cover
Contact Name
Yusri
Contact Email
yusri@unm.ac.id
Phone
+6285255602827
Journal Mail Official
yusri@unm.ac.id
Editorial Address
A.P. Pettarani Street, Makassar, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Seminar Nasional Hasil Penelitian LP2M UNM
ISSN : 97862338     EISSN : 97862338     DOI : https://doi.org/10.26858/semnaslp2munm
Perguruan tinggi seharusnya terpanggil untuk menjawab tantangan-tantangan di atas melalui pelaksanaan darma ketiga pengabdian pada masyarakat, dan panggilan tersebut sejauh ini sudah banyak dilakukan namun program-program yang betul-betul pokus pada sasaran masih perlu diperbaiki, terutama mengeksplor potensi ekonomi kreatif yan gsejak lama ada dan sedang tumbuh di masyarakat. Berdasar pada latarbelakang itulah seminar nasional dengan Tema “Peran Penelitian dalam Menunjang Percepatan Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia” penting untuk dilakukan. Seminar ini diharapkan akan member motivasi dan inspirasi, terutama kepada pengabdi untuk melahirkan berbagai karya, produk dan konsep aplikatif, terutama terkait dengan produk berbasis akselerasi percepatan pembangunan nasional.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 106 Documents
Search results for , issue "Prosiding Edisi 3" : 106 Documents clear
Persepsi Mahasiswa Calon Guru Biologi tentang Pembelajaran Life-Based Learning untuk Menanggulangi Plant Awareness Disparity Muis, Abd.; Arifin, Arifah Novia; Hardianto, Hardianto; Wibowo, Agung; Khalidatunnisa, Besse
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2025 : PROSIDING EDISI 3
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Fenomena Plant Awareness Disparity (PAD) menggambarkan rendahnya perhatian mahasiswa terhadap tumbuhan dibandingkan objek lain, sehingga berdampak pada menurunnya kesadaran ekologis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi mahasiswa calon guru biologi terhadap pembelajaran botani serta peluang penerapan Life-Based Learning (LBL) untuk menanggulangi PAD. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain eksploratif. Subjek penelitian adalah 95 mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Negeri Makassar yang telah menempuh mata kuliah botani. Data diperoleh melalui kuesioner terbuka dan dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian mengungkap enam tema utama, yaitu relevansi pembelajaran botani, pengalaman belajar nyata, manfaat LBL, harapan terhadap pembelajaran, saran perbaikan, dan tantangan PAD. Mahasiswa menilai sebagian besar materi botani cukup relevan dengan kehidupan nyata, meskipun masih terdapat pembelajaran yang cenderung abstrak. Pengalaman belajar nyata melalui observasi lingkungan dan riset sederhana memperkuat pemahaman, namun tidak merata dirasakan seluruh mahasiswa. Penerapan LBL dinilai bermanfaat dalam meningkatkan pemahaman ilmiah, keterampilan pemecahan masalah dan sikap peduli lingkungan. Harapan mahasiswa mencakup adanya kegiatan lapangan, penelitian sederhana, serta praktikum aplikatif. Saran yang diajukan menekankan perlunya strategi kontekstual, peningkatan fasilitas, dan metode kreatif. Tantangan utama yang diidentifikasi meliputi keterbatasan pengetahuan tentang tumbuhan, minat belajar yang condong ke hewan, dan kebosanan terhadap materi teoretis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan LBL berpotensi besar menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik serta efektif untuk mengurangi PAD. Temuan ini menjadi dasar pengembangan kurikulum botani yang lebih kontekstual, aplikatif, dan berorientasi pada pengalaman kehidupan nyata mahasiswa.Kata Kunci: Life-Based Learning, Plant Awareness Disparity, Mahasiswa Calon Guru Biologi
Pengaruh Efikasi Diri Dan Kompetensi Manajerial Terhadap Kesiapan Kerja Mahasiswa Habibah, Siti; Mus, Sumarlin; Supardi, Rafsanjani; Irawanda, Gita
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2025 : PROSIDING EDISI 3
