cover
Contact Name
Yusmaniarti
Contact Email
yusmaniarti8@gmail.com
Phone
+6281368411554
Journal Mail Official
journal.jpki2.ppmi@gmail.com
Editorial Address
Alamat Redaksi: Perum taman Asri 1 Blok B12 RT 31 RW 06 Gandus Palembang Sumatera Selatan 30149
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS
Published by CV ALINA
ISSN : -     EISSN : 29863104     DOI : https://doi.org/10.59407/jpki2.v1i1.6
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS (JPKI2) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya Ekonomi, Hukum,Teknik, kedokteran, Pertanian, Keguruan dan Ilmu Pendidikan,Ilmu Sosial dan Ilmu Politik,Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Ilmu Komputer, Ilmu Kesehatan Masyarakat,Kehutanan, Ilmu Budaya, Peternakan,Psikologi.
Articles 632 Documents
PENINGKATAN KEMAMPUAN MASYARAKAT DALAM MEMPERLUAS JANGKAUAN PASAR MENGGUNAKAN E-COMMERCE Meidiyustiani, Rinny; Fuji Oktaviani, Retno; Imelda, Imelda; Ali Niazi , Hakam; Iswati, Heni; Andira Brabo, Nora
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 1 No. 5 (2023): Oktober
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v1i5.94

Abstract

Masyarakat Desa Mekarwangi memiliki hasil tani dan olahan bumi seperti keceprek, emping dan olahan tani lainnya. Namun masyarakat terkendala untuk menjual dan mendistribusikan produk yang mereka hasilkan. Tujuan diadakannya kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat menyelesaikan permasalahan masyarakat dalam menjual dan mendistribusikan produknya dengan memperluas jangkauan pasar menggunakan e-commerce. Permasalahan lainnya adalah masyarakat tidak paham memanfaatkan teknologi, sedangkan smartphone hanya digunakan untuk bersosial media. Metode yang diterapkan adalah metode presentasi, diskusi tanya jawab dan evaluasi dengan pre-test dan post-test. Kegiatan PkM ini dilaksanakan pada tanggal 09 Februari 2023, dikuti oleh 24 peserta. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah adanya peningkatan pegetahuan peserta dan memicu motivasi untuk selalu berpikir inovatif dan kreatif, sehingga dapat meningkatkan penjualan.
ANALISIS PEMAHAMAN BENCANA LIKUIFAKSI PADA SISWA MENENGAH ATAS LABORATORIUM USK, BANDA ACEH Masrurah, Zakia; Amsir, Amsir; Sartika, Dewi; Muhni, Akmal; Azmi, Nurul; Marvita, Yurda; Safitri, Rini
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 1 No. 5 (2023): Oktober
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v1i5.99

Abstract

Likuifaksi merupakan fenomena hilangnya kekuatan lapisan tanah akibat getaran gempa. Banda Aceh termasuk ke dalam zona rawan likuifaksi berdasarkan identifikasi penurunan tanah lehih dari 20 cm. Agar perencanaan dan langkah mitigasi tepat dan efektif maka perlu pemahaman yang baik oleh masyarakat sekitar terhadap ancaman dan dampak yang ditimbulkan oleh bencana likuifaksi. Tujuan dilakukannya pengabdian ini ialah untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa SMA Laboratorium USK terhadap bencana likuifaksi. Metode pengabdian ini dilakukan dengan melakukan studi literatur terkait potensi dan bencana likuifaksi di Kota Banda Aceh, merumuskan pertanyaan permasalahan terkait pemahaman siswa terhadap bencana likuifaksi, melakukan pengumpulan data melalui survei online dengan metode wawancara kepada informan. Berdasarkan survei online yang telah dilakukan terlihat dari ≥40 responden (≥80%) yang mengetahui jenis bencana yang disebabkan oleh adanya likuifaksi dan hampir 40 responden (≈80%) yang tidak mengetahui apa itu istilah likuifkasi. Disisi lain, tingkat pemahaman siswa terkait bencana likuifkasi masih kurang karena sebagian besar siswa telah memahami defenisi dan contoh manifestasi likuifaksi dibuktikan dengan presentase responden yaitu rata-rata >50% atau sekitar >25 orang. Namun mereka kurang memahami faktor-faktor yang menyebabkan terjadi likuifaksi dibuktikan dengan persentase responden yang mampu menjawab soalan dan uraian terkait penyebab likuifaksi yaitu rata-rata <50% atau <25 orang
PENERAPAN DOUBLE DROP BALL SEBAGAI MEDIA LATIHAN PENINGKATAN KAPASITAS ATLET TENIS BANJARMASIN akbar, Lazuardy; Mulhim, Muhammad; Wahyu Dirgantoro, Edwin; Rahmadi; Rakhman, Arie; Eva Norita, Tulus; Hayati, Nor
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 1 No. 5 (2023): Oktober
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v1i5.100

