cover
Contact Name
Nurul Jadid
Contact Email
nurul.jadid@its.ac.id
Phone
+6231-5953759
Journal Mail Official
editor_sewagati@its.ac.id
Editorial Address
DRPM ITS Gedung Pusat Riset Lantai L. Kampus ITS Keputih, Sukolilo, Surabaya, Jawa Timur, 60111 Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Sewagati
ISSN : -     EISSN : 26139960     DOI : https://doi.org/10.12962/j26139960
Sewagati : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat disingkat dengan nama Sewagati (e-ISSN: 2613-9960) adalah jurnal khusus pengabdian kepada masyarakat (abmas) yang berfungsi sebagai media diseminasi dan sosialisasi aktivitas pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. Ruang lingkup jurnal meliputi: penerapan teknologi tepat guna, aktivitas pencapaian SDGs, pemberdayaan masyarakat, penggalian potensi daerah, implementasi kebijakan, proses pelatihan dan topik lain yang bersesuaian.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 622 Documents
Pelatihan Pemanfaatan Drone dan Aplikasi Digital untuk Menunjang Sektor Agro Maritim di Kabupaten Tulungagung Nurhadi Siswantoro; Trika Pitana; Muhammad Badrus Zaman; Dwi Priyanta; Hari Prastowo
Sewagati Vol 6 No 1 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1774.998 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v6i1.197

Abstract

Budidaya perikanan tawar di Kabupaten Tulungagung merupakan salah satu penghasil produksi ikan tawar terbesar di Jawa Timur. Produksi perikanan air tawar di Kabupaten Tulungagung terbagi menjadi ikan hias dan konsumsi, seperti: lele, gurami, patin dan nila. Kabupaten Tulungagung dengan potensi perikanan tawar memerlukan teknologi digital informasi dan inovasi dalam mengelola sumber daya perikanan. Penggunaan teknologi seperti drone juga dapat dimanfaatkan untuk menunjang pemasaran digital maupun inovasi pada pemberian pakan ikan secara otomatis. Penggunaan drone di bidang digital marketing dapat memberikan banyak kelebihan khususnya dalam efisiensi waktu. Kelebihan drone adalah sebagai berikut, fleksibilitas sangat tinggi, menghasilkan resolusi sangat tinggi, automatic/manual operation sesuai kebutuhan. Untuk inovasi pemberian pakan ikan secara otomatis, drone buatan Laboratorium Digital Marine Operation and Mainenance ITS memiliki kemampuan jangkauan remotely 1 kilometer dan kemampuan terbang selama 20 menit, serta membawa beban 4 kilogram. Pada simulasi pemberian pakan ikan, drone diterbangan dengan membawa pakan seberat 1 kilogram dan secara remote pakan otomatis dituangkan ke kolam. Hasilnya ikan tidak merasa terganggu dengan suara drone dan langsung menyambar pakan ikan yang jatuh dari atas drone. Simulasi pemanfaatan drone untuk pemberian pakan ikan, memberikan wawasan dan pandangan terhadap petani ikan bahwa saat ini teknologi agro maritim harus berinovasi untuk meningkatkan produktifitas perikanan.
“Actuarial Science Online Short Course : A10 Financial Mathematics (ASOSC)” Sebagai Upaya Pemberian Dukungan Bagi Calon Peserta Ujian Profesi Aktuaris di Indonesia Ulil Azmi; Wawan Hafid Syaifudin; Galuh Oktavia Siswono; Raden Mohamad Atok; Imam Safawi Ahmad; Pratnya Paramitha Oktaviana; Checellya Maitriani
Sewagati Vol 6 No 3 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1030.402 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v6i3.200

