cover
Contact Name
Isna Rafianti
Contact Email
isnarafianti@untirta.ac.id
Phone
+6281931335597
Journal Mail Official
wilangan@untirta.ac.id
Editorial Address
Jl. Ciwaru Raya No.25, Cipare, Kec. Serang, Serang, Banten 42117
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Wilangan : Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika
ISSN : 27981541     EISSN : 27981541     DOI : http://dx.doi.org/10.56704/jirpm.v3i3
Core Subject : Education,
Jurnal wilangan adalah jurnal pendidikan matematika fakultas keguruan dan ilmu pendidikan universitas sultan ageng tirtayasa yang menerbitkan jurnal dalam bidang pendidikan matematika dan pembelajarannya
Articles 209 Documents
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Ditinjau dari kemandirian Belajar Siswa Assyifa Ekananda Firdaus; Heni Pujiastuti; Cecep Anwar Hadi F.S
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 1, No 4 (2020): Desember 2020
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v1i4.10085

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa ditinjau dari kemandirian belajar. Instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri sebagai instrumen utama yang dibantu dengan tes kemampuan pemecahan masalah matematis, angket kemandirian belajar, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah Triangulasi (tes, observasi, wawancara dan dokmentasi). Subjek penelitian adalah siswa kelas X MIPA 1 SMA Negeri 3 Kota Serang yang terdiri atas dua orang siswa yang mewakili setiap kategori yaitu tinggi, sedang, dan rendah. Terdapat empat indikator kemampuan pemecahan masalah matematis pada penelitian ini, yaitu memahami masalah, merencanakan penyelesaian masalah, menyelesaikan masalah, dan memeriksa kembali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1)  Siswa dengan level kemandirian belajar tinggi memiliki kemampuan pemecahan masalah matematis yang tinggi. Siswa dalam kategori ini mampu memenuhi semua indikator, (2) Siswa dengan level kemandirian belajar sedang cenderung memiliki kemampuan pemecahan masalah matematis yang sedang. Siswa dalam kategori ini mampu memenuhi indikator 1 dan 2, namun belum sepenuhnya memenuhi indikator 3 dan 4, (3) Siswa dengan level kemandirian belajar rendah cenderung memiliki kemampuan pemecahan masalah matematis yang rendah. Siswa dalam kategori ini hanya mampu memenuhi indikator 1, sedikit dari indikator 2, dan belum mampu memenuhi indikator 3 dan 4.
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR REFLEKTIF SISWA SMP PADA PEMBELAJARAN DARING DI ERA COVID-19 Yusup Junaedi; Siti Maryam; Syahrul Anwar
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v3i1.14400

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir reflektif siswa SMP pada pembelajaran daring di era Covid-19. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 4 Satap Cihara dengan jumlah subjek penelitian 32 siswa kelas VIII. Desain penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan teknik analisis data induktif meliputi : reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Instrumen yang digunakan berupa tes kemampuan berpikir reflektif dan pedoman wawancara. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa siswa dengan tingkat kemampuan berpikir reflektif tinggi cenderung dapat menyelesaikan soal bangun ruang sisi datar pada setiap indikator, walaupun terdapat beberapa jawaban yang tidak dilengkapi dengan sistematika jawaban. Siswa dengan tingkat kemampuan berpikir reflektif sedang cenderung hanya dapat menyelesaikan jawaban pada tiga indikator yaitu indikator mengevaluasi kebenaran suatu argumen berdasarkan konsep, membedakan data yang relevan dan tidak relevan, serta dapat menginterpretasi kasus berdasarkan konsep matematika. Siswa dengan kategori rendah cenderung menyelesaikan permasalahan berpikir reflektif dengan tidak lengkap dan tidak sistematis.
Eksplorasi Kemampuan Representasi dan Literasi Matematis Siswa MTs melalui Pendekatan Problem Solving Lia Fauzatu Solikhah; Syamsuri Syamsuri
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 3, No 4 (2022): Desember 2022
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v3i4.15288

