Innovative: Journal Of Social Science Research
Innovative: Journal Of Social Science Research is a journal managed by Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai which bridges researchers to publish research results in all scientific fields (multidiscipline). This includes the fields of education, health, law, economics, IT (Informatics Engineering), Civil Engineering, Electrical Engineering, Mechanical Engineering, Fisheries, Agriculture, Social Humanities and other fields of science. Journal registered E-ISSN 2807-4238 and P-ISSN 2807-4246
Articles
14,098 Documents
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Berwirausaha ( Studi Pada Mahasiswa Manajemen Universitas Kristen Wirawacana Sumba )
Mikael Keba Remipay;
Tumpal Pangihutan Situmorang
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i3.2766
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi minat berwirausaha mahasiswa jurusan Manajemen di Universitas Kristen Wirawacana Sumba. Faktor-faktor yang diteliti meliputi Pengetahuan Kewirausahaan, lingkungan Keluarga, dan ekspektasi pendapatan. Data dikumpulkan melalui survei menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan metode regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Pengetahuan Kewirausahaan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat berwirausaha mahasiswa Manajemen. Artinya, semakin tinggi tingkat pengetahuan kewirausahaan yang dimiliki mahasiswa, semakin besar minat mereka untuk berwirausaha. Selain itu, faktor lingkungan Keluarga juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat berwirausaha. Mahasiswa yang tumbuh dan mendapatkan dukungan dari keluarga yang pro-entrepreneurship cenderung memiliki minat yang lebih tinggi untuk berwirausaha. Selanjutnya, ekspektasi pendapatan juga terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat berwirausaha mahasiswa Manajemen. Mahasiswa yang memiliki ekspektasi pendapatan yang tinggi dari berwirausaha cenderung memiliki minat yang lebih besar untuk terlibat dalam kegiatan wirausaha. Hasil penelitian ini memberikan wawasan penting tentang faktor-faktor yang mempengaruhi minat berwirausaha mahasiswa Manajemen di Universitas Kristen Wirawacana Sumba. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai landasan untuk pengembangan program-program pendidikan kewirausahaan di universitas tersebut, serta memberikan pemahaman yang lebih baik tentang faktor-faktor yang dapat memotivasi mahasiswa untuk menjadi wirausahawan. Top of Form
Analisis Impulsif Buying Pada Belanja Online (Study pada Konsumen Online Shop Waingapu Blessing)
Noviana Bata Wale;
Tumpal Pangihutan Situmorang
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i3.2768
Perilaku impulsif buying pada belanja online shop di Kota Waingapu. Impulsif buying adalah pembelian yang dilakukan tanpa pertimbangan yang matang, didorong oleh dorongan emosional atau impulsif. Dalam konteks belanja online, fenomena impulsif buying memiliki perhatian yang meningkat karena mudahnya akses dan kenyamanan berbelanja melalui platform online. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan menggunakan kuesioner kepada responden yang merupakan konsumen online shop di Kota Waingapu. Data yang diperoleh akan dianalisis secara statistik untuk mengidentifikasi hubungan antara faktor-faktor yang mempengaruhi impulsif buying dan tingkat impulsif buying yang dialami oleh konsumen. penelitian ini menyimpulkan bahwa gaya hidup berbelanja dan keterlibatan fashion memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen dalam belanja online shop di Kota Waingapu. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami perilaku konsumen dan memberikan wawasan bagi pelaku bisnis dalam merancang strategi pemasaran yang lebih efektif.