Abstract

Profesi aktuaris sangat digemari oleh masyarakat Indonesia karena luasnya prospek kerja yang ditawarkan serta adanya peraturan Menteri Keuangan tahun 2016 yang mewajibkan penugasan dan laporan aktuaris di tandatangani oleh Aktuaris Publik. Seorang aktuaris memiliki syarat yaitu harus lulus pada 10 ujian sertifikasi yang diselenggarakan oleh Persatuan Aktuaris Indonesia (PAI). Tingginya kebutuhan tenaga aktuaris tidak diimbangi oleh peningkatan jumlah aktuaris di Indonesia. Salah satu penyebabnya adalah gagal dalam ujian PAI. Salah satu mata ujian yang diujikan oleh PAI adalah A10, yaitu matematika finansial. Mata ujian A10 merupakan materi paling dasar pada seluruh mata ujian profesi aktuaris. Apabila seorang peserta telah berhasil menyelesaikan mata ujian A10, maka peserta tersebut dapat melanjutkan ujian ke tingkat berikutnya yang lebih tinggi. Oleh karena itu, tim pengabdi mengidentifikasi bahwa salah satu cara untuk mendukung para peserta ujian PAI serta membantu pemerintah dalam meningkatkan jumlah aktuaris di Indonesia adalah dengan menyelenggarakan pelatihan/short course pada mata ujian A10. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah observasi, bimbingan dan evaluasi yang diikuti oleh peserta selama empat hari dalam bentuk penyampaian konsep dasar materi oleh narasumber, pembahasan soal yang didampingi oleh asisten narasumber serta pre-test dan post-test. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu peserta untuk lulus ujian PAI pada subjek A10.
Pengembangan Bahan Literasi Bertema Teknologi Kelautan bagi Siswa SD dalam Membentuk Pribadi Cinta Laut Sejak Dini Rudi Walujo Prastianto; Daniel Mohammad Rosyid; Imam Rochani; Kriyo Sambodho; Yeyes Mulyadi; Mahmud Mustain
Sewagati Vol 6 No 1 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1615.395 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v6i1.205

Abstract

Kejayaan nenek moyang bangsa Indonesia seperti kerajaan Majapahit dan Sriwijaya telah membuktikan eksistensinya sebagai bangsa maritim yang berhasil dalam mengelola laut dan memanfaatkan potensinya. Ironisnya saat ini, menurut seorang staf ahli menteri bidang Sosio-Antropologi Kemenko, tingkat ocean literacy sangatlah memprihatinkan yaitu hampir 0. Dari sudut pandang akademis, salah satu penyebabnya adalah kurangnya isu-isu kelautan di dalam kurikulum pendidikan yang diajarkan di sekolah-sekolah di Indonesia. Salah satu upaya mengembalikan marwah dan kejayaan bangsa Indonesia dalam dunia kelautan adalah harus diawali dengan membangun paradigma dan mindset bahari/maritim/kelautan pada jiwa generasi muda sejak usia dini. Untuk itu tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (abmas) ini adalah untuk menyediakan bahan literasi berupa buku bertema bidang teknologi kelautan/maritim yang dapat dipakai dalam proses pembelajaran siswa kelas V dan VI di SD Yapita dan SD Luqman Al-Hakim, Kota Surabaya. Siswa sebanyak 205 anak disurvei dengan angket untuk mengetahui minat mereka saat ini pada bidang maritim. Hasil abmas berupa buku, makalah ilmiah dalam jurnal dan pemberitaan kegiatan di media masa. Dengan buku tersebut diharapkan pengetahuan dan minat siswa kelas V dan VI dari SD mitra terhadap bidang kelautan/maritim akan meningkat. Sehingga kita akan memiliki generasi penerus yang cinta laut sebagai warisan jiwa bahari nenek moyang, dan di masa depan siap membangun kelautan demi kemajuan dan kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia.
Perbaikan dan Pemanfaatan Aplikasi Android Pencatatan Hewan Ternak (Siternak) di Desa Binaan LAZ Al-Azhar Nurul Fajrin Ariyani; Adhatus Solichah Ahmadiyah; Abdul Munif; Ratih Nur Esti Anggraeni; Kelly Rossa Sungkono; Riyanarto Sarno
Sewagati Vol 6 No 5 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.834 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v6i5.206

