cover
Contact Name
Muannif Ridwan
Contact Email
iji.jurnalindrainstitute@gmail.com
Phone
+6285376111708
Journal Mail Official
instituteindra@gmail.com
Editorial Address
Indra Institute Research & Publication, Jl. Trimas No.88, Tembilahan Kota, Kec. Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau 29214.
Location
Kab. indragiri hilir,
Riau
INDONESIA
JIPM: Jurnal Indragiri Penelitian Multidisiplin
ISSN : -     EISSN : 28080432     DOI : https://doi.org/10.58707/jipm.v1i1
JIPM: Jurnal Indragiri Penelitian Multidisiplin adalah jurnal akses terbuka, multidisiplin yang didedikasikan untuk menerbitkan penelitian berkualitas di semua bidang pendidikan, hukum, kesehatan, pertanian, teknik, energi, teknologi, dan ilmu sosial. Artikel yang diterbitkan oleh jurnal bertujuan untuk mewakili kemajuan yang penting bagi para spesialis dalam setiap bidang.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 165 Documents
Pengaruh Pelatihan Dan Pengembangan Terhadap Kesempatan Kerja Bagi Pencari Kerja Di Desa Pengalihan Kecamatan Keritang Nurhana; Rifa’i, Ahmad; Aprilian, Yaswar
Jurnal Indragiri Penelitian Multidisiplin Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Indragiri Penelitian Multidisiplin
Publisher : Indra Institute Research & Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan dan pengembangan terhadap kesempatan kerja bagi pencari kerja di Desa Pengalihan, Kecamatan Keritang. Populasi penelitian adalah pencari kerja di Desa Pengalihan, dengan jumlah sampel sebanyak 60 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner, sedangkan teknik analisis data menggunakan program SPSS yang meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, dan uji koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial pelatihan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesempatan kerja, dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Pengembangan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesempatan kerja dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Secara simultan, pelatihan dan pengembangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesempatan kerja. Hasil uji koefisien determinasi menunjukkan nilai R Square sebesar 0,773 atau 77%, yang berarti bahwa pelatihan dan pengembangan mampu menjelaskan 77% variasi kesempatan kerja, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini.
Analisis Peran Karang Taruna dalam Pengembangan Sumber Daya Manusia di Masyarakat (Studi Kasus Pada Karang Taruna Desa Gemilang Jaya) hipni; Guntur, SM.; Maulana, Raju
Jurnal Indragiri Penelitian Multidisiplin Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Indragiri Penelitian Multidisiplin
Publisher : Indra Institute Research & Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Karang Taruna dalam pengembangan sumber daya manusia di masyarakat, khususnya pada Karang Taruna Desa Gemilang Jaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Subjek penelitian berjumlah 40 orang anggota Karang Taruna Desa Gemilang Jaya. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Karang Taruna Desa Gemilang Jaya berperan dengan baik dalam pengembangan sumber daya manusia masyarakat. Hal ini terlihat dari peran Karang Taruna dalam perencanaan program kerja, pelatihan dan pemberdayaan pemuda, pembinaan sosial masyarakat, kegiatan ekonomi kreatif, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia. Secara keseluruhan, Karang Taruna berkontribusi positif dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, sikap, dan produktivitas pemuda desa. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan masukan bagi pemerintah desa dan organisasi Karang Taruna dalam upaya meningkatkan peran pemuda dalam pembangunan masyarakat.
Pelaksanaan Penertiban Bangunan Bantaran Sungai Rokan Hilir Berdasarkan Perda No. 3 Tahun 2014 tentang Ketertiban Umum Ramadhan; Ardiansah; Andrizal
Jurnal Indragiri Penelitian Multidisiplin Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Indragiri Penelitian Multidisiplin
Publisher : Indra Institute Research & Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu Peraturan Daerah yang merupakan kebijakan publik terkait pengendalian bangunan rumah di tepi sungai adalah Peraturan Daerah Kabupaten Rokan Hilir Nomor 3 Tahun 2014 tentang Ketertiban Umum. Kondisi yang terlihat di lapangan adalah bahwa pelaksanaannya perlu dilakukan secara tegas oleh Pemerintah Daerah. Pembentukan Peraturan Daerah Kabupaten Rokan Hilir Nomor 3 Tahun 2014 tentang Ketertiban Umum berangkat dari permasalahan yang terjadi di Kabupaten Rokan Hilir, yaitu masih banyak warga yang membangun rumah di Bantaran sungai, yang sebenarnya bertentangan dengan Peraturan Daerah tersebut. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah, pertama, untuk mengetahui pelaksanaan Peraturan Daerah Kabupaten Rokan Hilir Nomor 3 Tahun 2014, kedua untuk mengetahui faktor-faktor penghambatnya, dan ketiga untuk mengetahui upaya-upaya untuk mengatasi pembangunan rumah di bantaran sungai di Kabupaten Rokan Hilir.  