cover
Contact Name
Ghullam Hamdu
Contact Email
ghullamh2012@upi.edu
Phone
+6285294819001
Journal Mail Official
pedadidaktika.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Jalan Dadaha Nomor 18 Kota Tasikmalaya
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Core Subject : Education, Social,
Bahasa SD, Matematika SD, IPA SD, PKN SD, IPS SD, Seni SD, Penjaskes SD, Karakter SD, serta Bimbingan dan Konseling SD
Articles 465 Documents
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make a Match untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Materi Jenis-jenis Pekerjaan di SD vanya nafisha; hodidjah M.Pd; momoh halimah
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4, No 2 (2017): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.565 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v4i2.7259

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar IPS kelas III SD, siswa kurang aktif dalam mengikuti pelajaran IPS karena dianggap membosankan dan tidak menyenangkan, dan guru belum menggunakan variasi model pembelajaran salah satunya yaitu model pembelajaran kooperatif tipe make a match.Rumusan masalah dalam penelitian ini secara umum mengangkat bagaimana pengaruh model pembelajarankooperatif tipe make a match untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi jenis-jenis pekerjaan di SD. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe make a match untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi jenis-jenis pekerjaan. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian quasi eksperimental dengan desain nonequivalent control grup design. Populasi adalah seluruh siswa SD Negeri 2 Sindangpalay. Teknik pengambilan sampel yang digunakam yaitu sampel jenuh. Penelitian ini menggunakan 2 kelas yaitu kelas III-A berjumlah 23 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas III-B berjumlah 23 siswa sebagai kelas kontol. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah model pembelajaran kooperatif tipe make a match yang digunakan dalam kelas eksperimen dan metode pembelajaran konvensional yang digunakan dikelas kontrol  dengan variabel terikat yaitu hasil belajar siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes objektif berupa pilihan ganda. Analisis data kuantitatif menggunakan microsoft excel versi 2016 dan SPSS versi 16.0. Berdasarkan data yang diperoleh dan hasil analisis, disimpulkan bahwa hasil belajar siswa yang mendapatkan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe make a match lebih baik dibandingkan dengan menggunakan pendekatan pembelajaran konvensional. Karena hasil selisih kelas eksperimen menunjukan 26,9 lebih besar dari pada kelas kontrol yang hanya memiliki selisih 5,39.
Desain Didaktis Materi Volume Kubus dan Balok Berbasis Teori Van Hiele untuk Mengatasi Learning Obstacle Siswa Elis Rahmawati; Oyon Haki Pranata; Dindin Abdul Muiz Lidinillah
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 8, No 3 (2021): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (873.712 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v8i3.39248

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada hasil studi pendahuluan yang mengindikasikan adanya hambatan belajar yang dialami siswa pada materi konsep volume kubus dan balok. Siswa tidak memahami secara utuh konsep volume kubus dan balok dikarenakan adanya hambatan belajar terkait keterbatasan konteks yang dialami siswa pada saat pertama kali mempelajari volume kubus dan balok. Hambatan belajar yang dialami siswa harus diantisipasi melalui proses pembelajaran yang dapat mengatasi permasalahan tersebut. Peneliti menyusun sebuah desain didaktis berbasis teori Van Hiele yang dapat meminimalisir hambatan belajar yang dialami siswa pada materi volume kubus dan balok. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Didactical Design Research (DDR) yang terdiri dari tiga tahapan, yaitu analisis situasi didaktis sebelum pembelajaran yang wujudnya berupa Hypothetical Learning Trajectory (HLT) dan antisipasi didaktis pedagogis (ADP), analisis metapedadidaktik dan analisis retrospektif. Tujuan dari penelitian ini yaitu mendeskripsikan learning obstacle yang dialami siswa, mengembangkan desain didaktis volume kubus dan balok serta implementasi. Teknik pengumpulan data yang di digunakan yaitu teknik triangulasi yang menggabungkan antara observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Proses pengembangan desain didaktis ini dilaksanakan di kelas V kelompok belajar A dan B SDN 1 Cintakarya. Penelitian ini menghasilkan data mengenai hambatan belajar yang dialami siswa pada materi konsep volume kubus dan balok, desain didaktis berupa bahan ajar Lembar Aktivitas Siswa (LAS)  berbasis teori Van Hiele untuk meminimalisir hambatan belajar siswa pada materi volume kubus dan balok.
Analisis Hasil Keterampilan Menulis Teks Deskripsi Siswa Melalui Tayangan Video Rasyida Nurrahmi; Dian Indihadi
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 7, No 3 (2020): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.379 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v7i3.28663

