cover
Contact Name
Faturachman Alputra Sudirman
Contact Email
fatur@uho.ac.id
Phone
+6282251053573
Journal Mail Official
neorespublica@uho.ac.id
Editorial Address
Program Studi Ilmu Pemerintahan. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Halu Oleo Kampus Baru Jl, H.E.A. Mokodompit, Kota Kendari, 93232
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 27160777     DOI : 10.52423
Core Subject : Social,
NeoRespublica: Jurnal Ilmu Pemerintahan is a peer-reviewed journal published by the Department of Government Science, Faculty of Social and Political Science, Universitas Halu Oleo. Published 2 (two) issues in a year (June and December). NeoRespublica: Jurnal Ilmu Pemerintahan publishes various concepts of thinking or ideas and research on the following topics 1) State and Governance, 2) Policy and public services, 3) Government innovation, 4) Local Government and Public Policy, 5) Political and Government.
Articles 125 Documents
Partisipasi Masyarakat dalam Pengelolaan dan Pelestarian Lingkungan Hidup di Kampung Edukasi Sampah Agusti, Vicky Nanda; Wibawani , Sri
NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol. 5 No. 1 (2023): Edisi Desember
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP - Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/neores.v5i1.119

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa faktor-faktor yang mampu mempengaruhi wujud partisipasi masyarakat terkait kegiatan pengelolaan dan pelestarian lingkungan hidup di kampung edukasi sampah Kelurahan Sekardangan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif asosiatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner atau angket berskala likert, serta teknik analisis data menggunakan uji korelasi Spearman-Rank dengan bantuan program SPSS 26 untuk menjawab hipotesis yang diajukan terkait tingkat hubungan faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi yang signifikan antara kesempatan berpartisipasi dengan partisipasi masyarakat, kesempatan dengan kemauan dan kemampuan, serta kemauan dan kemampuan dengan partisipasi masyarakat. Kesimpulannya adalah kesempatan berpartisipasi merupakan unsur penting dalam meningkatkan wujud partisipasi masyarakat kampung edukasi sampah dalam kegiatan pengelolaan dan pelestarian lingkungan hidup, sekaligus menjadi faktor pendorong tingginya kemauan dan kemampuan masyarakat untuk berpartisipasi.
Evaluasi Program Keluarga Harapan (PKH) di Kelurahan Tegalsari Kota Surabaya Juniar, Trifandy; Arif, Lukman
NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol. 5 No. 1 (2023): Edisi Desember
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP - Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/neores.v5i1.122

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan evaluasi PKH di Kelurahan Tegalsari. Berdasar pada beberapa artikel yang melaporkan bahwa terdapat puluhan warga Tegalsari yang mengadu kepada DPRD mengenai ketidakjelasan Program Keluarga Harapan yang diterapkan di Kelurahan Tegalsari, menarik minat peneliti untuk menyelidiki dan menganalisis kondisi yang terjadi di lapangan. Dalam penelitian ini, digunakan  pendekatan kualitatif  deskriptif  dengan menggunakan  metode pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang digunakan terdiri dari dua jenis, yaitu data primer dan data sekunder. Informan yang dipilih sebagai objek informasi adalah beberapa dari pihak Dinas Sosial Kota Surabaya dan keluarga penerima manfaat di Kelurahan Tegalsari. Teori yang digunakan adalah teori evaluasi menurut Dunn (2003), yang terdiri dari 6 indikator yaitu efektivitas, efisiensi, kecukupan, perataan, responsivitas, dan ketepatan. Dari hasil penelitian, disimpulkan bahwa pelaksanaan PKH di Kelurahan Tegalsari masih belum memenuhi kriteria dalam hal efektivitas, efisiensi, kecukupan, perataan, dan ketepatan. Meskipun demikian, dalam hal responsif terhadap kebutuhan masyarakat, penilaian terhadap program tersebut cukup baik. Namun, evaluasi kebijakan program Keluarga Harapan di Kelurahan Tegalsari masih dianggap masih kurang maksimal.
Kebijakan Daerah Pengelolaan dan Pengembangan Komoditas Unggulan Pertanian Sulawesi Tenggara Sufrianto, Sufrianto; Joko Tri Brata; La Ode Bariun; Abdul Nashar; I Wayan Puguh; Sufrianto
NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol. 5 No. 1 (2023): Edisi Desember
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP - Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/neores.v5i1.139

