cover
Contact Name
Yusri
Contact Email
yusri@unm.ac.id
Phone
+6285255602827
Journal Mail Official
yusri@unm.ac.id
Editorial Address
Educational Sciences Development Center, Pinisi Tower UNM A.P. Pettarani Street, Makassar, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
SOCIETIES: Journal of Social Sciences and Humanities
ISSN : 27751686     EISSN : 27756645     DOI : https://doi.org/10.26858/societies
The principal purpose of this journal is to publish scholarly work in the Social Sciences in Education and Humanities (miscellaneous). The research that is published may take a theoretical or speculative model as well as statistical and mathematical. Contributions are welcome from all fields which have relevant and insightful comments to make about the social sciences. The journal also includes a research note section which is devoted to supporting scholarly research that is in progress. The scope of the area in the field of humanities included Arts and culture, Dance, Historical and civilization studies, Language and literature, Music, Philosophy, and Religious studies. The scope of the area in the field of social sciences included Accounting, Anthropology, Archaeology and history, Architecture and habitat, Economics, Education, Finance, Geography, Law, Management studies, Media and communication studies, Political sciences and public policy, Population studies, Psychology, Sociology, Technology management, and Tourism.
Articles 97 Documents
Prevalensi Problem Perilaku Makan Pada Anak Rifani, Rohmah
SOCIETIES: Journal of Social Sciences and Humanities Vol 5, No 1 (2025): SOCIETIES: Journal of Social Sciences and Humanities
Publisher : SOCIETIES: Journal of Social Sciences and Humanities

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/societies.v5i1.74420

Abstract

Abstrak. Problem perilaku makan pada anak normal sering dialami oleh sebagian besar anak. Orang tua cenderung mengganggap hal ini masih wajar, namun di sisi lain kecukupan nutrisi anak menjadi problem. Riset yang khusus mengkaji  prevalensi anak dengan problem perilaku makan masih terbatas khususnya di Makassar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan problem perilaku makan pada anak normal berdasarkan maternal report.  Responden adalah ibu yang memiliki anak usia 4-6 tahun, normal dan tinggal di Makassar. Sebanyak 505 orang responden telah mengisi quesioner mengenai perilaku makan anak. Hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan anak yang mengalami problem perilaku makan sebanyak 54,8%, gerakan tutup mulut merupakan problem terberat menyumbang 7,1%. Berdasarkan hasil analisis Pearson Chi-Square menunjukkan korelasi yang signifikan antara problem perilaku makan dengan berat badan anak berdasar persepsi ibu. Analisis crosstabulation menjelaskan anak yang gemuk cenderung mengalami problem perilaku makan yang relatif ringan. Anak dengan berat badan normal cenderung menunjukkan problem perilaku makan yang tergolong sedang. Sedangkan anak dengan berat badan kurang cenderung didominasi problem perilaku makan. Bahkan gerakan tutup mulut menunjukkan angka tertinggi pada kelompok anak kurus sekali dibanding kelompok lainnya. Jumlah anak yang dipersepsi memiliki berat badan kurus dan kurus sekali (30,43%) lebih tinggi prosentasi di banding jumlah yang dipersepsi gemuk dan gemuk sekali (27,79%). Artinya sebagian besar anak belum menunjukkan berat badan ideal. Anak dengan berat badan kurus sekali sebanyak 28,4% mengindikasikan masalah malnutrisi. Implikasi: Penting melakukan intervensi dengan berbagai program modifikasi perilaku terkait problem perilaku makan pada anak. Kata kunci:  Prevalensi, Anak, Problem Perilaku makan
Analisis Ikonografi Kain Tenun Donggala Bermotif “Buya Bomba” Inayah, Faidhul; Fatimah, Andi Fauziyah Hijrina
SOCIETIES: Journal of Social Sciences and Humanities Vol 5, No 1 (2025): SOCIETIES: Journal of Social Sciences and Humanities
Publisher : SOCIETIES: Journal of Social Sciences and Humanities

