cover
Contact Name
Rahman Tanjung
Contact Email
jurnal@rakeyansantang.ac.id
Phone
+6285718662925
Journal Mail Official
jurnal@rakeyansantang.ac.id
Editorial Address
Palumbonsari, Kec. Karawang Tim., Kabupaten Karawang, Jawa Barat 41314, Kab. Karawang, Provinsi Jawa Barat
Location
Kab. karawang,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Tahsinia
ISSN : 26852047     EISSN : 27975452     DOI : https://doi.org/10.57171/jt
Core Subject : Education,
Jurnal Tahsinia [ISSN (e): 2797-5452 | ISSN (p): 2685-2047] adalah media untuk mempublikasikan hasil penelitian yang berkaitan dengan topik ilmu pendidikan yang diterbitkan oleh STIT Rakeyan Santang Karawang. Jurnal ini terbit 2 (dua) kali dalam setahun yaitu April dan Oktober. Jurnal Tahsinia menerima manuskrip atau naskah artikel dalam bidang ilmu pendidikan yang mencakup : 1) Administrasi/Manajemen Pendidikan, 2) Pendidikan Agama Islam, 3) Pendidikan Ekonomi, 4) Pendidikan Fisika, 5) Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 6) Bimbingan dan Konseling, 7) Pendidikan luar Sekolah, 8) Pendidikan luar Biasa, 9) Teknologi Pendidikan, 10) Pendidikan Geografi, 11) Pendidikan Bahasa, dan lainnya.
Articles 215 Documents
ANALISIS DAMPAK PERAN AYAH TERHADAP KEPERCAYAAN DIRI SISWA DI SMPN 2 PASIRJAMBU KABUPATEN BANDUNG Najmul Hidayat, Ayi; Ulfah, Ulfah; Siti Nurapriani, Jihan; Liah Sapliah, Neng
Tahsinia Vol 5 No 3 (2024): Juni
Publisher : STIT Rakeyan Santang Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57171/jt.v5i3.234

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis dampak peran ayah terhadap kepercayaan diri siswa SMPN 2 Pasirjambu Kabupaten Bandung. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh minimnya keterlibatan seorang ayah pada lingkungan di sekitar SMPN 2 Pasirjambu yang berdampak terhadap beberapa aspek dalam diri siswa, salah satunya yaitu kepercayaan diri. Kepercayaan diri seorang anak dapat dipengaruhi oleh pola asuh dan keterlibatan peran orang tua terutama seorang ayah. Anak akan lebih memiliki daya juang yang kuat apabila ayahnya senantiasa memberikan pendidikan dan pengasuhan secara langsung kepada anaknya. Penelitian ini dilaksanakan mulai dari tanggal 15 Mei 2024 sampai 31 Mei 2024. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan datanya yaitu melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan dari hasil wawancara yang dilaksanakan bersama guru BK dan beberapa siswa yang memberikan keterangan terkait keterlibatan ayah pada siswa SMPN 2 Pasirjambu senantiasa terlibat dalam pendidikan dan pengasuhan baik secara langsung maupun tidak langsung. Adapun faktor yang mempengaruhi peran ayah dalam membangun kepercayaan diri siswa adalah keteladanan yang dapat memberikan gambaran kepercayaan diri, kedekatan dan komunikasi antara ayah dan anak, dan terlibatnya ayah dalam perkembangan sosial dan interpersonal. Dampak peran ayah terhadap kepercayaan diri anak yaitu keterlibatan ayah dalam kegiatan sehari-hari anak memiliki dampak yang baik terhadap kepercayaan diri anak. Dampak lain yang ditimbulkan dari peran ayah yaitu prestasi siswa. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa analisis dari dampak peran ayah terhadap kepercayaan diri siswa SMPN 2 Pasirjambu Kabupaten Bandung dapat dikatakan memberikan dampak yang baik terhadap perkembangan kepercayaan diri siswa.
PERAN GURU PEMBIMBING DALAM MENGEMBANGKAN PELAKSANAAN IBADAH SISWA DI MADRASAH Najmul Hidayat, Ayi; Komara, Budi; Kusman, E. Kusman; Ulfah, Ulfah
Tahsinia Vol 5 No 3 (2024): Juni
Publisher : STIT Rakeyan Santang Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57171/jt.v5i3.235