Abstract

Permasalahan yang dihadapi mitra saat ini adalah kurangnya media atau alat latihan. Salain itu banyaknya atlet binaan yang aktif mengikuti latihan sehingga sangat tergantung dengan peran pelatih dalam memberikan latihan. Banyaknya jumlah atlet yang aktif berlatih menjadikan proses latlihan kurang efektif karena sepenuhnya tergantung dari pelatih. Dengan banyaknya atlet yang berlatih, perlu adanya sarana dan prasarana penunjang latihan sehingga proses latihan dapat berjalan dengan lancar. Pada kegiatan pengabdian saat ini, tim pengabdian mengembangkan alat latihan yang dapat digunakan untuk membantu proses pelatih maupun atlet dalam berlatih. Dalam proses pembuatannya, alat ini menggunakan bahan baku berbasis kearifan local yang mudah ditemui disekitar tempat latihan mitra di Kota Banjarmasin. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini yaitu sosialisasi kepada mitra dan praktik latihan menggunakan alat latihan double drop ball. Dari hasil pengabdian ini dihasilkan alat latihan groundstroke yang dapat digunakan untuk melatih forehand dan backhand dengan perbedaan nilai rata-rata (mean) pada tes awal dan tes akhir kelompok forehand yaitu 14,88 dan 17,50. Nilai rata-rata (mean) pada tes awal dan tes akhir kelompok backhand yaitu 14,69 dan 15,38 menunjukan peningkatan nilai mean. Respon keterterimaan mitra terhadap kebermanfaatan program pengabdian yaitu sebanyak 8 sampel atau 67 % menyatakan sangat baik. Terdapat sebanyak 4 sampel atau 33 % yang menyatakan baik.
PENDAMPINGAN TEKNIS PERBAIKAN JARINGAN IRIGASI TERSIER KEPADA PETANI PEMAKAI AIR (P3A) DI DESA JEPANG KECAMATAN MEJOBO KABUPATEN KUDUS Istianah; Handajani, Mudjiastuti; Muldiyanto, Agus; Savera, Noora; Kristiawati, Chyntyanita
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 1 No. 5 (2023): Oktober
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v1i5.101

