cover
Contact Name
Kharisma Pratama
Contact Email
kharisma@stikmuhptk.ac.id
Phone
+6282255914494
Journal Mail Official
jurnal@stikmuhptk.ac.id
Editorial Address
Kampus ITEKES Muhammadiyah Kalimantan Barat, Jl. Sei Raya Dalam, Gg. Ceria V, Pontianak, Kalimantan Barat
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JKK)
ISSN : 20868375     EISSN : 25280937     DOI : https://doi.org/10.54630/jk2
Core Subject : Health, Science,
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of nursing and health sciences. JKK, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of nursing and health areas as follows: 1. Adult Nursing 2. Child and Maternal Nursing 3. Community Nursing, as includes: Family Nursing and Gerontological Nursing 4. Mental Health Nursing 5. Nursing Science 6. Emergency and Critical Care Nursing 7. Basic Nursing Science
Articles 249 Documents
TERAPI PSIKORELIGIOSPIRITUALITAS (SPIRITUAL CARE) SEBAGAI INTERVENSI KEPERAWATAN KUALITAS HIDUP PADA PASIEN PENYAKIT KRONIS. Erna Melastuti; Indah Sri Wahyuningsih
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 14 No 1 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54630/jk2.v14i1.270

Abstract

Latar belakang: Penyakit kronis merupakan suatu keadaan kesehatan yang terdapat beberapa gejala tertentu yang terjadi dalam kurun waktu lebih dari 3 bulan dengan waktu yang panjang dengan proses pemulihan atau pengendalian kondisi klinisnya yang pada umumnya lambat. Terapi psikoreligiospiritualias(spiritual care) merupakan salah satu bentuk psikoterapi yang mengkombinasikan pendekatan kesehatan jiwa modern (psikologis) dan pendekatan aspek religius atau keagamaan dan spiritualitas yang bertujuan meningkatkan mekanisme koping atau mengatasi masalah (Yosep, 2010 dalam Subandi, dkk, 2012). Kualitas hidup merupakan suatu indikator dimana seseorang merasakan keunggulan dalam kehidupannya. Untuk memperoleh kualitas hidup maka individu harus mampu menjaga kesehatan tubuh, jiwa, serta pikirannya. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan terapi psikoreligiospiritualitas(spiritual care) dengan kualitas hidup pada pasien penyakit kronis. Metode: Populasi dalam penelitian ini yaitu pasien dengan penyait kronis di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang yaitu di bagian rawat jalan serta rawat inap dengan jumlah 117 penderita penya kit kronis. Teknik pengambilan sampel yaitu menggunakan teknik random sampling dengan jumlah sampel 90 Responden. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan didapatkan mayoritas responden berjenis kelamin perempuan yaitu sebanyak 64,4 %, dengan rentan usia sebanyak 40,0 %, dan memiliki tingkat Pendidikan yaitu SD sebanyak 42,2%. Mayoritas pekerjaan responden adalah Ibu rumah tangga sebanyak 42,3%, dan lama menderita penyakit sebanyak 31,1%. Mayoritas responden memiliki spiritual care yang tinggi dengan presentase 91,1% serta memiliki kualitas hidup yang baik dengan jumlah 96,7%. Kesimpulan: Hasil dari penelitian ini didapatkan yaitu p-value 0,410 (> 0,05) yang berarti bahwa tidak terdapat hubungan antara terapi psikoreigiospiritualitas (spiritual care) dengan kualitas hidup pada pasien penyakit kronis di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang.
THE LITERATUR REVIEW: EMOTIONAL INTELLIGENCE AND BLOOD SUGAR IN TYPE 2 DIABETES MELLITUS PATIENTS Eva Susanti; Jawiyah Jawiyah; Evi Lestari
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 14 No 1 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54630/jk2.v14i1.271

Abstract

Kecerdasan emosional yang buruk dapat menyebabkan masalah pada penderita Diabetes Melitus meliputi kurang mampu mengelola kebutuhannya serta kurang mampu mengambil keputusan yang tepat dalam terapi yang dijalani sehingga kurang baik dalam memenejemen pengendalian glukosa dalam darah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merangkum ulasan tentang kecerdasan emosional terhadap gula darah pasien diabetes melitus tipe 2. Metode yang digunakan adalah melakukan pencarian melalui database Google Scholar dari tahun 2016-2019 menggunakan kombinasi kata kunci kecerdasan emosional, gula darah (HbA1c), dan diabetes melitus tipe???? Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional dapat menurunkan gula darah (HbA1c) secara signifikan. Kesimpulan penelitian ini menunjukan bahwa adanya hubungan antara kecerdasan emosional dengan gula darah (HbA1c) pada pasien diabetes melitus tipe 2. Kata kunci: Kecerdasan emosional, gula darah, HbA1c, diabetes melitus tipe 2.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TERJADINYA PENDING KLAIM RAWAT INAP Ferawati Simbolon
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 14 No 1 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54630/jk2.v14i1.272

