cover
Contact Name
Yusmaniarti
Contact Email
yusmaniarti8@gmail.com
Phone
+6281368411554
Journal Mail Official
journal.jpki2.ppmi@gmail.com
Editorial Address
Alamat Redaksi: Perum taman Asri 1 Blok B12 RT 31 RW 06 Gandus Palembang Sumatera Selatan 30149
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS
Published by CV ALINA
ISSN : -     EISSN : 29863104     DOI : https://doi.org/10.59407/jpki2.v1i1.6
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS (JPKI2) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya Ekonomi, Hukum,Teknik, kedokteran, Pertanian, Keguruan dan Ilmu Pendidikan,Ilmu Sosial dan Ilmu Politik,Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Ilmu Komputer, Ilmu Kesehatan Masyarakat,Kehutanan, Ilmu Budaya, Peternakan,Psikologi.
Articles 43 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 5 (2023): Oktober" : 43 Documents clear
MENUMBUHKAN KESADARAN HUKUM TERTIB BERLALU LINTAS SEJAK USIA DINI DI PAUD NABILA DESA DONOHARJO: Hastarini, Arvita
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 1 No. 5 (2023): Oktober
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v1i5.53

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan penyuluhan hukum mengenai pentingnya kesadaran sejak usia dini untuk selalu tertib dan patuh berlalulintas di jalanan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Rendahnya pengetahuan dan kepekaan hukum bagi masyarakat Indonesia mengenai kesadaran berlalulintas yang tertib berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Umum. Dengan adanya peraturan lalu lintas, diharapkan masyarakat mematuhi peraturan lalu lintas dengan tertib sesuai Undang-Undang yang berlaku. Sebagaimana hasil obesrvasi yang dilakukan pengabdi terhadap angka melek hukum berlalulintas di masyarakat umum kurangnya kepatuhan masyarakat terhadap peraturan masih sangatlah tinggi, sehingga perlu dimulai sedari awal dengan memberikan edukasi bagi anak-anak usia dini untuk selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas. Sebagai antisipasi, maka pengabdian masyarakat ini berfungsi sebagai sosialisasi pentingnya menumbuhkan kesadaran berlalulintas yang benar dan tertib sesuai dengan peraturan yang telah berlaku dan ditetapkan. Dengan kesadaran dan pemahaman bersama dalam berkendaran dijalanan, maka secara otomatis akan terciptanya ketertiban. Dengan ketertiban inilah akan tercipta keamanan dan kenyamanan yang dirasakan oleh semua pihak.  
ANIMASI 2 DIMENSI FRAME BY FRAME UNTUK EDUKASI TUTORIAL PENCOBLOSAN DALAM PEMILIHAN UMUM TAHUN 2024 Ardiansyah; Abdullah; Ilyas
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 1 No. 5 (2023): Oktober
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v1i5.80

Abstract

Sebentar lagi akan dilaksanakan kegiatan pemilihan umum yaitu pada tanggal 14 februari 2024.Oleh sebab itu, perlu adanya kegiatan sosialisasi dari pihak terkait sebagai pemerian informasi kepda masyarakat agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dalam pelaksanaannya.Apalagi setiap tahun akan ada anak muda yang baru mencapai usia persyaratan sebagai pemilih tetap yang belum tau bagaimana proses pencoblosan dilakukan dengan baik dan benar. Oleh karena itu kegiatan ini akan membuat animasi 2 dimensi tentang tutorial pencoblosan dalam pemilu 2024 menggunakan Teknik frame by frame. Kegiatan ini terdiri dari 3 tahapan yaitu Pra produksi, produksi dan pasca produksi. Pra produksi antara lain: Pembuatan konsep, script, storyboard, desain karakter. Produksi: Pembuatan layout atau sketsa, animating, penggabungan adegan. Pasca produksi: rendering, publishing. Kegiatan ini menghasilkan sebuah animasi 2 dimensi yang menggambarkan tentang bagaimana proses pencoblosan dalam pemilu 2024 yang dapat bermanfaat sebagai informasi, pengingat dan edukasi bagi masyarakat.
PENGUATAN TUGAS DAN FUNGSI PENGAJAR PELAYAN ANAK DAN REMAJA DI KLASIS LOBALAIN Luji , Daud Saleh; Tari, Ezra; Pairikas, Fenetson
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 1 No. 5 (2023): Oktober
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v1i5.81

