cover
Contact Name
Abd. Rohman
Contact Email
rohmanch93@yahoo.com
Phone
+6281233992973
Journal Mail Official
jurnal.forind@gmail.com
Editorial Address
Penerbit FORIND Kantor Oprasional : Jl. Raya Tlogomas gg. 5 No. 24 Malang Jawa Timur Telp. : 08133992973 (Telkomsel) Email : forind_publishing@yahoo.com Facebook : Penerbit Forind
Location
Kab. malang,
Jawa timur
INDONESIA
JAMAS: Jurnal Abdi Masyarakat
Published by Penerbit Forind
ISSN : -     EISSN : 2986464X     DOI : -
JAMAS: Jurnal Abdi Masyarakat (e-ISSN: 2986-464X) adalah jurnal ilmiah yang mempublikasi hasil kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat. JAMAS merupakan jurnal ilmiah multidisiplin yang diterbitkan oleh Penerbit Forind Indonesia. JAMAS menerima naskah yang mencakup masalah-masalah yang terkait dengan layanan masyarakat. Tujuan publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarkan pemikiran konseptual atau gagasan, hasil penelitian dan pengembangan hasil pendidikan yang telah dicapai di bidang pelayanan masyarakat. JAMAS ini berisi tentang kegiatan pengabdian masyarakat dengan berbagai potensi, hambatan, tantangan, dan permasalahan yang ada di masyarakat. JAMAS menerbitkan jurnal secara berkala setiap empat bulan sekali, yakni bulan Februari, Juni dan Oktober
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 1 (2026)" : 12 Documents clear
PENINGKATAN PENGETAHUAN KESEHATAN MASYARAKAT TENTANG PEMANFAATAN TANAMAN HERBAL DI DESA WONOREJO: Improving Community Health Knowledge About the Use of Herbal Plants in Wonorejo Village Sardjiman, Sardjiman; Sari, Agnes Prawistya; Adhi Wardhana Amrullah
JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jms.v4i1.232

Abstract

Indonesia memiliki keanekaragaman tanaman herbal yang berpotensi besar dalam mendukung kesehatan masyarakat, namun pemanfaatannya di tingkat pedesaan belum optimal akibat keterbatasan pengetahuan mengenai manfaat, cara pengolahan, dan penggunaan yang aman. Desa Wonorejo memiliki potensi tanaman herbal lokal yang melimpah, tetapi masih minim pemanfaatan secara tepat dan berbasis ilmu pengetahuan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pemanfaatan tanaman herbal sebagai pendukung kesehatan keluarga. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pendekatan edukatif dan partisipatif berupa penyuluhan, diskusi interaktif, serta demonstrasi sederhana dengan media leaflet dan contoh tanaman herbal. Kegiatan dilaksanakan pada Mei 2025 dan melibatkan ibu-ibu PKK Desa Ceplukan, Wonorejo. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap jenis tanaman herbal, kandungan senyawa aktif, manfaat kesehatan, cara pengolahan, serta pentingnya dosis dan keamanan penggunaan. Tanaman herbal yang diperkenalkan meliputi daun jati belanda, daun dewa, dan buah adas yang diketahui mengandung flavonoid dan berpotensi sebagai antioksidan, antiinflamasi, serta pendukung kesehatan metabolik dan pencernaan. Antusiasme peserta dalam diskusi mencerminkan tingginya kebutuhan akan edukasi kesehatan berbasis bukti ilmiah. Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi berbasis komunitas efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan, mendorong penggunaan tanaman herbal yang aman dan rasional, serta membuka peluang penguatan kemandirian kesehatan dan potensi ekonomi lokal secara berkelanjutan.
SOSIALISASI PENCEGAHAN PELECEHAN SEKSUAL DALAM DUNIA DIGITAL GUNA MEMBANGUN KEWASPADAAN DAN KESADARAN DILINGKUNGAN WISMA AIZY PUTRI: Sexual Harassment Prevention Socialization in the Digital World to Build Vigilance and Awareness in the Wisma Aizy Putri Environment Nuruzzaman MS, Nuruzzaman MS; Hermawan, Ian Aji; Rahmawati, Nur
JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jms.v4i1.233

