cover
Contact Name
Nita Linuria
Contact Email
nitali1501@gmail.com
Phone
+6281271111086
Journal Mail Official
admin@bundadelima.ac.id
Editorial Address
JL. Bakau, No. 5, Tanjung Gading, Tj. Raya, Kedamaian, Kota Bandar Lampung, Lampung 35227
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bunda Delima
ISSN : 29857058     EISSN : 2985668X     DOI : https://doi.org/10.59030/jpmbd.v1i1
Core Subject : Health,
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bunda Delima (JMBD) dalah Jurnal untuk mempublikasikan penelitian di bidang keperawatan, dan kesehatan kepada peneliti, ilmuwan, dan profesional. Untuk setiap edisi yang diterbitkan Jurnal Keperawatan Bunda Delima, kami berupaya: Menggunakan prosedur dan waktu standar untuk naskah yang dikirimkan Memberikan layanan editorial yang baik untuk setiap naskah yang dikirimkan Menarik penulis untuk berkontribusi mengirimkan naskah berkualitas Mengelola jurnal dengan standar kualitas yang baik JPMBD diterbitkan dua kali dalam setahun oleh Akademi Keperawatan Bunda Delima. Makalah yang disumbangkan harus asli dan menawarkan kontribusi yang mutakhir. Setiap manuskrip akan ditinjau oleh rekan sejawat oleh pengulas di bidang yang relevan untuk memastikan kualitas publikasi. Jpmbd menawarkan lisensi akses terbuka (CC-BY), penulis memegang hak cipta.
Articles 17 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 2 (2025): EDISI AGUSTUS" : 17 Documents clear
Pelatihan Keterampilan Menjaga Kebersihan Tangan Bagi Warga Panti Asuhan : Handwashing Health Skills Training Through Socialization and Commmunity Service at Orphanage Revine Siahaan, Edita; Fitriyanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bunda Delima Vol 4 No 2 (2025): EDISI AGUSTUS
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jpmbd.v4i2.84

Abstract

ABSTRAK Perilaku Gaya Hidup Bersih dan Sehat di lingkungan Panti sangat penting. Perilaku kesehatan yang baik juga mengurangi risiko penyakit. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anak panti dalam cuci tangan 6 langkah. Kegiatan ini dilakukan tanggal 14 april 2025 jam 16.00 di Aula Panti Asuhan Kasih Nusantara. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan anak panti dengan nilai pre test 31.33 sebelum pemberian materi dan nilai setelah pemberian materi 78,33. Dari nilai tersebut terjadi peningkatan nilai rata-rata .Kesimpulan terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan 6 langkah cuci tangan pada anak di Panti Asuhan Kasih Nusantara.
Peningkatan Pengetahuan Pencegahan, Pengendalian Penyakit Hipertensi dan Diabetes Melitus pada Masyarakat: Increased Knowledge of Prevention, Control of Hypertension and Diabetes Mellitus in the Community Mulia, Madepan; Mayangsari, Hanny
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bunda Delima Vol 4 No 2 (2025): EDISI AGUSTUS
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jpmbd.v4i2.85

Abstract

Masalah kesehatan masyarakat di Indonesia semakin kompleks, Dimana penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes melitus menjadi penyebab utama kematian. Kurangnya pemahaman keluarga tentang faktor risiko dan pencegahan penyakit tidak menular berkontribusi pada tingginya prevalensi penyakit ini. Untuk itu, diperlukan pendekatan edukasi berbasis keluarga guna meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat dalam pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan keluarga dalam pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular melalui pendekatan edukasi berbasis keluarga. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Kebagusan, dengan melibatkan 30 keluarga sebagai peserta. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan kesehatan mengenai penyakit tidak menular yaitu hipertensi dan diabetes mellitus. Evaluasi dilakukan melalui pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta sebesar 23% setelah mengikuti penyuluhan. Sebagian besar peserta menunjukkan perubahan positif dalam perilaku hidup sehat, seperti peningkatan aktivitas fisik dan perbaikan pola makan. Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami pentingnya pencegahan penyakit tidak menular dan menerapkan gaya hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Edukasi Deteksi Dini Stroke dengan Slogan “Segera Ke RS” untuk Pencegahan Stroke Pada Masyarakat di Padang Brahrang Langkat Siregar, Maya Ardilla; Putri Purnama Sari; Hizrah Hanim Lubis
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bunda Delima Vol 4 No 2 (2025): EDISI AGUSTUS
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jpmbd.v4i2.86