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/societies.v5i1.73950

Abstract

Abstrak. Kain Tenun Donggala merupakan kain tradisional yang berasal dari Kabupaten Donggala Sulawesi Tengah. Kain tenun yang berkembang sejak abad ke 4 pada masa kerajaan Banawa, dimana kehadirannya tidak lepas dari pengaruh sosial, politik, ekonomi, agama dan budaya masyarakat Donggala. Salah satu kain yang paling populer di Sulawesi Tengah, khususnya di wilayah Donggala, hingga saat ini adalah kain tenun bermotif buya bomba. Meski kain tradisional ini cukup populer dan masih dipertahankan hingga saat ini, belum ada penelitian yang meneliti makna-makna yang terkandung di dalam kain tradisional tersebut. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini menggunakan metode ikonografi ikonografi untuk menemukan makna pola pada kain yang menjadi sarana komunikasi verbal, sesuai dengan keadaan masyarakat, lingkungan dan pengaruh budaya berbeda yang menetap di wilayah Donggala. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kain tenun Donggala mengandung makna keagungan, kekuatan, cinta, kemuliaan dan ketabahan hati yang merupakan identitas masyarakat Donggala. Keywords: Kain Tenun Donggala, Tradisi, Makna
Pengaruh Fitur Layanan, Kemudahan, dan Kepercayaan Terhadap Kepuasan Pengguna Sistem Mobile Banking (Studi Pada Generasi Z) Kusumawardani, Tarishah; Saebani, Akhmad
SOCIETIES: Journal of Social Sciences and Humanities Vol 5, No 1 (2025): SOCIETIES: Journal of Social Sciences and Humanities
Publisher : SOCIETIES: Journal of Social Sciences and Humanities

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/societies.v5i1.74633

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh fitur layanan, kemudahan, dan kepercayaan terhadap kepuasan pengguna sistem mobile banking, khususnya di kalangan Generasi Z. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan data primer yang dikumpulkan melalui kuesioner menggunakan skala Likert sebagai alat ukur. Sampel penelitian sebagai responden merupakan Generasi Z dengan rentang usia 17-27 tahun yang menggunakan aplikasi mobile banking, dengan teknik pengambilan sampel non-probability sampling, khususnya accidental sampling. Jumlah responden dalam penelitian ini adalah 100 orang. Analisis data dilakukan menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM) dengan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fitur layanan dan kemudahan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pengguna sistem mobile banking pada Generasi Z. Namun, kepercayaan tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan pengguna. Temuan ini mengindikasikan bahwa penyedia layanan mobile banking perlu meningkatkan fitur layanan serta kemudahan penggunaan untuk meningkatkan kepuasan pengguna, serta mempertimbangkan faktor lain yang dapat memengaruhi tingkat kepuasan dalam penggunaan sistem mobile banking. Kata Kunci: Fitur Layanan, Kemudahan, Kepercayaan, Kepuasan Pengguna Sistem, Mobile Banking
Analisis Multimodal Buku Easy Korean for Agricultural Workers Bagian Uji Kompetensi Kusdini, Alika Raki Jauza; Triarisanti, Risa; Lubis, Arif Husein
SOCIETIES: Journal of Social Sciences and Humanities Vol 5, No 1 (2025): SOCIETIES: Journal of Social Sciences and Humanities
Publisher : SOCIETIES: Journal of Social Sciences and Humanities

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/societies.v5i1.75731

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan visual–verbal pada bagian uji kompetensi dalam buku Easy Korean for Agricultural Workers yang dirancang untuk mendukung pembelajaran Bahasa Korea kontekstual bagi pekerja migran di sektor agrikultur Korea Selatan. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan kerangka Visual–Verbal Relations dari Martinec dan Salway serta konsep Systemic Functional Linguistics dari Halliday. Data dikumpulkan melalui studi dokumen dengan teknik simak dan catat, kemudian dianalisis berdasarkan logico-semantic relations (elaboration, extension, enhancement) dan status relations (equal, unequal). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola elaboration equal mendominasi, diikuti pola enhancement equal, extension equal, dan elaboration unequal. Temuan ini menegaskan bahwa visual berperan tidak hanya sebagai penegas instruksi verbal, tetapi juga sebagai perluasan informasi prosedur kerja dan penambah konteks kondisi lapangan, sehingga mendukung pembelajaran instruksi kerja secara utuh dan representasional. Pola unequal yang muncul dalam jumlah kecil berfungsi mengukur kemampuan pembelajar menalar tindakan dari teks. Implikasi penelitian ini dapat digunakan sebagai masukan dalam pengembangan materi ajar Korean for Specific Purposes (KSP) agar lebih kontekstual, aplikatif, dan relevan dengan kebutuhan pekerja migran lintas sektor. Penelitian lanjutan disarankan untuk memperluas kajian multimodal pada materi KSP lainnya.Kata Kunci: Korean for Specific Purposes, Multimodal Analysis, Visual–Verbal Relations
Peran Psikolinguistik dalam Meningkatkan Kompetensi Fonologis Anak Berkebutuhan Khusus melalui Terapi Wicara Terstruktur M, Asia
SOCIETIES: Journal of Social Sciences and Humanities Vol 5, No 2 (2025): SOCIETIES: Journal of Social Sciences and Humanities
Publisher : SOCIETIES: Journal of Social Sciences and Humanities

