cover
Contact Name
Sularno
Contact Email
soelarno@unidha.ac.id
Phone
+6281377008616
Journal Mail Official
jurnaljpdsk@gmail.com
Editorial Address
Jl. Veteran dalam no.24d, Kota Padang, Sumatera Barat 25112
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Sosial dan Konseling
Published by CV ITTC Indonesia
ISSN : -     EISSN : 29878381     DOI : https://doi.org/10.47233/jpdsk
urnal Pendidikan Sosial dan Konseling (JPDSK) merupakan wadah bagi para peneliti untuk mengembangkan kompetensinya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Adapun scope jurnal ini berkaitan dengan pendidikan, sosial sains dan konseling. Jurnal ini terbit empat kali dalam setahun, yaitu pada bulan januari, April , Juli, dadn Oktober. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2987-8381
Articles 467 Documents
Implementasi Nilai-Nilai Pancasila dalam Membangun Etika Peserta Didik di Sekolah SMK Pelayaran Buana Bahari Alya Alilah; Putri Adelcia Damanik; Albert Guido Simanjuntak; Arya Guna Rafif Faiz
Jurnal Pendidikan Sosial Dan Konseling Vol. 2 No. 3 (2024): Oktober - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pancasila adalah dasar negara Indonesia yang mengatur tatanan kehidupan bangsa Indonesia dan negara Indonesia. Nilai-nilai Pancasila adalah prinsip mendasar yang terkandung dalam lima sila Pancasila, yang menjadi landasan moral, etika, serta pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. Secara keseluruhan, etika peserta didik masa kini sangat dipengaruhi oleh perubahan sosial, kemajuan teknologi, dan lingkungan sekitar. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui cara penerapan nilai-nilai pancasila dalam membangun etika peserta didik melalui pembelajaran olahraga.Metode penelitian yang digunakan menggunakan metode deskriptif kualitatif.Pendekatan ini berfokus pada pengumpulan data yang sifatnya deskriptif, seperti narasi, wawancara, observasi, dan dokumen.Hasil yang di dapat adalah bahwa Menurut informan dengan olahraga bisa membangun etika dan sikap disiplin peserta didik.Olahraga memiliki peran sangat penting untuk SMK Pelayaran Buana Bahari dalam membentuk karakter para siswa, termasuk etika dan disiplin.Melalui aktivitas fisik dan kerja sama tim, olahraga dapat mengajarkan nilai-nilai penting seperti kerjasama, kejujuran, keberanian, kepantasan, dan ketekunan.
Peran Guru Olahraga Dalam Menanamkan Sikap Nasionalisme Peserta Didik Di Sekolah SMK Pelayaran Buana Bahari Nuri Utami; Azka Tria Fatikah Siregar; Exaudy Rogate Taregan; Daffa Satria Nasution
Jurnal Pendidikan Sosial Dan Konseling Vol. 2 No. 3 (2024): Oktober - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nasionalisme adalah ciri khas cinta tanah air, rasa akan Nasionalisme merupakan sesuatu yang harus dimiliki oleh setiap orang. Sehingga waktu yang dihabiskan untuk menanamkan sikap nasionalime menjadi modal yang signifikan dalam ketahanan hidup bernegara. Penelitian ini didasari pada bagaimana tugas pendidik dalam menanamkan sikap patriotik terhadap siswa. Metode penelitian yang diaplikasikan yaitu penelitian kualitatif deskriptif dengan subjek dalam tinjauan ini adalah guru olahraga dan siswa di sekolah SMK Pelayaran Buana Bahari. Teknik pengumpulan inforrmasi melalui dokumentasi, persepsi dan strategi wawancara. Tujuan dari penelitian ialah untuk mengetahui peran guru dalam penanaman sikap nasionalisme serta pengimplementasiannya. Hasil dari penelitian mengatakan bahwa peran yang dilakukan pendidik dalam menumbuhkan rasa cinta tanah air siswa harus dimungkinkan selama pembelajaran di kelas serta pemahaman mentalitas sikap patriotisme peserta didik.