Abstract

Penelitian ini difokuskan pada kegiatan analisis keterampilan menulis yang meliputi hasil menulis teks deskripsi melalui tayangan video siswa kelas III SDN 1 Cikunir. Dalam penelitian ini siswa ditugaskan menulis teks deskripsi melalui tayangan video dan hasilnya dianalisis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil analisis keterampilan siswa dalam menulis teks deskripsi melalui tayangan video. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis deskriptif kualitatif. Setelah semua tahapan penelitian dilaksanakan maka Hasil Penelitian ini yaitu mendeskripsikan hasil analisis keterampilan menulis teks deskripsi yang telah dibuat oleh siswa melalui tayangan video berdasarkan indikator meliputi, (1) kesesuaian isi tulisan dengan tayangan video dan (2) penggunaan ejaan. Berdasarkan  Temuan Hasil Penelitian dari 20 siswa menunjukkan bahwa, 5 siswa dengan kategori sangat tinggi, 13 siswa dengan kategori tinggi, 2 siswa dengan kategori sedang dan tidak ada siswa yang termasuk kategori rendah dan sangat rendah. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hasil keterampilan menulis teks deskripsi melalui tayangan video memiliki kecenderungan yang baik.
Desain Didaktis Jaring-Jaring Kubus dan Balok untuk Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa July Lestari; Oyon Haki Pranata; Dindin Abdul Muiz Lidinillah
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 1 (2018): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (742.577 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v5i1.7351

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada hasil studi pendahuluan yang telah dilakukan peneliti berkenaan dengan hambatan belajar siswa pada materi jaring-jaring kubus dan balok. Pemahaman siswa tidak dimiliki secara utuh karena adanya hambatan belajar terkait keterbatasan konteks. Hal tersebut berakibat pada kurangnya kreativitas yang dimiliki siswa, padahal berpikir kreatif merupakan salah satu kemampuan yang menjadi kompetensi pada pembelajaran matematika di Sekolah Dasar. Dengan munculnya hambatan belajar, maka harus diantisipasi melalui proses pembelajaran yang dapat mengatasi permasalahan tersebut. Peneliti merancang sebuah desain didaktis jaring-jaring kubus dan balok yang dapat mengembangkan kemampuan berpikir kreatif siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode Didactical Design Research (DDR) yang terdiri dari tiga tahapan, meliputi analisis situasi didaktis; analisis metapedadidaktik; dan analisis retrospektif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik triangulasi (observasi, wawancara, dan studi dokumen). Proses pengembangan desain didaktis ini dilaksanakan di kelas VA dan VB SD Negeri 1 Kalangsari. Desain didaktis dikembangkan dalam bahan ajar berupa Lembar Aktivitas Siswa yang dirancang berdasarkan hypothetical learning trajectory. Kegiatan yang dilakukan berupa bongkar pasang jaring-jaring yang dapat memfasilitasi siswa untuk aktif membangun sendiri pemahamannya sejalan dengan pendekatan kontruktivisme yang digunakan. Penelitian ini menghasilkan data mengenai hambatan belajar siswa pada materi jaring-jaring kubus dan balok, desain didaktis yang dapat mengatasi hambatan belajar siswa pada materi jaring kubus dan balok, dan implementasi desain didaktis jaring kubus dan balok untuk mengembangkan kemampuan berpikir kreatif siswa dalam proses pembelajaran.
Analisis Unsur Gerak Dasar dalam Buku Pustaka Nusantara sebagai Bahan Ajar Senam Fantasi di Sekolah Dasar Nisryna Hanifah; Lutfi Nur
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 8, No 4 (2021): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (569.5 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v8i4.41876

