cover
Contact Name
Nita Linuria
Contact Email
nitali1501@gmail.com
Phone
+6281271111086
Journal Mail Official
admin@bundadelima.ac.id
Editorial Address
JL. Bakau, No. 5, Tanjung Gading, Tj. Raya, Kedamaian, Kota Bandar Lampung, Lampung 35227
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Bunda Delima
ISSN : 26561166     EISSN : 2829131X     DOI : https://doi.org/10.59030/jkbd.v4i1
Jurnal Keperawatan Bunda Delima adalah jurnal untuk mempublikasikan penelitian di bidang keperawatan, dan kesehatan kepada peneliti, ilmuwan, dan profesional. Untuk setiap edisi yang diterbitkan Jurnal Keperawatan Bunda Delima, kami berupaya: Menggunakan prosedur dan waktu standar untuk naskah yang dikirimkan Memberikan layanan editorial yang baik untuk setiap naskah yang dikirimkan Menarik penulis untuk berkontribusi mengirimkan naskah berkualitas Mengelola jurnal dengan standar kualitas yang baik JKBD diterbitkan dua kali dalam setahun oleh Akademi Keperawatan Bunda Delima. Makalah yang disumbangkan harus asli dan menawarkan kontribusi yang mutakhir. Setiap manuskrip akan ditinjau oleh rekan sejawat oleh pengulas di bidang yang relevan untuk memastikan kualitas publikasi. JKBD menawarkan lisensi akses terbuka (CC-BY), penulis memegang hak cipta.
Articles 142 Documents
GAMBARAN CITRA TUBUH P PASIEN YANG MENJALANI KEMOTERAPI Agus Waluyo; Rini Deska
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 5 No 1 (2023): EDISI FEBRUARI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (821.579 KB) | DOI: 10.59030/jkbd.v5i1.64

Abstract

Latar Belakang: Efek dari pemberian kemoterapi pada pasien kanker tidak hanya bekerja secara khusus pada sel-sel kanker saja, tetapi berefek juga pada sel-sel normal tubuh yang menyebabkan terjadinya perubahan fisik yang akan berpengaruh pada citra tubuh pasien wanita. Metode: Tulisan ilmiah ini dilakukan dalam bentuk literature review dengan tujuan untuk mengetahui gambaran citra tubuh pada pasien wanita yang menjalani kemoterapi. Telusur artikel dilakukan melalui google scholar/google cendekia rentang waktu antara tahun 2017-2022 didapatkan 236 artikel selanjutnya terpilih 8 artikel yang sesuai dengan kriteria inklusi. Hasil: Hasil review artikel jurnal menunjukkan bahwa: 1) pasien secara emosional khawatir, takut dan melemah selama menjalani perawatan kemoterapi; 2) pasien menyatakan sensasi ketidaknyamanan fisik yang ditimbulkan kemoterapi; 3) pasien mengalami alopesia parsial dan total selama kemoterapi; 4) pasien merasa lebih tidak puas dengan citra tubuh yang berhubungan dengan penampilan; 5) wanita yang mengalami distress tinggi/harga diri rendah lebih mungkin untuk mengalami depresi. Kesimpulan: Gambaran citra tubuh pada pasien wanita yang menjalani kemoterapi cenderung turun atau negatif. Saran: Direkomendasikan kepada perawat untuk lebih berusaha mengenal perasaan pasien dengan cara meningkatkan pengetahuan serta dapat memberikan informasi tentang keadaan dan kondisi pasien, dan memberikan motivasi kepada pasien yang menjalani kemoterapi agar pasien lebih menerima citra tubuhnya. Kata kunci : Gambaran, Citra Tubuh, Kanker/Kemoterapi
PENERAPAN RELAKASASI NAFAS DALAM TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI Ida Yatun Khomsah; Sarinah Sri Wulan
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 5 No 1 (2023): EDISI FEBRUARI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.436 KB) | DOI: 10.59030/jkbd.v5i1.65

