Jurnal Tahsinia
Jurnal Tahsinia [ISSN (e): 2797-5452 | ISSN (p): 2685-2047] adalah media untuk mempublikasikan hasil penelitian yang berkaitan dengan topik ilmu pendidikan yang diterbitkan oleh STIT Rakeyan Santang Karawang. Jurnal ini terbit 2 (dua) kali dalam setahun yaitu April dan Oktober. Jurnal Tahsinia menerima manuskrip atau naskah artikel dalam bidang ilmu pendidikan yang mencakup : 1) Administrasi/Manajemen Pendidikan, 2) Pendidikan Agama Islam, 3) Pendidikan Ekonomi, 4) Pendidikan Fisika, 5) Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 6) Bimbingan dan Konseling, 7) Pendidikan luar Sekolah, 8) Pendidikan luar Biasa, 9) Teknologi Pendidikan, 10) Pendidikan Geografi, 11) Pendidikan Bahasa, dan lainnya.
Articles
215 Documents
PEMANFAATAN MEDIA MASSA ELEKTRONIK UNTUK MENINGKATAN KINERJA PENGAJARAN DI PTKIS
Junaidi, Junaidi
Tahsinia Vol 5 No 7 (2024): Oktober
Publisher : STIT Rakeyan Santang Karawang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57171/jt.v5i7.359
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemanfaatan media massa elektronik dalam meningkatkan kinerja mengajar di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKIS). Banyak PTKIS yang masih menggunakan metode pengajaran tradisional yang terkadang kurang relevan dengan kebutuhan pembelajaran modern. Media massa elektronik dapat menjadi solusi untuk mengatasi keterbatasan tersebut dengan menyajikan materi yang lebih kaya dan bervariasi. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan responden dari 4 PTKIS yaitu STAI Yasba Kalianda, Institut Agama Islam (IAI) Darul Fatah, Universitas Ma'arif Lampung (Umala), dan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Pringsewu, data dianalisis menggunakan metode Aplikasi SPSS untuk menguji signifikansi pengaruh media massa elektronik terhadap kinerja mengajar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media massa elektronik mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kinerja pembelajaran, dengan nilai signifikansi 0,001 < 0,05). Besarnya pengaruh tersebut mencapai 36%, sedangkan 64% masih dipengaruhi oleh faktor lain di luar variabel yang diteliti. Penelitian ini menegaskan bahwa pemanfaatan media massa elektronik dapat menjadi strategi yang efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di PTKIS. Media massa elektronik berkontribusi dalam meningkatkan kinerja pembelajaran, khususnya website yang diikuti oleh televisi dan radio.
IMPLEMENTASI BUDAYA MUTU SEKOLAH MELALUI PENDEKATAN TOTAL QUALITY MANAGEMENT
Erfiyana, Evi;
Sehabudin, Bubun;
Gumilar, Dasep
Tahsinia Vol 5 No 7 (2024): Oktober
Publisher : STIT Rakeyan Santang Karawang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57171/jt.v5i7.380
Latar belakang penelitian ini adalah maju tidaknya suatu bangsa sangat tergantung pada pendidikan bangsa tersebut. Untuk memperoleh hasil pendidikan yang optimum, maka diperlukan ilmu manajemen yang komprehensif. Salah satu pemikiran manajemen sekolah yang mengarah sistem manajemen pendidikan dapat merujuk pada TQM (Total Quality Management). Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi budaya mutu sekolah melalui pendekatan total quality management. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kerjasama tim dalam menangani proyek perbaikan atau pengembangan mutu pendidikan dilakukan melalui pemberdayaan (empowerment) pegawai dan kelompok kerjanya dengan pemberian tanggung jawab yang lebih besar. Eksistensi kerjasama dalam sebuah lembaga pendidikan sebagai modal utama dalam meraih mutu dan kepuasan stakeholders melalui proses perbaikan mutu secara berkesinambungan. Sangat penting dilakukan terus peningkatan ketrampilan dan keahlian bekerja sehingga metode atau cara bekerja selalu mampu mengadaptasi perubahan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, sebagai cara bekerja yang paling efektif, efisien dan produktif, sehingga kualitas produk dan pelayanan umum terus meningkat.