Kedudukan Saksi Dalam Perkara Tindak Pidana Narkotika
Oktavian Dwi Wijayani;
Bastianto Nugroho;
M. Hidayat
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 4 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i4.2770
Tren makanan beku (frozen food) di kalangan masyarakat semakin meluaskarena gaya hidup masyarakat modern saat ini yang serba sibuk sehingga lebih memilih makanan yang praktis, cepat saji, dan sekaligus enak. Fenomena ini terlihat dengan banyaknya dijumpai makanan olahan yang berasal dari frozen food sejak masa pandemi hingga sesudahnya. Ketentuan izin edar bagi pelaku usaha didasarkan untuk melindungi masyarakat dari risiko produk pangan yang tidak aman, tidak bermutu, dan tidak bergizi agar tidak merugikan konsumen. Akan tetapi, masih terdapat beberapa konsumen yang tidak memperhatikan mengenai izin edar pangan, serta masih adanya pelaku usaha yang bersikap tidak bertanggung jawab dengan tidak mencantumkan izin edar produk pangan. Bentuk pengawasan terhadap makanan olahan ini, dipertanyakan pengawasannya karena menyangkut dengan perlindungan konsumen. Sehingga pada penelitian ini, berfokus pada Upaya pemerintah dalam mengawasi makanan olahan. Penelitian ini menitik beratkan pada Undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 Perlindungan Konsumen, Metode penelitian yang digunakan yakni metode pendekatan yuridis normative untuk menemukan Upaya pemerintah dalam mengawasi makanan olahan sehingga aman sampai pada konsumen atau masyarakat. Hasil penelitian menujukan Ijin edar makanan dan minuman beku merupakan kewenangan kementerian Kesehatan dan kementerian perdagangan dan semua kewenangan itu telah dilimpakan kepada BPOM untuk memeriksa produk makanan dan minuman beku yang layak diedarkan kepasar ditengah masa pandemi dan penegakan hukum harus dilakukan terhadap pelaku usaha produsen makanan dan minuman beku yang melanggar aturan dan standart mutu Kesehatan.
Representasi Matematika Siswa SMK dalam Menyelesaikan Masalah Matematika ditinjau dari Tipe Kepribadian Extrovert Introvert
Erni Rihyanti
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i3.2775
Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki perbedaan dalam representasi matematis siswa SMK dalam menyelesaikan masalah matematika, dengan mempertimbangkan tipe kepribadian ekstrovert dan introvert. Studi ini melibatkan siswa SMK yang telah mengikuti tes kepribadian untuk mengidentifikasi tipe kepribadian mereka. Siswa kemudian diberikan serangkaian masalah matematika yang kompleks untuk diselesaikan secara individu. Hasil penelitian ini menunjukkan perbedaan dalam representasi matematis siswa SMK dengan tipe kepribadian ekstrovert dan introvert. Siswa dengan tipe kepribadian ekstrovert cenderung lebih aktif berinteraksi dengan orang lain, mencari bantuan dari teman sekelas, dan berbagi ide mereka. Mereka juga cenderung menggunakan pendekatan berbasis pengalaman dan percobaan dalam menyelesaikan masalah matematika. Dalam hal komunikasi dan representasi, siswa ekstrovert lebih suka menggunakan representasi visual dan berkomunikasi secara lisan. Mereka juga lebih percaya diri dalam berbagi solusi mereka, bahkan jika mereka belum yakin. Penelitian ini memberikan wawasan penting tentang perbedaan dalam representasi matematis siswa SMK dengan tipe kepribadian ekstrovert dan introvert. Hasil ini dapat digunakan oleh pendidik untuk memahami preferensi dan kebutuhan siswa dalam pembelajaran matematika, sehingga dapat menyusun strategi pengajaran yang lebih efektif dan memfasilitasi pengembangan kemampuan matematika siswa secara holistik.
Tanggung Jawab Hukum Pengobatan Tradisional Akibat Kelalaiannya Dalam Pelayanan Kesehatan Pasien
Aulia Azriyani;
Suhendro Suhendro;
Yetti Yetti
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i3.2776
Di Indonesia dikenal dua sistem pengobatan, yaitu pengobatan modern (medis) dan pengobatan tradisional (alternatif). Pengobatan medis adalah suatu bentuk pengobatan yang menggunakan alat, metode dan bahan modern serta berbahan dasar bahan kimia yang sesuai dengan standar kedokteran modern. Sementara pengobatan alternatif adalah upaya kesehatan tradisional dan menggunakan bahan-bahan alami, sistem pengobatannya sangat berbeda dengan pengobatan dalam ilmu kedokteran. Cara pengobatan tradisional di Indonesia sudah digunakan oleh masyarakat Indonesia jauh sebelum pengobatan modern lahir. Masyarakat Indonesia telah menggunakan obat tradisional secara turun temurun untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit, begitu pula dengan obat tradisional yang dibuat sendiri dengan bahan-bahan alami. Tidak hanya Indonesia, Namun karena belum memiliki standarisasi yang jelas dan tegas, pengobatan tradisional dianggap masih sering menimbulkan kerugian terhadap pasien. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian normatif yuridis. Hasil penelitian ini akan mengkaji tentang tanggung jawab hukum pengobatan tradisional akibat adanya kelalaian dalam penyelenggaraan pelayanan Kesehatan pasien.
