cover
Contact Name
Muslim
Contact Email
paradoks.jie@umi.ac.id
Phone
+6282196242883
Journal Mail Official
paradoks.jie@umi.ac.id
Editorial Address
Jl. Urip Sumoharjo No.km.5, Panaikang, Kec. Panakkukang, Kota Makassar, South Sulawesi 90231
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi
ISSN : -     EISSN : 26226383     DOI : https://doi.org/10.57178/paradoks
Core Subject : Social,
Jurnal ini memuat tulisan ilmiah dalam bentuk hasil penelitian, kajian teori dan aplikasi teori, gagasan konseptual, resensi buku baru dan bibliografi. Tulisan-tulisan yang dimuat telah melalui proses penyuntingan seperlunya oleh penerbit dengan tanpa mengubah substansi sesuai naskah aslinya. Tulisan dalam setiap penerbitan merupakan tanggungjawab pribadi penulisnya, dan bukan mencerminkan pendapat penerbit. Naskah yang dikirim pada redaksi harus merupakan naskah asli dan tidak sedang dipertimbangkan untuk diterbitkan oleh penerbit yang lain.
Articles 603 Documents
Pengaruh Ownership Structures dan Sustainability Reporting terhadap Earnings Management Perusahaan Pertambangan yang Terdaftar di BEI 2020–2024 Andini, Radilla; Taqwa, Salma
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 1 (2026): November - Januari
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i1.2006

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh struktur kepemilikan dan pelaporan keberlanjutan terhadap manajemen laba. Struktur kepemilikan diklasifikasikan ke dalam empat kategori, yaitu kepemilikan manajerial, konsentrasi kepemilikan, kepemilikan negara, dan kepemilikan asing. Pelaporan keberlanjutan diukur menggunakan standar Global Reporting Initiative (GRI). Penelitian ini berlandaskan pada teori keagenan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kausal dengan pendekatan kuantitatif, dan teknik purposive sampling menghasilkan 115 observasi firm-year dari perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020–2024. Analisis data dilakukan dengan regresi panel menggunakan Random Effect Model, diolah menggunakan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan manajerial, konsentrasi kepemilikan, kepemilikan asing, serta pelaporan keberlanjutan tidak berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba. Namun, kepemilikan negara terbukti memiliki pengaruh positif signifikan terhadap manajemen laba. Secara teoritis, temuan ini memperkuat pemahaman mengenai keterbatasan mekanisme pengendalian keagenan pada struktur kepemilikan yang kompleks. Bukti empiris mengenai pengaruh signifikan kepemilikan negara menunjukkan bahwa intervensi pemerintah tidak selalu mampu menekan praktik oportunistik, sehingga memperluas perspektif dalam kajian teori agensi. Selain itu, pengukuran pelaporan keberlanjutan berbasis GRI mengindikasikan bahwa pelaporan keberlanjutan belum sepenuhnya efektif dalam menekan praktik manajemen laba. Secara praktis, penelitian ini memberikan implikasi bagi regulator untuk meningkatkan kualitas tata kelola dan efektivitas pengawasan pada perusahaan berkepemilikan negara. Bagi investor, hasil ini dapat digunakan sebagai dasar dalam menilai risiko manipulasi laporan keuangan. Bagi perusahaan, temuan ini menegaskan pentingnya transparansi, penguatan mekanisme pengawasan internal, serta penerapan pelaporan keberlanjutan yang lebih bermakna.
Persepsi karyawan terhadap kebijakan usia di PT Mandom Indonesia Cabang Lombok Lestari, Anak Agung Putri; Laksmi, Ida Ayu Nyoman Widia Laksmi; Bayu, I Gede Bayu Wijaya
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 1 (2026): November - Januari
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i1.2022

