cover
Contact Name
Ali Rahman
Contact Email
ali@uinsgd.ac.id
Phone
+6285721730810
Journal Mail Official
conferences.uinbandung@gmail.com
Editorial Address
Rumah Jurnal UIN Sunan Gunung Djati Bandung Jl. AH Nasution No.105 Cibiru, Bandung 40614
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Gunung Djati Conference Series
ISSN : 27746585     EISSN : -     DOI : -
Gunung Djati Conference Series merupakan penyedia layanan publikasi dan konferensi berbagai bidang keilmuan yang diterbitkan oleh UIN Sunan Gunung Djati Bandung dan sebagai sarana publikasi hasil penelitian. Penerbit ini memuat artikel yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya yang berupa artikel hasil penelitian ataupun penelitian terapan. Informasi mengenai pedoman penulisan artikel dan prosedur pengiriman artikel terdapat pada setiap penerbitan. Semua artikel yang masuk akan melalui ‘peer-review process’ setelah memenuhi persyaratan sesuai pedoman penulisan artikel, kemudian penerbit menyerahkan semua template ke pelaksana konferensi keilmuan. Penerbitan artikel ini dilakukan sesuai kegiatan yang dilaksanakan oleh penyelenggara konferensi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,880 Documents
Implementation of Guided Inquiry Model in Human Movement System Learning to Improve Students' Science Literacy Skills Agustina, Rezeki Sri
Gunung Djati Conference Series Vol. 52 (2025): The 9th Conference Series Learning Class: Religious and Social Humaniora
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the effect of the application of a guided inquiry model on the scientific literacy skills of grade XI high school students. The study was conducted at SMA Negeri 1 Aek Natas with a sample of 2 classes determined by cluster random sampling technique, namely the experimental class of 35 students and the control class of 34 students. Research data were collected using a test instrument consisting of a scientific literacy ability test (5 essay questions). Data were analyzed using an independent sample t-test approach with the help of the SPSS program. The results of the study showed that: the application of a guided inquiry model assisted by the Kodular application had an effect on students' scientific literacy skills (p = 0.013).
KEANEKARAGAMAN KUPU-KUPU DI HUTAN KOTA SRENGSENG DAN RAGUNAN PADA HABITAT DAN WAKTU YANG BERBEDA Hasni Ruslan; Imran SL Tobing; Tatang Mitra Setia; Sumayyah; Dimas Mulya Pratama
Gunung Djati Conference Series Vol. 59 (2025): Prosiding Seminar Nasional Biologi (SEMABIO) ke-10 Tahun 2025
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hutan kota Ragunan dan Srengseng merupakan ruang hijau terbuka yang terdiri dari berbagai habitat yang menyediakan habitat bagi komunitas kupu-kupu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan keanekaragaman kupu-kupu di hutan kota Ragunan dan Srengseng di tahun yang berbeda. Penelitian ini dilakukan di hutan kota Ragunan (tahun 2014 dan 2025) dan Hutan Kota Srengseng (tahun 2014 dan 2025). Pengamatan dilakukan dengan metode purposive sampling. Masing – masing hutan kota dibagi menjadi tiga stasiun yang berbeda, terdiri dari 2 plot (50 x 50 m), dan dilakukan pengulangan sebanyak 3 kali pada masing – masing plot dengan interval 1 minggu menggunakan sweeping net dan kamera. Terjadi penurunan jumlah individu dan kenaikan jumlah spesies di hutan kota Ragunan, sedangkan di hutan kota Srengseng terjadi kenaikan jumlah individu dan jumlah spesies. Indeks Nilai Penting (INP) tinggi di hutan kota Ragunan ditemukan sama pada tahun 2014 dan 2025: Zizina otis, Hypolimnas bolina, Delias hyparete, Eurema hecabe, Leptosia nina, sedangkan di hutan kota Srengseng terdapat perbedaan. Pada tahun 2014, kupu-kupu dengan INP tinggi: Hypolimnas bolina, Papilio demoleus, Graphium agamemnon, Papilio memnon. Leptosia nina, dan tahun 2024: Polyura hebe, Eurema hecabe, Zizina otis, Delias hyparete, Neptis hylas. Kelimpahan relatif tinggi di hutan kota Ragunan pada tahun 2014 (subdominan 46%, dominan 42%) dan tahun 2025 (subdominan 64 %, dominan 10%). Di hutan kota Srengseng pada tahun 2014 kategori tertinggi subdominan 65% dan dominan 12%, dan tahun 2024 kategori tertinggi subdominan 63% dan dominan 10%, serta terdapat peningkatan kategori subreceden 2% tahun 2014 menjadi 7% di tahun 2024.
