cover
Contact Name
Nurul Jadid
Contact Email
nurul.jadid@its.ac.id
Phone
+6231-5953759
Journal Mail Official
editor_sewagati@its.ac.id
Editorial Address
DRPM ITS Gedung Pusat Riset Lantai L. Kampus ITS Keputih, Sukolilo, Surabaya, Jawa Timur, 60111 Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Sewagati
ISSN : -     EISSN : 26139960     DOI : https://doi.org/10.12962/j26139960
Sewagati : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat disingkat dengan nama Sewagati (e-ISSN: 2613-9960) adalah jurnal khusus pengabdian kepada masyarakat (abmas) yang berfungsi sebagai media diseminasi dan sosialisasi aktivitas pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. Ruang lingkup jurnal meliputi: penerapan teknologi tepat guna, aktivitas pencapaian SDGs, pemberdayaan masyarakat, penggalian potensi daerah, implementasi kebijakan, proses pelatihan dan topik lain yang bersesuaian.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 5 (2023)" : 20 Documents clear
Pendampingan Kantin Kejujuran Berbasis Halal Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Rungkut Surabaya Saidah Altway; Daril Ridho Zuchrillah; Lailatul Qomariyah; Suprapto Suprapto; Rivai Wardhani; Faizal Johan Atletiko
Sewagati Vol 7 No 5 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v7i5.572

Abstract

Mekanisme produksi produk halal telah diatur UU No. 33 tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal. Keberadaan sertifikat halal memberikan rasa aman bagi konsumen terutama bagi keluarga muslim. Pentingnya mengkonsumsi produk halal harus ditekankan sejak dini. Pengetahuan tentang produk halal harus diajarkan pada siswa-siswi sekolah dasar. Surabaya memiliki 650 sekolah dasar yang menyebar merata dimana kecamatan Rungkut memiliki 24 sekolah dasar. Mitra kami adalah SDN Penjaringansari 2, SDN Rungkut Kidul 1 dan SDN Kedung Baruk Surabaya. Setiap sekolah dasar memiliki beberapa kantin yang menjual produk makanan dan minuman. Namun, kantin tersebut belum bisa menjamin bahwa produk makanan dan minuman yang dijual belum memiliki sertifikat halal. Selain itu, konsep kantin masih bersifat konvensional yang berfungsi jual beli. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membangun kantin kejujuran yang berbasis halal. Dengan kehadiran kantin kejujuran berbasis halal pada sekolah dasar masing-masing mendukung Pendidikan karakter integritas bermasyarakat serta menerapan gaya hidup halal berdasarkan syariat islam.
Model Kemitraan Perguruan Tinggi dan Desa untuk Meningkatkan Kemampuan Start-Up Produk Susu Sapi Desa Pesanggrahan, Kecamatan Batu, Kota Batu, Jawa Timur Melania Suweni Muntini; Agnes Tuti Rumiati; Janti Gunawan; Lucky Putri Rahayu; Iim Fatimah; Faridawati
Sewagati Vol 7 No 5 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v7i5.574

Abstract

Desa Pesanggrahan terletak di Kecamatan Batu, Kota Batu, Jawa Timur. Susu sapi yang dihasilkan lebih dari dua juta liter per tahun dan menjadikannya desa dengan produksi susu tertinggi di Kota Batu. Pada tahun 2015, produksi susu Kota Batu mencapai 22.430.928 L, terdiri atas susu kambing 33.620 L, dan susu sapi mencapai 22.397.655 L. Dalam pengolahan hasil susunya, masyarakat Batu lebih banyak menggantungkan diri dengan Industri Pengolah Susu (IPS), yaitu 90%, dengan harga yang terbilang rendah untuk ukuran susu kualitas super, dan hanya sekitar 10% yang dijual sendiri oleh KUD Kota Batu untuk konsumsi masyarakat sekitar. Penelitian yang dilakukan ini sekaligus juga sebagai partisipasi perguruan tinggi dalam menaikkan metrik Sustainable Development Goals (SDGs), utamanya pada capaian ke delapan tentang Decent work and economic growth. Dalam kegiatan ini terdapat partisipasi masyarakat untuk memastikan pertumbuhan ekonomi dan partisipasi yang produktif masyarakat Desa Pesanggrahan, Kecamatan Batu, Kota Batu, Jawa Timur. Fokus utama pada pengabdian ini adalah melakukan kegiatan pelatihan tentang produk olahan susu sapi dan mengenalkan proses bisnis berbasis IT. Inovasi dalam melakukan kemitraan ini diharapkan dapat menghidupkan bisnis produk olahan susu sapi Desa Pesanggrahan, Kota Batu dan meningkatkan partisipasi pemuda yang tidak bekerja di daerah tersebut dalam mengolah produk susu beserta menjalankan bisnisnya sendiri dengan memanfaatkan teknologi agar dapat meningkatkan produktivitasnya.
Pemanfaatan Edible Landscape pada Lahan Berskala Kecil sebagai Solusi Pengurangan Pulau Panas akibat Land Surface Temperature di Kelurahan Wundumbatu Kota Kendari Nurgiantoro; La Ode Hadini; La Ode Agus Salim Mando; Armayanti Aris; Septian Jackrianto; Farid Restu Firmansyah; Hikma Wati
Sewagati Vol 7 No 5 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v7i5.592