Abstract

     Penelitian ini dilatar belakangi oleh masih sedikitnya penelitian analisis bahan ajar yang berkaitan dengan mata pelajaran pendidikan jasmani di Sekolah Dasar. Sedangkan pelaksanaan pendidikan jasmani dapat mendorong perkembangan anak, diantaranya melalui kegiatan senam fantasi. Pelaksanaan senam fantasi berlandas pada unsur gerak dasar. Dalam pelaksanaan kegiatan senam fantasi diperlukan media atau bahan ajar, salah satunya berupa teks cerita. Oleh karena itu, penelitian ini menganalisis bagaimana unsur gerak dasar dalam 29 teks cerita rakyat pada Buku Pustaka Nusantara sebagai bahan ajar senam fantasi di Sekolah Dasar. Untuk memperoleh data yang sesuai dengan rumusan masalah, tujuan, dan manfaat penelitian, diperlukan metode tertentu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis konten. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah instrument analisis unsur gerak dasar. Hasil analisis menunjukan bahwa dari 29 teks cerita rakyat dalam Buku Pustaka Nusantara terdapat berbagai aspek unsur gerak dasar yaitu unsur gerak dasar lokomotor, unsur gerak dasar non-lokomotor, dan unsur gerak dasar manipulatif dengan berbagai macam aspek. Sejalan dengan itu, Buku Pustaka Nusantara dapat dijadikan sebagai salah satu bahan ajar senam fantasi di Sekolah Dasar.
PENGARUH METODE TEAMS GAMES TOURNAMENT TERHADAP PARTISIPASI BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN IPS DI SD Yusi Rosidah; Momoh Halimah; Ade Rokhayati
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1, No 1 (2014): Pedadidaktika
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.238 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v1i1.4686

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji partisipasi belajar siswa pada pembelajaran IPS sebelum dan sesudah menggunakan metode Teams Games Tournament. Untuk memecahkan permasalahan tersebut penulis menggunakan metode eksperimen dengan desain pre eksperimental. Populasi yang digunakan adalah Sekolah Dasar Negeri Sukasari Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya, sedangkan untuk sampelnya yaitu siswa kelas IV Sekolah Dasar Negeri Sukasari yang memiliki keanekaragaman yang berbeda-beda.  Kesimpulan dari penelitian ini adalah berdasarkan perhitungan statistik terdapat pengaruh terhadap partisipasi belajar siswa. Hal ini dibuktikan dengan terjadi kenaikan antara sebelum dan sesudah menggunakan metode Teams Games Tournament sebesar 36,67%. Besar pengaruhnya sebesar 44% dan sisanya ditentukan oleh variabel lain.
Pengaruh Teknik Collaborative Writing Terhadap Keterampilan Menulis Teks Laporan Siswa Sekolah Dasar Muhamad Ikbal Fauzi Sabana; Dian Indihadi; Aan Kusdiana
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 7, No 4 (2020): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (920.366 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v7i4.26255