MORFOMETRI KUPU-KUPU (LEPIDOPTERA) GENUS GRAPHIUM DI WISATA TAMAN GADING LEDOKOMBO JEMBER JAWA TIMUR Adzkafillah Nuruzzaman; Agmal Qodri; Husni Mubarok
Gunung Djati Conference Series Vol. 59 (2025): Prosiding Seminar Nasional Biologi (SEMABIO) ke-10 Tahun 2025
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Identifikasi spesies merupakan aspek penting dan mendasar dalam penelitian keanekaragaman hayati dan upaya konservasi. Namun, pada kupu-kupu genus Graphium, proses identifikasi menjadi tantangan tersendiri karena tingginya kemiripan morfologis antar spesies. Taman Gading merupakan tempat wisata di Ledokombo Jember Jawa Timur yang banyak ditemukan beragam spesies kupu-kupu termasuk genus Graphium. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur dan menganalisis karakter morfologi tiga spesies Graphium yang ditemukan di Wisata Taman Gading Ledokombo Jember. Sebanyak lima individu dari tiga spesies Graphium diukur dan dianalisis. Pengukuran morfometri dilakukan terhadap tujuh karakter morfologi menggunakan program ImageJ dan selanjutnya dilakukan cluster analysis (CA) dengan metode Unweighted Pair Group Method with Arithmetic Mean (UPGMA) pada program PAST ver. 4.09. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa Graphium agamemnon memiliki rata-rata panjang tubuh (BL) terpanjang (28,89 mm) dan rentang sayap (WS) terbesar (85,24 mm). Graphium sarpedon menonjol pada dimensi lebar, dengan rata-rata lebar sayap depan (FW) 41,07 mm, dan lebar sayap belakang (HW) 30,01 mm. Sementara itu, Graphium doson menunjukkan ukuran tubuh dan sayap paling kecil, dengan rentang sayap (WS) hanya 51,08 mm dan lebar tubuh (BW) 4,72 mm. Hasil analisis kluster menunjukkan G. agamemnon dan G. sarpedon lebih mirip secara morfometri. Hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan untuk mendukung pemetaan biodiversitas kupu-kupu di Jawa Timur melalui identifikasi genus Graphium secara lebih akurat.