Abstract

Pemanfaatan edible landscape pada lahan berskala kecil di perkotaan telah dianggap sebagai strategi berkelanjutan dan alternatif untuk menciptakan vegetasi dari pekarangan yang mampu memodifikasi iklim mikro sebagai upaya pengurangan efek pulau panas akibat Land Surface Temperature (LST). Penggunaan konsep edible landscape memiliki potensi untuk menawarkan jasa ekosistem, termasuk mengurangi efek pulau panas. Fokus program kemitraan masyarakat ini yakni pada mitigasi kebencanaan akibat perubahan iklim, dengan tujuan program pengurangan pulau panas melalui rekayasa vegetasi dari tanaman edible. Pencapaian tujuan dilakukan dengan metode edukasi kepada masyarakat melalui Focus Group Discussion (FGD), dan aksi penanaman tanaman edible di lanskap pekarangan mitra sasaran. Hasil pembelajaran menunjukkan adanya tingkat pemahaman masyarakat terkait edible landscape yang didesain dalam lanskap pekarangan. Sedangkan pada aksi penanaman, sebanyak 450 bibit tanaman edible di antaranya mulberry, kelor, chaya, salam, belimbing wuluh, serai, kunyit, dan lengkuas berhasil ditanam di lanskap pekarangan mitra. Hasil monev terhadap pertumbuhan tanaman menunjukkan tanaman edible mampu tumbuh dengan baik dalam lanskap pekarangan mitra sasaran.
Sosialisasi Instore Drying Sebagai Upaya Penyimpanan Bawang Merah Terkontrol Berbasis Panel Surya di Sukomoro, Nganjuk, Jawa Timur Suyatno Suyatno; Bachtera Indarto; Iim Fatimah; Gontjang Prajitno
Sewagati Vol 7 No 5 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v7i5.594

Abstract

Bawang merah merupakan salah satu komoditas yang keberadaannya selalu menjadi perhatian pemerintah selain padi dan juga cabai. Ironisnya, selain harga pupuk dan benih yang cukup mahal, petani masih harus berhadapan dengan harga jual yang rendah ketika panen raya tiba. Hal ini diakibatkan oleh resiko yang harus dihadapi jika harus disimpan dalam jangka waktu yang lama dan menunggu harga stabil (tinggi). Produk bawang merah bisa menjadi menyusut bahkan busuk. Berdasarkan alasan ini maka langkah yang diambil petani adalah segera menjual meskipun dengan harga rendah. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membuat alat penyimpan hasil panen bawang merah yang disebut dengan instore drying. Alat yang didesain dilengkapi dengan sirkulasi udara yang baik sehingga ruang penyimpanan memiliki tempertur dan kelembaban yang cukup agar bawang tidak mudah busuk. Untuk menjaga kondisi tersebut, ruang ini dilengkapi dengan sensor suhu, sensor kelembaban, serta actuator berupa pemanas dan kipas penyedot. Semua sensor dan actuator tersebut dioperasikan menggunakan sumber tegangan dari panel surya serta dapat diatur sesuai dengan kebutuhan. Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini dilakukan di Desa Kajang, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk. Dari kegiatan ini dihasilkan sebuah alat (ruang) penyimpanan bawanag merah hasil panen baik untuk bibit maupun yang akan dijual dengan kapasitas 500 kg. Melalui alat ini, petani tidak dirugikan karena bawang yang rusak. Sehingga petani tidak mengalami kerugian akibat kerusakan bawang karena proses penyimpanan.
Produksi Pakan Komplit Kambing dan Domba dari Fermentasi Limbah Pertanian Siti Zullaikah; Afifatul Jannah; Bambang Pramujati; Endry Nugroho Prasetyo; Mahfud; Hikmatun Ni'mah; Haryanto; Heru Sukadri; Adelia Paramita Efendiy; Ahmad Saifullah Hajar; Alfi Nur Iftitah; Alvin Maulana; Candra Faisal Akbar; Dandi Taufiq Noerhidayat; Kevin Surya Rizky Shodiq; Krystallyn Gracella Angeline; Nuraini Septi Fijianti; Ratri Ninda Handayani; Siti Isna Rachma Wati
Sewagati Vol 7 No 5 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v7i5.627