Abstract

Pembangunan pedesaan merupakan bagian yang penting dari pembangunan Nasional. Selama ini banyak program pembangunan yang dilakukan di Desa dirancang oleh Pemerintah.Pembangunan Desa merupakan kegiatan yang mencakup seluruh aspek kehidupan dalam masyarakat Desa. Tujuan pembangunan Desa adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa, serta untuk meningkatkan kualitas hidup manusia dan untuk penanggulangan kemiskinan. Salah satu Program di Kementrian Pekerjaan Umum adalah Kegiatan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) dalam Satuan Kerja Operasi dan Pemeliharaan merupakan kegiatan yang bersifat swakelola dimana tanggung jawab pengelolaan diberikan kepada Lembaga Perkumpulan Petani pemakai Air (P3A) dalam hal Perbaikan atau peningkatan Sistem Jaringan Irigasi terutama Jaringan irigasi Tersier yang melayani Petak tersier atau areal sawah. Hal tersebut perlu penataan sumber daya yang ada sebelum pelaksanaan fisik di lapangan yang bersifat pemberdayaan, padat karya. Inovasi dan peningkatan pada kegiatan P3-TGAI khususnya di Wilayah Desa Jepang Kabupaten Kudus menjadi suatu hal yang diperlukan guna memenuhi target pencapaian. Proyeksi Pengembangan tata kelola sebagai masukan antara lain Metode Pelatihan pelaku program, mekanisme pendampingan dan pengawasan yang efektif, infrastruktur yang berkualitas serta laporan pertanggung jawaban kegiatan fisik yakni Perbaikan sistem jaringan irigasi dan serta pendanaan dapat dikelola sesuai Pengelolaan serta prinsip dan kaidah teknis pekerjaan jaringan irigasi.Jenis kegiatan P3-TGAI terdiri atas: i) Rehabilitasi jaringan irigasi, merupakan kegiatan perbaikanjaringan irigasi guna mengembalikan fungsi danpelayanan irigasi seperti semula;ii) Peningkatan jaringan irigasi, merupakan kegiatan meningkatkan fungsi dan kondisi jaringan irigasi yang sudah ada ataukegiatan menambah luas areal pelayanan pada jaringan irigasi yang sudah ada dengan mempertimbangkan perubahan kondisi lingkungan daerah irigasi; Semua kegiatan dilaksanakan oleh P3A (Petani Pemakai Air)
PENINGKATAN PERAN PEREMPUAN DALAM PEREKONOMIAN KELUARGA DI DESA DAMAI MELALUI SOSIALISASI DAN PELATIHAN Oktafiona, Fani; Alvis, Zacky; Hadi, Muhammad; Luthfyah Mawaddah, Siti; Nabila, Najha; Safira, Juni Safira; Pardede, Muliadi; Novia Sari, Asih; Angelina, Marchel
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 1 No. 5 (2023): Oktober
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v1i5.102

Abstract

Abstrak Perempuan dalam keluarga seringkali dianggap hanya terbatas sebagai ibu rumah tangga. Padahal, perempuan juga dapat memilki peran ganda, yakni sebagai pekerja dan pengurus keluarga. Adanya kontribusi perempuan dalam perekonomian keluarga akan dapat meningkatkan perekonomian keluarga sehingga dapat mengurangi angka kemiskinan. Di Desa Damai, Kabupaten Bengkalis sendiri angka kemiskinan termasuk tinggi. Dari data yang diberikan oleh aparatur desa terdapat sebanyak 304 keluarga yang tergolong miskin dan 71 keluarga termasuk miskin ekstrem. Maka dari itu, perlunya sosialiasi mengenai peran perempuan dalam perekonomian keluarga di Desa Damai. Hal ini bertujuan agar setelah mendapatkan penyuluhan masyarakat Desa Damai bisa memahami peran perempuan dalam perekonomian keluarganya. Selain itu, melalui penyuluhan media tanam untuk TOGA dan pemanfaatan media sosial untuk pemasaran produk masyarakat diharapakan dapat memanfaatkan TOGA sebagai langkah untuk membantu perekonomian keluarga. Metode penerapan pengabdian ini adalah melalui tiga metode yaitu metode ceramah (materi), diskusi tanya jawab dan praktek langsung. Hasil yang diperoleh adalah masyarakat menjadi lebih paham mengenai peran perempuan dalam perekonomian keluarga dan dapat memanfaatkan TOGA untuk meningkatkan perekonomian keluarga. Kata Kunci: Tanaman Obat Keluarga, Perekonomian Keluarga, Media Sosial, Pemasaran Abstract Women in the family are often considered only limited as housewives. In fact, women can also have a dual role, namely as workers and family caretakers. The contribution of women in the family economy will be able to improve the family economy so as to reduce poverty. In Desa Damai, Bengkalis Regency itself the poverty rate is high. From the data provided by the village apparatus, there are 304 families classified as poor and 71 families including extreme poor. Therefore, there is a need for socialization about the role of women in the family economy in Peace Village. This is so that after receiving counseling, the people of Peace Village can understand the role of women in their family economy. In addition, through counseling planting media for Family medicinal plants (TOGA) and the use of social media for product marketing, the community is expected to be able to use TOGA as a step to help the family economy. The method of applying this service is through three methods, namely the lecture method (material), question and answer discussion and direct practice. The result is that people become more aware of the role of women in the family economy and can use TOGA to improve the family economy. Keywords: Family Medicinal Plants, Family Economy, Social Media, Marketing
IMPLEMENTASI SOSIALISASI CEGAH STUNTING PADA ANAK MELALUI PEMANFAATAN TANAMAN OBAT KELUARGA DI DESA PULAU BUSUK JAYA Nurdiansyah; Amanda, Novalia; Rahmadani, Alfhiyah; Sabrina, Luthfia; Indah Hajiji, Rani; Akbar, Risky; Alwi Fajar, M.; Fajri, Muhammad; Hesvi Safitri, Ratna; Ari Pradana, Dimas
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 1 No. 5 (2023): Oktober
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v1i5.109

