cover
Contact Name
MUHAMMAD IQBAL AL GHOZALI
Contact Email
tugasku44@gmail.com
Phone
+628998894014
Journal Mail Official
tugasku44@gmail.com
Editorial Address
Blok Selasa RT/RW 01/03 NO. 73, Desa Jatitengah Kecamatan Jatitujuh , Kab. Majalengka, Provinsi Jawa Barat, 45458
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Action Research Journal Indonesia (ARJI)
ISSN : 27749290     EISSN : 27750787     DOI : 10.61227
Core Subject : Education,
ARJI is a journal that publishes the results of scientific research in the field of education using classroom action research methods. The ARJI journal is published every 3 months, namely in March, June, September and December. The ARJI journal has been published since March 2019. The ARJI journal already has the E-ISSN (2775-0787) and P-ISSN (2774-9290) numbers.
Articles 548 Documents
Konstruksi Wacana Media Online terhadap Program Makan Bergizi Gratis di Lembaga Pendidikan Indonesia Tahun 2026 Ahmad Kamalul Fikri; Dhion Meitreya Vidhiasi
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 8 No. 2 (2026): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v8i2.781

Abstract

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada lembaga pendidikan di Indonesia tahun 2026 memunculkan perdebatan publik yang tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan gizi siswa, tetapi juga dengan tata kelola program, mutu implementasi, dan legitimasi kebijakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola konstruksi wacana dan mengomparasikan framing pemberitaan  program MBG pada Detik.com dan Tempo.co. Penelitian ini tidak dimaksudkan sebagai penilaian atas keberhasilan atau kegagalan program MBG, melainkan sebagai kajian akademis terhadap konstruksi wacana media dalam membingkai kebijakan publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode desain analisis wacana kritis model Norman Fairclough, dipadukan dengan pendekatan sosio-kognitif Teun A. van Dijk, serta analisis framing Robert Entman. Data penelitian berupa berita online dari Detik.com dan Tempo.co periode Januari–Maret 2026 dan dipilih secara purposif berdasarkan relevansi dengan isu MBG di lembaga pendidikan. Data dikumpulkan melalui dokumentasi, pengarsipan teks, dan koding tematik, lalu dianalisis pada level teks, praktik diskursif, praktik sosial, struktur wacana, kognisi sosial, dan elemen framing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Detik.com cenderung menonjolkan persoalan teknis-implementatif, sedangkan Tempo.co lebih menekankan akuntabilitas kebijakan, politik anggaran, dan legitimasi publik. Penelitian ini berkontribusi memperkuat pembacaan multidimensi atas wacana media mengenai kebijakan pangan pendidikan di Indonesia. Temuan penelitian merekomendasikan agar masyarakat, khususnya komunitas pendidikan, mengembangkan literasi media yang kritis dengan tidak mudah terbawa konstruksi wacana dan framing pemberitaan, melainkan melakukan verifikasi langsung berbasis pengalaman dan data praksis di lapangan."
Peran Guru dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Quran dan Karakter Islami Siswa di MTs Swasta Se-Kota Batam Tiara Monica
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 8 No. 2 (2026): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v8i2.762

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran guru dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an dan membentuk karakter Islami siswa di MTs swasta se-Kota Batam, dengan fokus pada MTs Al-Jabar, MTs Darul Ihsan, dan MTs Al-Ukhuwah. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pendidikan agama Islam yang tidak hanya menekankan aspek kognitif, tetapi juga aspek afektif dan psikomotorik siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi lapangan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan sebagai pendidik, pembimbing, fasilitator, teladan, dan evaluator dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an serta membentuk karakter Islami siswa. Secara analitis, MTs Al-Jabar lebih menonjol dalam penguatan teknis membaca Al-Qur’an, MTs Darul Ihsan unggul dalam pembinaan yang terstruktur dan evaluatif, sedangkan MTs Al-Ukhuwah lebih menekankan pendekatan partisipatif dan personal. Dalam pembentukan karakter Islami, ketiga madrasah sama-sama menerapkan keteladanan, pembiasaan ibadah, dan budaya religius sekolah. Temuan ini menunjukkan bahwa efektivitas peran guru dipengaruhi oleh strategi pembelajaran, budaya sekolah, dan dukungan lingkungan pendidikan. Dengan demikian, guru memiliki posisi sentral dalam membentuk siswa yang mampu membaca Al-Qur’an dengan baik serta memiliki karakter Islami dalam kehidupan sehari-hari.
Inovasi Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Berbasis Kontekstual di MI Ihyaussunnah Nabila Sethia Izzati; Muh Wasith Achadi
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 8 No. 2 (2026): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v8i2.777

