cover
Contact Name
Septian Prawijaya
Contact Email
wijaya@unimed.ac.id
Phone
+6281396906213
Journal Mail Official
jurnalsekolah@unimed.ac.id
Editorial Address
Jurusan PPSD Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Medan Jl. Willem Iskandar Psr. V, Medan Estate
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JS (Jurnal Sekolah)
ISSN : 25488856     EISSN : 2549127X     DOI : https://doi.org/10.24114/js.v7i2
Core Subject : Education,
JS (Jurnal Sekolah) berisi artikel yang berkaitan dengan pendidikan, yang meliputi pembelajaran, hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. JS (Jurnal Sekolah), dikelola oleh Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Medan. JS (Jurnal Sekolah) merupakan jurnal yang berisi tulisan Dosen, Guru, dan Mahasiswa. Diterbitkan empat kali dalam setahun yaitu Maret, Juni, September dan Desember dalam bentuk elektronik dan cetak oleh prodi PGSD FIP UNIMED. Agenda JS (Jurnal Sekolah) menjadi penting perannya bagi Prodi PGSD FIP UNIMED, dalam mendorong terbangunnya inovasi pendidikan yang dapat memberikan jawaban atas berbagai persoalan daerah, nasional maupun global. Sesuai dengan kapasitasnya dan dilandasi oleh kepentingan nasional, JS (Jurnal Sekolah) diterbitkan sebagai wadah mempermudah masyarakat khususnya dosen Prodi PGSD FIP UNIMED untuk mempublikasikan hasil penelitian dan pengabdiannya kepada masyarakat. JS (Jurnal Sekolah) pertama kali terbit pada tahun 2016. Ketika itu, JS (Jurnal Sekolah) sudah mempunyai ISSN cetak, namun belum mempunyai ISSN elektronik. Seiring berjalannya waktu, JS (Jurnal Sekolah) terus belajar dan mencoba mengikuti perkembangan zaman dan kemajuan teknologi. Hingga saat ini, JS (Jurnal Sekolah) sudah mempunyai ISSN cetak dan elektronik. ISSN Cetak: 2548-8856 dan ISSN Elektronik: 2549-127X. Secara perlahan pada 2016, menerbitkan tulisan secara online (electronic journal) yang berbasis OJS (Open Journal System) pada laman: http://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/js.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 725 Documents
ANALISIS METODE PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA KEMAMPUAN LITERASI BAHASA INDONESIA KELAS IV SEKOLAH DASAR Sari, Ella Nurlita; Listyarini, Ikha; Kholifah, Putri Nor; Purnamasari, Iin
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol 8, No 4 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/js.v8i4.62176

Abstract

Abstract: Analysis of the Problem Based Learning (PBL) Method on Class IV Indonesian Language Literacy Ability at SDN Pedurungan Tengah 02 Semarang. This research aims to analyze the Problem Based Learning (PBL) method in improving the Indonesian language literacy skills of class IV students at SDN Pedurungan Tengah 02 Semarang. PBL is a learning approach that focuses on students in real situations in everyday life to solve problems, thereby improving critical thinking, collaboration and problem solving skills. This research method is descriptive qualitative with a case study approach. Data was collected through observation, interviews and document analysis. The research results show that PBL can improve students' literacy skills, including reading, writing, speaking and listening skills. However, several challenges such as limited teacher resources, how to manage classes, and time constraints remain obstacles in implementing this method.   Keywords: Problem Based Learning, literacy, Indonesian, basic education, SDN Pedurungan Tengah 02. Abstrak: Analisis Metode Problem Based Learning (PBL) pada Kemampuan Literasi Bahasa Indonesia Kelas IV SDN Pedurungan Tengah 02 Semarang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis metode Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan kemampuan literasi Bahasa Indonesia peserta didik kelas IV di SDN Pedurungan Tengah 02 Semarang. PBL adalah pendekatan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik dalam situasi riil atau nyata dalam kehidupan sehari-hari untuk menyelesaikan permasalahan, sehingga meningkatkan keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, dan pemecahan masalah. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PBL dapat meningkatkan kemampuan literasi peserta didik, meliputi keterampilan membaca, menulis, berbicara, dan mendengarkan. Namun, beberapa tantangan seperti keterbatasan sumber daya guru, cara mengelola kelas, dan keterbatasan waktu tetap menjadi hambatan dalam penerapan metode ini.                                      Kata Kunci: Problem Based Learning, literasi, Bahasa Indonesia, pendidikan dasar, SDN Pedurungan Tengah 02.
PENGEMBANGAN E-MODUL BAGI GURU BERBASIS KOOPERATIF TIPE TALKING STICK PADA MATERI PENJUMLAHAN KELAS I SD Nisa, Zainatun; Kartinah, Kartinah; Widayati, Ligar
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol 8, No 2 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/js.v8i2.56477