Abstract

Penelitian ini bertujuan memahami bagaimana karyawan PT Mandom Indonesia Cabang Lombok memaknai kebijakan usia maksimal kontrak serta implikasinya terhadap pengalaman kerja mereka. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam, diskusi kelompok terfokus, observasi lapangan, dan telaah dokumen untuk memperoleh gambaran yang kaya mengenai dinamika persepsi karyawan. Analisis dilakukan dengan teknik interaktif Miles, Huberman, dan Saldana yang memungkinkan temuan dikaji secara berlapis dan kontekstual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa batas usia maksimal 25 tahun dipahami sebagai aturan perusahaan pusat, namun dirasakan kurang selaras dengan kinerja, pengalaman, dan loyalitas karyawan kontrak. Kebijakan tersebut menimbulkan ketidakpastian karier, rasa cemas menjelang evaluasi, serta ketegangan psikologis yang berkaitan dengan rasa aman kerja. Meskipun demikian, suasana kerja yang suportif, kedekatan interpersonal, serta sistem apresiasi berbasis pencapaian mampu menjaga motivasi dan kepuasan kerja tetap stabil. Temuan ini mengindikasikan perlunya peninjauan ulang kebijakan berbasis usia agar lebih adaptif terhadap kondisi aktual tenaga kerja. Penelitian selanjutnya disarankan meninjau praktik serupa di sektor industri berbeda untuk memperluas pemahaman tentang implikasi kebijakan kontrak terhadap pengalaman kesejahteraan karyawan dan dinamika budaya organisasi.
Understanding Gen Z’s Financial Management Behavior: The Mediating Role of Financial Self-Efficacy Amelika, Aprilita Tri; Tubastuvi, Naelati; Suyoto; Rahmawati, Ika Yustina
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 1 (2026): November - Januari
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i1.2033

Abstract

This study aims to analyze the mediating role of financial self-efficacy in the relationship between financial literacy, financial attitude, and lifestyle on financial management behavior of Generation Z in Purbalingga, Indonesia. A quantitative approach was used with primary data collection through a 5-point Likert-scale questionnaire, involving 226 respondents selected through purposive sampling. Data were analyzed using Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS version 4 software. The results of this study indicate that financial literacy, financial attitude, and lifestyle have a positive and significant effect on financial self-efficacy (p < 0.05). Furthermore, financial literacy, financial attitude, lifestyle, and financial self-efficacy have a positive and significant effect on financial management behavior (p < 0.05). The model's explanatory power is considered moderate, as reflected by the adjusted R2 values of 0.715 for financial management behavior and 0.518 for financial self-efficacy. Indirect analysis shows that financial self-efficacy mediates the influence of financial literacy, financial attitude, and lifestyle on financial management behavior. These findings contribute to the development of financial management behavior literature by emphasizing the importance of financial self-efficacy as a psychological mechanism that bridges the influence of financial factors and lifestyle on financial management behavior. Future research is recommended to explore other psychological or contextual factors that may influence financial management behavior.
Meningkatkan Keputusan Pembelian Pada ShopeeFood melalui Kualitas Pelayanan, Promosi, Kemudahan penggunaan dan Online Customer Review Latief, Fitriani; Mokhtar, Susiana
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 1 (2026): November - Januari
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i1.2035

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kualitas pelayanan, promosi, kemudahan penggunaan, dan online customer review terhadap keputusan pembelian pada ShopeeFood di Kota Makassar. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah penelitian kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa ITB Nobel Indonesia yang pernah menggunakan layanan ShopeeFood yang jumlahnya tidak diketahui secara pasti, sedangkan metode pengambilan sampel menggunakan non-probability sampling dengan teknik purposive sampling sehingga sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 100 responden. Data dalam penelitian ini didapat langsung dari pengisian kuesioner yang diberikan kepada responden dalam bentuk pertanyaan tertutup yang kemudian akan dijawab oleh responden. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dan analisis regrelis linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas pelayanan, promosi, kemudahan penggunaan aplikasi dan online customer review secara keseluruhan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian ShopeeFood. Temuan ini mengindikasikan bahwa kualitas pelayanan yang baik, strategi promosi yang menarik, aplikasi yang mudah digunakan serta ulasan pelanggan yang meyakinkan mampu meningkatkan minat dan keputusan konsumen untuk bertransaksi di ShopeeFood. Dengan demikian, keputusan pembelian konsumen tidak hanya dipengaruhi oleh satu faktor, tetapi merupakan hasil dari kombinasi berbagai aspek yang membentuk pengalaman pengguna secara menyeluruh.
Pembaruan Sistem Inti Administrasi Perpajakan, Nilai Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Dengan Lingkungan Sebagai Variabel Intervening Rahmah, Ridhan; Hariatih, Hariatih
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 1 (2026): November - Januari
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i1.2055

