cover
Contact Name
Muslim
Contact Email
paradoks.jie@umi.ac.id
Phone
+6282196242883
Journal Mail Official
paradoks.jie@umi.ac.id
Editorial Address
Jl. Urip Sumoharjo No.km.5, Panaikang, Kec. Panakkukang, Kota Makassar, South Sulawesi 90231
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi
ISSN : -     EISSN : 26226383     DOI : https://doi.org/10.57178/paradoks
Core Subject : Social,
Jurnal ini memuat tulisan ilmiah dalam bentuk hasil penelitian, kajian teori dan aplikasi teori, gagasan konseptual, resensi buku baru dan bibliografi. Tulisan-tulisan yang dimuat telah melalui proses penyuntingan seperlunya oleh penerbit dengan tanpa mengubah substansi sesuai naskah aslinya. Tulisan dalam setiap penerbitan merupakan tanggungjawab pribadi penulisnya, dan bukan mencerminkan pendapat penerbit. Naskah yang dikirim pada redaksi harus merupakan naskah asli dan tidak sedang dipertimbangkan untuk diterbitkan oleh penerbit yang lain.
Articles 558 Documents
Analisis Pengaruh Teknologi Informasi, Investasi, dan Upah terhadap Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja di Pulau Jawa Tahun 2017–2023 Alana, Syafi Rijal; Yusfi, Reikha Habibah
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 1 (2026): November - Januari
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i1.2049

Abstract

Pembangunan ekonomi di Pulau Jawa membutuhkan keterlibatan optimal tenaga kerja sebagai penggerak utama pertumbuhan, namun tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) di wilayah ini masih berada di bawah rata-rata nasional. Fenomena tersebut menunjukkan adanya ketidakseimbangan antara potensi ekonomi dan tingkat keterlibatan tenaga kerja. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini secara khusus bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembangunan teknologi informasi dan komunikasi (PTIK), pembentukan modal tetap bruto (PMTB), dan upah minimum provinsi (UMP) terhadap TPAK di enam provinsi di Pulau Jawa selama periode 2017–2023. Desain penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi data panel. Seluruh provinsi dijadikan sampel menggunakan teknik sensus, dengan data sekunder bersumber dari publikasi Badan Pusat Statistik (BPS). Pemilihan model terbaik dilakukan melalui uji Chow dan uji Hausman, yang menunjukkan bahwa Fixed Effect Model (FEM) paling sesuai digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan ketiga variabel independen berpengaruh signifikan terhadap TPAK. Secara parsial, PMTB dan UMP berpengaruh positif dan signifikan, sedangkan PTIK berpengaruh negatif namun tidak signifikan. Nilai R² sebesar 0,9698 menandakan kemampuan model dalam menjelaskan variasi TPAK yang sangat kuat. Implikasi dari temuan ini menegaskan pentingnya kebijakan peningkatan investasi produktif dan penetapan upah layak untuk memperkuat partisipasi tenaga kerja, serta perlunya penguatan kompetensi digital agar tenaga kerja mampu beradaptasi dengan transformasi teknologi yang cepat. Penelitian mendatang disarankan untuk memasukkan variabel makroekonomi tambahan dan memperluas periode observasi guna memperoleh hasil yang lebih komprehensif.
Determinants of Organizational Commitment and Its Influence on Employee Performance at the Youth and Sports Service of South Tangerang City Ikaputri, Mentari; Husainah, Nazifah; Haryoto, Cecep Yoto
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 1 (2026): November - Januari
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i1.2050

Abstract

This study investigates the roles of Emotional Intelligence and Spiritual Intelligence in enhancing Employee Performance in the Youth and Sports Office of South Tangerang City, with Organizational Commitment serving as the mediating variable.  Emotional Intelligence and Spiritual Intelligence act as independent factors, whilst Employee Performance is the dependent variable, with Organizational Commitment serving as the intermediary that links them.  Data were collected via questionnaires administered to 165 workers and evaluated using a quantitative methodology with an associative study design.  The investigation used Structural Equation Modeling (SEM) with the Partial Least Squares (SmartPLS) method.  The results indicate that Emotional Intelligence substantially enhances Organizational Commitment, shown by a coefficient of 0.262, and Spiritual Intelligence also has a notable positive effect with a value of 0.339.  Emotional Intelligence has a good direct influence on Employee Performance (0.199), while Spiritual Intelligence also considerably adds (0.235).  Organizational Commitment significantly impacts Employee Performance, with a correlation of 0.295.  The research indicates that both Emotional Intelligence and Spiritual Intelligence significantly improve Employee Performance when mediated by Organizational Commitment, as shown by coefficient values of 0.677 and 0.720, respectively.  These findings underscore the critical importance of corporate commitment in enhancing the impact of emotional and spiritual competencies on employee performance. The author also states that emotional and spiritual intelligence can help improve performance, job satisfaction, and public service, as well as build effective and ethical teams.
Understanding Organizational Commitment in Public Hospitals: Insights from Work-Life Balance, Perceived Organizational Support, and Job Satisfaction Nur Maknunah, Syarifahtun; Widhiandono, Hengky; Bagis, Fatmah; Haryanto, Totok
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 1 (2026): November - Januari
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i1.2060

