cover
Contact Name
Rahman Tanjung
Contact Email
jurnal@rakeyansantang.ac.id
Phone
+6285718662925
Journal Mail Official
jurnal@rakeyansantang.ac.id
Editorial Address
Palumbonsari, Kec. Karawang Tim., Kabupaten Karawang, Jawa Barat 41314, Kab. Karawang, Provinsi Jawa Barat
Location
Kab. karawang,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Tahsinia
ISSN : 26852047     EISSN : 27975452     DOI : https://doi.org/10.57171/jt
Core Subject : Education,
Jurnal Tahsinia [ISSN (e): 2797-5452 | ISSN (p): 2685-2047] adalah media untuk mempublikasikan hasil penelitian yang berkaitan dengan topik ilmu pendidikan yang diterbitkan oleh STIT Rakeyan Santang Karawang. Jurnal ini terbit 2 (dua) kali dalam setahun yaitu April dan Oktober. Jurnal Tahsinia menerima manuskrip atau naskah artikel dalam bidang ilmu pendidikan yang mencakup : 1) Administrasi/Manajemen Pendidikan, 2) Pendidikan Agama Islam, 3) Pendidikan Ekonomi, 4) Pendidikan Fisika, 5) Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 6) Bimbingan dan Konseling, 7) Pendidikan luar Sekolah, 8) Pendidikan luar Biasa, 9) Teknologi Pendidikan, 10) Pendidikan Geografi, 11) Pendidikan Bahasa, dan lainnya.
Articles 215 Documents
TINDAK ASERTIF DALAM VIDEO KANAL YOUTUBE NIHONGO MANTAPPU PADA EPISODE TRIP DI INDIA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Kartika, Atik; Kartini, Sri
Tahsinia Vol 5 No 5 (2024): Agustus
Publisher : STIT Rakeyan Santang Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57171/jt.v5i5.565

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah kelangsungan dan ketidaklangsungan fungsi komunikatif tindak asertif dalam video kanal YouTube Nihongo Mantappu pada Episode Trip di India, serta implikasi dari hasil penelitian terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kelangsungan dan ketidaklangsungan tindak asertif dalam video kanal YouTube Nihongo Mantappu pada Episode Trip di India. Kemudian mendeskripsikan implikasi hasil penelitian ini pada pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tindak asertif langsung menjadi tindak tutur yang paling dominan digunakan dalam video kanal YouTube Nihongo Mantappu pada Episode Trip di India, terdapat delapan fungsi komunikatif tindak asertif yang meliputi tindak asertif menyatakan terdiri atas 21 data, tindak asertif memberitahukan terdiri atas 151 data dan merupakan data yang paling dominan dalam hasil penelitian ini, tindak asertif melaporkan terdiri atas 2 data, tindak asertif menyarankan terdiri atas 1 data dan menjadi data paling sedikit yang ditemukan, tindak asertif membanggakan terdiri atas 6 data, tindak asertif menuntut terdiri atas 3 data, tindak asertif mengungkapkan pendapat terdiri atas 66 data, dan tindak asertif mengeluh terdiri atas 8 data ditemukan pada video kanal YouTube Nihongo Mantappu pada Episode Trip di India. Hasil penelitian ini diaplikasikan sebagai bahan ajar tambahan pada pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP dalam menyajikan gagasan, pesan, dan ajakan dalam bentuk iklan, slogan, atau poster secara lisan dan tulis dengan menggunakan kaidah kebahasaan yang tepat, serta pengimplikasian ini secara konseptual tertuang dalam bentuk Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP).
STRUKTUR NOVEL 7 PRAJURIT BAPAK KARYA WULAN NURAMALIA DAN RANCANGANNYA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA Meirita, Siska; Berliana, Eva
Tahsinia Vol 5 No 5 (2024): Agustus
Publisher : STIT Rakeyan Santang Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57171/jt.v5i5.566