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan serta melihat pengaruh dari penggunaan teknik collaborative writing terhadap keterampilan menulis teks laporan siswa dalam pembelajaran untuk menunjang keterampilan abad 21 (critical, communication, collaboration dan creativity), dengan dilatarbelakangi oleh adanya bukti bahwa dalam penulisan laporan siswa sekolah dasar masih banyak kesalahan diantaranya pengembangan paragraf, penggunaan kalimat efektif dan format penulisan laporan. Menulis teks laporan tercantum dalam KD mata pelajaran bahasa Indonesia kelas III kurikulum 2013 tahun 2016, yakni “KD 4.4 Menyajikan laporan tentang konsep ciri-ciri, kebutuhan, pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup yang ada di lingkungan setempat secara tertulis menggunakan kosakata baku dan kalimat efektif ”. Jika dilihat dari KD dalam kurikulum terdapat kesenjangan dengan keadaan keterampilan menulis siswa di sekolah dasar kelas III SDN 3 Pasiranjang. Penelitian ini menggunakan metode pre-eksperimen, dengan pengumpulan data melalui teknik tes sebelum dan sesudah penggunaan teknik pembelajaran collaborative writing. Analisis data menggunakan statistik deskriptif melalui uji N-Gain, uji normalitas, uji t dan uji hipotesis. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa dengan menggunakan teknik collaborative writing keterampilan menulis teks laporan siswa sekolah dasar meningkat. Hal ini dapat dilihat dari perbandingan nilai rata-rata pretest 27,12 dan postest 37,62 serta perbandingan  thitung dan ttabel (5,093 2,365) pada taraf signifikansi 0,05 (0,001 0,05) maka Ho ditolak dan Ha diterima. Maka teknik collaborative writing memberi peningkatan terhadap keterampilan menulis teks laporan siswa sekolah dasar. 
Metode Latihan Keterampilan: Upaya Peningkatan Hasil Belajar Penjumlahan Berbagai Bentuk Pecahan Siswa Sekolah Dasar Tatang Suherman
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 7, No 3 (2020): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (830.485 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v7i3.28019

Abstract

Abstrak Matematika sebagai salah satu mata pelajaran yang diajarkan di SD bertujuan untuk melatih cara berfikir secara sistematis, logis, kritis, kreatif dan konsisten. Siswa diharapkan terampil menerapkan matematika dalam kehidupan sehari-hari, tetapi kenyataan dilapangan siswa banyak mengalami kesulitan terutama dalam menghitung penjumlahan berbagai bentuk pecahan. Hal ini dapat dilihat dari hasil tes matematika sebelum dilakukan perbaikan yaitu dari 26 siswa hanya 4 orang siswa yang nilainya 75 atau prosentase pencapaian KKM hanya 15 %. Sedangkan rata-rata kelas hanya mencapai 56,15. Agar kemampuan menghitung penjumlahan berbagai bentuk pecahan di SD dapat ditingkatkan maka digunakan metode latihan keteramplan. Dengan menggunakan metode latihan keterampilan siswa mampu melakukan aktivitas logis dalam memecahkan masalah, hal itulah sebagai cara untuk mengatasi permasalahan pembelajaran matematika terutama yang berhubungan dengan penjumlahan berbagai bentuk pecahan di SDN 2 Ciparigi. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa kelas 5 SDN 2 Ciparigi dalam pembelajaran matematika tentang penjumlahan berbagai bentuk pecahan. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus, dan setiap siklus terdiri dari 2 kali pertemuan. Untuk melihat data hasil belajar siswa secara kuantitatif dilakukan tes akhir pada setiap pertemuan ke-2 dari setiap siklus.Berdasarkan analisi data prestasi belajar siswa, pemberian tindakan pada siklus I cukup berhasil untuk meningkatkan prestasi belajar. Hal ini ditunjukkan adanya peningkatan dari nilai rata-rata kelas tes awal yang bernilai 56,15 dan mengalami peningkatan setelah dilakukan tindakan siklus I dengan nilai rata-rata kelas menjadi 74,23 namun nilai ini masih tergolong kategori cukup. Hasil analisis data prestasi belajar siswa pada siklus II menunjukkan peningkatan yang sangat baik, hal ini ditunjukkan dari perbandingan siklus I yang nilai rata-rata kelas 74,23 dan meningkat pada siklus II nilai rata-rata kelas menjadi 79,62. Hal ini dapat dikatakan bahwa hasil belajar pada siklus II sudah memenuhi target sesuai dengan kriteria keberhasilan. Peningkatan hasil belajar siswa kelas 5 SDN 2 Ciparigi dari setiap siklus ini sebagai dampak dari penggunaan metode latihan keterampilan yang intensif.
Pengembangan Model pembelajaran Kontekstual pada Penggunaan Huruf Kapital dalam Teks Cerita pendek Eka Nurjamilah; Seni Apriliya; E Kosasih
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 4 (2018): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.29 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v5i4.12688

