cover
Contact Name
Khairuddin
Contact Email
jurnalp3km@gmail.com
Phone
+6281377116720
Journal Mail Official
jurnalp3km@gmail.com
Editorial Address
Jalan H.M. Yamin SH No 225 Medan, Sumatera Utara
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Gotong Royong : Jurnal Pengabdian, Pemberdayaan Dan Penyuluhan Kepada Masyarakat (J-P3KM)
ISSN : -     EISSN : 28086449     DOI : http://doi.org/10.51849
Gotong Royong : Jurnal Pengabdian, Pemberdayaan Dan Penyuluhan Kepada Masyarakat (J-P3KM) merupakan wadah bagi insan akademis dan praktisi untuk mempublikasikan hasil pengabdian, pemberdayaan dan penyuluhan kepada masyarakat yang dilakukan secara individu maupun kolektif guna peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 52 Documents
Manajemen Emosi Pada Remaja Dalam Mencegah Perilaku Bullying Di Pondok Pesantren Al-Muslimun Lhoksukon Ella Suzanna; Nursan Junita; Syahrial Syahrial
Gotong Royong : Jurnal Pengabdian, Pemberdayaan Dan Penyuluhan Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): Gotong Royong (JP3KM) Juni 2023
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/jp3km.v2i2.27

Abstract

Terlepas dari fungsi pondok pesantren sebagai tempat untuk menimba ilmu, terkadang di pondok juga terdapat sebuah fenomena penindasan. Seperti halnya menjadikan salah satu santri sebagai bahan lelucon di depan teman-temannya. Juga terkadang menjadikannya sebagai pesuruh, bahkan dijadikan sasaran emosi. Sehingga membuat santri yang menjadi korban itu merasa takut dan tertekan. Perlakuan santri yang dapat membuat santri lain merasa tertekan baik psikis maupun fisik. Perlakuan ini biasa disebut dengan istilah bullying. Mengingat bahwa masa remaja merupakan masa yang paling banyak dipengaruhi oleh lingkungan dan teman-teman sebaya, serta dalam rangka menghindari hal-hal negatif yang dapat merugikan dirinya sendiri dan orang lain, remaja hendaknya memahami dan memiliki apa yang disebut manajemen emosi. Manajemen emosi ini terlihat dalam hal-hal seperti bagaimana remaja mampu mengendalikan emosinya setelah menjadi korban kekerasan di sekolah, apakah dapat mengelola menjadi emosi yang positif atau malah menjadi emosi negatif. Berdasarkan uraian di atas, penulis tertarik untuk melaksanakan kegiatan psikoedukasi yang tujuannya adalah untuk meningkatkan kemampuan mengelola emosi pada remaja yang tinggal di pondok pesantren Al-Muslimun agar dapat mencegah perilaku-perilaku bullying yang sering terjadi di kalangan remaja.
Pelatihan Parenting Islamic Bagi Orang Tua Wali Anak Di TK Islam Silaturahmi Desa Jampalan Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Asahan Syahrizal Syahrizal; Widya Lasty Firdausi; Khairani Hayat Situmorang; Ade Karunia Rizky Manurung
Gotong Royong : Jurnal Pengabdian, Pemberdayaan Dan Penyuluhan Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): Gotong Royong (JP3KM) Juni 2023
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/jp3km.v2i2.28

