cover
Contact Name
-
Contact Email
journal@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
journal@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Sekaran, Gunung Pati, Semarang, Provinsi Jawa Tengah, 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana
ISSN : -     EISSN : 26866404     DOI : -
Core Subject : Education,
Seminar nasional Pascasarjana merupakan kegiatan rutin yang dilakasanakan oleh Pascasarjana UNNES. Tahun 2018 adalah kali ke 5 pelaksanan yang diselenggarakan oleh Kampus yang telah berubah alamat dari lokasi di Kampus Bendan Ngisor berpindah di Kampus Kelud Utara III Kecamatan Gajahmungkur kota Semarang. Kegiatan akademik ini merupakan kerjasama yang sinergi antar enam Kampus Pascasarjana LPTK di Indonesia.
Articles 211 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 1 (2022)" : 211 Documents clear
Implementasi Literasi Budaya dan Kewargaan di PAUD Dewi Rustanty
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Literasi.budaya dan..kewargaan.adalah kebisaan personal dna masyarakat guna. melakukan sesuatu atas lingkungan sosial yang dimiliki sebagai bagian dari suatu budaya dan Negara. Pergerakan iptek yang kian meningkat. turut memberikan pengaruh yang besar terhadap minat siswa untuk membaca. Penelitianainiabertujuan untukamengeksplor implementasi literasi. budayaadan kewargaanadi PAUD. Adapun metodeayang digunakana.dalam penelitianaini adalah metodeastudy literature dengan memakai pendekatanakualitatif. Jenis dataayang digunakanayakni data primer dan data sekunder melalui pencarian literature dalam kurun waktu 10 tahun belakangan ini seperti buku,ae-book, jurnal, e-jurnal danaprosiding. Terhadap permasalahan. yang dikaji bersama banyaknya teori yang digunakan, didapatkan hasil bahwa  literasiabudaya dan kewargaan di PAUD sudah diimplementasikanadenganabaik di mana guru dan anak telah melakukan budaya belajar membaca selama 15 menit sebelum proses dimulainya pembelajaran. hal tersebut sejalan dengan 3 sub indicator yakni basisakelas, budayaasekolah serta masyarakat. literasi budaya danakewargaan. Peneliti bersaran supaya para guru, orang tua dan siswa membiasakan budata membaca di tengah kesibukan yang dimiliki. Literasi budaya dan kewargaan akan semakin membaik seiring berjalannya waktu. Selain itu, orang tua masih memerlukan adanya pendampingan. dalam penerapan kebiasaan ini di tenpat tinggalnya masing-masing.
Efektifitas Pembelajaran Menulis Bahasa Inggris Menggunakan Strategi Sentence Combining dengan Aplikasi Canva Dewi Sartika; Sri Wuli Fitriati; Suwandi Suwandi; Hendi Pratama
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menulis adalah keterampilan yang bermanfaat untuk dipelajari oleh pembelajar EFL. Namun, siswa sering memiliki masalah dengan menulis. Salah satu strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kemampuan menulis siswa adalah menggunakan strategi sentence combining. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat seberapa efektif strategi sentence combining dalam pembelajaran menulis bahasa Inggris siswa. Satu kelompok pra-eksperimen pretes postes desain diterapkan. Untuk menentukan sampel penelitian digunakan cluster random sampling. Kelas XI Teknik Mekatronika SMK Negeri 1 Inderalaya Selatan terpilih. Instrumen yang digunakan adalah tes tertulis esai yang dievaluasi oleh dua penilai menggunakan rubrik penilaian menulis. Data dianalisis dengan uji-t. Berdasarkan hasil analisis data, ditemukan bahwa t-obtained lebih tinggi daripada t-tabel (7.300>2.00). Dengan kata lain, penerapan strategi sentence combining yang disertakan penggunaaan aplikasi Canva dapat meningkatkan kemampuan menulis siswa. Dengan demikian, diharapkan agar guru dapat menggabungkan strategi menulis dan penggunaan aplikasi Canva sehingga dapat memotivasi siswa untuk menghasilkan karya tulisan terbaiknya.
