cover
Contact Name
Putri Hana Pebriana
Contact Email
putripebriana99@gmail.com
Phone
+6285321149444
Journal Mail Official
putripebriana99@gmail.com
Editorial Address
https://j-innovative.org/index.php/Innovative/EditorialTeam
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Innovative: Journal Of Social Science Research
ISSN : 28074246     EISSN : 28074238     DOI : https://doi.org/10.31004
Innovative: Journal Of Social Science Research is a journal managed by Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai which bridges researchers to publish research results in all scientific fields (multidiscipline). This includes the fields of education, health, law, economics, IT (Informatics Engineering), Civil Engineering, Electrical Engineering, Mechanical Engineering, Fisheries, Agriculture, Social Humanities and other fields of science. Journal registered E-ISSN 2807-4238 and P-ISSN 2807-4246
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 14,096 Documents
Karawo: Simbol Identitas Budaya Gorontalo Sri Lusiana M. Laisa; Moh. Imron Rosidi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.1321

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui lebih dalam tentang tradisi Karawo Gorontalo. Kerawang atau karawo merupakan kain tradisional khas Gorontalo. Karawo berasal dari Bahasa Gorontalo yang berarti sulaman tangan. Seni yang membuat karawo disebut mokarawo. Kesenian ini diwariskan secara turun temurun sejak kemenangan kerajaan Gorontalo. Keindahan motif dengan cara penanganan yang unik dengan kualitas yang baik untuk membuat karawo sangat berharga. Langkah-langkah dalam pembuatan sulaman karawo terdiri dari tiga tahap yaitu: pemotongan, penyulaman dan penyelesaian. Dibutuhkan 10 hari untuk produk bordir dengan pola besar. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seni karawo merupakan tradisi yang sudah melekat pada Masyarakat Gorontalo. Tradisi karawo memiliki nilai-nilai pendidikan karakter dan budaya seperti keindahan, kebersamaan, kepercayaan dan kreativitas.
Nyanyian Baode: Alternatif Sumber Belajar IPS Dion Marselo Koano; Ismaul Fitroh
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.1325

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pemanfaatan Nyanyian Baode sebagai alternatif sumber belajar IPS. Nyanyian Baode merupakan syair atau puisi yang mengungkapkan pesan moral dan nasihat yang mengandung kesedihan yang dituturkan dengan tempo yang berbeda. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu studi literatur dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nyanyian Baode memiliki nilai-nilai karakter luhur yang dijadikan sebagai standar berperilaku antar sesama manusia. Oleh karena itu, nilai-nilai karakter yang terkandung dalam Nyanyian Baode sangat relavan dan dapat dijadikan sebagai sumber belajar IPS agar bisa dipelajari oleh siswa sebagai generasi selanjutnya.
Pengembangan Modul Ajar Mata Pelajaran IPAS Dalam Kurikulum Merdeka Pada Kelas IV Sekolah Dasar M. Anggrayni; Sonia Yulia Friska; Eny Retnawati
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.1365

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul ajar mata pelajara IPAS dalam kurikulum merdeka. Karena modul ajar ini dapat membantu dan mempermudah guru dalam proses pembelajaran. Rancangan penelitian yang digunakan penelitian dan pengembangan (R&D) yang bertujuan untuk menghasilkan suatu produk baru dari hasil pengembangan. Model pengembangan yang digunakan adalah ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation), pengembangan modul ajar meliputi analisis kebutuhan, analisis karakteristik peserta didik, analisis modul ajar dan analisis materi. Kemudian melalui uji validitas oleh ahli (isi, kegrafikaan, Bahasa) dan uji praktikalitas (guru kelas IV, kepala sekolah, dan guru penggerak). Hasil dari uji validitas diperoleh rata-rata 83,98% kategori sangat valid, sedangkan uji praktikalitas memperoleh rata-rata 92,85% kategori sangat praktis
Pengaruh Model Pembelajaran Meaningful Instructional Design (MID) Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Pada Materi Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel Apriani Apriani; Nindy Citroresmi Prihatiningtyas; Nurul Husna
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.1378

