Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana
Seminar nasional Pascasarjana merupakan kegiatan rutin yang dilakasanakan oleh Pascasarjana UNNES. Tahun 2018 adalah kali ke 5 pelaksanan yang diselenggarakan oleh Kampus yang telah berubah alamat dari lokasi di Kampus Bendan Ngisor berpindah di Kampus Kelud Utara III Kecamatan Gajahmungkur kota Semarang. Kegiatan akademik ini merupakan kerjasama yang sinergi antar enam Kampus Pascasarjana LPTK di Indonesia.
Articles
830 Documents
Bimbingan Karir Untuk Sekolah Kejuruan
Abdur Rachman Yusuf;
Khanzas Azizah Aba Karend
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Upaya peningkatan keterkaitan sinergi pendidikan dengan permintaan serta kebutuhan masyarakatdan tantangan masyarakat global melalui pendidikan kejuruan dengan menyiapkan lulusannya untukmasuk ke sektor kerja. Dalam kegiatan pendidikan kejuruan terdapat masalah pandangan karir siswayang masih belum matang dan terencana. Bimbingan karir diharapkan menjadi alat bantu dalampandangan karir calon lulusan. Dari paparan beberapa peneliti menunjukkan bahwa bimbingan karirmemiliki dampak positif yang cukup signifikan disamping elemen lain seperti praktik industri ataumagang, praktik kerja lapangan, motivasi kerja, dan lingkungan sekolah. Hal ini menunjukkanpentingnya kegiatan bimbingan karir di sekolah kejuruan yang dapat berupa bimbingan oleh gurukonseling maupun pemberian modul untuk siswa.
Esensi Teknologi Multimedia Pembelajaran Pendidikan Jasmani Era 4.0
Adi S Adi S
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Peran teknologi pendidikan dalam pengajaran sangat penting karena penggunaan teknologi informasidan komunikasi. Dengan bantuan berbagai aplikasi untuk pendidikan, Internet, guru, dan siswasendiri mereka melihat keunggulan teknologi pendidikan tanpa bertatap muka. Pendidikan jasmaniadalah mata pelajaran yang saat ini tidak memungkinkan dengan adanya tatap muka secara langsungdisinilah multimedia berperan penting. Penelitian ini mencoba memberikan ikhtisar tentangpentingnya dan penggunaan multimedia teknologi pada pendidikan jasmani. Penelusuran artikelmenggunakan google scholar dengan kata kunci Teknologi Pendidikan yang dipublikasikan sejaktahun 2000-2020. Kesimpulan multimedia teknologi memotivasi siswa untuk bekerja secara mandiridi mana siswa lebih termotivasi untuk kembali belajar dan bekerja karena peralatan teknis moderntersedia secara luas pada setiap saat.
Ekstrak Tumbuhan Putri Malu sebagai Bahan Pengawet Alternatif Alami Buah Salak
Adina Widi Astuti;
Teguh Darsono;
Sulhadi Sulhadi
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tumbuhan putri malu (mimosa pudica Linn) dikenal sebagai tumbuhan yang mengandung saponinyang bersifat senyawa antibakteri yang dapat digunakan sebagai pengawet. Penelitian ini bertujuanuntuk membuktikan apakah ekstrak tumbuhan putri malu dapat digunakan sebagai pengawetalternatif alami buah salak dan untuk menentukan konsentrasi ekstrak putri malu yang tepat dalampengawetan buah salak. Metode ekstraksi yang diterapkan adalah maserasi. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa tumbuhan putri malu dapat digunakan sebagai bahan pengawet alternatifalami pada buah salak. Ekstrak tumbuhan putri malu yang efektif dalam mengawetkan buah salakadalah pada konsentrasi 5% dengan lama penyimpanan 22 hari.
Potensi Komik Matematika untuk Mengembangkan Literasi Matematika
Ani Harmini;
Mohammad Asikin;
Amin Suyitno
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tantangan terbesar dunia pendidikan di Indonesia pada abad ke-21 ini adalah membentuk generasimuda (siswa) agar selalu memiliki kesiapan, keterampilan, berfikir logis dan kritis dalam menghadapisegala kompetisi dan tantang hidup di masyarakat global. Kemampuan matematika memilikikekuatan untuk menghadapi tantangan pada abad ke-21. Salah satu kemampuan matematika yangperlu untuk diperhatikan dan sangat penting untuk dijadikan syarat sukses dalam menghadapikehidupan di era abad ke-21 adalah literasi matematika. Hasil PISA siswa Indonesia pada tahun 2000sampai 2018 menunjukkan skor rerata yang rendah sehingga menandakan rendahnya kemampuanliterasi matematika. Untuk mengatasi rendahnya kemampuan literasi matematika diperlukankreatifitas akan penggunaan media sebagai alat perantara pembelajaran. Pada masa pandemicCOVID-19 untuk mendapatkan pembelajaran yang menarik, efektif, dan kreatif serta dapatdiaplikasikan pada pembelajaran secara daring atau luring sesuai dengan kondisi lingkungan sekolah,yakni dengan penggunaan komik matematika. Berdasarkan hasil beberapa survey dan penelitian,komik matematika berpotensi memberikan dampak positif terhadap meningkatkan kemampuanliterasi matematika siswa.
