cover
Contact Name
Renaldi M
Contact Email
renaldimumar11@gmail.com
Phone
+628114103562
Journal Mail Official
lppm.stikmks@gmail.com
Editorial Address
Jl. Maccini Raya No. 197 Panakukang Makassar - Sulawesi Selatan
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Mitrasehat
ISSN : 20892551     EISSN : 2615143X     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal ini menerima tulisan ilmiah berupa laporan penelitian (original article research paper) dan hasil-hasil pemikiran ilmiah dengan fokus dan scope meliputi Ilmu Kesehatan Masyarakat yakni Epidemiologi, Biostatistik, Pendidikan dan Promosi Kesehatan, Kesehatan Lingkungan, Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Administrasi Kebijakan Kesehatan, Manajemen Rumah Sakit, Gizi Kesehatan Masyarakat dan Kesehatan Reproduksi serta Ilmu Keperawatan yakni Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Anak, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Manajemen, Keperawatan Komunitas, Keluarga dan Keperawatan Gerontik.
Articles 358 Documents
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL TENTANG DIABETES MELITUS GESTASIONAL DI PUSKESMAS MANGASA MAKASSAR Halmina Ilyas; Sri Sartika JR
Jurnal Mitrasehat Vol. 9 No. 2 (2019): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v9i2.292

Abstract

Diabetes melitus gestasional merupakan keadaan glukosa yang intoleran terjadi pada saat kehamilan, menimbulkan bahaya bagi ibu hamil dan janinnya. Dalam teori Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, sekitar 50% ibu dengan diabetes melitus gestasional berkembang menjadi diabetes tipe 2, apabila setelah persalinan terjadi dan masih menunjukkan kadar gula darah tinggi, maka penderita berisiko berlanjut terkena diabetes tipe 2 atau terjadi diabetes melitus gestasional yang berulang pada 3 masa yang akan datang. Sedangkan untuk janin sekitar 15-45% bayi baru lahir mengalami berat lahir > 4.000 g,bayi dalam kandungan menyimpan kelebihan gula yang diterimanya dari aliran darah ibu sebagai lemak, sehingga bayi dalam kandungan bisa tumbuh lebih besar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang diabetes melitus gestasional. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan desain purposive sampling. Lokasi penelitian di wilayah kerja puskesmas mangasa Makassar dengan populasi sebanyak 919 dan 91 sampel dengan kriteria inklusi dan eksklusi menggunakan instrumen penelitian kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 91 responden, gambaran pengetahuan dan sikap ibu hamil yaitu pengetahuan yang cukup berjumlah 55 responden dengan sikap negatif 4 (7,3%) sikap positif 51 (92,7%) sedangkan pengetahuan baik berjumlah 36 responden semuanya memiliki sikap yang positif 36 (100,0%). Kesimpulan dalam penelitian ini gambaran pengetahuan ibu hamil didapatkanlebih dari setengah responden mempunyai pengetahuan yang kurang, sedangkan sikap ibu hamil hampir seluruh responden mempunyai sikap yang positif. Disarankan pada penelitian selanjutnya agar melakukan penelitian dengan melakukan kontrol gula sebelumnya dalam melakukan penelitian agar mengetahui normalnya kadar gula darah responden.
KELANGSUNGAN PEMAKAIAN ALAT KONTRASEPSI SUNTIK DEPOMEDROKSI PROGESTERON ASETAT (DMPA) DAN CYCLOFEM TERHADAP FAKTOR PARITAS PADA AKSEPTOR KELUARGA BERENCANA DI PUSKESMAS KASSI-KASSI KOTA MAKASSAR Andi Rizky Amaliah
Jurnal Mitrasehat Vol. 9 No. 2 (2019): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v9i2.293