HARMONI ALAM DAN KEARIFAN LOKAL: KONTRIBUSI KAMPUNG ADAT BANCEUY TERHADAP PENCAPAIAN TUJUAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN MELALUI PELESTARIAN LINGKUNGAN Reza Raihandhany; Wika Harisa Putri; Amelia Majid; Chyntia Larasati; Fajar Rian Wulandari; Religiana Salsabila; Ni Luh Ayounik Mahasabha
Gunung Djati Conference Series Vol. 59 (2025): Prosiding Seminar Nasional Biologi (SEMABIO) ke-10 Tahun 2025
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat Adat Banceuy di Kabupaten Subang, Jawa Barat, Indonesia, dikenal karena kearifan lokalnya dengan memegang teguh adat istiadat dan kebudayaan yang terus diwariskan. Di samping itu, Masyarakat Adat Banceuy memiliki prinsip dalam menjaga keseimbangan alam dan keanekaragaman hayati dikarenakan mereka masih merasa sebagai bagian dari alam. Melalui praktik kearifan lokal serta pengetahuan ekologi tradisional, mereka mempertahankan berbagai jenis tumbuhan serta menjalankan sistem pertanian tradisional yang mendukung ketahanan iklim dalam menghadapi perubahan iklim. Dalam konteks Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), khususnya tujuan 13 (Penanganan Perubahan Iklim) dan 15 (Ekosistem Daratan), kearifan lokal Masyarakat Adat Banceuy memiliki peran penting dalam menciptakan model pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana pengetahuan tradisional Masyarakat Adat Banceuy dalam mengelola sumber daya alam dapat berkontribusi pada pencapaian TPB, memperkuat ketahanan iklim, dan melestarikan keanekaragaman hayati maupun budaya, serta menggali potensi replikasi praktik ini untuk konservasi ekosistem di wilayah lain. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur, wawancara mendalam, dan observasi partisipatif, penelitian ini diharapkan dapat mengungkap sekaligus memberikan rekomendasi praktis untuk membangun model hubungan antara kearifan lokal dan strategi adaptasi perubahan iklim dalam konteks pembangunan berkelanjutan. Hasil menunjukan bahwa berbagai kegiatan yang berkaitan dengan alam dan lingkungan di Kampung Adat Banceuy memiliki keterkaitan dengan target TPB 13 yaitu Penanganan Perubahan Iklim dan target TPB 15 yaitu Ekosistem Daratan. Inisiatif kegiatan yang dilaksanakan di hutan konservasi antara lain penanaman berbagai jenis pohon untuk menjaga kelestarian keanekaragaman hayati, praktik pertanian dengan skema agroforestri, pendidikan alam dan lingkungan, serta pembuatan rorak dan sumur resapan untuk pengelolaan air dan pencegahan erosi. Pelestarian lingkungan berbasis kearifan lokal di Kampung Adat Banceuy diharapkan dapat turut serta memberikan kontribusi signifikan terhadap pencapaian TPB di Kabupaten Subang di dalam aspek lingkungan.
EFIKASI EKSTRAK DAUN PERMOT (Passiflora foetida) SEBAGAI PEDIKULISIDA Rina Priastini Susilowati; Adit Widodo Santoso; Jasmine Harumi Sabini
Gunung Djati Conference Series Vol. 59 (2025): Prosiding Seminar Nasional Biologi (SEMABIO) ke-10 Tahun 2025
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu masalah kesehatan di Indonesia adalah pediculosis capitis atau infestasi rambut dan kulit kepala oleh kutu rambut (Pediculus humanus capitis) yang pengobatannya tergandung pada senyawa kimia golongan piretroid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efikasi ekstrak daun permot (Passiflora foetida) sebagai pedikulisida (anti-kutu manusia). Penelitian bersifat eksperimental dengan desain posttest only with control group design. Sampel kutu rambut yang digunakan diperoleh dari anak sekolah dasar berusia 9-12 tahun di wilayah Bekasi Jawa Barat. Kutu rambut dibagi menjadi 6 kelompok, yaitu kelompok 1 adalah kontrol negatif (diberi akuades), kelompok 2 adalah kontrol positif (diberi permethrin 1%), dan kelompok 3, 4, 5, 6 masing diberi ekstrak etanol daun permot dengan konsentrasi 1%, 2%, 4%, dan 8%). Masing-masing kelompok diberi 10 ekor kutu rambut, dengan 3 kali replikasi dan diamati selama 1 jam (60 menit). Data yang terkumpul dianalisis menggunakan uji satu arah Anova, dan uji Probit untuk menentukan konsentrasi letalnya (LC50). Penelitian dilakukan di Laboratorium Riset FKIK Ukrida Jakarta dari bulan Januari 2025 hingga Maret 2025. Hasil penelitian memperlihatkan kematian kutu rambut 100% pada perlakuan permetrin 1% dan ekstrak daun permot konsentrasi 8%, dengan waktu kematian yang berbeda. Waktu kematian pada perlakuan permetrin 1% adalah 40,25 menit, dan ekstrak daun permot 8% selama 30,43 menit. Sedangkan konsentrasi kematian ekstrak daun permot yang efektif untuk LC50 adalah 4,148%, dan untuk LC90 adalah 6,027%. Kesimpulannya ekstrak daun permot dengan dosis lebih dari 8% dapat digunakan sebagai pedikulisida yang efektif.