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada hasil studi pendahuluan yang telah dilakukan oleh peneliti mengenai  hambatan belajar yang dialami siswa pada penggunaan huruf kapital (nama orang, nama agama, dan nama Tuhan) dalam teks cerita pendek. Pengetahuan penggunaan huruf kapital secara utuh belum dimiliki siswa  Ini setelah dilakukannya studi pendahuluan bahwa model pembelajaran yang digunakan guru belum bervariasi. Oleh karena itu, dilakukkannlah pengembangan model pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengatasi hambatan belajar yang terjadi pada siswa. Peneliti menyusun sebuah pengembangan model pembelajaran kontekstual yang dapat mengurangi hambatan belajar siswa terkait pembelajaran penggunaan huruf kapital. Pembelajaran kontekstual merupakan suatu model pembelajaran yang didasarkan pada paham konstruktivis. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Didactical Design Research (DDR) yang terdiri dari tiga tahapan, yaitu analisis situasi didaktis sebelum pembelajaran, analisis metapedadidaktik; analisis retrospektif dengan mengaitkan hasil analisis situasi didaktis hipotesis dengan hasil analisis metapedadidaktik. Teknik Pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, tes,  observasi, dan angket. Proses pengembangan model pembelajaran dilaksanakan di SDN Cibeureum. Pengembangan model pembelajaran dikembangkan dengan memperhatikan komponen pembelajaran kontekstual (kontruktivisme, menemukan, bertanya, masyarakat belajar, pemodelan, refleksi, penilaian), serta   informasi harapan guru dan siswa terkait pembelajaran yang dilaksanakan. Penelitian ini menghasilkan data mengenai hambatan belajar siswa pada materi penggunaan huruf kapital dalam teks cerita pendek. Pengembangan model pembelajaran dapat mengatasi hambatan belajar siswa pada materi penggunaan huruf kapital dalam teks cerita pendek dan implementasinya.
Pengaruh Model Teams Games Tournament terhadap Pemahaman Materi Peristiwa Sekitar Proklamasi Kemerdekaan pada Pembelajaran IPS Intan Selviani; Sumardi Sumardi; Nana Ganda
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 1 (2018): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.016 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v5i1.7347

Abstract

Permasalahan yang ditemukan peneliti yaitu siswa kurang aktif dalam mengikuti pelajaran, menggali pengetahuannya sendiri, dan kurangnya meningkatkan kemampuan berfikir siswa dalam pembelajaran. Khususnya dalam pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial, karena banyak anggapan bahawa pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial itu membosankan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, peneliti mengatasi dengan menggunakan model pembelajaran Teams Games Tournament. Karena dengan menggunakan model tersebut siswa dapat belajar sambil bermain sehingga siswa lebih termotivasi dalam pelaksanaan pembelajarannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model Teams Games Tournament terhadap pemahaman materi peristiwa sekitar proklamasi kemerdekaan pada pembelajara Ilmu Pengetahuan Sosial di kelas V SD Negeri 1 Sindangrasa Kecamatan Ciamis Kabupaten Ciamis yang berjumlah 23 orang siswa. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu mengguakan metode Pre-Eksprerimen Design dengan jenis One-Group Pre-test dan Post-test Design. Teknik pengumpulan datanya menggunakan tes yang dilakukan melalui pre-test dan post-test. Rata-rata dari hasil pre-test dan post-test dapat dilihat ada peningkatan sebelum diberikan perlakuan dan sesudah diberikan perlakuan. Dalam pengolahan data ini peneliti menggunakan alat bantu Microsoft Excel 2007 dan SPSS 16.0. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran yang dilakukan dengan menggunakan model Teams Games Tournament terdapat pengaruh tergadap pemahaman materi peristiwa sekitar proklamasi kemerdekaan pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di kelas V SD Negeri 1 Sindangrasa Kecamatan Ciamis Kabupaten Ciamis.