Abstract

Latar belakang masalah penelitian ini adalah bahwa masih ada sebagian siswa madrasah yang kurang dalam melaksanakan ibadah shalat dhuhur dan shalat ashar berjamaah di madrasah, hal ini bisa dilihat dari kegiatan sehari-hari siswa dalam melaksanakan ibadah shalat secara berjamaah ketika berada dilingkungan madrasah. Dengan memperhatikan kenyataan, maka diperlukan peran guru pembimbing yang mampu melakukan berbagai upaya dalam bentuk bimbingan untuk mengembangkan pelaksanaan ibadah shalat dhuhur dan shalat ashar berjamaah di madrasah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis secara empiris bagaimana peran guru pembimbing serta dampaknya terhadap pelaksanaan ibadah shalat dhuhur dan shalat ashar berjamaah di madrasah. Serta untuk mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat peran guru pembimbing dalam upaya mengembangkan pelaksanaan ibadah shalat dhuhur dan shalat ashar berjamaah di madrasah. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, yang bertujuan menggambarkan secara sistematis dan akurat, fakta dan karakteristik tertentu. Berdasarkan data hasil penelitian, peran guru pembimbing dalam upaya mengembangkan pelaksanaan ibadah shalat dhuhur dan shalat ashar berjamaah di madrasah, yaitu dengan memberikan arahan kepada siswa mengenai kewajiban pelaksanaan ibadah dengan baik dan benar, memberikan pemahaman tentang pentingnya melaksanakan ibadah secara baik dan benar, memberikan motivasi kepada siswa untuk senantiasa dapat meningkatkan pelaksanaan ibadah khususnya ibadah sholat dhuhur dan sholat ashar berjamaah, memberikan bimbingan bagaimana cara melakukan ibadah yang baik dan benar sesuai dengan syariat dan kaidah-kaidah fikih, dan menjadi teladan bagi siswa dalam meningkatkan pelaksanaan ibadah khususnya sholat dhuhur dan sholat ashar berjamaah secara baik dan benar.
PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING DI SDN SUKAMAJU 04 KABUPATEN BANDUNG Najmul Hidayat, Ayi; Nurjaman, Dadan; Ruswandi, Ruswan; Ulfah, Ulfah
Tahsinia Vol 5 No 3 (2024): Juni
Publisher : STIT Rakeyan Santang Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57171/jt.v5i3.236

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran kepala sekolah dalam meningkatkan layanan bimbingan dan konseling di SDN Sukamaju 04 Kabupaten Bandung. Layanan bimbingan dan konseling di sekolah dasar memegang peranan penting dalam membantu siswa mengatasi berbagai permasalahan pribadi, sosial, dan akademik yang mereka hadapi. Oleh karena itu, peran kepala sekolah sangat krusial dalam memastikan layanan ini berjalan efektif dan efisien. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Partisipan dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru bimbingan dan konseling, serta beberapa siswa dan orang tua siswa di SDN Sukamaju 04. Data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif dengan menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah di SDN Sukamaju 04 memiliki peran yang signifikan dalam meningkatkan layanan bimbingan dan konseling. Beberapa peran tersebut meliputi: (1) penyediaan sarana dan prasarana yang memadai untuk kegiatan bimbingan dan konseling, (2) pemberian dukungan dan pelatihan bagi guru bimbingan dan konseling, (3) pengembangan program-program bimbingan yang inovatif dan sesuai dengan kebutuhan siswa, serta (4) penguatan kerjasama dengan orang tua dan komunitas sekitar dalam mendukung layanan bimbingan dan konseling. Kesimpulannya, peran aktif kepala sekolah sangat berpengaruh dalam peningkatan kualitas layanan bimbingan dan konseling di SDN Sukamaju 04.
UPAYA GURU DALAM MENANGANI TEMPER TANTRUM PADA ANAK KELAS IV SDN BULANSARI KABUPATEN SUBANG Najmul Hidayat, Ayi; Hayati, Eli; Usmanti, Yanti; Ulfah, Ulfah
Tahsinia Vol 5 No 4 (2024): Juli
Publisher : STIT Rakeyan Santang Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57171/jt.v5i4.238