Desain Elektronik Modul (E-Modul ) English for Specific Purpose (ESP) Untuk Mahasiswa Hukum dalam Meningkatkan Pemahaman Materi English Law Dewi Surani; Januarius Mujiyanto; Rudi Hartono; Zulfa Sakhiya
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi mendukung berkembangnya proses pendidikan yang dinamis, salah satunya tersedianya materi terbuka yang kreatif dan inovatif dalam bentuk digital. Salah satu bahan ajar digital adalah modul elektronik, yang memungkinkan siswa untuk mengaksesnya di mana saja dan kapan saja dengan hadirnya smartphone Android. Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan desain bahan ajar E-Modul bagi mahasiswa hukum. Penelitian ini menggunakan model ADDIE research dan development (R&D) dengan lima tahap, yaitu: (1) Analisis (2) Perancangan (3) Development. (4) Implementasi (5) Evaluasi. Dari hasil penilaian kelayakan, kepraktisan dan keefektifan menunjukkan E-Modul ESP  yang dihasilkan sangat layak, sangat praktis, dan sangat Efektif”. Bahan ajar E-Modul  dapat dimanfaatkan oleh dosen sebagai metode alternatif penyampaian materi untuk meningkatkan pemahaman materi  English Law mahasiswa hukum.
Internalisasi Nilai Filosofi Tembang Lir Ilir dalam Layanan Bimbingan dan Konseling Diana Dewi Wahyuningsih; Mungin Eddy Wibowo; Edy Purwanto; Mulawarman Mulawarman
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tembang lir ilir dikenal sebagai kearifan lokal yang mendunia. Nilai filosofi tembang lir ilir dapat diterapkan dalam pembentukan karakter melalui layanan bimbingan dan konseling. Artikel ini membahas tentang makna nilai tembang lir ilir dalam pembentukan karakter. Internalisasi nilai tembang lir ilir memiliki makna yang dalam bila digunakan dalam pembentukan karakter dan dapat diterapkan dalam layanan bimbingan dan konseling. Penelitian ini menggunaan metode kualitatif, deskriptif dengan pengumpulan data dokumentasi kepustakaan serta analisis data dengan metode analisis isi. diartikan sebagai generasi muda yang masih memiliki waktu untuk berproses maju dan diharapkan memiliki tanggung jawab akan perilakunya, dengan harapan akan membangun dan memajukan bangsa. Makna dari setiap bait tembang lir ilir dapat digunakan sebagai dasar dari pendidikan karakter dan membangun nilai-nilai moral siswa. Layanan dalam bimbingan dan konseling menjadi salah satu cara untuk membentuk pendidikan karakter siswa, dengan menggunakan layanan bimbingan kelompok pendidikan karakter dapat diterapkan kepada siswa.
Systematic Review: Asesmen Metakognisi dalam Pembelajaran Sains Didi Nur Jamaludin; Ani Rusilowati; Wiyanto Wiyanto; Endang Susilaningsih; Sigit Saptono; Aditya Marianti
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metakognisi merupakan keterampilan berfikir yang penting untuk pengembangan profesionalisme calon guru dan guru pada era 5.0. Tujuan penelitian untuk mengetahui berbagai jenis asesmen metakognisi melalui systematic review. Metode penelitian menggunakan proses seleksi mengikuti panduan Preferred Reporting of Items for Systematic Reviews and Meta Analyses (PRISMA) dengan menggunakan scientific databases atau search engine. Berbagai penggunaan instrumen penilaian metakognitif seperti menggunakan Metacognitive Awareness Inventory (MAI), Metacognitive Awareness Inventory for Teachers (MAIT), Metacognition Learning Inventory-Science (SEMLI-S), dan Metacognitive Problem Solving Skill. Instrumen penilaian lain menggunakan interview dan tes. Sampel penelitian dalam jumlah banyak biasanya untuk mengukur kesadaran metakognitif, sementara itu sampel paling sedikit untuk melakukan wawancara tentang metakognitif. Keterampilan metakognisi tersebut diperlukan oleh guru dan siswa untuk pembelajaran yang lebih mudah, efektif dan efisien dengan menguatkan kegiatan reflektif, pengaturan diri, pengaturan kognisi, dan strategi yang tepat. Guru yang memiliki kesadaran metakognitif dan kemampuan metakognitif akan menguntungkan dalam pembelajaran. Siswa belajar dengan menggunakan strategi metakognitif efektif untuk pencapaian akademik dan membuat pilihan terbaik.