Abstract

ABSTRACT Hypertension is a non-communicable disease which is a serious health problem and needs to be watched out for. Relaxation therapy can lower blood pressure without any side effects or contraindications such as therapy using antihypertension drugs. Through deep breathing relaxation, it will automatically stimulate the sympathetic nervous system to reduce levels of catecholamines, when the activation of the sympathetic nervous system decreases due to the relaxing effect, the production of catecholamines substances will decrease causing dilatation of of blood vessels and ultimately decreasing blood pressure. The purpose of this literature study is to describe deep breathing relaxation for reducing blood pressure in hypertension patients. The type of literature used is a literature review study design. The literature results from reducing journals 1,2,3,4 and 5 show that after the deep breathing relaxation is performed on patients with hypertension there is a decrease in blood pressure. The conclusion is that there is a decrease in blood pressure after doing deep breathing relaxation in hypertension patients. Keywords: Hypertension, Blood Pressure Decreased, Deep Breathing Relaxation ABSTRAK Hipertensi menjadi salah satu penyakit tidak menular yang merupakan suatu masalah kesehatan serius dan perlu di waspadai. Terapi relaksasi dapat menurunkan tekanan darah tanpa adanya efek samping atau kontra indikasi seperti pada terapi dengan menggunakan obat anti hipertensi. Melalui relaksasi nafas dalam secara otomatis akan merangsang sistem saraf simpatis untuk menurunkan kadar zat ketokolamin, ketika aktivasi sistem saraf simpatis turun karena efek relaksasi maka produksi zat katekolamin akan berkurang sehingga menyebabkan dilatasi pembuluh darah dan akhirnya tekanan darah menurun. Tujuan studi literature ini untuk menggambarkan relaksasi nafas dalam terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi. Jenis literature yang digunakan yaitu desain studi literature review Hasil literature dari mereduksi jurnal 1,2,3,4 dan 5 menunjukkan bahwa setelah dilakukannya teknik relaksasi nafas dalam terhadap pasien yang mengalami hipertensi terdapat penurunan tekanan darah. Kesimpulan ada penurunan tekanan darah setelah dilakukannya relaksasi nafas dalam pada pasien hipertensi. Kata Kunci : Hipertensi, Penurunan Tekanan Darah, Relaksasi Nafas Dalam
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA Yanti Wulandari; Mery Arianti
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 5 No 1 (2023): EDISI FEBRUARI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (696.95 KB) | DOI: 10.59030/jkbd.v5i1.68

Abstract

Masa balita adalah periode yang penting dalam tumbuh kembang anak, masa balita dapat menentukan tahap perkembangan anak di masa datang. Stunting pada balita adalah dampak dari tidak tercukupi nutrien selama seribu hari pertama kehidupan balita.  Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan stunting diantaranya adalah faktor ASI Ekslusif, status ekonomi, dan pendidikan ibu. Desain yang digunakan dalam penelitian adalah studi literature review, dengan kriteria faktor – faktor yang mempengaruhi stunting balita. Sebanyak 5 artikel yang terpilih digunakan dalam penulisan literature. Analisis dari kelima jurnal tersebut mendapatkan hasil akhir yang seragam bahwasanya faktor – faktor yang mempengaruhi stunting pada balita adalah pemberian ASI, sosial ekonomi & pendidikan ibu. Analisis Jurnal 1,2, 3, 4 dan 5 menggunakan analisis uji chi- square dengan case control. Kesimpulan yang didapatkan faktor – faktor yang mempengaruhi stunting pada balita adalah pemberian ASI, sosial ekonomi & pendidikan ibu. Hal ini dapat diminimalisir guna meningkatkan kualitas pertumbuhan dan perkembangan balita di masa datang.
HUBUNGAN ANTARA KEBIASAAN MEROKOK DIDALAM RUMAH DENGAN KEJADIAN ISPA PADA BALITA Arif Nuriman
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 5 No 1 (2023): EDISI FEBRUARI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.584 KB) | DOI: 10.59030/jkbd.v5i1.69

