cover
Contact Name
Eko Nur Hermansyah
Contact Email
ekonurhermansyah@unw.ac.id
Phone
+6287747838785
Journal Mail Official
widyaningsihari89@gmail.com
Editorial Address
Jl. Diponegoro No.186, Gedang Anak, Ungaran Timur 50512
Location
Kab. semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Community Empowerment (IJCE)
ISSN : 26571161     EISSN : 2657117x     DOI : 10.35473
Core Subject : Health,
Redaksi menerima sumbangan tulisan yang belum pernah dimuat di media lain. Naskah diketik rapi dengan spasi rangkap pada kertas kuarto. Panjang tulisan antara 8-15 halaman. Redaksi berhak melakukan perubahan sepanjang tidak mengurangi atau merubah maksud tulisan. Tulisan yang dimuat akan dikembalikan untuk dilakukan perbaikan.
Articles 243 Documents
Upaya Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil dengan Penyuluhan Kesehatan Pregnancy Massage Punggung Untuk Mengatasi Nyeri Punggung Christiani Bumi Pangesti; Wahyu Dwi Agussafutri
INDONESIAN JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT (IJCE) Vol. 4 No. 2 (2022): Indonesian Journal of Community Empowerment November 2022
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.511 KB) | DOI: 10.35473/ijce.v4i2.1978

Abstract

Back pain is one of the discomforts that often occurs in TM III, if left untreated it can cause new problems, namely increasing anxiety. Low Back Pain or back pain in pregnant women occurs due to changes in body posture. This happens because the uterus is getting bigger so that there is an increased burden on the spine. Prenatal massage is a holistic therapy that begins with breathing relaxation, prayer, a sense of care, love and sincere affection for pregnant women. Massage techniques are performed by effleurage and love kneading on certain body parts to increase circulation and relaxation. The goal after this activity is that it is hoped that pregnant women with TM III can increase their knowledge about how to deal with back pain complaints with pregnancy massage backs. Method of implementation with lectures and demonstrations. The media used is a booklet. The activity was carried out in the Pregnant Women's Class at the Gambirsari Surakarta, with 10 participants TM III pregnant women. Activities carried out in two meetings in May and June 2022, namely increasing knowledge and evaluation. The results of the evaluation by conducting interviews and post-tests with pregnant women showed that around 95% of pregnant women answered correctly and were motivated to do Pregnancy Back Massage to overcome discomfort. In conclusion, the activity was carried out smoothly and received a good response from the participants. Participants can find out and be motivated in doing Pregnancy Back Massage.ABSTRAKNyeri punggung merupakan salah satu ketidaknyamanan yang sering terjadi pada TM III, apabila tidak ditangani dapat menyebabkan masalah baru yaitu meningkatkan kecemasan. Low Back Pain atau nyeri punggung pada ibu hamil terjadi karena adanya perubahan postural tubuh. Hal ini terjadi karena uterus yang semakin membesar sehingga terjadi peningkatan beban pada tulang belakang. Massage prenatal adalah salah satu terapi holistik yang diawali dengan relaksasi pernafasan, doa, adanya rasa peduli, mencintai, dan kasih yang tulus pemijat kepada ibu hamil. Teknik pemijatan dilakukan dengan cara effleurage dan love kneading pada bagian tubuh tertentu untuk meningkatkan sirkulasi dan relaksasi. Tujuan setelah dilakukan kegiatan ini, diharapkan ibu-ibu hamil TM III dapat meningkat pengetahuannya tentang cara mengatasi keluhan nyeri punggung dengan pregnancy massage punggung. Metode pelaksanaan dengan ceramah dan demonstrasi. Media yang digunakan yaitu booklet. Kegiatan dilaksanakan di Kelas Ibu Hamil Puskesmas Gambirsari Surakarta, dengan jumlah peserta 10 ibu hamil TM III. Kegiatan dilakukan dua kali pertemuan pada bulan Mei dan Juni 2022, yaitu peningkatan pengetahuan dan evaluasi. Hasil evaluasi dengan melakukan wawancara dan post test kepada ibu hamil menunjukkan hasil sekitar 95% ibu hamil menjawab dengan benar dan termotivasi melakukan Pregnancy Massage Punggung untuk mengatasi ketidaknyamanan. Kesimpulan, kegiatan terlaksana dengan lancar dan mendapatkan respon baik oleh peserta. Peserta dapat mengetahui dan termotivasi dalam melakukan Pregnancy Massage Punggung.
Pelatihan Pembuatan Ovoposition Trap (Ovitrap) sebagai Upaya Pengendalian Vektor Demam Berdarah Dengue di Kelurahan Purbayan RT 03 RW IX Kecamatan Baki Sukoharjo Anggraeni Sih Prabandari; Mening Sri Darwati; Agnes Regita Pramesthi Suyono
INDONESIAN JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT (IJCE) Vol. 4 No. 2 (2022): Indonesian Journal of Community Empowerment November 2022
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.322 KB) | DOI: 10.35473/ijce.v4i2.1986

