cover
Contact Name
Abd. Rohman
Contact Email
rohmanch93@yahoo.com
Phone
+6281233992973
Journal Mail Official
jurnal.forind@gmail.com
Editorial Address
Penerbit FORIND Kantor Oprasional : Jl. Raya Tlogomas gg. 5 No. 24 Malang Jawa Timur Telp. : 08133992973 (Telkomsel) Email : forind_publishing@yahoo.com Facebook : Penerbit Forind
Location
Kab. malang,
Jawa timur
INDONESIA
JAMAS: Jurnal Abdi Masyarakat
Published by Penerbit Forind
ISSN : -     EISSN : 2986464X     DOI : -
JAMAS: Jurnal Abdi Masyarakat (e-ISSN: 2986-464X) adalah jurnal ilmiah yang mempublikasi hasil kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat. JAMAS merupakan jurnal ilmiah multidisiplin yang diterbitkan oleh Penerbit Forind Indonesia. JAMAS menerima naskah yang mencakup masalah-masalah yang terkait dengan layanan masyarakat. Tujuan publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarkan pemikiran konseptual atau gagasan, hasil penelitian dan pengembangan hasil pendidikan yang telah dicapai di bidang pelayanan masyarakat. JAMAS ini berisi tentang kegiatan pengabdian masyarakat dengan berbagai potensi, hambatan, tantangan, dan permasalahan yang ada di masyarakat. JAMAS menerbitkan jurnal secara berkala setiap empat bulan sekali, yakni bulan Februari, Juni dan Oktober
Articles 153 Documents
PENYULUHAN BAHAYA RESISTENSI ANTIBIOTIK PADA SISWA SMK-98 AL-FAKHRIYAH DESA BANJARSARI CIAWI BOGOR: Educational Outreach on Antibiotic Resistance Risks Among Students at SMK-98 Al-Fakhriyah Vocational High School Banjarsari Village Ciawi Bogor Al Ghifari, Akhmad Abydzar; Fitri, Dewi Rahma; Vanency, Grace Juliana; Yulianti, Agnes Putri; Septiani, Cindy; Lestari, Yayu
JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jms.v3i2.193

Abstract

Tim Pengabdi Masyarakat Kelompok 1 ISTA mengimplementasikan edukasi resistensi antibiotik di SMK 98 AL-FAKHRIYAH Desa Banjarsari, Ciawi, Bogor melalui penyuluhan komprehensif. Program ini dirancang dengan pendekatan pedagogis terstruktur, mencakup pre-test, edukasi interaktif, dan post-test untuk meningkatkan literasi kesehatan siswa tentang penggunaan antibiotik yang rasional. Penyuluhan bertujuan untuk mengukur efektivitas intervensi edukasi, melibatkan 18 peserta yang terdiri dari 9 siswa laki-laki dan 9 siswi perempuan. Materi mencakup definisi, jenis, dampak, penyebab, pengaruh, dan pencegahan resistensi antibiotik. Metode pelaksanaan menggunakan kuesioner 10 pertanyaan dengan skala Likert 5 poin (1 = Sangat Tidak Tahu hingga 5 = Sangat Tahu) yang digunakan sebelum dan sesudah penyuluhan. Keberhasilan program dinilai berdasarkan perbandingan skor pengetahuan peserta antara sebelum dan sesudah intervensi. Analisis efektivitas menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan pada seluruh aspek yang diujikan (p < 0,05). Perbedaan paling signifikan terlihat pada pertanyaan ke-2 (p = 0,000352), pertanyaan ke-4 (p = 0,000288), dan pertanyaan ke-3 (p = 0,000481). Hasil ini mengindikasikan keberhasilan penyuluhan dalam meningkatkan pemahaman peserta tentang penggunaan antibiotik yang rasional dan bahaya resistensi antibiotik. Program ini diharapkan dapat mendorong perubahan perilaku positif dalam penggunaan antibiotik di lingkungan sekolah dan masyarakat.
OPTIMALISASI PENGELOLAAN SAMPAH ANORGANIK DI DESA MANDIRO KABUPATEN BONDOWOSO MELALUI DAUR ULANG SAMPAH MENJADI KERAJINAN TANGAN BERNILAI JUAL TINGGI : Optimizing Inorganic Waste Management in Mandiro Village Bondowoso District Through Waste Recycling Into High-Value Handicrafts Magfiroh, Illia Seldon; Faadhilah, Khansa’ Aulia; Rasyidah, Nurul Falah; Nazzilla, Tasya Cindy
JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jms.v3i2.194