Abstract

Temper Tantrum merupakan ledakan emosi yang tidak terkendali, yang disertai tangisan keras, menjerit, berguling-guling di lantai, melempar barang, berteriak-berteriak, tidak mau beranjak dari tempat tertentu, memukul, membanting pintu. tantrum sebagai suatu ledakan emosi kuat sekali disertai rasa marah, serangan agresif, menangis, menjerit-jerit, menghentak-hentakkan kedua kaki, dan tangan pada lantai atau tanah. Tantrum sering ditemukan pada anak-anak yang terlampau dimanja atau orang tua yang terlampau mencemaskan anak, atau orang tua yang terlampau melindungi. Apabila frekuensi dan intensitas tantrum tidak berlebihan maka perilaku tersebut akan hilang dengan sendirinya sehingga dengan bertambahnya usia atau kemampuan anak untuk mengendalikan emosinya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif merupakan penelitian dengan maksud memahami fenomena yang muncul pada subjek penelitian, seperti perilaku, pandangan, motivasi, dan hal-hal lainnya yang dipaparkan dalam bentuk deskripsi dengan kata-kata dan Bahasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang dapat mempengaruhi kejadian temper tantrum pada pola asuh otoriter. Pola asuh otoriter cenderung menuntut anak untuk patuh terhadap aturan tanpa ingin tahu alasan. Pola asuh ini cenderung tidak mendorong anak untuk mengambil keputusan secara mandiri dan tidak memberikan kepada anak untuk mengungkapkan perasaan. Dengan bimbingan yang terus menerus selama kurang lebih tiga bulan dan kerjasama antara peneliti, guru kelas, kepala sekolah dan orang tua, secara berkesinambungan dengan penuh kesabaran, diiringi ikhtiar dan doa dengan strategi merubah pola asuh di rumah, pendekatan yang lebih terhadap anak yang temper tantrum, secara bertahap dapat merubah perilaku yang lebih baik, seperti tidak mudah emosi, tidak mudah tersinggung, secara pribadi dapat mengendalikan dirinya lebih baik.
TUMBUH KREATIF BERSAMA MERDEKA BELAJAR BERBASIS PROYEK DIMASA GOLDEN AGE Alpiyah, Ika
Tahsinia Vol 4 No 2 (2023): Oktober
Publisher : STIT Rakeyan Santang Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57171/jt.v4i2.239

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana tumbuh secara kreatif dengan proyek mandiri pembelajaran berbasis selama masa keemasan. Salah satu pilar utama dalam kurikulum merdeka belajar, yaitu pembelajaran yang dilaksanakan adalah Project Based Learning. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode penelitian kualitatif. Berdasarkan temuan permasalahan di lapangan terkait pelaksanaan pembelajaran berbasis proyek pada masa Golden Age. Golden Age dalam dunia pendidikan merupakan masa yang sangat penting dalam perkembangan individu, dimana kreativitas dan kemampuan belajar mandiri menjadi landasan utama. Penelitian ini mencoba mengeksplorasi bagaimana pendekatan pembelajaran proyek dapat digunakan sebagai sarana untuk memfasilitasi kreatif pertumbuhan dengan "Merdeka Belajar" selama masa keemasan serta menerapkan pembelajaran kreatif proyek dan dampaknya terhadap perkembangan kognitif dan sosial anak selama ini. Di dalam Faktanya, setiap orang mempunyai kreativitas yang berbeda-beda, baik anak-anak maupun orang dewasa. Hampir semua pekerjaan memerlukannya kreativitas khususnya menjadi seorang guru, karena semakin kreatif seorang guru maka semakin menyenangkan pembelajarannya akan menjadi. Kesimpulan penelitian ini bahwa lingkungan keluarga, orang tua dan guru merupakan faktor penting dalam mengembangkan kreativitas anak. Perkembangan anak-anak kreativitas juga bisa dikembangkan dengan memanfaatkan lingkungan sekitar. Jadi Tumbuh kembang untuk anak di masa depan bergantung pada lingkungannya.
MANAJEMEN MEDIA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENINGKATKAN MUTU PEMBELAJARAN DI SDN LANGGENGSARI Ahsan, Moh
Tahsinia Vol 5 No 1 (2024): April
Publisher : STIT Rakeyan Santang Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57171/jt.v5i1.241