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan yang sangat serius, dimana mempengaruhi pertumbuhan fisik serta perkembangan otak pada anak-anak. Melalui kegiatan sosialisasi cegah stunting pada anak dengan pemanfaatan TOGA kepada Masyarakat Desa Pulau Busuk Jaya, maka terjadi perubahan pandangan Masyarakat terkait gizi dan kesehatan anak-anak. Dampak penggunaan TOGA pada kesehatan gizi anak sangat terlihat, ditunjukkan oleh peningkatan nafsu makan anak yang menghasilkan perubahan yang positif dalam berat badan dan tinggi badan rata-rata mereka. Respons Masyarakat yang positif terlihat melalui tingginya tingkat partisipasi yang aktif selama kegiatan sosialisasi ini, yang mencakup banyaknya masyarakat yang hadir, interaksi Masyarakat kepada pemateri yang antusias, dan dukungan penuh selama proses pelaksanaan kegiatan sosialisasi cegah stunting melalui TOGA. Tujuan sosialisasi ini adalah memberikan pemahaman kepada Masyarakat Desa Pulau Busuk Jaya mengenai pemanfaatan TOGA untuk mencegah terjadinya stunting pada anak serta mengubah pandangan Masyarakat agar lebih peduli terhadap gizi anak. Hasil kegiatan sosialisasi ini yaitu meningkatkan pengetahuan, sikap, pandangan dan status gizi anak-anak, serta mendapat dukungan positif dari Masyarakat Desa Pulau Busuk Jaya. Kata kunci: TOGA, Sosialisasi, stunting, gizi.
Training and Mentoring PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PENINGKATAN KETERAMPILAN MENDESAIN VIDEO MENGGUNAKAN APLIKASI FILMORA BAGI DOSEN DAN TENDIK yobo, Yoseb Boari; Ari Duri, Jimmi; Saneraro Fakdawer, Nuh; Walilo, Maikel
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 1 No. 5 (2023): Oktober
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v1i5.110