Abstract

Latar belakang: Dalam pelaksanaanya penggunaan BPJS Kesehatan akan dilakukan pengklaiman dilakukan setalah pasien selesai melakukan perawatan, dalam proses pengajuan klaim yang diajukan dari Rumah Sakit kepada pihak BPJS Kesehatan dengan beberapa tahapan verifikasi kelengkapan berkas baik secara administrasi kepesertaan, administrasi pelayanan maupun verfikasi pelayanan kesehatan. Tujuan: untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pending pada klaim BPJS pada pasien rawat inap adalah koding yang tidak sesuai, kelengkapan berkas, serta perbedaan dalam mengakan diagnosa. Metode: Dalam melakukan review jurnal penulis melakukan pencarian secara elektronik dengan mengguankan beberapa database, seperti Google Scholar, Pubmed. Keyword yang digunakan adalah Tunda/ pending, Bpjs/ JKN, rekam medis, serta dengan kriteria inklusi PICO frame work (P /Problem, Klaim bpjs I/Intervention: kelengkapan berkas, O/Outcome: penyelesaian masalah pending kleim bpjs. Setelah diseleksi PICO didapat 5 jurnal untuk review dari tahun 2020-2022. Hasil: Dari review beberapa jurnal didapatkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi pending pada klaim BPJS pada pasien rawat inap adalah koding yang tidak sesuai, kelengkapan berkas, serta perbedaan dalam mengakan diagnoae. Kesimpulan: faktor-faktor yang mempengaruhi pending pada klaim BPJS pada pasien rawat inap adalah koding yang tidak sesuai, kelengkapan berkas, serta perbedaan dalam mengakan diagnose Kata Kunci: Pending., Klaim, BPJS
PERAWATAN BAYI DENGAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH DI KECAMATAN MONTERADO KABUPATEN BENGKAYANG KALIMANTAN BARAT Asri Erani; Dary Dary; Rifa Tampubolon
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 14 No 1 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54630/jk2.v14i1.273

Abstract

Abstrak Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) merupakan bayi yang termasuk dalam risiko tinggi mengalami berbagai masalah seperti risiko infeksi, kesulitan bernafas, hipotermi dan malnutrition. Pada umumnya perawatan BBLR menggunakan inkubator. Saat bayi sudah di rumah, bayi akan memerlukan intervensi lain untuk menjaga suhu tubuh bayi selain inkubator, salah satunya dengan penerapan metode kanguru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengalaman ibu dalam merawat bayi dengan BBLR di Kecamatan Monterado, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Partisipan ialah ibu yang memiliki anak dengan riwayat BBLR berjumlah 11 orang. Teknik pengambilan data dilakukan dengan cara wawancara semi-terstruktur, selanjutnya dilakukan analisa data verbatim untuk mendapatkan coding kemudian dijadikan kategori dan tema. Penelitian dilakukan pada bulan September 2022. Hasil penelitian didapatkan beberapa tema yaitu pengetahuan ibu tentang perawatan bayi BBLR, metode-metode perawatan pada bayi dengan BBLR, pemenuhan gizi pada bayi dengan BBLR, masalah-masalah dalam perawatan bayi dengan BBLR dan budaya ibu postpartum di Kecamatan Monterado. Kesimpulan penelitian ini bahwa penerapan metode kanguru dan dibedong merupakan metode yang banyak dilakukan ibu saat dirumah dalam mempertahankan suhu bayi dengan BBLR.
Pengaruh Kombinasi Terapi Murotal Al-Qur’an Dengan Relaksasi Napas Dalam Terhadap Tingkat Nyeri Pasien Saat Pemasangan Kateter Urin Sirli Agustiani; Devika Devika; Rizky Meilando
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 14 No 1 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54630/jk2.v14i1.267

