cover
Contact Name
Yanuarti Petrika
Contact Email
polkesppnj@gmail.com
Phone
+6285282627240
Journal Mail Official
polkesppnj@gmail.com
Editorial Address
Jl. 28 Oktober, Siantan Hulu, Pontianak Utara Kalimantan Barat
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Pontianak Nutrition Journal (PNJ)
ISSN : 26221691     EISSN : 26221705     DOI : https://doi.org/10.30602/pnj.v6i1
Core Subject : Health, Education,
This journal has been published by Department of Nutrition, Poltekkes Kemenkes Pontianak. All articles with subject of Nutrition from national and international researchers are welcome to be submitted to this journal. All published articles were peer-reviewed by reputable reviewers. All published articles were published in Pontianak Nutrition Journal include results of original scientific research and case studies in the field of : clinical nutrition and dietetics community nutrition Maternal and Child Nutrition Food Service Management Food Science and Technology sports nutrition molecular nutrition nutritional biochemistry functional food
Articles 91 Documents
PENGEMBANGAN DAN PENGAPLIKASIAN MEDIA VIDEO VISUAL DALAM PENINGKATAN PENGETAHUAN GIZI SEIMBANG PADA REMAJA Firmansyah Firmansyah; Lutfi Nur Ratna Kusuma; Siti Zulaekah; Luluk Ria Rakhma
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 5, No 2 (2022): September 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.192 KB) | DOI: 10.30602/pnj.v5i2.1082

Abstract

Nutrition problems that are often found in adolescents include nutritional imbalances, so they need knowledge about balanced nutrition. To increase knowledge of balanced nutrition, a tool is needed in the form of audio-visual media. This audio-visual media is considered effective in increasing knowledge. This study aimed to develop and apply audio-visual media to increase knowledge of balanced nutrition in adolescents. This study used the Research and Development (RnD) method with the analysis, planning, development, and implementation stages. In this study, the research subjects were material and media experts, and the target and object of this research were audio-visual media. Based on the media validation test, the assessments of the validators of material experts, media experts, and targets, audio-visual was included in the appropriate category with an average value of 4.3, while for CVI calculations a score of 1 means that each material expert agrees that the material in the audio-visual was relevant. The results of the application of audio-visual media obtained an average value of 6.7 pretests and 9.7 posttests so there was an increase in knowledge of 44.7%. Audio-visual media was appropriate to be used as a means of information to increase knowledge of balanced nutrition in adolescents. So that nutrition education methods with related media can be developed and applied.
Pemberian Formula Minuman Sari Tempe Yang Difortifikasi Besi (Fe) Terhadap Status Anemia Remaja Putri Di Kota Pontianak Aris Djunaidi, S.ST, M.Si
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 4, No 1 (2021): Maret 2021
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.026 KB) | DOI: 10.30602/pnj.v4i1.901

Abstract

Anemia gizi besi pada remaja putri mempunyai dampak yang merugikan bagi kesehatan berupa gangguan tumbuh kembang, penurunan daya tahan tubuh dan daya konsentrasi, serta penurunan kemampuan belajar. Salah satu upaya untuk pencegahan anemia defisiensi besi adalah dengan fortifikasi. Minuman sari tempe merupakan salah satu contoh produk hasil penganekaragaman produk pangan berbasis tempe. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian formula minuman sari tempe yang difortifikasi besi (Fe) terhadap status anemia pada remaja putri. Metode Penelitian adalah eksperimen dengan rancangan Quasi experimental desain the separate sample pretest posttest control group design. Penelitian dilakukan pada remaja putri SMP Negeri 3 Kota Pontianak. Penelitian dilakukan pada Bulan Juli sampai dengan Oktober 2019. Berdasarkan hasil uji statistik diperoleh hasil bahwa ada perbedaan status anemia sebelum dan sesudah pemberian formula sari tempe yang difortifikasi Fe pada remaja putri. Kesimpulan dari penelitian ini adalah minuman sari tempe dengan fortifikasi besi (Fe) berpengaruh terhadap status anemia remaja putri
Pengaruh Edukasi Gizi Melalui Instagram Bertema Empat Pilar Gizi Seimbang Terhadap Pengetahuan Gizi Remaja Putra Elga Miftahul Jannah; Desi Desi; Suaebah Suaebah; Martinus Ginting; Ikawati Sulistyaningsih
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 5, No 2 (2022): September 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.77 KB) | DOI: 10.30602/pnj.v5i2.988