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana reformasi sistem administrasi perpajakan dapat meningkatkan kepatuhan wajib pajak dengan mempertimbangkan variabel lingkungan sebagai faktor intervening. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori, yang bertujuan untuk menjelaskan hubungan sebab akibat antar variabel yang diteliti berdasarkan teori-teori yang ada. Dalam penelitian ini populasi yang diteliti adalah pegawai Universitas Muhammadiyah Bulukumba. Dari populasi tersebut diambil sampel sebanyak 80 responden. Hasil penelitian adalah Indikator Pembaruan Sistem Administrasi Perpajakan menunjukkan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan pemahaman wajib pajak terhadap kewajiban perpajakan. Lingkungan sosial juga terbukti memiliki pengaruh penting terhadap kepatuhan wajib pajak, hal ini menunjukkan bahwa kebijakan perpajakan yang mendukung dapat mendorong wajib pajak untuk lebih patuh. Selain itu, pengaruh tidak langsung pembaharuan nilai dan sistem melalui lingkungan menegaskan pentingnya mempertimbangkan aspek sosial dalam meningkatkan kepatuhan.
Determinan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pengangguran Terbuka di Berbagai Kabupaten/Kota di Sulawesi Selatan Selma, Laurensia; Rahim, Abd; Astuty, Sri; Irwandi, Irwandi; Syafri, Muhammad
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 1 (2026): November - Januari
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i1.1903

Abstract

Tingkat pengangguran terbuka di Provinsi Sulawesi Selatan menunjukkan pola yang tidak stabil dan masih menjadi persoalan utama dalam pembangunan ekonomi daerah. Pertumbuhan jumlah penduduk usia kerja yang tidak sebanding dengan daya serap lapangan kerja, serta ketidakstabilan perekonomian menyebabkan tekanan pada pasar tenaga kerja. Kondisi ini menuntut analisis mendalam terhadap faktor-faktor yang memengaruhi pengangguran untuk mendukung perumusan kebijakan ketenagakerjaan yang lebih efektif. Penelitian ini menggunakan data panel yang bertujuan menganalisis pengaruh PDRB, TPT, dan Inflasi terhadap pengangguran terbuka pada lima kabupaten/kota di Sulawesi Selatan periode 2015-2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial PDRB dan TPAK berpengaruh negatif signifikan, sedangkan inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengangguran terbuka. Secara simultan, ketiga variabel independen berpengaruh signifikan terhadap pengangguran terbuka. Temuan ini menegaskan pentingnya kebijakan pemerintah daerah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sektor produktif dan peningkatan kualitas tenaga kerja agar menekan pengangguran terbuka di Sulawesi Selatan.
Pengaruh Perceived Value, Social Influence, dan Price Sensitivity terhadap Keputusan Pembelian Produk Custom Hampers & Cake Dalam Ritel Omnichannel Rahmawati, Rahmawati; Dewanti, Ratna Listiana
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 1 (2026): November - Januari
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i1.1969

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perceived value, social influence, dan price sensitivity terhadap keputusan pembelian produk custom hampers & cake dalam ritel omnichannel di Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik survei terhadap 100 responden usia produktif (15-64 tahun) yang memiliki pengalaman berbelanja hampers & cake secara online maupun offline. Sampel dipilih secara purposive sampling, dan instrumen penelitian disusun menggunakan skala Likert 1-5. Analisis data dilakukan dengan regresi liniear berganda menggunakan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial maupun simultan ketiga variabel independen perceived value, sosial influence, dan price sensitivity berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian. Nilai Adjusted R² sebesar 0,857 mengindikasikan bahwa 85,7% variasi keputusan pembelian dijelaskan model, sementara 14,3% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian.
Dampak Hybrid Working Model terhadap Employee Well-Being pada Aparatur Sipil Negara Ruray, Titiek Arafiani; Majojo, Muhammad Yasin; Sudin, Idris
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 1 (2026): November - Januari
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i1.1989