Abstract

Gejala stroke dapat muncul secara mendadak, dan penanganan medis yang cepat dalam waktu "golden period" (3–4,5 jam pertama) sangat menentukan keberhasilan terapi dan mencegah kecacatan permanen. Deteksi dini dapat membantu masyarakat dalam penanganan terhadap serangan stroke. Deteksi dini dengan slogan Segera Ke RS, Se: Senyum tidak simetris (wajah mencong), Ge: Gerak separuh tubuh melemah, Ra: Rasa bicara pelo atau sulit bicara, Ke RS: Segera ke Rumah Sakit. Tujuan dari kegiatan PKM adalah meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini Stroke sebagai penanganan awal pada tanda stroke. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Padang Brahrang, dengan jumlah 62 orang. Kegiatan dilaksanakan dengan metode pemeriksaan tekanan darah dan edukasi kesehatan dengan menggunakan leaflet yang berisi defenisi stroke, penyebab stroke, deteksi stroke dengan slogan “segera ke RS” dan pencegahan stroke. Kegiatan dilaksanakan dengan baik dan meningkatkan pengetahuan peserta PKM.
Fenomena Penurunan Kekuatan Otot pada Remaja Sekolah Menengah Atas di Tangerang Raya: The Phenomenon of Decreased Muscle Strength in High School Adolescents in Tangerang City Dewanto, Naomi Esthernita Fauzia; Santoso, Alexander Halim; Gunaidi, Farell Christian; Hendrianto, Rafindra Raja
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bunda Delima Vol 4 No 2 (2025): EDISI AGUSTUS
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jpmbd.v4i2.87

Abstract

Kekuatan otot, khususnya kekuatan genggaman tangan, merupakan salah satu indikator penting dalam menilai kebugaran fisik remaja. Penurunan kekuatan otot tidak hanya dikaitkan dengan penuaan, tetapi juga mulai ditemukan pada usia muda akibat gaya hidup sedentari dan pola makan tidak seimbang. Deteksi dini melalui skrining kekuatan genggaman tangan penting dilakukan untuk mencegah gangguan kebugaran otot di masa depan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di salah satu SMA di wilayah Tangerang Raya dengan melibatkan 144 siswa sebagai responden. Pengukuran kekuatan genggaman tangan dilakukan menggunakan CAMRY EH101 Digital Hand Dynamometer pada tangan kanan dan kiri. Kriteria kelemahan otot merujuk pada batas normal menurut AWGS 2019, yaitu <28 kg untuk laki-laki dan <18 kg untuk perempuan. Data disusun secara agregat dan dianalisis berdasarkan usia, jenis kelamin, dan kategori kekuatan otot. Sebagian besar siswa berusia 16 tahun (55,6%), dengan distribusi jenis kelamin 54,2% perempuan dan 45,8% laki-laki. Rerata kekuatan genggaman tangan kanan dan kiri lebih tinggi pada laki-laki (37,76 kg dan 35,07 kg) dibanding perempuan (23,80 kg dan 21,99 kg). Berdasarkan kriteria AWGS, sebanyak 13,9% siswa termasuk dalam kategori kelemahan otot, terdiri dari 9,7% perempuan dan 4,2% laki-laki. Skrining ini menunjukkan bahwa sebagian remaja telah mengalami penurunan kekuatan otot. Sekolah diharapkan dapat merancang intervensi preventif berbasis data, seperti peningkatan aktivitas fisik dan promosi gizi seimbang, guna mendukung kebugaran otot dan kualitas hidup siswa.
Temuan Tekanan Darah Tinggi pada Remaja Sekolah Menengah Atas Tarakanita Citra Raya: Findings of High Blood Pressure in Adolescents of Tarakanita Citra Raya High School Charissa, Olivia; Santoso, Alexander Halim; Gunaidi, Farell Christian
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bunda Delima Vol 4 No 2 (2025): EDISI AGUSTUS
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jpmbd.v4i2.88

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang mengalami transisi penting dalam aspek fisik dan psikososial. Sayangnya, kesadaran terhadap kesehatan, khususnya pemantauan tekanan darah, masih rendah di kalangan remaja. Padahal, hipertensi pada usia muda dapat berkembang secara asimtomatik dan berpotensi menimbulkan komplikasi di masa depan. Deteksi dini melalui skrining tekanan darah menjadi langkah strategis dalam mencegah penyakit tidak menular sejak usia sekolah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada 5 Juni 2025 di SMA Tarakanita, Citra Raya, Tangerang. Sebanyak 144 siswa mengikuti pemeriksaan tekanan darah menggunakan sfigmomanometer digital OMRON. Kriteria tekanan darah tinggi merujuk pada nilai ?140/90 mmHg. Pengukuran dilakukan oleh tenaga terlatih dan data dicatat secara agregat untuk menjaga kerahasiaan. Mayoritas peserta berusia 15–16 tahun dengan rerata usia 15,60 tahun (SD 0,53). Komposisi jenis kelamin terdiri dari 66 laki-laki (45,8%) dan 78 perempuan (54,2%). Rata-rata tekanan darah sistolik adalah 124,24 mmHg dan diastolik 71,18 mmHg. Sebanyak 31 siswa (21,5%) tercatat memiliki tekanan darah tinggi. Proporsi remaja dengan tekanan darah tinggi cukup signifikan dan menunjukkan pentingnya skrining rutin di lingkungan sekolah. Diperlukan intervensi lanjutan berupa edukasi gizi, peningkatan aktivitas fisik, serta pemantauan kesehatan berkala untuk mencegah hipertensi sejak dini.
Temuan Ketebalan Lemak Subkutan Tinggi pada Populasi Dewasa Usia Produktif : Findings of High Subcutaneous Fat Thickness in Productive Age Adult Population Ruslim, Daniel; Santoso, Alexander Halim; Gunaidi, Farell Christian; Andersan, Jonathan; Riadi, Seravin Janet
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bunda Delima Vol 4 No 2 (2025): EDISI AGUSTUS
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jpmbd.v4i2.89