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh paritas terhadap kelangsungan pemakaian suntik DMPA dan cyclofem. Penelitian ini dilaksanakan di Puskesmas Kassi Kassi Kota Makassar dengan desain penelitian yang digunakan adalah penelitian Cross Sectional Study. Dalam desain penelitian ini akan digunakan studi analisis kelangsungan (Survival Analysis). Jumlah sampel sebanyak 176 responden (119 DMPA dan 57 cyclofem). Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat dengan uji logrank, multivariat dengan uji Regresi Cox Proportional Hazards Model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paritas merupakan faktor yang berhubungan dengan kelangsungan pemakaian, dengan nilai (p = 0,011). Disarankan bagi masyarakat khususnya ibu yang ingin menjadi akseptor untuk lebih efektif dalam menggunakan dan menjadi akseptor KB suntik
Gambaran Penerapan Protokol Kesehatan Dalam Pengendalian Penularan Covid-19 Di Kantor Kelurahan Lajangiru Kota Makassar Jufri; Basri; Kasmira
Jurnal Mitrasehat Vol. 11 No. 2 (2021): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v11i2.295

Abstract

ABSTRAK : COVID-19 dapat menyebabkan penyakit flu biasa sampai penyakit yang lebih parah seperti sindrom pernafasan timur tengah (Mers-CoV) dan sindrom pernafasan akut parah (SARS-CoV). Jika dilihat trend perkembangannya, kasus ini masih mengalami kecenderungan meningkat di beberapa negara tak terkecuali di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui Gambaran Penerapan Protokol Kesehatan dalam Pengendalian Penularan COVID-19 di Kantor Kelurahan Lanjangiru Kota Makassar.. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah jumlah pengunjung kantor Kelurahan Lajangiru kota Makassar. Sampel penelitian ini berjumlah 33 orang yang ditentukan dengan Teknik accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran protokol kesehatan di kantor Lurah Lajangiru dimana untuk variabel mencuci tangan (M1) memiliki 24 orang yang berada pada kategori melakukan dan ada 9 orang yang memiliki kriteria tidak melakukan. Variabel memakai masker (M2) memiliki 21 orang yang berkategori menggunakan dan 12 orang yang berkategori tidak menggunakan. Dan variabel menjaga jarak (M3) memiliki 20 orang yang kategori melakukan dan 13 orang yang berkategori tidak melakukan. Simpulan dalam peneltian ini masih ada beberapa responden yang belum menerapkan protokol kesehatan, diharapakan masyarakat setempat turut bekerjasama dalam membantu pemerintah penangan covid 19 dengan cara menerapkan protokol kesehatan, pemerintah setempat rutin melakukan sosialisasi serta memberi teguran kepada masyarakat yang tidak menerapkan protokol kesehatan. Kata kunci : Protokol kesehatan; mencuci tangan; menggunakan masker; menjaga jarak; COVID-19
Kinerja Program Promotif Preventif Berdasarkan Pendekatan Manajemen Di Puskesmas Antang Perumnas Kota Makassar Tahun 2021 Hayatun Nufus; Nurmiati Muchlis; Muh. Ikhtiar
Jurnal Mitrasehat Vol. 11 No. 2 (2021): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v11i2.296

Abstract

Puskesmas menjadi salah satu fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perorangan tingkat pertama dengan lebih mengutamakan upaya promotif dan preventif untuk mencapai derajat kesehatan masyarakat yang setinggi tingginya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis secara mendalam upaya promotif preventif berdasarkan pendekatan manajemen (input-proses-output) di Puskesmas Antang Perumnas Kota Makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendektan fenomenologi. Informan penelitian ini sebanyak 12 orang, yaitu kepala puskesmas, dokter umum/gigi, penanggung jawab bidang esensial, pasien dan masyarakat. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan program promotif preventif di puskesmas Antang Perumnas belum maksimal, hal tersebut dilihat dari tingginya angka sakit dan angka rujukan di puskesmas, pelaksanaan kegiatan yang belum mencapai target, kurangnya ketersediaan sarana, prasarana dan peralatan yang digunakan untuk kegiatan promotif preventif, kurangnya bimbingan terhadap penggunaan alat-alat dan kurangnya pengetahuan tenaga terkait kebijakan, dan kendala kurangnya kesadaran serta partisipasi masyarakat terhadap kegiatan promotif preventif sehingga masyarakat cenderung tidak aktif dalam kegiatan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pelaksanaan pelayanan promotif preventif di Puskesmas Antang perumnas belum maksimal dan diharapakan pemerintah terkait dapat meningkatkan kualitas, sarana, prasarana dan peralatan. diharapkan kepala puskesmas agar mengadakan pelatihan-pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan dan meningkatkan kerja sama dengan lintas sektor.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kecemasan Tenaga Kesehatan Dalam Upaya Pencegahan Covid-19 Di RSKD Dadi Melawati Hawi; Suharni A. Fachrin; Alfina Baharuddin
Jurnal Mitrasehat Vol. 11 No. 2 (2021): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v11i2.297