Abstract

Desa Mandiro adalah salah satu Desa di Kabupaten Bondowoso yang memiliki Permasalahan dengan sampah yang menumpuk disebabkan oleh kurangnya kesadaran masyarakat Desa Mandiro terhadap lingkungan. Rendahnya kesadaran masyarakat terutama dalam pengolahan dan pemilahan sampah anorganik. Sampah anorganik merupakan sampah yang dapat didaur ulang dan sulit untuk diurai oleh mikroorganisme. Upaya yang harus dilakukan untuk mengubah sampah anorganik terutama sampah plastik adalah mengubah menjadi produk yang bermanfaat dan bernilai jual. Metode yang dilakukan adalah dengan mengedukasi masyarakat tentang pengelolaan sampah anorganik plastik menjadi kerajinan tangan yang memiliki nilai jual tinggi. Melalui kegiatan pendampingan ini, Masyarakat tidak hanya memiliki kemampuan dalam memanfaatkan sampah tetapi juga dari produk daur ulang sampah menghasilkan produk yang punya nilai jual ekonomis sehingga dapat menambah penghasilan bagi keluarga.
PENINGKATAN MINAT BELAJAR ANAK MELALUI KOMBINASI BERMAIN DAN PEMBELAJARAN DARING DI KELURAHAN KALIWATES KABUPATEN JEMBER: Enhancing Children's Learning Interest Through a Combination of Play and Online Learning in Kaliwates Jember Regency Ramadaniyah, Irma Wahyu; Supriono, Agus; Hasanah, Julita; Ridjal, Julian Adam; Purnamasari, Meidiana; Kuntadi, Ebban Bagus; Suwali, Suwali
JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jms.v3i2.195

Abstract

khususnya bagi anak-anak yang kehilangan kesempatan belajar tatap muka. Kondisi ini menurunkan motivasi belajar dan keterampilan pemanfaatan media digital edukatif, terutama di wilayah dengan keterbatasan akses dan pendampingan belajar di rumah. Menyikapi hal tersebut, dilakukan program pemberdayaan berbasis pendidikan di Kelurahan Kaliwates selama tujuh minggu yang bertujuan untuk membangkitkan kembali semangat belajar anak-anak pada masa transisi pascapandemi. Program ini dilaksanakan melalui tiga bentuk kegiatan pembelajaran utama, yaitu pengenalan aplikasi Duolingo sebagai media belajar Bahasa Inggris interaktif, permainan edukatif Ular Tangga Asyik yang mengintegrasikan materi keagamaan, serta sosialisasi pemanfaatan YouTube sebagai media pembelajaran pendukung. Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara langsung dengan pendekatan edukatif dan kreatif yang melibatkan anak-anak dan orang tua. Hasil menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar, kemandirian anak dalam menggunakan aplikasi digital, serta daya ingat terhadap materi keagamaan. Evaluasi melalui observasi dan wawancara dengan orang tua menunjukkan adanya kebutuhan pendekatan yang berbeda sesuai jenjang usia, serta perlunya penguatan disiplin dan pengendalian emosi pada anak usia dini. Program ini menunjukkan bahwa integrasi teknologi, permainan, dan keterlibatan orang tua dalam pembelajaran dapat memberikan dampak positif terhadap pemulihan semangat belajar anak-anak pascapandemi, sekaligus meningkatkan literasi digital mereka secara bijak dan bertanggung jawab.
EFEKTIFITAS PENINGKATAN PENGETAHUAN WARGA TENTANG STUNTING : Effectiveness of Increasing Public Knowledge About Stunting Devy Putri Nursanti; Khotimah, Khusnul; Sacharum, Nofilia; Ummah, Wiqodatul
JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jms.v3i2.197