Abstract

Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan pembelajaran yang berbeda yakni pendekatan problem solving dan pembelajaran konvensional. Penelitian ini memuat kajian untuk  mengeksplorasi kemampuan representasi dan literasi matematis antara siswa yang mendapatkan pendekatan problem solving dengan pembelajaran konvensional. Dari hasil penelitian, diperoleh kesimpulan bahwa kemampuan representasi matematis antara siswa yang mendapatkan pendekatan problem solving lebih baik dibandingkan dengan siswa yang mendapatkan pembelajaran konvensional. Selain itu, kemampuan literasi matematis siswa yang mendapat pendekatan problem solving lebih baik dibanding siswa yang mendapat pembelajaran konvensional.
PENGARUH PEMBELAJARAN EXPERIENCE, LANGUAGE, PICTURE, SYMBOLS, APPLICATION (ELPSA) TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN DISPOSISI MATEMATIS SISWA SMP Febriyanti Putri; Yani Setiani; Aan Subhan Pamungkas
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2020): Maret 2020
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v1i1.8085

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran ELPSA terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis dan disposisi matematis di SMPN 1 Ciruas. Penelitian ini merupakan suatu eksperimen dengan The Nonequivalent Pre-test Post-test Control Group Desaign. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan pemecahan masalah dan tes disposisi matematis. Data posttest kemampuan pemecahan masalah dianalisis dengan uji perbedaan dua arah menggunakan uji t-test diperoleh thitung = 2,23 Sementara taraf siginifikan 0,05 dimana dk = n1+n2-2 = 61, maka diperoleh nilai ttabel yaitu 2,00 selain itu nilai t tabel lainnya adalah -2,00. Karena nilai thitung tidak berada diantara dua nilai ttabel maka H0 ditolak. Berarti pencapaian akhir kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang menggunakan pembelajaran ELPSA lebih baik dengan siswa yang mendapatkan pembelajaran PBL. Sedangkan Data skala akhir disposisi matematis dianalisis dengan uji perbedaan dua arah menggunakan uji t-test diperoleh thitung = -2,61 Sementara taraf siginifikan 0,05 dimana dk = n1+n2-2 = 61, maka diperoleh nilai ttabel yaitu 2,00 selain itu nilai t tabel lainnya adalah -2,00. Karena nilai thitung tidak berada diantara dua nilai ttabel maka H0 ditolak. Berarti pencapaian akhir disposisi matematis siswa yang menggunakan pembelajaran ELPSA lebih baik dengan siswa yang mendapatkan pembelajaran PBL.
EFEKTIVITAS KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIS DENGAN PENDEKATAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBASIS KARAKTER DAN BUDAYA LOKAL SISWA SMP DI KABUPATEN LEBAK Gani Sulistio; Hepsi Nindiasari; Jaenudin Jaenudin
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 1, No 3 (2020): September 2020
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v1i3.8917

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas kemampuan literasi matematis dengan pendekatan problem based learning (PBL) berbasis karakter dan budaya lokal siswa SMP di Kabupaten Lebak. Rendahnya kemampuan literasi matematis dikarenakan siswa cenderung pasif dan kurang melakukan eksplorasi selama proses pembelajaran, akibatnya siswa mengalami kesulitan dalam memahami dan mengerjakan soal. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuasi eksperimen (Quasi Eksperiment) dengan jenis desain pretest and posttest control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VII SMPN 1 Bojongmanik dengan sampel penelitian terdiri dari dua kelas yaitu siswa kelas VII B sebagai kelas eksperimen dan kelas VII C sebagai kelas kontrol. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik non probability sampling jenis purposive sampling. Teknik pengambilan data menggunakan Soal uraian dan angket. Uji hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji t independent sample t-test, hasil penelitian memberi kesimpulan bahwa pendekatan Problem Based Learning (PBL) berbasis karakter dan budaya lokal memiliki pengaruh dan meningkatkkan kemampuan literasi matematis siswa.
Pengembangan Media Pembelajaran Geometry Berbasis Augmented Reality Mazroatul Ulum; Ria Sudiana; Fakhrudin Fakhrudin
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 2, No 4 (2021): Desember 2021
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v2i4.11772