Abstract

Pengetahuan gizi yang rendah akan mengakibatkan kebiasaan makan yang salah sehingga dapat menimbulkan masalah gizi pada remaja. Pencegahan timbulnya masalah gizi tersebut, memerlukan kegiatan edukasi gizi bertema empat pilar gizi seimbang melalui media yang dapat meningkatkan pengetahuan gizi remaja. Saat ini media sosial Instagram menjadi media sosial popular di kalangan remaja yang dapat dijadikan sebagai media edukasi gizi. Berdasarkan hal tersebut, maka dilakukan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh edukasi gizi melalui Instagram bertema empat pilar gizi seimbang terhadap pengetahuan gizi remaja putra di SMA Negeri Kecamatan Pontianak Kota.Jenis penelitian ini adalah pre-experiment dengan desain penelitian one group pre test – post test. Subjek penelitian adalah remaja putra SMA Negeri di kecamatan Pontianak Kota, yaitu SMA N 4 dan SMA N 8 Kota Pontianak. Sampel sebanyak 35 dipilih dengan teknik snowball sampling. Teknik pengumpulan data melalui proses bergulir dari satu responden ke responden lainnya untuk memenuhi kebutuhan peneliti. data dianalisis dengan Uji Wilcoxon untuk melihat perbedaan pengetahuan gizi sebelum dan sesudah diberikan edukasi gizi.Didapatkan nilai p (p-value) sebesar 0,000 yang artinya ada perbedaan sebelum dan sesudah diberikan intervensi gizi berupa edukasi gizi terhadap pengetahuan gizi remaja putra SMA di Kecamatan Pontianak Kota.Pendidikan gizi melalui Instagram bertema Empat Pilar Gizi Seimbang dapat meningkatkan pengetahuan gizi remaja
ANALISIS ZAT GIZI DAN DAYA TERIMA COOKIES TEPUNG TALAS PONTIANAK Jihan Rizla Megadianti; Jonny Syah R Purba; Shelly Festilia Agusanty
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 3, No 1 (2020): Maret 2020
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.21 KB) | DOI: 10.30602/pnj.v3i1.627

Abstract

Anak sekolah umumnya berada dalam masa pertumbuhan yang sangat cepat dan aktif, gizi menjadi bagian penting dalam pertumbuhan dan kecerdasan anak, ini dikarenakan dapat berpengaruh serta menghambat pertumbuhan fisik,mental maupun kemampuan berfikir pada anak. Asupan yang diperlukan oleh tubuh dapat melalui makanan yang dikonsumsi seperti makanan selingan, makanan selingan merupakan makanan yang disukai oleh berbagai kalangan usia, mulai dari anak hingga dewasa. Pemberian makanan selingan umumnya dalam porsi kecil dengan kandungan zat gizi berkisar 10%- 20% dari kebutuhan energi sehari. Salah satu produk yang mudah dibuat dan disukai anak-anak ialah cookies. Penelitian ini bertujuan mengetahui analisis zat gizi serta daya terima cookies. Metode yang digunakan yaitu eksperimen, dengan perlakuan tepung talas pontianak dan tepung pisang kepok pontianak adalah F1 (75% : 25%), F2 (50% : 50%), F3 (25% : 75%). Uji yang dilakukan yaitu uji organoleptik untuk melihat tingkat kesukaan dan uji kimia untuk menganalisa zat gizi. Berdasarkan uji organoleptik, dari 3 perlakuan dilihat dari tingkat kesukaannya paling tertinggi adalah F3 (25% : 75%) dengan kandungan protein (5.535%), lemak (28.214%), karbohidrat (10.635%), kadar abu (1.451%), kadar air (4.470%).
HUBUNGAN STATUS GIZI (TB/U) TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR PADA ANAK USIA 1-3 TAHUN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KORPRI KABUPATEN KUBU RAYA Suwandi Suwandi; Ayu Rafiony
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 1, No 1 (2018): Maret 2018
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.897 KB) | DOI: 10.30602/pnj.v1i1.279

Abstract

Motor development is a development that controls body movements by involving coordination between the nervous system, central nerve and muscle. Activities related to gross motor development involve a mechanism that requires adequate energy and physical, so that nutritional status is one of the factors that influence gross motor development. TB / U is the most widely used index to determine nutritional status which is measured anthropometically related to gross motor development. This study aims to determine the relationship between nutritional status (TB / U) and gross motoric development of children. Observational type with cross sectional approach design The number of samples in this study were 92 children taken by random sampling. Nutritional status data were obtained by anthropometric measurements (TB / U) and categorized based on WHO Anthro 2005. Gross motor development data obtained using DDST were then categorized based on DDST assessment. In this study 40.2% short samples and 59% normal samples were found, 26.1% of samples had late gross motor development and 73.9% of samples were not late. The results of statistical tests showed a significant relationship between TB / U and gross motor development (p> 0.05). It is best to do therapy for children who experience gross motor development late to get developmental stimulation.
HUBUNGAN AKTIFITAS FISIK DENGAN STATUS GIZI MAHASISWA KEPERAWATAN UNIVERSITAS ALMA ATA YOGYAKARTA M Robby Alkaririn; Arif Sabta Aji; Effatul Afifah
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 5, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.458 KB) | DOI: 10.30602/pnj.v5i1.911

