cover
Contact Name
Edi Ilham
Contact Email
asianpublisher.id@gmail.com
Phone
+6285781169228
Journal Mail Official
asianpublisher.id@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Noer Ali Sumber Arta kalimang Bekasi Barat 17134, Jawa Barat
Location
Kab. bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
PUBLICA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Published by Asian Publisher
ISSN : -     EISSN : 2985444X     DOI : -
PUBLICA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (E-ISSN 2985-444X): adalah jurnal ilmiah peer-review berkualitas tinggi dengan akses terbuka yang diterbitkan 3 kali setahun (April, Agustus, Desember) oleh Penerbit Asian Publisher. PUBLICA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Jurnal untuk mempublikasikan semua hasil kegiatan pengabdian dosen tentang pendidikan, Kemanusian, UKM, UMKM, Pelatihan, Penyuluhan, pemasaran, pendampingan, dan lai-lain. Selain kegiatan pengbadian dosen, PUBLICA juga mempublikasikan hasil kegiatan pengabdian mahasiswa, serta hasil Kegiatan pengabdian dosen dan mahasiswa di DUDI, kantor pemerintahan dll.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 74 Documents
Pelatihan Packaging bagi UMKM Binaan MEK Ambarketawang Selatan dalam Rangka Peningkatan Kapasitas UMKM Agus Tri Basuki; Rita Kusumawati
PUBLICA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): PUBLICA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, April 2026
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/publica.v4i2.87

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu bentuk implementasi peran perguruan tinggi dalam memberdayakan masyarakat dan menjawab tantangan riil yang dihadapi oleh pelaku usaha di tingkat lokal. Kegiatan pengabdian ini diselenggarakan oleh dosen Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) bekerja sama dengan Majelis Ekonomi PRM Ambarketawang Selatan, Gamping, Sleman, dengan tema “Peningkatan Kapasitas UMKM Binaan MEK Ambarketawang Melalui Pelatihan Packaging dan Pengelolaan Keuangan”. Kegiatan ini dilaksanakan pada 3 Mei 2025 di Masjid Gedhe Ambarketawang dan diikuti oleh 25 pelaku UMKM dari berbagai sektor, khususnya kuliner. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha mikro, kecil, dan menengah melalui pelatihan strategis terkait kemasan produk yang menarik dan legal, serta pengelolaan keuangan yang akurat dan mudah diaplikasikan. Metode pelaksanaan terdiri dari ceramah interaktif, studi kasus, simulasi laporan keuangan, dan sesi tanya jawab. Materi pelatihan disampaikan oleh tiga narasumber dari UMY, yaitu Dr. Agus Tri Basuki, SE., M.Si., yang membahas kontribusi UMKM terhadap pembangunan ekonomi; Rita Kusumawati, SE., M.Si., yang menyampaikan model pelaporan keuangan untuk UMKM; serta Dr. Lalu Supardin, SE., MM., yang memaparkan strategi peningkatan omset melalui kemasan produk. Hasil pelatihan menunjukkan antusiasme tinggi peserta, terlihat dari keaktifan mereka dalam diskusi serta keinginan untuk memperoleh pelatihan lanjutan seperti pemasaran digital dan pembuatan proposal bisnis. Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga memperkuat kolaborasi antara akademisi dan masyarakat dalam mendukung kemandirian ekonomi lokal. Selain itu, kegiatan ini ditutup dengan pemberian bantuan berupa perangkat pendukung operasional kepada pengurus PRM Ambarketawang Selatan sebagai wujud keberlanjutan program. Pengabdian ini menunjukkan bahwa pelatihan tematik berbasis kebutuhan riil UMKM sangat relevan dan bermanfaat dalam meningkatkan kapasitas usaha secara konkret.
Kondisi Kewirausahaan Pelaku Usaha Pendap dalam Aspek Promosi dan Branding Produk di Kelurahan Tanjung Agung RW 001 Risma Auliya Fadilah; Asih Andriyanti; Fadillah Inayah Septianita; Karno Siswanto; Andi Cahyono
PUBLICA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): PUBLICA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, April 2026
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/publica.v4i2.88

