cover
Contact Name
Ghullam Hamdu
Contact Email
ghullamh2012@upi.edu
Phone
+6285294819001
Journal Mail Official
pedadidaktika.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Jalan Dadaha Nomor 18 Kota Tasikmalaya
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Core Subject : Education, Social,
Bahasa SD, Matematika SD, IPA SD, PKN SD, IPS SD, Seni SD, Penjaskes SD, Karakter SD, serta Bimbingan dan Konseling SD
Articles 465 Documents
Model Polya untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Soal Cerita Luas Daerah Persegi dan Persegi Panjang Meris Aristiani; Epon Nur'aeni L; Oyon Haki Pranata
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 2 (2018): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.916 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v5i2.7237

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa dalam menyelesaikan soal cerita. Peneliti menemukan salah satu alternatif pemecahan masalah melalui penerapan model polya pada pembelajaran yang diasumsikan dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) Perencanaan pembelajaran dengan menerapkan model polya; 2) Pelaksanaan pembelajaran dengan menerapkan model polya; 3) peningkatan hasil belajar siswa pada soal cerita dengan menerapan model polya. Metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dikembangkan oleh Kemmis dan MC Taggart sebanyak 3 siklus digunakan untuk mendapatkan data penelitian di SD yang berada di Kecamatan Indihiang Kota Tasikmalaya. Aktivitas siswa meningkat disetiap siklusnya yaitu siswa lebih memahami tahap menyelesaikan soal cerita dan lebih percaya diri dalam mengkomunikasikan hasil diskusi. Hasil belajar siswa pada siklus I mencapai nilai rata-rata kelas 70,22. Siklus II mencapai nilai rata-rata kelas 82,39 sedangkan pada siklus ke III mencapai puncak peningkatan dengan nilai rata-rata kelas 83,26. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model polya pada soal cerita luas daerah persegi dan persegi panjang dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Perencanaan Pembelajaran Menulis Puisi Berbasis Model P-IKADKA di Sekolah Dasar Jihan Sarah Irianti; Seni Apriliya; Ahmad Mulyadiprana
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 8, No 4 (2021): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (801.123 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v8i4.41899

Abstract

Perencanaan pembelajaran di beberapa sekolah dasar masih banyak yang menggunakan model atau metode pembelajaran yang belum menggunakan prosedur pembelajaran yang tepat sehingga kompetensi yang dimiliki peserta didik kurang berkembang. Perencanaan pembelajaran yang kurang berkembang menyebabkan kualitas pembelajaran menjadi rendah. Penelitian ini dilakukan untuk menghasilkan suatu produk perencanan pembelajaran menulis puisi menggunakan model P-IKADKA (Introduksi, Koneksi, Apresiasi, Diskusi, Komprehensi dan Afirmasi) di SD. Perencanaan pembelajaran ini memuat mata pelajaran PPKn dan Bahasa Indonesia secara tematik sesuai dengan kurikulum 2013 yang berlaku saat ini. Metode penelitian kualitatif digunakan dengan data dari hasil FGD (Focus Group Discuss). Data dikumpulkan melalui wawancara secara mendalam dan proses studi dokumen di beberapa sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran yang telah dikembangkan secara valid dibuktikan melalui uji kelayakan dari ahli pedagogika pada setiap komponen perencanaan pembelajaran menulis puisi di SD menggunakan model P-IKADKA ini setelah melalui beberapa revisi hingga akhirnya dapat digunakan.  Proses validasi dilakukan dengan menggunakan pertimbangan ahli dan dari hasil diskusi FGD. Respon guru pada hasil FGD ini menyatakan sudah baik, mudah dipahami dan dapat diterapkan atau digunakan di sekolah dasar. Perencanaan pembelajaran menulis puisi menggunakan model P-IKADKA ini dapat dijadikan sebagai alternatif oleh guru dalam proses pembelajaran pada materi puisi di sekolah dasar. 
ANALISIS RESPONS SISWA TERHADAP FOLKLOR THE GOLDEN CUCUMBER Resti Amelia; Dian Indihadi; Seni Apriliya
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1, No 1 (2014): Pedadidaktika
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.043 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v1i1.4695