Abstract

Status gizi dapat memberikan gambaran status kesehatan seseorang sebagai dampak dari asupan makan yang dapat dilihat melalui massa tubuhnya. Status kesehatan yang berhubungan dengan gizi dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti aktivitas fisik, perilaku hidup yang instan, dan asupan makan yang tidak seimbang. Aktifitas fisik merupakan setiap gerakan yang dihasilkan oleh kontraksi otot rangka yang meningkatkan pengeluaran energi yang dapat mempengaruhi keadaan atau status gizi seseorang. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara aktifitas fisik dengan status gizi Mahasiswa Keperawatan Universitas Alma Ata Yogyakarta. Jenis penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Jumlah responden 124 mahasiswa. Cara penentuan sampel dengan teknik random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner IPAQ. Analisis data menggunakan Chi-Square. Dari 124 mahasiswa keperawatan yang dijadikan responden penelitian: (1) secara merata mahasiswa melakukan aktifitas fisik dengan kategori kuat (23,4%), sedang (44,4%), dan rendah (32,3%); (2) Sebagian besar (49,2%) menunjukkan status gizi dengan kategori normal, dan selebihnya menunjukkan status gizi dengan kategori kurus (21%), obesitas (16,1%), dan overweight (13,7%). Aktifitas fisik  memiliki hubungan yang signifikan dengan status gizi mahasiswa (p=0.001). Ada hubungan aktifitas fisik dengan status gizi mahasiswa Mahasiswa Keperawatan Universitas Alma Ata Yogyakarta. Mahasiswa senantiasa melakukan aktifitas fisik yang seimbang antara asupan gizi dengan kondisi berat badan dan tinggi badannya (IMT), sehingga  kadar kalori yang ada dalam tubuh dapat disalurkan melalui aktifitas fisik. Peneliti selanjutnya dapat meneliti tentang faktor-faktor yang mempengaruhi status gizi mahasiswa tersebut.
KAJIAN KARAKTERISTIK MIE KERING DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG BAYAM HIJAU (Amaranthus Sp) Kornelia Sugiyarti
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 2, No 2 (2019): September 2019
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.724 KB) | DOI: 10.30602/pnj.v2i2.483

Abstract

Bayam merupakan jenis sayuran yang mudah rusak, sehingga untuk pemanfaatannya menjadi sangat terbatas. Sementara bayam mempunyai kandungan Fe yang cukup tinggi. Salah satu upaya untuk menghindari terjadinya kerusakan yaitu membuat daun bayam menjadi tepung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung bayam terhadap sifat kimia dan  tingkat kesukaan  pada mie kering. Metode penelitian menggunakan eksperimen atau percobaan. Panelis yang  digunakan dalam penelitian adalah panelis agak terlatih  berjumlah 25 orang  yang merupakan mahasiswa  jurusan gizi gizi tingkat III dan IV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh penambahan konsentrasi tepung bayam terhadap daya terima  mie kering  bayam  yang mencakup daya terima warna, aroma dan tekstur yang dibutikan dengan hasil  Uji Friedman p<0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara umum daya terima  panelis terhadap warna menunjukkan bahwa subtitusi tepung bayam penilain yang tertinggi yaitu dengan subtitusi tepung bayam 50% yaitu sebesar 3,48% sedangkan yang terendah subtitusi tepung bayam 75% yaitu sebesar 3,20%. Daya terima panelis terhadap aroma menunjukkan bahwa subtitusi tepung bayam penilaian yang  tertinggi yaitu dengan subtitusi tepung bayam 75% yaitu sebesar 3,56% sedangkan yang rendah subtitusi tepung bayam pada 25% yaitu 3,12%.
PENGGUNAAN EMOJI FOOD SEBAGAI PREDIKTOR PENENTUAN STATUS GIZI BALITA USIA 3-5 TAHUN DI DESA KUBU KECAMATAN KUBU KABUPATEN KUBU RAYA Ade Nugraha Aji; Iman Jaladri
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 1, No 2 (2018): September 2018
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.624 KB) | DOI: 10.30602/pnj.v1i2.293