Abstract

Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam pada jenjang pendidikan dasar memerlukan inovasi yang mampu menghadirkan materi secara kontekstual serta menanamkan nilai karakter Islami. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan inovasi pembelajaran berbasis kontekstual pada mata pelajaran SKI di MI Ihyaussunnah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Responden penelitian terdiri dari dua guru SKI sebagai informan utama dan satu kepala madrasah sebagai informan pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi pembelajaran dilakukan melalui penggunaan storytelling, media visual, diskusi interaktif, dan proyek sederhana yang terintegrasi dengan nilai karakter. Guru berperan dalam merancang strategi pembelajaran adaptif, sedangkan kepala madrasah mendukung melalui supervisi akademik. Model pembelajaran yang diterapkan bersifat integratif dan kontekstual, dengan evaluasi autentik pada aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Implementasi inovasi ini meningkatkan minat belajar, partisipasi, dan pemahaman nilai historis Islam pada siswa.
Peningkatan Motivasi Belajar dan Sikap Kerjasama Siswa melalui Metode Teams Games Tournament (TGT) pada Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di MA Al Islah Bekasi Raden Roro Wulan Ayu Wardani; Erlis Sulandari; Julya Julya; Zumrotussa’adah Zumrotussa’adah
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 8 No. 2 (2026): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v8i2.779

Abstract

Penelitian ini berangkat dari permasalahan rendahnya motivasi, keaktifan, dan kerja sama siswa yang disebabkan oleh dominannya penggunaan metode konvensional dalam pembelajaran SKI. Tujuan penelitian adalah mengevaluasi penerapan model Teams Games Tournament (TGT) beserta pengaruhnya terhadap ketiga aspek tersebut. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang ditempuh dalam dua siklus, bertempat di MA Al Islah Bekasi dengan melibatkan 40 siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, yang selanjutnya dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian menghasilkan peningkatan yang nyata pada seluruh aspek yang diamati. Motivasi belajar siswa naik dari 55% pada pra-siklus menjadi 70% di Siklus I dan 88% di Siklus II, keaktifan meningkat dari 50% menjadi 65% dan 85%, sedangkan kerja sama meningkat dari 52% menjadi 68% dan 86%. Semua indikator keberhasilan dengan ambang batas minimal 80% berhasil dicapai pada Siklus II, sehingga model TGT terbukti menjadi alternatif strategi pembelajaran yang efektif dan berpusat pada siswa dalam konteks mata pelajaran SKI.
The Role of School Guidance and Counselling in Promoting Mental well-being and Critical Thinking among junior Secondary School Students in Anambra State Chinwe Augustina Enwere
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 8 No. 2 (2026): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v8i2.783

Abstract

Guidance and counselling at school is critical in improving the mental health and critical thinking skills of junior secondary school students. The current research involved a descriptive survey design, which included all of the teachers in the public secondary schools. A sample size of 118 teachers was used. This information was collected using a structured questionnaire administered using the Google Forms platform, and the results were rated in a 4-point Likert scale. The reliability of the instruments was determined by a pilot study, which produced a Cronbach alpha of 0.85. Findings show that guidance and counselling services play a key role in promoting the mental health of students through the emotional support they offer, stress management techniques, and coping. Besides, organised counselling programmes encourage building of critical-thinking capabilities, which help pupils to develop logical thinking, decision-making abilities, and problem-solving skills. This research suggests that more finance should be allocated, more parents should be involved, and policy solutions should be implemented to strengthen school counselling programmes in the State of Anambra.
Educational Tablets and their Effectiveness in Enhancing Teacher Engagement and Conceptual Understanding in History Instruction in Secondary Schools in Bagamoyo District, Tanzania Prospery Mwansa Mwila
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 8 No. 2 (2026): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v8i2.784