Abstract

Keterbatasan pakan ternak di Desa Bluri saat musim kemarau menjadi kendala terbesar yang dihadapi oleh para peternak. Potensi pertanian di Desa Bluri yang sangat melimpah akan menghasilkan limbah pertanian yang dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak dengan cara fermentasi. Pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat (abmas) sebelumnya telah dikembangkan pakan ternak sapi yang memenuhi SNI dan dapat meningkatkan bobot badan sapi lebih dari 1 kg/hari. Oleh karena itu pada kegiatan abmas saat ini dikembangkan pakan untuk kambing dan domba. Pakan yang dikembangkan mengacu pada ketersediaan limbah di Desa Bluri dan hasil terbaik pada penelitian sebelumnya. Bahan pakan yang digunakan adalah limbah tebon jagung, jerami padi, rendeng kedelai, polar, dan serawut singkong yang difermentasi secara aerob selama 3 – 21 hari. Pakan ternak yang dikembangkan di laboratorium selanjutnya diproduksi secara massal di Desa Bluri serta diuji coba pada hewan ternak. Pakan yang dikembangkan memenuhi kategori sebagai pakan komplit. Pada campuran 75% pakan hasil fermentasi C4 (pakan komplit) dan 25% hijauan dapat meningkatkan berat badan kambing rata-rata harian hingga 0,29 kg/hari.
Pelatihan Peningkatan Akidah Islam bagi Mualaf di Desa Balerejo Kecamatan Panggungrejo Kabupaten Blitar Moh Saifulloh; Hermanto; Siti Zahrok; Niken Prasetyawati; Enie Hendrajati; Ni Wayan Suarmini; Tony Hanoraga; Kartika Nuswantara; Adi Suryani; Ratna Rintaningrum
Sewagati Vol 7 No 5 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v7i5.650

Abstract

Dusun Sekargadung, Desa Balerejo, Kecamatan Panggungrejo, Kabupaten Blitar dikenal dengan sebutan kampung Mualaf karena sebagian besar masyarakatnya yang dahulu beragama non-Islam menjadi mualaf dengan memeluk agama Islam. Dengan status sebagai mualaf yang baru memeluk agama Islam, berarti akidah Islamnya masih rapuh dan rentan terhadap berbagai tantangan dan ujian keimanan sehingga diperlukan upaya-upaya penguatan atau peningkatan akidah. Melalui program kegiatan pengabdian masyarakat (Abmas), para Mualaf di Desa Balerejo ini diberi materi penguatan akidah Islam dengan tujuan untuk membentengi mereka dari rentannya pemurtadan atau pendangkalan akidah yang dilakukan oleh aktifis penganut agama yang mereka peluk sebelumnya di wilayah tersebut. Metode kegiatan Abmas yang dilakukan yakni ceramah dan dialog interaktif, workshop praktek ibadah, dan terakhir pemberian santunan. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatnya pemahaman Mualaf akan akidah Islam serta meningkatnya kemampuan para Mualaf untuk menunaikan ibadah dengan benar seperti berwudhu dan sholat sesuai tuntunan Rasulullah SAW, sehingga mereka tidak rentan untuk menjadi murtad (kembali ke ajaran agama sebelumnya), tidak melakukan perbuatan musyrik, dan mampu membentengi akidah Islam mereka supaya tidak mudah luntur dalam situasi dan kondisi apapun. Pada akhir kegiatan, Mualaf mendapat santunan berupa perlengkapan alat sholat, serta sembako untuk meringankan beban ekonomi kehidupan mereka. Kegiatan ini sangat penting untuk dilaksanakan secara berkelanjutan dengan harapan agar akidah para mualaf meningkat kualitasnya.
PKM (Program Kreativitas Mahasiswa) Sebagai Instrumen Peningkatan Budaya Keilmiahan dan Kemahasiswaan pada Perguruan Tinggi Surabaya Doty Dewi Risanti; Mahardika F. Rois; Nur Fadhilah; Tegar Ganang Satrio Priambodo; Bandung Arry Sanjoyo; Putu Gde Ariastita; Hakun Wirawasista Aparamarta; Imam Abadi
Sewagati Vol 7 No 5 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v7i5.655