Abstract

Stunting merupakan kondisi anak (balita) mengalami gagal tumbuh karena kekurangan gizi kronis sehingga berujung pada tinggi badan anak terlalu pendek dibandingkan dengan tinggi badan usianya. Berdasarkan hasil SSGI tahun 2022 prevalensi stunting di Indonesia menurun dari 24,4% di tahun 2021 menjadi 21,6%. Faktor penyebab stunting diantaranya adalah sanitasi, pernikahan dini, sosial budaya, ekonomi, dan tingkat pengetahuan. Tujuan penyuluhan ini adalah meningkatkan pengetahuan melalui edukasi terkait Stunting. Kelompok sasaran yang dipilih berjumlah 20 orang di RT 3 RW 1 Dusun Krajan Desa Sembulung Cluring Banyuwangi. Kegiatan penyuluhan dilaksanakan menggunakan metode ceramah menggunakan media Leaflet, Proyektor, LCD dan Laptop. Hasil skor dari pre test dan post test, diolah untuk mengetahui keberhasilan penyuluhan. Dari kegiatan penyuluhan didapatkan adanya peningkatan pengetahuan ibu-ibu diwilayah RT 3 RW 1 Dusun Krajan Desa Sembulung Cluring Banyuwangi dengan pengetahuan baik sebesar 75%. Adanya perubahan dan peningkatan dalam hasil pre test dan post test menunjukkan keberhasilan program penyuluhan yang dilakukan pada kelompok masyarakat tertentu. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah program penyuluhan yang dilakukan efektif meningkatkan pengetahuan dibuktikan dengan peningkatan hasil dari pre test dan post test yang signifikan pada responden.
PEMBERDAYAAN KEBUN MELON SUMBER BERKAH SEBAGAI SARANA EDUKASI ANAK DI BALIKPAPAN : Empowering the Sumber Berkah Melon Farm as A Means of Education for Children in Balikpapan Putri, Hesti Rosita Dwi; Hijriah
JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jms.v3i2.198

Abstract

Kegiatan Program Mahasiswa Mengabdi Desa (PMMD) merupakan program yang dilaksanakan oleh mahasiswa Institut Teknologi Kalimantan di Kebun Melon Sumber Berkah, Kelurahan Karang Joang, Balikpapan Utara, adapun tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk memberdayakan Kebun Melon Sumber Berkah sebagai sarana edukasi anak. Kebun Melon Sumber Berkah merupakan perkebunan yang menghasilkan berbagai hasil pertanian seperti melon, semangka, jagung dan sayuran lainnya. Selain sebagai lahan pertanian, kebun ini memiliki daya tarik sebagai sarana edukatif seperti pertanian, praktik menanam, dan pengenalan proses budidaya melon bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai cinta lingkungan, kemandirian, dan pemahaman dasar tentang pertanian sejak usia dini. Namun potensi tersebut belum dikembangkan secara optimal dan hanya dikenal oleh masyarakat sekitar saja. Program ini menggunakan pendekatan partisipatif yaitu mahasiswa melaksanakan upaya pemberdayaan kebun melon Sumber Berkah sebagai sarana edukasi anak seperti membuat desain brosur kebun melon Sumber Berkah sebagai wisata edukasi dan mengajak anak-anak terlibat langsung dalam proses penanaman bibit dan pemeliharaan tanaman. Hasil Kegiatan menunjukan adanya peningkatan antusiasme anak-anak terhadap kegiatan pertanian serta kesadaran pentingnya edukasi berbasis lingkungan. Program ini diharapkan dapat menjadi model pengembangan kawasan wisata edukatif yang berkelanjutan di wilayah urban.
PELATIHAN PEMBUATAN ABON IKAN LELE DI KELURAHAN SIHITANG KECAMATAN PADANGSIDIMPUAN SELATAN: Training On Making Catfish Flour In Sihitang Village South Padangsidimpuan District Pohan, Rizky Febriani; Rambe, Muhammad Rahman; Paisah, Noni; Nasution, Alvi Sahrin
JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jms.v3i2.199