Abstract

Sistem Informasi Pencatatan Data Ternak (Siternak) merupakan aplikasi yang dibangun untuk mempermudah para peternak dalam melakukan pencatatan ternak di desa binaan Lembaga Amil Zakat (LAZ) Al-Azhar. Selain menghemat waktu, aplikasi ini juga bertujuan untuk meminimalkan sumber daya dalam pencatatan data ternak. Aplikasi Siternak yang berjalan pada platform Android sebelumnya memiliki keterbatasan. Fungsionalitas aplikasi tersebut hanya dapat berjalan dalam keadaan online atau ketika perangkat pengguna terhubung dengan koneksi internet. Batasan ini cenderung menghambat peternak mengingat sebagian besar lokasi desa binaan berada di daerah dengan infrastruktur jaringan internet yang kurang memadai, sehingga peternak sulit untuk mendapatkan koneksi internet yang stabil. Pada kegiatan pengabdian masyarakat ini tim pengabdi melakukan perbaikan aplikasi dengan mengimplementasikan manajemen offline storage. Pengembangan ini bertujuan agar aplikasi tetap dapat berfungsi dengan baik meskipun dalam keadaan tidak sedang terhubung dengan koneksi internet. Adanya perbaikan aplikasi menjadi versi terbaru menuntut kebutuhan sosialisasi agar para pengguna aplikasi memahami cara kerja sistem dan mampu mengoperasikan aplikasi secara mandiri. Kegiatan pengabdian juga meliputi penyusunan materi sosialisasi mandiri berupa buku petunjuk penggunaan dan video tutorial yang dapat diakses oleh umum. Berdasarkan hasil kuisioner kepuasan pengguna aplikasi, dapat disimpulkan bahwa aplikasi dapat beroperasi dengan lancar dan dapat membantu pengguna dalam mengelola data ternaknya secara efisien.
Memperkuat Peranan BUMDes untuk Mewujudkan Desa Mandiri Melalui Penggunaan Teknologi APOCI (Automatic Pond Circulation) Budidaya Udang Vannamei Muhammad Nurif; Deti Rahmawati; Muhammad Arfan Fahmi; Zainul Muhibbin; Lienggar Rahadiantino
Sewagati Vol 6 No 6 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (875.542 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v6i6.207

Abstract

Luasnya lahan sawah dan tambak di desa siderejo belum mampu memberikan dampak kesejahteraan pangan bagi masyarakat. Desa ini memiliki banyak tanah sawah tambak yang dimanfaatkan oleh penduduk desa untuk melakukan tambak udang, jenis udang yang ditambak adalah udang Vannemei. Namun tingkat produktivitasnya masih tergolong rendah, mengingat luas lahan sawah tambak di Desa Siderejo cukup luas. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat dengan mengembangkan teknologi budidaya udang Vannamei melalui peran BUMDes. Hasil dan luaran kegiatan setelah dilaksanakan sosialisasi dan pelatihan adalah masyarakat sasaran mengalami peningkatan pemahaman dan penggunaan teknologi budidaya udang Vannamei. masyarakat ini maka terjadi peningkatan dan perbaikan kemampuan dan keterampilan penggunaan teknologi APOCI (Automatic Pond Circulation) budidaya udang Vannamei yang dapat mendukung terjadinya peningkatan kegiatan ekonomis dan nilai tambah masyarakat.
Model Pelatihan Inovasi Manajemen Biaya Untuk Ketangguhan Usaha UMKM Konstruksi Christiono Utomo; Retno Indriyani; Mohammad Arif Rohman; Cahyono Bintang Nurcahyo; Yusronia Eka Putri
Sewagati Vol 6 No 4 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.124 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v6i4.208

Abstract

UMKM memiliki kepentingan untuk memahami pengelolaan biayadalam hal ketangguhan usaha dan kemampuan keberlangsungan usaha di masa pandemi berupa pengelolaan biaya proyek maupun inovasi manajemen biaya untuk fungsi manajemen perusahaan. Pelatihan menjadi salah satu bentuk penguasaan pengetahuan dan ketrampilan. Selain itu juga dalam bentuk yang lebih umum melalui Webinar yang diberikan pakar manajemen biaya proyek dan perusahaan. Ada 469 peserta dari beragam latar belakang yang sekaligus menjadi responden bagi prioritas konsep inovasi pengelolaan biaya. Melalui analisa deskriptif, didapatkan tiga bentuk inovasi paling penting untuk UMKM, yaitu pengelolaan pengambilan keputusan, manajemen berbasis aktifitas, dan manajemen rantai nilai
Pelatihan Guru SMP untuk Persiapan Asesmen Nasional (AN) (Studi Kasus Kota Surabaya) Sena Safarina; Endah RM Putri; Laksmi Prita; Nur Asiyah; Wahyu Fistia Doctorina; Valeriana Lukitosari
Sewagati Vol 6 No 4 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (533.371 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v6i4.209