Penelitian ini menggunakan metode penelitian sosiologis dan yuridis. Lokasi penelitian berada di Kabupaten Rokan Hilir sedangkan populasi dan sampelnya adalah semua pihak yang terkait dengan masalah yang diteliti. Penelitian ini menggunakan sumber data berupa data primer dan data sekunder, dan teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan kuesioner.  Dari penelitian ini, terdapat tiga poin utama yang dapat disimpulkan. Pertama, pelaksanaan Peraturan Daerah Kabupaten Rokan Hilir Nomor 3 Tahun 2014 tentang ketertiban umum, khususnya Pasal 18 ayat 1, Sudah Terlaksana namun belum dilaksanakan dengan maksimal. Hal ini karena Peraturan Daerah Kabupaten Rokan Hilir Nomor 3 Tahun 2014 tentang ketertiban umum belum disosialisasikan kepada masyarakat yang tinggal di bantaran sungai. Kedua, faktor penghambat dalam pelaksanaan Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2014 tentang Ketertiban Umum di Desa Teluk Nilap adalah faktor hukum, penegakan hukum, budaya hukum, anggaran, sosialisasi hukum,. Ketiga, upaya yang dapat dilakukan di masa mendatang untuk pelaksanaan Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2014 tentang Ketertiban Umum adalah dengan mengendalikan rumah-rumah di Bantaran sungai Kabupaten Rokan Hilir, memberikan sosialisasi, dan meningkatkan fasilitas dan infrastruktur dalam upaya melaksanakan Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2014 tentang ketertiban umum.
Peran Pengawasan BPD terhadap Kinerja Perangkat Desa di Desa Gemilang Jaya Ratina; Syafrinadina; Susanto, Bayu Fajar
Jurnal Indragiri Penelitian Multidisiplin Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Indragiri Penelitian Multidisiplin
Publisher : Indra Institute Research & Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pengawasan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) terhadap kinerja perangkat desa di Desa Gemilang Jaya, Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Indragiri Hilir. Pengawasan BPD merupakan salah satu aspek penting dalam mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, dan efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tujuan memahami secara mendalam fenomena pengawasan yang dilakukan oleh BPD terhadap kinerja perangkat desa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian ditentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling yang terdiri dari unsur pemerintah desa, anggota BPD, serta perwakilan lembaga kemasyarakatan desa. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa BPD telah menjalankan fungsi pengawasan terhadap kinerja perangkat desa melalui keterlibatan dalam proses perencanaan program desa, pemantauan terhadap pelaksanaan kegiatan pemerintahan, serta evaluasi terhadap program pembangunan dan pelayanan masyarakat. Pengawasan tersebut memberikan kontribusi dalam meningkatkan kinerja perangkat desa, khususnya dalam pelaksanaan program pembangunan dan pelayanan administrasi kepada masyarakat. Namun demikian, dalam pelaksanaannya masih ditemukan beberapa kendala, antara lain kurangnya kedisiplinan kerja perangkat desa, keterbatasan kemampuan dalam pengelolaan administrasi, serta koordinasi yang belum optimal antara BPD dan pemerintah desa. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kapasitas serta koordinasi antara BPD dan pemerintah desa agar fungsi pengawasan dapat berjalan lebih efektif dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan desa yang lebih baik.
Analisis Kinerja Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) Sumber Rezeki Sungai Ara Nasrudin; Ahmad Rifa'i; Guntur, SM
Jurnal Indragiri Penelitian Multidisiplin Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Indragiri Penelitian Multidisiplin
Publisher : Indra Institute Research & Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sumber Rezeki Sungai Ara melalui tiga dimensi utama, yaitu aspek finansial, kelembagaan, dan sosial. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus untuk memperoleh pemahaman yang mendalam dan kontekstual terhadap kondisi organisasi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan studi dokumentasi yang melibatkan pengelola BUMDes serta pemangku kepentingan terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja finansial relatif stabil pada unit usaha kebutuhan pokok seperti distribusi gas LPG dan depot air minum karena memiliki permintaan yang konsisten, sementara unit usaha jasa seperti wahana hiburan dan penyewaan tenda cenderung mengalami fluktuasi akibat faktor musiman. Dari aspek kelembagaan, belum tersedianya Standard Operating Procedure (SOP) tertulis menjadi kelemahan utama yang berdampak pada kurang optimalnya tata kelola organisasi dan konsistensi operasional. Secara sosial, BUMDes telah memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja dan stabilisasi harga kebutuhan pokok, meskipun masih berfungsi sebagai sumber pendapatan tambahan. Faktor pendukung utama meliputi ketepatan pemilihan jenis usaha dan semangat pengelola, sedangkan hambatan utama mencakup sistem pencatatan keuangan yang masih manual serta keterbatasan kapasitas sumber daya manusia dalam pengelolaan modern.