Abstract

The aim of community service activities is related to explaining the duties and functions of teachers. Strengthening the roles and responsibilities of teachers serving children and adolescents is a crucial action in ensuring the continuity of their education and optimal development. Teachers are still hampered by a lack of tools and understanding of teaching creativity. Methods for implementing services, discussing and practicing. Interact with children to convey the goals and themes in storytelling activities. From the results of community service activities, it can be concluded that generally they are able to implement pop up books with puppet shows on stage. The teacher reveals about story development. The teacher emphasizes communication strategies that can affect children's emotions.
PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN UNTUK MENGEMBANGKAN JIWA ENTREPRENEURSHIP MAHASISWA DI KALIMANTAN TIMUR Noni, Yovanda; Fadhilah, Nurul; Norvadewi, Norvadewi; Yanti, Dharma; Fitriah, Desi
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 1 No. 5 (2023): Oktober
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v1i5.87

Abstract

Kewirausahaan mempunyai peran penting dalam pertumbuhan ekonomi serta menciptakan lapangan pekerjaan. Kegiatan kewirausahaan dapat dilakukan oleh mahasiswa sebagai penerapan pengetahuan akademik dalam praktik nyata. Melalui kewirausahaan, mahasiswa dapat mengasah keterampilan seperti komunikasi, pengambilan keputusan dan adaptasi tehadap perubahan. Dengan demikian, penguatan kapasitas kewirausahaan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal dan memberikan mahasiswa keterampilan serta pengetahuan yang berharga untuk usaha atau karier mereka di masa depan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kewirausahaan dalam mengembangkan jiwa entrepreneurship generasi 5.0 atau generasi mahasiswa. Metode pengabdian ini dengan menggunakan metode presentasi dan diskusi. Sasaran utamanya adalah generasi muda yang berstatus sebagai mahasiswa di Kalimantan Timur (Kaltim). Dalam pelatihan ini melibatkan jumlah 35 mahasiswa yang berasal dari beberapa perguruan tinggi negeri dan swasta di Samarinda dan Balikpapan. Adapun cakupan serangkaian pelatihan ini terdiri dari aspek-aspek dasar bisnis, strategi pemasaran, praktik bisnis nyata, peluang usaha yang dapat dilakukan oleh generasi muda, serta alternatif ragam usaha kolaboratif. Contohnya, usaha kopi, jualan online atau membuka jasa bimbingan belajar. Kunci utama menjalankan bisnis adalah niat dan berani mengambil resiko. Untuk memulai mencoba membuka usaha, wirausahawan muda harus tetap tenang, terus berusaha, melakukan inovasi, ide kreatif, selalu berusaha, pantang menyerah dan melawan rasa takut. Adapun hasil dari kegiatan ini adalah tumbuhnya keinginan mahasiswa untuk berwirausaha, mendapatkan ide usaha, serta mengetahui tantangan atau kendala dalam berwirausaha. Dengan meningkatnya kesadaran dan keterampilan kewirausahaan di kalangan mahasiswa, maka ini akan menjadi kontribusi pada pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja dan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
PSIKOEDUKASI REGULASI EMOSI REMAJA PADA SISWA SMP NEGERI DI MAKASSAR Thalib, Tarmizi; Florentina Purwasetiawatik, Titin; Hayati, Sri; Dwi Kristyana, Meizita; Nur Hasmiatul Ulya, Siti; Tri Iriani Masam, Natalia; Yumna Salsabila, Kesya
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 1 No. 5 (2023): Oktober
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v1i5.90