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnnya media pembelajaran guna menciptakan kegiatan pembelajaran yang bermakna sehingga dapat membantu siswa dalam meningkatkan kemampuan pemahaman matematisnya. Penelitian ini merupakan  penelitian Research and Development (R&D) dengan model pengembangan Waterfall yang terdiri dari empat tahapan. Penelitian ini mengembangkan produk berupa media pembelajaran bangun ruang dengan bantuan teknologi Augmented Reality (AR) yang diberi nama Spin of Geometry (SoG), Produk tersebut terbagi menjadi dua komponen yaitu Marker Spin dan Aplikasi Scanner. Instrumen yang digunakan adalah angket untuk penilaian validasi, respon siswa,  kepraktisan guru, dan instrumen tes berupa untuk mengukur tingkat kemampuan pemahaman matematis siswa. Penilaian validasi produk dilakukan oleh ahli pendidikan matematika dan ahli media dengan masing-masing berjumlah tiga orang. Adapun yang menjadi subjek penelitian ini adalah 15 siswa kelas VIII SMP YP 17 ‘2’ CILEGON. Berdasarkan analisis data dan pembahasan didapatkan kesimpulan : 1) nilai validasi uji ahli media sebesar 81% dengan kategori sangat valid; nilai validasi uji ahli pendidikan matematika sebesar 77% dengan kategori valid; 3) respon siswa mendapatkan kategori baik dengan persentase sebesar 72%; 4) penilaian kepraktisan media pembelajaran sebesar 90% dengan kategori sangat baik; dan 5) Media pembelajaran SoG dapat meningkatkan kemampuan pemahaman matematis siswa dengan nilai N-Gain 0,42 dan kategori sedang.
ANALISIS KEPERCAYAAN DIRI SISWA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI MADRASAH ALIYAH Ruri Rantau; Syamsuri Syamsuri; Hepsi Nindiasari
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 3, No 3 (2022): September 2022
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v3i3.13389

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi tentang kepercayaan diri dalam pembelajaran matematika dimadrasah aliyah zainabiyah.Untuk tahun ajaran 2021/2022 metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan subjek penelitian ini adalah  20 siswa kelas X A, instrumen yang digunakan adalah angket kepercayaan diri siswa dalam pembelajaran matematika didapatkan hasil bahwa terdapat 80%  atau sebanyak 16 orang memiliki kepercayaan sedang, kemudian 10 % atau sebanyak 2 orang memiliki kepercayaan diri tinggi dan 10% memiliki atau sebnayak 2 orang memiliki kepercayaan diri rendah, dengan persentase rata-rata semua item angket sebesar 56% kesimpulannya bahwa kepercayaan diri pada pembelajaran matematika kelas x madrasah aliyah zainabiyah memiliki rasa percaya diri sedang atau cukup baik selama pembelajaran.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa dengan Pembelajaran Daring Airita Solehah; Hepsi Nindiasari; Abdul Fatah
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2020): Juni 2020
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v1i2.8910

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh semakin banyaknya penyebaran virus corona di indonesaia. Hal ini menyebabkan pembelajaran disekolah harus dilakukan melalui daring. Kemampuan pemecahan masalah matematis merupakan kemampuan dasar yang harus dimiliki oleh setiap siswa dan dikembangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dengan menggunakan pembelajaran daring. Pembelajaran daring yang digunakan pada penelitian ini yaitu pembelajaran asycncronus. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 3 Kota Cilegon. Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskripstif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII yang berjumlah 22 orang. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini yaitu tes kemampuan pemecahan masalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang mempunyai kemampuan pemecahan masalahnya tinggi sebanyak 9 siswa atau persentase sebesar 40,91%, siswa yang memiliki kemampuan sedang sebanyak 7 siswa atau 31,82%, siswa yang memiliki kemampuan rendah sebanyak 5 siswa atau 22,73% dan terdapat 1 siswa atau 4,55% yang mempunyai kemampuan pemecahan masalahnya sangat tinggi.
PENGEMBANGAN Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) dengan problem based learning terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis Fauziah Nur Apriani; Novaliyosi Novaliyosi; Jaenudin Jaenudin
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2021): Juni 2021
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v2i2.11658