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah dengan memberikan pelatihan parenting islamic bagi orang tua anak di TK Islam Silaturrahmi di Desa Jampalan Kecamatan Simpang Empat Kab Asahan.  Tujuan pelatihan parenting islamic ini adalah untuk membekali dan melatih para orang tua peserta didik dalam memahami pentingnya parenting Islamic dan keterlibatan mereka dalam proses pembelajaran anak secara komprehensif. Tujuan dalam pengabdian ini adalah untuk memberikan pemahaman dan model pembelajaran yang sesuai nilai Islam untuk membantu mengatasi permasalahan yang terjadi yang perlu adanya bimbingan intensif pendidikan keluarga di rumah maupun guru memberikan pembinaan secara intensif dalam pelatihan parenting islamic. Implikasi dari pelatihan parenting Islamic ini akan memberikan bekal pengetahuan kepada orang tua wali murid TK Islam Silaturahmi Desa Jampalan Kec Simpang Empat Kab Asahan. Metode yang digunakan adalah metode ceramah, diskusi, dan sharing pengalaman selama acara berlangsung. Adapun hasil pelatihan yang dilakukan menunjukkan adanya pemahaman orang tua kategori baik secara umum, yaitu peserta pelatihan dapat memahami parenting islamic dalam mendidik anak-anak jaman sekarang ini.
Psikoedukasi Respect (Menghargai Diri Sendiri dan Orang Lain) dalam Menumbuhkan Budaya Kerja Kooperatif pada Guru SMKN 5 Lhokseumawe Anastasya, Yara Andita; Rini Julistia; Widi Astuti; Lola Wahyuni; Khairunnisa
Gotong Royong : Jurnal Pengabdian, Pemberdayaan Dan Penyuluhan Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Gotong Royong (JP3KM) Desember 2023
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/jp3km.v3i1.29

Abstract

SMKN 5 Lhokseumawe merupakan salah satu sekolah menengah kejuruan negeri yang berada di kota Lhokseumawe. Salah satu permasalahan yang terjadi di SMKN 5 berupa minimnya rasa respect atau saling menghormati dan menghargai antar sesama guru. Mayoritas guru menampilkan perilaku tidak mendengarkan ketika teman berbicara, mengungkapkan pendapat, menyepelekan pendapat sesama guru hingga tidak bersedia dinasihati walau perilaku serta perkataannya sudah tidak mencerminkan perilaku respect. Keseluruhan hal ini berdampak pada hasil kerja yang tidak maksimal dan optimal sehingga tercipta budaya kerja yang tidak kooperatif. Hal ini menjadi alasan utama untuk pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dengan mengangkat tema psikoedukasi respect pada guru di SMKN 5 Lhokseumawe. Karakter respect dimulai dari menghargai diri sendiri yang kemudian diikuti dengan menghargai orang lain. Tujuan dari pengabdian yaitu membantu guru memahami terkait respect serta pentingnya karakter respect untuk menciptakan budaya kerja kooperatif. Metode pelaksanaan yang dilakukan ialah ceramah, tanya jawab, focus group discussion serta role play berupa games. Hasil dari pelaksanaan pengabdian ialah ada perbedaan tingkat pengetahuan guru terkait respect (menghargai diri sendiri dan orang lain) dari sebelum pelaksanaan psikoedukasi dengan setelah diadakan pelaksanaan psikoedukasi. Selain itu, terdapat pula hasil bahwa kegiatan psikoedukasi memberi perubahan sebesar 40% bagi guru setelah mengikuti psikoedukasi respect.
Program Pelatihan Building Self Determination Sebagai Upaya Peningkatan Motivasi Pengajaran Anak Berkebutuhan Khusus Pada Guru SDLB di Lhokseumawe Widi Astuti; Dwi Iramadhani; Yara Andita Anastasya; Nurul Afni Sinaga; Altira
Gotong Royong : Jurnal Pengabdian, Pemberdayaan Dan Penyuluhan Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): Gotong Royong (JP3KM) Juni 2024
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/jp3km.v3i2.30