Abstract

Model kerja hybrid menjadi isu penting bagi organisasi publik dalam menyeimbangkan produktivitas dan kesejahteraan pegawai. Penelitian ini menganalisis bagaimana fleksibilitas waktu kerja dan ketersediaan teknologi sebagai dimensi utama hybrid working model memengaruhi kesejahteraan aparatur sipil negara, dengan produktivitas kerja sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan desain kuantitatif eksplanatori dengan survei terhadap 150 aparatur sipil negara yang bekerja dalam sistem hybrid di pemerintah daerah. Analisis dilakukan menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui evaluasi model pengukuran dan struktural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fleksibilitas waktu kerja dan ketersediaan teknologi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan pegawai, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui produktivitas kerja. Produktivitas kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan pegawai, sehingga mediasi yang terjadi bersifat parsial. Secara teoretis, temuan ini memperluas kerangka Job Demands–Resources dengan menempatkan fleksibilitas kerja, dukungan teknologi, dan produktivitas sebagai sumber daya kunci yang menopang kesejahteraan pegawai sektor publik. Secara praktis, penelitian ini menegaskan pentingnya desain kebijakan kerja hybrid yang jelas, dukungan infrastruktur digital yang memadai, serta pengelolaan kinerja yang mendorong produktivitas tanpa mengabaikan kesejahteraan pegawai.
Pengukuran Efektivitas Entrepreneurial Ecosystem dengan Metode Regional Entrepreneurship Accelerate Program (REAP) pada Kinerja Usaha Sektor Pertanian Kabupaten Pasaman Barat: (Studi Pada Kecamatan Kinali dan Luhak Nan Duo) Putri, Risha Mulya; Rahman, Hafiz; Besra, Eri
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 1 (2026): November - Januari
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i1.2034

Abstract

Penelitian ini bertujuan menilai efektivitas ekosistem kewirausahaan dalam mendukung kinerja usaha pertanian di Kabupaten Pasaman Barat. Pendekatan Regional Entrepreneurship Acceleration Program (REAP) digunakan untuk menilai enam dimensi utama yang memengaruhi perkembangan usaha, yaitu akses pasar, sumber daya manusia, pendanaan, regulasi, peran universitas, dan budaya kewirausahaan. Penelitian dilakukan di Kecamatan Kinali dan Luhak Nan Duo melalui penyebaran kuesioner kepada pelaku usaha pertanian yang dipilih sebagai responden. Hasil analisis menunjukkan bahwa kedua kecamatan memiliki tingkat efektivitas ekosistem yang berada pada kategori sedang, dengan kekuatan dan kelemahan yang berbeda pada tiap dimensi. Kinali cenderung unggul dalam akses pasar dan dukungan regulasi, sedangkan Luhak Nan Duo lebih kuat pada jejaring dan kolaborasi. Temuan ini mengindikasikan bahwa ekosistem yang lebih kondusif mendorong peningkatan kinerja usaha, baik dari sisi perkembangan usaha maupun kemampuan bersaing. Penelitian ini menekankan pentingnya penguatan kualitas sumber daya manusia dan perluasan akses pendanaan agar ekosistem kewirausahaan di sektor pertanian dapat berkembang lebih optimal.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kualitas Audit pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di BEI Tahun 2020–2024 Yustika, Hajra; Pratiwi, Indah; Sari, Nispa; Kasran, Muhammad
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 1 (2026): November - Januari
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i1.2044

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis determinan kualitas audit pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2024, dengan fokus pada ukuran perusahaan (firm size), audit tenure, dan reputasi auditor. Pendekatan kuantitatif digunakan melalui analisis regresi data panel dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan yang telah diaudit. Sampel terdiri dari 10 bank dengan total 50 observasi selama lima tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa firm size berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas audit, sedangkan audit tenure berpengaruh negatif dan signifikan. Reputasi auditor tidak memberikan pengaruh yang signifikan. Secara simultan, ketiga variabel terbukti signifikan memengaruhi kualitas audit dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,622, yang berarti model mampu menjelaskan 62,2% variasi kualitas audit. Temuan ini menunjukkan bahwa bank beraset besar cenderung menghasilkan audit yang lebih berkualitas karena kompleksitas operasional dan pengawasan regulatif yang tinggi. Sebaliknya, masa perikatan auditor yang terlalu panjang dapat menurunkan independensi. Tidak signifikannya reputasi auditor menunjukkan bahwa standar pengawasan ketat di sektor perbankan cenderung menekan perbedaan kualitas antar auditor. Secara teoretis dan praktis, penelitian ini menegaskan peran faktor kelembagaan dan hubungan auditor–klien dalam meningkatkan kualitas audit pada industri perbankan.