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi bahwa pengelolaan dari penunjang pembelajaran yakni media peraga dalam mendukung mutu pembelajaran, secara khusus pada pembelajaran pendidikan agama Islam di Sekolah Dasar. Media pembelajaran yang digunakan oleh seorang guru pada saat ini tidak hanya media pembelajaran yang berupa papan tulis, gambar, poster, model-model, dan lain-lain tetapi sekarang dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi memberikan kemudahan bagi peserta didik untuk mendapatkan media pembelajaran yang lebih lengkap. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui manajemen peningkatan mutu pembelajaran di Sekolah Dasar. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian ini bahwa Guru harus kreatif dalam penggunaan media pembelajaran, selalu mengkomunikasikan kepada anak-anak didiknya, menemukan sesuatu ide-ide dalam bentuk yang baru, dan mempunyai tanggung jawab yang sangat besar, sehingga dalam pelaksanaannya banyak kendala yang dihadapi dalam rangka meningkatkan kegiatan proses belajar mengajar. Biasanya salah satu faktor atau alasan tidak dimanfaatkannya media pembelajaran atau media itu terabaikan pada umumnya disebabkan oleh waktu persiapan mengajar terbatas, sulit mencari media yang tepat, biaya tidak tersedia, antusiasme peserta didik dan lain-lain.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA KELAS III SD NEGERI 1 BIRA MELALUI METODE COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) Tamal Biat, Ismail; Nurdin, Nurdin; M. Abdulah, Munandar
Tahsinia Vol 5 No 5 (2024): Agustus
Publisher : STIT Rakeyan Santang Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57171/jt.v5i5.242

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi kemampuan siswa dalam membaca pemahaman masih rendah. Rendahnya kemampuan membaca pemahaman siswa terlihat dari hasil tugas yang diberikan guru. Pada saat guru memberikan tugas kepada siswa untuk mengungkapkan kembali isi bacaan atau mengomentari isi bacaan, umumnya siswa tidak mampu mengerjakan tugas seperti ini. Penelitian ini bertujuan untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Kelas III SD Negeri I Bira Melalui Metode Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC). Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan secara kolaboratif dengan teman sejawat. Penelitian menggunakan model Kemmis & McTaggart yang terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) dapat meningkatkan proses pembelajaran dan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas III SD Negeri I Bira. Hal itu ditunjukkan dengan adanya peningkatan jumlah siswa yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) dan peningkatan nilai rata-rata tes. Jumlah siswa yang mencapai KKM pada pratindakan sebesar 25,00%, siklus I sebesar 75,00%, dan akhir siklus II sebesar 77,14%, sedangkan nilai rata-rata tes pra tindakan 62,43, siklus I 68,23, dan akhir siklus II 73,43. Peningkatan proses pembelajaran dapat dilihat dari keaktifan siswa saat bekerja sama dalam kelompok, mereka antusias ketika mengkomunikasikan jawaban yang mereka temukan kepada teman kelompok lain serta memberikan tanggapan terhadap jawaban yang telah disajikan oleh kelompok lain.
MANAJEMEN KINERJA DALAM MENINGKATAN MOTIVASI GURU DI SMP ISLAM AL ISTIQOMAH KARAWANG Rahid Basalamah, Muspik; Maryati, Mimin; Munafiah, Nida’ul
Tahsinia Vol 5 No 2 (2024): Mei
Publisher : STIT Rakeyan Santang Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57171/jt.v5i2.243