Abstract

Abstrak: Penelitian ini  mendeskripsikan kemampuan respons siswa kelas V Sekolah Dasar terhadap cerita The Golden Cucumber ditinjau dari dimensi respons, yakni predicting, describing dan  connecting.  Latar belakang penelitian ini adalah berawal dari keprihatinan peneliti terhadap minimnya siswa untuk memperoleh pengalaman sastra khususnya dalam pembelajaran Bahasa Inggris. Melibatkan siswa pada sastra salah satunya dapat dilakukan melalui respons, memberikan keleluasaan pada siswa untuk menaggapi bacaan sastra yang dibacanya. Sumber bacaan yang cocok untuk tahap usia ini adalah memanfaatkan folklor atau dongeng cerita rakya misalnya cerita rakyat “The Golden Cucumber”, karena sesungguhnya folklor  memiliki fungsi dan nilai edukatif terutama bagi anak.
Fun Thikers sebagai Media Pembelajaran untuk Siswa Sekolah Dasar : Kajian Hipotetik Anti Santika Anjarani; Ahmad Mulyadiprana; Resa Respati
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 7, No 4 (2020): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (724.019 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v7i4.26466

Abstract

Media pembelajaran merupakan salah satu aspek dalam pelaksanaan pembelajaran yang dapat menunjang kegiatan belajar mengajar. Artinya, media pembelajaran memiliki peran penting dalam kegiatan belajar mengajar. Dalam hal ini, dibutuhkan kemampuan guru dalam  memahami karaktersitik siswa sekolah dasar yang cenderung menginginkan pembelajaran yang aktif dan menyenangkan, serta tahap perkembangan kognitifnya masih dalam ranah operasional konkrit. Sehingga guru harus mampu menentukan media pembelajaran yang tepat serta media pembelajaran yang dapat membantu tercapainya tujuan pembelajaran yang diharapkan. Fun thikers merupakan media pembelajaran yang tediri dari buku, bingkai, serta balok angka. Media pembelajaran ini dibuat dengan konsep belajar sambil bermain dengan cara memindahkan balok angka dari sisi bingkai sebalah kiri yang memuat soal, ke sisi bingkai sebelah kanan yang memuat jawaban. Salah satu kelebihan media pembelajaran Fun thinkers ini dapat digunakan untuk mengasah kemampuan siswa dalam mencocokkan balok angka soal dengan balok angka jawaban. sehingga akan menambah pengalaman belajar siswa. Selain itu, media pembelajaran fun thinkers juga dapat digunakan secara mandiri oleh siswa di rumah. Karena, setelah siswa selesai mencocokkan balok angka soal dengan balok angka jawaban, maka siswa bisa secara langsung mengoreksi hasil pekerjaannya sendiri dengan melihat kunci jawaban yang dikemas dalam sebuah pola warna. Dengan demikian penggunnan media fun thikers akan membantu menciptakan suasana belajar yang membuat siswa aktif dan tidak membosankan.
ANALISIS PEMBELAJARAN MENULIS NARASI BERDASARKAN KINERJA GURU DI SEKOLAH DASAR Ratnasari Komala Setiawan; Dian Indihadi
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 2 (2018): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.231 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v5i2.7333