Abstract

Improving the quality of history instruction in secondary schools increasingly depends on the effective use of digital tools that enhance learner engagement and strengthen conceptual understanding. In Tanzania, educational tablets have been introduced in public secondary schools to support teaching and learning; however, their classroom application remains unclear, particularly regarding instructional practices and teacher preparedness in contexts such as Bagamoyo District. Although available, these devices are mainly used for supportive tasks, with limited evidence of meaningful pedagogical transformation in history education.This study assessed the effectiveness of educational tablets in enhancing teachers’ engagement and conceptual understanding in history instruction in public secondary schools in Bagamoyo District. It examined how tablets are used in lesson preparation and delivery. A convergent parallel mixed-methods design was adopted, integrating quantitative and qualitative approaches. The study involved 30 participants, comprising 20 history teachers and 10 academic teachers, selected through stratified random and purposive sampling techniques. Data were collected using structured questionnaires and semi-structured interviews. Validity and reliability were ensured through triangulation, pilot testing, and a Cronbach’s Alpha value of 0.72. Quantitative data were analyzed using descriptive statistics, while qualitative data were analyzed thematically using the constant comparative method supported by NVivo software. Findings indicate that tablets are strongly valued for lesson planning (80%) and digital exhibitions (64%), reflecting their usefulness in organizing and presenting instructional content. However, their integration into learner-centered strategies such as project-based learning remains limited (14%), with inconsistent use in historical timelines and classroom presentations. Challenges include inadequate pedagogical training, unclear policy direction, and insufficient technical support. The results correspond with the Technology Acceptance Model (TAM) and Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK), showing that although teachers recognize the usefulness of tablets, many lack the integrated competencies required for transformative instructional use.
Developing Information Work Competence of Future Primary Education Teachers: An Integrative Pedagogical Model Nilufar Parda Qizi Omonova
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 8 No. 2 (2026): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v8i2.785

Abstract

The rapid digitalization of educational ecosystems has fundamentally transformed the professional profile of primary school teachers. This study aims to develop, implement, and empirically validate a comprehensive pedagogical model for forming information work competence in pre-service primary education teachers within higher education contexts. A sequential explanatory mixed-methods design was employed over two academic years (2024–2026). The study involved 240 pre-service teachers randomly assigned to experimental (n=120) and control (n=120) groups. A validated Information Competence Assessment Tool (ICAT) was administered, complemented by semi-structured interviews, reflective journals, and classroom observation protocols. The instrument validation process, implementation fidelity metrics, and mixed-methods triangulation provide a replicable framework for Central Asian and similar educational contexts. The experimental group participated in a structured 96-hour integrative intervention spanning six pedagogical modules. Quantitative data were analyzed using ANCOVA, paired/independent t-tests, and effect size calculations. Qualitative data underwent thematic analysis with inter-coder reliability verification. The experimental group demonstrated statistically significant gains across all competence dimensions (p<0.001), with a mean post-test score of 85.4 (SD=6.8) compared to 61.8 (SD=7.2) in the control group (η²=0.58, large effect). Pedagogical integration and critical evaluation showed the highest improvement trajectories. Qualitative analysis revealed four dominant themes: increased pedagogical confidence, development of critical information literacy, enhanced collaborative digital practices, and ethical awareness. The proportion of participants achieving high competence levels rose from 13.3% to 53.3% in the experimental group. This study contributes a contextually adapted, empirically validated model that bridges the persistent gap between technical digital skills and pedagogical application in primary teacher education.
Pelaksanaan Pengelolaan Administrasi Guru dalam Kegiatan Belajar Mengajar Indah Fujianti
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 3 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i3.289

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya permasalahan dalam pengelolaan administrasi guru seperti: pembuatan perangkat pembelajaran yang dilakukan dengan cara copy paste dari tahun – tahun sebelumnya sehingga mengakibatkan tidak ada perubahan dalam pengelolaan administrasi guru. Selain itu, tidak lengkapnya administrasi guru akibat kurangnya pengetahuan guru dalam menyusun administrasi guru. Dalam konteks ini, penelitian bertujuan untuk mengkaji tentang administrasi guru dan kegiatan belajar mengajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melakukan pengumpulan data Pustaka, membaca, menganalisis dan mencatat serta mengolah hasil penelitian sebelumnya yang relevan. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara menelusuri jurnal pada digital library di media internet dan Google scholar. Implikasi dari hasil penelitian ini adalah pentingnya memahami bagaimana pelaksanaan pengelolaan administrasi guru dalam kegiatan belajar mengajar agar tercipta sebuah pembelajaran yang terstruktur dan terencana sehingga dapat menghasilkan pembelajaran yang efektif, kreatif dan menyenangkan.
Keteladanan Umar Bin Khattab dalam Memimpin Sebagai Dasar Pembentukan Karakter Siswa Latifah Latifah; Eli Nurbaya; Ai Atun; M Tajudin Zuhri; Nenden Munawaroh
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 8 No. 2 (2026): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v8i2.389

