cover
Contact Name
Ghullam Hamdu
Contact Email
ghullamh2012@upi.edu
Phone
+6285294819001
Journal Mail Official
pedadidaktika.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Jalan Dadaha Nomor 18 Kota Tasikmalaya
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Core Subject : Education, Social,
Bahasa SD, Matematika SD, IPA SD, PKN SD, IPS SD, Seni SD, Penjaskes SD, Karakter SD, serta Bimbingan dan Konseling SD
Articles 465 Documents
Internalisasi Nilai-Nilai Pancasila dalam Film Animasi “Serial D.O.A” pada Pembelajaran PKn di Sekolah Dasar Ikrima Ayu Shofarani; Syarip Hidayat
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 8, No 4 (2021): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1189.814 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v8i4.41816

Abstract

Penanaman nilai-nilai pancasila pada anak-anak bukanlah suatu hal yang mudah karena rentang perhatian mereka masih sangat pendek. Sehingga dibutuhkan media yang dapat menstimulasi anak supaya dapat menerima nilai-nilai Pancasila dengan cara yang mudah diterimasalah satu media tersebut adalah film animasi. Film animasi selain dapat digunakan sebagai media tontonan anak juga dapat digunakan sebagi sarana belajar anak. Sehingga penanaman nilai-nilai pancasila dapat dilakukan melalui film animasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai pancasila yang terdapat pada film animasi Serial D.O.A episode “Pentingnya Membaca Buku” sehingga dapat dilakukan internalisasi nilai-nilai pancasila pada pembelajaran PKn di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan hasil penelitian menunjukkan bahwa film animasi Serial D.O.A menghasilkan 13 nila-nilai yang terkandung dalam sila pancasila yaitu 1) Memiliki rasa bersyukur 2) Meminta pertolongan dan berdo’a kepada Tuhan Yang Maha Esa 3) Jangan pernah berburuk sangka kepada orang lain 4) Memberikan bantuan sebagai bentuk kepedulian sesama 5) Berkumpul untuk menjaga hubungan baik meski berbeda-beda suku, agama, dan bahasa 6)Bersama-sama memiliki cita-cita yang sama untuk digapai bersama 7) Mengapresiasi karya teman meskipun berbeda bahasa 8) Saling mengingatkan satu sama lain 9) Bersama-sama melakukan kebaikan 10) Menjelaskan suatu kejadian agar tidak terjadi kesalah pahaman 11) Saling berbagi pendapat untuk dapat menyelesaikan masalah 12) Sadar akan kewajiban sebagai seseorang yang mampu 13) Memberikan sebuah apresiasi sebagai bentuk menghargai atas apa yang telah seseorang lakukan. Sehingga dari ke 13 nilai-nilai tersebut dapat digunakan sebagai contoh dari nilai-nilai yang dapat diterapkan pada anak dalam kehidupan sehari-sehari pada kegiatan pembelajaran PKn sekolah dasar
MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA TENTANG PERJUANGAN BANGSA INDONESIA SECARA DIPLOMASI MELALUI TEKNIK SIMULASI DI SEKOLAH DASAR Mega Rachmawati; Aan Kusdiana; Sumardi Sumardi
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1, No 1 (2014): Pedadidaktika
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.773 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v1i1.4681

Abstract

Untuk meningkatkan pemahaman siswa  dalam pembelajaran perjuangan bangsa Indonesia secara diplomasi di kelas V SDN 2 Cibalong Kecamatan Cibalong Kabupaten Tasikmalaya, penulis melakukan Penelitian tindakan kelas dengan menerapkan teknik pembelajaran Simulasi. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan perubahan yang signifikan terjadi pada siswa setelah dilakukan dua kali tindakan. Perolehan nilai rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I adalah 65,52. Pada siklus II terjadi peningkatan nilai rata-rata hasil belajar siswa yakni mencapai 78. Berdasarkan data yang diperoleh peneliti, maka dapat disimpulakan bahwa penggunaan teknik Simulasi dalam pembelajaran perjuangangan bangsa Indonesia secara diplomasi dapat meningkatkan pemahaman siswa.
Tari Egrang Batok di Sekolah Dasar Amelinda Suryanda Pratiwi; Resa Respati; Rosarina Giyartini
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 7, No 3 (2020): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.306 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v7i3.26195