Tanggung Jawab Hukum Dokter terhadap Pemberian Resep Obat Kepada Pasien
Lilia Angela;
Fahmi Fahmi;
Yeni Triana
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i3.2777
Salah satu aspek penting dalam pelayanan Kesehatan adalah obat. Obat sebagai solusi masalah kesehatan tunduk pada aturan yang seragam dan proses yang panjang sebelum diberikan kepada pasien. Terkadang dalam memberikan obat yang perlu untuk dikonsumsi oleh pasien dokter memberikan resep obat, yang lebih dikenal dengan istilah resep dokter. Resep dokter adalah dokumen legal berisi permintaan tertulis dokter kepada apoteker, untuk mempersiapkan dan memberikan obat kepada pasien. Namun perlu untuk dicatat bahwa proses pemberian obat itu harus dilakukan dengan baik dan benar agar mendapatkan hasil yang tepat pada pasien. Standard Operating Procedure (SOP) dalam pemberian obat memiliki tujuh prinsip yang benar yaitu, benar pasien, benar obat, benar dosis, benar rute pemberian, benar waktu, benar dokumentasi dan benar informasi. Pemberian obat yang tidak sesuai SOP tentunya akan membahayakan bagi pasien dan merupakan tindakan malpaktik. Penelitian ini akan mengkaji mengenai tanggung jawab dokter dalam pemberian resep terhadap pasien. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif. Berdasarkan hasil penelitian ini , bahwa SOP dalam pemberian obat menggunakan prinsip delapan benar pada pemberian obat adalah benar pasien, benar obat, benar dosis, benar waktu, benar rute, benar informasi, benar respon dan benar dokumentasi.
Aspek Hukum Rekam Medis Sebagai Alat Bukti Penyelesaian Sengketa Pelayanan Keperawatan Terhadap Pasien
Helen Helen;
Suhendro Suhendro;
Yetti Yetti
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i3.2778
Hukum adalah seperangkat aturan yang mengatur kehidupan manusia agar terciptanya keadaan kehidupan yang tertib dan harmonis. Salah satu hal yang diatur dalam undang-undang adalah kesehatan. Kesehatan menurut UU No. 36 Tahun 2009 adalah keadaan sejahtera fisik, mental, dan sosial yang memungkinkan masyarakat hidup secara ekonomi dan sosial. Untuk mencapai derajat kesehatan yang optimal bagi semua, diperlukan peningkatan mutu pelayanan medis dengan fasilitas penunjang yang memadai, khususnya penyusunan rekam medis. Manfaat RM jelas dan komprehensif bagi tenaga kesehatan sebagai dasar atau panduan untuk perencanaan dan analisis penyakit dan untuk merencanakan pengobatan, perawatan dan tindakan medis yang akan diberikan kepada pasien, serta meningkatkan kualitas pelayanan perlindungan tenaga kesehatan di mencapai kesehatan masyarakat yang optimal. Tenaga Kesehatan yang dimaksud dalam hal ini salah satunya adalah perawat. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian normatif yuridis. Hasil penelitian ini akan mengkaji tentang aspek hukum rekam medis sebagai alat bukti penyelesaian sengketa pelayanan Kesehatan oleh perawat terhadap pasien.