Abstract

Perkembangan teknologi yang sangat pesat sering kali tidak diimbangi dengan kesiapan masyarakat dalam beradaptasi, sehingga menimbulkan culture shock yang berdampak negatif terhadap perubahan perilaku individu maupun sosial. Kemajuan teknologi digital berjalan begitu cepat, sementara sistem hukum kerap tertinggal dan belum sepenuhnya mampu mengendalikan dampak buruk yang ditimbulkan. Salah satu bentuk kejahatan yang mengalami peningkatan signifikan adalah pelecehan seksual di dunia digital. Kejahatan ini kerap terjadi tanpa disadari oleh korban, terutama karena minimnya pengetahuan mengenai seksualitas. Selain itu, media sosial sebagai produk kemajuan teknologi digital turut berperan dalam menormalisasi perilaku yang di dunia nyata masih dianggap tabu, tetapi di dunia maya dipersepsikan sebagai hal yang wajar. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya upaya preventif melalui sosialisasi dan edukasi yang komprehensif. Metode yang digunakan melalui cara edukatif, partisipatif dan preventif. Menggunakan metode di atas sangat membantu dalam penyampaian maksud dan tujuan pengabdian. Hasil pengabdian dari segi pendidikan seksualitas, pemahaman mengenai etika digital, serta pengetahuan tentang berbagai jenis kejahatan siber, termasuk tindak pidana yang melibatkan pelajar dan siswa guna melindungi masyarakat dari dampak negatif perkembangan teknologi digital mampu dipahami.
PROGRAM PARENT-TRAINING KANGAROO CARE BAGI ORANGTUA BAYI BBLR SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN INDEPENDENT MATERNAL CAREGIVING SETELAH PULANG DARI NICU: Kangaroo Care Parent-Training Program for Parents of Low Birth Weight Babies as an Effort to Increase Independent Maternal Caregiving After Discharge from the NICU Lusiani, Eli
JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jms.v4i1.234

Abstract

Prevalensi Bayi Berat Lahir Rendah(BBLR) yang masih tinggi dan periode transisi pasca-pulang dari NICU yang penuh kecemasan bagi orangtua melatarbelakangi kegiatan pengabdian ini. Tujuan pengabdian adalah meningkatkan kemandirian   orangtua bayi BBLR melalui program pelatihan di Rumah Sakit Welas Asih . Mitra pengabdian adalah 25 pasangan orangtua bayi BBLR yang akan dipulangkan dari NICU di wilayah sasaran. Metode pengabdian menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang dikombinasikan dengan pelatihan partisipatif dan pendampingan berkelompok melalui empat sesi tatap muka, mencakup transfer pengetahuan, pelatihan keterampilan praktis (hands-on training), dan pembentukan kelompok pendukung (peer-group). Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan (+63.4%), self-efficacy (+70.7%), penurunan kecemasan (-36.0%), serta penguasaan keterampilan praktis rata-rata 90%. Terbentuk kelompok peer-group yang aktif dengan 88% peserta konsisten menerapkan KMC di rumah dan tidak ada laporan rawat ulang selama pendampingan. Program ini efektif meningkatkan kesiapan dan kemandirian orangtua.
AI UNTUK KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA: MEMAHAMI DAN MERAWAT DIRI DENGAN TEKNOLOGI CERDAS: AI for Adolescent Reproductive Health: Understanding and Self-Care through Intelligent Technology Novianti, Ahisa; Setiowati, Emy; Nurjanah, Siti
JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jms.v4i1.235

Abstract

Kesehatan reproduksi remaja merupakan aspek penting dalam menjaga kualitas kesehatan jangka panjang. Kurangnya pengetahuan serta keterbatasan akses terhadap informasi kesehatan reproduksi yang akurat masih menjadi permasalahan utama pada kelompok usia remaja. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai kesehatan reproduksi melalui pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Metode yang digunakan berupa penyuluhan dan praktik langsung penggunaan AI sebagai media literasi kesehatan reproduksi. Sasaran kegiatan adalah remaja di Desa Sitirejo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. Penyampaian materi dilakukan melalui edukasi, diskusi, dan simulasi penggunaan AI. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman remaja tentang kesehatan reproduksi serta kemampuan memanfaatkan AI secara mandiri sebagai sumber informasi kesehatan.
STANDARISASI MUTU DAN LEGALITAS P-IRT PRODUK TEH HERBAL DI DESA PETUNGSEWU : Quality Standardization and P-IRT Legality Herbal Tea Products in Petungsewu Village Cristy, Devina Wahyu Astaning; Puspitasari, Diny; Irawan, Yanuar Hadi; Rahmawati, Yunita
JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jms.v4i1.236