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi kewirausahaan pelaku usaha pendap di RW 001 Kelurahan Tanjung Agung, dengan fokus pada strategi promosi dan strategi branding produk. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan kondisi nyata di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi promosi yang diterapkan oleh pelaku usaha masih didominasi oleh metode konvensional, seperti promosi dari mulut ke mulut, serta belum memanfaatkan media sosial secara optimal dan terencana. Selain itu, dari aspek branding, sebagian besar pelaku usaha belum memiliki identitas merek yang kuat, yang ditandai dengan belum adanya logo yang konsisten, desain kemasan yang menarik, serta positioning produk yang jelas di pasar. Kondisi ini berdampak pada rendahnya tingkat brand awareness dan terbatasnya daya saing produk di tengah persaingan usaha yang semakin ketat. Oleh karena itu, diperlukan upaya penguatan dalam bentuk inovasi produk, pemanfaatan digital marketing secara efektif, serta pengembangan identitas merek yang lebih profesional. Langkah-langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing dan memperluas jangkauan pasar usaha pendap secara berkelanjutan.
Analisis Strategi Digital Marketing dalam Penguatan Ikon Branding UMKM Pendap di Tanjung Agung untuk Meningkatkan Keberlangsungan Usaha Kuliner Khas Bengkulu Annisa Salsabila; Ayu Muldiana; Dean Pratama; Andi Cahyono
PUBLICA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): PUBLICA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, April 2026
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/publica.v4i2.89

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi digital marketing dalam memperkuat ikon branding UMKM pendap sebagai kuliner khas Bengkulu di Kelurahan Tanjung Agung guna mendukung keberlangsungan usaha di tengah persaingan industri kuliner yang semakin berkembang. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, sedangkan informan dipilih melalui teknik purposive sampling agar data sesuai dengan kebutuhan penelitian dan kondisi nyata pelaku usaha. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaku UMKM pendap memanfaatkan media digital seperti WhatsApp, Facebook, Instagram, serta aplikasi pemesanan makanan untuk mempromosikan produk, memperluas jangkauan pasar, dan meningkatkan komunikasi dengan konsumen secara lebih efektif. Penguatan branding juga dilakukan melalui penggunaan nama merek yang konsisten, desain kemasan yang menarik, serta penegasan identitas pendap sebagai kuliner khas Bengkulu. Selain itu, pelaku usaha berupaya menjaga kualitas produk, meningkatkan pelayanan kepada konsumen, serta menetapkan harga yang kompetitif agar usaha tetap bertahan dan berkembang melalui penerapan strategi pemasaran digital yang adaptif. Upaya tersebut tidak hanya membantu menarik konsumen baru dan mempertahankan pelanggan lama, tetapi juga memperkuat citra pendap sebagai kuliner khas daerah yang memiliki nilai ekonomi dan budaya bagi masyarakat, sekaligus membuka peluang pengembangan usaha yang lebih luas untuk keberlangsungan usaha berkelanjutan.
Optimalisasi Program KKN Tematik dalam Meningkatkan Kapasitas Pelaku Usaha Pendap Kelurahan Tanjung Agung melalui Pendampingan Kewirausahaan di Era Digital Melyani Mayangsari; Ilzatul Rahmi; Riantina Anggraini; Andi Cahyono
PUBLICA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): PUBLICA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, April 2026
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/publica.v4i2.90

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimalisasi Program KKN Tematik dalam meningkatkan kapasitas pelaku usaha Pendap kelurahan tanjung agung melalui pendampingan kewirausahaan di era digital. Penelitian ini didasarkan masih rendahnya kapasitas pelaku usaha, terutama dalam branding produk, dan pemanfaatan teknologi digital dalam pemasaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Penentuan subjek penelitian dilakukan dengan teknik purposive sampling, yaitu memilih informan yang terlibat langsung dalam kegiatan, seperti pelaku usaha Pendap, mahasiswa KKN, dan pihak terkait. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum pendampingan, pelaku usaha masih menjalankan usaha secara tradisional dengan keterbatasan dalam pengelolaan usaha dan pemasaran. Setelah pelaksanaan program, terjadi peningkatan kapasitas pelaku usaha yang ditandai dengan kemampuan memanfaatkan media sosial seperti WhatsApp, Instagram, dan TikTok sebagai sarana promosi, perbaikan kemasan dan identitas produk. Pendampingan juga mendorong perubahan pola pikir pelaku usaha menjadi lebih terbuka terhadap inovasi dan perkembangan teknologi. Program KKN Tematik terbukti memberikan dampak positif dalam meningkatkan kapasitas pelaku usaha Pendap. Program ini menjadi langkah awal dalam mendorong transformasi usaha menuju sistem yang lebih modern dan berdaya saing, sehingga diperlukan keberlanjutan program serta dukungan berbagai pihak agar hasil yang dicapai dapat terus berkembang secara berkelanjutan.
Revitalisasi Wayang Wong Anak-Anak Di Desa Bona, Gianyar, Bali Ni Made Ruastiti; I Made Sidia; Gede Yoga Kharisma Pradana; Kadek Suryani; Putri Anggreni
PUBLICA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): PUBLICA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, April 2026
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/publica.v4i2.91

