Innovative: Journal Of Social Science Research
Innovative: Journal Of Social Science Research is a journal managed by Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai which bridges researchers to publish research results in all scientific fields (multidiscipline). This includes the fields of education, health, law, economics, IT (Informatics Engineering), Civil Engineering, Electrical Engineering, Mechanical Engineering, Fisheries, Agriculture, Social Humanities and other fields of science. Journal registered E-ISSN 2807-4238 and P-ISSN 2807-4246
Articles
14,098 Documents
Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi Pada Pembelajaraan IPAS dalam Prespektif Teori Humanistik
Andika, Wahyu;
Amin Fauzi, KMS. M.
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v4i3.11063
Penelitian ini bertujuan untuh mengethui bagaimana penerapan pembelajaran berdiferensiasi pada pembelajaran IPAS dalam perspektif teori humanistic pada kelas V sekolah dasar. Pembelajaran berdiferensiasi dan teori humanistic ini memiliki kesamaan dalam penerapan pembejaran yang mementingkan kebutuhan setiap individu. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif melalui studi kasus. Penelitian melibatkan tahap observasi terhadap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran berdiferensiasi. Tenik pengelolahan data dikumpulkan melalui tes, wawancara, observasi dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah 19 peserta didik kelas V UPTD SD Negeri 1 Girimulyo tahun pelajaran 2023-2024. Hasil penelitian menunjukan penerapan pembelajaran berdiferensiasi pada pembelajaran IPAS dalam perspektif teori humanistic memiliki dampak positif dari hasil belajar peserta didik. Hal ini terlihat dalam nilai rata-rata sebelum penerapan pembelajaran berdiferensiasi dengan nilai 50,52 menjadi 80,52. Hasil penelitan ini menunjukan bahwa penerapan pembelajaran berdiferensiasi pada pembelajaran IPAS dalam prespektif teori humanistic dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik.
Sejarah Desa Tipang
Nababan, Debora;
Sinulingga, Andre;
Br Gurusinga, Dea Berty;
Solina, Eliza;
Oktavian, Fandi ];
Tanjung, Yushar
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v4i3.11064
Tipang dalam budaya tradisi lisan masyarakatnya dipercaya sebagai Bonapasogit Raja Sumba II atau sebagai tempat leluhur Raja Sumba II. Desa Tipang merupakan desa yang dihuni oleh Tujuh Marga. Masyarakat yang terdiri dari Tujuh Marga inilah yang dikatakan sebagai Raja Napitu. Mereka mempunyai ikatan persaudaraan dan juga selalu bersama dalam menjalankan aturan yang ada dalam masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang titik kuatnya adalah mendeskripsikan kata dan klausa secara sistematis, faktual, dan akurat. Pendekatan kualitatif deskriptif memberikan penelitian dengan data dan temuan yang signifikan, yang pada gilirannya akan memastikan keaslian penelitian ini.bertujuan untuk memahami suatu fenomena dalam konteks sosial yang alami dengan mengedepankan proses interaksi komunikasi yang mendalam antara peneliti dan fenomena yang ditelitidesa Tipang dikenal sebagai tempat lahirnya tujuh Marga oleh karena itu disebut sebagai Bius Sipitu Marga (nama lain desa Tipang).Desa ini menyimpan sistem pemerintahan lama yang disebut Desa Bius. Raja Bius terdiri dari dua penguasa yaitu Parsanggul Baringin yang mewakili Toga Simamora dan Pangulu Oloan yang mewakili Toga Sihombing. Tugas Raja Bius adalah hal yang berhubungan dengan Humaniora dan adat istiadat.Desa Tipang memiliki beberapa peninggalan seperti Prasasti Merpati, Tangan dan Padi yang sakral serta menjadi lambang Desa Tipang. Terdapat Batu Harbangan yang digunakan sebagai gerbang masuk dan keluar desa. Terdapat juga Batu Maranak yang memiliki foklor Batak Toba dan konon jumlah batunya setiap bertambah tahun. Terdapat juga Sarkofagus berbentuk persegi panjang dan ada ukurin yang sudah berusia ratusan tahun.