Dampak Pandemi Covid-19 Pada Pembelajaran Siswa Sekolah Dasar
Aninda Mawar Intanuari
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kendala proses pembelajaran daring sebagai akibatdari pandemi COVID-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studikasus, untuk memperoleh informasi mengenai kendala dan konsekuensi pandemi COVID-19 padakegiatan pengajaran sekolah dasar. Subjek penelitian ini adalah 25 orang guru dan orang tua siswadari dua SD di Gugus Dewi Sartika, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang. Mengembangkanwawancara semi-terstruktur berdasarkan literatur yang relevan dan menggunakannya untukmengumpulkan informasi mendalam dari para narasumber. Hasil penelitian ini mengungkapbeberapa tantangan dan kendala yang dihadapi siswa, guru dan orang tua dalam pembelajaran daring.Tantangan yang terkait dengan siswa adalah: komunikasi dan keterampilan sosial yang terbatas diantara siswa, dan tantangan yang lebih besar bagi siswa berkebutuhan pendidikan khusus. Para orangtua menemukan bahwa lebih banyak masalah terkait dengan kurangnya kedisiplinan di rumah danlebih banyak waktu yang dihabiskan untuk membantu anak-anak belajar di rumah, terutama untukanak-anak yang kelas rendah, kurangnya keterampilan dalam teknologi dan biaya internet yang lebihtinggi. Guru memiliki lebih banyak tantangan, termasuk dalam pemilihan metode pengajaran yangtepat, kurangnya keterampilan teknologi yang menghambat potensi pembelajaran daring, komunikasiyang memakan waktu dengan orang tua, dan tagihan internet yang lebih tinggi.
Optimalisasi Nilai Kedisiplinan Dan Cinta Tanah Air Dengan Metode Role Playing Pada Pembelajaran Lagu Daerah Di Smp Negeri 1 Masaran
Meisera Fika Lathifasari
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pengoptimlisasian nilai karakter harus diterapkan pada peserta didik diantaranya melaluipembelajaran lagu daerah menggunakan metode Role Playing guna membentuk kepribadian siswa.Penelitian ini bertujuan menganalisis optimaliasasi nilai kedisiplinan dan cinta tanah air denganmetode Role Playing pada pembelajaran lagu daerah. Teknik pengumpulan data penelitian inimenggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik keabsahan data yaitu dengantriangulasi teknik pengumpulan data, waktu dan sumber. Hasil penelitian ini menjelaskan jikapengoptimalisasian nilai kedisiplinan dan cinta tanah air menggunakan metode Role Playingmembentuk keterlibatan siswa secara mandiri dan memicu mereka untuk lebih memahami lagudaerah.
Kemandirian Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Matematika Di Masa Pandemi Covid-19
Helmi Yanti;
Zaenuri Zaenuri;
Walid Walid
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pandemi covid-19 sedang marak-maraknya di dunia saat ini. Banyaknya negara yang memutuskanmenutup sekolah, perguruan tinggi dan universitas. Begitu pula di indonesia banyak yangmemutuskan menutup sekolah dan perguruan tinggi guna untuk memutus tali rantai penyebarancovid-19, salah satu sekolah di Indonesia khususnya di Kabupaten Kampar, Riau yang memutuskanuntuk menutup sekolah dan melakukan pembelajaran dengan cara daring/jarak jauh adalah MTsNegeri 3 Kampar, aplikasi yang digunakan adalah whatsapp group, dengan menggunakan aplikasiini di harapkan siswa untuk bisa belajar secara aktif dan mandiri. Penelitian ini bertujuan untukmendeskripsikan kemandirian belajar siswa pada mata pelajaran matematika di masa pandemi covid19. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuisioner yang diberikan kepada 6orang siswa secara online. Hasil penelitian menunjukkan untuk indikator mempunyai inisiatif danmotivasi belajar dan indikator konsep diri/kemampuan diri sebesar 76% di kategorikan baik,sedangkan untuk indikator memandang kesulitan terhadap tantangan, indikator memilih menerapkanstrategi belajar, indikator memahami, menyusun dan mengontrol waktu belajar, indikatormemanfaatkan dan mencari sumber yang relevan sebesar 57% di kategorikan masih rendah
Manajemen Proses Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini Pasca Pandemi Covid-19
Himmah Taulany
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen proses pembelajaran Pendidikan Anak UsiaDini (PAUD) pasca pandemi Covid-19 di Kabupaten Semarang Provinsi Jawa Tengah Indonesia.Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Penelitian dilakukan padalembaga-lembaga PAUD yang mewakili jalur formal dan nonformal. Pedoman wawancaramendalam dan studi dokumentasi digunakan sebagai instrumen dalam penelitian ini. Pendekatanyang digunakan dalam menganalisis manajemen proses pembelajaran pasca Covid-19 adalah empatfungsi manajemen yaitu perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan /pengendalian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa empat fungsi manajemen proses pembelajarandapat terlaksana walaupun dengan beberapa hambatan pada lembaga PAUD formal maupunnonformal. Terdapat perbedaan proses pembelajaran pada saat pandemi dan pasca pandemi Covid19 yaitu digunakannya metode blended learning dengan memadukan pembelajaran daring dan luring(home visit). Penerapan protokol kesehatan juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan daripembelajaran yang dilakukan oleh lembaga PAUD. Saran untuk penelitian selanjutnya adalahanalisis manajemen pada Standar PAUD lainnya untuk memberikan gambaran komprehensif tentangdampak Covid-19 terhadap Pendidikan Anak Usia Dini dan menjadi masukan bagi pemangkukebijakan untuk menetapkan kebijakan pendidikan di masa pasca pandemi Covid-19 (new normal).