Esensi Pemanfaatan Aplikasi Pembelajaran Untuk Pengajaran Bahasa Inggris Edy Waloyo; Rudi Hartono; Sri Wahyuni; Henrikus Joko Yulianto
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang terjadi saat ini berdampak pada sumber daya manusia yang dituntut untuk beradaptasi dengan perkembangan zaman. Dalam dunia pendidikan, guru adalah sumber daya manusia yang diharapkan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi untuk meningkatkan kualitas pengajaran di dalam kelas. Guru bahasa inggris saat ini diharapkan mampu memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi khususnya aplikasi pembelajaran yang dapat digunakan untuk media pengajaran dan pembelajaran siswa. Penelitian ini memaparkan informasi mengenai applikasi yang dapat digunakan dalam pengajaran bahasa inggris dan mencoba menjelaskan tentang manfaatnya. Penulis menggunakan kajian pustaka dalam menggali informasi dan melalukan pencarian artikel yang dipublikasikan dari 2017-2022 dengan google scholar dengan kata kunci aplikasi dalam pengajaran bahasa inggris. Hasil kajian pustaka menunjukkan YouTube, Podcast, Vodcasts, Duolingo, Tik Tok, WhatsApp, Englishgame-based Mobile Application (EBMA), U-Dictionary, Quizizz, canva, grammarly, facebook, telegram, dan Instagram dapat dijadikan rujukan oleh guru dalam memilih aplikasi yang sesuai dalam pembelajaran bahasa inggris. Apliaksi tersebut memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bahasa inggris siswa.
Integrasi Teknologi dalam Pembelajaran Bahasa Inggris pada Post Pandemic: Studi Kasus di SMA Kab. Majalengka Eka Nurhidayat; Januarius Mujiyanto; Issy Yuliasri; Rudi Hartono
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Implementasi pemakaian Teknologi dalam pembelajaran Bahasa Inggris di Sekolah Menengah Atas (SMA) sepanjang masa transisi akibat Pandemi COVID- 19 berakibat signifikan dalam proses pembelajran di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi guru tentang dampak dan faktor-faktor dalam mengintegrasikan teknologi pada pembelajaran Bahasa Inggris sepanjang periode pembelajaran jarak jauh. 10 Guru Bahasa Inggris SMA di Kab. Majalengka diseleksi selaku sampel dalam penelitian ini.  Metode: Metode kualitatif deskriptif digunakan untuk menguji pengalaman guru Bahasa Inggris mengintegrasikan Teknologi ke dalam pembelajaran Bahasa Inggris. Metode pengumpulan informasi meliputi angket serta wawancara. Penelitian ini diharapkan bisa membagikan cerminan tentang akibat integrasi Teknologi sepanjang periode pembelajaran jarak jauh.  Hasil: Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa dampak integrasi teknologi adalah untuk meningkatkan motivasi dan keterlibatan dalam kelas bahasa, meningkatkan pembelajaran mandiri dan keterpusatan peserta didik, dan meningkatkan interaksi dan komunikasi.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Calon Guru Ditinjau dari Metakognitif pada Materi Kalkulus Diferensial Eko Andy Purnomo; YL Sukestiyarno; Iwan Junaedi; Arief Agoestanto
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegagalan dalam pemecahan masalah disebabkan oleh mahasiswa tidak memaksimalkan kemampuan metakognitif. Jika seseorang memiliki kemampuan metakognitif yang baik, maka akan lebih mudah dan tepat dalam pemecahan masalah. Berdasarkan observasi dilapangan ditemukan banyak mahasiswa mengalami kegagalan dalam menyelesaikan masalah. Pada penelitian ini bertujuan mendeskrepsikan kemampuan pemecahan masalah ditinjau dari metakognitif. Sampel penelitian diambil mahasiswa prodi pendidikan matematika FMIPA UNIMUS yang terdiri dari mahasiswa kemampua tinggi, sedang dan rendah. Proses metakognitif pada penelitian ini terdiri 3 tahap diantaranya planning, monitoring, dan checking. Pengumpulan data dengan triangulasi data yaitu tes evaluasi, observasi, dan wawancara mendalam. Analisis data terdiri dari reduksi, penyajian, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan mahasiswa berkemampuan tinggi dapat melakukan semua proses metakognitif, mahasiswa berkemampuan sedang dapat melakukan sebagian besar proses kognitif dan mahasiswa kemampuan rendah hanya mampu melakukan sedikit proses kognitif. Proses metakognitif yang tidak dilakukan pada memilih strategi yang tepat dalam menyelesaikan masalah (I4) dan memilih strategi perbaikan yang tepat (I7). Berdasarkan penelitian diharapkan mahasiswa dapat mengoptimalkan metakognitif dalam pemecahan masalah. Penelitian selanjutnya bagaimana mengoptimalkan metakognitif dalam pemecahan masalah.