Alternatif Kebijakan Penanganan HIV/AIDS di Kabupaten Cianjur
Yusnitaswari, Usi;
Kusumastuti, Istiana;
Faisal, Yusman
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v4i3.11065
Pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) menghasilkan volume limbah medis B3 yang besar dan merata diseluruh Indonesia. Menurut data dari Kemenkes RI tahun 2020 hanya 6,89% Puskesmas yang melakukan pengelolaan limbah medis sesuai dengan standar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan limbah medis puskesmas di Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan rancangan studi kasus serta pengumpulan data dengan teknik wawancara, observasi dan telaah dokumen. Informan penelitian sebanyak 17 orang yang ditentukan melalui tekhnik purpose sampling. Hasil: temuan emperis diketahui bahwa puskesmas diKota Banda Aceh telah melakukan pengelolaan sampah limbah padat mulai dari pemilahan, pengumpulan, penyimpanan dan pengangkutan, dalam pengelolaan limbah medis cair sudah menggunakan IPAL (Instalasi pengelolaan Air Limbah) yang disalurkan melalui wastafel khusus pada tiap ruangan, masih tidak sesuai dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup RI No. 68 Tahun 2016 sedangkan pada limbah padat medis pada tahap pengelolaan dan pemusnahan masih tidak sesuai dengan Permenkes RI Nomor 18 Tahun 2020 yaitu penyimpanan sementara lebih dari 2 hari namun tidak menggunakan cold storage. Kesimpulan : Dinas Kesehatan diharapkan dapat merencanakan pengadaan Cold Storage, Rehabilitasi tempat penyimpanan sementara, rehabilitasi saluran IPAL dan peningkatan SDM pelaksana ( cleaning service) dengan OJT (on the job training ) yang disertai dengan sertifikat pelatihan
Konsep Dakwah dan Media Sosial; Sebuah Studi Fenomenologi
Asrizallis, Asrizallis
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v4i3.11066
Tujuan penelitian ini adalah untuk membahas tentang konsep dakwah menurut Islam dan peran media sosial dalam berdakwah. Secara mendasar, dakwah meliputi isi (esensi) dan cara (metode). Isi (materi) memang harus disampaikan sesuai dengan sumber normativitas agama, namun juga dituntut adanya kontekstualisasi. Apalagi metode penyampaiannya, harus senantiasa seiring dan selaras dengan perkembangan zaman. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (Library Research). Hasil penelitian menunjukkan bahwa; dakwah merupakan sebuah kewajiban bagi setiap muslim. Dakwah juga harus dilakukan dengan cara-cara yang arif dan bijaksana, tidak konfrontatif, diskriminatif dan provokatif. Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi melalui media sosial dapat mendorong dinamika islam dan memperkokoh tahanan nilai-nilai islam dalam aktivitas dakwah, media sosial sebagai tempat tersebarnya dakwah dan bagaimana bisa mengoptimalkan suatu konten dakwah ke media sosial melalui digital yang dapat dijelaskan bahwa mengoptimalkan dakwah melalui media sosial adalah hal yang bisa dilakukan dengan menshare konten-konten yang menarik dan bisa membuat khalayak tertarik untuk menontonnya. Media sosial dinilai efektif sebagai sarana berdakwah. Namun, berdakwah melalui media sosial harus memperhatikan etika dan norma-norma ber-medsos. Sehingga benar-benar mendatangkan kemanfaatan bukan sebaliknya menimbulkan permasalahan.
Gambaran Kualitas Hidup dan Perawatan Diri Pada Pasien Gagal Jantung Kongestif Rawat Inap Di Rumah Sakit dr Slamet Garut
Widadi, Sri Yekti;
Ramdani, Hasbi Taobah;
Ibrahim, Dimas Yusuf
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v4i3.11067
Penyakit gagal jantung kongestif merupakan penyakit dengan kematian tertinggi, pengobatan yang lama baik menggunakan pengobatan farmakologis ataupun non farmakologis hal ini tetap memberikan dampak terhadap kualitas hidup penderita terhadap penyakit yang dialaminya. Tingginya angka kematian gagal jantung dipengaruhi oleh rendahnya kualitas hidup. Pasien gagal jantung kongestif tingkat kematian yang tinggi masih berhubungan dengan perawatan diri yang rendah pada pasien gagal jantung kongestif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kualitas hidup dan perawatan diri pasien gagal jantung di RSUD dr Slamet Garut. Adapun metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi dari penelitian ini adalah pasien gagal jantung rawat inap di RSUD dr Slamet Kabupaten Garut dengan jumlah 68 responden. Mengunakan Teknik accidental sampling dalam menentukan responden. Penelitian ini dilakukan dengan membagikan kuisioner. Proses Analisa data menggunakan Analisa univariat. Hasil penelitian menunjukan bahwa kriteria nilai kualitas hidup rendah menunjukan urutan pertama dengan sebagian besar responden (76,5%) dan kriteria nilai perawatan diri buruk dengan jumlah sebagian besar responden (67,6%). Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti umur, status pendidikan, pekerjaan, lama sakit, kelas CHF. Berdasarkan hasil penelitian tentang kualitas hidup dan perawatan diri pada responden gagal jantung di RSUD dr Slamet Garut dapat disimpulkan bahwa sebagian besar gagal jantung di RSUD dr Slamet Garut memiliki kualitas hidup rendah dan perawatan diri buruk.