Pendidikan Nonformal Dalam Keberlangsungan Kampung Wisata Batik Pesindon Pasca Pandemi Covid 19
Dian Kusumawati;
Rusdarti Rusdarti;
Dewi Liesnoor Setyowati;
Eko Handoyo
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Covid 19 menyebabkan dilema yang sangat besar dalam kehidupan. Berbagai sektor terpengaruhidengan adanya covid 19 termasuk dampak yang sangat terasa yaitu pada sektor ekonomi. Hal tersebuttentu akan mempengaruhi keberadaan kampung wisata batik Pesindon yang merupakan destinasi wisatabelanja. Pendidikan nonformal menjadi jembatan yang dapat ditempuh untuk menjaga keberlangsungankampung wisata batik Pesindon. Metode kualitatif digunakan dengan melibatkan informan sebagaisumber informasi serta dokumentasi berupa arsip, dokumen dan fenomenologi sebagai bahan tambahandari dokumen-dokumen yang terkait dengan studi. Hasil studi menunjukkan keberlangsungan kampungwisata batik Pesindon di Kota Pekalongan tidak dapat terlepas dari peran pendidikan nonformal.Pendidikan nonformal menjaga keberlangsungan Pesindon sebagai kampung wisata batik untukmengatasi permasalahan yang ada dan dilakukan dengan berbagai kegiatan pelatihan yang beragam.Temuan studi menunjukkan pendidikan nonformal sangat berkontribusi dalam keberlangsunganKampung Pesindon sebagai kampung wisata batik dimana pelatihan yang diberikan dapat dijadikansebagai salah satu alternative dalam menjaga keberlangsungan kampung wisata batik dalam halpemasaran, promosi maupun edukasi. Simpulan, eksistensi Kampung Pesindon sebagai kampung wisatabatik sebagai destinasi wisata memerlukan dukungan pendidikan nonformal dalam menjagakeberlangsungannya.
Rancangan Alat Gerak Lurus Beraturan (GLB) Berbantuan Sensor Ultrasonik HCSR04 Pada Pembelajaran Fisika SMA
Mery Novita;
Narita Ainun Nisa;
Supriyadi Supriyadi;
Sulhadi Sulhadi
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pendidik diharapkan mampu untuk membuat suasana belajar mengajar menjadi menarik, inovatifdan membuat peserta didik menjadi senang dengan materi yang akan diajarkan. Terlebih khususdalam pembelajaran fisika. Fisika merupakan pelajaran yang sulit dipahami dan membosankan.Adanya hal tersebut membuat peneliti merancang sebuah alat praktikum gerak lurus beraturandengan memanfaatkan kemajuan teknologi yakni, menggunakan Sensor Ultrasonik HCSR04 danArduino Atmega328 dengan output keluaran berupa nilai kecepatan dan waktu yang terdeteksi olehsensor ultrasonik dan terbaca di layar LCD. Hasil analisis data menunjukkan bahwa sensorultrasonik HCSR04 dapat digunakan sebagai alat untuk mengukur kecepatan dan waktu.Rancangan alat ukur kecepatan dan waktu yang telah diujicoba menghasilkan data yang tidak jauhbeda dengan data teori. Hal tersebut menunjukkan bahwa alat dapat digunakan sebagai mediapenunjang pembelajaran fisika pada materi Gerak Lurus Beraturan (GLB) dan diharapkan mampumenarik minat siswa dalam belajar, serta dapat meningkatkan pemahaman konsep khususnyamateri gerak lurus beraturan. Sehingga dapat mewujudkan hasil belajar siswa yang maksimal.