Abstract

Tenaga kesehatan, khususnya dokter dan perawat dalam melaksanakan tugas sebagai garda terdepan penanganan, pencegahan, dan perawatan pasien Covid-19 merupakan kelompok yang paling berisiko tertular Covid-19, selama menjalankan aktivitasnya di fasilitas pelayanan kesehatan telah mengalami kecemasan karena disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah alat pelindung diri. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kecemasan tenaga kesehatan dalam upaya pencegahan Covid-19 di Rumah Sakit Khusus Daerah Dadi. Jenis penelitian korelasi dengan menggunakan pendekatan cross- sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah tenaga kesehatan pada ruang IGD, Ruang ICU dan ruang Gelatik yang berjumlah 56 orang. Pengumpulan data melalui kuesioner. Data dianalisis dengan uji chi square dengan convidence interval (CI) 95% dan α<0,05. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada hubungan antara usia dengan kecemasan diperoleh nilai (p=0,035); ada hubungan antara keadaan fisik dengan kecemasan diperolen nilai (p=0,026); ada hubungan antara alat pelindung diri dengan kecemasan diperoleh nilai (p=0,00); ada hubungan antara pengetahuan dengan kecemasan diperoleh nilai (p=0,00); berhubungan secara signifikan terhadap kecemasan tenaga kesehatan di RSKD Dadi. Kesimpulan penelitian bahwa secara keseluruhan semua factor- faktor dalam penelitian ini juga terdapat hubungan, tetapi factor yang sangat signifikkan berhubungan yaitu alat pelindung diri dan pengetahuan terhadap kecemasan tenaga Kesehatan Dalam Upaya Pencegahan Covid-19
Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Prestasi Belajar Anak Di SDN Inpres Salimbongan Kabupaten Pinrang Kasma, Andi Yulia; Andi Ayumar; Sri Wahyuni Rahim
Jurnal Mitrasehat Vol. 11 No. 2 (2021): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v11i2.298

Abstract

Pola asuh merupakan pencerminan tingkah laku orang tua yang diterapkan kepada anak. Hal tersebut berhubungan terhadap prestasi belajar di sekolah, terutama pada anak usia Sekolah Dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan prestasi belajar anak Jenis penelitian ini adalah analitik dengan menggunakan metode cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa SDN Inpres Salimbongan Kabupaten Pinrang yaitu sebanyak 37 Siswa, menggunakan teknik Total sampling. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pola Asuh Demokratis, yaitu sebanyak 27 (72,9%) orang dan otoriter, yaitu sebanyak 10 (27.0%), sedangkan untuk prestasi belajar anak yang baik, yaitu sebanyak 28 (75,6%) dan yang kurang, yaitu sebanyak 9 (24,3%). Hasil analisis Statistik dengan menggunakan uji fisher exact, diperoleh nilai ρ = 0,005 < 0,05 yang berarti terdapat hubungan antara pola asuh orang tua dengan prestasi belajar di SDN Inpres Salimbongan Kabupaten Pinrang. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa sebagian besar responden memiliki pola asuh demokratis dengan prestasi belajar anak baik yang ada di SDN Inpres Salimbongan Kabupaten Pinrang, agar senantiasa memperhatikan dan memberi penghargaan kepada anak yang memiliki prestasi yang baik.
Kepatuhan Masyarakat dalam Penegakan Protokol Kesehatan Terhadap Pencegahan Covid 19 di Wilayah Kerja Puskesmas Ilangata Kabupaten Gorontalo Utara Tahun 2021 Jumriyanti Nasaru; Arlin Adam; Fairus Prihatin Idris
Jurnal Mitrasehat Vol. 11 No. 2 (2021): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v11i2.299