Abstract

Indonesia memiliki kekayaan biodiversitas tanaman obat yang besar, namun pemanfaatannya di tingkat industri rumah tangga seringkali belum memenuhi standar mutu dan legalitas yang konsisten. Masalah utama di Desa Petungsewu adalah kurangnya pemahaman mitra mengenai stabilitas zat aktif antosianin dan katekin yang sensitif terhadap suhu tinggi di atas 70°C, serta ketiadaan izin edar P-IRT. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk melakukan Standardisasi mutu dan legalitas produk teh herbal "Vinawa" milik kelompok PKK Desa Petungsewu. Metode yang digunakan adalah Sequential Transformative Approach yang meliputi diseminasi informasi, workshop partisipatif dengan kontrol suhu pengeringan di bawah 50°C, serta asistensi mandiri pendaftaran akun OSS-RBA. Hasil kegiatan menunjukkan adanya transformasi pengetahuan mitra dalam menerapkan kontrol suhu presisi untuk menjaga stabilitas zat aktif dan keberhasilan penerbitan nomor izin edar P-IRT: 6083573012532-30. Kesimpulannya, kegiatan ini berhasil meningkatkan profesionalisme pelaku UMKM melalui pemenuhan aspek legalitas dan standarisasi mutu produk pangan fungsional secara berkelanjutan.
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN BERBASIS AKUNTABILITAS PADA BUMDES PANDESARI UNIT KP SPAMS SUMBERSARI: Assistance in Preparing Accountability-Based Financial Statements at BUMDes Pandesari KP SPAMS Sumbersari Unit Suhendri, Hendrik; Pudjiastuti, Agnes Quartina; Rikarti, Eugenesia Yuliani
JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jms.v4i1.237

Abstract

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) merupakan instrumen strategis dalam mendorong pembangunan ekonomi desa dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Keberhasilan pengelolaan BUMDes sangat dipengaruhi oleh kualitas tata kelola keuangan yang akuntabel dan transparan. BUMDes Pandesari yang berlokasi di Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, melalui unit usaha KP SPAMS Sumbersari yang bergerak di bidang pengelolaan air bersih, masih menghadapi berbagai permasalahan dalam penyusunan laporan keuangan. Permasalahan tersebut meliputi pencatatan transaksi yang belum sistematis, keterlambatan pelaporan, penggunaan format laporan yang tidak baku, serta keterbatasan kapasitas sumber daya manusia dalam memahami prinsip-prinsip akuntansi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan akuntabilitas pengelolaan keuangan BUMDes melalui pendampingan penyusunan laporan keuangan yang terstruktur dan berstandar. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi mengenai pentingnya akuntabilitas keuangan, pelatihan dasar akuntansi yang relevan dengan kebutuhan unit usaha, pendampingan praktik pencatatan transaksi keuangan yang terjadi secara nyata, serta evaluasi dan monitoring terhadap hasil penyusunan laporan keuangan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam pemahaman pengelola terhadap siklus akuntansi, mulai dari pencatatan transaksi hingga penyusunan laporan keuangan sederhana. Laporan keuangan yang dihasilkan menjadi lebih rapi, tepat waktu, dan dapat dipertanggungjawabkan. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan kesadaran pengelola terhadap pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan unit usaha desa. Pendampingan ini diharapkan dapat menjadi model yang berkelanjutan dan dapat direplikasi pada BUMDes maupun unit usaha desa lainnya dalam rangka memperkuat tata kelola keuangan berbasis akuntabilitas publik.
OPTIMALISASI PERAN TIM KESEHATAN MULTIDISIPLIN DALAM PENINGKATAN DERAJAT KESEHATAN MASYARAKAT DI GKJ KETANDAN KABUPATEN KLATEN: Optimizing the Role of Multidisciplinary Healthcare Teams to Enhance Community Health Outcomes at GKJ Ketandan Klaten Regency Perdana, Nicholas Adi; Kristina, Hana; Palupi, Ethic; Adityasiwi, Gian Lisuari; Gusma, Ellysa Okky; Khenda, Nathan Agwin; Purwanto, Yohanes; Kuntono, Heru Purbo
JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jms.v4i1.238