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah apa yang dimaksud dengan struktur dalam novel “7 Prajurit Bapak” karya Wulan Nuramalia dan mendeskripsikan desainnya dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan struktur novel “7 Prajurit Bapak” karya Wulan Nuramalia. Struktur Robert Stanton merupakan teori yang mengelompokkan struktur karya sastra ke dalam sana, yaitu fakta cerita, tema, dan perangkat sastra. Hasil penelitian diharapkan dapat digunakan oleh para pendidik sebagai desain pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif dengan metode tinjauan isi dan menggunakan novel “7 Prajurit Bapak” karya Wulan Nuramalia sebagai sumber data. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa fakta cerita, tema dan perangkat sastra dalam novel “7 Prajurit Bapak”. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik observasi dan teknik pustaka. Teknik observasi dilakukan dengan membaca secara cermat dan kritis setiap dialog dalam novel dan teknik pustaka dilakukan dengan membaca referensi dari buku-buku Robert Stanton. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam novel “7 Prajurit Bapak” karya Wulan Nuramalia ditemukan data mengenai struktur yang dikemukakan oleh Robert Stanton berupa fakta cerita, tema dan perangkat sastra dengan ditemukan 246 data. Fakta cerita meliputi alur, tokoh, dan latar. Bagian perangkat sastra meliputi judul, sudut pandang, gaya dan nada, simbolisme, dan ironi. Struktur novel tersebut kemudian dirancang dalam pembelajaran bahasa Indonesia untuk kelas SMA.
PERKEMBANGAN DAYAH DALAM TRADISI MASYARAKAT ACEH: Kontribusi Kualitas Pendidikan Masyarakat Mariyati, Mariyati; Arif, Zuhri; Wardi, Syah
Tahsinia Vol 5 No 5 (2024): Agustus
Publisher : STIT Rakeyan Santang Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57171/jt.v5i5.567

Abstract

Dayah merupakan sebuah lembaga pendidikan yang mengacu kepada proses pendidikan yang sifatnya informal. Kehadiran Dayah di tengah-tengah kemajemukan masyarakat yang terdiri dari berbagai macam ras dan agama sudah pasti memiliki berbagai macam problematika tersendiri dalam pembentukan karakter. Tujuan Penelitian ini untuk melihat bagaimana problematika pembentukan karakter di lembaga pendidikan dayah yang ada di Aceh. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Lembaga pendidikan dayah merupakan institusi pendidikan tertua di Aceh dan Nusantara. Dayah sudah berdiri sejak Islam masuk dan berkembang. Pada masa kesultanan, dayah mengalami kemajuan, hal ini dibuktikan dengan jumlah dayah yang kian tumbuh, dengan jumlah ulama bertambah. Serta telah mampu melahirkan karya dalam berbagai bidang pengetahuan. Keberadaan dayah sebagai lembaga pendidikan, baik yang masih menganut sistem pendidikan tradisional maupun yang modern, memiliki pengaruh besar dalam kehidupan masyarakat Aceh dan Indonesia.
Implementasi Pembentukan Karakter Profil Pelajar Pancasila Dalam Pembelajaran Al-Qur’an Metode Tilawati di Kabupaten Bogor Wahyu Ningsih, Indah
Tahsinia Vol 5 No 3 (2024): Juni
Publisher : STIT Rakeyan Santang Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57171/jt.v5i3.582

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pembentukan karakter profil pelajar Pancasila yang diimplementasikan melalui pembelajaran Al-Qur’an metode Tilawati. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (Field Research), dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Profil pelajar Pancasila merupakan salah satu kebijakan yang mendukung teralisasinya tujuan pendidikan Nasional dan merupakan kelanjutan dari program penguatakan pendidikan karakter. Profil pelajar Pancasila merupakan kompetensi sekaligus karakter yang menjadi tujuan karakter pembelajaran yang harus dimiliki dan dikembangkan dalam kehidupan bermasyarakat. Profil pelajar Pancasila menerapkan enam dimensi profil yang meliputi: beriman dan bertaqwa kepada Tuhan, berkhebinekaan global, mandiri, gotong royong, bernalar kritis dan kreatif. Enam dimensi profil pelajar Pancasila ini diintegrasikan melalui pembelajaran Al-Qur’an metode Tilawati di SDIT Al-Azhar Syifa Budi dan SDIT Anugerah Insani yang berada di Kabupaten Bogor. Pengintegrasian tersebut diimplementasikan melalui pendidikan karakter yang menjadi ciri khas dalam pembelajaran Al-Qur’an metode Tilawati. Melalui pembelajaran Al-Qur’an ini diharapkan terbentuk profil pelajar Pancasila yang mampu mengimplementasikan enam dimensi profil dalam kehidupan bermasyarakat.
KAJIAN PENDIDIKAN ISLAM PADA ASPEK AKADEMIK, AKHLAK, DAN SPIRITUAL SISWA DI ERA MODERN Nestu Adidarma, Ridha; Yayu Purwanti, Neng; Hoirunisa, Yuni; Maspuroh, Maspuroh
Tahsinia Vol 5 No 8 (2024): November
Publisher : STIT Rakeyan Santang Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57171/jt.v5i8.175