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan bertujuan untuk memperoleh informasi secara mendalam tentang persepsi masyarakat terhadap penegakan protokol kesehatan dalam pencegahan covid-19 yang meliputi pengetahuan, keyakinan mayarakat tentang penegakan protokol kesehatan, sikap , tindakan, sarana dan prasarana, dan implementasi kampanye 5M, serta ketersediaan peraturan dan pengawasan penegakan protocol covid yang menggambarkan adanya mekanisme reward and punishment. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui teknik wawancara mendalam, dokumentasi, dan observasi langsung. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tape recorder, alat tulis, kamera, dan pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1)persepsi masyarakat dalam penegakan protokol kesehtan belum menaati aturan dari pemerintah terhadap protokol kesehatan, (2) pengetahuan dalam hal ini hampir semua kalangan masyarakat yang ada sudah mengetahui mengenai protokol 5M ,(3) keyakinan masyarakat terhadap covid-19 bersandar pada pengalaman interaksional dan dipengaruhi oleh moralitas religious yang menganggap bahwa covid-19 adalah misteri Ilahi,(4) Sikap dalam hal ini dapat dilihat yaitu: semakin positif sikap masyarakat tentang covid 19 maka semakin baik pula dalam penerapan protokol kesehatan., (5) tindakan dalam hal ini dapat dilihat dari segi penerapan protokol kesehatan yang mana masyarakat belum memiliki rasa kesadaran yang tinggi akan hal penerapan protokol kesehatan, (6) Kampanye 5M dalam hal ini dapat dilihat dari situasi kampanye 5M tidak berjalan sesuai dengan harapan pemerintah dimana kampanye 5M sudah tidak pernah dilakukan lagi oleh petugas ataupun pemerintah setempat, masyarakat hanya mendapatkan informasi kampanye 5M lewat media sosial dan televisi ,(7) ketersediaan sarana dan prasarana dalam hal ini dapat dilihat dari sarana dan prasarana seperti masker, tempat cuci tangan, Air Mengalir (keran air), sabun cuci tangan atau cairan antiseptik berbasis alkohol, face shild, ada penanda jarak, pengunjung dibatasi serta ada pemeriksaan suhu masih belum tersedia secara merata (8) ketersediaan peraturan dan pengawasan dalam hal ini dapat dilihat dari aturan yang mengatur dalam penegakan protokol kesehatan untuk pencegahan penyebaran covid 19 namun dilapangan tidak berjalan dengan baik, masih banyak masyarakat yang tidak mematuhi aturan tersebut. Adapun saran yaitu masyarakat diharapkan menumbuhkan kesadaran diri untuk menerapkan protokol kesehatan setiap saat demi kepentingan bersama dan diharapkan instansi setempat untuk memberikan sanksi baik berupa teguran maupun denda kepada para pengunjung yang tidak menerapkan protokol kesehatan.
Gambaran Pengetahuan dan Sikap Pencegahan Covid 19 Pada Masyarakat RW 02 RT 05 di Malengkeri Kelurahan Mangasa Kota Makassar Esse Puji Pawenrusi; Muhammad Hatta; Kasmira
Jurnal Mitrasehat Vol. 11 No. 2 (2021): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v11i2.300

Abstract

The World Health Organization (WHO) states that COVID-19 has become a worldwide pandemic disease (Andrews, et al., 2020). Ministry of Health COVID-19 Republic of Indonesia, showed that as of November 2020, the total number of COVID-19 positive patients in the world reached 58,900,547 people, with 1,393,305 deaths. In Indonesia, the total COVID-19 positive patients amounted to 511,836 cases, with 429,807 patients cured and 16,225 patients dying. The purpose of this research is to find out the description of knowledge and attitudes of COVID-19 prevention in the community of Malengkeri Mangasa Village, Makassar City. This type of research is descriptive research. The population in this study was the malengkeri community of Mangasa Village, Makassar city as many as 120 families. Sample withdrawal using Purposive Sampling technique with a sample count of 63 family heads. The results of this study showed that most of the malengkeri people in Makassar have COVID-19 knowledge, which is enough as many as 54 people (85.7%), and less than 9 people (14.3%) and positive attitude as many as 62 people 98.4%), negative 1 person as much (1.6%). It concludes that most malengkeri people have sufficient knowledge about COVID-19 prevention and positive attitudes. Advice for malengkeri people to date more about the development of COVID-19.
Analisis Sanitasi Dasar dan Tindakan Masyarakat Tentang Kesehatan Lingkungan Di Kecamatan Batang Nanang Rahmadani; Sahdan Mustari
Jurnal Mitrasehat Vol. 11 No. 2 (2021): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v11i2.301