Abstract

Abstract: The background to this research is the urgency of E-modules for teachers as references and guidebooks to create innovative, learner-centered, and fun learning. This research aims to develop and test the feasibility of an E-Module for Talking Stick Type Cooperative Teachers on Class I Elementary School Addition Material. This type of research is Research and Development (R & D) using the ADDIE development model which the researcher has modified. The subjects of this research were class I B teachers at SDN Tambakrejo 01. Small group trials were carried out in class I B at SDN Tambakrejo 01, Semarang City with a total of 27 students. The results of the research show that the Talking Stick Type Cooperative-Based E-Module in Class I Elementary School Addition Material is suitable for use with the percentage obtained from expert validator I being 95% and expert validator II being 91.7% with very feasible criteria and the percentage of teacher responses being 95% with very feasible criteria. This research concludes that the Talking Stick Type Cooperative-Based E-Module in Class I Elementary School Addition Material is very suitable to be used as a reference and teacher's guidebook in creating innovative, student-centered, and fun learning. Keyword: E-Module; Mathematics; Talking Stick Type Cooperative; Summation Abstrak: Latar belakang dari penelitian ini adalah urgensi E-modul bagi guru sebagai referensi dan buku panduan, sehingga dapat menciptakan pembelajaran yang inovatif, berpusat pada peserta didik, dan menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan, dan menguji kelayakan E-Modul bagi guru Berbasis Kooperatif Tipe Talking Stick pada Materi Penjumlahan Kelas I SD. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R & D) menggunakan model pengembangan ADDIE yang telah dimodifikasi oleh peneliti. Subjek penelitian ini adalah guru kelas I B SDN Tambakrejo 01. Uji coba kelompok kecil dilakukan di kelas I B SDN Tambakrejo 01 Kota Semarang dengan jumlah peserta didik 27 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa EModul Berbasis Kooperatif Tipe Talking Stick pada Materi Penjumlahan Kelas I SD layak digunakan dengan persentase yang diperoleh dari validator ahli I sebesar 95% dan validator ahli II sebesar 91,7% dengan kriteria sangat layak serta persentase tanggapan guru 95% dengan kriteria sangat layak. Simpulan penelitian ini adalah E-Modul Berbasis Kooperatif Tipe Talking Stick pada Materi Penjumlahan Kelas I SD sangat layak digunakan sebagai referensi dan buku panduan guru dalam menciptakan pembelajaran yang inovatif, berpusat pada peserta didik, dan menyenangkan.Kata Kunci: E-Modul; Matematika; Kooperatif Tipe Talking Stick; Penjumlahan
PENGELOLAAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH UNTUK MENDUKUNG BUDAYA LITERASI DI SEKOLAH DASAR Anggraeni, Nur Fitri; Dafit, Febrina
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol 8, No 3 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/js.v8i3.59476

Abstract

Abstract: The aim of this research is to describe the management of school libraries to support literacy culture in elementary schools. The method used in this research is qualitative with data collection instruments in the form of observation, interviews and documentation. The primary data sources in this research are library managers, teachers and students. Secondary data sources in this research are archives and images. Data validity uses source triangulation, technical triangulation, and time triangulation. With data analysis techniques, namely data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results obtained were that school library management at SDN 170 Pekanbaru had carried out planning, organizing, implementing and supervising. Obtained from the results of library managers creating activity programs to support literacy culture, namely library visit programs, madding filling programs, talent display programs, and reading corner programs.Keyword: Management, School Library, Literacy CultutreAbstrak: Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pengelolaan perpustakaan sekolah untuk mendukung budaya literasi disekolah dasar. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Kualitatif dengan instrument pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data primer pada penelitian ini yaitu pengelola perpustakaan, guru, dan siswa. Sumber data sekunder pada penelitian ini yaitu arsip dan gambar. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu. Dengan Teknik analisis data yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan Kesimpulan. Diperoleh hasil pengelolaan perpustakaan sekolah di SDN 170 Pekanbaru telah melakukan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Diperoleh hasil pengelola perpustakaan membuat program kegiatan untuk mendukung budaya literasi yaitu program kunjungan perpustakaan, program pengisian madding, program penampilan bakat, dan program pojok baca.Kata Kunci: Pengelolaan, Perpustakaan Sekolah, Budaya Litrerasi
PERAN ORANG TUA DAN SEKOLAH DALAM MEMBENTUK MINAT BACA SISWA Munfaridah, Nisa Arifatul; Amaruddin, Hidar
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol 8, No 1 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/js.v8i1.46183