Abstract

Dengue haemorrhagic fever (DHF) is vector borne disease transmitted by Aedes sp. mosquitos. Available data has indicated an increasing trend of DHF incidence in Indonesia. Prevention of dengue transmission relies mainly through vector control. The use of traps such as ovitrap and mosquito trap has the potential to be applied and integrated with other methods. Ovitrap is expected to be applied in the community and can assist in the dengue vector control program. Ovitrap can be made simply used resources available at home. The expected output of the implementation of this community service is that people possess knowledge and skills in making ovitrap. Through education and practice of making ovitrap is expected to be a container for the prevention of DHF, so that its incidence can be minimized. Twenty participants joined this program. They divided into three groups with one trainer to assisted them to make ovitrap. Lately, all participants can make ovitrap correctly. We carried out follow up program after two weeks and the results is ovitrap can work properly. Participants found larva, pupa and mosquitos in the ovitrap. It is hoped that participants can use ovitrap regularly to control Aedes sp. population in Purbayan, Baki Sukoharjo.ABSTRAKDemam berdarah dengue merupakan penyakit tular vektor yang diperantarai oleh nyamuk Aedes sp. Angka kejadiannya terus meningkat di Indonesia. Berbagai strategi pencegahan dilakukan yang berfokus pada upaya pengendalian vektor. Ovitrap merupakan perangkap nyamuk sederhana yang dapat digunakan untuk menekan populasi nyamuk Aedes sp. Ovitrap dapat dibuat secara mandiri memanfaatkan alat dan bahan yang tersedia di rumah masing-masing. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan pelatihan kepada masyarakat tentang cara pembuatan ovitrap. Metode yang digunakan adalah ceramah, demo pembuatan ovitrap dan praktik langsung. Kegiatan diikuti oleh 20 peserta yang dibagi menjadi 3 kelompok. Masing-masing kelompok diberikan pembimbing cara pembuatan ovitrap. Pada akhir kegiatan, seluruh peserta mampu membuat ovitrap dengan benar. Pada tahap follow up, ovitrap dapat berfungsi dengan baik, terbukti dengan ditemukannya stadium jentik, pupa dan nyamuk dewasa pada larutan di dasar ovitrap. Penggunaan ovitrap secara teratur diharapkan dapat menekan populasi nyamuk Aedes sp. di wilayah Purbayan Kecamatan Baki Sukoharjo.
Remaja sebagai Agen Pelapor dan Pelopor Ida Sofiyanti; Heni Setyowati; Riva Mustika Anugrah
INDONESIAN JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT (IJCE) Vol. 4 No. 2 (2022): Indonesian Journal of Community Empowerment November 2022
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.244 KB) | DOI: 10.35473/ijce.v4i2.1987