Implementasi Metode Brute Force Pada Aplikasi Perubahan Tarif Angkutan Kota Makassar Berbasis Android
Munsyir, Mulawarman
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v4i3.11070
Sistem Informasi (SI) adalah sistem yang dapat membantu menyajikan informasi sedemikian rupa sehingga bermanfaat bagi penerimanya.Tujuannya adalah untuk memberikan informasi dalam perencanaan,memulai, pengorganisasian, operasional sebuah perusahaan yang melayanisinergi organisasi dalam proses mengendalikan pengambilan keputusan.Banyak permasalahan yang dapat diselesaikan dengan menggunakanSistem Informasi, salah satunya adalah menginformasikan tarif angkutankota. Penulis menggunakan Algoritma Brute Force dalam mencari Tarif yang sebenarnya berlaku pada Kota Makassar. Algoritma Brute Force adalahsebuah pendekatan yang lempang (straight forward) untuk memecahkan suatu masalah, biasanya langsung pada pernyataan masalah (problem statement), dan definisi konsep yang dilibatkan, seperti dalam ImpelementasiMetode Brute Force Pada Aplikasi Perubahan Tarif Angkutan Kota Pada Kota Makassar. Sistem yang dibangun dapat mempermudah masyarakat untuk melihat informasi tarif yang telah ditetapkan oleh Dinas Perhubungan Kota Makassar sesuai dengan rute-rute yang ada pada Kota Makassar.
Analisis Pemasaran Jambu Mete Kecamatan Lasalimu Selatan Kabupaten Buton
Suciarti, Suciarti;
Abdi, Abdi;
Zani, Munirwan
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v4i3.11072
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui saluran pemasaran jambu mete Buton (2) biaya, margin dan keuntungan pemasaran (3) efisiensi pemasaran. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari-Juli 2023. Populasi pada penelitian ini yaitu 150 orang dengan jumlah responden sebanyak 60 orang. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Saluran pemasaran jambu mete di Kecamatan Lasalimu Selatan terdiri dari dua, pertama petani jambu mete langsung menjual hasil panennya pada pengepul kecamatan, Kedua setiap petani jambu mete Desa Umalaoge dan Desa Ambuau Togo menjual hasil panennya kepada pengepul desa dan kemudian pengepul desa menjual jambu mete tersebut ke pengepul kecamatan dan pengepul kecamatan menjual ke pengepul kabupaten. Besarnya biaya pada saluran I adalah Rp263/kg untuk margin pemasaran antara petani dan pengepul kecamatan yaitu sebesar Rp1.000/kg dengan keuntungan Rp737/Kg. Sedangkan pada saluran pemasaran II bahwa biaya pemasaran yang dikeluarakan oleh pengepul desa yaitu sebesar Rp458/Kg, pengepul kecamatan sebesar Rp263/kg dan pengepul kabupaten sebesar Rp1.481/kg . Marjin tiap pengepul yaitu selisih Rp1.000/kg dan keuntungan yang didapatkan oleh pengepul desa sebesar Rp542/kg, pengepul kecamatan sebesar Rp737/kg dan pengepul kabupaten Rp1.519/kg. Besarnya persentase bagian harga yang diterima petani jambu mete pada saluran pemasaran I yaitu sebesar 92%, dan pada saluran pemasaran II sebesar 72%, sehingga dapat dikatakan bahwa saluran pemasaran jambu mete di Desa Mopaano, Desa Umalaoge dan Desa Ambuau Togo telah efisien.