EKSPLORASI PERSEPSI SISWA KELAS 12 SMA NEGERI 1 CIRANJANG TERHADAP KEGIATAN P5 DALAM MENINGKATKAN KREATIVITAS DAN KOLABORASI
Supriyadi, Asep;
Aminah, Sofiatul;
Hasanah, Misadatul;
Ilmiah, Danabillah
Tahsinia Vol 5 No 7 (2024): Oktober
Publisher : STIT Rakeyan Santang Karawang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57171/jt.v5i7.450
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi siswa kelas 12 SMA Negeri 1 Ciranjang terhadap kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam meningkatkan kreativitas dan kolaborasi. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan 12 siswa yang dipilih secara purposive sampling, observasi pelaksanaan kegiatan P5, dan dokumentasi proyek siswa. Hasil analisis tematik menunjukkan bahwa siswa memiliki persepsi positif terhadap P5 sebagai media efektif untuk mengembangkan kreativitas melalui ide-ide inovatif dan kerja sama tim dalam menyelesaikan proyek berbasis masalah. Meskipun demikian, siswa menghadapi tantangan seperti keterbatasan waktu dan kebutuhan bimbingan guru yang lebih intensif. Kesimpulannya, kegiatan P5 berkontribusi signifikan dalam meningkatkan kreativitas dan kolaborasi siswa, meskipun implementasinya memerlukan perbaikan untuk mengoptimalkan hasil. Penelitian ini memberikan wawasan penting untuk pengembangan program P5 di masa mendatang dalam konteks Kurikulum Merdeka.
PENERAPAN MINDFUL EATING SEBAGAI PENGUAT BUDAYA MAKAN SEHAT BAGI SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
Alda Fajar Ain, Yeremia;
Antony, Rian
Tahsinia Vol 5 No 8 (2024): November
Publisher : STIT Rakeyan Santang Karawang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57171/jt.v5i8.451
Banyak anak-anak dan remaja sudah terbiasa mengkonsumsi makanan cepat saji yang berpengaruh terhadap kondisi kesehatan mereka. Dipicu dari permasalahan tersebut, peneliti terdorong untuk melakukan penelitian kualitatif dengan tujuan untuk mendeskripsikan pengalaman guru SMP Santa Maria Surabaya dalam menerapkan praktik mindful eating sebagai upaya mengontrol kebiasaan konsumsi junk food dan dampaknya terhadap siswa. Subjek dalam penelitian ini adalah guru-guru yang berkarya di bawah naungan Yayasan Paratha Bhakti Surabaya. Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) atas data yang dihasilkan melalui metode wawancara mendalam. Penelitian menghasilkan empat data penting. Pertama adalah pengetahuan guru mengenai junk food dan jenis-jenisnya. Kedua adalah faktor yang mempengaruhi konsumsi junk food. Ketiga adalah pemaknaan dan praktik terhadap pengalaman melaksanakan mindful eating dalam kebiasaan makan. Serta munculnya perilaku baru setelah menerapkan mindful eating secara konsisten. Temuan ini memberikan dampak yang penting bagi pengembangan praktik mindful eating di sekolah untuk mempromosikan kebiasaan makan dan gaya hidup yang lebih sehat khususnya pada remaja.
PENERAPAN TAHSIN 40 MENIT DALAM MENGATASI RENDAHNYA KUALITAS BACAAN AL-QUR’AN KELAS X ATU 2 DI SMK NEGERI 2 CILAKU
Latipah, Euis;
Siti Nur Fauziah, Eva
Tahsinia Vol 5 No 8 (2024): November
Publisher : STIT Rakeyan Santang Karawang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57171/jt.v5i8.452
Membaca Al-Quran merupakan salah satu bakat yang harus dimiliki peserta didik, khususnya di lembaga-lembaga Islam. Namun siswa kelas X ATU 2 menunjukkan kemampuan membaca Al-Qur'an yang kurang baik, berdasarkan observasi yang dilakukan di SMK Negeri 2 Cilaku. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana metode Tahsin 40 menit dapat digunakan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini, dan data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pendekatan Tahsin 40 menit bekerja dengan baik untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap Al-Qur'an. Batasan waktu dan frekuensi keterlibatan siswa di kelas merupakan dua hal yang perlu diperhatikan.