Abstract

Seorang guru SLB dituntut untuk memiliki keterampilan khusus dalam mengajar dikarenakan karakteristik yang dimiliki masing-masing anak berbeda dengan anak normal. Selainitu anak berkebutuhan khusus juga memiliki waktu yang lebih lama dalam memahami suatu pelajaran. Berdasarkan hasil FGD ada beberapa permasalahan yang terjadi(1) tidak semua guru SDLB berlatar belakang pendidikan luar biasa. Ketika guru yang mengajar di Sekolah Luar Biasa tidak berlatarbelakang pendidikan luar biasa, (2) kurang mengetahui karakteristik anak berkebutuhan khusus, (3) kurangnya motivasi internal dalam mengajar dan mendidik. Dengan permasalahan tersebut, maka penulis memiliki solusi meningkatkan motivasi pengajaran dengan program building self determination. Program building self determination memiliki tujuan untuk membentuk motivasi internal. Ryan & Deci (2017) mengungkap salah satu variabel yang memberikan efek motivasi internal pada individu adalah Self Determination. Program pelatihan building self determination terbukti dapat meningkatkan motivasi siswa dalam merencanakan karir sebesar 43.8% sebelum dan sesudah diberikan pelatihan building self determination (Muna, Iramdhani, dkk , 2022). Kegiatan pengabdian ini memberikan hasil bahwa adanya peningkatan motivasi guru sebelum dan sesudah diberikan program pelatihan sebesar 12%. Kemudian guru lebih mengenal kompetensi diri yang mereka miliki dan lebih menyadari bahwa jika dibandingkan relasi antara rekan kerja dan siswa, mereka merasa lebih penting relasi mereka dengan siswa. Kata Kunci: Motivasi Mengajar, Self Determination, Guru SLB
Edukasi Pengenalan dan Pencegahan Bahaya Perundungan pada Siswa Sekolah Menengah Pertama Kota Lhokseumawe Julistia, Rini; Zurratul Muna; Yara Andita Anastasya; Nurul Fadieny; Nafisah; Annisa Rizky Wanara Arita
Gotong Royong : Jurnal Pengabdian, Pemberdayaan Dan Penyuluhan Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Gotong Royong (JP3KM) Desember 2023
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/jp3km.v3i1.32

Abstract

Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 9 merupakan salah satu sekolah yang berada di kota Lhokseumawe Kecamatan Blang Mangat. Salah satu permasalahan yang terdapat disana adalah terkait dengan perundungan. Siswa di sekolah ini masih kurang memiliki pemahaman terkait dengan bahaya perundungan. Adapun tujuan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dapat mengedukasi siswa tentang pengenalan dan pencegahan bahaya perundungan yang terjadi, bentuk-bentuk perundungan dan langkah apa yang harus dilakukan jika mengalami perundungan serta dampak dari perundungan tersebut. Metode pelaksanaan yang dilakukan adalah ceramah, diskusi, serta focus group discussion. Kegiatan pengabdian masyarakat ini terbagi menjadi 3 sub bagian yakni kegiatan pre-test terlebih dahulu untuk melihat sejauh mana pengetahuan peserta didik di SMPN 9 Kota Lhokseumawe terkait dengan perundungan, bentuk-bentuk perundungan, dampak perundungan, serta penanganan setelah mengalami perundungan. Kemudian pada kegiatan kedua yaitu kegiatan pemberian psikoedukasi tentang perundungan dan kegiatan ketiga yaitu post-test untuk mengukur tingkat pemahaman dan pengetahuan terkait materi perundungan yang diberikan. Hasil dari kegiatan ini yaitu terdapat peningkatan pengetahuan siswa sekolah SMP N 9 Lhokseumawe sebelum dan sesudah dilakukannya psikoedukasi. Hasil ini dapat disimpulkan bahwa siswa sekolah SMP N 9 Lhokseumawe memperoleh dampak terkait dengan psikoedukasi yang diberikan. Kata Kunci: perundungan; psikoedukasi; siswa SMP
Psikoedukasi Peran Dukungan Sosial Untuk meningkatkan Orientasi Masa Depan Remaja Amalia, Ika; Suzanna, Ella; Safarina, Nur Afni; Junita, Nursan; Aulia, Cut Azizul; Rahmatillah, Syahnaz; Sastia, Siti; Ula, Dirta Widratul
Gotong Royong : Jurnal Pengabdian, Pemberdayaan Dan Penyuluhan Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Gotong Royong (JP3KM) Desember 2023
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/jp3km.v3i1.34

