cover
Contact Name
I Wayan Suky Luxiana
Contact Email
info.ppjunwar02@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
info.jurnalcsj@gmail.com
Editorial Address
Editorial Office of Community Services Journal (CSJ) Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa Jl. Terompong 24 Tanjung Bungkak Denpasar, Tel/Fax: (0361) 223858, 081547397113/(0361) 235073 Email: info.jurnalcsj@gmail.com
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Community Services Journal (CSJ)
Published by Universitas Warmadewa
ISSN : 26549360     EISSN : 26549379     DOI : https://doi.org/10.22225/csj
Core Subject : Social,
Community Service Journal (CSJ) is published by the community service department, Universitas Warmadewa. The main aim of this journal is to publish original articles based on the latest knowledge, research, and applied research as well as the latest scientific developments in Community Services, People, Local Food Security, Training, Marketing, Appropriate Technology, Design, Community Empowerment, Social Access, Student Community Services, Border Region, Less Developed Region, Education for Sustainable Development. This journal is open to academics, graduate and postgraduate students, practitioners, and individuals who have an interest in community services issues. This journal is published 2 times a year in June and December. The language used in this journal is Bahasa Indonesia.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 1 (2025)" : 10 Documents clear
PKM Upaya Peningkatan Keselamatan Pelayaran Bagi Nelayan di Desa Tasikagung, Kecamatan Rembang, Kabupaten Rembang, Provinsi Jawa Tengah Hermawan Gatot Priyadi Hermawan; Diding Sudira Efendi; M. Marsono; K. Karyoto; Andi Irawan; Fajar Hermawan; Muhammad Nur Misuari; Budi Satriyanto; Nunik Mulyandari; Tusana Nurul Safaah; Ayu Rizki Amalia; W. Wijatmika; Agung Doni Anggoro; F. Fatahuddin
Community Service Journal (CSJ) Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/csj.8.1.2025.13-20

Abstract

Masalah keselamatan pelayaran masih menjadi tantangan utama bagi nelayan tradisional di Indonesia. Minimnya pemahaman prosedur keselamatan serta keterbatasan alat pelindung diri menyebabkan tingginya risiko kecelakaan di laut. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Desa Tasikagung, Kabupaten Rembang, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran nelayan terkait keselamatan kerja saat melaut. Pelatihan dilakukan selama dua hari dengan pendekatan partisipatif kepada 25 peserta, mencakup materi Peraturan Pencegahan Tubrukan di Laut (COLREGs), Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), serta simulasi penggunaan alat keselamatan. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman peserta, dari rata-rata skor 44,2 menjadi 83,6. Sebagai bentuk dukungan nyata, diberikan bantuan alat keselamatan berupa pelampung dan perlengkapan darurat. Respons peserta terhadap kegiatan sangat positif, baik dari sisi materi maupun fasilitas. Kegiatan ini membuktikan bahwa penggabungan antara edukasi praktis dan penyediaan alat keselamatan mampu membentuk perilaku kerja yang lebih aman. Diperlukan dukungan lintas sektor agar budaya keselamatan dapat tertanam secara berkelanjutan di kalangan nelayan.
Growing Together, Empowering Together: Building Food Security from the Village Putu Indah Budi Apsari; Mirah Sastradiyadnya Suwitra
Community Service Journal (CSJ) Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/csj.8.1.2025.33-37

Abstract

Food issues are quite complex and complicated in society. People spend 70% of their income to meet food needs. Through the KKN-PMM Warmadewa University in Sibang Gede Village, we raised this issue to be targeted in the village food security system strengthening program. Our purpose hoped that this food security program will produce healthy food sources for the community. The activities carried out include planting long bean seedlings and raising catfish. The results of this community service have produced long bean plants 10 cm tall and 48 catfish. The sustainability of this program will be monitored by the village team. The long beans will be raised by the local community and the catfish will be given to the underprivileged.
PKM Pemberdayaan Kelompok Ternak Sapi Selulung Jagaditha Di Desa Selulung, Kintamani - Bangli I Wayan Kartana; I Made Wianto Putra; AA Bagus Amlayasa; Yan Tonga
Community Service Journal (CSJ) Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/csj.8.1.2025.1-12