Abstract

Pendidikan menghadapi perubahan signifikan selama era New Normal, dengan munculnya pembelajaran hibrida yang menggabungkan pembelajaran daring dan luring. Pembelajaran ini menciptakan fleksibilitas dan efektivitas dalam pendidikan dengan menggabungkan elemen pembelajaran daring (online) dan luring (tatap muka) dalam satu metode pembelajaran. Peran teknologi dalam pendidikan semakin penting, baik sebagai sumber informasi maupun alat untuk memperluas pengalaman belajar mahasiswa. Penting bagi pendidik untuk meningkatkan kreativitas mereka dalam memanfaatkan teknologi, seperti pembuatan konten pembelajaran dan video pembelajaran, untuk mendukung pembelajaran jarak jauh. Media pembelajaran memiliki peran penting dalam mencapai tujuan pembelajaran dengan lebih efektif dan optimal, memfasilitasi pembelajaran yang menarik, dan memberikan interaksi langsung antara mahasiswa dan materi pembelajaran. Media pembelajaran juga meningkatkan efisiensi pembelajaran dan mendukung pembelajaran jarak jauh. Penggunaan media pembelajaran yang menarik dapat meningkatkan sikap positif mahasiswa terhadap materi pembelajaran dan proses pembelajaran itu sendiri, serta mengubah peran dosen menjadi fasilitator pembelajaran. Program pelatihan dan pendampingan untuk meningkatkan kemampuan mendesain video menggunakan aplikasi Filmora ditawarkan sebagai solusi untuk mengatasi kendala dalam pembelajaran daring. Aplikasi Wondershare Filmora memberikan berbagai manfaat, seperti membuat materi pembelajaran menarik, meningkatkan kualitas pembelajaran, memfasilitasi pembelajaran jarak jauh, meningkatkan kreativitas, dan mengoptimalkan penggunaan teknologi dalam pendidikan. Metode kegiatan melibatkan persiapan, ceramah, diskusi, dan praktek dalam pelatihan. Setelah pelatihan, pendampingan dilakukan selama sebulan untuk membantu peserta mengatasi kendala dalam penggunaan Filmora. Hasil pelatihan dan pendampingan menunjukkan bahwa dosen dan tendik belum sepenuhnya memiliki kompetensi dasar pembuatan video pembelajaran. Hal ini dipengaruhi oleh kesulitan dalam memahami fitur-fitur aplikasi Filmora, keterbatasan kreativitas, dan masalah teknis.
KEGIATAN KKN MAHASISWA UNIVERSITAS BINA INSAN: EFIKASI DIRI MAHASISWA DALAM PENGELOLAAN KEUANGAN Wulan Sari, Dian; P, Yinda; Dwi Maharani, Tiara; Alfero Sahyuwinata, M.
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 1 No. 5 (2023): Oktober
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v1i5.111

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk kegiatan pengabdian mahasiswa Universitas Bina Insan (UnivBI) Kota Lubuklinggau. Program KKN tahun 2023 dilaksanakan di area Kampus A UnivBI dengan melakukan pembangunan pagar, tandon air, gazebo, dan renovasi kantin. Kegiatan pembangunan yang dilakukan dengan anggaran dana yang cukup besar, sehingga diperlukan pengelolaan keuangan yang baik atas aliran dana kegiatan tersebut. Hal ini dilakukan untuk peningkatan kualitas kinerja anggaran kegiatan KKN. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dilakukan oleh kelompok bagian keuangan. Kegiatan KKN ini dilakukan dengan tujuan meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang masalah pembangunan di masyarakat, meningkatkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni dalam pembangunan. Mahasiswa juga dapat belajar mengaplikasikan ilmu yang di dapat dibangku perkuliahan ke dalam kegiatan nyata di lapangan. Hasil dari pembangunan ini sebagai bentuk kontribusi dan kepedulian mahasiswa dengan almamaternya.
STRATEGI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA SRIHARJO KABUPATEN BANTUL DALAM MENGHADAPI ANCAMAN MULTIBENCANA Rahman, Fathin Aulia
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 1 No. 5 (2023): Oktober
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v1i5.112