Abstract

Latar belakang: IGD merupakan unit pelayanan kegawat daruratan yang berperan dalam penyelamatan pasien gawat darurat, hampir semua pasien di IGD akan dilakukan pemasangan kateter yang bertujuan untuk mengatasi kegawat daruratan urogenital bahkan hanya sekedar evaluasi monitoring balance cairan. Tindakan pemasangan kateter urin, berpotensi menyebabkan pengalaman ketidaknyamanan berupa nyeri. Pemberian terapi kombinasi Murrotal Al-Qur’an dan relaksasi nafas dalam dipercaya dapat mengatasi masalah nyeri saat pemasangan kateter. Tujuan: Mengetahui pengaruh kombinasi terapi murotal Al- Qur’an dengan relaksasi napas dalam terhadap tingkat nyeri pasien saatpemasangan kateter urin di IGD RSUD Dr. (H.C) Ir. Soekarno Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2022. Metode penelitian: Desain menggunakan quasi eksperimen dengan pendekatan pre test dan post test with control group. Populasi dalam penelitian ini adalah 2365 pasien IGD. Besaran sampel dalam penelitian ini adalah 12 responden pada masing masing kelompokyang dipilih dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian: Terjadi penurunan tingkat nyeri pada 12 responden setelah diberikan kombinasi terapi Murrotal Al-Qur’an denganrelaksasi napas dalam, dengan nilai z-score -3,266 dan p-value 0,001 < 0,05. Kesimpulan: Ada pengaruh kombinasi terapi Murrotal Al-Qur’an dengan relaksasi napas dalam terhadap tingkat nyeri pasien saatpemasangan kateter urin di IGD RSUD Dr. (H.C) Ir. Soekarno Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2022.
HUBUNGAN C-REAKTIF PROTEIN TERHADAP PROSES PENYEMBUHAN LUKA KAKI DIABETIK: PILOT STUDY Arisandi, Defa; Amaludin, Mimi; Alfikrie, Fauzan; Akbar, Ali; Hatmalyakin, Debby; Hidayat, Uti Rusdian; Nurpratiwi, Nurpratiwi
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 14 No 1 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54630/jk2.v14i1.248

Abstract

Background: Diabetic foot ulcer (DFU) is a major complication in patients with diabetes mellitus which has a significant impact on quality of life with the main complication being the risk of amputation. C-Reactive Protein (CRP) is one of the most widely used markers of inflammation. With DFU of any severity. Objective: The aim of this study was to determine the relationship between the value of C-reactive protein (CRP) and the healing of diabetic foot ulcer. Methods: The type of research used is an analytic observational study with a cross-sectional approach, where data relating to independent and dependent variables will be collected at the same time. This research was conducted at a clinic in Pontianak City. The number of samples is 23 respondents. Data collection was carried out by conducting interviews for data on the characteristics of the respondents. For data on the characteristics of the ulcer, it was carried out using observation techniques. CRP data was taken from secondary data from laboratory examination of patients when they first came to the clinic. Data from respondents will be analyzed using the SPSS program with the test used to test the hypothesis is the bivariate test with the Pearson product moment test. Result: CRP value with diabetic foot ulcer healing experienced by a person with the results of bivariate analysis using the Pearson product moment test shows a p value of 0.74. Conclusion: There is a relationship between C-Reactive Protein (CRP) on diabetic foot ulcer healing.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE TUTOR SEBAYA (PEER GROUP) TERHADAP PENGETAHUAN PSIKOSIAL DAN KEMATANGAN SOSIAL REMAJA Hanafi, Hanafi; Wuriani, Wuriani; Pratama, Kharisma; Jais, Suriadi
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 14 No 1 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54630/jk2.v14i1.261