Abstract

This study aims to analyze the influence of work-life balance and perceived organizational support on organizational commitment with job satisfaction as a mediating variable among Civil Servants at Hj. Anna Lasmanah Banjarnegara Regional General Hospital. A quantitative approach was employed using a questionnaire survey distributed to 120 respondents, determined using the Slovin formula (with a 10% margin of error) from a total population of 340 civil servants, selected through simple random sampling. The data were analyzed using the Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) method with SmartPLS 4.0. The results show that work-life balance is not significant for organizational commitment but has a significant positive effect on job satisfaction. Perceived organizational support has a considerable positive impact on both organizational commitment and job satisfaction. Furthermore, job satisfaction is shown to mediate the relationships between work-life balance and perceived organizational support, and between perceived organizational support and organizational commitment. This study indicates that organizational commitment among public hospital employees is not solely determined by work–life balance but is more strongly driven by perceived organizational support, which enhances job satisfaction.
Pengaruh Profitabilitas, Tunneling Incentive, Intangible Asset Terhadap Tax Avoidance dengan Transfer Pricing sebagai Variabel Moderasi Widodo, Lovetania Islamika; Kusbandiyah, Ani; Fakhruddin, Iwan; Inayati, Nur Isna
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 1 (2026): November - Januari
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i1.2067

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh dari profitabilitas, tunneling incentive, dan intangible asset terhadap tax avoidance dengan transfer pricing sebagai variabel moderasi. Adapun populasi penelitian adalah perusahaan yang bergerak pada sektor energi yang terdaftar di BEI. Teknik seleksi sampel menggunakan purposive sampling, dihasilkan sebanyak 152 dari 38 perusahaan. Metode analisis menggunakan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa profitabilitas dan tunneling incentive memberikan pengaruh negatif terhadap tax avoidance, sedangkan transfer pricing  berpengaruh positif terhadap tax avoidance, dan  intangible aset tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Di samping itu, transfer pricing terbukti berperan dalam memoderasi hubungan antara profitabilitas terhadap tax avoidance, sedangkan variabel tunneling incentive dan intangible aset tidak dapat termoderasi. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa perusahaan sektor energi melakukan transfer pricing terutama pada perusahaan yang memperoleh laba yang tinggi dengan tujuan melakukan tax avoidance sehingga hasil penelitian ini dapat memberikan masukan kepada otoritas pajak dalam membuat kebijakan terkait dengan transfer pricing. Dengan demikian, studi ini berkontribusi pada literatur penghindaran pajak dengan memperjelas peran kondisional transfer pricing dalam memfasilitasi praktik tax avoidance pada perusahaan sektor energi yang memiliki tingkat profitabilitas tinggi di pasar emerging.
Pengaruh Program Pelatihan, Lingkungan Kerja Terhadap Produktivitas Karyawan, Mediasi Peran Motivasi Kerja Karyawan Novita, Salma; Padmantyo, Sri
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 1 (2026): November - Januari
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i1.2082