Kajian Tentang Perlindungan Hukum Bagi Konsumen Terhadap Makanan Bersertifikat Halal
Sarmalina Sarmalina;
Suhendro Suhendro;
Yetti Yetti
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i3.2779
Produk makanan halal sangat penting bagi umat Islam. Bagi konsumen Muslim, pola makan yang aman tidak hanya bebas dari bahaya fisik, kimia atau mikrobiologis, tetapi juga mencakup unsur yang sangat dibutuhkan, yaitu tidak adanya bahaya dari makanan, barang yang dilarang dan dipertanyakan menurut hukum Islam. Untuk menjamin agar pemeluk suatu agama beribadah dan menjalankan ibadahnya, negara wajib memberikan perlindungan dan jaminan kehalalan produk yang dikonsumsi dan digunakan oleh masyarakat. Jaminan kehalalan produk harus dilakukan sesuai dengan asas perlindungan, keadilan, kepastian hukum, akuntabilitas dan transparansi, efektifitas dan efisiensi serta profesionalisme. Oleh karena itu, menjamin terselenggaranya produk halal guna memberikan kenyamanan, keamanan, keselamatan dan kepastian ketersediaan produk halal kepada masyarakat dalam konsumsi dan penggunaan produknya, juga seperti peningkatan nilai tambah bagi agen komersial untuk memproduksi dan menjual produk halal. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian normatif yuridis. Hasil penelitian ini akan mengkaji tentang perlindungan hukum bagi konsumen mahakan yang bersertifikat halal.
Kajian Normatif Tanggung Jawab Rumah Sakit Akibat Kelalaian Yang Dilakukan Oleh Tenaga Medis
Andry Juliansen;
Fahmi Fahmi;
Yeni Triana
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i3.2780
Dalam penyelenggaraan pelayanan Kesehatan di rumah sakit, tidak semua dapat berfungsi optimal sebagaimana seharusnya dalam pelayanan kesehatan. Terkadang terdapat beberapa hal penting dalam pelayanan kesehatan yang dalam praktiknya terabaikan sehingga menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan. Rumah sakit sebagai organisasi badan usaha di bidang kesehatan mempunyai peranan penting dalam mewujudkan derajat kesehatan masyarakat secara optimal. Oleh karena itu rumah sakit harus mampu mengelola operasionalnya dengan mengutamakan tanggung jawab tenaga kesehatan khususnya tenaga medis dan keperawatan dalam menjalankan fungsi dan kewenangannya. Tidak selamanya layanan medis yang diberikan oleh dokter dan tenaga medis lainnya yang ada di rumah sakit, dapat memberikan hasil sebagaimana yang diharapkan semua pihak. Ada kalanya layanan tersebut terjadi kelalaian dokter dan tenaga medis lainnya yang menimbulkan malapetaka; seperti misalnya cacat, lumpuh atau bahkan meninggal dunia. Kalau hal itu terjadi, maka pasien atau pihak keluarganya sering menuntut ganti rugi. Penelitian ini menggunakan metode normatif. Penelitian ini akan menkaji mengenai tanggung jawab rumah sakit akibat kelalaian yang dilakukan oleh tenaga medis.
Tanggung Jawab Hukum Dokter Terhadap Tindakan Malpraktik
Melanie Widjaja;
Fahmi Fahmi;
Yeni Triana
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i3.2781
Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki tingkat malpraktik yang cukup mengkhawatirkan. Hal ini dapat dilihat pada grafik tingkat malpraktik yang meningkat dari tahun ke tahun. Situasi ini jelas berdampak pada mereka yang mencari keadilan bagi para korban.. Saat ini, sering muncul kasus - kasus dalam pelayanan kesehatan yang mengakibatkan kinerja dokter diragukan serta mengancam keberlangsungan karir seorang dokter. Penelitian ini menggunakan metode yang bersifat yuridis normatif. Resiko medis dapat terjadi karena resiko dari tindakan medis muncul secara tiba-tiba diluar perkiraan dokter serta tidak dapat dihindari oleh dokter dan adapula yang timbul karena tindakan medis tersebut dilarang atau dibatasi oleh undang – undang karena tindakan medis tersebut mengandung resiko yang besar. Untuk mencegah dan menyelesaikannya, Undang-undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang praktek kedokteran dan Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan sudah jelas mengatur tentang perlindungan hukum terhadap tenaga medis dan sanksi hukum terhadap tenaga medis. Penelitian ini pada dasarnya mengkaji tentang malpraktik di Indonesia yang dilakukan oleh tenaga medis termasuk dalam hal ini dokter.