MOLECULAR DOCKING SENYAWA GOLONGAN FLAVONOID BUAH TIN (Ficus carica L.) TERHADAP ENZIM HIV-1 REVERSE TRANSCRIPTASE Raysha Tryfhatya Nurhaidha; Musa’adah; Ayuni Adawiyah
Gunung Djati Conference Series Vol. 59 (2025): Prosiding Seminar Nasional Biologi (SEMABIO) ke-10 Tahun 2025
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

HIV (Human Immunodeficiency Virus) merupakan virus yang menyerang sel darah putih terutama sel CD4 (cluster of differentiation 4). Infeksi HIV menyebabkan penurunan kekebalan tubuh, sehingga penderita menjadi rentan terhadap berbagai infeksi oportunistik. Penggunaan obat antiretroviral saat ini dinilai belum sepenuhnya efektif, karena dapat menimbulkan resistensi virus terhadap obat. Kandungan senyawa aktif pada buah tin dilaporkan dapat berfungsi sebagai antivirus. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi senyawa metabolit dari buah tin, berupa senyawa golongan flavonoid yang berpotensi sebagai kandidat antivirus HIV. Penelitian ini dilakukan secara in silico melalui metode molecular docking, dengan menambatkan enam senyawa golongan flavonoid terhadap enzim HIV-1 reverse transcriptase. Penambatan menggunakan sofware PyRx dengan analisis berdasarkan nilai energi afinitas, konstanta inhibisi, dan interaksi molekuler. Hasil menunjukan bahwa keenam senyawa golongan flavonoid pada buah tin berpotensi sebagai inhibitor enzim HIV-1 reverse transcriptase. Dari keenam senyawa tersebut, luteolin merupakan kandidat senyawa paling potensial dalam menghambat enzim HIV-1 reverse transcriptase dengan niai energi afinitas dan konstanta inhibisi terendah (-8,8 kcal/mol dan 0,369 µM) serta memiliki interaksi yang kuat dengan 7 residu asam amino yang berikatan pada sisi aktif enzim HIV-1 reverse transcriptase.
IDENTIFIKASI EKTOPARASIT PADA SAPI SIMMENTAL DAN SAPI LIMOUSIN DI PETERNAKAN DESA JAYA ASRI, KECAMATAN METRO KIBANG, KABUPATEN LAMPUNG TIMUR Frenita Supiyani; Gina Dania Pratami; Dzul Fithria Mumtazah; Emantis Rosa
Gunung Djati Conference Series Vol. 59 (2025): Prosiding Seminar Nasional Biologi (SEMABIO) ke-10 Tahun 2025
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peternakan sapi merupakan salah satu bentuk usaha ternak yang berperan penting dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan protein hewani nasional melalui produksi daging. Namun, dalam praktik pemeliharaannya, peternakan sapi menghadapi berbagai kendala, salah satunya adalah infestasi ektoparasit yang dapat memengaruhi kesehatan dan produktivitas ternak. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis ektoparasit pada sapi (Bos sp.) di peternakan Desa Jaya Asri, Kecamatan Metro Kibang, Kabupaten Lampung Timur. Penelitian dilaksanakan pada Bulan Januari hingga Bulan Februari 2025. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode sweeping net dan hand collecting. Sampel diambil dari 60 ekor sapi lokal jenis Simmental 24 ekor dan Limousin 36 ekor yang tersebar di tiga peternakan, masing-masing sebanyak 20 ekor. Berdasarkan hasil penelitian, teridentifikasi empat jenis ektoparasit yang menginfestasi sapi di lokasi tersebut, yaitu dua spesies caplak Rhipicephalus microplus dan Haemaphysalis bispinosa, satu spesies lalat Musca domestica, dan satu spesies nyamuk Aedes albopictus. Temuan ini mengindikasikan bahwa keberadaan ektoparasit di lingkungan peternakan perlu mendapat perhatian serius sebagai bagian dari strategi pengendalian kesehatan ternak secara berkelanjutan.