Guru Olahraga Membangun Sportivitas Dengan Nilai Pancasila Di SMK Pelayaran Buana Bahari Hermon Triboy Purba; Ridho Pramana Putra Sinambela; M. Octa Fiansyah Praja; Bernardinus Sitanggang
Jurnal Pendidikan Sosial Dan Konseling Vol. 2 No. 3 (2024): Oktober - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan karakter melalui olahraga merupakan aspek krusial dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya sehat secara fisik tetapi juga memiliki moral yang baik. Dengan menanamkan nilai-nilai seperti disiplin, sportivitas, kerja sama, dan ketahanan mental, pendidikan olahraga berkontribusi signifikan terhadap pembentukan individu yang siap menghadapi tantangan kehidupan dengan integritas dan empati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode pembelajran dan peran guru yang bagaimanakah yang dapat membangun sikap sportivitas peserta didik, serta untuk mengetahui cara dan tanggapan seorang guru dalam menerapkan nilai pancasila dan terhadap siswa yang tidak mengamalkan sikap sportivitas tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara langsung kepada salah satu guru olahraga di SMK Pelayaran Buana Bahari dan dengan teknik dokumentasi. Peran guru olahraga sangat penting dalam menerapkan nilai-nilai Pancasila untuk mengembangkan sikap sportivitas peserta didik dan dalam membentuk karakter peserta didik melalui penerapan nilai-nilai Pancasila. Melalui pembelajaran olahraga, guru dapat menanamkan nilai-nilai seperti keadilan, kerja sama, persatuan, dan rasa kemanusiaan, yang mendorong peserta didik berpikiran sportif, berintegritas, serta berkompetisi secara sehat. Ini berkontribusi pada pembentukan karakter yang mencerminkan semangat Pancasila dalam kehidupan. Penerapan tersebut memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan sikap sportivitas siswa di SMK Pelayaran Buana Bahari.
Analisis Pendidkan Moral Dan Kecerdasan Melalui Pancasila Dipembelajaran Olahraga Pada MAN 1 Medan Mahlum Binnio Simanungkalit; Muhamad Hasan Arosyid; Nadila Sahnaz
Jurnal Pendidikan Sosial Dan Konseling Vol. 2 No. 3 (2024): Oktober - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini memiliki latar belakang mengenai penerapan pancasila pada MAN 1 medan pada pembelajaran olahraga yang mempunyai cita-cita mencerdasakan moral siswa-siwinya .Metode yang digunakan adalah deskripsi kualititatif.Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh siswa MAN 1 MEDAN tahun ajaran 2023-2024.Teknik pengambilan data dalam penelitian ini adalah observasi ,wawancara dan dokumentasi .Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Miles dan Huberman yaitu merekduksi data,menyajikan data ,dan menyimpulkan data. Hasil penelitian ini menunjukkan Bahwa pendidikan Pancasila dalam perbaikan moral dan kecerdasan siswa/i disekolah memiliki hasil yang cukup baik.
Penerapan Dasar Dan Tujuan Pendidikan Untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Di Sekolah Anak Agung Sagung Oka Anggrena; Asti Melani Putri; Gusmaneli
Jurnal Pendidikan Sosial Dan Konseling Vol. 2 No. 3 (2024): Oktober - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The foundations and objectives of education have an important role in improving the quality of learning in schools. Basic education is a crucial initial stage in a person's development, especially for students. This research aims to analyze the concept of basic implementation and educational objectives to improve the quality of learning in schools. This research uses library research by reviewing various literature and reviewing the development of research on the basics and goals of education. The basis of Islamic education is principles originating from Islamic teachings. With the aim of forming individuals who are balanced spiritually, intellectually, socially, and ready to face life in this world and the hereafter. The application of the basics and objectives of education to improve the quality of education in schools emphasizes the importance of a strong foundation in the education system. A clear educational foundation, such as moral and ethical values, as well as directed goals, can help create an effective learning environment.