Abstract

Abstrak Kinerja guru merupakan salah satu komponen yang penting dalam menentukan keberhasilan pembelajaran. Kinerja guru dalam melaksanakan pembelajaran tidak boleh sembarangan. Kinerja guru dalam melaksanakan pembelajaran menulis narasi diimplementasikan berdasarkan tahapan proses menulis dan langkah-langkah menulis narasi. Penelitian dilaksanakan di 12 Sekolah Dasar mitra UPI Kampus Tasikmalaya. Tujuan umum penelitian ini untuk mendeskripsikan pembelajaran menulis narasi berdasarkan kinerja guru di Sekolah Dasar. Kemudian tujuan khusus penelitian ini untuk mendeskripsikan penentuan topik karangan narasi berdasarkan tema, pemilihan dan penyusunan gagasan utama untuk mendeskripsikan topik berdasarkan tema, pengoreksian kerangka tulisan, penulisan buram (draf) sesuai karangan pengembangan tulisan berdasarkan kelengkapan kebahasaan, dan perbaikan (perevisian) kesalahan hasil tulisan berdasarkan temuan kesalahan dalam menjabarkan ide gagasan berdasarkan darf yang telah dibuat dalam proses menulis karangan. Penelitian disusun dan dilaksanakan menggunakan metode deskriptif berdasarkan pedoman alisis melalui pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi partispasi pasif. Hasil penelitian secara umum menunjukkan persentase pembelajaran menulis narasi berdasarkan kinerja guru sebesar 34,1%. Kemudian hasil penelitian secara khusus kinerja guru dalam pembelajaran menulis narasi menunjukkan persentase sebesar 44,4% untuk penentuan topik karangan narasi berdasarkan tema, persentase sebesar 27,7% untuk pemilihan dan penyusunan gagasan utama untuk mendeskripskan topik berdasarkan tema, persentase sebesar 8,3% untuk pengoreksian kerangka tulisan, persentase sebesar 61,1% untuk penulisan buram (draf) sesuai karangan pengembangan tulisan berdasarkan kelengkapan kebahasaan, dan persentase sebesar 30,5% untuk perbaikan (perevisian) kesalahan hasil tulisan berdasarkan temuan kesalahan dalam menjabarkan ide gagasan berdasarkan draf yang telah dibuat.Kata kunci: pembelajaran menulis narasi, kinerja guru.
Analisis Kebutuhan Buku Cerita Kampung Pulo Bermuatan Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar Vina Sundari Fitri; Yusuf Suryana
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 9, No 2 (2022): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.512 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v9i2.53034

Abstract

PENGARUH MEDIA PUZZLE GAMBAR TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS KOSAKATA BAHASA INGGRIS SISWA KELAS III SEKOLAH DASAR Intan Famela; Dian Indihadi; Seni Apriliya
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 1 (2016): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.663 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v3i1.4797

Abstract

Penelitian ini difokuskan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media Puzzle Gambar terhadap keterampilan menulis kosakata bahasa Inggris siswa kelas III Sekolah Dasar. Metode penelitian ini menggunakan pre-eksperimen dengan desain penelitian One Group Pretest Posttest Design. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas III di SDN Mangkubumi Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya. Sedangkan sampel yang digunakan sebanyak 25 orang siswa di kelas IIIA SDN Mangkubumi. Instrumen utama yang digunakan peneliti adalah tes tertulis berupa isian singkat sebanyak 10 soal. Analisis data yang dilakukan adalah analisis kuantitatif dengan menggunakan Microsoft Excel 2010, dan SPSS 16.0 for windows. Temuan penelitian menujukkan hasil belajar siswa dalam menulis kosakata pada pembelajaran bahasa Inggris di kelas IIIA SDN Mangkubumi mengalami peningkatan. Hal ini, dilihat dari skor n-gain sebesar 0,71 dan temasuk dalam kategori tinggi. Data rata-rata skor pretest diperoleh sebesar 2,8 sedangkan rata-rata skor posttest sebesar 8,2.  Hasil uji hipotesis dengan menggunakan Paired Sample T Test menunjukkan adanya perbedaan nilai rata-rata skor pretest dan posttest yaitu sebesar 16,660 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media Puzzle Gambar memberikan pengaruh yang signifikan terhadap keterampilan menulis kosakata bahasa Inggris siswa.
Pengaruh Interactive Learning terhadap Minat Belajar Siswa pada Penjumlahan Operasi Hitung Bilangan Bulat Annisa Dahlia; Oyon Haki Pranata; Yusuf Suryana
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 7, No 4 (2020): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (934 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v7i4.30129