Abstract

    Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) adalah infeksi akut yang melibatkan organ saluran pernapasan pada bagian atas dan saluran pernapasan pada bagian bawah yang disebabkan oleh virus, jamur dan bakteri. ISPA menyerang balita bila ketahanan tubuh (imunologi) menurun pada bayi di bawah lima tahun dan bayi merupakan kelompok yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang masih rentan terhadap berbagai penyakit. Desain penelitian yang digunakan dalam karya tulis ilmiah ini adalah studi literature review, dengan kriteria literature, ISPA, hubungan lingkungan rumah dengan kejadian ISPA pada Balita. Hasil dari telaah jurnal yang dilakukan ; dari kelima jurnal yang ditelaah, hasil penelitian pada 4 jurnal menunjukkan ada hubungan antara kebiasaan merokok didalam rumah dengan kejadian ISPA pada Balita dengan rata-rata kejadian 75,975 % , sedangkan 1 jurnal menunjukkan besaran persentase sebesar 5.3 % kejadian ISPA pada balita karena kebiasaan merokok yang memenuhi syarat.Hal ini menunjukkan adanya hubungan kebiasaan merokok didalam rumah dengan besarnya persentase kejadian ISPA pada balita.  
PENERAPAN PROSES PERAWATAN PADA PASIEN RAKTUR RADIUS DISTAL DEXRA DI RUANGAN KUTILANG DI RSUD Dr. H. ABDUL MOELOEK PROVINSI LAMPUNG wijonarko; Hendra Jaya Putra
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 5 No 1 (2023): EDISI FEBRUARI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.407 KB) | DOI: 10.59030/jkbd.v5i1.71

Abstract

Fraktur adalah terputusnya kontinitas tulang yang disebabkan oleh trauma yang mengakibatkan edema dan kerusakan pembuluh darah (Hastriyati, 2019). Fraktur adalah terputusnya kontinuitas tulang dan tentukan sesuai jenis dan luasnya, fraktur terjadi jika tulang dikenai stress yang lebih besar dari yang dapat diabsorpsinya. Fraktur dapat disebabkan oleh pukulan langsung, gaya meremuk, Gerakan puntir mendadaka, dan bahkan kontraksi otot ekstrem. Meskipun tulang patah, jaringan lunak, perdarahan ke otot dan sendi, diskolasi sendi, ruptor tendon, kerusakan saraf dan kerusakan pembulu darah. Organ tubuh dapat mengalami cedera akibat gaya yang disebabkan oleh fraktur atau akibat fragmen tulang. Brunner & Suddarth (2013). untuk melakukan asuhan keperawatan terkait dengan intervensi keperawatan pada pasien fraktur radius distal dextra. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah stadi kasus untuk mengeksplorasi masalah keperawatan pada pasien fraktur radius distal dextra. Yang diperoleh melalui pengkajian seperti wawancara, observasi, dan pemeriksaan fisik dengan subjektif penelitian yaitu 2 klien fraktur radius distal dextra. Hasil yang didapatkan dari kedua responden adalah kesadaran penuh, dioagnosa keperawatan yang ditegaskan adalah Nyeri akut berhubungan dengan Agen pencedera fisik, Gangguan mobilitas fisik berhubungan dengan Penurunan kekuatan otot, dan Resiko pendarahan berhubungan dengan Trauma ( fraktur) di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung.Asuhan keperawatan pada klien satu dan dua masalah keperawatan pada klien 1 lebih teratasi dibandingkan klien kedua
HUBUNGAN GADGET PADA KEBUTUHAN TIDUR REMAJA (LITERATURE REVIEW) Revine Siahaan, Edita; Juniah
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 5 No 2 (2023): EDISI AGUSTUS
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v5i2.73