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran MID terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada materi sistem persamaan linear tiga variabel. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 5 Singkawang. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan metode penelitia eksperimen. Desain penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperimental Design dengan bentuk Posttest Only Control Design. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling. Adapun sampel yang dipilih terdiri dari dua kelas yaitu kelas X IPA sebagai kelas eksperimen dan kelas X IPS sebagai kelas kontrol. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) Terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa antara kelas yang diberikan model pembelajaran MID dengan kelas yag diberikan model pembelajaran langsung pada materi sistem persamaan linear tiga variabel dengan nilai rata-rata skor dari kedua soal post-test pada kelas eksperimen adalah 88 pada kelas kontrol adalah 77; (2) Model Pembelajaran MID memiliki pengaruh yang sangat tinggi yaitu Effect Size = 1,12 terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada materi sistem persamaan linear tiga variabel; (3) Aktivitas belajar siswa yang diajarkan model MID sangat aktif dengan rata-rata 81%; (4) Keterlaksanaan model pembelajaran MID terlaksana dengan sangat baik dengan rata-rata 92%.
Rancang Bangun Sistem Informasi Surat Menyurat Di Desa Pilang Sragen Berbasis Web(Studi Kasus Surat Pengantar Nikah) Oktaviyana Dwi Hendra Jati; Agustina Srirahayu; Joni Maulindar
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.1410

Abstract

Surat menyurat ialah salah satu jenis pelayanan terpenting di Kantor Desa Pilang Sragen. Terdapat beberapa jenis surat yang biasa dilayani di Kantor Desa Pilang Sragen yakni surat keterangan usaha, surat permohonan KTP, surat kelahiran, surat kematian, surat keterangan duda, surat keterangan janda dan surat pengantar nikah. Pada proses surat menyurat khususnya surat pengantar nikah ini terdapat beberapa kendala seperti sistemnya masih konvensional yakni pemohon surat harus datang ke Kantor Desa Pilang Sragen untuk mengetahui prosedur layanan, tidak jarang pemohon masih belum melengkapi syarat dalam pembuatan surat, lalu belum adanya sistem informasi untuk memantau progres peyelesaian surat pengantar nikah. Oleh karenanya perlu adanya rancang bangun sistem informasi surat menyurat di Desa Pilang Sragen berbasis web khususnya surat pengantar nikah. Sistem ini dibuat menggunakan bahasa pemograman PHP dan dalam pengujiannya sistem ini menggunakan metode black box testing. Kata Kunci: Black Box Testing, Sistem Informasi, Surat Menyurat.
Penerapan Model Problem Base Learning Berbantu “Canva” Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas II SDN Gajahmungkur 04 Rezza Aldi Ferdiansa; Noor Miyono; Fine Reffiane; Ganis Suprihatin
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.1439