Abstract

Penelitian ini berjudul “Pengaruh Interactive Learning Terhadap Minat Belajar Siswa Pada Penjumlahan Operasi Hitung Bilangan Bulat”. Penelitian ini dilatar belakangi oleh hasil studi pendahuluan peneliti yang dilakukan di Sekolah Dasar. Adapun permasalahan dalam penelitian ini adalah kesulitan belajar dalam matematika khususnya mengenai penjumlahan bilangan bulat masih kurang dipahami oleh siswa karena kurang maksimalnya penggunaan media tentang pengurangan bilangan bulat, sehingga tidak adanya minat siswa untuk belajar matematika. Adapun tujuan yang hendak dicapai adalah pengaruh minat belajar siswa dalam penjumlahan operasi hitung bilangan bulat melalui interactive learning. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode pre-eksperimen dengan teknik pengumpulan data menggunakan angket dan observasi. Sampel penelitian adalah 31 siswa kelas IV SDN Kamulyan Manonjaya, Tasikmalaya. Berdasarkan analisis, hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pra perlakuan  = 7,8065  dan rata-rata pasca perlakuan  = 8,0968 dengan n1 = 31 dan n2 = 31 diperoleh thitung = 1,966. Dengan α = 5% diperoleh ttabel = 1,695. Berdasarkan tabel diperoleh 0,047   0,05, melalui perhitungan dengan menggunakan SPSS diperoleh data thitung ttabel dan p-value   α , maka dapat disimpulkan penolakan terhadap H0. Hal ini menunjukkan bahwa rata-rata hasil angket paska perlakuan lebih tinggi di bandingkan dengan rata-rata hasil angket pra perlakuan, maka dapat dikatakan bahwa interactive learning efektif untuk meningkatkan minat belajar siswa pada penjumlahan operasi hitung bilangan bulat. Hal ini menunjukan bahwa minat belajar siswa dapat ditingkatkan melalui pembelajaran berbasis interactive learning.
Penggunaan Media Cerita Bergambar dalam Penguraian Pesan pada Dongeng di Sekolah Dasar Dilla Nurfadillah; Dian Indihadi
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 4 (2018): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (694.311 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v5i4.13199

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh hasil kajian teori tentang jenis-jenis keterampilan berbahasa. Salah satu aspek keterampilan berbahasa  adalah keterampilan menulis. Keterampilan menulis adalah salah satu keterampilan berbahasa yang cukup sulit jika dibandingkan dengan keterampilan berbahasa lainnya. Kesulitan tersebut menyebabkan kemampuan siswa dalam aspek keterampilan menulis kurang berkembang dan cenderung sulit meningkat termasuk pada materi penguraian pesan pada dongeng. Oleh karena itu dibutuhkan media pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan penguraian pesan pada materi dongeng. Media cerita bergambar adalah cerita dalam bentuk teks narasi atau kata-kata dan gambar-gambar yang menyatu dalam keterpaduan, sehingga ilustrasi tersebut menggambarkan keseluruhan alur narasi atau dongeng yang disajikan. Media cerita bergambar ini dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan penguraian pesan pada dongeng siswa Sekolah Dasar. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana kemampuan penguraian pesan pada dongeng sebelum dan sesudah menggunakan media cerita bergambar serta bagaimana perbandingannya. Tujuan dari penelitian ini yaitu mendeskripsikan: (1) bagaimana kemampuan penguraian pesan pada dongeng sebelum menggunakan media cerita bergambar, (2) bagaimana kemampuan penguraian pesan pada dongeng sesudah menggunakan media cerita bergambar, dan (3) perbandingan kemampuan penguraian pesan pada dongeng sebelum menggunakan media cerita bergambar dan sesudah menggunakan media cerita bergambar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain penelitian Pre-eksperimental Desain tipe One-group Pre-test post-test. penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Cibeureum Kota Tasikmalaya. Hasil penelitian ini adalah adanya peningkatan kemampuan penguraian pesan pada dongeng menggunakan media cerita bergambar dengan nilai signifikansi pre-test dan post-test sebesar 0,000 0,005 maka Ha (hipotesis alternatif) diterima dan H0 (hipoteis nol) ditolak. Dengan demikian penggunaan media cerita bergambar sebagai solusi untuk meningkatkan kemampuan penguraian pesan pada dongeng siswa kelas III Sekolah Dasar.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA KOMIK TERHADAP HASIL MEMBACA PEMAHAMAN DI KELAS V SD NEGERI 2 GUNUNG PERENG KOTA TASIKMALAYA Suci Meidyawati; Rustono WS; Hodidjah Hodidjah
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 2 (2018): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.446 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v5i2.7342