Abstract

Distribusi lemak tubuh yang tidak seimbang, khususnya penumpukan lemak subkutan, berperan penting dalam risiko gangguan metabolik seperti dislipidemia dan penyakit kardiovaskular. Deteksi dini menggunakan pemeriksaan ketebalan lemak subkutan dengan skinfold caliper menjadi metode efektif, praktis, dan ekonomis untuk penilaian risiko tersebut. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan pada 87 peserta usia produktif di sekolah menegah pertama Kalam Kudus, Jakarta Barat, dengan pengukuran ketebalan lemak subkutan pada tiga titik utama: biceps, triceps, dan suprailiac. Selain skrining, peserta juga diberikan edukasi mengenai faktor risiko dan pencegahan dislipidemia melalui pola makan sehat dan aktivitas fisik teratur. Hasil skrining menunjukkan sebanyak 1 orang (1.15%), 5 orang (5.75%), dan 34 orang (39.08%) memiliki ketebalan lemak subkutan yang tinggi pada area biceps, triceps, dan suprailiac. Pemeriksaan ini efektif untuk mendeteksi risiko metabolik sejak dini. Edukasi berperan penting dalam meningkatkan kesadaran peserta terhadap gaya hidup sehat dan pencegahan komplikasi metabolik. Kegiatan ini berhasil mengidentifikasi risiko kesehatan dan meningkatkan pengetahuan tentang pencegahan penyakit. Deteksi dini dan edukasi perlu dijadikan program rutin di komunitas guna meningkatkan kualitas hidup usia produktif
Deteksi Dini dan Edukasi Obesitas Sarkopenik pada Usia Lanjut: Early Detection and Education of Sarcopenic Obesity in the Elderly Frisca; Santoso, Alexander Halim; Gunaidi, Farell Christian; Edbert, Juan; Dewanto, Paulus Gegana Thery
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bunda Delima Vol 4 No 2 (2025): EDISI AGUSTUS
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jpmbd.v4i2.90

Abstract

Perubahan komposisi tubuh pada lansia, seperti penurunan massa otot dan peningkatan lemak tubuh, berdampak signifikan terhadap kesehatan dan kualitas hidup mereka. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melakukan deteksi dini obesitas sarkopenik pada lansia melalui pemeriksaan komposisi tubuh menggunakan metode Analisis Bioimpedansi (BIA) serta memberikan edukasi terkait pencegahan dan pengelolaan kondisi tersebut. Kegiatan dilaksanakan di Panti Werdha Hana, Babakan, Tangerang Selatan, dengan melibatkan 36 peserta yang terdiri atas 7 laki-laki dan 29 perempuan dengan rerata usia 76,52 tahun. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa sebanyak 28 orang (77,78%) memiliki total lemak tubuh sangat tinggi dan 8 orang (22,22%) tergolong tinggi, sementara 5 orang (13,89%) dan 8 orang (22,22%) memiliki lemak viseral sangat tinggi dan tinggi. Selain itu, sebanyak 34 orang (94,44%) tercatat memiliki massa otot yang rendah. Edukasi mengenai pola makan sehat dan aktivitas fisik diberikan setelah skrining, bertujuan untuk mencegah komplikasi dan meningkatkan kualitas hidup peserta. Kegiatan ini menegaskan pentingnya skrining komposisi tubuh secara rutin sebagai upaya promotif dan preventif dalam menjaga kesehatan lansia secara optimal.
Peningkatan Kesadaran Masyarakat tentang Sarkopenia dengan Skrining Kekuatan Genggaman Tangan di Kelurahan Tanjung Duren Johan; Santoso, Alexander Halim; Gunaidi, Farell Christian; Putra, Heri Yanto; Putra, Muhammad Dzakwan Dwi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bunda Delima Vol 4 No 2 (2025): EDISI AGUSTUS
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jpmbd.v4i2.91