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar menggunakan model pembelajaran Problem Base Learning (PBL) berbantu Canva untuk mempermudah peserta didik dalam memecahkan masalah yang telah diberikan oleh guru. ditinjau dari perbandingan rata-rata hasil belajar. Penelitian dilaksanakan di kelas 2 SDN Gajahmungkur 04 dengan jumlah peserta didik 17 peserta didik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan teknik analisis data penelitian menggunkan deskriftif kuantitatif. Metode pengumpulan menggunakan metode dokumentasi dan metode hasil tes dari nilai dalam tiga siklus pembelajaran. Dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terbukti mampu meningkatkan hasil belajar peserta dilihat dari adanya peningkatan persentase ketuntasan hasil belajar peserta didik pada batas KKM yaitu 75. Sebelum diterapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) hasil belajar peserta didik kelas II SDN Gajahmungkur pada Pra Siklus 37,06%, kemudian pada siklus I 52,94%, Siklus II meningkat 70,59%) dan pada siklus III meningkatkan hingga 88,24%. Kata Kunci: Problem Base Learning, Canva, Hasil Belajar Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar menggunakan model pembelajaran Problem Base Learning (PBL) berbantu Canva untuk mempermudah peserta didik dalam memecahkan masalah yang telah diberikan oleh guru. ditinjau dari perbandingan rata-rata hasil belajar. Penelitian dilaksanakan di kelas 2 SDN Gajahmungkur 04 dengan jumlah peserta didik 17 peserta didik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan teknik analisis data penelitian menggunkan deskriftif kuantitatif. Metode pengumpulan menggunakan metode dokumentasi dan metode hasil tes dari nilai dalam tiga siklus pembelajaran. Dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terbukti mampu meningkatkan hasil belajar peserta dilihat dari adanya peningkatan persentase ketuntasan hasil belajar peserta didik pada batas KKM yaitu 75. Sebelum diterapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) hasil belajar peserta didik kelas II SDN Gajahmungkur pada Pra Siklus 37,06%, kemudian pada siklus I 52,94%, Siklus II meningkat 70,59%) dan pada siklus III meningkatkan hingga 88,24%. Kata Kunci: Problem Base Learning, Canva, Hasil Belajar
Pelaksanaan Pengasuhan Taman Penitipan Anak pada Pasca Pandemi Covid-19 di TPA Aisyiyah Bustanul Athfal II dan V Kota Pekanbaru Syifa Fadhila; Ria Novianti; Daviq Chairilsyah
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.1473

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pengasuhan TPA pada pasca pandemi Covid-19 di TPA Aisyiyah Bustanul Athfal II dan V Kota Pekanbaru. Penelitian dilaksanakan dua tempat yaitu, jalan Ahmad Dahlan No.84, Kel. Kampung Melayu, Kec. Sukajadi dan jalan Wonosari No.1, Kel. Tangkerang Selatan, Kec. Bukit Raya, Kota Pekanbaru. Subjek penelitian ini sebagai informan penelitian berjumlah 7 orang, diantaranya 2 orang Kepala Sekolah, 2 orang Pengasuh, dan 3 Orangtua Anak. Penelitian dilaksanakan pada bulan November 2022 sampai dengan Desember 2022. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yakni pelaksanaan TPA sangat membantu orangtua yang sibuk bekerja di masa pandemi Covid-19 yang dipantau oleh Pemerintah walau status pandemi sudah menurun serta dalam pelaksanaan pengasuhan tersebut, turut memperhatikan kesehatan seperti pola makan dan istirahat yang cukup agar anak-anak terhindar dari serangan virus dan penyakit.
Procedural Justice, Stigma Teroris Terhadap Komunitas Muslim Di Australia Voni Sri Wijayanti
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.1509

Abstract

Penelitian ini meneliti stigma teroris terhadap komunitas Muslim di Australia, yang sering kali terjadi pada Muslim sebagai kaum minoritas. Bagaimanapun, Australia dikenal kuat sebagai negara secular dan multicultural demokratis yang sekarang menghadapi isu ini sejak lama. Pemerintah Australia telah melakukan yang terbaik untuk melindungi warga negaranya termasuk kaum Muslim sebagai bagian dari komunitas social. Bahkan, mereka juga telah meratifikasi Pasal 18 Deklarasi Universal tentang Hak Asasi Manusia, untuk melindungi warganya. Faktanya, diskriminasi terhadap muslim oleh kaum mayoritas khususnya komunitas muslim masih sering terjadi. Menciptakan stereotip tentang muslim yang berpotensial untuk menjadi teroris, dikarenakan symbol dari islam dan beberapa serangan teroris disana. Setelah serangan terroris 9/11, banyak negara barat yang memperkuat hokum anti-terror-nya. Hal itu melemahkan proteksi terhadap minoritas muslim di lingkungan barat, mereka diharuskan untuk mematuhi prosedur yang berlaku sedangkan mereka juga di marginalisasi dari lingkup social. Maka dari itu, bagaimana stigma ini dapat terjadi kepada minoritas muslim di Australia? Bagaimana situasi ini bias menyebabkan marginalisasi terhadap komunitas muslim disana? Pertanyaan ini akan dijawab menggunakan teori procedural justice, untuk menganalisa mengapa kebanyakan Muslim disana merasa termarginalisasi oleh hukum dan lingkungan sosialnya. Untuk memberikan data dalam penelitian akan menggunakan metode kualitatif, sumber akan didapatkan dari sumber sekunder seperti buku, jurnal artikel, dan penelitian terkait.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbantu Video Animasi Mata Pelajaran IPA Kelas V SDN 53/VI Pasar Masurai II Kabupaten Merangin Moh. Rosyid Mahmudi; Amril Amril; Sinta Alena
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.1566