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/societies.v5i2.78850

Abstract

Abstrak. Gangguan fonologis merupakan hambatan berbahasa yang sering dialami anak berkebutuhan khusus (ABK) dan berdampak pada kejelasan komunikasi. Psikolinguistik memberikan dasar konseptual untuk memahami proses mental dan mekanisme produksi ujaran, sehingga dapat digunakan dalam merancang terapi wicara yang lebih terarah. Penelitian ini menggunakan studi kasus kualitatif terhadap tiga anak ABK untuk menganalisis peran pendekatan psikolinguistik dalam terapi wicara terstruktur. Data diperoleh melalui observasi, rekaman tuturan, serta wawancara dengan terapis dan orang tua. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan pola kesalahan fonologis terutama substitusi, omisi, dan distorsi serta peningkatan akurasi artikulasi fonem setelah intervensi. Terapi wicara terstruktur yang disusun berdasarkan tahapan persepsi bunyi, representasi fonem, dan produksi artikulatoris terbukti efektif karena menyesuaikan strategi dengan karakteristik individual tiap anak. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi prinsip psikolinguistik dapat memperkuat efektivitas terapi fonologis bagi ABK dan mendukung pengembangan intervensi yang lebih sistematis di sekolah maupun klinik terapi wicara. Kata Kunci:    Psikolinguistik, Kompetensi Fonologis, Terapi Wicara Terstruktur, Anak Berkebutuhan Khusus.
Inteligensi Non-Verbal sebagai Prediktor Aspek-aspek Kesiapan Sekolah Anak Usia Dini Agussalim, Amirah Aminanty; Akmal, Nur; Hidayati, Rizkia
SOCIETIES: Journal of Social Sciences and Humanities Vol 5, No 2 (2025): SOCIETIES: Journal of Social Sciences and Humanities
Publisher : SOCIETIES: Journal of Social Sciences and Humanities

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/societies.v5i2.78852

Abstract

Abstrak. Penelitian ini menguji peran inteligensi non-verbal sebagai prediktor kesiapan sekolah anak usia 5–7 tahun. Sebanyak 80 anak diuji secara individual menggunakan Raven’s Coloured Progressive Matrices (RCPM) untuk mengukur tingkat inteligensi non-verbal dan Nijmeegse Schoolbekwaamheids Test (NST) untuk mengukur aspek kesiapan sekolah. Analisis korelasional dan regresi sederhana menunjukkan bahwa Grade IQ yang lebih rendah (menandakan inteligensi non-verbal lebih tinggi (grade IQ bergerak dari I yang paling tinggi ke V yang paling rendah) berkorelasi signifikan dengan skor lebih tinggi pada aspek Mengamati & Membedakan Bentuk (r ≈ −0,44 s.d. −0,48; p < 0,001) dan Motorik Halus (r ≈ −0,26 s.d. −0,30; p < 0,05). Terdapat kecenderungan hubungan negatif Inteligensi non-verbal dengan Konsentrasi dan skor total kesiapan (efek kecil), sementara domain lain (pengertian besar–jumlah–perbandingan, pengamatan tajam/kritis, daya ingat, pemahaman cerita & ingatan, kematangan intelektual) tidak signifikan. Temuan menegaskan bahwa inteligensi non-verbal paling kuat berkaitan dengan kapasitas visual-perseptual dan motorik halus yang mendasari literasi dan numerasi awal, namun tidak memadai sebagai satu-satunya indikator kesiapan sekolah yang bersifat multidimensi. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah RCPM relevan sebagai skrining awal untuk domain visual-perseptual/motorik halus, tetapi asesmen kesiapan harus tetap multi-domain.Kata Kunci: Inteligensi non-verbal; kesiapan sekolah; pendidikan anak usia dini
Psikoedukasi Perilaku Self Harm pada Remaja Akhir Pengguna Sosial Media Instagram Cahyaningrum, Kartika
SOCIETIES: Journal of Social Sciences and Humanities Vol 5, No 2 (2025): SOCIETIES: Journal of Social Sciences and Humanities
Publisher : SOCIETIES: Journal of Social Sciences and Humanities