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih kurangnya kemampuan pemahaman konsep matematis peserta didik SMP dan pendidik matematika di sekolah dalam mengembangkan lembar kerja peserta didik. Berdasarkan hasil wawancara terhadap pendidik mata pelajaran di sekolah didapat fakta bahwa pendidik dalam mengembangkan lembar kerja masih sedikit dan tidak menuntut kemampuan pemahaman konsep matematis peserta didik. Oleh karena itu perlu adanya bahan ajar berupa LKPD untuk pendidik matematika dan peserta didik. Dengan demikian tujuan penelitian ini adalah mengembangkan bahan ajar untuk pengembangan lembar kerja peserta didik. Penelitian pengembangan ini menggunakan metode pengembangan yang diadaptasi dari Sugiyono (2015). 7 tahapan utama dilakukan dalam penelitian ini. Empat orang uji ahli dari dua orang uji ahli matematika, uji ahli pendidikan, dan uji ahli media telah melaksanakan pengujian terhadap LKPD yang dikembangkan. Berdasarkan uji ahli pendidikan, bahan ajar LKPD tersebut dinilai sangat valid dengan persentase 90%. Untuk uji ahli pendidikan, persentase yang didapat sebesar 85,8% dengan kriteria sangat valid. Sedangkan untuk uji ahli media mendapatkan persentase sebesar 85,3% dengan kriteria sangat valid. LKPD tersebut juga diujicobakan kepada 10-20 orang peserta didik SMP kelas VIII. Hasil respon peserta didik berdasarkan angket terbuka dan tertutup terhadap LKPD dengan materi sistem persamaan linear dua variabel tersebut yaitu sebesar 87,71% dengan kriteria sangat valid dan menarik. Berdasarkan hasil tersebut, LKPD dengan Problem Based Learning terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis sudah layak digunakan sebagai salah satu referensi dalam pembelajaran yang telah sesuai dengan Kurikulum 2013 serta mampu mengasah kemampuan pemahaman konsep matematis.
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA SMAN 2 PANDEGLANG PADA PEMBELAJARAN DARING DI MASA PANDEMI Ahmad Taufik Awami; Aan Hendrayana; Etika Khaerunnisa
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2022): Juni 2022
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v3i2.13526

Abstract

Penelitian ini menenai analisis kemampuan pemecahan masalah matematis siswa sman 2 pandeglang pada pembelajaran daring di masa pandemi dengan tujuan untuk mengetauhi kemampuan pemecahan masalah matematis siswa di SMAN 2 Pandeglang selama pembelajaran dalam jaringan. Desain penelitian yang digunakan yaitu survey dengan jenis cross sectional. Sampel yang digunakan yaitu 75 orang siswa kelas XI IPA SMAN 2 Pandeglang dengan metode purposive sampling. Instrument penelitian yaitu instrument tes, wawancara dan angket. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian yaitu siswa yang memiliki kemampuan pemecahan masalah matematis rendah sebanyak 8%, siswa yang memiliki kemampuan sedang sebanyak 33% dan siswa yang memiliki kemampuan tinggi sebanyak 59%. Hasil angket dan wawancara siswa merasa pembelajaran daring tidak efektif karena faktor internet yang tidak stabil, kesulitan dalam bertanya, motivasi belajar yang rendah dan kurangnya sikap tekad, percaya diri serta ketekunan.

Page 3 of 21 | Total Record : 209