Pembelajaran untuk Mengembangkan Kemampuan Pemecahan Masalah Kompleks Eko Juliyanto; Wiyanto Wiyanto; Sunyoto Eko Nugroho; Budi Naini Mindyarto
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemecahan masalah merupakan salah satu kemampuan yang perlu dikuasai oleh peserta didik pada abad XXI. Kemampuan CPS perlu dikembangkan sejak usia sekolah. Model atau strategi atau pendekatan pembelajaran yang paling tepat untuk mengajarkan kemampuan pemecahan masalah kompleks menjadi pertanyaan yang belum terjawab? Artikel ini bertujuan untuk memberikan pertimbangan tentang pembelajaran seperti apa yang dapat digunakan oleh pendidik untuk dapat mengembangkan kemampuan pemecahan masalah kompleks. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian systematic literature review. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran berbasis masalah, berbasis kasus dan berbasis proyek berpotensi untuk digunakan dalam pengembangan kemampuan pemecahan masalah kompleks jika dipadukan dengan pembelajaran digital dan game edukasi. Namun demikian, hingga saat ini pembelajaran berbasis masalah yang dipadukan dengan pembelajaran digital dan game edukasi yang banyak digunakan untuk pengembangan kemampuan pemecahan masalah kompleks. Bagi peneliti yang akan mengembangkan kemampuan pemecahan masalah kompleks, artikel dapat dijadikan refernsi dalam memilih model pembelajaran.   
Pengelolaan Objek Wisata Desa Kemuning sebagai Media Rekreasi Masyarakat Eko Sudarmanto; Bambang Budi Raharjo; Sulaiman Sulaiman; Agus Kristiyanto
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Obek wisata desa Kemuning merupakan salah satu desa tempat wisata di kecamatan Ngargoyoso, Karanganyar, Jawa Tengah, Indonesia. Desa ini terkenal dengan potensi wisata kebun teh, komunitas jeep, arum jeram, dan olahraga paralayang Tujuan penelitian ini untuk mengetahui manajemen pengelolaan objek wisata desa kemuning sebagai media rekreasi masyarakat. Pupulasi dan sampel dalam penelitia ini adalah pengelola, pengunjuk, dan masyarakat sekitar berjumlah 30 orang dengan Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpuan data menggunakan angket dan wawancara sedangkan analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan dengan mereduksi analisis interaktif Mils dan Huberman. Hasil Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa manajemen pengelolaan objek wisata desa kemuning sebagai media rekreasi masyarakat dalam kategori baik hal ini dibuktikan dari analisis data secara kuantitatif terdiri dari strategi perencanaan, pelaksanaan, pengorganisasian, dan evaluasi sebesar 75%. Namun demikian, perlunya penelitian lebih lanjut terkait dengan dampak sosial, ekonomi, budaya dan yang terkait dengan pengembangan desa wisata desa kemuning.

Page 6 of 22 | Total Record : 211