Abstract

Perubahan cepat akibat globalisasi dan kemajuan teknologi digital menuntut perusahaan untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia agar mampu mempertahankan produktivitas dan daya saing. PT Pos Indonesia Solo sebagai bagian dari industri logistik nasional menghadapi tekanan untuk meningkatkan efektivitas operasional melalui pengembangan kompetensi karyawan. Meskipun pelatihan kerja, motivasi, dan lingkungan kerja dikenal sebagai fakcor strategis dalam peningkatan produktivitas, hubungan di antara ketiga variabel tersebut belum sepenuhnya dipahami dalam konteks perusahaan BUMN sektor pos. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak dari Program Pelatihan dan Lingkungan Kerja pada Produktivitas Karyawan dengan Motivasi Kerja sebagai variabel mediasi pada PT Pos Indonesia Kantor Cabang Solo. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif, di mana data primer dihimpun melalui penyebaran kuesioner kepada sampel yang terdiri dari 107 karyawan. Penelitian ini menganalisis data menggunakan PLS-SEM (Partial Least Squares) dengan dukungan software SmartPLS. Hasil analisis PLS-SEM menunjukkan bahwa program pelatihan, lingkungan kerja, dan motivasi kerja secara simultan menjelaskan 83,8% variasi produktivitas karyawan (R² = 0,838), sedangkan program pelatihan dan lingkungan kerja menjelaskan 72,9% variasi motivasi kerja (R² = 0,729). Secara langsung, program pelatihan berpengaruh signifikan terhadap produktivitas karyawan dengan β = 0,304; t = 3,818; p = 0,000, motivasi kerja memberikan pengaruh paling kuat dengan β = 0,476; t = 4,592; p = 0,000, dan lingkungan kerja juga berpengaruh signifikan dengan β = 0,191; t = 2,086; p = 0,038. Selain itu, pengaruh tidak langsung menunjukkan bahwa program pelatihan meningkatkan produktivitas melalui motivasi kerja (β = 0,215; t = 3,515; p = 0,000) dan lingkungan kerja juga meningkatkan produktivitas melalui motivasi kerja (β = 0,210; t = 3,526; p = 0,000), sehingga secara kuantitatif menegaskan peran motivasi kerja sebagai mediator utama dalam peningkatan produktivitas karyawan.
Peran Kepercayaan Terhadap Sistem Pembayaran Digital Dalam Memediasi Pengaruh Literasi Keuangan, Norma Sosial, dan Kontrol Perilaku Terhadap Niat Menggunakan Pembayaran Digital Aplikasi Dana Ningrum, Ameylia Daniek Setiya; Soepatini, Soepatini
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 1 (2026): November - Januari
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i1.2088

Abstract

Studi ini bertujuan menganalisis fungsi kepercayaan sistem pembayaran digital dalam memediasi pengaruh literasi keuangan, norma sosial, dan persepsi kontrol perilaku terhadap niat menggunakan pembayaran digital pada aplikasi DANA. Studi menggunakan desain kuantitatif kausal dengan menggunakan metode survei yang digunakan melalui pengisian survei online kepada 165 responden di wilayah Solo Raya yang dipilih melalui metode sampling purposive. Seluruh variabel diukur dengan skala Likert dan SEM-PLS untuk menganalisisnya. Hasilnya menunjukkan bahwa literasi keuangan (T=2,577; p=0,010), norma sosial (T=2,841; p=0,005), dan persepsi kontrol perilaku (T=2,945; p=0,003) berpengaruh signifikan terhadap niat. Selain itu, Ketiga variabel ini memiliki dampak yang signifikan pada kepercayaan, dan kepercayaan turut berpengaruh signifikan terhadap niat (T=3,331; p=0,001). Selain itu, kepercayaan memediasi seluruh hubungan tidak langsung secara signifikan. Hasilnya menunjukkan bahwa pentingnya peningkatan literasi keuangan, dukungan sosial, dan kemudahan penggunaan untuk memperkuat kepercayaan serta mendorong adopsi pembayaran digital.
Pengaruh Strategi “keeping consumers in suspense” dalam Live Streaming TikTok terhadap Pembelian Impulsif: Mediasi oleh Persepsi Nilai Generasi Z Farhan, Muhammad; Soepatini, Soepatini
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 1 (2026): November - Januari
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i1.2089

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh ketidakjelasan pratinjau, pengaturan ketegangan, dan penciptaan kesenangan terhadap pembelian impulsif dengan persepsi nilai sebagai variabel mediasi pada Generasi Z di Solo Raya. Penelitian menggunakan desain kuantitatif kausal dengan teknik purposive sampling dan melibatkan 173 responden pengguna aktif TikTok yang pernah menonton atau berbelanja melalui TikTok Live. Data diperoleh melalui kuesioner online berskala Likert dan dianalisis menggunakan SmartPLS 3 dengan pendekatan Partial Least Square (PLS) dan Structural Equation Modeling (SEM). Hasil penelitian menekankan bahwa seluruh variabel independen berdampak besar pada pembelian impulsif, baik secara langsung maupun secara tidak langsung melalui persepsi nilai. Penciptaan kesenangan dan pengaturan ketegangan menjadi faktor paling dominan dalam mendorong dorongan emosional konsumen. Temuan ini berimplikasi pada pentingnya strategi penyiaran live yang menarik, terstruktur, dan interaktif untuk meningkatkan keterlibatan dan keputusan mengenai pembelian.  Penelitian lebih lanjut diperlukan dengan memperluas populasi dan menambah variabel kontrol.
Analisis Quality Control dalam Meningkatkan Proses Produksi dan Kepuasan Pelanggan: Indonesia Nanik, I Desak Ade; Sumantri, I Nyoman; Listiawati, Ni Putu
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 1 (2026): November - Januari
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i1.2094