Abstract

Teenagers are the hope of a nation, a nation will become strong if it has teenagers who are smart, spiritual, intellectual and have strong spirits and emotions. The rapid development of the world is able to make a tendency for behavior change in adolescents, but this behavior change leads more to negative behavior. Adolescence is a transition from childhood, and usually will be faced with curiosity, trying many things. Adolescents, both boys and girls, will experience changes both psychologically and biologically. Society or parents still consider it taboo when talking about sexuality, this condition will actually make teenagers seek information on their own considering that it is now very easy to access sexuality sites. The results of the situation analysis at SMA N 01 Ampel Boyolali are that there is still a lack of students' knowledge about behavioral deviations in adolescents regarding sexuality, maturity of marriage age and nutritional status of adolescents. This service activity was carried out in 4 stages, namely the selection of groups of youth who were ready to become pioneer agents and election reporters. This election was managed by the counseling teacher, socialization to pioneer and reporting youth in this activity went smoothly and youth understood and understood the socialization given, after the outreach activities Pioneer youth and reporters carry out outreach and education to peers with assistance from guidance and counseling teachers, and the last stage is evaluating the usefulness of this activity, namely pioneering and reporting agents, namely they are very happy with this activity, because it can foster concern for fellow adolescents, proud of their new experience.ABSTRAKRemaja merupakan harapan sebuah bangsa, akan menjadi kuat sebuah bangsa jika memiliki remaja yang cerdas, spiritual, intelektual dan memiliki semangat dan emosi yang kuat. Perkembangan dunia yang sangat pesat mampu menjadikan kecenderungan perubahan perilaku pada remaja, akan tetapi perubahan perilaku ini lebih banyak mengarah kepada perilaku yang negatif. Remaja merupakan peralihan dari masa anak, dan biasanya akan dihadapkan kepada rasa ingin tahu, mencoba banyak hal. Remaja baik putra maupun putri akan mengalami perubahan baik secara psikis maupun biologis. Masyarakat ataupun orangtua masih memangggap tabu jika membicarakan tentang seksualitas, kondisi ini justru akan membuat para remaja mencari informasi sendiri mengingat sekarang mudah sekali mengakses situs-situs seksualitas. Hasil analisis situasi pada SMA N 01 Ampel Boyolali yaitu masih kurangnya pengetahuan siswa tentang penyimpangan perilaku pada remaja tentang seksualitas, pendewasaan usia perkawinan dan status gizi pada remaja. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dalam 4 tahapan yaitu pemilihan kelompok remaja yang siap menjadi agen pelopor dan pelapor pemilihan ini dikelola oleh guru BK, sosialisasi kepada remaja pelopor dan pelapor pada kegiatan ini berjalan dengan lancar dan remaja paham dan mengerti akan sosialisasi yang diberikan, setelah kegiatan sosialisasi remaja pelopor dan pelapor melakukan sosialiasi dan edukasi kepada teman sebaya dengan pendampingan dari guru BK, dan tahap terakhir adalah evaluasi kebermanfaatan adanya kegiatan ini, yaitu agen pelopor dan pelapor yaitu mereka sangat senang dengan adanya kegiatan ini, karena bisa menumbuhkan kepedulian sesama remaja, bangga dengan pengalaman baru mereka.
Pelatihan Basic Life Support And Disaster Management Di Era New Normal Aristiyanto Aristiyanto; Ahmad Kholid; Muhammad Imron Rosyidi; Eko Susilo; Guntur Ratih Prestifa Herdinata; Fredy Eko Setiawan
INDONESIAN JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT (IJCE) Vol. 4 No. 2 (2022): Indonesian Journal of Community Empowerment November 2022
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.887 KB) | DOI: 10.35473/ijce.v4i2.1988

Abstract

This community service activity aims to provide an understanding for high school students on the importance of basic training for students in providing assistance to disaster or emergency victims in order to prevent death or organ damage so that their productivity can be maintained equally before the disaster or emergency event occurs. Such as accidents or natural disasters can occur anywhere and anytime, such as traffic accidents, household accidents, work accidents, and so on. Handling these problems is aimed at providing basic life support so that it can save lives and minimize organ damage and disability of sufferers. In order to achieve the purpose of this service, the following steps are required; a) coordinate with schools, b) gather information from partners by conducting field observations, c) carry out outreach, outreach, and education for partners. This service is carried out over 6 months which includes; Initial observations exploring existing problems and then studying them to provide problem-solving, followed by initial seminars and preparation, counseling, and reporting. The service was held with theoretical material: a) disaster management, b) basic life support, c) first aid in an accident. The results of the dedication are; 1) increasing knowledge of basic life support, and 2) increasing knowledge of disaster management, for training participants. So it can be concluded that basic life support and disaster management training has an impact on increasing the knowledge, understanding and ability of service partners in dealing with disaster emergencies in the KY Ageng Giri Banyumeneng High School environment, Mranggen, Demak Regency.ABSTRAKKegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman bagi siswa sekolah menegah atas mengenai pentingnya pelatihan dasar bagi siswa/ pelajar sekolah dalam memberikan pertolongan pada korban bencana atau gawat darurat guna mencegah kematian atau kerusakan organ sehingga produktivitasnya dapat dipertahankan setara sebelum terjadinya bencana atau peristiwa gawat darurat yang terjadi. Seperti kecelakaan atau bencana alam dapat terjadi dimana saja dan kapan saja, seperti halnya kecelakaan lalu lintas, kecelakaan rumah tangga, kecelakaan kerja, dan sebagainya. Penanganan masalah tersebut ditujukan untuk memberikan bantuan hidup dasar sehingga dapat menyelamatkan nyawa dan meminimalisir kerusakan organ serta kecacatan penderita. Dalam rangka mencapai tujuan pengabdian ini, diperlukan langkah-langkah sebagai berikut; a) berkoordinasi dengan sekolah, b) menggali informasi dari mitra dengan melakukan observasi lapangan, c) melaksanakan penyuluhan, sosialisasi, dan edukasi bagi mitra. Pengabdian ini dilaksanakan dalam 6 bulan yang meliputi; observasi awal menggali masalah yang ada kemudian dikaji untuk diberikan pemecahan masalah, dilanjutkan seminar awal dan persiapan, penyuluhan, dan pelaporan. Pengabdian yang diselenggarakan dengan materi teori: a) disaster management, b) basic live support, c) pertolongan pertama pada kecelakaan. Hasil pengabdian adalah; 1) meningkatnya pengetahuan basic life support, dan 2) meningkatnya pengetahuan management disaster,bagi peserta pelatihan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pelatihan basic life support dan management disaster berdampak pada meningkatnya pengetahuan, pemahaman dan kemampuan mitra pengabdian dalam menghadapi keadaan kedaruratan bencana di lingkungan sekolah SMA KY Ageng Giri Banyumeneng, Mranggen Kabupaten Demak.
Pelatihan Pembuatan Minuman Jahe dan Kayu Manis untuk Menurunkan Nyeri Disminorea pada Remaja Usia 12-17 Tahun isma oktad; Miftahul Jannah; Mutiatur Rohmaniah
INDONESIAN JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT (IJCE) Vol. 5 No. 1 (2023): Indonesian Journal of Community Empowerment Mei 2023
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijce.v5i1.2231