Abstract

Indonesia menjadi wilayah yang dikenal secara luas sebagai supermarketnya bencana. Berbagai jenis bencana terjadi di Indonesia mulai dari bencana hidrometeorologi, geologi, pandemi, wabah penyakit hingga konflik sosial horizontal. Salah satu wilayah yang memiliki ancaman multibencana yaitu Desa Sriharjo Kabupaten Bantul. Ancaman multibencana yang terjadi tentu menjadi keharusan masyarakat yang tinggal di lingkungan sekitar bencana untuk dapat beradaptasi dan resilien. Menuju masyarakat yang resilien memerlukan upaya-upaya pemberdayaan masyarakat baik yang dilakukan oleh perguruan tinggi, dunia industri, pemerintah maupun oleh masyarakat sendiri. Sehingga kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk ancaman multibencana, bentuk pemberdayaan masyarakat yang dapat dilakukan serta strategi pelaksanaan pemberdayaan masyarakat dalam menghadapi adanya ancaman multibencana. Beberapa rekomendasi pemberdayaan masyarakat yang dapat dilaksanakan meliputi; pemberdayaan masyarakat untuk UMKM (wedang uwuh, produsen peyek kacang, pprodusen peyek sagu, pengrajin anyaman bambu), pemberdayaan kelompok sadar wisata (pokdarwis), dan pemberdayaan elemen pendukung kebencanaan (FPRB, relawan, linmas). Perangkat desa dan masyarakat yang terlibat menunjukkan sikap antusias yang tinggi. Harapannya strategi pemberdayaan masyarakat yang telah dipetakan dapat dilaksanakan oleh seluruh komponen pentahelix kebencanaan untuk menuju masyarakat yang tangguh.
PENINGKATAN PENGETAHUAN PENGELOLAAN BADAN USAHA MILIK DESA DALAM PENINGKATAN EKONOMI MASYARAKAT DI MASA PANDEMI COVID-19 DI KECAMATAN BERMANI ULU KABUPATEN REJANG LEBONG Baihaqi, Baihaqi; Charolina, Ovita; Sari, Novita; Nikmah; Hatta, Madani
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 1 No. 5 (2023): Oktober
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v1i5.113

Abstract

Tema kegiatan Pengabdian kepada masyarakat ini adalah Peningkatan pengetahuan pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) dalam peningkatan ekonomi masyarakat di masa pandemi Covid-19. Tujuan yang ingin dicapai dalam kegiatan ini adalah untuk menjadikan BUMDes sebagai sarana dalam pemberdayaan dan peningkatan ekonomi masyarakat desa (disamping sebagai sumber Pendapatan Asli Desa), sehingga mampu mensejahterakan masyarakat desa. Kegiatan ini dilakukan di desa dalam wilayah Kecamatan Bermani Ulu. Tempat lokasi pengabdian di desa Purwodadi, salah satu desa yang memiliki usaha Bumdes yang lebih baik. Tema ini dipilih karena kurangnya pemahaman dari pengelola BUMDes dan aparatur desa dalam membentuk usaha BUMDes dengan menggali potensi yang ada di desa, apalagi dalam masa krisis dan pandemi Covid-19 ini, memahami berbagai aturan terbaru dalam pengelolaan BUMDes, kurang nya sumberdaya yang mampu mengembangkan BUMDes, partisipasi masyarakat masih kurang dalam menciptakan usaha yang ada.Kegiatan yang dilakukan dan memberikan manfaat berupa: 1) memberikan penjelasan tentang pengelolaan BUMDes bagi pemberdayaan masyarakat desa, penjelasan yang berkaitan dengan pengenalan BUMDes dan bagaimana proses pendirian BUMDes sesuai potensi ekonomi yang ada di desa; 2) memberikan contoh konkrit desa-desa yang sukses dalam mengelola usaha dari BUMDes nya, usaha yang mampu menghasilkan pendapatan dan peningkatan ekonomi masyarakat desa; 3) selanjutnya memberikan pengetahuan dalam membentuk usaha yang mampu menghasilkan pendapatan dalam masa pandemi Covid-19 dan juga untuk masa mendatang, usaha yang potensial menghasilkan pendapatan sesuai dengan kondisi yang ada didesa; 4) memberikan kesempatan kepada peserta pelatihan untuk bertanya terkait berbagai permasalahan dan kendala yang mereka hadapi dalam pengelolaan usaha BUMDes yang ada selama ini; 5) memberikan pelatihan kepada para pengelola BUMDes tentang pengelolaan BUMDes yang memenuhi prinsip-prinsip tata kelola yang baik.

Page 7 of 64 | Total Record : 632