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperlihatkan efektivitas kegiatan psikoedukasi regulasi emosi remaja pada siswa SMP Negeri di Makassar. Partisipan dalam kegiatan ini adalah siswa kelas 7 dan 8 dengan rentang usia 14-15 tahun yang berjumlah 27 orang. Sampel ditentukan dengan teknik purposive ramdom sampling. Desain penelitian yang digunakan adalah one group pre and posttest design. Treatment yang diberikan kepada partisipan adalah psikoedukasi regulasi emosi dan alat ukur yang digunakan adalah lembar evaluasi pemahaman terkait regulasi emosi. Tingkat pencapaian tersebut terdiri atas pemahaman atas fase transisi emosi remaja, faktor-faktor yang mempengaruhi regulasi emosi dan cara untuk melakukan regulasi emosi. Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik analisis paired sample t-test. Adapun hasil yang diperoleh adalah nilai sig. (2-tailed) pada pretest dan posttest sebesar 0,01 (p < 0,05). Artinya, terdapat perbedaan pemahaman partisipan sebelum dan sesudah dilakukan psikoedukasi regulasi emosi. Psikoedukasi regulasi emosi ini dinilai bermanfaat bagi kesejahteraan pribadi dan hubungan sosial yang lebih baik pada siswa SMP. Adapun saran pengabdian terkait topik ini, yakni intensitas psikoedukasi regulasi emosi diharapkan diperbanyak di setiap sekolah serta edukasinya ditingkatkan dengan pemberian perlakuan aktivitas lebih nyata dalam praktek regulasi emosi.
PELATIHAN PEMBUATAN ANEKA SOSIS SEHAT BERBAHAN JAMUR TIRAM DAN AYAM BOILER UNTUK PEKERJA SEKTOR INFORMAL TERDAMPAK PANDEMI COVID-19 DI JEMBER Nur Azizah, Siti; Rosida; Nurul Hidayah, Amaliyah
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 1 No. 5 (2023): Oktober
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v1i5.91

Abstract

Penyebaran virus Covid-19 yang terjadi di Indonesia tidak hanya membawa dampak buruk bagi kesehatan tetapi juga berdampak buruk pada pelaku bisnis atau perkerja sektoral informal seperti yang terjadi pada ibu-ibu di Kelurahan Tegal Besar, Kaliwates, Jember yang mempunyai usaha seperti penjual kaki lima, pemilik cafe dan asisten penjual /warung makanan. Tujuan pengabdian ini adalah Edukasi manfaat sosis berbahan jamur tiram dan ayam boiler bagi, kesehatan, kemuadian melakukan pelatihan pembuatan sosis berbahan jamur tiram dan ayam boiler . Sosis merupakan produk pangan berbasis daging yang banyak disukai semua orang dari berbagai kalangan baik dari anak-anak hingga lansia. Sosis memiliki pasar besar dan terus berkembang atau multifungsi, sangat populer di seluruh pelosok negeri. Produksi sosis bisa dimulai dengan modal kecil dan kecil juga resikonya, mudah dibuat tanpa perlu koki handal, bahan baku mudah. Program ini menggunakan jamur tiram dan ayam bolier karena jamur tiram baik mengandung proteinnya tinggi (17,5%-27%) sedangkan daging ayam 20-23%.. Selain kandungan protein tinggi, jamur tiram dan daging ayam juga harganya terjangkau dari pada daging sapi. Metode yang digunakan dalam program IgM ini adalah kualitatif dan kuantitatif. Metode kualitatif yang digunakan yaitu dengan melakukan observasi partisipatif pada saat proses edukasi dan pelatihan. Metode kuantitatif dilakukan dengan cara membagikan angket berupa kuosioner sebelum dan setelah mengikuti program IgM. Hasil program IgM peserta pelatihan berhasil dilaksanakan. Peserta IgM memiliki peningkatan pengetahuan tentang manfaat sosis berbahan jamur tiram dan ayam boiler bagi kesehatan. Masyarakat peserta pelatihan juga sudah memiliki keterampilan dalam pembuatan sosis berbahan jamur tiram dan ayam boiler menggunakan skala rumah tangga. Masyarakat peserta pelatihan memiliki pengetahuan dan sebagian sudah dapat mempraktikkan dalam mempromosikan produk sosisnya secara online. Hal ini dibuktikan dengan persentase pengetahun peserta IgM sebelum masih cukup yaitu 68,88%, sedangkan setelah pelatihan tingkat pengetahuan peserta sudah baik yaitu 83,75%.
PELATIHAN PEMBAGIAN WARIS BERBASIS APLIKASI AT-TASHIL METHOD PADA PIMPINAN DAERAH MUHAMMADIYAH SLEMAN TAHUN 2023 Juanda; Faiz Syafiq Ubaidillah, Ahmad
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 1 No. 5 (2023): Oktober
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v1i5.93