Abstract

Pendidikan merupakan kebutuhan dasar manusia yang berfungsi sebagai panduan untuk menjalani kehidupan dan memenuhi tanggung jawab kepada Sang Pencipta. Dalam konteks Islam, pendidikan tidak hanya berfokus pada transfer pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan karakter dan moral yang berlandaskan Al-Qur'an dan Sunnah. Kemajuan teknologi modern menghadirkan tantangan, terutama bagi generasi muda yang terpengaruh oleh budaya materialisme sehingga sering mengabaikan nilai-nilai spiritual. Oleh karena itu, pendidikan Islam diharapkan dapat memberikan solusi melalui pendekatan holistik yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam ke dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran pendidikan Islam dalam mengembangkan aspek akademik, moral, dan spiritual siswa di era modern. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Islam mencakup aspek-aspek fundamental, termasuk tujuan, peserta didik, pendidik, proses pembelajaran, dan kurikulum yang relevan dengan perkembangan zaman. Penelitian ini menekankan pentingnya nilai-nilai pendidikan Islam dalam kehidupan masyarakat dan spiritualitas.
TIKTOK VIDEOS AS LEARNING MEDIA TO IMPROVE STUDENTS' SPEAKING SKILLS Ratna Rosanti, Ika; Tauhid, Tauhid
Tahsinia Vol 5 No 7 (2024): Oktober
Publisher : STIT Rakeyan Santang Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57171/jt.v5i7.262

Abstract

Nowadays, the use of social media and education are closely related. However, teachers and students still face new obstacles along with the changing situation. In a preliminary study, the researcher found that one of the problems is the lack of student engagement when using technology in speaking learning through online learning. Thus, the purpose of this study is to develop TikTok as an instructional video for SMPN 2 Penengahan to engage their speaking skills. The design of this study is a research and development design that applies the ADDIE work procedure (Analysis, Design, Development or Production, Implementation or delivery, and Evaluation). The participants of the study were an English teacher and 30 students of SMPN 2 Penengahan. Qualitative data were collected from pre-observation during online classes, semi-structured interviews, and observations. On the other hand, quantitative data were collected from questionnaires according to analysis needs, expert assessments, and observation sheets in the implementation phase using a Likert scale percentage. Material experts scored 55 out of 60/93.75%, with a very good category, Media experts scored 75 out of 80/91.66%, with a very good category. The score from the observation sheet results at the implementation stage was 89.58%, indicating that the media was in the very good category to be used as a learning aid to improve speaking skills. Thus, TikTok learning videos have been proven to improve students' speaking skills.
MANAJEMEN KESISWAAN DALAM MENINGKATKAN KEDISIPLINAN PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR Apiyani , Ani
Tahsinia Vol 5 No 7 (2024): Oktober
Publisher : STIT Rakeyan Santang Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57171/jt.v5i7.263

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi bahwa salah  satu  wujud  generasi  yang  berkepribadian  adalah  karakter disiplin. Disiplin merupakan tindakan yang menunjukkan sikap tertib dan patuh terhadap macam-macam aturan. Guna memperkuat karakter disiplin didasarkan pada alasan bahwa sekarang banyak terjadi perilaku menyimpang dari norma yang berlaku. Untuk menumbuhkan karakter baik maka disini diperlukan olah pendidikan sehingga dapat melahirkan manusia yang berkarakter baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen kesiswaan dalam meningkatkan kedisiplinan peserta didik sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik analisis Miles dan Huberman (reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan). Uji keabsahan data menggunakan triangulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan   beberapa   program   kegiatan   sekolah   tersebut   semuanya berjalan baik sesuai jadwal, tujuannya adalah memperkuat sikap dan karakter disiplin peserta didik. Manajemen  kesiswaan  merupakan  suatu  proses  kegiatan  yang dilakukan untuk menjalankan suatu usaha yang dikerjakan secara sistematis pada sebuah organisasi yang dimulai dari perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan untuk  mencapai  tujuan  secara  efektif  dan  efisien,  sehingga  manajemen  kesiswaan berpengaruh  positif  dan  signifikan  terhadap  kedisiplinan  siswa,  serta  tidak  terjadi tumpang  tindih  dan  pemborosan  waktu  dalam  proses  manajemen  kesiswaan  di  dalam lingkup sekolah.
STRATEGI MANAJEMEN PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN SERTA PRIBADI TENAGA PENDIDIK Solehan, Solehan
Tahsinia Vol 5 No 7 (2024): Oktober
Publisher : STIT Rakeyan Santang Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57171/jt.v5i7.351