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM) merupakan masalah kesehatan utama dengan prevalensi yang terus meningkat dan berdampak signifikan terhadap penurunan kualitas hidup, khususnya pada kelompok usia dewasa dan lanjut usia. Kondisi ini memerlukan penguatan pelayanan kesehatan promotif dan preventif berbasis komunitas melalui pendekatan multidisiplin. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan mengoptimalkan peran tim kesehatan multidisiplin dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat GKJ Ketandan Kabupaten Klaten. Metode yang digunakan adalah pelayanan kesehatan terpadu berbasis komunitas yang melibatkan tenaga keperawatan dan fisioterapi. Intervensi meliputi skrining kesehatan dasar (tekanan darah dan gula darah), edukasi dan konseling kesehatan, skrining keseimbangan dan fungsi gerak, pemberian program latihan mandiri, serta promosi aktivitas fisik. Evaluasi dilakukan melalui analisis deskriptif dan analitik terhadap hasil pemeriksaan kesehatan peserta. Sebanyak 83 peserta terlibat dengan rerata usia 59,94 ± 11,43 tahun. Hasil menunjukkan prevalensi hipertensi sebesar 50,6%, diabetes sebesar 36,1%, dan gangguan keseimbangan sebesar 65,1%. Analisis menunjukkan bahwa usia berhubungan signifikan dengan gangguan keseimbangan (p < 0,05), sementara variabel klinis lainnya tidak menunjukkan hubungan bermakna. Kegiatan ini membuktikan bahwa optimalisasi peran tim kesehatan multidisiplin efektif dalam deteksi dini faktor risiko PTM dan permasalahan fungsional, serta berpotensi menjadi model pelayanan kesehatan komunitas yang berkelanjutan.
DARI PEMBELI KE PENJUAL ONLINE: MODEL PELATIHAN KONTEN VIDEO SINGKAT BAGI PEDAGANG SAYUR KELILING: From Buyer to Online Seller: A Short-Video Content Training Model for Mobile Erislan, Erislan
JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jms.v4i1.240

Abstract

Pedagang sayur keliling menghadapi tantangan pemasaran tradisional dengan jangkauan terbatas dan ketergantungan pada pelanggan tetap, sementara potensi pemasaran digital melalui video singkat belum dapat dimanfaatkan akibat kesenjangan literasi digital. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengembangkan dan menguji model pelatihan "Dari Pembeli ke Penjual Online" guna mentransformasi pedagang sayur menjadi kreator konten mandiri. Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif "learning by doing" selama empat hari, dilanjutkan dengan pendampingan intensif selama tiga bulan di Desa Gandasari, Kabupaten bandung, yang melibatkan 20 peserta. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan kapasitas peserta yang signifikan, khususnya pada kepercayaan diri (dari 15 menjadi 80 pada skala 0-100). Output kegiatan berupa 10 akun media sosial aktif yang telah mempublikasikan 280 konten video, menjangkau lebih dari 3.500 pengikut dengan rata-rata engagement rate 5,1%. Dampak ekonomi langsung terlihat dengan 90% peserta menerima pesanan via media sosial dan 80% melaporkan peningkatan penjualan rata-rata 20%. Hasil ini membuktikan efektivitas model pelatihan yang kontekstual dan berkelanjutan dalam mendigitalisasi pemasaran UMKM tradisional serta berpotensi direplikasi untuk kelompok serupa.
STRATEGI PENGEMBANGAN INOVATIF DAN BERKELANJUTAN PADA PRODUK LOKAL UMKM DESA DASOK KECAMATAN PADEMAWU KABUPATEN PAMEKASAN: Innovative and Sustainable Development Strategy for Local MSME Products in Dasok Village Pademawu District Pamekasan Regency Azizah, Rina Nur; Adi, M. Nur Prasetyo; Tasyukurina, Zahira; Al-zubair, Nurul Aini
JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jms.v4i1.241