Abstract

For women of reproductive age, the prevalence of menstruation discomfort ranges from 45 to 95 percent. While generally not harmful, this can be upsetting for women who experience it and can interfere with daily tasks while they are menstruating. This service's goal is to teach teenagers how to manufacture ginger and cinnamon drinks to treat dysmenorrhea. If teenagers can make the drinks themselves, cleanliness is ensured. Pre- and post-design training sessions with respondents/adolescents who experience dysmenorrhoea are used as the data collection strategy in this service. The outcomes of this community program demonstrated the importance of knowledge prior to socializing and training in herbal beverage preparation, with the average respondent increasing to 96.07% after receiving information regarding dysmenorrhea and instruction in herbal beverage preparation. ABSTRAK Nyeri haid merupakan masalah yang sering dihadapi oleh wanita karena sangat menganggu aktivitas. Salah satu pengobatan non farmakologi adalah dengan pemberiann terapi non farmakologi yaitu jahe dan kayu manis, dimana kedua tanaman tersebut dapat menekan rasa nyeri dan memblok prostaglandin sehingga dapat menurunkan nyeri saat menstruasi. Prevalensi nyeri menstruasi berkisar 45-95% di kalangan wanita usia produktif. Pada umumnya hal ini tidak berbahaya, namun seringkali dirasa mengganggu bagi wanita yang mengalaminya serta akan mengganggu aktivitas selama masa menstruasi tersebut. Tujuan dari pengabdian ini adalah membandingkan pengetahuan sebelum dan sesudah dilakukan pelatihan pembuatan pembuatan minuman jahe dan kayu manis yang sudah tercapai dilaksanakan. Metode pengambilan data dalam Pengabdian ini dilakukan dengan  pelatihan dengan metode pre and post desain pada /remaja yang mengalami disminorhea yaitu dilakukan pre dan post design dengan total peserta sebanyak 51 orang. Hasil yang diperoleh dalam pengabdian masyarakat ini bahwa ada pengaruh pengetahuan disminorea sebelum dilakukan sosialisasi dan pelatihan pembuatan minuman herbal, dimana rata-rata responden mengalami peningkatan menjadi 96,07 % setelah diberikan pengetahuan tentang disminorea dan pelatihan pembuatan minuman herbal.
Sekolah Zero Bullying dengan Penguatan Pendidikan Karakter di SMK Nusa Persada Tengaran Isfaizah; Risma Aliviani Putri; Ari Widyaningsih
INDONESIAN JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT (IJCE) Vol. 5 No. 1 (2023): Indonesian Journal of Community Empowerment Mei 2023
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijce.v5i1.2281