Abstract

Pengelolaan dan Pengembangan Komoditas Unggulan merupakan salah satu faktor yang menentukan sebagai upaya penggerak perekonomian daerah, pembiayaan pembangunan daerah, dan penciptaan lapangan kerja,  dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tujuan penulisan adalah untuk merumuskan kebijakan Pengelolaan Komoditas Unggulan Sulawesi Tenggara : (a) Pengelolaan Komoditas Unggulan, (b) pengembangan Komoditas Unggulan, dan (c) penetapan pengwilayah pengembangan Pengembangan Komoditas Unggulan. Hasil Pengelolaan dan Pengembangan Tanaman Komoditas Unggulan adalah sistem pemanfaatan sumber daya alam hayati dalam memproduksi komoditas pertanian guna memenuhi kebutuhan manusia secara lebih baik, dan  Perwilayahan Komoditas Unggulan adalah suatu kawasan yang ditetapkan sebagai wilayah untuk pengelolaan dan Pengambangan Komoditas Unggulan
Efektivitas Pengembangan Kompetensi ASN melalui Sista Praja oleh BPSDM Provinsi Jawa Barat Tahun 2021-2022 : Studi pada Pelatihan PBJP Level-1 Esih; Rudiana
NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol. 5 No. 1 (2023): Edisi Desember
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP - Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/neores.v5i1.140

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis efektivitas pengembangan kompetensi ASN melalui Sista Praja pada Pelatihan PBJP Level-1 yang ditinjau dengan teori pendekatan efektivitas menurut S.B. Hari Lubis (2011), yaitu pendekatan sumber, pendekatan proses, dan pendekatan sasaran. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif yang bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan studi pustaka dan studi lapangan yang terdiri dari observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah Sista Praja Pelatihan PBJP Level-1 belum sepenuhnya efektif. Organisasi berupaya bekerja sama untuk memperoleh berbagai sumber yang dibutuhkannya. Sista Praja juga memberikan kesempatan yang luas untuk aparatur melakukan pengembangan kompetensi 20 Jam Pelajaran/Tahun walaupun pada prosesnya terdapat kelebihan dan kekurangan komitmen pribadi peserta dalam melaksanakan pembelajaran mandiri. Dalam sasarannya, persentase kelulusan peserta pelatihan mengikuti uji kompetensi belum mencapai seratus persen dikarenakan soal yang dirasa sulit, tidak ada praktik, dan kurangnya waktu peserta dalam memahami materi. Di sisi lain, pesentase tersebut diatas rata-rata dan peserta dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh dari pelatihan ke dalam pekerjaannya
Kualitas Pelayanan Badan Pengusahaan Batam dalam Pelayanan Perizinan Berbasis Sistem Indonesian Batam Online Single Submission Tahun 2022-2023 Muhammad Luthfillah; Jajang Sutisna
NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol. 5 No. 1 (2023): Edisi Desember
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP - Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/neoresjurnal.v5i1.142

Abstract

Penyelenggaraan Pelayanan Publik dapat dilakukan oleh Badan Pengusahaan yang dibentuk berdasarkan peraturan-perundang-undangan. Kota Batam sebagai daerah yang termasuk kepada Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas memiliki keistimewaan sebagai daerah Free Trade Zone. Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan bebas menyebabkan penyelenggaraan pelayanan publik juga dilakukan oleh Badan Pengusahaan  Batam (BP Batam). Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kualitas pelayanan perizinan yang dilakukan oleh Badan Pengusahaan Batam dengan menggunakan sistem Indonesian Batam Online Single Submission (IBOSS). Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif agar dapat menggambarkan kualitas pelayanan perizinan BP Batam dari lima dimensi yang digunakan peneliti yaitu tangible (berwujud), reliability (kehandalan), responsiveness (ketanggapan), assurance (jaminan), dan empathy (empati). Dari hasil penelitian dilapangan, peneliti menyimpulkan bahwa pelayanan yang diberikan oleh BP Batam sudah baik apalagi dengan penggunaan sistem IBOSS yang dapat memudahkan masyarakat dalam mengajukan permohonan perizinan
Implementasi Kebijakan Penanggulangan Kemiskinan Akibat Covid 19 di Kabupaten Konawe Selatan Arsalim
NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol. 5 No. 1 (2023): Edisi Desember
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP - Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/neores.v5i1.143

