cover
Contact Name
Ghullam Hamdu
Contact Email
ghullamh2012@upi.edu
Phone
+6285294819001
Journal Mail Official
pedadidaktika.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Jalan Dadaha Nomor 18 Kota Tasikmalaya
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Core Subject : Education, Social,
Bahasa SD, Matematika SD, IPA SD, PKN SD, IPS SD, Seni SD, Penjaskes SD, Karakter SD, serta Bimbingan dan Konseling SD
Articles 465 Documents
Analisis Penggunaan Youtube terhadap Pemahaman Peserta didik Belajar IPS Materi Sejarah Zelva Azurra Komering; Sumardi Sumardi
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 9, No 4 (2022): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (901.64 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v9i4.53977

Abstract

PENGEMBANGAN MEDIA HYPERTEXT PADA MATERI SIFAT – SIFAT BANGUN DATAR KELAS V SEKOLAH DASAR Dede Supriyadi; Epon Nur’aeni; Desiani Natalina
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2, No 1 (2015): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.071 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v2i1.5244

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya penggunaan media pada saat pembelajaran, khususnya pada pembelajaran matematika dengan matei geometri bangun datar. Seringkali dikarenakan matematika yang notabene termasuk ilmu yang abstrak, maka proses penyampaian pesan atau materi pembelajaran mengalami gangguan atau gagal sama sekali. Penggunaan media pada pembelajaran matematika penting dilakukan karena selain dapat menjadi perantara antara guru dengan murid sehingga komunikasi penyampaian pesan atau materi terjalin dengan lancar, juga media tersebut setidaknya dapat lebih mengkonkritkan materi yang akan disampaikan. Untuk mengatasi masalah tersebut, peneliti melakukan pengembangan sebuah produk berbasis TIK. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan sebuah media yang dapat digunakan oleh guru dalam proses pembelajaran. Produk yang dikembangkan adalah hypertext dan menjadi pengalaman pertama bagi siswa mendapatkan pembelajaran dengan menggunakan hypertext. Penelitian ini melibatkan 49 orang peserta didik, observer dan tiga orang guru yang berasal dari sekolah yang berbeda. Data dikumpulkan dengan cara wawancara, kuesioner, observasi, dan studi dokumentasi. Uji coba dilakukan dua kali. Pada temuan penelitian, media hypertext yang dikembangkan valid, menarik, dan dapat digunakan. Kevalidan media ditunjukkan dengan hasil validasi para ahli. Temuan lain juga menunjukkan bahwa penelitian ini menjalani sepuluh tahapan dan dari hasil dari dua kali uji coba, terdapat peningkatan persentase dari aspek pemahaman siswa, perhatian siswa terhadap media, materi menjadi lebih mudah untuk dipahami dan performa media dalam pembelajaran.
Pemanfaatan 33 Cerita Fabel Islam sebagai Bahan Ajar Senam Fantasi pada Pembelajaran Olahraga dan Kesehatan Sifa Nadia Fitri; Lutfi Nur; E Kosasih
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 8, No 2 (2021): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.176 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v8i2.35947

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh masih sedikinya penelitian sastra anak salah satunya Cerita Fabel Islam sebagai bahan ajar senam fantasi dan masih sedikitnya bahan ajar senam fantasi di SDN Sawahlega 02. Penelitian ini secara khusus dibuat dengan merumuskan masalah tentang relevansi 33 Cerita Fabel Islam dengan materi senam fantasi dan pemanfaatan 33 Cerita Fabel Islam sebagai bahan ajar senam fantasi pada mata pelajaran olahraga dan kesehatan di SDN Sawahlega 02. Untuk memperoleh data di dalam 33 Cerita Fabel Islam dalam lingkup rumusan masalah, tujuan, dan manfaat penelitian, peneliti tentu harus menggunakan metode penelitian tertentu. Metode penelitian ini menggunakan metode analisis konten melalui pendekatan kualitatif. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini yaitu pedoman kartu data dan pedoman wawancara. Hasil analisis 33 Cerita Fabel Islam menunjukan bahwa Cerita Fabel Islam memiliki relevansi dengan materi senam fantasi dan memiliki manfaat untuk  memudahan guru menyampaikan materi pembelajaran terutama materi senam fantasi, memudahkan anak memahami materi yang ada di dalam isi cerita fabel. Selajutnya, membantu perkembangan imajinasi anak serta membantu motorik anak ketika malaksanakann senam fantasi. Dengan demikian Cerita Fabel Islam dapat dijadikan sebagai bahan ajar senam fantasi pada pembelajaran olahraga dan kesehatan di sekolah dasar salah satunya di SDN Sawahlega 02.
Model Pendidikan Nilai dan Karakter di Sekolah Sahrona Harahap; Warlim Isya
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 7, No 1 (2020): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v7i1.26326