Abstract

Permasalahan yang muncul Petani sering kelebihan rumput gajah pada musim hujan dan kekurangan bahan pakan ternak pada musim kemarau. Belum dimanfaatkannya limbah kulit kopi, sebagai alternatif pakan ternak. Berdasarkan permasalahan tersebut Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) mencoba mengimplementasikan hasil riset Sudita et.al (2023) menemukan fermentasi limbah kulit kopi sebagai pakan tambahan dapat meningkatkan bobot kambing secara signifikan sampai 15%. Mengingat Kambing memiliki karakteristik yang sama dengan ternak sapi sebagai ternak ruminansia, maka pemberian kulit kopi fermentasi untuk ternak Sapi juga dapat meningkatkan bobot badan dibandingkan hanya diberikan pakan rumput saja. Berdasarkan permasalahan pada Mitra dan hasil penelitian tersebut Tim PkM Unwar mendatangkan Peneliti fermentasi limbah kulit kopi Dr. Ir Dewa Nyoman Sudita, MP., untuk memberikan pelatihan pembuatan fermentasi limbah kulit kopi dan rumput gajah. Mitra juga diberikan pelatihan perhitungan biaya produksi fermentasi rumput gajah. Pelatihan tersebut berhasil membuat fermentasi limbah kulit kopi untuk pakan ternak 15 kg dan 30 kg fermentasi rumput gajah. Besarnya biaya produksi untuk menghasilkan 30 kg fermentasi rumput gajah terdiri dari biaya bahan baku Rp28.750, biaya tenaga kerja langsung Rp 25.000 dan biaya overhead pabrik Rp2.485. Jadi total biaya produksi untuk menghasilkan 30 kg fermentasi rumput gajah Rp56.235 sehingga biaya produki per kg Rp1.875. Informasi biaya produksi ini sangat penting karena bisa sebagai input untuk menentukan harga jual pakan ternak, menentukan anggaran untuk memproduksi pakan ternak dan dapat digunakan untuk menentukan biaya pemeliharaan ternak sapi.
PKM Pendampingan Penyusunan Peraturan Desa Pengelolaan Usaha Wisata di Desa Apuan Kecamatan Susut Kabupaten Bangli Ida Ayu Putu Widiati; Ni Made Puspasutari Ujianti; Kadek Nadya Pramita Sari; Ni Putu Laksmi Krisnina Maharani; Ida Ayu Kartika Indrawan
Community Service Journal (CSJ) Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/csj.8.1.2025.38-46

Abstract

Desa Adat dan Pemerintah Desa sama-sama memiliki kewenangan untuk mengelola daya tarik wisata, yang dalam pelaksanaannya dijalankan oleh BUPDA untuk Desa Adat dan BUM Desa untuk Pemerintah Desa. Desa Adat Apuan bekerjasama dengan Pemerintah Desa Apuan dalam pengelolaan daya tarik wisata yang dalam pelaksanaannya melibatkan BUM Desa Dharma Abadi Apuan, namunĀ  belum memiliki payung hukum berupa Peraturan Desa sebagai dasar legalitas dalam pengelolaan daya tarik wisata. Tujuan dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat adalah memberikan pendampingan penyusuanan Rancangan Peraturan Desa Pengelolaan Usaha Wisata Di Desa Apuan Kecamatan Susut Kabupaten Bangli sebagai dasar yuridis BUM Desa dalam pengelolaan daya tarik wisata, serta pengkajian terhadap Perjanjian kerjasama ditinjau dari Pasal 1320 KUHPerdata. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa kerjasama antara Desa Adat Apuan dengan Pemerintah Desa Apuan merupakan suatu bentuk sinergitas pengelolaan daya tarik wisata dalam rangka pengembangan wisata desa. Rancangan Peraturan Desa Pengelolaan Usaha Wisata disusun tidak hanya untuk menjawab kebutuhan hukum tetapi juga diperlukan untuk mengatur seluruh daya tarik wisata sesuai dengan potensi yang dimiliki agar pengelolaan dan pengembangan daya tarik wisata di Desa Apuan berjalan efektif. Perjanjian kerjasama yang disusun haruslah mencerminkan keadilan sesuai dengan kontribusi dari para pihak dan agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Apuan.
Revitalisasi Warisan Budaya Tak Benda di Desa Heritage Gelgel, Bali: Kolaborasi Seni Budaya, Sastra, dan Teknologi Digital I Made Mardika; I Made Suwitra; Putu Yudi Prabhadika
Community Service Journal (CSJ) Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/csj.8.1.2025.21-25