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh efikasi diri dan kompetensi manajerial terhadap kesiapan kerja mahasiswa pada konteks pendidikan tinggi Indonesia. Pendekatan kuantitatif dengan desain survei potong lintang diterapkan pada 275 mahasiswa sarjana semester 5 dan 7 yang dipilih melalui voluntary sampling. Instrumen diadaptasi dari skala teruji, mencakup konstruk Efikasi Diri, Kompetensi Manajerial, dan Kesiapan Kerja. Kelayakan model pengukuran divalidasi menggunakan PLS-SEM melalui indikator reliabilitas (Cronbach’s alpha: 0,891–0,968) dan validitas (AVE: 0,604–0,664; HTMT < 0,90) yang seluruhnya melampaui ambang batas rekomendasi. Analisis model struktural dengan bootstrapping 10.000 replikasi menunjukkan bahwa efikasi diri berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja (β = 0,389; p < 0,001), demikian pula kompetensi manajerial (β = 0,496; p < 0,001). Secara substantif, kompetensi manajerial memiliki kekuatan pengaruh lebih tinggi dibanding efikasi diri sehingga penguatan kemampuan perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengendalian patut diprioritaskan dalam desain kurikulum dan pengalaman belajar berbasis proyek/magang. Temuan ini menegaskan bahwa kesiapan kerja merupakan luaran terpadu dari keyakinan personal dan kecakapan manajerial, serta memberi implikasi praktis bagi pengembangan strategi peningkatan employability di perguruan tinggi. Studi ini terbatas pada desain potong lintang dan konteks institusi tunggal; riset lanjutan longitudinal lintas prodi disarankan untuk memperluas generalisasi dan menguji efektivitas intervensi.Kata Kunci: Efikasi Diri, Kompetensi Manajerial, Kesiapan Kerja, PLS-SEM, Pendidikan Tinggi
Analisis Manusia-Alam dan Kritik Ekologis dalam Cerpen “Sepasang Pohon di Pinggir Sungai” dan “Mengapa Mereka Berdoa kepada Pohon” karya Faisal Oddang Sumiati, Sumiati
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2025 : PROSIDING EDISI 3
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian ini berjudul Analisis Manusia–Alam dan Kritik Ekologis dalam Cerpen Faisal Oddang “Sepasang Pohon di Pinggir Sungai” dan “Mengapa Mereka Berdoa kepada Pohon.” Tujuan penelitian ini ialah mengungkap hubungan manusia dan alam serta bentuk kritik ekologis dalam kedua cerpen tersebut. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan ekokritik sastra. Data utama berasal dari dua cerpen Faisal Oddang di platform Medium, sedangkan data pendukung diperoleh dari teori ekokritik dan referensi penelitian relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alam dalam kedua cerpen tidak hanya berfungsi sebagai latar, tetapi juga sebagai entitas hidup yang merefleksikan nilai sosial dan spiritual. Dalam “Sepasang Pohon di Pinggir Sungai,” alam menjadi saksi konflik manusia dan simbol keterikatan dengan ruang hidup. Sementara itu, “Mengapa Mereka Berdoa kepada Pohon” menampilkan penghormatan ritual terhadap alam yang menyiratkan kritik terhadap perilaku simbolik tanpa tindakan pelestarian nyata. Kedua karya menegaskan pentingnya keharmonisan manusia–alam serta kesadaran etis dalam menjaga lingkungan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Faisal Oddang melalui karyanya berhasil menghadirkan refleksi ekologis berbasis kearifan lokal, yang menegaskan bahwa pelestarian alam merupakan tanggung jawab moral sekaligus budaya manusia.Kata kunci: ekokritik sastra, manusia-alam, kritik ekologis, Faisal Oddang, cerpen
Pengembangan Sistem Keamanan Dan Keselamatan Laboratorium Berbasis Sistem Sensor Untuk Meningkatkan Keamanan Laboratorium Jurusan Pendidikan Teknik Jaya, Hendra; Ridwansyah, Ridwansyah; Sukma, Indra; Bahar, Muh. Mahdinul
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2025 : PROSIDING EDISI 3