Abstract

Nutritional problems are the impact of consumption of nutrients that have not met the body’s needs. Poor intake can cause malnutrition, and vice versa. To find out nutritional intake, a food consumption survey is needed. The current food consumption survey still has some weaknesses when used in describing nutritional status. Researchers make a method called emoji food. Emoji food is a method used to express the perception of eating habits. Emoji food in the form of symbols adapted from emojis in the android smartphone chat application. The purpose of this study was to determine the relationship between the use of Emoji food as a predictor of the determination of nutritional status of children aged 3-5 years in Kubu Village, Kubu District, Kubu Raya Regency. This study entered into the category of observational analytic research with a cross sectional approach where the measurement of the variables was carried out simultaneously from the individual in a single population and the measurement was only carried out at one time or period. From the results of the research BB/TB = Sig. (2-tailed) <5% (0.001 <0.05) which means BB/TB has a relationship with Emoji Food. BB/U value = Sig. (2-tailed) <5% (0.007 <0.05) which means BB/U has a relationship with Emoji Food. IMT/U Sig value. (2-tailed) <5% (0.001 <0.05) which means IMT/U has a relationship with Emoji Food. The conclusion of this study is the relationship of each of the variables of nutritional status, namely between BB/TB, BB/U, and IMT/U with the use of Emoji Food in children aged 3-5 years in Kubu Village, Kubu District, Kubu Raya District. Suggestions from this study Emoji food can be used as an alternative used in assessing and providing an overview of nutritional status.
PENGGUNAAN MEDIA VIDEO TERHADAP KETERAMPILAN KADER DALAM MENIMBANG BALITA yuli laraeni; I Nyoman Adiyasa; Joyeti Darni; Irianto Irianto; Ismi Tohriah
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 6, No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.162 KB) | DOI: 10.30602/pnj.v6i1.1145

Abstract

Balita merupakan salah satu aset bangsa yang tidak ternilai, sehingga harus mendapat perhatian khususnya pertumbuhan dan perkembangannya. Namun demikian, kondisi balita di Indonesia pada umumnya dan dibeberapa daerah, kasus gizi kurang maupun gizi buruk masih menunjukkan angka yang memprihatinkan. Penggunaan media pada penyuluhan kesehatan akan membantu memperjelas informasi yang disampaikan, karena dapat lebih menarik, lebih interaktif, dapat mengatasi batasan ruang, waktu, dan indra manusia. Maka perlu untuk memberi intervensi melalui edukasi dengan menggunakan media video untuk meningkatkan keterampilan kader dalam penimbangan balita. Metode. Penelitian ini merupakan jenis penelitian Quasi Eksperimental, yaitu menggunakan kelompok perlakuan (eksperimen) dan adanya kelompok pembanding (kontrol). Variabel independent pada penelitian ini yaitu edukasi tentang Penimbangan Balita dengan media video dan variable dependent pada penelitian ini yaitu tingkat keterampilan kader. Dianalisis dengan Analisa statistic menggunakan uji Wilcoxon. Hasil. Berdasarkan output “Test Statistics” dikatakan bahwa nilai Asymp.Sig.(2-tailend) sebesar (0.033) dimana 0.033 < 0.05 . Maka dapat disimpulkan bahwa “Hipotesis diterima”, dengan demikian dapat dikatakan bahwa ada perbedaan hasil antara kelompok perlakuan dengan kelompok kontrol. Karena ada perbedaan yang signifikan maka dapat dikatakan bahwa “ada pengaruh Penggunaan Media Video Terhadap Keterampilan Kader Dalam Penimbangan Balita. 
KESADARAN MAHASISWA IAIN KUDUS TERHADAP DAMPAK MIE INSTAN SERTA ALTERNATIF MIE SEHAT ALAMI Febriana Restuning Wulan
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 4, No 2 (2021): September 2021
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.523 KB) | DOI: 10.30602/pnj.v4i2.832

Abstract

AbstrakMie merupakan makanan cepat saji yang digemari banyak orang meski kandungannya tidak baik. Namun, tetap saja banyak yang mengonsumsi makanan ini secara terus-menerus. Keunggulan pada mahasiswa yang tinggal jauh dari orang tua. Oleh karena itu dilakukan penelitian untuk mengetahui tingkat kesadaran mahasiswa IAIN Kudus terhadap Bahaya konsumsi mie instan, agar dapat mengonsumsi makanan yang lebih baik. Pada penelitian ini akan menggunakan angket gform yang di sebar melalui online . Responden berjumlah 25 orang yang dipilih secara acak. Berdasarkan penelitian, banyak mahasiswa yang suka terhadap mie instan. Mereka tahu bahaya makan mie secara terus menerus. Bagi para mahasiswa dapat memilih atau membuat sendiri miei dengan bahan alam.Kata kunci : mie instan, mahasiswa, alami.

Page 5 of 10 | Total Record : 91