Abstract

ABSTRAK Salah satu dari faktor yang menyebabkan remaja mengalami kualitas tidur yang buruk diantaranya adalah perubahan gaya hidup termasuk penggunaan gadget. Tulisan ilmiah ini dilakukan dalam bentuk literature review dengan tujuan untuk menggambarkan pengaruh hubungan gadget dengan pola tidur remaja. Telusur artikel dilakukan melalui google scholar/google cendekia rentang waktu antara tahun 2017-2022 didapatkan 3.294 artikel relevan yang selanjutnya direduksi/terpilih 8 artikel yang sesuai dengan kriteria inklusi. Hasil dari literature review yaitu hubungan gadget dengan kualitas tidur memiliki hasil yang berhubungan yang ditandai dengan responden yang memiliki kualitas tidur baik sebanyak 267 orang (31,89%), dan responden yang memiliki kualitas tidur buruk sebanyak 388 orang (52,21%). Hubungan gadget dengan gangguan tidur memiliki hasil yang signifikan, ditandai dengan responden yang tidak mengalami gangguan tidur sebanyak: 66 responden (14,1%), gangguan tidur ringan: 17 responden (3,60%), gangguan tidur sedang: 35 responden (7,43%), dan gangguan tidur berat: sebanyak 353 responden (74,94%). Hubungan gadget dengan pola tidur, memiliki hasil sebagai berikut: responden yang memiliki pola tidur baik sebanyak 218 (29,35%), responden yang memiliki pola tidur buruk sebanyak 525 responden (70,65%). Kata kunci : Gawai, Kebutuhan Tidur, Remaja ABSTRACT One of the factors that cause adolescents to experience poor sleep quality is lifestyle changes, including the use of gadgets. This scientific paper was conducted in the form of a literature review with the aim of describing the influence of the relationship between gadgets and adolescent sleep patterns. An article search was carried out through Google Scholar/Google Scholar, between the years 2017-2022, 3,294 relevant articles were obtained, which were then reduced/selected 8 articles that matched the inclusion criteria. The results of the literature review, namely the relationship between gadgets and sleep quality, have related results, which are characterized by 267 respondents (31.89%), who have poor sleep quality and 388 (52.21%) respondents who have poor sleep quality. The relationship between gadgets and sleep disorders has significant results, indicated by respondents who do not experience sleep disorders as many as No sleep disorders: 66 respondents (14.1%), mild sleep disorders: 17 respondents (3.60%), moderate sleep disorders: 35 respondents (7.43%), and severe sleep disorders: as many as 353 respondents (74.94%). The relationship between gadgets and sleep patterns has the following results: respondents who have good sleep patterns are 218 (29.35%), respondents who have bad sleep patterns are 525 respondents (70.65%). Keywords: Devices, Sleep Needs, Adolescents
PENGARUH AROMATERAPI LEMON UNTUK MENGURANGI MUAL MUNTAH PADA IBU HAMIL TRIMESTER I Yanti, Fitri; Arianti, Mery
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 5 No 2 (2023): EDISI AGUSTUS
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v5i2.75

Abstract

ABSTRAK Mual dan muntah (Emesis gravidarum) merupakan salah satu tanda dan gejala awal kehamilan yang sering terjadi pada ibu hamil trimester I. Masalah tersebut biasanya terjadi pada pagi hari, tetapi dapat pula timbul setiap saat dan malam hari. Mual dan muntah terjadi di usia kehamilan 5-14 minggu. Dampak yang terjadi jika tidak ditangani, yaitu penurunan nafsu makan yang dapat mengakibatkan ketidak seimbangan elektrolit yakni kalium, kalsium dan natrium sehingga dapat menyebabkan perubahan metabolisme. Selain itu juga dapat menyebabkan kelelahan pada wanita hamil, gangguan nutrisi dehidrasi kelemahan, dan penurunan berat badan. Penelitian ini bertujuan menggambarkan pengaruh aromaterapi lemon untuk mengurangi mual muntah pada ibu hamil trimester I berdasarkan literature review. Desain yang digunakan dalam penelitian adalah studi literature review dengan kriteria literature, emesis gravidarum, mual muntah, dan aromaterapi lemon. Dari lima jurnal menunjukkan bahwa ada pengaruh pemberian aromaterapi untuk mengurangi mual muntah pada ibu hamil trimester I dengan hasil p-value <0,005. Analisis jurnal 1,2,3 menggunakan uji T dependen, jurnal 4 menggunakan uji statistic T-test, jurnal 5 menggunakan uji statistic Paired Sample T. Penatalaksanakan non farmakologi dengan pemberian aromaterapi lemone yang memiliki kandungan limone yang dapat menghambat kerja prostaglandin sehingga dapat mengurangi nyeri, dan mengurangi rasa sakit termasuk mual muntah Kata kunci : Emesis Gravidarum, Mual Muntah, dan Aromaterapi Lemon
PENERAPAN TERAPI NEBULIZER UNTUK MENGATASI POLA NAFAS TIDAK EFEKTIF PADA PASIEN PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIK (PPOK) Nurani, Rahmawati Dian; Khomsah, Ida Yatun
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 5 No 2 (2023): EDISI AGUSTUS
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v5i2.78