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk revitalisasi pertunjukan Wayang Wong anak-anak yang mulai terpinggirkan akibat putusnya regenerasi. Sebagai warisan budaya yang mengandung nilai-nilai budaya lokal dengan koreografi gerak yang lucu dan menghibur, Wayang Wong anak-anak semestinya tidak terpinggirkan pada masyarakat desa Bona, di Gianyar. Akan tetapi, terlihat sangat jarang dipentaskan karena masalah kader penarinya.  Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dengan metode R&D dengan tahapan identifikasi kebutuhan mitra, serta tahapan sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, evaluasi rancangan untuk keberlanjutan rancangan model pertunjukan yang ditopang oleh hasil analisis kualitatif dalam perspektif kajian budaya. Hasil menunjukan bahwa revitalisasi Wayang Wong Anak-Anak berhasil dilakukan dengan menciptakan Wayang Wong Anak-Anak Inovatif untuk upacara di Pura Dalem Desa Bona, Gianyar dengan bantuan Sanggar Paripurna selaku mitra. Wayang Wong Anak-Anak Inovatif ini adalah purwarupa yang dihasilkan berdasarkan penelitian dasar, sosialisasi rancangan, pelatihan artistik, pendampingan, evaluasi dan upaya penguatan eksistensi melalui teknologi & media promosi. Dengan berminatnya anak-anak di desa Bona menari Wayang Wong Anak-Anak Inovatif maka telah menanggulangi masalah krisis regenerasi penari Wayang Wong sebagai salah satu penyebab Wayang Wong terpinggirkan dalam kebudayaan masyarakat lokal di Desa Bona, Gianyar.
Pengelolaan Sampah Terpadu Limbah Rumah Tangga Natsar Desi; Mahmud Mahmud; Eris Nur Dirman; Rosnaini Daga; Muhammad Chaerul; A. Muh. Yusuf Harun
PUBLICA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): PUBLICA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, April 2026
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/publica.v4i2.92