ISOLASI DAN KARAKTERISASI BAKTERI UREOLITIK ASAL KOLAM AERASI PADA PROSES WASTEWATER TREATMENT PLANT (WWTP) DARI PETERNAKAN SAPI Meida Clara Enina; Kusuma Handayani; Salman Farisi; Sumardi
Gunung Djati Conference Series Vol. 59 (2025): Prosiding Seminar Nasional Biologi (SEMABIO) ke-10 Tahun 2025
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah cair peternakan sapi yang kaya urea, berpotensi menyebabkan pencemaran lingkungan seperti eutrofikasi dan peningkatan amonia yang berbahaya bagi lingkungan perairan. Penelitian yang dilakukan pada Desember 2024–Februari 2025 di Laboratorium Mikrobiologi FMIPA, Universitas Lampung bertujuan mengisolasi dan mengidentifikasi bakteri ureolitik dari kolam aerasi IPAL. Riset ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yaitu pengambilan sampel, isolasi, uji aktivitas urease, serta karakterisasi morfologi, mikroskopis, dan fisiologi. Isolat yang dihasilkan yaitu 6 isolat bakteri ureolitik yang mampu menghidrolisis urea. Isolat-isolat ini menunjukkan morfologi koloni beragam seperti irregular, circular, elevasi flat dan umbonate; warna putih dan krem; tepi undulate, lobate, dan entire. Secara mikroskopis, sel berbentuk basil, coccus, dan coccobacil, semuanya Gram-positif. Tiga isolat CLR9.3, CLR9.4, CLR15.4 membentuk spora. Secara fisiologi, keenam isolat positif katalase dan mampu memfermentasikan sukrosa, maltosa, dan glukosa kecuali CLR9.3 dan CLR9.4 untuk laktosa dan CLR9.3 untuk manitol. Mayoritas isolat bersifat motil, kecuali CLR9.1 dan CLR9.3.
PENGARUH EKSTRAK DAUN SUREN DAN DAUN MAHONI UNTUK MENEKAN INTENSITAS SERANGAN HAMA Spodoptera litura F. PADA TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata S.) Nona Afiyah Syifa Pebrianty; Okke Rosmaladewi; Yenny Muliani
Gunung Djati Conference Series Vol. 59 (2025): Prosiding Seminar Nasional Biologi (SEMABIO) ke-10 Tahun 2025
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jagung manis (Zea mays saccharata S.) merupakan komoditas nasional yang strategis dan urutan penting kedua setelah padi, serta memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi. Salah satu Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) yang menyerang tanaman ini adalah hama Spodoptera litura F., yang dapat menyebabkan kerugian hingga 80%, sehingga pengendaliannya perlu dilakukan secara ramah lingkungan menggunakan pestisida nabati dari daun suren dan daun mahoni. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh dan konsentrasi ekstrak daun suren dan mahoni untuk menekan intensitas serangan Spodoptera litura F. pada tanaman jagung manis. Parameter yang diukur yaitu intensitas serangan hama, tinggi tanaman, jumlah daun, dan bobot tongkol jagung manis. Me penelitian menggunakan metode percobaan Rancangan Acak Kelompok (RAK), yang terdiri dari 5 perlakuan dan 6 ulangan. Perlakuan yang akan dilakukan dalam penelitian ini sebagai berikut P0 : Kontrol/ tanpa perlakuan; P1 : Ekstrak daun suren 20 ml/l; P2 : Ekstrak daun suren 40 ml/l; P3 : Ekstrak daun mahoni 20 ml/l; P4 : Ekstrak daun mahoni 40 ml/l; P5: Insektisida Metomil 2 g/l. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi ekstrak daun suren dan daun mahoni berpengaruh untuk menekan intensitas serangan hama Spodoptera litura F. pada tanaman jagung manis (Zea mays saccharata S.) hingga 13,50% dengan konsentrasi 40 ml/l ekstrak daun suren yang efektif menekan intensitas serangan serangan hama Spodoptera litura F. Penelitian ini menunjukkan bahwa pestisida nabati berpotensi menjadi alternatif pengendalian hama yang aman dan berkelanjutan.