Abstract

Pendidikan pada dasarnya bertujuan untuk mengembangkan karakter dan kompetensi siswa melalui suatu pembelajaran yang dirancang berdasarkan kurikulum. Sementara, untuk mengukur kualitas pendidikan tersebut, diperlukan adanya suatu evaluasi dimana hasilnya dapat dimanfaatkan untuk memperbaiki proses pembelajaran dan perbaikan kualitas belajar-mengajar. Sehingga, secara tidak langsung, proses perbaikan tersebut dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Sebagai bentuk evaluasi, pemenerintah mengyelenggarakan Asesmen Nasional dengan memanfaatkan tiga instrumen yaitu kompetisi minimum, literasi dan numerasi (AKM); survei karakter; dan survei lingkungan belajar. Salah satu komponen yang penting, yaitu kompetensi numerasi, yang melibatkan alat matematika berhubungan erat dengan proses belajar mengajar untuk mata pelajaran Matematika di sekolah. Telah diketahui bahwa kemampuan literasi dan matematika dari siswa sekolah di Indonesia hanya menduduki peringkat 72 dari 78 negara berdasarkan PISA 2018. Hal ini menunjukkan kualitas siswa Indonesia perlu ditingkatkan agar dapat berkompetisi pada level global. Oleh karena itu untuk, memberikan dukungan terhadap program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, diadakan kegiatan Pengabdian Masyarakat dengan menggandeng beberapa SMP di Kota Surabaya Pusat, berupa Pelatihan Guru untuk mempersiapkan Asesmen Nasional di Kota Surabaya Pusat. Dengan adanya kegiatan pelatihan ini, diharapkan adanya peningkatkan kualitas proses belajar mengajar di beberapa sekolah tersebut sehingga mampu mencapai kemampuan kompetensi minimum yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Peningkatan Efisiensi Biaya Produksi Bata Merah melalui Penerapan Teknologi Inovatif dan Online Marketing di Kabupaten Banyuasin Eka Susanti; Endro Setyo Cahyono; HB Sukarjo
Sewagati Vol 6 No 5 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1770.966 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v6i5.211

Abstract

Pangkalan Banteng merupakan sentra pengusaha batu bata merah di Kabupaten Banyuasin, khususnya oleh Kelompok Pengrajin Batu Bata Semidang Aji. Dalam proses pencetakan, mereka selama ini menyewa peralatan dari luar yang harganya mahal sehingga biaya produksinya tinggi. Di sisi lain, mereka tidak bisa melakukan produksi saat malam hari karena ketiadaaan listrik PLN di lokasi produksi, serta jangkauan pemasaran yang belum terlalu luas karena pemasaran masih konvensional. Melalui program ini, telah didiseminasikan peralatan mesin pencetak batu bata otomatis dan pengaduk bahan otomatis, serta pembangkit listrik tenaga surya dan online marketing, agar bisa meningkatkan produksi dan memperluas pemasaran. Tahapan kegiatan dimulai dari identifikasi kebutuhan mitra, perancangan dan pembuatan alat, pengujian peralatan yang telah dibuat, serah terima peralatan, serta pelatihan dan pendampingan kepada penerima manfaat. Hasil dari kegiatan ini yaitu terjadi peningkatan efisiensi biaya khususnya dari proses pencetakan yang mencapai 60% dari kondisi awal, serta jangkauan pasar yang lebih luas setelah menerapkan online marketing.
Workshop Bio-Ekologi Guna Peningkatan Kapabilitas Pemandu Wisata Lokal Taman Kehati Jawa Timur Farid Kamal Muzaki; Dian Saptarini; Aunurohim Aunurohim; Indah Trisnawati Dwi Tjahjaningrum; Mukhammad Muryono; Iska Desmawati; Mukhlas Basah; Muhammad Amin Kurniawan
Sewagati Vol 6 No 2 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1282.653 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v6i2.216