Abstract

The rise of cases of violence that occur, especially at school age, makes parents and educators worry about their children's future. According to the Program for International Students Assessment (PISA) in Indonesia in 2018 as many as 41% of students had experienced bullying (bullying). In the same year, Indonesia was also in 5th position out of 78 countries with the most bullied students. This figure is truly ironic in the midst of the function of schools as a place to seek knowledge, develop one's potential and achievements, educate personal character, but instead they are used as a place to show off and bully their friends which causes the destruction of our generation. One way to prevent and create schools that have zero bullying is to strengthen character education among students. This community service aims to strengthen and increase students' knowledge about character education. This community service activity was held on March 7 2023 at Nusa Persada Tengaran Vocational School, which was attended by 46 class XI students with great enthusiasm. The methods used are lectures, discussions and character strengthening games. Activities given to strengthen the character of students is to provide strengthening of character education with character development material, forms of juvenile delinquency and bullying. Knowledge of students before being given health education about strengthening character education has a minimum value of 6 and a maximum of 9 and an average value of 7.75, and after being given health education there is an increase in adolescent knowledge about strengthening character education with an average score of 8.85, with a minimum score of 7 and a maximum of 10. This shows that this service activity is able to strengthen and increase students' knowledge about character education. It is hoped that activities that build the character of students like this can be carried out continuously to increase the positive character of students.   ABSTRAK                 Maraknya kasus kekerasan yang terjadi khususnya pada usia anak sekolah membuat kalangan orang tua dan para pendidik khawatir terhadap masa depan anak. Menurut Programme for Internasional Students Assesment (PISA) di Indonesia pada tahun 2018 sebanyak 41% siswa pernah mengalami perundungan (bullying). Di tahun yang sama, Indonesia juga berada pada posisi ke-5 dari 78 negara dengan murid yang mengalami perundungan paling banyak. Angka ini sungguh menjadi ironi di tengah fungsi sekolah sebagai tempat mencari ilmu, mengembangkan potensi dan prestasi seseorang, mendidik karaktek pribadi, namun dijadikan malah menjadi tempat ajang unjuk gigi dan membully temannya yang menyebabkan hancurnya generasi kita. Salah satu cara untuk mencegah dan mewujudkan sekolah yang zero bullying adalah dengan menguatkan pendidikan karakter di kalangan siswa/siswi. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menguatkan dan meningkatkan pengetahuan siswa/siswi tentang pendidikan karakter. Kegiatan pengabdian masyarakat ini pada tanggal 7 maret 2023 di SMK Nusa Persada Tengaran, yang diikuti oleh 46 siswa/siswi kelas XI dengan antusiasme yang tinggi. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi dan game penguatan karakter. Kegiatan yang diberikan untuk menguatkan karakter siswa/siswi adalah dengan memberikan penguatan pendidikan karakter dengan materi pengembangan karakter, bentuk kenakalan remaja dan bullying.  Pengetahuan siswa/siswi sebelum diberikan pendidikan kesehatan tentang penguatan pendidikan karakter nilai minimal 6 dan maksimal 9 serta nilai rata-rata 7.75, dan setelah diberikan Pendidikan kesehatan terjadi peningkatan pengetahuan remaja tentang penguatan Pendidikan karakter dengan rata-rata nilai sebesar 8.85, dengan nilai minimal 7 dan maksimal 10. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian ini mampu menguatkan dan meningkatan pengetahuan siswa/siswi tentang pendidikan karakter. Diharapkan kegiatan yang membangun karakter siswa/siswi seperti ini dapat dilakukan secara continue untuk meningkatkan karakter positif peserta didik.
Sosialisasi Penanganan dan Pencegahan Cedera Pergelangan Tangan Cabor Bola Voli Putri PPLOP Jawa Tengah atikakurniawardani; Novita Nur Mauliana Zekha; Ika Nilawati; Nur Amin
INDONESIAN JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT (IJCE) Vol. 5 No. 1 (2023): Indonesian Journal of Community Empowerment Mei 2023
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijce.v5i1.2289