Abstract

Model adalah suatu konsep kegiatan yang akan dilakukan, agar memnihu hasil yang maksimal. Begitupun dalam pelaksanaan pendidikan nilai dan karakter membutuhkan model yang tepat dalam mengaplikasikan kepada peserta didik. Pendidikan nilai adalah keseluruhan dimensi pendidikan yang dilakukan melalui pengembangan baik dalam kegiatan kurikulum maupun ekstrakurikuler dan seluruh kegiatan belajar dan mengajar yang dikatakan sebagai upaya penanaman nilai dan karakter. Hal ini dilakukan agar mendapatkan hasil yang maksimal. Dalam penelitian ini menjelaskan bagaimana implentasi pendidikan nilai dan karakter serta model yang tepat dalam pelaksanaan pendidikan nilai dan karakter. Penelititian ini dilakukan secara studi literatur atau menjawab permasalahan model pendidikan nilai dan karakter di sekolah melalui hasil kajian dari berbagai penelitian yang mendukung.
Lembar Kerja Siswa Berbasis Outdoor Learning di Sekolah Dasar Sandi Wahyuni; Oyon Haki Pranata; Akhmad Nugraha
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4, No 1 (2017): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (778.246 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v4i1.7239

Abstract

Pengembangan lembar kerja siswa (LKS) ini dilatar belakangi dari anggapan guru bahwa lembar kerja siswa adalah kumpulan soal evaluasi yang dikerjakan oleh siswa. Salah satu karakteristik pembelajaran tematik yaitu pembelajaran harus dapat memberikan pengalaman langsung menjadi latar belakang dalam pengembangan lembar kerja siswa berbasis outdoor learning. Outdoor learning membantu siswa dalam meningkatkan pemahaman melalui pengalaman sendiri sehingga pembelajaran lebih bermakna. Penelitian ini menggunakan metode Design Based Research yang digunakan untuk menghasilkan lembar kerja siswa berbasis outdoor learning. Produk lembar kerja siswa berbasis outdoor learning ini dirancang untuk dua kali pertemuan. Pertemuan pertama mencakup mata pelajaran Bahasa Indonesia, Ilmu Pengetahuan Alam dan Ilmu Pengetahuan Sosial. Pertemuan kedua mencakup mata pelajaran Bahasa Indonesia, Ilmu Pengetahuan Alam dan Seni Budaya dan Prakarya. Rancangan lembar kerja siswa berbasis outdoor learning ini divalidasi oleh tiga ahli. Setelah divalidasi tiga ahli dan direvisi kekurangannya, kemudian dilakukukan uji coba sebanyak dua kali. Pada uji coba pertama dan kedua, rata-rata 98.75% siswa menyatakan penggunaan lembar kerja siswa membantu mereka dalam memahami materi. Pada uji coba pertama, hasil analisis lembar kerja siswa terhadap kesesuaian jawaban yakni 86.41%. Pada uji coba kedua, hasil analisis lembar kerja siswa terhadap kesesuaian jawaban yakni 98.71%. Lembar Kerja Siswa pada uji coba 2 kemudian direvisi menjadi produk akhir lembar kerja siswa berbasis outdoor learning.
Analisis Konten Video Pembelajaran Materi Formulir Kelas VI SD dalam Aplikasi Ruangguru Rani Nuraeni; Seni Apriliya; Resa Respati
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 6, No 2 (2019): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v6i2.54088

Abstract

PENGEMBANGAN DESAIN PEMBELAJARAN PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN BILANGAN BULAT BERDASARKAN MISKONSEPSI SISWA Desy Andini; Karlimah Karlimah; Momoh Halimah
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2, No 2 (2015): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.975 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v2i2.5865

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya miskonsepsi siswa tentang konsep bilangan bulat serta operasi penjumlahan dan pengurangannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan desain pembelajaran konsep penjumlahan dan pengurangan yang dapat mengatasi miskonsepsi siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian desain didaktis (Didactical Design Research). Lokasi tempat dilaksankannya penelitian yaitu di SD Negeri Sindaggalih dan SD Negeri 5 Sukamenak yang berada di Kota Tasikmalaya. Teknik pengumpulan data dalam penelitian dilakukan dengan cara melaksanakan uji instrumen miskonsepsi, implementasi desain didaktis, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian adalah suatu desain didaktis alternatif yang dapat digunakan dalam pembelajaran matematika sekolah dasar pada materi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat.
Pengaruh Penggunaan Media Lagu Anak terhadap Perkembangan Kognitif Siswa Sekolah Dasar Ayu Shinta Bella; Resa Respati; Karlimah Karlimah
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 8, No 3 (2021): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (778.451 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v8i3.39232