Abstract

Periode pandemi Covid-19 berdampak kepada \textit{softskill} mahasiswa secara umum terlebih pada aspek komunikasi, kerjasama, kepemimpinan dan daya tahan. Terdapat beberapa metode Pendidikan misalnya video edukasi, pertukaran pelajar, dan kompetisi mahasiswa secara daring yang ternyata tidak mampu menggantikan budaya ilmiah dan kemahasiswaan yang menekankan interaksi. Oleh karenanya Kemdikbudristek memberikan salah satu instrumen berupa PKM yang terbagi menjadi 8 bidang pendanaan dan 2 insentif yang disusun oleh kelompok selama 5-7 bulan. Terdapat 10 perguruan tinggi mitra ITS yang memiliki 26 tim PKM terdanai yang diberikan pembinaan selama 3 kali secara daring dan 1 kali secara luring. Pembimbingan dilakukan oleh 6 dosen reviewer ITS, 3 Alumni PIMNAS, dan 4 fasilitator yang terbiasa membina PKM di ITS. Setelah melalui bimbingan, tim Perguruan tinggi mitra yang lolos PIMNAS 35 adalah sejumlah 2 tim. Evaluasi terhadap PKM Perguruan tinggi mitra adalah tentang kurangnya sisi kreativitas pada saat penulisan proposal, serta kurangnya motivasi mahasiswa yang menyebabkan rendahnya konsistensi kehadiran mahasiswa dalam menjalani bimbingan dan pelaksanaan saran pada tiap bimbingan. Sehingga, perlu dilakukan pembinaan terhadap penulisan dan pembangunan iklim yang konstruktif terhadap budaya ilmiah tersebut sejak di fase penulisan proposal.
Diseminasi Media Tanam Jamur Tiram dan Alat Sterilisasi (Autoklaf) Baglog pada Kelompok Tani “Jempolan” Kelurahan Lontar, Kecamatan Sambikerep, Surabaya Sri Fatmawati; Adi Setyo Purnomo; Muhammad Lukman Hakim; Taufiq Rinda Alkas; Asranudin Asranudin; Alya Awinatul Rohmah; Silvia Abdi Pratama; Nabilah Farah Azzahra; Irma Citra Mayangsari; Ferdy Muhammad; Zakiyyah Yasmin Salsabila; Muhammad Rasyid Abdullah
Sewagati Vol 7 No 5 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v7i5.659