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya nilai Bahasa Indonesia dalam membaca pemahaman dan kurangnya minat siswa dalam membaca karena penggunaan media yang minimal. Sehingga proses pembelajaran siswa cenderung pasif dan kurang termotivasi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, peneliti memberikan salah satu alternatif dengan menggunakan media pembelajaran komik. Karena dengan menggunakan media berbasis komik dapat memotivasi siswa dan pembelajaran akan lebih menyenangkan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana pengaruh penggunaan media komik terhadap hasil membaca pemahaman di kelas V SD Negeri 2 Gunung Pereng Kota Tasikmalaya. Populasi dan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 2 Gunung Pereng Kota Tasikmalaya yang berjumlah 40 orang. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimen dengan desain Pre-Eksperimen Design. Dalam pengumpulan data, teknik yang digunakan yaitu teknik tes berupa soal pilihan ganda. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini berupa analisis data kuantitatif dengan menggunakan bantuan program Microsoft Exel 2007 dan SPSS 18.0. Hasil belajar siswa pada saat pre-test diperoleh jumlah skor 14,5. Sedangkan hasil dari post-test 17,5. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh dari penggunaan media komik terhadap hasil membaca pemahaman siswa kelas V di SD Negeri 2 Gunung Pereng Kota Tasikmalaya. Kata Kunci: Media Komik,hasil membaca pemahamanPenelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya nilai Bahasa Indonesia dalam membaca pemahaman dan kurangnya minat siswa dalam membaca karena penggunaan media yang minimal. Sehingga proses pembelajaran siswa cenderung pasif dan kurang termotivasi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, peneliti memberikan salah satu alternatif dengan menggunakan media pembelajaran komik. Karena dengan menggunakan media berbasis komik dapat memotivasi siswa dan pembelajaran akan lebih menyenangkan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana pengaruh penggunaan media komik terhadap hasil membaca pemahaman di kelas V SD Negeri 2 Gunung Pereng Kota Tasikmalaya. Populasi dan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 2 Gunung Pereng Kota Tasikmalaya yang berjumlah 40 orang. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimen dengan desain Pre-Eksperimen Design. Dalam pengumpulan data, teknik yang digunakan yaitu teknik tes berupa soal pilihan ganda. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini berupa analisis data kuantitatif dengan menggunakan bantuan program Microsoft Exel 2007 dan SPSS 18.0. Hasil belajar siswa pada saat pre-test diperoleh jumlah skor 14,5. Sedangkan hasil dari post-test 17,5. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh dari penggunaan media komik terhadap hasil membaca pemahaman siswa kelas V di SD Negeri 2 Gunung Pereng Kota Tasikmalaya. Kata Kunci: Media Komik,hasil membaca pemahaman

Page 4 of 47 | Total Record : 465