Abstract

BPPLOP is an abbreviation of Center for Student Sports Centering and Training, BPPLOP especially in Central Java Province is a strategic forum for fostering potential sportsmen at student age, the existence of PPLOP which is centered in Jatidiri Semarang is an integral part of the process of developing superior athletes at the Java Provincial Level Central Java which is packaged in stages or continuously, BPPLOP Central Java fosters 25 sports, one of which is the women's volleyball sport which consists of 13 athletes. Based on the situation analysis, it can be identified the problems that exist in athletes, namely: many volleyball athletes have experienced wrist injuries and most athletes also do not know how to treat and prevent wrist injuries because there is no material related to handling and preventing injuries at school and at BPPLOP there is no socialization related to Handling and Prevention of Injury itself. The target to be achieved from this activity is to increase the knowledge of athletes regarding how to handle and prevent wrist injuries, especially for PPLOP Volleyball Athletes in Central Java. The targets taken in this study were female volleyball athletes totaling 13 athletes with the method used in community service covering 3 stages, namely: The first stage is pre-implementation which includes coordination of implementation, site surveys, licensing, preparation of facilities and infrastructure. The second stage is the implementation of activities which include education/presentation of material related to the handling and prevention of injuries to the wrist and joint discussions. The third stage is after implementation which includes making a final report, writing scientific articles and long-term evaluation of changes in respondents' attitudes.   ABSTRAK BPPLOP adalah singkatan dari Balai Pemusatan dan Latihan Olahraga Pelajar, BPPLOP terutamanya di Provinsi Jawa Tengah ini merupakan wadah yang strategis untuk membina olahragawan potensi diusia pelajar, keberadaan PPLOP yang dipusatkan di Jatidiri Semarang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dengan proses pembinaan atlet unggulan di Tingkat Provinsi Jawa Tengah yang dikemas secara berjenjang atau berkelanjutan, BPPLOP Jawa Tengah membina cabang olahraga sebanyak 25 cabang olahraga salah satunya yaitu cabor bola voli putri yang terdiri dari 13 atlet. Berdasarkan analisis situasi dapat di ketahui permasalahan yang ada pada atlet yaitu: banyaknya atlet bola voli yang pernah mengalami cedera pergelangan tangannya dan kebanyakan juga atlet belum mengetahui bagaimana penanganan dan pencegahan cedera pada pergelangan tangan di karenakan belum adanya materi terkait penaganan dan pencegahan cedera di sekolah dan di BPPLOP belum adanya sosialisasi terkait Penanganan dan Pencegahan Cedera itu sendiri. Target yang ingin dicapai dari kegiatan ini adalah terjadinya peningkatan pengetahuan atlet terkait bagaimana penanganan dan pencegahan cedera pergelagan tangan khususnya pada Atlet Cabor Bola Voli PPLOP Jawa Tengah. Sasaran yang diambil dalam penelitian ini yaitu atlet bola voli putri yang berjumlah 13 atlet dengan metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini meliputi 3 tahap, yaitu: Tahap pertama adala pra pelaksanaan yang meliputi koordinasi pelaksanaan, survai lokasi, perizinan, persiapan sarana dan prasarana. Tahap kedua adalah pelaksanaan kegiatan yang meliputi edukasi/ pemaparan materi terkait penanganan dan pencegahan cedera pada pergelangan tangan dan diskusi bersama. Tahap ketiga adalah setelah pelaksanaan yang meliputi pembuatan laporan akhir, pembuatan artikel ilmiah dan evaluasi jangka panjang tentang perubahan sikap responden.
Pendidikan Kesehatan Tentang Kehamilan Tidak Diinginkan (KTD) pada Remaja di SMK Taruna Abdi Bangsa Kebumen Nur Sholichah; Fetty Chandra Wulandari; Meisya Tri Budiyarti
INDONESIAN JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT (IJCE) Vol. 5 No. 1 (2023): Indonesian Journal of Community Empowerment Mei 2023
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijce.v5i1.2295