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauhmana  implementasi kebijakan  penanggulangan kemiskinan akibat covid 19 memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat utamanya penurunan angka kemiskinan. Desain penelitian ini adalah kualitatif, sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan cara wawancara kepada infoman kunci; observasi partisipasi, dan Studi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  masih adanya  distorsi komunikasi, dan belum akuratnya data para aktor kebijakan mempengaruhi efektivitas penyaluran bantuan langsung kepada masayarakat terdampak COVID 19. Terfragmentasi pelaku kebijakan dalam struktur birokrasi menimbulkan konflik of interest masing-masing OPD dari tingkat pusat, propinsi dan kabupaten. Selain itupula tidak padunya monitoring dan evaluasi secara berkala menyebabkan kesulitan untuk mengukur secara mendalam keberhasilan penanggulangan kemiskinan kelompok sasaran, baik dalam konten maupun konteks kebijakan (content dan context policy).  Target capaian antara titik awal (setting goals) dan titik akhir (achievement them) belum dapat diketahui secara pasti, sehingga dibutuhkan new public policy dalam penanggulangan kemiskinan.Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauhmana  implementasi kebijakan  penanggulangan kemiskinan akibat covid 19 memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat utamanya penurunan angka kemiskinan. Desain penelitian ini adalah kualitatif, sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan cara wawancara kepada infoman kunci; observasi partisipasi, dan Studi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  masih adanya  distorsi komunikasi, dan belum akuratnya data para aktor kebijakan mempengaruhi efektivitas penyaluran bantuan langsung kepada masayarakat terdampak COVID 19. Terfragmentasi pelaku kebijakan dalam struktur birokrasi menimbulkan konflik of interest masing-masing OPD dari tingkat pusat, propinsi dan kabupaten. Selain itupula tidak padunya monitoring dan evaluasi secara berkala menyebabkan kesulitan untuk mengukur secara mendalam keberhasilan penanggulangan kemiskinan kelompok sasaran, baik dalam konten maupun konteks kebijakan (content dan context policy).  Target capaian antara titik awal (setting goals) dan titik akhir (achievement them) belum dapat diketahui secara pasti, sehingga dibutuhkan new public policy dalam penanggulangan kemiskinan.
Konflik Pancoran Buntu II antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, PT Pertamina, dan Warga Pancoran Buntu II Tahun 2020-2023 Dara Putri Maharani; Nandang Alamsah Deliarnoor
NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol. 5 No. 1 (2023): Edisi Desember
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP - Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/neores.v5i1.144

Abstract

Penelitian ini memiliki fokus pada permasalahan konflik yang terjadi di Pancoran Buntu II antar kelompok yang dibalut oleh isu persengketaan tanah. Dalam memperoleh data-data untuk penelitian digunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data yang diperoleh dilakukan dengan observasi lapangan, wawancara dengan para informan yang terlibat, serta dokumen-dokumen terkait konflik Pancoran Buntu II. Berdasarkan hasil penelitian lapangan, pada fase potensi konflik dimulai dengan adanya tindakan sosialisasi serta intimidasi oleh PT Pertamina melalui PT PTC dengan oknum terhadap warga tanpa informasi sebelumnya. Pada fase pertumbuhan konflik, muncul empati dari pihak-pihak dengan dilakukannya edukasi hukum. Kemudian, pada fase pemicu dan eskalasi konflik, terdapat puncak masalah dimana menjadikan bentrok serta demo oleh warga dan solidaritas sebagau puncaknya. Terakhir, pada fase pasca konflik, pemerintah daerah setempat memiliki komitmen dalam membantu warga memperoleh hak dasar atas kasus Pancoran Buntu II yang belum kunjung selesai. Sehigga, manajemen konflik yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta adalah mediasi terkait persengketaan tanah dan komitmen dalam akomodasi terkait dampak konflik terhadap warga Pancoran Buntu II.
Penerapan E-Government Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Melalui Aplikasi Jakarta Kini (Jaki) dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik Tahun 2022 Anisa Ramadhania; Muradi; Jajang Sutisna
NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol. 5 No. 1 (2023): Edisi Desember
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP - Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/neores.v5i1.146