Abstract

Lagu menjadi media perantara setiap orang dalam berekspresi atau menuangkan perasaannya. Kajian ini bertujuan untuk mengkaji terkait pengaruh penggunaan media lagu anak terhadap perkembangan kognitif siswa sekolah dasar. Dalam pembelajaran seni musik di sekolah dasar, pembelajaran belangsung dengan menggunakan media lagu. Salah satunya adalah dengan mengenalkan lagu-lagu anak. Lagu anak dipandang sebagai lagu yang diciptakan secara khusus untuk anak-anak. Pembelajaran yang disampaikan melalui media lagu mampu mengembangkan pola pikir anak yang didapatkan dari lagu-lagu yang dinyanyikan dengan realitas kehidupan. Dalam teori kognitif, hal ini melibatkan antara stimulus dan respon dalam pembelajaran yang menitikberatkan pada proses berpikir siswa. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian in yaitu studi literatur. Data yang diperoleh dilakukan analisis dari hasil temuan jurnal, artikel ilmiah, literature review yang berisi tentang rancangan yang akan di teliti, lalu menyusun hasil temuan yang telah di review. Hasil dari kajian ini menunjukkan bahwa lagu anak memiliki pengaruh terhadap perkembangan kognitif siswa sekolah dasar yaitu meliputi (1) meningkatkan daya ingat anak, (2) meningkatkan konsentrasi belajar, (3) menambah motivasi belajar siswa, dan (4) meningkatkan imajinasi siswa
Kajian tentang Komunikasi Orang Tua dalam Pendidikan Seks untuk Anak Sekolah Dasar Nisa Syarifatul Insiyah; Syarip Hidayat
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 7, No 2 (2020): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v7i2.25342

Abstract

Pendidikan seks penting diberikan kepada setiap manusia, terutama anak. Pendidikan seks bertujuan untuk memberikan anak pemahaman akan segala sesuatu yang berhubungan dengan seksualitas dalam dirinya, agar ia bisa menjalani kehidupan bermasyarakat sesuai dengan pemahaman yang baik dan benar berdasarkan ilmu pengetahuan yang dipelajarinya. Dalam penerapan pendidikan seks untuk anak, khususnya anak sekolah Dasar (SD) dibutuhkan komunikasi yang baik. Komunikasi yang digunakan yaitu komikasi intrerpersonal, komunikasi interpersonal ini membutuhkan unsur keterbukaan antara komunikan dan komunikator dalam proses komunikasinya. Komunikasi yang baik antara anak dan orang tua sangat mendukung keberhasilan dari pendidikan seks. Komunikasi yang digunakan harus ditekankan kepada 3 aspek penting, yaitu dari segi bahasa yang digunakan, keterbukaan informasi yang disampaikan, dan kedekatan personal antara anak dan orang tua. Dengan menekankan pendidikan seks pada 3 aspek tersebut, diharapkan dapat meminimalisir kemungkinan hambatan yang ada dalam pelaksanaan pendidikan seks. Hambatan yang sering muncul dari pelaksanaan pendidikan seks yaitu permasalah komunikasi yang disampaikan oleh orang tua yang kurang jelas, adanya anggapan tidak pantas disampaikan dan dibahas secara terbuka, adanya rasa malu untuk membahas hal seksualitas secara terbuka, dan adanya persepsi bahwa pendidikan agama bisa menggantikan pendidikan seks.
Pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw terhadap Hasil Belajar IPS Siswa Kelas IV di Sekolah Dasar Rina Rismawati; Rustono WS; Akhmad Nugraha
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4, No 2 (2017): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.907 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v4i2.7425

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw terhadap hasil belajar IPS siswa kelas IV di Sekolah Dasar. Penelitian ini dilatarbelakangi karena pada zaman sekarang ini masih ada sekolah yang menggunakan metode ceramah dimana pembelajaran hanya terpusat pada guru. Pada awal pembelajaran siswa tampak bersemangat namun setelah memasuki kegiatan inti siswa terlihat bosan dan mengantuk sehingga hasil belajar siswa pun tidak optimal.Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen semu (Quasi Experimental), sedangkan desain penelitiannya menggunakan  Nonequivalent Control Group Design. Variabel penelitian ini terdiri dari variabel bebas yaitu penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dan variabel terikat yaitu hasil belajar IPS siwa kelas IV di Sekolah Dasar. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SDN Langensari dan SDN Giriwangi Taraju Kabupaten Tasikmalaya. Teknik pengambilan data menggunakan metode wawancara tidak terstruktur, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji-t, yang sebelumnya telah diketahui normalitas dan homogenitasnya.Pada kelompok ekperiemn yaitu kelas IV SDN Langensari diperoleh rata-rata nilai pre tes sebesar 42,5 dan rata-rata nilai pos tes sebesar 78,40. Pada kelompok kontrol yaitu kelas IV SDN Giriwangi diperoleh rata-rata nilai pre tes sebesar 45,76 dan rata-rata nilai pos tes sebesar 60. Hasil uji hipotesis menunjukan bahwa nilai signifikansi 0,003 0,05. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw lebih baik dari pembelajaran dengan menggunakan metode ceramah.

Page 6 of 47 | Total Record : 465