Abstract

Persaingan industry manufaktur yang semakin ketat menuntut perusahaan untuk menjaga dan meningkatkan kualitas produk agar mampu memenuhi harapan dan kepuasan pelanggan. Kualitas produk yang tidak terkontrol dapat menimbulkan produk cacat, keluhan pelanggan, serta menurunnya daya saing perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan Quality Control (QC), peran QC dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses produksi, hambatan yang dihadapi dalam penerapannya, pengaruh QC terhadap kualitas produk, serta hubungan antara penerapan QC dan tingkat kepuasan pelanggan di PT Balifoam Nusamegah Lombok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung di area produksi, dan dokumentasi perusahaan. Informan penelitian dipilih secara purposive sampling, meliputi Kepala QC, staf QC, Kepala Produksi, staf produksi, dan supervisor. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan QC di PT Balifoam Nusamegah Lombok telah berjalan secara terstruktur dan berlapis mulai dari pemeriksaan bahan baku hingga produk jadi, mampu meningkatkan konsistensi kualitas produk, menekan tingkat cacat, serta berkontribusi positif terhadap peningkatan kepuasan dan loyalitas pelanggan meskipun masih terdapat hambatan berupa human error pada tahap produksi. Implikasi dari penelitia ini menegaskan bahwa penerapan Quality Control yang konsisten dan terintegrasi tidak hanya berperan dalam menjaga stabilitras kualitas produk, tetapi juga menjadi strategis penting dalam meningkatkan efisiensi operasional dan kepuasan pelanggan. Temuan ini dapat dijadikan sebagai dasar pertimbangan bagi manajemen perusahaan manufaktur sejenis dalam merancang dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan.
Faktor Penentu Kepuasan dan Niat Berkelanjutan Pengguna GrabFood, GoFood, dan ShopeeFood di Surakarta Yudha, Rangga Aji Satria; Abas , Novel Idris
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 1 (2026): November - Januari
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i1.2099

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisia dampak dari Price-Saving Orientation, Hedonic Motivation, Effort Expectancy, Facilitating Condition, Social Influence, dan Performance Expectancy pada Satisfaction serta pengaruh Satisfaction terhadap Continuance Intention pada pengguna layanan GrabFood, GoFood, dan ShopeeFood di Kota Surakarta. Penelitian ini menerapkan pendekatan explanatory research dengan metode kuantitatif. Penelitian ini melibatkan 180 responden yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan metode Partial Least Square (PLS) menggunakan perangkat lunak SmartPLS 3.0. Hasil analisis menunjukkan bahwa Hedonic Motivation, Social Influence, dan Performance Expectancy berdampak signifikan pada Satisfaction, sedangkan Price-Saving Orientation, Effort Expectancy, dan Facilitating Condition tidak berdampak signifikan. Selain itu, Satisfaction terbukti berdampak positif dan signifikan pada Continuance Intention. Temuan ini mengindikasikan bahwa kepuasan pengguna lebih banyak ditentukan oleh aspek emosional, sosial, dan persepsi kinerja layanan daripada faktor penghematan, kemudahan teknis, atau dukungan fasilitas. Kontribusi penelitian ini yaitu menjadi acuan bagi penyedia layanan online food delivery untuk memfokuskan strategi pada peningkatan pengalaman pengguna, keandalan layanan, dan penguatan pengaruh sosial guna mempertahankan penggunaan berkelanjutan.
The Influence of Social Support and Employment Skills on Work Readiness Among Persons with Disabilities in Gresik Regency Aulia, Aida Rahmi; Nur Cahyadi
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 1 (2026): November - Januari
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i1.2111

Abstract

This study aims to analyze the influence of social support and employment skills on work readiness among persons with disabilities in Gresik Regency. The research employs a quantitative approach with a causal design to examine the relationships between variables. Data were collected by distributing Likert-scale questionnaires to 66 respondents with disabilities, aged 17–25 years (within the productive age range), who had completed vocational training programs. Purposive sampling was used to select participants. The variables examined include social support, employment skills, and work readiness. Data analysis was conducted using Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS software, including tests for validity, reliability, coefficient of determination (R²), predictive relevance (Q²), effect size (f²), and hypothesis testing through path coefficients. The findings indicate that social support does not have a significant impact on work readiness for individuals with disabilities, while employment skills exert a positive and significant influence on work readiness.