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/societies.v5i2.78853

Abstract

Abstrak. Self harm adalah suatu bentuk perilaku yang dilakukan individu untuk mengatasi tekanan emosional atau rasa sakit secara emosional dengan cara menyakiti dan merugikan diri sendiri tanpa bermaksud untuk melakukan bunuh diri. Tujuan kegiatan psikoedukasi ini adalah membangun awareness yang dimulai dengan mengenali definisi dan gejala-gejala perilaku self harm, faktor penyebab, dan cara pencegahan maupun penanggulangan. Metode yang digunakan dalam psikoedukasi ini adalah metode psikoedukasi dengan pendekatan Health Belief Model dengan dimensi perceived benefits. Sasaran psikoedukasi ini adalah remaja akhir pengguna sosial media Instagram. Tahapan dalam psikoedukasi ini adalah need assessment, pemberian pre-test, pembuatan materi psikoedukasi dengan video animasi, penyebaran materi psikoedukasi dengan video animasi, dan pemberian post-test. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji paired sample t-test dengan menggunakan program SPSS versi 25. Hasil dari kegiatan psikoedukasi ini menunjukkan bahwa video psikoedukasi telah memberikan materi yang informatif, mampu menyadarkan pentingnya menyayangi diri sendiri serta bahayanya melukai diri sendiri. Orang-orang yang sebelumnya telah melukai diri sendiri memiliki niat dan usaha untuk berhenti melakukan hal tersebut. Berdasarkan uji paired sample t-test dengan hasil 0,000<0,05 dapat diartikan bahwa ada perbedaan antara hasil pre-test dengan post-test. Artinya terdapat pengaruh yang signifikan dari sebelum dan sesudah kegiatan psikoedukasi self harm pada remaja akhir pengguna sosial media Instagram.Kata Kunci: Psikoedukasi; Self Harm; Remaja; Media Sosial; Health Belief Model
Siri’ na Pacce dalam Krisis Sosial: Menelusuri Peran Budaya dalam Konflik dan Kekerasan di Sulawesi Selatan Piara, Muhrajan; Irdianti, Irdianti; Hidayati, Nurul
SOCIETIES: Journal of Social Sciences and Humanities Vol 5, No 2 (2025): SOCIETIES: Journal of Social Sciences and Humanities
Publisher : SOCIETIES: Journal of Social Sciences and Humanities

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/societies.v5i2.81220

Abstract

Abstrak. Penelitian ini mengkaji hubungan antara pemahaman Siri’ na Pacce dan kecenderungan perilaku agresif masyarakat Sulawesi Selatan. Urgensi penelitian muncul dari paradoks nilai budaya yang di satu sisi berfungsi sebagai pengendali sosial berbasis rasa malu (Siri’) dan solidaritas (Pacce), namun di sisi lain kerap diinstrumentalisasi untuk membenarkan kekerasan kolektif. Tujuan penelitian adalah mengukur tingkat pemahaman Siri’ Na Pacce secara kuantitatif, menganalisis pengaruhnya terhadap kecenderungan agresivitas, dan merumuskan rekomendasi berbasis kearifan lokal untuk pendidikan karakter. Partisipan pada studi ini berjumlah 127 orang yang merupakan mahasiswa Fakultas Psikologi UNM yang terdiri dari 24 laki-laki dan 103 perempuan yang merupakan Suku Bugis dan Makassar. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui skala Siri’ na Pacce dan Bush Perry Aggression Questionnaire. Analisis dilakukan dengan uji regresi linear dan memperoleh hasil bahwa pemahaman siri’ na pacce memiliki pengaruh pada kecendrungan perilaku agresif. Penelitian ini menyumbang peta psikometrik pertama tentang dinamika nilai budaya lokal dalam konteks agresivitas, sekaligus rekomendasi untuk revitalisasi Siri’ na Pacce melalui kurikulum berbasis budaya.Kata Kunci: Siri’ na pacce; perilaku agresif; budaya; Bugis-Makassar, Sulawesi Selatan
Bahasa, Kekuasaan, dan Wacana Korupsi di Media: Systematic Literature Review atas Kajian Linguistik Kritis Anwar, Muhammad; R., Mantasiah; Yusri, Yusri; Saleh, Nurming
SOCIETIES: Journal of Social Sciences and Humanities Vol 5, No 2 (2025): SOCIETIES: Journal of Social Sciences and Humanities
Publisher : SOCIETIES: Journal of Social Sciences and Humanities