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Laboratorium teknik elektronika memiliki risiko tinggi terhadap kebakaran, kebocoran gas, dan paparan bahan berbahaya, sehingga memerlukan sistem pengawasan real-time yang andal. Penelitian ini mengembangkan prototipe sistem keamanan dan keselamatan laboratorium berbasis sensor dan Internet of Things (IoT) yang terintegrasi dengan kecerdasan buatan (AI) untuk deteksi dini dan respons otomatis di Jurusan Pendidikan Teknik Elektronika FT UNM. Sistem menggunakan sensor api (flame sensor), sensor suhu (DS18B20), dan sensor gas karbon monoksida (MQ-7) yang terhubung ke mikrokontroler Arduino serta platform IoT. Data sensor diolah secara real-time melalui algoritma AI untuk prediksi bahaya, dilengkapi notifikasi push ke aplikasi mobile, aktivasi alarm, dan penguncian pintu solenoid otomatis. Metodologi mencakup studi literatur, analisis kebutuhan, desain sistem, pengembangan prototipe, pengujian skenario bahaya, serta evaluasi kuantitatif (akurasi deteksi, waktu respons) dan kualitatif (kepuasan pengguna). Hasil pengujian menunjukkan semua sensor berfungsi optimal (ON), data terbaca pada LCD 16x2, notifikasi diterima smartphone, dan sistem berhasil mendeteksi serta merespons ancaman secara akurat dan cepat. Prototipe ini meningkatkan keselamatan laboratorium secara signifikan, mendukung pengawasan jarak jauh, dan selaras dengan standar OSHA serta regulasi keselamatan nasional.Kata Kunci: Laboratorium, Kecerdasan Buatan (AI), Standar OSHA
Potensi Pemanfaaatan Serbuk Kayu Sebagai Bahan Subtitusi ‎Pasir dalam Campuran Beton Ahmad, Irma Aswani; Sampebua, Onesimus; Romadhani, Noor Fadilah; Sitorus, Mentari S
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2025 : PROSIDING EDISI 3
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Pemanfaatan limbah biomassa menjadi fokus penting dalam upaya pengembangan material konstruksi berkelanjutan. Salah satu limbah potensial adalah serbuk kayu hasil sisa pembuatan kapal Phinisi di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal dan berpotensi mencemari lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji karakteristik mikrostruktur dan komposisi kimia serbuk kayu sebagai dasar penilaian kelayakan penggunaannya sebagai bahan substitusi pasir dalam campuran beton. Penelitian ini merupakan tahap awal dari rencana pengembangan produk bata ringan ramah lingkungan berbasis limbah kayu lokal. Pengujian dilakukan secara deskriptif menggunakan analisis Scanning Electron Microscopy (SEM) untuk mengamati morfologi permukaan dan Energy Dispersive Spectroscopy (EDS) untuk mengidentifikasi unsur penyusun material. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa serbuk kayu memiliki struktur berpori dengan serat halus yang masih mempertahankan bentuk alami lignoselulosa. Komposisi unsur yang didominasi oleh boron, karbon, oksigen, dan bromin menunjukkan adanya potensi interaksi kimia dengan sistem ikat semen. Berdasarkan hasil tersebut, serbuk kayu dinilai layak dipertimbangkan sebagai bahan pengganti sebagian pasir pada beton ringan, serta memiliki prospek pengembangan sebagai bahan dasar pembuatan bata ringan ramah lingkungan.Kata Kunci: Serbuk kayu, Mikrostruktur, SEM-EDS, Beton, Bata ringan
Peran Guru Dalam Pendidikan Inklusi Pada Homeschooling Smart di Kota Makassar Torro, Supriadi; Khairunniza, Liza Dwi Eftiza; Sofia, Sofia; Ropu, Muh. Homsur Homang
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2025 : PROSIDING EDISI 3
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; 1) Peran Guru dalam pendidikan Inklusi anak homeschooling di Homeschooling Smart Makassar, 2) Faktor Pendukung dan Penghambat pendidikan inklusi anak homeschooling di Homeschooling Smart Makassar. Jenis penitian ini adalah penelitian kualitatif. Informan dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dengan kriteria yaitu 1) Keluarga yang telah melaksanakan pendidikan Inklusi pada Homeschooling Smart Makassar, 2) Guru homeschooling Yang ditugaskan dalam mengajar pendidikan Inklusi. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan cara membercheck. Analisis data yang digunakan yaitu Kondensasi data, Penyajian data, dan Penarikan Kesimpulan. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa 1) peran guru dalam pendidikan inklusi anak homeschooling di Homeschooling Smart  Makassar a) Guru sebagai katalisator ilmu, b) Guru sebagai pembentuk karakter anak, c) Guru sebagai motivator anak dalam pendidikan Inklusi, d) Guru berkolaborasi dengan orang tua, 2) Faktor pendukung dan penghambat pendidikan inklusi anak homeschooling di Homschooling Smart  Makassar 1) Faktor pendukung; komitmen guru dan orang tua terhadap kebutuhan anak, lingkungan belajar yang aman dan non-diskriminatif, fleksibilitas kurikulum dan metode pembelajaran, 2) Faktor penghambat; mispersepsi orang tua terkait homeschooling, keterbatasan interaksi sosial anak, keterbatasan sumber daya dan fasilitas pembelajaranKata Kunci: Homeschooling, Pendidikan Inklusi, Peran Guru

Page 11 of 11 | Total Record : 106


Filter by Year

2019 2025


Filter By Issues
All Issue SEMINAR NASIONAL 2025 : PROSIDING EDISI 8 SEMINAR NASIONAL 2025 : PROSIDING EDISI 7 SEMINAR NASIONAL 2025 : PROSIDING EDISI 6 SEMINAR NASIONAL 2025 : PROSIDING EDISI 5 SEMINAR NASIONAL 2025 : PROSIDING EDISI 4 SEMINAR NASIONAL 2025 : PROSIDING EDISI 3 SEMINAR NASIONAL 2025 : PROSIDING EDISI 2 SEMINAR NASIONAL 2025 : PROSIDING EDISI 1 SEMINAR NASIONAL 2024 : PROSIDING EDISI 11 SEMINAR NASIONAL 2024 : PROSIDING EDISI 10 SEMINAR NASIONAL 2024 : PROSIDING EDISI 9 SEMINAR NASIONAL 2024 : PROSIDING EDISI 8 SEMINAR NASIONAL 2024 : PROSIDING EDISI 7 SEMINAR NASIONAL 2024 : PROSIDING EDISI 6 SEMINAR NASIONAL 2024 : PROSIDING EDISI 5 SEMINAR NASIONAL 2024 : PROSIDING EDISI 4 SEMINAR NASIONAL 2024 : PROSIDING EDISI 3 SEMINAR NASIONAL 2024 : PROSIDING EDISI 2 SEMINAR NASIONAL 2024 : PROSIDING EDISI 1 SEMINAR NASIONAL 2023 : PROSIDING EDISI 11 SEMINAR NASIONAL 2023 : PROSIDING EDISI 10 SEMINAR NASIONAL 2023 : PROSIDING EDISI 9 SEMINAR NASIONAL 2023 : PROSIDING EDISI 8 SEMINAR NASIONAL 2023 : PROSIDING EDISI 7 SEMINAR NASIONAL 2023 : PROSIDING EDISI 6 SEMINAR NASIONAL 2023 : PROSIDING EDISI 5 SEMINAR NASIONAL 2023 : PROSIDING EDISI 4 SEMINAR NASIONAL 2023 : PROSIDING EDISI 3 SEMINAR NASIONAL 2023 : PROSIDING EDISI 2 SEMINAR NASIONAL 2023 : PROSIDING EDISI 1 SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 11 SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 10 SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 9 SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 8 SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 7 SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 6 SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 5 SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 4 SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 3 SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 2 SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 1 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 12 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 11 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 10 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 9 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 8 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 7 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 6 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 5 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 4 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 3 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 2 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 1 SEMNAS 2019 : PROSIDING EDISI 8 SEMNAS 2019 : PROSIDING EDISI 7 SEMNAS 2019 : PROSIDING EDISI 6 SEMNAS 2019 : PROSIDING EDISI 5 SEMNAS 2019 : PROSIDING EDISI 4 SEMNAS 2019 : PROSIDING EDISI 3 SEMNAS 2019 : PROSIDING EDISI 2 SEMNAS 2019 : PROSIDING EDISI 1 Prosiding Edisi 7 Prosiding Edisi 6 Prosiding Edisi 5 Prosiding Edisi 4 Prosiding Edisi 3 Prosiding Edisi 2 Prosiding Edisi 1 2017 More Issue