Abstract

Warisan budaya tak benda (WBTb) di Indonesia menghadapi tantangan signifikan di era modernisasi dan globalisasi, yang berpotensi mengikis eksistensinya dan menyebabkan hilangnya identitas kultural. Banyak dari warisan ini, yang merupakan identitas dan kekayaan bangsa, berisiko mengalami kepunahan jika tidak ada upaya pelestarian yang sistematis dan berkelanjutan. Penelitian ini akan memaparkan metodologi, hasil, pembahasan, serta simpulan dan tindak lanjut dari program PKM ini sebagai studi kasus dalam upaya pelestarian budaya berbasis komunitas dan teknologi. telah berhasil mencapai tujuannya dalam merevitalisasi seni lukis Wayang Kamasan, digitalisasi lontar, dan pelestarian seni tari Wayang Wong. Luaran yang dicapai meliputi peningkatan keterampilan 12 anak dalam seni lukis dengan produk godibag inovatif, digitalisasi tiga cakep lontar yang penting, serta regenerasi 16 penari muda Wayang Wong. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa pendekatan kolaboratif antara komunitas, seniman, dan teknologi digital adalah strategi efektif untuk melestarikan dan mengembangkan warisan budaya tak benda di tengah tantangan modernisasi. Program ini tidak hanya menghasilkan produk fisik dan digital, tetapi juga meningkatkan kesadaran, partisipasi, dan kapasitas masyarakat lokal dalam menjaga identitas budaya mereka.
Pendampingan Penyusunan Peraturan Desa Tentang Pungutan Desa Yang Adil dan Transparan di Desa Apuan Bangli Ni Made Puspasutari Ujianti; Ida Ayu Putu Widiati; A.A Gede Ananta Wijaya Sahadewa; I G. A. Intan Saputra Rini; Ni Putu Laksmi Krisnina Maharani; Dewa Gede Agung Semarabawa
Community Service Journal (CSJ) Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/csj.8.1.2025.26-32

Abstract

Penyusunan Peraturan Desa (Perdes) mengenai pungutan desa merupakan langkah strategis dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, dan berkeadilan. Desa Apuan, Susut, Bangli, menghadapi tantangan dalam merumuskan regulasi yang mampu mengakomodasi kebutuhan pendapatan desa sekaligus menjaga kepentingan masyarakat. Kegiatan pendampingan penyusunan Perdes ini bertujuan untuk memberikan fasilitasi teknis, meningkatkan kapasitas aparatur desa, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam proses perumusan regulasi pungutan desa. Metode yang digunakan meliputi identifikasi permasalahan, analisis regulasi terkait, diskusi kelompok terarah, serta FGD dalam penyusunan draf Perdes. Hasil pendampingan menunjukkan bahwa keterlibatan multi pihak, terutama pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan masyarakat, mampu menghasilkan rancangan Perdes yang lebih sistematis, adil, dan transparan. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya memperkuat aspek regulasi, tetapi juga meningkatkan kesadaran hukum dan partisipasi warga dalam tata kelola desa.
Penguatan TPS 3R Sapuh Jagat Desa Gulingan - Badung Sebagai Wahana Edukasi Lingkungan Berbasis Ekowisata I Ketut Subagia; I Nyoman Muliana; A. A. Sagung Putri Risa Andriani
Community Service Journal (CSJ) Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/csj.8.1.2025.47-55