Abstract

Tujuan dilaksanakannya pengabdian ini adalah untuk memberikan Psikoedukasi terkait Peran Dukungan Sosial untuk meningkatkan Orientasi Masa depan Remaja. Remaja dalam hal ini adalah Siswa Siswi SMKN 6 Lhokseumawe. SMKN 6 Kota Lhokseumawe adalah salah satu sekolah Menengah Kejuruan Negeri di Kota Lhokseumawe. Pelaksanaan Pengabdian ini direncanakan dilaksanakan di Aula SMKN 6 Kota Lhokseumawe. Adapun metode yang akan dilaksanakan dalam pengabdian ini yaitu menggunakan metode ceramah, Pre test dan post test, tanya jawab serta pemberian ice breaking. Pada pengabdian ini tim pelaksana mengharapkan mendapatkan output berupa siswa mampu mengetahui memahami, mengaplikasikan serta meningkatkan orientasi masa depan yang mereka miliki melalui pemberian dukungan sosial oleh orang orang terdekatnya. Adapun hasil dari psikoedukasi ini yaitu siswa/i SMKN 6 merasakan manfaat dari psikoedukasi ini, mereka jadi lebih memahami apa peran dukungan sosial dengan orientasi masa depan mereka, mengapa dukungan sosial itu sangat berkaitan dengan orientasi masa depan mereka dan terlihat juga ada peningkatan pengetahuan terkait peran Dukungan Sosial dan orientasi masa Depan Remaja setelah diberikan Psikoedukasi.
Pelatihan HERO (Hope, Efficacy, Resilience, Optimism) Sebagai Modal Psikososial Remaja Di Desa Melati Ii Dusun Randu Pisang Kec. Perbaungan, Kab. Serdang Bedagai Khairuddin, Khairuddin; Lubis, Doli Maulana Gama Samudra; Apriliya, Indah; Ramadhani, Aldi; Arafah, Nur
Gotong Royong : Jurnal Pengabdian, Pemberdayaan Dan Penyuluhan Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Gotong Royong (JP3KM) Desember 2023
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/jp3km.v3i1.35

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis remaja yang tinggal di Desa Melati II Dusun Randu Pisang melalui pelatihan modal psikologis. Aspek modal psikologis yang diberikan pada pelatihan ini yaitu, hope, self-efficacy, resilience dan optimism (HERO). Materi disampaikan menggunakan konsep experiential learning dengan metode lecturing, audio-visual, tugas tertulis, dikusi, permainan, dan refleksi. Partisipan penelitian yaitu 20 remaja (16 – 19 tahun). Desain yang dipilih adalah one-group pretest-posttest design. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan uji Wilcoxon diperoleh nilai Z = -3,610b dengan p = 0,000. Karena p 0,000 < 0,05 maka H1 diterima. Hal ini berarti ada peningkatan modal psikosial remaja melalui Pelatihan HERO (Hope, Efficacy, Resilience, Optimism) dari hasil analisis menggunakan data sebelum (pretest) dan sesudah (posttest).
Optimalisasi Potensi Diri Siswa Melalui Personal Branding Pasca Praktik Kerja Lapangan di Era Merdeka Belajar Erwan Syah, Muhammad; Nirmalasari, Novita
Gotong Royong : Jurnal Pengabdian, Pemberdayaan Dan Penyuluhan Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Gotong Royong (JP3KM) Desember 2023
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/jp3km.v3i1.36