Abstract

Permasalahan yang dihadapi masyarakat Kelurahan Sihitang Kecamatan Padangsidimpuan Selatan dalam membudidayakan ikan lele adalah modal pakan yang lebih besar. Sehingga mereka berpikir untuk melakukan dan menciptakan inovasi agar perekonomian dapat terus berlanjut. Salah satu olahan ikan lele adalah abon ikan lele. Abon ikan lele merupakan produk olahan ikan lele yang melewati beberapa proses seperti penggilingan, pemberian bumbu, dan penggorengan. Pengolahan ikan lele menjadi abon menjadi salah satu cara untuk meningkatkan nilai ekonomisnya dan juga untuk mencegah terjadinya pembusukan ikan ketika over produksi. Tujuan pengabdian masyarakat yang dilakukan ini adalah untuk menambah pengetahuan dan keterampilan masyarakat Kelurahan Sihitang Kecamatan Padangsidimpuan Selatan khususnya pembudidaya ikan lele dalam mengolah ikan lele menjadi produk abon guna meningkatkan pendapatan mereka. Metode yang digunakan untuk melaksanakan kegiatan ini adalah sosialisasi, demonstrasi, pemasaran dan monitoring. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa kegiatan ini memberikan kontribusi dan nilai sosial yang baik. Melalui kegiatan ini, usaha pengolahan ikan lele menjadi abon telah menjadi usaha sampingan masyarakat Kelurahan Sihitang Kecamatan Padangsidimpuan Selatan. Kegiatan ini memiliki dampak yang besar pada peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan pendapatan masyarakat dalam mengolah ikan lele menjadi abon.
IMPLEMENTASI PENYULUHAN DAN SKRINING KESEIMBANGAN BERBASIS NEUROLOGIS UNTUK LANSIA DI RANDUGUNTING, KELURAHAN TAMANMARTANI, KALASAN: PENDEKATAN PELAYANAN FISIOTERAPI KOMUNITAS DAN PENGKADERAN: Implementation of Neurologically-Based Balance Education and Screening for Older Adults in Randugunting Tamanmartani Subdistrict Kalasan: A Community Physiotherapy Service and Cadre Empowerment Approach Siswanto, Sukendri; Adityasiwi, Gian Lisuari; Susanto, Nicholas Adi Perdana; Gusma, Ellysa Okky; Kuntono, Heru Purbo; Wijanarko, Fajar; Kristina, Hana; Khenda, Nathan Agwin
JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jms.v3i2.202

Abstract

Indonesia menghadapi lonjakan lansia yang rentan jatuh, terutama di wilayah pedesaan dengan akses layanan kesehatan terbatas. Di Kelurahan Randugunting, Tamanmartani, Kalasan, risiko jatuh lansia meningkat akibat gangguan keseimbangan yang sering tidak terdeteksi dini. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini menghadirkan inovasi skrining neurologis berbasis Fukuda Stepping Test dan edukasi fisioterapi komunitas untuk mencegah jatuh dan meningkatkan kemandirian lansia. Pelatihan kader lokal sebagai pengawas kesehatan komunitas memperkuat keberlanjutan intervensi. Melalui pendekatan ini, kesadaran masyarakat meningkat signifikan, intervensi dini lebih optimal, dan risiko jatuh berpotensi menurun drastis. Program ini bukan sekadar pengobatan, melainkan revolusi pencegahan yang memberdayakan lansia dan komunitas, sejalan dengan tema Hari Lanjut Usia Nasional 2025, “Lansia Bahagia, Indonesia Sejahtera.” Dengan model ini, kualitas hidup lansia di daerah terpencil dapat ditingkatkan secara signifikan, mengurangi beban sosial dan ekonomi yang selama ini tak terelakkan. Implementasi program ini menegaskan pentingnya skrining neurologis dan pengkaderan sebagai kunci keberhasilan pencegahan jatuh lansia di Indonesia.
PENINGKATAN KAPASITAS PERAWAT DALAM MEMBERIKAN BEREAVEMENT CARE MELALUI HIMPUNAN PERAWAT PALIATIF: PENDEKATAN EMPATIK DALAM KEPERAWATAN: Enhancing Nurses' Capacity in Providing Bereavement Support through The Palliative Care Nurses Association: An Empathic Approach in Nursing Kustanti, Christina Yeni; Isnanto, Isnanto; Ikaningtyas, Nurlia; Palupi, Ethic; Kurniawan, Erik Adik Putra Bambang
JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jms.v3i2.205