Abstract

Some of the characteristics of adolescents that have the potential to cause KTD, namely identity crisis or the search for self-identity, so that environmental influences that are not good and lack of correct information cause problems including KTD. According to HastoWardoyo in Kompas (2020), the number of unwanted pregnancies in Indonesia is still high, reaching 17.5%, meaning that 100 pregnant people today have experienced KTD of 17. Unwanted pregnancies contribute to the emergence of growth failure or stunting problems. This health education aims to make teenagers more capable of being responsible for themselves in dealing with conditions so they don't have free sex which results in unwanted pregnancies at SMK Taruna Abdi Bangsa Kebumen by organizing Health Education About Unwanted Pregnancy (KTD) for Adolescents at SMK Taruna Abdi Kebumen people. In its implementation, SMK Taruna Abdi Bangsa Kebumen submitted an application to the Bhakti Putra Bangsa Indonesia Institute of Business and Health Technology to become a speaker and at the same time as a resource person at the event. There are 2 implementation methods used, namely the solutions offered and the mechanism for implementing activities which consist of 4 (four) stages, namely: planning, action, observation and evaluation, and reflection. The results of the pre test showed that 1 teenager (4%) answered 4 questions correctly and 2 teenagers (8%) answered 9 questions correctly and the post test results showed 2 teenagers (8%) answered 8 questions correctly and 18 teenagers (72%) ) answered the questions correctly 10 questions. The conclusion of this activity is increasing student knowledge at SMK Taruna Abdi Bangsa Kebumen about Unwanted Pregnancy (KTD) ABSTRAK Beberapa karakteristik remaja yang berpotensi menyebabkan KTD yaitu krisis identitas atau pencarian identitas diri, sehingga pengaruh lingkungan yang tidak baik dan kurangnya informasi yang benar menyebabkan permasaahan termasuk KTD. Menurut HastoWardoyo dalam kompas (2020), jumlah kehamilan tidak diinginkan di indonesia masih tinggi yaitu mencapai 17, 5% artinya 100 orang hamil hari ini yang mengaami KTD sebanyak 17, kehamilan tidak diinginkan berkontribusi pada munculnya masalah gagal pertumbuhan atau stunting. Pendidikan kesehatan ini bertujuan agar remaja lebih mampu bertanggung jawab terhadap dirinya dalam menghadapi kondisi agar tidak melakukan seks bebas yang berakibat pada kehamilan tidak Diinginkan di SMK Taruna Abdi Bangsa Kebumen dengan cara  menyelenggarakan Pendidikan Kesehatan Tentang Kehamilan Tidak Diinginkan (KTD) Pada Remaja di SMK Taruna Abdi Bangsa Kebumen. Dalam pelaksanaanya SMK Taruna Abdi Bangsa Kebumen mengajukan permohonan pada Institut Teknologi Bisnis Dan Kesehatan Bhakti Putra Bangsa Indonesia untuk menjadi pembicara dan sekaligus sebagai narasumber dalam acara tersebut. Metode pelaksanakan yang digunkaan ada 2 yaitu solusi yang ditawarkan dan mekanisme pelaksanaan kegiatan yang terdiri dari 4 (empat) tahapan, yaitu: perencanaan,tindakan, observasi dan evaluasi, dan refleksi. Hasil kegiatan pre test menunjukkan 1 remaja (4%) menjawab pertanyaan benar 4 soal dan 2 remaja (8%) menjawab pertanyaan benar 9 soal  dan hasil post test menunjukkan 2 remaja (8%) menjawab pertanyaan benar 8 soal dan 18 remaja (72%) menjawab pertanyaan benar 10 soal. Kesimpulan dari kegiatan ini yaitu meningkatnya pengetahuan siswa di SMK Taruna Abdi Bangsa Kebumen tentang Kehamilan Tidak Diinginkan (KTD)
Yoga Ibu Hamil TM III untuk Mengurangi Nyeri Punggung dan Membantu Persalinan Aman dan Nyaman Moneca Diah Listiyaningsih; Nurul Khomariah; Azelia Dwijayanti; Yulia Nur Khayati
INDONESIAN JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT (IJCE) Vol. 5 No. 1 (2023): Indonesian Journal of Community Empowerment Mei 2023
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijce.v5i1.2299

Abstract

Prenatal yoga is a skill to cultivate the mind, in the form of a comprehensive personality development technique and readiness for pregnant women both physically, psychologically and spiritually. Pregnant women are said to be physically ready if they are not easily tired, weak, have increased flexibility and endurance and decreased back pain. Problems of third trimester pregnant women at PMB Fatma Baradja, STr.Keb Most mothers complain of lower back pain and feel anxious before delivery. Implementation at PMB Fatma Baradja, STr.Keb by providing health education about third trimester yoga for pregnant women to reduce back pain and help deliver safe and comfortable deliveries. At the time of conducting health education, demonstrations of third trimester yoga movements were also carried out for 15 pregnant women. The instrument used was a questionnaire about third trimester yoga knowledge in pregnant women. The knowledge of third trimester pregnant women about yoga before health education was carried out was still lacking, namely 10 mothers (66.67%), while 5 mothers (33.33%) had good knowledge. Knowledge after health education has increased knowledge, namely 15 mothers (100%) mothers with good knowledge about third trimester yoga as an effort to reduce back pain and mothers have understood and can practice third trimester yoga movements. Health education activities about yoga in the third trimester as an effort to reduce back pain and help safe and comfortable deliveries are a means of education and discussion that can provide many benefits for third trimester pregnant women so they can deal with back pain problems that are experienced independently. ABSTRAK Prenatal yoga merupakan keterampilan mengolah pikiran, berupa teknik pengembangan kepribadian secara menyeluruh dan kesiapan ibu hamil baik fisik, psikologis dan spiritual. Ibu hamil dikatakan siap secara fisikapabila tidak mudah lelah, lemas, fleksibilitas dan daya tahan tubuh meningkat dan penurunan nyeri punggung. Permasalahan ibu hamil Trimester III di PMB Fatma Baradja, STr.Keb sebagian besar ibu mengeluh nyeri punggung bawah dan merasa cemas saat menjelang persalinan. Pelaksanaan di PMB Fatma Baradja, STr.Keb dengan memberikan pendidikan kesehatan tentang yoga ibu hamil Trimester III  untuk mengurangi nyeri punggung dan membantu persalinan aman dan nyaman. Pada saat melakukan pendidikan kesehatan juga dilakukan demonstrasi gerakan yoga trimester III pada 15 ibu hamil. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner tentang pengetahuan yoga trimester III pada ibu hamil. Pengetahuan ibu hamil trimester III tentang yoga pada ibu hamil sebelum dilakukan pendidikan kesehatan masih kurang yaitu 10 ibu (66,67%), sedangkan 5 ibu (33,33%) pengetahuan baik. Pengetahuan setelah dilakukan pendidikan kesehatan terjadi peningkatan pengetahuan yaitu 15 ibu (100%) ibu dengan pengetahuan baik tentang yoga trimester III sebagai upaya mengurangi nyeri punggung serta ibu telah memahami dan dapat mempraktikkan gerakan yoga trimester III. Kegiatan pendidikan kesehatan tentang yoga trimester III sebagai upaya mengurangi nyeri punggung dan membantu persalinan aman dan nyaman ini menjadi sarana edukasi dan diskusi yang dapat memberikan banyak manfaat bagi ibu hamil trimester III sehingga dapat mengatasi masalah nyeri punggung yang di alami secara mandiri
Ibm Edukasi Kesehatan Teknik Akupresur untuk Mengurangi Nyeri Haid pada Remaja Masruroh; Cahyaningrum; Widayati; Hapsari Windayanti
INDONESIAN JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT (IJCE) Vol. 5 No. 1 (2023): Indonesian Journal of Community Empowerment Mei 2023
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijce.v5i1.2307