Abstract

Pada kurikulum 2013 pembelajaran seni tari di sekolah dasar hanya memiliki satu KI dan KD di setiap jenjang kelasnya. Pembelajaran seni yang diberikan bukanlah pembelajaran yang menuntut siswa untuk menjadi seorang seniman tari, tetapi untuk mendorong siswa untuk mengetahui seni dari sudut kognitif, afektif, dan psikomotor yang harus dikuasai. Pembelajaran seni tari di sekolah dasar merupakan bagian dari upaya pendidikan untuk mengembangkan kreativitas anak, bangsa, khususnya pembelajaran tari kreasi daerah. Tari kreasi merupakan bentuk tari yang muncul karena adanya kesadaran untuk mengembangkan, mengolah, menciptakan, dan mengubah dari sebuah permainan tradisional menjadi bentuk tari. Tujuan penelitian ini yaitu, untuk menguji coba bahan ajar tari kreasi daerah tari egrang batok sebagai penunjang pembelajaran di sekolah dasar. Tari Egrang Batok ini berasal dari permainan tradisional yang suka digunakan saat bermain zaman dahulu yaitu permainan Egrang Batok, permainan Egrang Batok di modifikasi menjadi tari kreasi Tari Egrang Batok. Permainan adalah sebuah kebiasaan yang digunakan untuk anak mengisi waktu luang agar tidak bosan. Permainan bisa dilakukan di luar ruangan maupun di dalam ruangan. Permainan yang banyak dilakukan di luar ruangan seperti permainan tradisional egrang batok. Permainan egrang batok bisa meningkatkan kekuatan otot tungkai, kaki, lengan dan tangan sehingga dapat melatih keseimbangan serta kelenturan tubuh. Selain menjadi permainan tradisional, egrang batok juga dapat di modifikasi menjadi sebuah tarian, dengan jumlah peserta 4 orang.
Pengembangan Bahan Ajar Pembelajaran Berbicara Berbasis Kearifan Lokal Melalui Permainan Bahasa Di Sekolah Dasar Wanti Nur Istiqomah; Aan Kusdiana
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 4 (2018): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (92.643 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v5i4.13012

Abstract

Penelitian yang dilakukan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengembangan bahan ajar pembelajaran berbicara dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aspek apa saja yang dibutuhkan untuk pengembangan bahan ajar, mendeskripsikan rancangan, implementasi serta evaluasi bahan ajar dalam pembelajaran berbicara yang berbasis kearifan lokal. Dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, bahan ajar yang digunakan masih bersifat umum untuk semua aspek bahasa. Sementara bahan ajar yang akan dikembangkan oleh peneliti adalah bahan ajar khusus aspek berbicara yang berbasis kearifan lokal. Defini kearifan lokal yaitu suatu gagasan, kebijakan di daerah tertentu yang diikuti masyarakat di daerah tersebut. Bahan ajar ini termasuk hal yang penting dalam proses pembelajaran, karena bahan ajar ini merupakan segala sesuatu yang dapat digunakan oleh guru dan siswa dalam pembelajaran untuk mencapai kompetensi tertentu. Dalam bahan ajar ini terdapat permainan bahasa yang dituangkan pada produk. Dunia anak-anak masih berkaitan dengan bermain, terlebih di kelas rendah. Bermain bagi anak adalah upaya yang menyalurkan energy yang berlebihan dan dapat menghindari hal-hal negative yang diakibatkan dari tenaga ini adalah timbulnya perkelahian antar siswa. Permainan bahasa merupakan permainan yang memperoleh kesenangan dan untuk melatih keterampilan Bahasa (menyimak, berbicara, membaca dan menulis). Metode yang digunakan oleh peneliti adalah metode design based research. Metode penelitian ini melibatkan dosen ahli, guru kelas dan siswa sekolah dasar. Produk yang dikembangkan dari metode ini adalah bahan ajar berupa Buku Kumpulan Deskripsi. Di dalam Buku Kumpulan Deskripsi ini terdapat materi pembelajaran, aturan permainan dan soal evaluasi pembelajaran. 
Pengembangan Komik Pembelajaran Subtema Bumi Bagian dari Alam Semesta Pembelajaran Satu Utuk Siswa Kelas III Sekolah Dasar Seno Setia Budi; Edi Hendri Mulyana; Resa Respati
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 2 (2018): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.065 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v5i2.7200