Abstract

Abstract: The Role of Parents and Schools in Shaping Students' Reading Interest. The purpose of this study was to determine how the role of parents and schools in shaping students' interest in reading. This type of research is a case study qualitative method. The informants in this study were two second grade students, two second grade parents, a second grade teacher, and the principal of SD NU Pemanahan. The data collection techniques used in this research are interviews, observation, and documentation. The results of this study indicate that the importance of the role of parents and schools in shaping reading interest through indicators of the role of parents (educators, encouragers, facilitators and mentors), the role of the principal (setting policies, running agendas, strengthening relationships with parents, and ensuring success), and the role of teachers (educators, role models, learning resources and facilitators) with parenting activities set by the principal based on the foundation of Albert Bandura's social learning theory to create a school atmosphere that supports the formation of students' reading interest. However, the implementation of the policy needs to be improved to ensure the set goals can be achieved. Therefore, there is a need for joint evaluation and review from parents, principals and teachers to achieve this goal.Keyword: Parental Role, School Role, Reading Interest.Abstrak: Peran Orang Tua dan Sekolah dalam Membentuk Minat Baca Siswa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana peran orang tua dan sekolah dalam membentuk minat baca siswa. Jenis penelitian ini adalah metode kualitatif studi kasus. Informan dalam penelitian ini adalah dua siswa kelas dua, dua orang tua kelas dua, guru kelas dua, dan kepala sekolah SD NU Pemanahan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa begitu pentingnya peran orang tua dan sekolah dalam membentuk minat baca melalui indikator peran orang tua (pendidik, pendorong, fasilitator dan pembimbing), peran kepala sekolah (menetapkan kebijakan, menjalankan agenda, mempererat hubungan dengan orang tua, dan menjamin keberhasilan), serta peran guru (pendidik, panutan, sumber belajar dan fasilitator) dengan kegiatan parenting yang ditetapkan oleh kepala sekolah berdasarkan landasan dari teori belajar sosial dari Albert Bandura untuk menciptakan suasana sekolah yang mendukung terbentuknya minat baca siswa. Namun implementasi kebijakan tersebut perlu ditingkatkan untuk memastikan tujuan yang ditetapkan dapat tercapai. Oleh karena itu, perlu adanya evaluasi dan tinjauan ulang bersama dari orang tua, kepala sekolah, dan pihak guru untuk mencapai tujuan ini. .Kata Kunci: Peran Orang Tua, Peran Sekolah, Minat Baca
PERAN GURU DALAM PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI PADA PELAJARAN SENI BUDAYA DAN PRAKARYA DI SD MUHAMMADIYAH PURWOKERTO Yulia, Iin; Mareza, Lia
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol 8, No 3 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/js.v8i3.58453