Abstract

Pemahaman dan keterampilan dalam menghitung waris/harta peninggalan sangat dibutuhkan oleh masyarakat pedesaan yang bersifat komunal, dan setiap manusia pasti akan mengalami dan menemui perkara yang demikian, setiap jiwa akan menemui kematian dan meninggalkan harta warisan bagi yang memiliki. Sebagai umat muslim, menjadi suatu kewajiban untuk menjalankan semua ajaran agamanya, termasuk permasalahan pembagian waris yang diatur secara sangat rinci dalam Al-Qur’an dan Al-Hadits. Namun demikian, faktanya masih banyak masyarakat yang belum tahu bahkan tidak mengerti bahwa masalah pembagian waris inisudah diaturdi dalam Al-Qur’an dan Al-Haditsdan terutamabagaimana cara membagi waris dengan mudah dan gampamg.. Masalahnya mereka masih sulit membagi harta waris/peninggalan sesuai dengan syariat Islam. Umumnya masih model tunjuk. Kegiatan pelatihan yang akan dilaksanakan bisa menjadi model untuk peningkatan pemahanan dan keterampilan dalam menghitung waris dengan mudah dan gampang di lingkungan Pimpinan dan anggota Muhammadiyah Daerah Sleman. Pelatihan ini akan dilakukan terlebih dahulu pretest dan postest, untuk mengetahui peningkatan dan pemahaman setelah selesai pelatihan.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MASYARAKAT DALAM MEMPERLUAS JANGKAUAN PASAR MENGGUNAKAN E-COMMERCE Meidiyustiani, Rinny; Fuji Oktaviani, Retno; Imelda, Imelda; Ali Niazi , Hakam; Iswati, Heni; Andira Brabo, Nora
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 1 No. 5 (2023): Oktober
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v1i5.94

Abstract

Masyarakat Desa Mekarwangi memiliki hasil tani dan olahan bumi seperti keceprek, emping dan olahan tani lainnya. Namun masyarakat terkendala untuk menjual dan mendistribusikan produk yang mereka hasilkan. Tujuan diadakannya kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat menyelesaikan permasalahan masyarakat dalam menjual dan mendistribusikan produknya dengan memperluas jangkauan pasar menggunakan e-commerce. Permasalahan lainnya adalah masyarakat tidak paham memanfaatkan teknologi, sedangkan smartphone hanya digunakan untuk bersosial media. Metode yang diterapkan adalah metode presentasi, diskusi tanya jawab dan evaluasi dengan pre-test dan post-test. Kegiatan PkM ini dilaksanakan pada tanggal 09 Februari 2023, dikuti oleh 24 peserta. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah adanya peningkatan pegetahuan peserta dan memicu motivasi untuk selalu berpikir inovatif dan kreatif, sehingga dapat meningkatkan penjualan.
ANALISIS PEMAHAMAN BENCANA LIKUIFAKSI PADA SISWA MENENGAH ATAS LABORATORIUM USK, BANDA ACEH Masrurah, Zakia; Amsir, Amsir; Sartika, Dewi; Muhni, Akmal; Azmi, Nurul; Marvita, Yurda; Safitri, Rini
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 1 No. 5 (2023): Oktober
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v1i5.99