PENERAPAN SISTEM POIN REWARD SEBAGAI CARA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SDK SANTA MARIA KOTABARU
Advent Panggabean, Putri
Tahsinia Vol 5 No 8 (2024): November
Publisher : STIT Rakeyan Santang Karawang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57171/jt.v5i8.460
Motivasi belajar merupakan faktor krusial dalam keberhasilan pendidikan. Motivasi sangat dibutuhkan dalam pendidikan. Dengan adanya motivasi membuat siswa merasa terdorong dalam pendidikan. Motivasi juga berfungsi untuk menginspirasi dalam mencapai kesuksesan. Namun, tidak semua siswa memiliki motivasi yang sama. Apalagi pada zaman ini siswa yang sedang menjalani pendidikan di tingkat sekolah dasar didominasi generasi yang disebut dengan generasi Alpha yang memiliki perbedaan cukup signifikan dengan generasi terdahulu. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan tentang penerapan sistem poin reward sebagai cara meningkatkan motivasi belajar siswa SDK Santa Maria Kotabaru. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian adalah guru yang ada di SDK Santa Maria Kotabaru dan pernah melakukan sistem poin reward dalam proses pembelajaran di kelas. Data dikumpulkan dengan teknik wawancara. Menggunakan teknik analisis data model Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, dan penyajian data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru sependapat penerapan sistem poin reward ini dapat meningkatkan motivasi belajar siswa di SDK Santa Maria Kotabaru. Penerapan sistem poin reward ini harus disesuaikan dengan kemampuan siswa sehingga tidak terjadi kecemburuan antar siswa.
BUDAYA KOLABORASI SEBAGAI CARA UNTUK MENGEMBANGKAN KREATIVITAS GURU DALAM MENGAJAR
Andriastuti, Marita
Tahsinia Vol 5 No 8 (2024): November
Publisher : STIT Rakeyan Santang Karawang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57171/jt.v5i8.461
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemampuan kolaborasi dapat diterapkan di berbagai tingkatan, termasuk di bidang organisasi dan pendidikan. Di dalam organisasi, kolaborasi begitu penting karena karyawan tidak dapat bekerja sendiri-sendiri untuk mencapai tujuan organisasi. Pemimpin dalam organisasi tersebut harus mampu membentuk sebuah tim solid yang bisa diandalkan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui budaya kolaborasi sebagai cara untuk mengembangkan kreativitas guru dalam mengajar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang dilakukan oleh penulis menggunakan metode wawancara ini bertujuan untuk mendapatkan penguatan terkait pentingnya kolaborasi sebagai salah satu cara untuk dapat meningkatkan kreativitas guru. Wawancara yang dilakukan terhadap lima informan berfokus pada lima hal penting yaitu terkait pemahaman informan tentang kolaborasi, cara menumbuhkan budaya kolaborasi, bentuk kreativitas dalam mengajar yang muncul dengan adanya budaya kolaborasi serta tantangan-tantangan yang dihadapi dalam membangun budaya kolaborasi. Dari lima data utama tersebut dapat disimpulkan bahwa budaya kolaborasi bisa menjadi cara untuk meningkatkan kreativitas guru khususnya dalam mengajar. Segala upaya perlu diperjuangkan agar kolaborasi mampu menjadi budaya di sebuah sekolah. Bentuk-bentuk kolaborasi yang bermacam-macam akan memperkaya guru dari segi ide, strategi, pemilihan lingkungan belajar serta cara penyelesaian suatu masalah di kelas. Oleh karena itu, budaya kolaborasi ini perlu dipublikasikan secara lebih sehingga semakin banyak sekolah menjadikan kolaborasi sebagai budaya positif.