Masalah Perkembangan Psikis Pada Anak Usia Sekolah Dasar Rani Nur Hidayah; Eolalia Fadya Trisnawati; Eka Ratna Istari Putri; Arrozika Sabrina Apriliana
Jurnal Pendidikan Sosial Dan Konseling Vol. 2 No. 3 (2024): Oktober - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Child development issues in elementary school have a significant impact on the success of education and the child's future. At this age, children experience a crucial phase of development, where they not only grow physically, but also develop social, emotional, and cognitive skills. In this context, many factors can influence their psychological development, ranging from the family environment, parenting patterns, to the education system received. This study aims to explore the impact of external factors, such as bullying, parental expectations, and lack of social support. We emphasize the importance of early detection of symptoms of psychological problems and the active role of parents and teachers in creating an environment that supports children's mental health. In this study, we used a quantitative method with a document analysis approach. The results of this study identified several external factors that influence the development of elementary school-aged children. These factors include the family environment, parenting patterns, bullying, academic demands, social and economic factors, and the role of the community and school environment
Keefektifan Pembelajaran Menulis Karya Ilmiah Dengan Model Berbasis Masalah Berdasarkan Tingkat Berpikir Kreatif Mahasiswa Gusnayetti
Jurnal Pendidikan Sosial Dan Konseling Vol. 2 No. 3 (2024): Oktober - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Writing scientific papers is one of the lessons in higher education. Scientific work is a piece of writing or composition written by an individual or group that discusses objective facts presented in accordance with good and correct writing methodology and uses scientific language. In this research the model used is a problem-based model. In addition, it is necessary to moderator variable, namely the level of creative thinking. This research aims to (1) analyze the effectiveness of learning to write scientific papers using a problem-based model based on students' level of creative thinking; (2) analyze the effectiveness of learning to write scientific papers using a problem-based model based on the level of creative thinking in students.
Penguatan Karakter Disiplin Siswa Melalui Peranan Guru Di Sekolah Dasar Aprilia Tri W; Yulinda Sari; Nur Amelia Sari; Rahmi Adiffa S. A; Sri Suwartini
Jurnal Pendidikan Sosial Dan Konseling Vol. 2 No. 3 (2024): Oktober - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

As a learning institution, schools are responsible for forming the character of students. To achieve this, teachers play an important role in trying to increase the level of behavior through rules that reinforce learning. This research was conducted with the aim of knowing and describing the role of teachers in implementing elementary school student behavior. This research uses an effective method to examine the role of teachers in facilitating the development of expert opinions by using descriptive methods by describing the research of several experts and then unpacking it. The data collection method in this research uses library research in which researchers collect data by studying, reviewing and analyzing national and international journals, books and articles by previous researchers related to the research topic. The research results show that teachers play an important role in improving student learning, making students familiar with all the rules and preventing disciplinary problems.
Desain Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Menggunakan Media Digital Jiwa Wahyu Perdana; Jihaddifa; Gusmaneli
Jurnal Pendidikan Sosial Dan Konseling Vol. 2 No. 3 (2024): Oktober - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The use of digital media in Islamic Religious Education (PAI) learning offers various benefits, but also presents challenges. Digital technology creates more interactive and varied learning, giving students greater opportunities for active involvement and independent learning. Digital media enables flexible teaching with broad access to learning materials through e-learning platforms, videos and learning applications. However, limited infrastructure, low digital literacy, as well as security issues and digital distractions are still obstacles. The teacher's role is very important in directing students to choose appropriate content and keeping the learning process safe and effective. For the use of digital media to be successful, a balance between technology and religious values ​​must be maintained. With proper preparation and use, digital media can significantly improve the quality of PAI learning
Meningkatkan Aktivitas, Keterampilan Komunikasi Dan Hasil Belajar IPS Pada Siswa Sekolah Dasar Menggunakan Model Pemberani Norlailasari, Norlailasari; Raihanah Sari
Jurnal Pendidikan Sosial Dan Konseling Vol. 2 No. 3 (2024): Oktober - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem in this research is the low level of activity, communication skills and student learning outcomes in social studies content. An effort to overcome this problem is by implementing the BEREBERI model. This research aims to describe educators' activities, improve student activities, communication skills and student learning outcomes. This research uses classroom action research which was carried out in 3 meetings. The subjects of this research were fifth grade students at SDN Murung Raya 3. The results of this research showed thatTeacher activity at meetings 1 to 3 increased and the results were 100% with the criteria "very good". Student activity at meetings 1 to 3 increased and the results were 95% with the criteria "very active". Communication skills at meetings 1 to 3 increased and the results were 89% with the criteria "very skilled". The classical completeness of student learning outcomes at meetings 1 to 3 increased and the result was that 93% of students were "complete". This research can be used as a reference in improving student activities and learning outcomes.