Abstract

Abstract Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD) is a persistent blockage of the airways caused by emphysema and chronic bronchitis. One of the symptoms that appear in COPD is an ineffective breathing pattern. Ineffective breathing pattern is inspiration and/or expiration that does not provide adequate ventilation in the form of oxygen saturation and respiration. Nebulizer therapy is a tool used to change drugs from liquid form to aerosol particle form, this form of aerosol is very useful when inhaled or collected in the lungs, the nebulizer produces aerosols with a strong gas stream produced by the compressor. This therapy is very effective for dealing with ineffective breathing patterns because this breathing apparatus can turn medicine into vapor. The purpose of this study was to describe the application of nebulizer therapy to overcome ineffective breathing patterns in COPD patients based on a literature review. The type of research used was a literature review study design using pre- and quasy-experimental research with the keywords Nebulizer, Ineffective Breathing Pattern, COPD. The results of the five journals show that after nebulizer therapy to overcome ineffective breathing patterns in COPD patients, there is a decrease in respiratory rate or SpO2 in COPD patients. Keywords: Nebulizer, Ineffective Breathing Pattern, COPD. Abstrak Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) merupakan suatu penyumbatan menetap pada saluran pernafasan yang disebabkan oleh emfisema dan bronkitis kronis. Gejala yang muncul pada penyakit PPOK salah satunya seperti pola napas tidak efektif. Pola nafas tidak efektif adalah inspirasi dan atau ekspirasi yang tidak memberikan ventilasi adekuat berupa saturasi oksigen dan respirasi. Terapi Nebulizer adalah alat yang digunakan untuk merubah obat dari bentuk cair ke bentuk partikel aerosol, bentuk aerosol ini sangat bermanfaat apabila dihirup atau dikumpulkan dalam organ paru, nebulizer menghasilkan aerosol dengan aliran gas kuat yang dihasilkan oleh kompresor. Terapi ini sangat efektif untuk mengatasi pola napas tidak efektif dikarenakan alat bantu pernafasan ini dapat mengubah obat menjadi uap. Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan penerapan terapi nebulizer untuk mengatasi pola nafas tidak efektif pada pasien PPOK berdasarkan literature review. Jenis penelitian yang digunakan yaitu desain studi literature review dengan menggunakan penelitian pra dan quasy eksperiment dengan kata kunci Nebulizer, Pola Nafas Tidak Efektif, PPOK. Hasil kelima jurnal menunjukkan bahwa setelah dilakukannya terapi nebulizer untuk mengatasi pola nafas tidak efektif pada pasien PPOK terdapat penurunan respiratory rate atau SpO2 pada pasien PPOK. Kata Kunci : Nebulizer, Pola Nafas Tidak Efektif, PPOK.
TERAPI PEMBERIAN MADU UNTUK MENURUNKAN FREKUENSI DIARE PADA ANAK BALITA Wulandari, Yanti; Milindasari, Praty
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 5 No 2 (2023): EDISI AGUSTUS
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v5i2.80