Abstract

Likuifaksi merupakan fenomena hilangnya kekuatan lapisan tanah akibat getaran gempa. Banda Aceh termasuk ke dalam zona rawan likuifaksi berdasarkan identifikasi penurunan tanah lehih dari 20 cm. Agar perencanaan dan langkah mitigasi tepat dan efektif maka perlu pemahaman yang baik oleh masyarakat sekitar terhadap ancaman dan dampak yang ditimbulkan oleh bencana likuifaksi. Tujuan dilakukannya pengabdian ini ialah untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa SMA Laboratorium USK terhadap bencana likuifaksi. Metode pengabdian ini dilakukan dengan melakukan studi literatur terkait potensi dan bencana likuifaksi di Kota Banda Aceh, merumuskan pertanyaan permasalahan terkait pemahaman siswa terhadap bencana likuifaksi, melakukan pengumpulan data melalui survei online dengan metode wawancara kepada informan. Berdasarkan survei online yang telah dilakukan terlihat dari ≥40 responden (≥80%) yang mengetahui jenis bencana yang disebabkan oleh adanya likuifaksi dan hampir 40 responden (≈80%) yang tidak mengetahui apa itu istilah likuifkasi. Disisi lain, tingkat pemahaman siswa terkait bencana likuifkasi masih kurang karena sebagian besar siswa telah memahami defenisi dan contoh manifestasi likuifaksi dibuktikan dengan presentase responden yaitu rata-rata >50% atau sekitar >25 orang. Namun mereka kurang memahami faktor-faktor yang menyebabkan terjadi likuifaksi dibuktikan dengan persentase responden yang mampu menjawab soalan dan uraian terkait penyebab likuifaksi yaitu rata-rata <50% atau <25 orang
PENERAPAN DOUBLE DROP BALL SEBAGAI MEDIA LATIHAN PENINGKATAN KAPASITAS ATLET TENIS BANJARMASIN akbar, Lazuardy; Mulhim, Muhammad; Wahyu Dirgantoro, Edwin; Rahmadi; Rakhman, Arie; Eva Norita, Tulus; Hayati, Nor
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 1 No. 5 (2023): Oktober
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v1i5.100

Abstract

Permasalahan yang dihadapi mitra saat ini adalah kurangnya media atau alat latihan. Salain itu banyaknya atlet binaan yang aktif mengikuti latihan sehingga sangat tergantung dengan peran pelatih dalam memberikan latihan. Banyaknya jumlah atlet yang aktif berlatih menjadikan proses latlihan kurang efektif karena sepenuhnya tergantung dari pelatih. Dengan banyaknya atlet yang berlatih, perlu adanya sarana dan prasarana penunjang latihan sehingga proses latihan dapat berjalan dengan lancar. Pada kegiatan pengabdian saat ini, tim pengabdian mengembangkan alat latihan yang dapat digunakan untuk membantu proses pelatih maupun atlet dalam berlatih. Dalam proses pembuatannya, alat ini menggunakan bahan baku berbasis kearifan local yang mudah ditemui disekitar tempat latihan mitra di Kota Banjarmasin. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini yaitu sosialisasi kepada mitra dan praktik latihan menggunakan alat latihan double drop ball. Dari hasil pengabdian ini dihasilkan alat latihan groundstroke yang dapat digunakan untuk melatih forehand dan backhand dengan perbedaan nilai rata-rata (mean) pada tes awal dan tes akhir kelompok forehand yaitu 14,88 dan 17,50. Nilai rata-rata (mean) pada tes awal dan tes akhir kelompok backhand yaitu 14,69 dan 15,38 menunjukan peningkatan nilai mean. Respon keterterimaan mitra terhadap kebermanfaatan program pengabdian yaitu sebanyak 8 sampel atau 67 % menyatakan sangat baik. Terdapat sebanyak 4 sampel atau 33 % yang menyatakan baik.