Abstract

Sarkopenia merupakan kondisi degeneratif yang sering terjadi pada lansia, ditandai dengan penurunan massa dan kekuatan otot yang berdampak signifikan terhadap kualitas hidup dan kemampuan fungsional. Kehilangan massa otot terjadi secara bertahap sejak usia 30 tahun dan meningkat tajam setelah usia 65 tahun, memicu risiko disabilitas, penyakit kardiovaskular, hingga mortalitas. Deteksi dini sarkopenia melalui pengukuran kekuatan genggaman tangan (handgrip strength) dianggap metode efektif dan praktis karena bersifat non-invasif dan mudah dilakukan di lapangan. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan skrining kekuatan genggaman tangan pada populasi dewasa di Tanjung Duren guna mendeteksi potensi sarkopenia dan meningkatkan kesadaran tentang pentingnya menjaga kekuatan otot. Metode yang digunakan adalah pendekatan Plan-Do-Check-Action (PDCA) yang bersifat berkelanjutan terhadap suatu proses atau kegiatan. Kegiatan ini dilakukan di Kelurahan Tanjung Duren, Jakarta Barat yang diikuti oleh 107 peserta. Hasil menunjukka bahwa sebanyak 27 peserta (25.23%) memiliki kekuatan genggaman tangan dibawah normal. Skrining kekuatan genggaman efektif dalam mendeteksi risiko sarkopenia, memungkinkan intervensi dini yang dapat meningkatkan kualitas hidup dan mencegah komplikasi di usia lanjut.
Edukasi Pentingnya Pola Makan DASH pada Penderita Hipertensi : Education on the Importance of the DASH Diet for Hypertension Patients Lubis, Hizrah Hanim; Siregar, Maya Ardilla
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bunda Delima Vol 4 No 2 (2025): EDISI AGUSTUS
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jpmbd.v4i2.92

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit yang umum terjadi pada masyarakat, yang terkadang jarang untuk diperhatikan. Padahal tatalaksana utama dari hipetensi dalah pengontrolan tekanan darah untuk menekan terjadinya komplikasi. Salah satu cara pengontrolan hipertensi adalah dengan melakukan pola makan yang baik. Salah satunya adalah DASH. Tujuan pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan masyarakat desa Padang Cermin yang menderita hipertensi berjumlah 24 orang. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah dengan melakukan pretest terlebih dahulu tentang pengetahuan masyarakat tentang pola makan hipertensi, kemudian memberikan sosialisasi melalui ceramah interaktif dan tanya jawab tentang pola makan DASH, dengan memberikan leaflet berisi materi edukasi pola makan pada penderita hipertensi, kemudian dilakukan kembali posttest kepada peserta tentang pengetahuan pola makan hipertensi. Hasil pengabdian kepada Masyarakat ini diperoleh peserta penyuluhan memahami tentang pola makan DASH pada penderita hipertensi dan mengikuti kegiatan dengan antusias dilihat dari respon peserta dalam menanggapi pemateri dan melakukan tanya jawab Kesimpulan : Kegiatan terlaksana dengan lancar dan baik, masyarakat mengikuti seluruh kegiatan dengan baik
Skrining dan Edukasi Hipertensi pada Populasi Dewasa di Masyarakat: Hypertension Screening and Education in the Adult Population in the Community Martin, Alfianto; Santoso, Alexander Halim; Gunaidi, Farell Christian; Mashadi, Fladys Jashinta; Felicia, Ivana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bunda Delima Vol 4 No 2 (2025): EDISI AGUSTUS
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jpmbd.v4i2.93

Abstract

Hipertensi salah satu penyakit tidak menular utama yang sering tidak terdeteksi yang bisa menyebabkan komplikasi serius pada ginjal dan sistem kardiovaskular. Deteksi dini sangat penting untuk mencegah disabilitas dan kematian akibat hipertensi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan skrining tekanan darah pada 107 peserta usia dewasa di Kelurahan Tanjung Duren, Jakarta Barat. Pengukuran tekanan darah dilakukan oleh tim Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara menggunakan tensimeter digital. Hasil skrining menunjukkan bahwa 28.04% peserta mengalami hipertensi, 46.73% pre-hipertensi, dan 25.23% memiliki tekanan darah normal. Dari hasil skrining langsung dilakukan kelas edukasi pada peserta tentang  faktor risiko hipertensi, pencegahan dengan pola hidup sehat, penerapan diet DASH dan aktivitas fisik rutin.  Kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran peserta terhadap pentingnya deteksi dini dan pengelolaan hipertensi. Deteksi dini dan edukasi perlu dijadikan program rutin untuk mencegah komplikasi hipertensi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Page 1 of 2 | Total Record : 17