Abstract

Permasalahan sampah rumah tangga masih menjadi isu penting di kawasan perkotaan, termasuk di Kelurahan Borong, Kecamatan Manggala, Kota Makassar. Kelurahan Borong merupakan salah satu wilayah administrasi di Kecamatan Manggala yang tercatat memiliki 65 RT dan 12 RW, sehingga aktivitas rumah tangga masyarakat berpotensi menghasilkan sampah domestik dalam jumlah cukup besar. Urgensi kegiatan ini juga didukung oleh Satu Data Kota Makassar yang mencatat timbulan sampah harian Kecamatan Manggala pada tahun 2024 sebesar 116,52 ton per hari Daga, R., Haya, R., Agriyani, D., & Suyuti, N. F. (2025).. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya edukasi dan pendampingan masyarakat dalam pengelolaan sampah berbasis sumber agar tidak seluruh sampah rumah tangga berakhir di tempat pembuangan akhir. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan warga Kelurahan Borong dalam menerapkan pengelolaan sampah terpadu limbah rumah tangga. Metode kegiatan dilakukan melalui sosialisasi, penyuluhan, diskusi partisipatif, demonstrasi pemilahan sampah, serta praktik sederhana pengolahan sampah organik dan anorganik. Daga, R. (2021) jenis sampah, pemilahan sampah dari sumber, penerapan prinsip 3R yaitu reduce, reuse, recycle, pengolahan sampah organik menjadi kompos, serta pemanfaatan sampah anorganik yang masih memiliki nilai guna dan nilai ekonomi. Prinsip 3R sejalan dengan pendekatan pengelolaan sampah ramah lingkungan yang menekankan pengurangan, penggunaan kembali, dan pendaurulangan sampah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat mulai memahami pentingnya pemilahan sampah sejak dari rumah tangga sebagai tahap awal pengelolaan sampah terpadu. Peserta kegiatan memperoleh pemahaman bahwa sampah organik, seperti sisa makanan dan daun kering, dapat diolah menjadi kompos, sedangkan sampah anorganik, seperti botol plastik, kardus, dan kemasan bekas, dapat dipilah untuk dimanfaatkan kembali atau disalurkan melalui mekanisme bank sampah. Kegiatan ini juga mendorong perubahan cara pandang masyarakat bahwa sampah bukan hanya limbah yang harus dibuang, tetapi juga sumber daya yang dapat dikelola secara produktif apabila dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan. Dengan demikian, pengelolaan sampah terpadu limbah rumah tangga di Kelurahan Borong Kota Makassar dapat menjadi strategi pemberdayaan masyarakat dalam mendukung kebersihan lingkungan, pengurangan timbulan sampah, dan peningkatan kesadaran ekologis warga. Program ini perlu dilanjutkan melalui pendampingan berkala, pembentukan kelompok pengelola sampah, penguatan bank sampah, serta kerja sama antara masyarakat, pemerintah kelurahan, dan instansi lingkungan hidup. Penguatan kelembagaan pengelolaan sampah juga sejalan dengan ketentuan nasional bahwa pengelolaan sampah harus dilakukan secara sistematis, menyeluruh, dan berkesinambungan, termasuk melalui peran masyarakat dan pengelolaan bank sampah.
Pendampingan Branding: Meningkatkan Kesadaran Merek, Citra Merek dan Nilai Produk Usaha Birru Water Sutrisno Wibowo; Agus Tri Basuki; Hanifah Zahra
PUBLICA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): PUBLICA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, April 2026
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/publica.v4i2.95

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilakukan sebagai upaya dalam mengembangkan branding pada bisnis air minum dalam kemasan. Branding merupakan salah satu aspek krusial dalam dunia bisnis untuk membangun kesadaran dan mengelola citra suatu produk di benak konsumen. Namun, tingkat kesadaran akan pentingnya branding di kalangan usaha skala rumah tangga masih rendah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan tujuan untuk mendampingi dan mengimplementasikan strategi branding produk dalam upaya meningkatkan kesadaran merek, Citra merek dan nilai produk pada usaha air minum dalam kemasan Birru Water yang berlokasi di Jalan Lingkar Barat Pasar Kendal, Pekauman, Kelurahan Pakauman, Kecamatan Kendal, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Kegiatan pengabdian dimulai dengan observasi permasalahan, dan pemberian pelatihan: presentasi materi, diskusi, dan praktek langsung penggunaan media dalam pembuatan logo. Selain itu, peserta juga diarahkan dalam penggunaan media sosial untuk melakukan branding produk mereka. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa strategi branding yang tepat seperti menciptakan identitas merek yang kuat, kemasan yang menarik dapat meningkatkan kesadaran konsumen terhadap produk dan memperkuat citra merek. Kegiatan ini memberikan wawasan bagi pengusaha kecil untuk menerapkan strategi branding sebagai alat penting dalam mengembangkan usahanya.
Tax Assistance for Article 21 Income Tax and Corporate Income Tax at PT Gravitas Indonesia Maju Alek Murtin; Erni Suryandari Fathmaningrum; Icha Latifa Chandra; Muhamad Rifandi
PUBLICA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): PUBLICA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, April 2026
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/publica.v4i2.96

