Minggu Jemat Kristen Indonesia Keluarga Kerajaan Salatiga Sni, Ofriana; Sumolang, Gertina Greetha; Tandana, Ester Agustini; Tan, Juan
SERVIRE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): SERVIRE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (April 2025)
Publisher : Indonesia Christian Religion Theologians Association and Widya Agape School of Theology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46362/servire.v5i1.204

Abstract

Sekolah minggu adalah suatu kegiatan pembelajaran Alkitab kepada anak-anak Kristen yang diadakan pada hari Minggu. Di sekolah minggu juga anak-anak tidak saja belajar tentang Firman Tuhan saja tetapi anak-anak juga diajar bernyanyi, berdoa dan bermain game yang berhubungan dengan pertumbuhan iman anak-anak. Dalam penyampaian cerita guru sekolah minggu juga harus menyiapkan game dan pujian yang berhubungan dengan cerita firman Tuhan yang akan disampaikan. Tujuan pengabdian ini adalah membentuk semangat belajar anak di Sekolah Minggu Jemaat Kristen Indonesia Keluarga Kerajaan Salatiga. Metode pengabdian yang digunakan adalah game dan nyanyi yang diterapkan oleh mentor gereja anak JKI Keluarga Kerajaan untuk menambah semangat dan wawasan anak-anak dalam mengikuti ibadah sekolah minggu. Dengan adanya game dan pujian maka anak-anak tidak akan merasa bosan melainkan meningkatkan semangat belajar anak-anak akan kebenaran firman Tuhan.