Abstract

Background: Juvenile delinquencyin Indonesia is also a serious problem that becomes a separate topic of premarital sex committed by adolescents in Indonesia.Objective: To find out about health education using the peer group method for premarital sex knowledgeMethod: This type of pre-experimental, one group study was pre-test post-test without control. The probability sampling technique uses a questionnaire. Analysis of Wilcoxon test date.Results: Student knowledge of psychosocial and social maturity before 65.6% after 100% good attitude and behavior before 32.8% after 88.5%. Wilcoxon test analysis results of the peer group method on the knowledge of psychosocialand social maturity, the results obtained 0,000 (p <0.05) knowledge of premarital section.Conclusion: Significant health education using peer tutoring methods to premarital sex knowledge in students. Latar Belakang:Kenakalan ramaja di Indonesia juga menjadi masalah yang serius yang menjadi topic tersendiri seks pranikah yang dilakukan oleh remaja di Indonesia.Tujuan: Mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dengan menggunakan metode tutor sebaya terhadap pengetahuan seksual pranikahMetodePenelitian: Jenis penelitian bersifat pre experimental one group Pre-test post-test with not control.Teknik sampel probability sampling menggunakan kuesioner. Analisa data ujiWilcoxon. HasilPenelitian Pengetahuan siswa/i tugas perekembangan remaja sebelum diberikan pendidikan kesehatan psikososial dan kematangan sosial sebelum 65.6% setelah 100%. Hasil analisa uji Wilcoxon metode tutor sebaya terhadap pengetahuan psikososial, didapatkan hasil 0.000 (p<0.05) dari hasil uji dapat disimpulkan ada pengaruh pendidikan kesehatan dengan menggunakan metode tutor sebaya terhadap pengetahuan seksual pranikah.Kasimpulan:Terdapat pengaruh pendidikan kesehatan dengan menggunakan metode tutor sebaya terhadap pengetahuan seksual pranikah pada siswa/i.
DIRECT INSTRUCTION DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN PENANGANAN PERDARAHAN PADA KELOMPOK DISABILITAS (TUNA RUNGU) rahmawati, Elfi quyumi; Sunaryo, Nirmala Kusumaningrum; Atmojo, Didik Susetiyanto
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 14 No 2 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JKK)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54630/jk2.v14i2.280

Abstract

Pendarahan karena kasus trauma yang tidak mendapatkan pertolongan pertama yang tepat dapat memperburuk kondisi korban, hal tersebut menjadi sangat penting bagi penolong untuk menghentikannya secepat mungkin. Pertolongan pertama pada kecelakaan pada masyarakat umum, termasuk kelompok disabilitas tuna rungu bertujuan menyelamatkan jiwa penderita, meringankan penderitaan dan mencegah agar korban tidak menjadi lebih parah hingga pertolongan lebih lanjut diberikan. Mengingat penanganan perdarahan sangat penting dipahami dan dikuasai oleh orang awam, sehingga perlu dilakukan pendekatan yang tepat salah satunya melalui metode pembelajaran langsung. Direct Instruction merupakan salah satu pendekatan yang menunjang proses belajar yang berkaitan dengan pengetahuan prosedural dan pengetahuan deklaratif yang terstruktur dengan pola kegiatan yang bertahap. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui peningkatan pengetahuan pada kelompok disabilitas tuna rungu terhadap penanganan perdarahan. Penelitian ini menggunakan metode direct instruction menggunakan alat ukur kuesioner untuk mengukur pengetahuan. Populasi dalam penelitian ini adalah kelompok disabilitas tuna rungu yang berada di Kabupaten Kediri yaitu sejumlah 39 responden dengan menggunakan total sampling. Penelitian dilakukan pada bulan Juli 2023. Variabel pada penelitian ini adalah pengetahuan kelompok disabiltas tuna rungu terhadap penanganan perdarahan. Hipotesis pada penelitian ini adalah terdapat perbedaan rerata pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan intervensi menggunakan metode direct instruction. Didapatkan nilai Sig. 0.000 < 0.05, maka dapat dikatakan H0 ditolak dan H1 diterima yang artinya terdapat perbedaan mean yang signifikan antara pretest. Implementasi Direct Instruction pada kelompok disabilitas tuna rungu dapat meningkatkan kemampuan kreatif. Hal ini terlihat dari kemampuan peserta dalam menjawab kuesioner yang diberikan dan mempresentasikan ketrampilan dalam penanganan perdarahan pada trauma. Mereka mempunyai wawasan dan pemahaman yang lebih luas dengan belajar secara langsung dengan kelompok kelompok kecil. Pembelajaran secara langsung memberikan pengalaman yang bermakna untuk pembelajaran
PENINGKATAN KEMAMPUAN FUNGSIONAL BERJALAN PENYANDANG DISABILITAS MELALUI PEMBERDAYAAN KELOMPOK PENGRAJIN DI MASYARAKAT: STUDI LITERATUR Heltty, Heltty; Zahalim, Zahalim; Sudarsono, Sudarsono
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 14 No 2 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JKK)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54630/jk2.v14i2.281