Abstract

Sanitasi dasar merupakan upaya untuk mendapat lingkungan yang sehat dalam rumah tangga, melalui pengendalian aspek lingkungan dengan usaha yang paling minimal. Aspek lingkungan tersebut yaitu sarana air bersih, pembuangan kotoran, pengelolaan air limbah, dan pengelolaan sampah rumah tangga. Oleh karena itu, keluarga perlu melakukan tindakan-tindakan untuk mendukung kondisi sanitasi dasar yang baik sehingga tercipta lingkungan yang sehat dalam rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi sanitasi dasar dan tindakan tentang kesehatan lingkungan yang dilakukan oleh rumah tangga yang ada di Kecamatan batang. Jenis penelitian ini adalah survei deskriptif. Pengambilan sampel pada tiap kelurahan menggunakan metode proportional sampling. Sampel pada penelitian ini berjumlah 102 KK/IRT. Analisis data menggunakan uji univariat. Hasil penelitian diperoleh bahwa KK/IRT yang memiliki sanitasi dasar yang memenuhi syarat yaitu 64 KK/IRT pada sarana air bersih, 94 KK/IRT pada sarana pembuangan kotoran, 93 KK/IRT pada SPAL, dan 1 KK/IRT pada sarana pengelolaan sampah. Sebagian besar KK/IRT pada penelitian ini memiliki tindakan yang baik terhadap lingkungannya yaitu sebanyak 56 KK/IRT. Disarankan kepada keluarga yang memiliki sanitasi dasar tidak memenuhi syarat kesehatan, dapat melakukan tindakan-tindakan kesehatan lingkungan agar risiko keluarga terkena penyakit akan berkurang.
Hubungan Penggunaan Kontrasepsi Dan Stres Dengan Perubahan Siklus Menstruasi Pada Ibu Akseptor Kb Di Puskesmas Jumpandang Baru Makassar 2019 Suarni; Wiwi Angraeni
Jurnal Mitrasehat Vol. 11 No. 2 (2021): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v11i2.302

Abstract

Penggunaan kontrasepsi modern telah meningkat sedikit, dari 54% ditahun 1990 menjadi 57,4% pada tahun 2015. Di Afrika naik dari 23,6% menjadi 28,5%, di Asia sedikit meningkat dari 60,9% menjadi 61,8%, (WHO, 2016). Persentase peserta KB baru di Indonesia tahun 2015 sebesar 13,46%. Tiga provinsi yang memiliki persentase tertinggi yaitu Maluku Utara sebesar 57,85%, DKI Jakarta sebesar 31,14%, dan Maluku sebesar 25,07% (Kemenkes, 2015). Data dari Puskesmas Jumpandang Baru Kota Makassar pada bulan Januari-Desember 2018 sebanyak 3246 ibu akseptor KB aktif. Tujuan dari penelitian ini adalah diketahuinya hubungan penggunaan kontrasepsi dan stres dengan perubahan siklus menstruasi. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi pada peneltian ini ialah ibu akseptor KB yang datang berkunjung ke Puskesmas Jumpandang Baru yang berjumlah 3246 orang. Sampel pada peneltian ini adalah ibu-ibu yang datang keruangan poli KB sebanyak 102 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan tehnik Accidental Sampling yang instrument penelitiannya menggunakan kuesioner dan observasi. Hasil peneltian ini menggunakan uji Fisher Exact untuk variabel kontrasepsi, diperoleh nilai p (0,000) < α (0,05), hal ini berarti ada hubungan antara penggunaan kontrasepsi dengan perubahan siklus menstruasi. Dan uji Chi Square untuk variabel stress diperoleh nilai p (0,000) < α (0,05), hal ini berarti ada hubungan antara stress dan perubahan siklus menstruasi. Simpulan dari peneltian ini, ada hubungan antara kontrasepsi dan stres dengan perubahan siklus menstruasi. Saran dari penelitian ini diharapkan kepada petugas kesehatan untuk lebih meningkatkan upaya dalam memberikan penyuluhan tentang penggunaan kontrasepsi yang sesuai untuk ibu akseptor KB