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dalam dunia pendidikan saat ini semakin pesat di era globalisasi. Seiring dengan perkembangan teknologi saat ini, banyak aspek yang terpengaruh, salah satunya adalah dunia pendidikan. Metode penelitian yang digunakan adalah R&D (Research and Development). Peneliti menggunakan model 4-D (fourD) yaitu: define, design development, disseminate. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini berupa instrumen lembar validasi, kepraktisan dan keefektifan. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti berupa wawancara, observasi, angket atau angket dan dokumentasi. Jenis data berupa data kualitatif dan kuantitatif dan untuk teknik analisis data berupa analisis validitas, kepraktisan dan efektifitas. Hasil validitas media video animasi yang dikembangkan memperoleh persentase sebesar 88,7% dalam kategori sangat baik untuk digunakan oleh pendidik dan peserta didik. Untuk kepraktisan diperoleh hasil persentase rata-rata sebesar 95,5% dengan kategori sangat praktis. Kemudian keefektifan diperoleh persentase sebesar 91,17% dengan kategori sangat efektif maka dengan menggunakan media video animasi dapat membantu siswa dalam mencapai tujuan pembelajaran. Hasil analisis validitas, kepraktisan, dan keefektifan menunjukkan bahwa media pembelajaran berbantuan video animasi untuk mata pelajaran IPA kelas V SD termasuk dalam kriteria sangat valid, sangat praktis, dan sangat efektif.
Identifikasi Faktor Pendorong Kemajuan Di SMA Muhammadiyah Program Khusus Kota Barat Surakarta Elly Ulfah Wardani; Mohamad Ali
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.1573

Abstract

Penelitian mengenai identifikasi faktor pendorong kemajuan SMA Muhammadiyah Program Khusus Kota barat Surakarta sangat penting untuk diteliti. Penelitian ini dapat dijadikan acuan dan evaluasi faktor pendorong kemajuan di SMA Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta. Kita semua tahu bahwa pendidikan adalah poros utama kemajuan peradaban. Improving school (sekolah berkemajuan) adalah sekolah yang menekankan pada pemeliharaan dan pengolahan atas tugas keseharian dengan baik sesuai taggung jawab masing-masing. Dari defenisi ini dapat diidentifikasi tiga kata kunci yang menjadi ciri suatu aktifitas disebut manajemen, yaitu: proses, tujuan, dan team. Sekolah unggul menggunakan strategi peningkatan budaya mutu, strategi pengembangan kesempatan belajar, strategi memelihara kendali mutu (quality control), strategi penggunaan kekuasaan, pengetahuan dan informasi secara efisien. Sekolah unggul atau efektif adalah sekolah yang memiliki kapasitas untuk memaksimalkan fungsi-fungsi sekolah, atau tingkah di mana sekolah dapat menampilkan fungsinya secara sempurna.

Page 129 of 1410 | Total Record : 14096


Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 6 No. 4 (2026): Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 6 No. 3 (2026): Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 6 No. 2 (2026): Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 6 No. 1 (2026): Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 6 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 5 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 3 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 2 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 1 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 6 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue) Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 2 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 6 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research Vol. 3 No. 4 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue) Vol. 3 No. 1 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 2 No. 2 (2022): Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 2 No. 1 (2022): Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 1 No. 2 (2021): Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 1 No. 1 (2021): Innovative: Journal of Social Science Research More Issue