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilatarbelakangi belum adanya bahan pembelajaran yang menarik dan memotivasi siswa yang sesuai dengan pembelajaran tematik khususnya pada subtema bumi bagian dari alam semsta pembelajaran satu. Peneliti memberikan solusi untuk pemecahan masalah tersebut yaitu dengan mengembangkan bahan pembelajaran yang dapat menarik minat siswa untuk belajar. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk (1) Mengasilkan rancangan komik pembelajaran pada Subtema Bumi bagian dari Alam Semesta Pembelajaran Satu; (2) Mengetahui kelayakan rancangan komik pembelajaran pada Subtema Bumi bagian dari Alam Semesta Pembelajaran Satu, dan; (3) Menguji coba bentuk akhir komik pembelajaran pada Subtema Bumi bagian dari Alam Semesta Pembelajaran Satu. Komik pembelajaran diharapkan dapat menjadikan  bahan pembelajaran lebih menarik. Komik merupakan buku cerita bergambar yang sangat digemari oleh banyak siswa. Oleh karena itu, tujuan peneliti melakukan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan rancangan, kelayakan, serta implementasi bahan pembelajaran siswa kelas III sekolah dasar.  Metode penelitian yang digunakan yaitu Design Based Reseach (DBR) dengan prosedur penelitian menurut Reeves. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, Expert Judgement,observasi,kuesioner/angket studi dokumentasi. Penelitian menghasilkan produk bahan Pembelajaran berbentuk Komik Pembelajaran Tematik Subtema Bumi bagian dari Alam Semsta Pembelajaran Satu dengan judul Main Yuk! Ke Planetarium. Isi bahan ajar tersebut adalah cerita bergambar dan isi materi yang telah divalidasi dan direvisi sesuai saran para ahli. Hasil uji coba menggambarkan bahwa bahan pembelajaran dapat digunakan oleh siswa dan dapat membimbing siswa dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran sehingga pembelajaran lebih efektif dan menyenangkan.Kata Kunci: Bahan Pembelajaran, Komik, Siswa Sekolah Dasar.
Pengembangan Media Kartu Huruf dalam Pembelajaran Membaca Permulaan Siti Yuhanida Kurnia; Seni Apriliya
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 9, No 2 (2022): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (805.551 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v9i2.53160

Abstract

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA THE THING PUZZLE TERHADAP KEMAMPUAN SISWA MENULIS KALIMAT DESKRIPSI PADA PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS DI KELAS V Irfan Faturohman; Yasbiati Yasbiati; Dian Indihadi
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 1 (2016): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.71 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v3i1.4799