Abstract

Taman Kehati Wonosalam yang terletak di Desa Sumberjo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang memiliki fungsi sebagai kawasan pencadangan sumber daya alam hayati lokal di luar kawasan hutan yang mempunyai fungsi konservasi in-situ dan/atau ex-situ; juga sebagai lokasi taman wisata edukasi khususnya bagi siswa-siswa sekolah dasar dan menengah. Masyarakat lokal yang tergabung dalam PokMas Kehati Jombang telah berperan sebagai pemandu wisata namun masih memiliki pengetahuan minimal terkait keanekaragaman koleksi tumbuhan serta potensi Taman Kehati sebagai kantong biodiversitas bagi fauna yang berhabitat di Taman Kehati tersebut. Oleh karena itu, dilaksanakan suatu pelatihan bagi anggota PokMas Kehati Jombang yang berfokus pada nilai penting, peran dan manfaat koleksi tumbuhan di Taman Kehati serta status keanekaragaman fauna di dalamnya. Tujuan akhir dari pelatihan adalah peningkatan kapabilitas pemandu wisata lokal. Pelatihan berlangsung selama 2 hari dan dapat berlangsung dengan lancar. Materi yang disampaikan kepada peserta adalah: 1), landasan hukum, tujuan dan sejarah pembentukan Taman Kehati Wonosalam; 2), status dan kondisi keanekaragaman flora koleksi dan fauna yang berhabitat di Taman Kehati Wonosalam; 3), latihan teknis pengamatan flora dan fauna; serta 4), game sederhana untuk membantu pengenalan spesies dan manfaat flora dan fauna. Hasil analisis kuesioner pasca pelatihan menunjukkan bahwa kegiatan tersebut dapat memberikan wawasan dan pengetahuan lebih mengenai kondisi umum serta status kondisi keanekaragaman flora dan fauna di Taman Kehati Wonosalam; yang mana akan sangat bermanfaat untuk menunjang peran sebagai pemandu wisata lokal, khusunya bagi siswa sekolah dasar dan menengah.
Sosialisasi Sistem Jaminan Halal Bagi Pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Niken Anggraini Savitri; Rizki Revianto Putra
Sewagati Vol 6 No 2 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.072 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v6i2.217

Abstract

Badan Perencanaan Pembangunan Nasional yang bekerjasama dengan Komite Nasional Keuangan Syariah mendefinisikan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai penggerak utama halal value chain dalam Masterplan Ekonomi Syariah yang dirilis pada tahun 2019. Dipilihnya UMKM sebagai agen penggerak halal value chain bukanlah tanpa alasan. UMKM telah menjadi tonggak penggerak perekonomian nasional dan merupakan unit usaha yang sangat dekat dengan berbagai lapisan masyarakat. Hal ini menjadi sangat strategis mengingat dalam Masterplan Ekonomi Syariah Republik Indonesia tahun 2019-2024 pertumbuhan masyarakat menengah di Indonesia meningkat hinga 7%-8% per tahun. Sayangnya sertifikasi halal di Indonesia saat ini masih belum optimal. Masih banyak pelaku UMKM yang belum sadar akan pentingnya melakukan sertifikasi halal. Beberapa penyebabnya natara lain adalah kurangnya kesadaran konsumen akan sertifikasi halal, sehingga pelaku usaha makanan halal tidak melihat sertifikasi halal sebagai sebuah added value dalam bisnis mereka. Berdasarkan permasalahan tersebut, kami mengusulkan solusi dalam bentuk sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan kepada UMKM di kota Surabaya terkait proses produksi halal dan bisnis digital. Kegiatan yang akan dilaksanakan meliputi pelatihan kader halal untuk memberikan sosialisasi mengenai konsep halal hingga Sistem Jaminan Halal (SJH) dan pendampingan dalam implementasi proses halal. Program-program tersebut diharapkan dapat memberikan bekal pengetahuan dan informasi yang cukup khususnya bagi UMKM untuk menuju proses sertifikasi halal bagi produknya, sekaligus membantu UMKM tersebut untuk mempersiapkan diri menuju transformasi digital.

Page 8 of 63 | Total Record : 622