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/societies.v5i2.80982

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara sistematis bagaimana studi berbasis linguistik kritis, khususnya critical discourse analysis (CDA), mengkaji pemberitaan kasus korupsi di media serta mengidentifikasi kesenjangan penelitian dan arah pengembangan riset di masa depan. Kajian dilakukan menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) terhadap 25 artikel yang dipublikasikan dalam jurnal ilmiah bereputasi. Penelusuran artikel dilakukan melalui basis data internasional dan nasional menggunakan kata kunci terkait wacana korupsi, media, dan linguistik kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberitaan korupsi diproduksi melalui strategi kebahasaan yang tidak netral, termasuk eufemisme, pasivasi, nominalisasi, framing, dan penilaian evaluatif. Strategi tersebut digunakan untuk membangun representasi tertentu terhadap pelaku dan institusi korupsi, baik untuk melunakkan citra pelaku berstatus elit maupun untuk mendeligitimasi aktor politik tertentu. Penelitian terdahulu masih didominasi analisis mikro terhadap teks berita dan berfokus pada representasi pelaku, sementara kajian mengenai dampak sosial korupsi, dinamika wacana digital, multimodalitas, dan penerimaan publik masih terbatas. Selain itu, riset longitudinal dan perbandingan antarnegara belum banyak dilakukan. Temuan ini menegaskan bahwa bahasa dalam pemberitaan korupsi merupakan instrumen kekuasaan yang membentuk opini publik dan memperkuat atau menantang struktur sosial politik. Rekomendasi penelitian selanjutnya mencakup penguatan analisis multimodal, studi wacana digital partisipatif, desain longitudinal, pendekatan komparatif lintas konteks, dan eksplorasi hubungan antara wacana korupsi dan dampak sosial.Kata Kunci: Korupsi, Framing, Analisis Wacana, Linguistik, Media
Bentuk Gerak Tari Pakarena Sambori’na dalam Masyarakat Etnis Makassar Nurwahidah, Nurwahidah
SOCIETIES: Journal of Social Sciences and Humanities Vol 5, No 2 (2025): SOCIETIES: Journal of Social Sciences and Humanities
Publisher : SOCIETIES: Journal of Social Sciences and Humanities

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/societies.v5i2.81251

Abstract

Abstrak. Penelitian ini didesain untuk menghasilkan  Bentuk gerak Tari Tradisionla Etnis Makasar dengan cara merancang dan mengemas Tari Tradisional Pakarena Sambori’na dengan menggunakan teknik volume (ukuran fisik dengan penghitungan gerak yang tepat) sesuai dengan gesture (sikap tubuh) pemilik kesenian. Hal ini penting dilakukan karna Penelitian ini memiliki relevansi dengan keberlanjutan seni pertunjukan, khususnya seni tari dalam etnis Makasar. Dengan demikian  tari Pakarena Sambori’na tidak hanya menjadi kisah kenangan manis masa silam, akan tetapi sebagai kontribusi ilmiah dalam pengembangan ilmu pengetahuan, terutama yang berkaitan dengan bentuk gerak tari tradisional Pakarena Sambori’na.   Manfaat lain adalah bahwa hasil penelitian ini menjadi bahan apresiasi dan perbandingan kajian di kalangan akademisi, peneliti, seniman dan pemerhati seni dalam berbagai perspektif sehingga melahirkan informasi ilmu pengetahuan yang lebih komprehensif dan bernilai guna dalam kemaslahatan hidup manusia. Lebih spesifik penelitian ini menjadi bahan kajian sumber, dokumentasi, dan inventarisasi jejak kesenian etnis Makasar di Instansi atau Perguruan Tinggi Seni di Sulawesi Selatan.  Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan etnokoreologis dengan pengumpulan data berdasarkan emik, dengan Teknik pengumpulan data: observasi, wawancara, maupun dokumentasi. Penulisan etnografinya berdasarkan  emik dan etik, serta analisis datanya kulitatif holistik. Kata Kunci: Tari Pakarena  Sambori’na, bentuk gerak, volume,

Page 9 of 10 | Total Record : 97