Abstract

Latar Belakang : Diare adalah suatu keadaan di mana konsistensi feces lembek atau cair bahkan dapat berupa air saja dan frekuensinya lebih dari biasanya, yaitu 3 kali atau lebih dalam sehari, diare biasanya merupakan gejala infeksi di saluran pencernaan, yang dapat disebabkan oleh berbagai bakteri, virus, dan parasite. Salah satu intervensi yang dapat dilakukan untuk mengatsi diare adalah dengan terapi komplementer berupa terapi madu. Hasil studi laboratorium dan uji klinis menunjukkan bahwa madu murni memiliki aktivitas bakterisidal yang dapat melawan beberapa organisme enteropathogenic, termasuk di antaranya spesies dari E.Coli. Metode: Desain yang digunakan dalam penulisan ini adalah studi literature review, dengan krtiteria madu dapat mempengaruhi penurunan frekuensi diare balita. Hasil : Sebanyak 5 artikel yang terpilih digunakan dalam penulisan literatur. Dan dari kelima jurnal tersebut mendapatkan hasil akhir yang seragam bahwasanya terapi pemberian madu mempengaruhi dalan penurunan frekuensi diare pada balita. Analisis : Jurnal 1,2,3,4 dan 5 menggunakan metode kuantitatif analtik dengan design pra eksperimen dan quasi eksperimen dengan pendekatan pretest dan posttest dengan kelompok kontrol. Diskusi : Pemberian terapi madu dapat mempengaruhi penurunan frekuensi diare pada balita karena madu memiliki aktivitas bakterisidal yang dsapat melawan beberapa orgaganisme enteropathogenic, termasuk di antaranya spesies dari E.Coli. Kata Kunci : madu, balita, diare.
P PENERAPAN PROSES KEPERAWATAN PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK DI RUANG KENANGA DI RSUD Dr. H. ABDUL MOELOEK PROVINSI LAMPUNG Wijonarko; Jaya Putra, Hendra
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 5 No 2 (2023): EDISI AGUSTUS
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v5i2.82

Abstract

Gagal Ginjal Kronik (GGK) adalah kerusakan pada ginjal yang terus menerus dan tidak dapat diperbaiki, yang akan menyebabkan gangguan multisistem. Pada kondisi ini terjadi penurunan fungsi ginjal yang ditandai dengan laju filtrasi glomerulus (LFG) <60 ml/menit/1,73 m2 yang terjadi lebih dari 3 bulan atau penanda kerusakan ginjal yang dapat dilihat melalui albuminuria, deteksi kelainan sedimen urin, kelainan elektrolit, kelainan histologi dan pencitraan yang terdeteksi pada ginjal, serta riwayat transplantasi ginjal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Asuhan Keperawatan Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan partisipan 2 pasien Gagal Ginjal Kronik, data dikumpulkan dengan cara wawancara, observasi, dan pemeriksaan fisik, serta dokumentasi. Penelitian dilaksanakan di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung. Hasil evaluasi terkait pencapaian tujuan keperawatan, yaitu Pada kedua klien telah dilakukan intervensi yang sama dan didapatkan penurunan RR 25x/menit, tampak membran mukosa klien sudah lembab, klien tampak lebih rileks, Klien tampak lebih nyaman. Peneliti melakukan asuhan keperawatan pada Ny. A. dan Ny. N. Di Ruang Kenangai Di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung, keduanya memiliki diagnosa medis Gagal Ginjal Kronik dengan masalah Ny. A. yaitu Hipervolemia, Bersihan jalan nafas tidak efektif, Pola nafas tidak efektif, Perfusi perifer tidak efektif, dan Intoleransi aktivitas dan pada Ny.N yaitu Hipervolemia, Perfusi perifer tidak efektif, Defisit nutrisi berhubungan, dan Ansietas. Kata Kunci : Proses Keperawatan, Gagal Ginjal Kronik

Page 3 of 15 | Total Record : 142