Abstract

Keteladanan dan nilai-nilai kepemimpinan Umar bin Khattab menjadi relevan untuk dikaji karena masih ditemukannya persoalan kepemimpinan di lembaga pendidikan Islam, khususnya dalam hal tanggung jawab, partisipasi, dan pengelolaan organisasi berbasis nilai keislaman. Penelitian ini menjadikan kepemimpinan Umar bin Khattab sebagai rujukan dalam merumuskan prinsip kepemimpinan Islam yang ideal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keteladanan Umar bin Khattab serta relevansinya dalam konteks kepemimpinan pendidikan, khususnya di SD IT Al-Furqon. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif studi kepustakaan (library research) dengan teknik analisis konten melalui kajian teori dan literatur yang relevan. Data ini diambil dari scholar dan sebanyak 10 jurnal yang dikaji. Data yang dikumpulkan dengan mengidentifikasi, memilah, mengorganisasikan data, dan menganalisis isi dari sumber tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa implementasi nilai-nilai keteladanan Umar bin Khattab dalam kepemimpinan di SD IT Al-Furqon memiliki dimensi yang luas dan aplikatif. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan kepemimpinan Islami, khususnya di lingkungan madrasah sebagai lembaga pendidikan formal yang menanamkan nilai-nilai keislaman kepada peserta didik.
Dari Cordoba ke Florence: Jembatan Peradaban Islam Menuju Renaissance Eropa Rani Nurani Dewi; Dede Nurwahidah Dede; Santi Rismayanti; M.Tajudin Zuhri; Nenden Munawaroh; Masripah Masripah
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 3 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i3.453

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh anggapan bahwa Renaissance Eropa murni berasal dari Barat, padahal peradaban Islam, khususnya di Andalusia, turut memberi kontribusi besar dalam mentransfer ilmu dan nilai pendidikan yang mendasari era tersebut. Penelitian ini mengkaji kontribusi peradaban Islam, khususnya yang berkembang di Andalusia, terhadap lahirnya gerakan Renaissance di Eropa. Melalui pendekatan kepustakaan, studi ini menelusuri jalur historis aliran ilmu dan budaya dari Cordoba ke Florence, termasuk peran penting gerakan penerjemahan, interaksi budaya dalam Perang Salib, pengaruh perdagangan, serta integrasi ilmu dalam institusi pendidikan Islam. Sumber literatur diperoleh dari buku sejarah, jurnal ilmiah, dan artikel akademik yang relevan. Teknik  pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka, sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif-kritis dengan pendekatan historis. Ditemukan bahwa warisan intelektual Islam, baik dalam filsafat, sains, kedokteran, arsitektur, maupun sistem pendidikan, memiliki dampak besar dalam membentuk fondasi kebangkitan intelektual Eropa. Studi ini juga menyoroti relevansi nilai-nilai peradaban Islam tersebut bagi pendidikan Islam kontemporer, seperti pentingnya keterbukaan intelektual, integrasi ilmu agama dan sains, semangat riset, serta kolaborasi lintas budaya.

Filter by Year

2020 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 3 (2026): Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 8 No. 2 (2026): Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 8 No. 1 (2026): Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 4 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 3 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 2 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 1 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 6 No. 4 (2024): Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 6 No. 3 (2024): Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 6 No. 2 (2024): Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 6 No. 1 (2024): Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 5 No. 4 (2023): Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 5 No. 3 (2023): Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 5 No. 2 (2023): Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 5 No. 1 (2023): Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 4 No. 4 (2022): Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 4 No. 3 (2022): Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 4 No. 2 (2022): Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 4 No. 1 (2022): Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 3 No. 4 (2021): Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 3 No. 3 (2021): Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 3 No. 2 (2021): Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 3 No. 1 (2021): Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 2 No. 4 (2020): Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 2 No. 3 (2020): Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 2 No. 1 (2020): Action Research Journal Indonesia (ARJI) More Issue