Abstract

Menstrual pain is pain that occurs in the lower abdomen experienced by women before menstruation and during menstruation without accompanied by signs of pathology and cramps usually occur. The problem of menstrual pain in adolescents if not handled properly will interfere with adolescent activities. Menstrual pain can be overcome with non-pharmacological techniques, one of which is the acupressure technique. Acupressure is a therapy that is given by giving massage or pressing certain points on the body. Acupressure therapy is widely used by the community to treat primary dysmenorrhea. Acupressure has a fairly high success rate with little or no complications if the disorder is only functional, the diagnosis is correct, the technique is good and the prognosis is probable. In addition, acupressure is also easy to do at a low cost. The activity of providing information about acupressure techniques to reduce menstrual pain was carried out at the Temanggung Swadaya Vocational School. The number of students who took part in the activity was 38 students. The prestest results showed that most of the students had sufficient knowledge about a number of acupressure techniques to reduce menstrual pain by 55.3%. The results of the posttest showed that most of the students had knowledge in the good category at 81.6%. Socialization of the practice of acupressure techniques to reduce menstrual pain is very important because it is one way to reduce menstrual pain, so it is necessary to conduct health education on acupressure techniques to reduce menstrual pain. Suggestions to the Temanggung Swadaya Vocational School to work together with health workers so that they can provide continuous health problem counseling to students of Temanggung Swadaya Vocational Schools   ABSTRAK Nyeri haid  adalah nyeri yang terjadi pada perut bagian bawah yang dialami oleh wanita sebelum menstruasi maupun selama menstruasi tanpa disertai tanda patologi dan biasanya terjadi kram . Masalah nyeri haid pada remaja kalua tidak ditangani dengan tepat akan menggangu aktivitas remaja. Nyeri haid  dapat diatasi dengan teknik non farmokologi salah satunya adalah dengan teknik Akupresur. Akupresur adalah terapi yang diberikan dengan cara memberikan pemijatan atau penekanan titik tertentu pada tubuh. Terapi akupresur banyak digunakan oleh masyarakat untuk mengatasi dismenore primer. Akupresur memiliki angka keberhasilan cukup tinggi dengan sedikit atau tanpa komplikasi jika kelainan hanya bersifat fungsional, diagnosa tepat, teknik baik serta prognosa yang memungkinkan. Selain itu, akupresur juga mudah dilakukan dengan biaya yang murah. Kegiatan pemberian informasi tentang teknik akupresur untuk mengurangi nyeri haid di laksanakan di SMK Swadaya Temanggung. Jumlah siswa yang mengikuti kegiatan sebanyak 38 siswa. Hasil prestest didapatkan sebagian besar siswi mempunyai pengetahuan cukup  tentang sebanyak teknik akupresur untuk mengurangi nyeri haid   sebanyak 55,3%. Hasil posttest didapatkan sebagian besar siswi mempunyai pengetahuan dalam kategori baik sebesar 81,6%. Sosialisasi praktik  teknik akupresur untuk mengurangi nyeri haid sangatlah penting karena merupakan salah satu cara  untuk mengurangi nyeri haid , sehingga perlu dilakukan pendidikan kesehatan teknik akupresur untuk mengurangi nyeri haid. Saran kepada Pihak SMK Swadaya Temanggung supaya bekerjasama keapada pihak tenaga kesehatan supaya dapat memberikan penyuluah masalah kesehatan secara kontinyu kepada para siswa siswa SMK Swadaya Temanggung