Abstract

Desa Dasok Kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan memiliki beberapa macam UMKM, salah satunya yaitu UMKM Jajanan Pasar milik Ibu Muslihah. Usaha ini memproduksi produk lokal yaitu jajanan pasar. Masalah yang dihadapi oleh UMKM jajanan pasar tersebut adalah keterbatasan sumber daya, persaingan yang ketat, perubahan teknologi, dan fluktuasi pasar. Tujuan kegiatan PKM ini dilakukan adalah untuk menggali informasi secara langsung dari pelaku usaha, serta memahami tantangan yang mereka hadapi, dan selanjutnya bisa menemukan solusi yang sesuai dan relevan. Metode pelaksanaannya adalah melakukan pendampingan terhadap UMKM untuk mengembangkan inovasi baru.  Berdasarkan hasil kegiatan PKM di Desa Dasok, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan dapat disimpulkan bahwa UMKM jajanan pasar memiliki potensi besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa sekaligus melestarikan produk lokal. Kendala umum yang dihadapi oleh usaha jajanan pasar ini lebih kepada kurangnya menggunakan media sosial seperti Instagram, serta kurang penambahan inovasi penunjuk arah seperti plang atau papan nama usaha UMKM, plang nama ini sebenarnya memiliki banyak manfaat salah satunya dapat memberi petunjuk mengenai tempat produksi usaha. Upaya pengembangan UMKM juga dapat dilakukan melalui beberapa strategi, yaitu penguatan branding dan kemasan, pemanfaatan teknologi digital untuk pemasaran, serta inovasi produk dengan tetap mempertahankan ciri khas lokal.
MODEL LAYANAN FISIOTERAPI BERBASIS MOBIL UNTUK UPAYA PROMOTIF, PREVENTIF, KURATIF, DAN REHABILITATIF DI MASYARAKAT: Mobile-Based Physiotherapy Service Model for Promotive, Preventive, Curative, and Rehabilitative Efforts in the Community Gusma, Ellysa Okky; Adityasiwi, Gian Lisuari; Kristina, Hana; Kuntono, Heru Purbo; Perdana, Nicholas Adi; Khenda, Nathan Agwin; Purwanto, Yohanes
JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jms.v4i1.242

Abstract

Keterbatasan akses terhadap layanan fisioterapi di tingkat komunitas masih menjadi persoalan nyata, terutama bagi masyarakat dewasa dan lanjut usia dengan berbagai keluhan fungsi gerak. Kondisi ini menuntut model pelayanan fisioterapi yang lebih adaptif, mudah diakses, dan berbasis kebutuhan komunitas. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan dan mengevaluasi model layanan fisioterapi berbasis mobil sebagai strategi perluasan akses pelayanan fisioterapi komunitas. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan edukasi dan penyuluhan kesehatan, skrining dan asesmen fisioterapi, pemberian tindakan fisioterapi sesuai kebutuhan individu, konseling latihan mandiri, serta rekomendasi rujukan dan tindak lanjut. Pelaksanaan kegiatan dilakukan di pelataran Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta dan diikuti oleh 62 peserta masyarakat umum. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan kuesioner kepuasan dengan skala Likert 1–5. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mayoritas peserta berusia ≥60 tahun (58,0%) dengan variasi keluhan fungsi gerak, yang didominasi oleh nyeri muskuloskeletal (59,7%), diikuti gangguan sirkulasi dan metabolik (30,6%) serta keluhan neuromuskular (9,7%). Evaluasi kepuasan menunjukkan tingkat penerimaan yang sangat baik terhadap layanan fisioterapi berbasis mobil, di mana 90% peserta menilai aksesibilitas layanan sangat baik dan lebih dari 92% peserta memberikan penilaian sangat baik terhadap kualitas pelayanan, keterampilan tenaga fisioterapi, serta sikap dan komunikasi petugas. Disimpulkan bahwa model layanan fisioterapi berbasis mobil dapat diterima dengan sangat baik oleh masyarakat dan menunjukkan potensi sebagai alternatif pelayanan fisioterapi komunitas yang mampu menjangkau beragam keluhan fungsi gerak dalam mendukung upaya promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif di tingkat masyarakat.

Page 1 of 2 | Total Record : 12