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini merupakan program interdisipliner dua bidang disiplin ilmu yakni agroteknologi dan sastra Inggris untuk mengembangkan usaha ekowisata di Desa Gulingan, Kecamatan Mengwi, Badung. Dari potensi yang dimiliki, pengembangan ekowisata di Desa Gulingan itu tampak masih terkendala masalah sampah dan kemampuan bahasa Inggris. Untuk itu, program PKM ini dirangncang dengan tema Penguatan TPS 3R Sapuh Jagat Desa Gulingan sebagai wahana edukasi lingkungan berbasis ekowisata. Kegiatan yang dilakukan adalah ceramah tentang cara penanganan sampah, pembentukan lembaga edukasi, dan pelatihan bahasa Inggris dengan tujuan para pengelola TPS 3R Sapuh Jagat memiliki pengetahuan dan kemampuan baku tentang pengelolaan sampah dan bahasa Inggris yang cukup untuk mendukung pengelolaan TPS 3R Sapuh Jagat sebagai tempat edukasi lingkungan berbasis ekowisata.
Mengatasi Ancaman Tersembunyi: Strategi KKN-PMM Warmadewa Melalui Program Pelita Untuk Melindungi Remaja Dari Seks Berisiko Dan Dampak Psikologisnya Ni Putu Diah Witari; Putu Indah Budi Apsari; Fransiscus Fiano Anthony; Ni Luh Gede Intan Prasetyaning Mas; Ferrini Ratu Sandha
Community Service Journal (CSJ) Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/csj.8.1.2025.56-61

Abstract

Program PELITA (Pelindung Remaja dari Seks Berisiko dan Trauma Mental) merupakan inisiatif edukasi kesehatan reproduksi dan kesehatan mental yang dilaksanakan di SMP Negeri 1 Kerambitan, Kabupaten Tabanan, Bali. Latar belakang program muncul dari tingginya prevalensi kehamilan tidak diinginkan, infeksi menular seksual (IMS), dan gangguan kesehatan mental di kalangan remaja, yang disebabkan oleh kurangnya akses informasi, stigma sosial, serta lingkungan yang belum terbuka untuk membahas isu-isu sensitif. Metodologi yang digunakan meliputi tahap observasi, persiapan materi, pelaksanaan kegiatan interaktif, dan evaluasi hasil. Materi mencakup pubertas, fungsi organ reproduksi, pencegahan IMS, serta aspek psikologis seperti kesehatan mental dan keterampilan komunikasi asertif. Kegiatan melibatkan 64 siswa kelas 9 dengan metode diskusi, simulasi penolakan tekanan, tayangan video edukasi, dan pre-post test lisan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan remaja, disertai tingkat partisipasi dan kepuasan yang tinggi. Banyak peserta menyatakan keberanian untuk lebih terbuka membahas isu remaja dan bertekad menjaga kesehatan dirinya sendiri. Dalam pembahasan, program diakui efektif dalam konteks lokal yang sebelumnya tertutup, dan direkomendasikan untuk diulang secara tahunan dan diintegrasikan ke dalam kurikulum sekolah. Dukungan dari guru, orang tua, serta pemerintah desa menjadi kunci keberlanjutan. Secara keseluruhan, PELITA bukan hanya program edukasi, tetapi gerakan transformasi sosial yang menghasilkan generasi remaja yang lebih sadar, berani, dan sehat secara fisik maupun mental.
PKM PEMBERDAYAAN KELOMPOK PEDAGANG PASAR SUKAWATI , DESA SUKAWATI, GIANYAR Putu Gede Wisnu Permana Kawisana; Nengah Ganawati; Ni Kd Sioaji Yamawati
Community Service Journal (CSJ) Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/csj.8.1.2025.62-67