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai penerapan e-Government oleh Pemprov DKI Jakarta  melalui aplikasi Jakarta Kini (JAKI) dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik tahun 2022. Pada penelitian ini menggunakan teori hasil dari kajian Harvard JFK School of Government yang terdiri dari tiga elemen yaitu support, capacity, dan value. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, pengumpulan data menggunakan teknik studi pustaka, wawancara, dan obervasi, teknik penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling dan snowball sampling, penelitian ini melibatkan staf DPRD Provinsi DKI Jakarta, pihak BLUD Jakarta Smart City, dan masyarakat pengguna aplikasi Jakarta Kini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam penerapan aplikasi Jakarta Kini ditemukan sejumlah masalah yaitu adanya laporan yang tidak ditindaklanjuti dan sering terjadinya system error yang menghambat pengguna untuk mengakses JAKI, hal tersebut diantaranya adalah aplikasi yang sering ter-log out dengan sendirinya dan kode verifikasi OTP yang cenderung membutuhkan waktu lama untuk dapat terkirim ke pengguna
Upaya Mengatasi Permasalahan Sampah di DKI Jakarta Tahun 2021 : Tinjauan Collaborative Governance Kanaya Avitadira; Indrawati, Novie
NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol. 5 No. 1 (2023): Edisi Desember
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP - Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/neores.v5i1.147

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Collaborative Governance dalam upaya mengatasi permasalahan sampah di DKI Jakarta. Upaya tersebut yang dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta beserta swasta dan masyarakat berawal dari kesepahaman terkait urgensi permasalahan sampah di DKI Jakarta yang sudah semakin mengkhawatirkan, sehingga dilaksanakan kolaborasi untuk mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pengumpulan data melalui studi pustaka dan studi lapangan yang terdiri dari observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teori Tahapan-Tahapan Collaborative Governance Morse & Stephens (2012) yang terdiri dari empat tahapan yaitu : assessment (penilaian), initiation (inisiasi), deliberation (pertimbangan), dan implementation (pelaksanaan).  Hasil penelitian menunjukkan bahwa program kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan swasta terkait mengatasi permasalahan sampah sudah terlaksana, namun pelaksanaannya belum optimal. Tahap initiation (inisiasi) dan deliberation (pertimbangan) antara masyarakat dan pemerintah tidak terlaksana, sehingga proses kolaborasi antara kedua stakeholders tersebut belum optimal.
Evaluasi Kebijakan Penataan Ruang Berupa Ruang Terbuka Hijau di Taman Suroboyo Kota Surabaya Margi Arum, Yatasya Aimima; Widiyarta, Agus
NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol. 5 No. 1 (2023): Edisi Desember
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP - Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/neores.v5i1.154

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui, mendeskripsikan, dan menganalisis evaluasi kebijakan Ruang Terbuka Hijau Taman Suroboyo Kota Surabaya. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah deskriptif dengan  pendekatan kualitatif. Fokus penelitian ini menggunakan teori enam kriteria William N. Dunn (2003) diantaranya efektivitas, efisiensi, kecukupan, perataan, responsivitas, dan ketepatan. Hasil penelitian yang diperoleh dari efektivitas menunjukkan sudah baik dengan ketercapaian tujuan dan realisasi yang dilakukan warga. Dari segi efisiensi kurang terlaksana dengan baik karena pada pengelolaan Taman Suroboyo kurang melibatkan warga sekitar dan mayoritas dilakukan oleh Pihak Dinas Lingkungan Hidup. Dari segi kecukupan dapat memecahkan masalah dengan cukup baik karena perekonomian dan lingkungan tempat tinggal warga secara perlahan bisa lebih baik. Dari segi perataan dapat dijelaskan bahwa kurang didistribusikan secara merata karena penyampaian informasi dan pemberitahuan dilakukan secara rapat tertutup sehingga terdapat beberapa warga yang tidak mengetahuinya. Pada indikator responsivitas dapat dikatakan bahwa warga masih memberikan tanggapan yang kurang baik karena ketidaksediaan lahan pengganti untuk melakukan berbagai aktivitasnya. Pada indikator ketepatan dapat dikatakan bahwa ketepatan Taman Suroboyo sudah tepat karena telah memberikan manfaat yang berguna kepada warga dan hasil yang ada telah sesuai dengan tujuan yang diinginkan.

Page 6 of 13 | Total Record : 125