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi bahwa semua organisasi baik organisasi publik maupun organisasi swasta memahami pentingnya mutu. Hal ini dapat dilihat dalam mencari sumber daya manusia (SDM) yang baik guna mendukung visi dan misi organisasi tersebut. Dalam suatu lembaga pendidikan pasti menginginkan sumber daya yang berkualitas agar dapat menghasilkan lulusan yang unggul. Dalam dunia pendidikan konsep mutu berkaitan dengan kompetensi guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi manajemen pelatihan dan pengembangan serta pribadi tenaga pendidik. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik analisis Miles dan Huberman (reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan). Uji keabsahan data menggunakan triangulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian menunjukan bahwa strategi manajemen yang diterapkan oleh Sekolah dalam meningkatkan kompetensi tenaga pendidik telah direncanakan secara terprogram, yang mengacu pada visi, misi, dasar pendirian dan tujuan lembaga. Terprogram dengan melalui tahapan-tahapan manajemen yang dilakukan melalui perencanaan, proses, hasil, dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Begitu juga yang terjadi pada program peningkatan kepribadian guru. Jadi tidak hanya pemaksimalan pada keberhasilan anak didik akan tetapi juga pemaksimalan atas peningkatan kompetensi keilmuan dan pribadi para guru.
MANAJEMEN PESERTA DIDIK DI SMA ISLAM TERPADU BABUL HIKMAH KALIANDA Hadi, Samsul; Tauhid, Tauhid
Tahsinia Vol 5 No 7 (2024): Oktober
Publisher : STIT Rakeyan Santang Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57171/jt.v5i7.354

Abstract

Sekolah merupakan tempat peserta didik menempuh proses pembelajaran, salah satu faktor   perkembangan peserta didik tergantung bagaimana sekolah mengelola manajemen peserta didik. Banyak sekolah lebih fokus pada peningkatan kuantitas dibandingkan kualitas peserta didik dan perumusan perencanaan seringkali dilakaukan secara asal-asalan sehingga pengelolaanyapun tidak oktimal. Permasalahan tersebut berdampak pada kualitas lulusan dan pencapaian tujuan pendidikan di sekolah. Oleh karena itu, peserta didik pada satuan pendidikan perlu dikelola dengan baik melalui konsep manajemen peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif diskriptif. Fokus penelitian ini menganalisis tentang manajemen pesrta didik dan aspek yang di teliti yiatu: 1) perencanaan peserta didik, 2) Penerimaan peserta didik baru (PPDB), sistem penilaian dan evaluasi peserta didik, 3) Kenaikan kelas dan kelulusan. Data penelitian ini dikumpulkan melalui teknik wawancara, observasi, dokumentasi. Sedangkan analisis datanya mengikuti arahan Miles dan Huberman yakni meliputi langkah: 1) Reduksi data, 2) Display data dan 3) Konklusi. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa kegiatan perencanaan peserta didik, sistem penerimaan peserta didik, sistem penilaian dan evaluasi serta proses kenaikan kelas dan kelulusan telah dilakukan sesuai dengan baik sesuai konsep manajemen peserta didik.
PERAN MANAJEMEN STRATEGI DALAM MENINGKATKAN LITERASI DAN NUMERASI Supriani, Yuli
Tahsinia Vol 5 No 7 (2024): Oktober
Publisher : STIT Rakeyan Santang Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57171/jt.v5i7.358

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peningkatan kompetensi literasi dan numerasi sebagai keterampilan dasar yang mendukung keberhasilan akademis siswa. Meskipun manajemen strategis di sekolah dapat memperkuat program tersebut, tantangan seperti kurangnya pelatihan guru, keterbatasan anggaran, dan fasilitas yang memadai masih menghambat efektivitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran manajemen strategi dalam meningkatkan literasi dan numerasi siswa melalui studi pustaka dan pendekatan kualitatif. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode studi pustaka untuk menganalisis peran manajemen strategi dalam meningkatkan literasi dan numerasi siswa. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi, yang meliputi survei pustaka dan studi literatur terhadap berbagai sumber relevan seperti buku, jurnal, dan artikel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen strategi dalam pendidikan dapat meningkatkan literasi dan numerasi siswa melalui perencanaan strategis yang melibatkan analisis situasi, penetapan tujuan, dan implementasi program yang inovatif. Selain itu, strategi yang meliputi pengembangan profesional guru, penyesuaian kurikulum, integrasi literasi dan numerasi, serta keterlibatan orang tua terbukti efektif dalam memperkuat keterampilan dasar siswa.