Abstract

Kehilangan seseorang dapat menyebabkan berbagai perasaan, seperti kebingungan, kesedihan, dan kemarahan. Untuk membantu orang menjalani proses berduka, dukungan kedukaan dapat memberikan bantuan emosional dan kerangka pemulihan yang terstruktur dengan baik. Tenaga kesehatan mempunyai andil besar dalam pelaksanaannya melalui program edukasi, yang dapat meningkatkan pemahaman masyarakat tentang proses berduka, mengurangi stigma sosial, dan mendorong orang untuk mendapatkan bantuan dan perawatan medis. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah melakukan sosialisasi konsep bereavement support dan berca.my.id melalui berbagai pertemuan himpunan, khususnya di himpunan perawat paliatif, atau perawat secara umum. Metode pelaksanaan dilakukan dengan kerja sama antara Tim BerCa dan himpunan perawat paliatif, rumah sakit, dan penyelenggara webinar melakukan program seminar atau webinar yang meningkatkan pemahaman peserta. Seminar ini menekankan pentingnya dukungan dan pengawasan yang berkelanjutan selama proses berduka, dan peran perawat dalam membantu mengurangi risiko kesehatan mental yang terkait dengan kedukaan yang berkepanjangan. Kegiatan dilaksanakan dari bulan Maret sampai dengan Juni 2025, secara online maupun offline. Dari pelaksanaan dua webinar dan satu seminar tentang bereavement care ini, dapat disimpulkan bahwa pengetahuan dan pemahaman tentang dukungan berduka masih terbatas di kalangan tenaga kesehatan, terutama perawat dan bahkan dosen keperawatan. Sosialisasi berkesinambungan perlu untuk terus dilakukan sehingga perhatian terhadap bereavement care dapat ditingkatkan.
PENINGKATAN PENGETAHUAN WARGA MASYARAKAT TERHADAP BAHAYA BANJIR DENGAN SUMUR RESAPAN: Increasing Community Members' Knowledge of Flood Hazards with Infiltration Ponds Zulkarnain, Fahrizal
JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jms.v3i2.206

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang bahaya banjir melalui pendekatan praktis berupa pembuatan sumur resapan. Pendekatan ini mencakup penerapan teknologi sederhana seperti sumur resapan untuk mengurangi limpasan air permukaan dan meningkatkan kapasitas infiltrasi air tanah. Metode yang digunakan melibatkan penyuluhan, diskusi partisipatif, serta implementasi sumur resapan dengan model komunal. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat dan penurunan kejadian genangan di beberapa area. Dengan demikian, pendekatan ini memberikan solusi berkelanjutan terhadap ancaman banjir melalui partisipasi aktif masyarakat.
EDUKASI KEBIASAAN MENCUCI TANGAN PADA SANTRI TPQ NURUL HIDAYAH DI DESA SITIREJO WAGIR: Handwashing Education for Students at Nurul Hidayah TPQ in Sitirejo Village Wagir Novianti, Ahisa; Sutriyani, Titin
JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jms.v3i2.208

Abstract

Kebiasaan mencuci tangan dengan baik dan benar merupakan langkah preventif yang penting dalam menjaga kesehatan, terutama bagi anak-anak. Pencegahan dan penyebaran penyakit infeksi, terutama yang disebabkan oleh virus dan bakteri seperti pada penyakit diare, infeksi saluran pernafasan dan influenza dapat dicegah dengan mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir. Kegiatan ini berupa edukasi dan demo mencuci tangan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan anak-anak tentang pentingnya mencuci tangan dengan benar. Peserta penyuluhan merupakan anak-anak yang memiliki kegiatan berintensitas tinggi setiap harinya yang berpotensi meningkatkan angka kesakitan karena terpapar mikroorganisme.  Penyampaian informasi kesehatan berupa manfaat cuci tangan dan demonstrasi dilakukan dengan memberikan penyuluhan dan tanya jawab di akhir sesi. Pelaksanaan kegiatan ini berjalan dengan lancar, meskipun dengan beberapa keterbatasan alat peraga cuci tangan yang kurang. Di akhir kegiatan didapatkan hasil bahwa pengetahuan dan keterampilan anak-anak dalam menerapkan mencuci tangan yang baik meningkat.