TEKNIK DISCOVERY LEARNING PADA MATERI BAGIAN TUBUH TUMBUHAN SUMBER KEHIDUPAN (IPA) DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DI SDN 9 PADANG CERMIN
Mayasari, Annisa;
Nur Sholihat, Rizqy;
Tiara, Anisa
Tahsinia Vol 5 No 8 (2024): November
Publisher : STIT Rakeyan Santang Karawang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57171/jt.v5i8.462
Pelajaran IPA diajarkan kepada siswa sekolah dasar di kelas IV adalah bagian tubuh tumbuhan. Meskipun demikian, hasil laporan terbaru menunjukkan bahwa siswa justru mengalami kendala dalam mempelajari materi tentang bagian tubuh tumbuhan. Eksplorasi ini diharapkan dapat menentukan hasil belajar peserta didik yang meningkat dengan menggunakan pendekatan pembelajaran wahyu pada bagian tubuh tumbuhan yang merupakan sumber kehidupan (IPA) di SDN 9 Padang Cermin. Penelitian ini melibatkan 22 siswa kelas IV, 10 diantaranya laki-laki dan 12 diantaranya perempuan. Eksplorasi ini menggunakan jenis penelitian kegiatan wali kelas yang diselesaikan dalam dua siklus. Tiap siklusnya dilakukan sebanyak 4 tahap, yaitu penataan, pelaksanaan, persepsi dan refleksi. Data diperoleh yakni hasil belajar peserta didik dengan teknik persepsi dan tes, kemudian informasi tersebut diuraikan secara menarik. Nilai tuntas peserta didik pada pra siklus yaitu 27,27 persen, namun meningkat menjadi 77,27 persen di siklus satu dan kembali menjadi 100 persen di siklus dua. Jadi, penerapan teknik pembelajaran discovery dapat lebih mengembangkan nilai prestasi peserta didik untuk pelajari bagian-bagian tubuh tumbuhan yang merupakan sumber kehidupan (sains).
PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN PADA MAHASISWA DALAM RANGKA MENGATASI TINGKAT PENGANGGURAN LULUSAN PERGURUAN TINGGI
Gumilar, Dasep;
Sehabudin, Bubun;
Erfiyana, Evi
Tahsinia Vol 4 No 2 (2023): Oktober
Publisher : STIT Rakeyan Santang Karawang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57171/jt.v4i2.465
Penelitian ini dilatarbelakangi permasalahan pengangguran yang semakin meningkat di kalangan lulusan perguruan tinggi memang menjadi salah satu tantangan yang dihadapi oleh Indonesia. Salah satu penyebabnya adalah ketidaksesuaian antara kompetensi yang dimiliki oleh lulusan perguruan tinggi dengan kebutuhan pasar kerja. Untuk mengatasi permasalahan ini, perguruan tinggi perlu merubah aspek afektif dan psikomotorik dalam proses pembelajaran. Pendidikan kewirausahaan di perguruan tinggi bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan-keterampilan berwirausaha. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pendidikan kewirausahaan pada mahasiswa dalam rangka mengatasi tingkat pengangguran lulusan perguruan tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal. Adapun teknik penelitian menggunakan wawancara, observasi, dan analisis dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan kewirausahaan di perguruan tinggi merupakan hal yang sangat penting dan mendesak untuk terus dikembangkan dan dilestarikan di era globalisasi. Kurikulum Merdeka memberikan keleluasaan bagi perguruan tinggi untuk mengembangkan kurikulumnya sendiri, termasuk dalam hal pendidikan kewirausahaan. Hal ini memungkinkan perguruan tinggi untuk mengimplementasikan kewirausahaan secara konsisten di semua program studi dan jenjang pendidikan, sehingga diharapkan dapat menghasilkan lebih banyak mahasiswa yang berwirausaha.
PENGEMBANGAN E-MODUL BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN COMPUTATIONAL THINKING PADA BUDAYA BATAK SIMALUNGUN
Septia Damanik, Adelia;
Rahmi Rizqi, Nur;
Hidayah Putri , Jihan
Tahsinia Vol 6 No 1 (2025): Januari
Publisher : STIT Rakeyan Santang Karawang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57171/jt.v5i9.473
Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan e-modul yang menggunakan pendekatan problem based learning untuk meningkatkan kemampuan computational thinking dalam konteks budaya batak Simalungun. Penelitian ini menerapkan model ADDIE untuk merancang dan mengembangkan e -modul. Berdasarkan seluruh penelitian dari ahli materi dan ahli media dinyatakan bahwa e- modul yang di kembangkan dinyatakan valid dengan presentase 98% (dosen 1), 89% (dosen 2), dan 92% (guru matematika). E-modul yang dikembangkan dinyatakan praktis di lihat dari angket kepraktisan guru sebesar 93,8% dan angket kepraktisan siswa sebesar 93,8%. E-Modul yang dikembangkan dinyatakan efektif di lihat dari ketuntusan belajar siswa yaitu sebesar 87,8%. Dan peningkatan kemampuan computational thinking pada budaya batak simalungun dengan menggunakan e-modul berbasis problem-based learning yang dikembangkan, nilai presentase nya sebesar 87,8%.