Abstract

State revenue sources come from various aspects. In Indonesia, taxes are the main source of income for the state, both from personal and corporate taxes and will be used for the benefit of the state. Most of the state's needs include financing building projects, employee expenses, construction of public facilities and other needs come from taxes. Factors that influence taxpayer compliance consist of internal factors are factors that arise from the taxpayer itself, for example the understanding and perception of tax rates from taxpayers, external factors are factors that arise from outside the taxpayer, for example the standard of service or quality of officers in serving taxpayers and tax socialization carried out by the Directorate General of Taxes with the aim of creating taxpayer compliance regarding corporate income tax and article 21 income tax. Income Tax or PPh is a tax imposed on every individual or corporate taxpayer regarding the income received or obtained in the tax year. Article 21 Income Tax (PPh) is a tax imposed on income in the form of salaries, wages, honorariums, allowances, and other payments in any name and form in connection with work, services, or activities carried out by individual taxpayers within the country. Income Recipients (Tax Subjects) are domestic individuals, such as permanent employees, temporary employees, pension recipients, former employees, and activity participants. Income Providers (Tax Withholding Agencies) are usually companies or agencies that are required to withhold Article 21 Income Tax when paying income to recipients.
Pemberdayaan Anak Muda sebagai Content Creator Berbasis Masjid di Tamantirto, Bantul Askuri Askuri; Gita Danupranata; Rohmansyah Rohmansyah; Mareta Nur Astiti; Fadli Ardi Ansyah; Andra Nata Permana
PUBLICA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): PUBLICA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, April 2026
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/publica.v4i2.97

Abstract

Transformasi digital telah mengubah lanskap dakwah dan komunikasi keagamaan, namun optimalisasi teknologi informasi di lingkungan masjid masih terbatas, khususnya dalam pemberdayaan generasi muda. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas anak muda masjid sebagai content creator berbasis masjid di wilayah Tamantirto, Kasihan, Bantul. Kegiatan dilaksanakan oleh tim kolaboratif dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta dengan pendekatan Action Research dan partisipatif. Program dilaksanakan melalui empat tahapan utama: persiapan, pelatihan intensif, pendampingan implementasi, serta evaluasi dan keberlanjutan. Kegiatan mencakup pelatihan desain grafis, videografi, copywriting dakwah, manajemen media sosial, serta inisiasi program ekonomi kreatif Masjidpreneur Muda. Hasil menunjukkan adanya peningkatan kapasitas peserta dalam produksi konten digital, dengan capaian awal berupa produksi 14 konten dakwah dari target 25 konten. Selain itu, terjadi peningkatan pemahaman peserta berdasarkan pre-test dan post-test, serta perubahan peran anak muda dari konsumen menjadi produsen konten dakwah. Secara kualitatif, program ini berhasil membentuk embrio tim kreatif digital masjid serta mendorong transformasi fungsi masjid sebagai pusat dakwah digital dan pemberdayaan ekonomi. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan pelatihan partisipatif dan integrasi nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan efektif dalam membangun ekosistem dakwah digital berbasis masjid.
Pelatihan Persiapan Menghadapi Dunia Kerja pada Siswa SMA Cengkareng 1 Sudirman Yakub; Fatimah Malini Lubis; Susi Oktafiani; Herawati Tardan; Riko Sutriyadi
PUBLICA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): PUBLICA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, April 2026
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/publica.v4i2.93

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapan siswa SMA Cengkareng 1 dalam menghadapi dunia kerja melalui pemahaman yang komprehensif mengenai pentingnya persiapan diri. Fokus utama pelatihan ini adalah pada tiga aspek utama, yaitu persiapan ilmu (knowledge), keterampilan (skill), dan sikap (attitude) sebagai fondasi utama dalam memasuki dunia kerja. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui tahapan identifikasi kebutuhan, penyusunan materi, pelaksanaan pelatihan, serta evaluasi kegiatan. Materi pelatihan dirancang secara aplikatif, meliputi pemahaman tentang pentingnya menguasai ilmu yang relevan dengan pekerjaan yang diinginkan, pengenalan dan pengembangan soft skills yang dibutuhkan di dunia kerja seperti komunikasi, kerja sama tim, dan problem solving, serta penanaman attitude positif seperti disiplin, tanggung jawab, dan etika profesional. Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara interaktif melalui ceramah, diskusi, serta simulasi sederhana untuk memperkuat pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran siswa terhadap pentingnya mempersiapkan diri secara menyeluruh sebelum memasuki dunia kerja. Selain itu, siswa menjadi lebih memahami kompetensi yang harus dimiliki sesuai dengan minat karir mereka. Evaluasi menunjukkan bahwa peserta merasa materi yang diberikan sangat relevan dan memberikan wawasan baru yang bermanfaat bagi masa depan mereka. Dengan demikian, pelatihan ini diharapkan mampu membentuk siswa yang lebih siap, percaya diri, dan memiliki daya saing dalam menghadapi tantangan dunia kerja.