Abstract

Upaya yang dapat dilakukan oleh Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang akan mencetak siswa sebagai lulusan yang akan memasuki dunia kerja adalah dengan melakukan intervensi untuk meningkatkan kesiapan siswa menghadapi dunia kerja. Intervensi yang dilakukan berupa program pelatihan dengan pemberian wawasan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk meningkatkan kapasitas psikologis siswa yang akan menjadi angkatan kerja baru, khususnya dalam hal Personal Branding. Pemberian program pelatihan dilakukan menggunakan konsep pengembangan karir yang memperhatikan tahap perkembangan karir siswa yang berada pada tahap eksplorasi. Intervensi berupa pelatihan ini dilakukan pada 225 siswa kelas XII pasca praktik kerja lapangan dan memberikan dampak positif pada pertambahan wawasan, keterampilan, dan kesiapan mahasiswa dalam memasuki dunia kerja. Hal ini dapat diterapkan pada SMK lain untuk meningkatkan kesiapan siswa dalam menghadapi dunia kerja. Pemberian program pelatihan dilakukan menggunakan konsep pengembangan karir yang memperhatikan tahap perkembangan karir siswa yang berada pada tahap eksplorasi. Intervensi berupa pelatihan ini dilakukan pada 225 orang mahasiswa dan kemudian ditemukan bahwa terdapat peningkatan pada post test dibanding dengan pre test. Pemberian program pelatihan secara berkala berhasil meningkatkan kesiapan siswa dalam memasuki dunia kerja dari sisi kesiapan psikologis dalam memasuki dunia kerja.
Integrasi dan Peningkatan Resiliensi pada Remaja dalam rangka Pencegahan Bahaya Narkoba di SMA Negeri 7 Kota Lhokseumawe Musni, Riza; Safuwan, Safuwan; Fahmi, Asrul; Fina, Syara; Safira, Anis
Gotong Royong : Jurnal Pengabdian, Pemberdayaan Dan Penyuluhan Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Gotong Royong (JP3KM) Desember 2023
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/jp3km.v3i1.37

Abstract

Pencegahan bahaya narkoba perlu dilakukan secara internal maupun eksternal. Secara internal, remaja dapat meningkatkan resiliensi yang dimilikinya. Situasi tersebut setelah analisa, perlu pencegahan agar tidak berisiko terjadi penyalahgunaan narkoba. Pada tahap awal metode penyelesaian masalah dilakukan kajian tentang potensi resiliensi para siswa remaja dan selanjutnya dilakukan edukasi tentang integrasi dan peningkatan resiliensi dalam rangka pencegahan bahaya narkoba. Sasaran kegiatan ini adalah para siswa di SMA Negeri 7 Kota Lhokseumawe yang berjumlah 103 orang. Sebelum kegiatan telah dilakukan pre test, nilai rata-rata 50,87; sedangkan hasil post test menujukkan adanya peningkatan dan diperoleh nilai 67,9. Para peserta sangat atusias dalam diskusi dan menyimak materi yang disampaikan oleh narasumber. Target luaran adalah terjadinya proses internalisasi dan integrasi peningkatan resiliensi pada siswa remaja dalam pencegahan bahaya narkoba. Hasil akhir para siswa dapat menggunakan resiliensi yang dimilikinya untuk mengelola berbagai stressor yang terjadi sehingga mampu meningkatkan potensi diri dalam rangka pencegahan bahaya narkoba. Agar dapat diketahui secara luas oleh masyarakat maka hasil pengabdian ini di publikasikan melalui media online dan jurnal nasional.
Seminar Parenting Bagi Orangtua Siswa Dalam Menghindari Perilaku Salah Suai Pada Anak Usia Dini di Raudhatul Athfal (RA) Al-Falah Kutalimbaru Rajaniya Aini; Ali Hasyimi
Gotong Royong : Jurnal Pengabdian, Pemberdayaan Dan Penyuluhan Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): Gotong Royong (JP3KM) Juni 2024
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/jp3km.v3i2.38

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mendampingi orang tua Siswa di RA (Raudhatul Athfal) Al-Falah dalam menghindari perilaku salah suai pada Anak Usia Dini. Permasalahan yang banyak terjadi adalah karena minimnya informasi yang dimiliki oleh orangtua mengenai perilaku salah suai serta parenting yang tepat untuk menghindari perilaku maladaptif yang kemungkinan akan terjadi pada Anak Usai Dini. Pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan metode seminar yakit dengan menggunakan metode ceramah dan diskusi. Hasil dari pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan bahwa masyarakat telah menerima informasi dan edukasi mengenai parenting serta mendapatkan informasi mengenai good parenting. Dengan demikian seminar Parenting ini diharapkan akan berkontribusi dalam upaya pencegahan tindakan maladaptive dan perilaku yang buruk yang tidak sesuai norma dan nilai pada Anak Usia Dini melalui parenting yang baik dan tepat yang dilakukan oleh orangtua.