Abstract

Pasar Sukawati merupakan salah satu pusat perdagangan tradisional yang memiliki peran penting dalam perekonomian lokal, khususnya di Kabupaten Gianyar, Bali. Pasar ini menjadi tempat utama bagi pedagang kecil dan menengah untuk memasarkan berbagai produk, termasuk kerajinan tangan, pakaian tradisional, serta hasil pertanian lokal. Namun, di tengah perkembangan zaman dan meningkatnya persaingan dengan pasar modern serta e-commerce, pedagang di Pasar Sukawati menghadapi berbagai tantangan yang mengancam keberlangsungan usaha mereka.Beberapa permasalahan utama yang dihadapi oleh para pedagang di Pasar Sukawati meliputi keterbatasan akses terhadap modal usaha, rendahnya pemahaman akan strategi pemasaran digital, serta kurangnya keterampilan manajemen usaha yang efisien. Selain itu, pandemi COVID-19 yang melanda beberapa tahun terakhir juga memberikan dampak signifikan terhadap jumlah kunjungan wisatawan dan daya beli masyarakat, sehingga memperburuk kondisi ekonomi para pedagang.Salah satu Mitra PKM yaitu Kelompok Pedagang Pasar Sukawati memiliki permasalahan sepertipencatatan keuangan yang masih kurang, tidak bisa membuat laporan keuangan sederhana, dan system pemasaran yang masih bersifat konvensional. Solusi yang dapat ditawarkan oleh tim pkm meliputi, pelatihan pencatatan transaksi keuangan dan kas harian , penyusunan laporan keuangan digital, sosialisais media pemasaran digital, serta menyediakan sarana prasarana pendukung aktivitas operasional.
Mewujudkan SDGS Ketiga Melalui Bakti Sosial Pemeriksaan Kesehatan dan Pengobatan Gratis di Lingkungan Desa Sidan Putu Agus Sukarna; Agung Priyastana; Saraswati Laksmi Dewi; Made Murtini
Community Service Journal (CSJ) Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/csj.8.1.2025.68-73

Abstract

Kesehatan merupakan kebutuhan dasar setiap individu. Pemeriksaan kesehatan secara rutin sangat penting untuk mendeteksi dini berbagai penyakit dan mencegah komplikasi lebih lanjut. Demam berdarah, japanese ensefalitis, tuberkulosis, diare, COVD-19 masih menjadi masalah kesehatan global. Kementerian Kesehatan Indonesia menunjukkan bahwa penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes melitus, peyakit ginjal kronis dan penyakit jantung kini menjadi penyebab utama kematian di Indonesia. Melihat pentingnya hal tersebut, kami berinisiatif untuk mengadakan program pemeriksaan kesehatan gratis sebagai upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya hidup sehat dan deteksi dini penyakit. pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis dilakukan di Desa Sidan, Gianyar dengan tujuan meningkatkan kesadaran akan pentingnya hidup sehat dan deteksi dini penyakit. Program ini meluputi pelayanan pemeriksaan dan pengobatan gratis bagi masyarakat yang membutuhkan. Dalam program ini juga memberikan penyuluhan mengenai gizi, kesehatan, serta infeksi. Secara keseluruhan, kegiatan bakti sosial ini berhasil mencapai tujuan yang telah ditetapkan dan kegiatan ini diharapkan menjadi model bagi kegiatan serupa di daerah lain, dengan penekanan pada pentingnya deteksi dini, edukasi kesehatan, dan pencegahan penyakit.

Page 1 of 1 | Total Record : 10