Abstract

Latar belakang: Disabilitas merupakan kondisi ketidakmampuan anggota tubuh dalam melaksanakan fungsinya yang disebabkan oleh kurangnya kemampuan anggota tubuh untuk menjalankan fungsi secara normal yang dapat disebabkan oleh luka, penyakit, maupun pertumbuhan yang tidak sempurna. Disabilitas berjalan dapat dibantu dengan melakukan modifikasi alat bantu dan membutuhkan strategi pelatihan agar pasien bisa mencapai ambulasi yang optimal pada saat melakukan pergerakan. Metode: Pencarian artikel dengan menggunakan kata kunci kedalam database Pubmed, Science Direct dan EBSCO dengan kriteria artikel menggunakan Bahasa Inggris, tersedia full text dipublikasi antara tahun 2019 sampai dengan 2023. Hasil pencarian didapatkan 50 artikel dan didapatkan 7 artikel yang relevan. Hasil: Penyandang disabilitas berjalan membutuhkan bantuan alat untuk melakukan aktivitas dalam kehidupan sehari-hari. Alat yang dibutuhkan seperti kruk, prostetik dankursi roda. Alat bantu berjalan untuk meningkatkan kemampuan berjalan dapat dimodifiasi dan membantu meningkatkan kepercayaan pasien untuk berjalan termasuk mengatur keseimabangan tubuh. Kesimpulan: Disabilitas berjalan berkaitan dengan bertambahnya usia seseorang karena perkembangan usia akan menyebabkan kekuatan dan mobilitas seseorang semakin berkurang. Ekstensor lutut merupakan salah satu gerakan yang berfungsi sebagai penanda bagi seseorang untuk mengetahui tingkat disabilitas yang dialami. Kemampuan untuk berjalan dapat mengurangi energi yang dibutuhkan dan meningkatkan keselamatan dan kemampuan untuk beraktivitas dengan orang lain.
TERAPI RELAKSASI NAFAS DALAM PADA PASIEN POST OPERASI BENIGNA PROSTAT HIPERPLASIA Susanti, Eva; Lestari, Bintang Ayu
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 14 No 2 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JKK)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54630/jk2.v14i2.282

Abstract

Abstrak Benigna Prostat Hiperplasia (BPH) merupakan masalah umum pada pria yang sering menahan urine saat ingin buang air kecil, menyebabkan pembesaran kelenjar prostat, tindakan yang dilakukan pada penderita Benigna Prostat Hiperplasia (BPH) yaitu pembedahan. Prosedur pembedahan biasanya mempunyai efek samping yang di rasakan oleh pasien yang melakukan operasi, salah satunya yaitu nyeri. Tujuan penelitian ini adalah melakukan pemberian terapi relaksasi nafas dalam untuk menurunkan nyeri akut pada pasien post operasi benigna prostat hiperplasia di RSUD Siti Fatimah Palembang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dalam bentuk studi kasus. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan asuhan keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosis keperawatan, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Subjek dalam penelitian ini ada 2 orang dengan kriteria yang sama yaitu pasien post operasi benigna prostat hiperplasia. Hasil Penelitian menunjukan bahwa dengan pemberian terapi relaksasi nafas dalam di dapatkan skala nyeri pada Tn.Z dan Tn.M mengalami penurunan. Teknik terapi relaksasi nafas dalam, merupakan terapi non farmakologi untuk mengatasi nyeri akut pada pasien post operasi benigna prostat hiperplasia. Kesimpulan Tindakan keperawatan ini dapat menjadi intervensi untuk mengurangi nyeri akut yang dirasakan pasien. Kata kunci: Benigna Prostat Hiperplasia (BPH); Relaksasi Nafas Dalam; Nyeri Akut

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 16 No 2 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 16 No 1 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 15 No 1 (2024): Vol 15 No 1 (2024): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 15 No 2 (2024): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 14 No 2 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JKK) Vol 14 No 1 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 13 No 2 (2022): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 13 No 1 (2022): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 12 No 2 (2021): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JKK) Vol 12 No 1 (2021): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JKK) Vol 11 No 2 (2020): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JKK) Vol 11 No 1 (2020): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JKK) Vol 10 No 2 (2019): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JKK) Vol 10 No 1 (2019): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JKK) Vol 9 No 2 (2018): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JKK) Vol 9 No 1 (2018): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JKK) Vol 8 No 2 (2017): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JK2) Vol 8 No 1 (2017): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JKK) Vol 7 No 2 (2016): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JK2) Vol 7 No 1 (2016): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JK2) Vol 6 No 3 (2015): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JK2) Vol 6 No 2 (2015): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JK2) Vol 6 No 1 (2015): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JK2) Vol 5 No 3 (2014): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JK2) Vol 5 No 2 (2014): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JK2) Vol 5 No 1 (2014): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JK2) More Issue