Abstract

Abstract: This study aims to determine the role of teachers in differentiated learning in cultural arts and crafts lessons along with supporting and inhibiting factors. The research method used qualitative case study in class VB SD Muhammadiyah Purwokerto with observation, interview, and documentation. Sources of research data from the principal, class teacher, and five students. The results showed that each teacher's role contains four components of differentiated learning, namely content, process, product, and learning environment. The supporting factors are adequate facilities and the existence of an art program. The role of teachers in providing content is to provide material to students during learning, the role of teachers in process differentiation is that teachers can develop learning with an interesting learning process by giving examples, the role of teachers in product differentiation is that teachers give freedom to make assignments to students, and the role of teachers in differentiating the learning environment is that teachers give students the freedom to choose the desired learning environment. The inhibiting factor is the limited time of cultural arts and crafts lessons and students lacking confidence in showing their potential. It can be concluded that the role of teachers in differentiated learning in cultural arts and crafts has gone well with its supporting and inhibiting factors. Keyword: Teacher's role, Differentiated Learning, Arts and Culture and Crafts Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru dalam pembelajaran berdiferensiasi pada pelajaran seni budaya dan prakarya disertai faktor pendukung dan penghambatnya. Metode penelitian yang digunakan studi kasus kualitatif di kelas VB SD Muhammadiyah Purwokerto dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data penelitian dari kepala sekolah, guru kelas, dan lima peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap peran guru mengandung empat komponen pembelajaran berdiferensiasi yaitu konten, proses, produk, dan lingkungan belajar. Faktor pendukungnya fasilitas cukup memadai dan adanya program seni. Peran guru dalam memberikan konten yaitu memberi materi kepada peserta didik saat pembelajaran, peran guru dalam diferensiasi proses yaitu guru dapat mengembangkan pembelajaran dengan proses pembelajaran yang menarik dengan memberikan contoh, peran guru dalam diferensiasi produk yaitu guru memberikan kebebasan membuat tugas kepada peserta didik, dan peran guru dalam diferensiasi lingkungan belajar yaitu guru memberikan kebebasan peserta didik memilih lingkungan belajar yang diinginkan. Faktor penghambatnya terbatasnya waktu pelajaran seni budaya dan prakarya dan peserta didik kurang percaya diri menunjukkan potensi. Disimpulkan bahwa peran guru dalam pembelajaran berdiferensiasi pada seni budaya dan prakarya sudah berjalan dengan baik dengan faktor pendukung dan penghambatnya. Kata Kunci: Peran guru, Pembelajaran Berdiferensiasi, Seni Budaya dan Prakarya
ANALISIS KONSEP MERDEKA BELAJAR DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Lubis, Nur Kholila; Suyanti, Suyanti; Dharma, Surya; Yunita, Sri
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol 8, No 1 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/js.v8i1.52935

Abstract

Abstract: The aim of this research is to analyze the concept of independent learning from a citizenship education perspective. This research was conducted using a qualitative approach using the literature study method. The data analysis process in this research includes data reduction, data display, verification, and drawing conclusions. The results of this research analyze the concept of independent learning from two perspectives, namely the citizenship education perspective in the curricular dimension and the citizenship education perspective in the socio-cultural dimension. In these two dimensions, it shows the compatibility between the concepts formed in independent learning and the goals of citizenship education. The role of teachers in transformation is the main determinant in the success of the independent curriculum itself. It can be concluded that the concept of an independent curriculum from a citizenship education perspective has correlations and the same goals, where teachers are the center of its success.Keyword: Independent Curriculum, Independent Learning, Citizenship Education. Abstrak: Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk menganalisis konsep merdeka belajar dari perspektif Pendidikan kewarganegaraan. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur. Proses analisis data dalam penelitian ini meliputi reduksi data, display data, verifikasi, serta penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini, menganalisis konsep merdeka belajar dari dua perspektif, yakni perspektif Pendidikan kewarganegaraan dalam dimensi kurikuler dan perspektif Pendidikan kewarganegraaan dimensi sosio kultural. Dalam kedua dimensi tersebut, menunjukkan kesesuaian antara konsep yang dibentuk dalam merdeka belajar dengan tujuan Pendidikan kewarganegaraan. Peran guru dalam transformasi menjadi penentu utama dalam keberhasilan kurikulum merdeka itu sendiri.Dapat disimpulkan, konsep kurikulum merdeka dari perspektif Pendidikan kewarganegaraan memiliki korelasi dan kesamaan tujuan, dimana guru menjadi pusat keberhasilannya.Kata Kunci: Kurikulum Merdeka, Merdeka Belajar, Pendidikan Kewarganegaraan.
ANALISIS PENERAPAN MANAJEMEN KINERJA PENGELOLA DAN TENAGA PENGAJAR SEKOLAH MADRASAH DINIYAH TAKMILIYAH AWALIYAH DI YAYASAN AL-IKHLAS MIFTAHUSSA’ADAH CIANCA Ula, Shuviatul; Irsyad, Khusnul Heikal
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol 8, No 3 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/js.v8i3.57139