KEANEKARAGAMAN BURUNG DAN DISTRIBUSI SPASIALNYA DI KAWASAN CURUG TILU LEUWI OPAT & CIWANGUN INDAH CAMP, PARONGPONG, JAWA BARAT Ivan Jeremy Jethro Palege; Tati Suryati Syamsudin; Dian Rosleine
Gunung Djati Conference Series Vol. 59 (2025): Prosiding Seminar Nasional Biologi (SEMABIO) ke-10 Tahun 2025
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Curug Tilu Leuwi Opat dan Ciwangun Indah Camp adalah kawasan wisata di Kabupaten Bandung Barat yang memiliki frekuensi kunjungan wisatawan cukup tinggi, namun tidak diimbangi dengan penelitian komposisi keanekaragaman hayati yang dapat menjadi panduan dalam penjagaan kedua kawasan wisata tersebut. Penelitian ini bertujuan mengkaji komposisi keanekargaman burung dan distribusi spasial secara sederhana di Curug Tilu Leuwi Opat (CTLO) dan Ciwangun Indah Camp (CIC). Burung dapat menjadi indikator kualitas sebuah kawasan karena sensitifitas terhadap perubahan lingkungan yang tinggi Pengamatan dilakukan menggunakan metode Point count dan cruising method berdasarkan panjang jalur (tracking) yang berbeda, di CTLO dipilih 3 point count dan CIC 5 titik point count. Kehadiran burung secara spasial dilihat berdasarkan sudut pengamatan menggunakan kompas dan jarak teramati dari titik point count dan identifikasi tambahan melalui identifikasi suara burung mengikuti website Xeno-Canto. Hasil penelitian menunjukan komposisi burung di CTLO (H’ = 2.50) lebih beragam dari CIC (H’ = 1.74) namun memiliki indeks kesamaan komposisi jenis yang tinggi (51 %). Distribusi spasial menunjukan area penyebaran favorit dari burung adalah kawasan terrestrial dan tidak dekat dengan aliran sungai (curug). dapat disimpulkan bahwa kehadiran burung lebih banyak dijumpai jauh dari curug dan aliran Sungai. Kata kunci: Distribusi, identifikasi suara, indeks kesamaan, indeks shanon, point count.