Abstract

Jamur tiram (Pleorotus ostreatus) merupakan salah satu jenis jamur primadona dimana konsumsi dan permintaannya saat ini sedang meningkat. Jenis jamur ini mudah tumbuh di daerah sejuk, umumnya habitatnya di pohon-pohon yang telah lapuk, dan dibudidayakan di baglog yang berisi serbuk kayu. Kelompok Tani “Jempolan” yang berada di Kelurahan Lontar, Kecamatan Sambikerep, Surabaya sudah sejak lama memproduksi jamur tiram. Alat sterilisasi yang digunakan masih sederhana dengan menggunakan drum, kompor dan LPG. Hal tersebut sangat berdampak pada pemasukan yang diperoleh dan kualitas dari media tanam yang diperoleh karena suhu yang digunakan hanya berkisar 90oC sehingga masih terdapat bakteri yang hidup. Tim Abmas Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) telah membuat alat sterilisasi media tanam jamur tiram atau yang biasa disebut autoklaf. Alat sterilisasi tersebut menggunakan prinsip yang hampir sama dengan presto sehingga waktu yang dibutuhkan untuk sterilisasi lebih cepat. Tim Abmas ITS telah menyerahkan 1 unit autoklaf kepada Kelompok Tani “Jempolan” dimana diharapkan akan memberikan dampak signifikan terhadap kualitas media tanam jamur tiram yang diperoleh, sehingga meningkatkan kualitas jamur tiram yang dihasilkan. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat memaksimalkan sterilisasi media tanam jamur tiram karena waktu yang dibutuhkan relatif singkat.
Peningkatan Penjualan Produk UMKM Mysneakersby melalui Platform E-Commerce dengan Pendekatan Sistem Dinamik Erma Suryani; Rully Agus Hendrawan; Serra Charisma Viontita; Hanifan Muhayat; Faiq Najib Al-Aziz; Haris Rafi; Achmad Mufliq; Alvisi Aura Chandra
Sewagati Vol 7 No 5 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v7i5.684

Abstract

Saat ini UMKM terus bersaing dalam memberikan pelayanan yang maksimal. Salah satu upaya dalam memberikan pelayanan dilakukan menggunakan teknologi informasi. Sehingga saat ini teknologi informasi juga digunakan dalam kegiatan promosi hingga perhitungan keuntungan penjualan. Namun saat ini masih terdapat kurangnya pengetahuan pengelolaan teknologi informasi khususnya sosial media dalam pemanfaatannya untuk meningkatkan penjualan produk UMKM. Sehingga pada kegiatan pengabdian masyarakat ini akan mengukur keuntungan UMKM saat ini dengan menggunakan model sistem dinamik dikembangkan dengan menggunakan aplikasi Ventana Simulation (Vensim), dan simulasi dilakukan untuk memvalidasi model yang telah dibangun. Hasil simulasi digunakan untuk menyusun skenario-skenario kebijakan yang dapat mendukung peningkatan penjualan di masa depan. Manfaat dari kegiatan ini termasuk terciptanya modul penggunaan teknologi untuk peningkatan penjualan serta strategi peningkatan penjualan berdasarkan model simulasi sistem dinamik. Dampak yang diharapkan adalah peningkatan penjualan melalui pemanfaatan teknologi sebagai alat bantu dalam mempercepat dan memperluas jangkauan konsumen, serta memberikan rekomendasi strategi yang efektif dalam meningkatkan penjualan bisnis Mysneakersby. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa terdapat faktor-faktor yang signifikan yang mempengaruhi tingkat penjualan produk Mysneakersby, yaitu promo, harga produk, keragaman produk, dan pelayanan toko.
Pembangunan Bendungan pada Sistem Pengairan berbasiskan Teknologi Hydram bagi Petani Sayur dan Tambak Ikan di Batu Bersurat Kabupaten Kampar Feblil Huda; Iswadi Hasyim Rosma; Ahmad Jamaan; N Nazaruddin; Yogie Rinaldy Ginting
Sewagati Vol 7 No 5 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v7i5.725

Abstract

Artikel ini menggambarkan kegiatan pembangunan bendungan dalam rangka mewujudkan sistem irigasi berbasiskan pompa hydraulic ram (hydram) untuk petani sayur dan tambak ikan di Kelurahan Batu Bersurat, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Pembangunan bendungan dapat dilaksanakan dengan baik setelah melewati 4 tahap utama, yaitu: pembersihan aliran sungai sebagai sumber air utama pada sistem irigasi berbasis hydram, pembuatan cekungan pada sungai yang berbibir batu cadas, membangun bendungan, dan pemasangan instalasi pipa buangan. Keberhasilan pelaksanaan seluruh tahap tersebut tidak terlepas dari kerjasama yang baik antara Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Riau dengan masyarakat selaku mitra petani sayur dan tambak ikan. Akhirnya, berhasilnya pembangunan bendungan ini dalam rangka pembangunan irigasi berbasis hydram perlu disempurnakan dengan mentransfer pengelolaan irigasi tersebut sehingga dapat beroperasi secara berkesinambungan.

Page 2 of 2 | Total Record : 20