Abstract

Abstract: Analysis of the Implementation of Performance Management of Managers and Teaching Staff of Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah Schools at the Al-Ikhlas Miftahussa'adah Cianca Foundation. Performance Management is very necessary for an organization or company. To achieve maximum results, optimal management performance is required. This research aims to determine the performance of management and teaching staff at the school MDTA Al-Ikhlas Miftahussa’adah Cianca Foundation and to find out what factors support a new workforce to be able to join the Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah school at the Al-Ikhlas Foundation Miftahussa’adah Cianca which is located in Cikalong Wetan District, West Bandung Regency to be more optimal and produce superior student work and graduates. The method I used in this research was a qualitative method with data sources from the School Principal, Administrative Staff, Teachers and Guardians. The results obtained from this research are that the performance management of each manager and teaching staff at the MDTA Miftahussa’adah Cianca School is good, but the madrasa school still has difficulty in determining the characteristics of each individual teaching staff’s performance. There is a lack of teaching staff so that each teacher must be able to master all subjects. The conclusion from this research is that performance management in self-heating of madrasah schools attracts alumni from the school or Islamic boarding school and what supports new workers being able to join madrasah schools is also the lack of teaching staff compared to the large number of students. Keyword: performance management, madrasah schools, educationAbstrak: Analisis Penerapan Manajemen Kinerja Pengelola Dan Tenaga Pengajar Sekolah Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah Di Yayasan Al-Ikhlas Miftahussa’adah Cianca. Manajemen Kinerja sangat diperlukan bagi suatu organisasi atau perusahaan. Untuk mencapai hasil yang maksimal diperlukan manajemen kinerja yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen kinerja pengelola dan tenaga pengajar di sekolah MDTA di Yayasan Al-Ikhlas Miftahussa’adah Cianca dan mengetahui faktor apa yang mendukung suatu tenaga kerja baru untuk dapat bergabung di sekolah Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah di Yayasan Al-Ikhlas Miftahussa’adah Cianca yang bertempat di Kecamatan Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat  agar lebih optimal dan menghasilkan karya dan lulusan siswa yang unggul. Metode yang saya gunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan sumber data dari Kepala Sekolah, Staff Administrasi, Guru dan Wali Murid. Adapun hasil yang diperoleh dari penelitian ini yakni manajemen kinerja dari setiap pengelola dan tenaga pengajar di Sekolah MDTA Miftahussa’adah Cianca sudah baik, namun pihak sekolah madrasah masih kesulitan dalam menentukan karakteristik dalam setiap kinerja yang ada di individu tenaga pengajar. Minimnya tenaga pengajar sehingga setiap pengajar harus bisa menguasai semua mata pelajaran. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa manajemen kinerja dalam perekrutan sendiri pihak sekolah madrasah mengambilnya dari alumni lulusan sekolah atau pondok pesantren tersebut dan yang mendukung suatu tenaga kerja baru untuk dapat bergabung di sekolah madrasah juga adalah kurangnya jumlah tenaga pengajar dibandingkan dengan jumlah siswa yang banyak.Kata kunci: Manajemen kinerja, sekolah madrasah, pendidikan
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENGGAMBAR ILUSTRASI DI SEKOLAH DASAR Juwita, Tita; Julia, J; Gusrayani, Diah
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol 8, No 4 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/js.v8i4.60036