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen kinerja yang dilakukan kepala sekolah dalam meningkatkan motivasi guru di SMP Islam Al Istiqomah Karawang. Dalam kaitan tugas pokok kepala sekolah sebagai manajer diharapkan memiliki kinerja manajemen yang baik. Kinerja manajemen dimaksud meliputi melakukan perencanaan, melakukan pengorganisasian sumber daya, kemampuan melaksanakan kegiatan dan melakukan pengendalian dan evaluasi di SMP Islam Al Istiqomah Karawang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus untuk mengetahui manajemen kinerja yang dilakukan kepala sekolah dalam meningkatkan motivasi guru di SMPI Al Istiqomah Karawang. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian proses reduksi data lalu di sajikan dan mengambil kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah menggunakan perencanaan menggunakan sistem imbalan, di dalam pelaksanaannya kepala sekolah memberikan kompensasi langsung dan kompensasi tidak langsung dan dalam evaluasi kepala sekolah menggunakan penilaian kinerja guru sebagai acuan untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja guru di SMPI Al Istiqomah Karawang. Adapun output dari manajemen kinerja membawa dampak positif bagi motivasi para guru di SMPI Al Istiqomah Karawang.
MANAJEMEN PENDIDIKAN DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 Kadiyo, Kadiyo
Tahsinia Vol 4 No 2 (2023): Oktober
Publisher : STIT Rakeyan Santang Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57171/jt.v4i2.244

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi bahwa menghadapi era revolusi industri 4.0 dunia pendidikan di Indonesia diwajibkan untuk berevolusi dan berinovasi dengan cepat untuk dapat menghasilkan lulusan yang mampu bersaing, salah satunya dengan pengembangan kurikulum yang sesuai dengan perkembangan global dan inovasi pembelajaran dan pengajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui manajemen pendidikan di era revolusi industri 4.0. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen pendidikan merupakan sebuah kegiatan yang paling pokok dalam proses pendidikan, dimana untuk pencapaian tujuan pendidikan sangat ditentukan kepada bagaimana pelaksanaan manajemen pendidikan di sebuah lembaga pendidikan berjalan dengan baik sesuai prinsip-prinsip manajemen pendidikan diantaranya yaitu perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan pendidikan. Inovasi pembelajaran yang dilakukan adalah memanfaatkan teknologi informasi yang berkembang pesat di era revolusi industri 4.0 ini untuk meningkatkan mutu pembelajaran, upaya-upaya yang dilakukan mampu bertahan dan berkesinambungan agar bisa berjalan dengan baik bilamana manajemen pendidikan sebuah lembaga pendidikan tidak berjalan dengan baik.
PENINGKATAN PEMBELAJARAN PADA ANAK USIA DINI MELALUI MEDIA POWERPOINT Rosdiana, Ade; Lestari, Ana; Halimah, Mimin; Sri Sutarti, Ninik; Sutanti, Sutanti; Novianti Yusuf, Rini
Tahsinia Vol 5 No 2 (2024): Mei
Publisher : STIT Rakeyan Santang Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57171/jt.v5i2.245

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya peran teknologi dalam kehidupan anak-anak, maka dibutuhkan suatu keterampilan untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi dalam pelaksanaan pendidikan. Salah satu media pembelajaran yang banyak berkembang pada saat ini yaitu media berbasis komputer. Salah satu contohnya yaitu pembelajaran berbasis powerpoint atau PPT. Dalam bidang pendidikan powerpoint menjadi daya tarik serta berfungsi sebagai alat bantu serta sebagai alat penyalur pesan pendidikan. Maka dari itu tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pendidikan anak usia dini akan menggunakan media pembelajaran powerpoint interaktif untuk anak usia 4-5 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan bersifat deskriptif. Penelitian ini dilakukan di Paud Nurul Falah Karawang. Subjek dalam penelitian ini adalah murid dan guru. Instrumen yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi perbaikan proses pembelajaran saat penggunaan media PPT interaktif. Guru dapat memanfaatkan powerpoint sebagai sarana pembelajaran digital yang imajinatif dan menarik bagi siswa sehingga dirasakan manfaatnya dalam menimbulkan semangat tinggi siswa mengikuti proses pembelajaran pembelajaran di kelas.

Page 11 of 22 | Total Record : 215