Filter by Year

2021 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 59 (2025): Prosiding Seminar Nasional Biologi (SEMABIO) ke-10 Tahun 2025 Vol. 58 (2025): Seminar Nasional Kimia Tahun 2025 Vol. 49 (2025): RISMA: Riset Magang Mahasiswa Agroteknologi 2020 Vol. 48 (2025): RISMA: Riset Magang Mahasiswa Agroteknologi 2019 Vol. 60 (2025): The 10th Conference Series Learning Class: Religious and Social Humaniora Vol. 55 No. 1 (2025): International Conference on Language Learning and Literature (ICL3) Vol. 54 No. 3 (2025): Mathematics Education on Research Publication (MERP) III Vol. 52 (2025): The 9th Conference Series Learning Class: Religious and Social Humaniora Vol. 50 (2025): The 3rd Students Conference of Social Science, Political Science, and Public Adminis Vol. 56 (2025): Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Islam Vol. 51 (2025): SCOPE – Sustainability Conference on People and Environment Vol. 47 (2024): Seminar Nasional Biologi (SEMABIO) ke-9 Tahun 2024 Vol. 45 (2024): The 2nd Annual Islamic Education Management Conference 2024 Vol. 44 (2024): Seminar Nasional (SEMNAS) Kimia Tahun 2024 Vol. 38 (2024): Seminar Nasional Perhimpunan Agronomi Indonesia (PERAGI) 2023 Vol. 46 (2024): The 8th Conference Series Learning Class: Religious Study, Language, and Education Vol. 43 (2024): The 7th Conference Series Learning Class: Religious Study, Language, and Education Vol. 41 (2024): The 6th Conference Series Learning Class: Religious Study, Language, and Education Vol. 39 (2024): The 2nd Students Conference of Social Science, Political Science, and Public Adminis Vol. 42 (2024): Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Islam Vol. 40 (2024): Mathematics Education Research Publication II Vol. 37 (2024): Conference on Participation and Development in Community Creative Industries (CPD-CC Vol. 30 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Biologi ke-4 Tahun 2023 Vol. 36 (2023): Annual Islamic Education Management Conference 2023 Vol. 35 (2023): Seminar Nasional Biologi (SEMABIO) Tahun 2023 Vol. 34 (2023): Prosiding Seminar Nasional Kimia Tahun 2023 Vol. 33 (2023): Seminar Nasional Pertanian 2023 Vol. 18 (2023): Prosiding Seminar Nasional Biologi (SEMABIO) Tahun 2022 Vol. 32 (2023): The 5th Conference Series Learning Class: Religious Study, Language, and Education Vol. 31 (2023): The 4th Conference Series Learning Class: Religious Study, Language, and Education Vol. 28 (2023): The 3rd Conference Series Learning Class: Religious Study, Language, and Education Vol. 27 (2023): The 1st Students Conference of Social Science, Political Science, and Public Adminis Vol. 26 (2023): The 1st Arabic Language Learning International Conference (ALLICO) Vol. 21 (2023): The 1st Nurjati Conference Vol. 20 (2023): The 2nd Conference Series Learning Class: Religious Study, Language, and Education Vol. 19 (2023): The 4th Conference on Islamic and Socio-Cultural Studies (CISS) Vol. 29 (2023): Conference on Islamic Civilization (CIC) Vol. 25 (2023): Seminar Isu Kontemporer Vol. 24 (2023): Multidisciplinary Research Vol. 23 (2023): Religious Studies Vol. 22 (2023): Conference Series Learning Class Tauhid and Akhlak Vol. 15 (2022): Prosiding Seminar Nasional Kimia Tahun 2022 Vol. 14 (2022): Mercusuar 2022: Studi Keislaman dan Pemberdayaan Umat Vol. 7 (2022): Seminar Nasional Kimia 2021 Vol. 10 (2022): Islamic Religions Education Conference (IRECON) Series 1 Vol. 9 (2022): The 3rd Conference on Islamic and Socio-Cultural Studies (CISS) Vol. 8 (2022): The 2nd Conference on Ushuluddin Studies Vol. 17 (2022): Conference Series Learning Class: Religious Study, Language, and Education Vol. 16 (2022): CATAH: Conference Article of Takhrij Al-Hadith Vol. 13 (2022): The Conference on Islamic Early Childhood Education (CIECE) Vol. 12 (2022): Mathematics Education on Research Publication (MERP I) Vol. 11 (2022): Conference Series Learning Class Vol. 6 (2021): Seminar Nasional Biologi (SEMABIO) 6 Tahun 2021 Vol. 3 (2021): Mini Seminar Kelas Data Mining 2020 Vol. 2 (2021): Seminar Nasional Tadris Kimiya 2020 Vol. 4 (2021): The 1st Conference on Ushuluddin Studies Vol. 5 (2021): Proceedings Conference on Chemistry and Hadits Studies Vol. 5 (2021): Proceedings Conference on Chemistry and Hadith Studies Vol. 1 (2021): Conference on Islamic and Socio-Cultural Studies (CISS) More Issue