Abstract

Abstract: The research aims to produce learning tools based on the PBL model in illustration drawing activities. Research design is development research with the Analyze, Design, Develop, Implemente, Evaluate (ADDIE) model. Data collection instruments through validation questionnaires and field trials. The results of the study showed that the average of the overall assessment aspects of learning planning experts was 96% (very valid), Indonesian material experts 85% (very valid), science material experts 91% (very valid), SBdP material experts 85% (very valid), media experts 88% (very valid). The results of the practicality test from the individual test student response questionnaire obtained an average score of 85% (very practical), small group 95% (very practical), and large group 99% (very practical).Keyword: Learning Tools, Problem Based Learning, Drawing IllustrationsAbstrak: Penelitianbertujuanuntuk menghasilkan perangkat pembelajaranberbasis model PBL dalam kegiatan menggambar ilustrasi. Desain penelitian adalah penelitian pengembangan dengan model Analyze, Design, Develop, Implemente, Evaluate (ADDIE). Instrumen pengumpulan data melalui kuesioner validasi dan uji coba lapangan. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata keseluruhan aspek penilaian ahli perencanaan pembelajaran 96% (sangat valid), ahli materi bahasa Indonesia 85% (sangat valid), ahli materi IPA 91% (sangat valid), ahli materi SBdP 85% (sangat valid), ahli media 88% (sangat valid). Hasil uji kepraktisan dari angket respon peserta didik uji perorangan memperoleh skor rata-rata 85% (sangat praktis), kelompok kecil 95% (sangat praktis), dan kelompok besar 99% (sangat praktis).Kata Kunci: perangkat pembelajaran, problem based learning, menggambar llustrasi
KOMPETENSI PEDAGOGI GURU DALAM PEMANFAATAN TEKNOLOGI UNTUK PEMBELAJARAN Putra, Lovandri Dwanda; Zakiya, Faza; Salsabila, Annisa; Salsabila, Sovia
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol 8, No 1 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/js.v8i1.49152

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to find out and analyze how the pedagogical competence of SD Negeri Siluk teachers in utilizing technology for learning. This research was conducted by descriptive qualitative method. The technique used to collect data is interviews. The subject of the study was a grade II teacher. Based on the results of the study, it is known that Siluk State Elementary School already has technology facilities for learning and teachers have received training to use the technology as a form of teacher pedadogy competency development. The conclusion of this research is that SD Negeri Siluk has learning technology and the teachers are competent in the use of technology for learning. Keyword: Teacher pedagogy competence, Primary School, educational technology Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana kompetensi pedagogi guru SD Negeri Siluk dalam pemanfaatan teknologi untuk pembelajaran. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif deskriptif. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah wawancara. Subjek penelitian adalah guru kelas II. Berdasarkan pada hasil penelitian diketahui bahwa SD Negeri Siluk sudah memiliki fasilitas teknologi untuk pembelajaran dan para guru telah mendapat pelatihan untuk menggunakan teknologi tersebut sebagai bentuk pengembangan kompetensi pedadogi guru. Kesimpulan penelitian ini yaitu SD Negeri Siluk memiliki teknologi pembelajaran dan para guru telah berkompetensi dalam pemanfaatan teknologi untuk pembelajaran.Kata Kunci: Kompetensi pedagogi guru, Sekolah Dasar, teknologi pendidikan
PENGARUH MODEL SCRAMBLE BERBANTUAN MEDIA KOTAK KARTU MISTERI (KOKAMI) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA KELAS V Ariani, Bela; Attalina, Syailin Nichla Choirin
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol 8, No 2 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/js.v8i2.56879

Abstract

Abstract: Learning models that are less varied in Pancasila education with norm material cause students' low skills in critical thinking. Based on the problems above, the implementation of this research is aimed at improving critical thinking skills through the application of the scramble method assisted by kokami media for Class V SDN 2 Tahunan Jepara. This research is quantitative with a One-Group Pretest-Posttest model. Population and sample in class V (25 students). The research results show that there is an increase in critical thinking skills. Students obtained an average pretest score of 51.68 and a posttest score of 86.72. Hypothesis testing in the form of t-test and simple regression also shows a significant influence on critical thinking skills. Keyword: Scramble, Critical Thinking, Pancasila Education Abstrak: Model pembelajaran yang kurang variatif pada pendidikan pancasila materi norma menyebabkan rendahnya keterampilan peserta didik dalam berpikir kritis. Berlandaskan masalah di atas, pelaksanaan riset ini ditujukan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis melalui penerapan metode scramble berbantuan media kokami (kotak kartu misteri) Kelas V SDN 2 Tahunan Jepara. Penelitian ini berjenis kuantitatif dengan model One-Group Pretest-Posttest. Populasi dan sampel pada kelas V (25 siswa). Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat peningkatan keterampilan berpikir kritis. Peseta didik memperoleh nilai rata-rata pretest 51.68 dan nilai posttest 86.72. Uji hipotesis beupa uji-t dan regresi sederhana juga menunjukkan adanya pengaruh signifikan kemampuan berpikir kritisKata Kunci: Scramble, Berpikir Kritis, Pendidikan Pancasila