Linguistic Landscape in Medan Shopping Mall
Fahriaty, Vidinda;
Niswa, Khairun
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v4i3.11073
Penelitian ini berkaitan dengan kajian lanskap linguistik pada salah satu mall terbesar di Medan yaitu Delipark dengan menggunakan teori Cenoz dan Gorter yang bertujuan untuk mempelajari bahasa dominan yang digunakan dalam tanda-tanda di Delipark, menganalisis karakteristik linguistik lanskap, dan jelaskan alasan mengapa item linguistik dipajang di delipark. Data dianalisis menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif. Kualitatif dilakukan karena data penelitian berasal dari observasi dan kuantitatif dilakukan untuk menghitung persentase data. Data difokuskan pada item kebahasaan di delipark yang meliputi area indoor dan outdoor. Untuk melengkapi data, peneliti telah melakukan wawancara kepada pengunjung Delipark. Peneliti menemukan 133 data yang terdiri atas tanda monolingual, bilingual, dan multilingual. Terdapat 76 rambu yang bersifat monolingual atau hanya menggunakan satu bahasa yaitu bahasa Inggris yang menjadikan bahasa Inggris sebagai bahasa dominan yang digunakan pada rambu di Delipark, 25 rambu berbahasa Indonesia, 17 rambu berbahasa Indonesia - Inggris, dan 2 rambu berbahasa Indonesia - Inggris - asing bahasa. Dan berdasarkan wawancara yang dilakukan diketahui bahwa alasan item kebahasaan tersebut ditampilkan adalah untuk menjadi sumber informasi, memberikan kemudahan bagi pengunjung lokal maupun internasional, dan digunakan bahasa Inggris karena merupakan bahasa universal yang digunakan oleh semua orang di dunia.
Dinamika Ketenagakerjaan Non Formal: Analisis Sistem Pengupahan Dan Perbandingannya Dengan Ketenagakerjaan Formal Dalam Perspektif Hukum
Dalimunthe, Nikmah;
Suhardina, Suhardina
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v4i3.11074
Jurnal ini menganalisis dinamika ketenagakerjaan non formal, dengan fokus pada sistem pengupahan serta perbandingannya dengan ketenagakerjaan formal. Dalam konteks hukum ketenagakerjaan, penelitian ini menggali berbagai aspek yang memengaruhi kedua sistem pengupahan tersebut. Metode perbandingan digunakan untuk menyoroti perbedaan dan kesamaan antara ketenagakerjaan non formal dan formal dalam hal pengupahan. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat tantangan unik dalam implementasi kebijakan pengupahan untuk sektor non formal, yang membutuhkan pendekatan yang berbeda dibandingkan dengan sektor formal. Studi ini memberikan wawasan yang mendalam tentang kompleksitas ketenagakerjaan non formal dan implikasinya dalam konteks hukum.
Peningkatan Hasil Belajar Matematika Melalui Model Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) Berbantuan Media Wordwall Di Kelas IVB SD Supriyadi 02 Semarang
Putri, Ashafira Eka;
Murniati, Ngurah Ayu Nyoman;
Sofiati, Ranto Netty
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v4i3.11075
Permasalahan yang melatar belakangi penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa kelas IVB pada mata pelajaran matematika SD Supriyadi 02 Semarang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran Team Game Tournament (TGT) berbantuan media wordwall untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada kelas IVB. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dan jenis penelitian Tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari 2 siklus, dimana tiap siklus terdiri dari 2 pertemuan dengan tahapan kegiatan meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Fokus penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran Team Game Tournament (TGT) berbantuan media wordwall dan hasil belajar siswa. Adapun yang menjadi subjek penelitian adalah siswa kelas IVB pada semester gasal tahun pelajaran 2023/2024 yang berjumlah 28 orang. Pengumpulan data menggunakan format observasi, tes, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan dalam pembelajaran baik pada aktivitas guru dan siswa maupun hasil belajar siswa. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar matematika peserta didik kelas IVB SDN Supriyadi 02 Semarang setelah menggunakan model pembelajaran Team Game Tournament (TGT) berbantuan media wordwall. Hal ini terlihat dari perbandingan ketuntasan hasil belajar peserta didik pada kondisi pra siklus sebesar 46,42%, pada siklus I meningkat menjadi 60,72% dan pada siklus II meningkat menjadi 82,14% dengan kriteria ketuntasan minimum (KKM=75). Kesimpulan penelitian ini yaitu aktivitas mengajar guru dan aktivitas belajar siswa terjadi peningkatan.Hasil belajar siswa pada siklus I berada pada kategori kurang sedangkan pada siklus II hasil belajar siswa sudah meningkat berada pada kategori baik dan penerapan model pembelajaran Team Game Tournament (TGT) berbantuan media wordwall dalam pembelajaran matematika dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IVB SD Supriyadi 02 Semarang.