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh penggunaan media The Thing Puzzle terhadap kemampuan siswa menulis kalimat deskripsi pada pembelajaran bahasa Inggris di kelas V. Metode penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimen dengan menggunakan desain one group pretest postest design. Populasi yang diambil dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V-B SDN Sukamulya Kecamatan Bungursari Kota Tasikmalaya. Adapun instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah tes tertulis berupa essay. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis kuantitatif dengan menggunakan bantuan software Microsoft Excel 2013, dan SPSS 16.0, for windows. Hasil temuan pada penelitian menunjukan kemampuan siswa menulis kalimat deskripsi pada pembelajaran bahasa Inggris di kelas V-B meningkat setelah menggunakan media The Thing puzzle pada kegiatan pembelajaran. Hal tersebut dapat dilihat dari rata-rata hasil post-test sebesar 17,4 dari skor ideal 20 dan rata-rata hasil pre-test sebesar 12,6 dari skor ideal 20. Berdasarkan hasil uji hipotesis didapatkan bukti bahwa kemampuan menulis kalimat deskripsi siswa mengalami peningkatan yang sangat baik. Hal tersebut ditunjukan oleh data yang diolah melalui uji normalitas gain yang menyatakan bahwa setiap siswa mengalami peningkatan dengan rata-rata nilai gain 0,638397 dengan kriteria sedang. Berdasarkan hal tersebut dapat dibuktikan bahwa media The Thing Puzzle memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan siswa menulis kalimat deskripsi pada pembelajaran bahasa Inggris.
Pengembangan Cerita Anak tentang Pendidikan di Pondok Pesantren Cipasung Tasikmalaya Ilmi Azhar Purnama; Seni Apriliya; Karlimah Karlimah
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 7, No 4 (2020): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (675.349 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v7i4.30131

Abstract

Artikel ini dilatarbelakangi bahwa belum ditemukannya cerita anak tentang Pendidikan di pondok pesantren sebagai bahan bacaan bagi siswa sekolah dasar. Tujuan tulisan ini mendeskripsikan rancangan cerita anak tentang pendidikan di Pondok Pesantren Cipasung Tasikmalaya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode educational design research (EDR) model reeves karena penelitian ini akan dihasilkan sebuah cerita anak yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara dan observasi.  Penelitian ini melibatkan pengurus pesantren, kementerian agama, staf dinas kearsipan dan perpustakaan, guru, dan siswa sekolah dasar. Cerita anak yang disusun oleh penulis memerhatikan dua aspek yaitu aspek isi atau ungkapan kedidaktisan dan aspek struktur cerita. Aspek isi atau ungkapan kedidaktisan dalam cerita anak yang dirancang yaitu pengetahuan tentang jenjang pendidikan formal dan jenjang pengajian di Pondok Pesantren Cipasung. Aspek struktur cerita dilihat dari unsur intrinsik yang terdapat dalam cerita anak yang dibuat oleh penulis. Unsur intrinsik yang terdapat dalam cerita anak diantaranya tema, tokoh dan penokohan, alur, latar, amanat, dan bahasa yang digunakan.
Persepsi Guru terhadap Buku Teks Siswa Kelas 1 Tema Diriku Kurikulum 2013 sebagai Bahan Ajar Tematik Sekolah Dasar Sisti Armiyanti; Nana Ganda
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 9, No 2 (2022): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (816.404 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v9i2.53126

Abstract

SCAFFOLDING PADA PEMBELAJARAN MENULIS TEKS DESKRIPTIF BAHASA INGGRIS DI KELAS V SEKOLAH DASAR Aminah Marifah; Rustono W.S; Desiani Natalina
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1, No 2 (2014): Pedadidaktika
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.21 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v1i2.4928

Abstract

Penelitian ini  mendeskripsikan jenis-jenis scaffolding yang dilakukan guru dan cara guru dalam memberikan scaffolding pada pembelajaran menulis teks deskriptif bahasa Inggris di kelas V Sekolah Dasar.  Latar belakang penelitian ini  adalah kesulitan siswa dalam menulis teks deskriptif bahasa Inggris sehingga scaffolding banyak terjadi selama pembelajaran. Scaffolding merupakan bantuan sementara yang diberikan guru pada siswa dalam mencapai tujuan pembelajaran. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa scaffolding yang digunakan guru pada pembelajaran menulis teks deskriptif bermacam-macam dan guru memberikan scaffolding dengan cara tahapan-tahapan menulis.