cover
Contact Name
Beni
Contact Email
centralpublisher74@gmail.com
Phone
+6281223177345
Journal Mail Official
centralpublisher74@gmail.com
Editorial Address
Jl. Menara Suradinaya Utara , Desa/Kelurahan Pekiringan, Kec. Kesambi, Cirebon, Provinsi Jawa Barat, 45131
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Central Publisher
ISSN : -     EISSN : 29872642     DOI : https://doi.org/10.60145/jcp
Central Publisher, merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Cv. Central Bisnis Manajemen, merupakan sebuah jurnal ilmiah yang menyediakan akses terbuka kepada pembaca. Jurnal ini terbit secara bulanan, mencakup berbagai disiplin ilmu, mempromosikan dialog interdisipliner dan memperkaya pengetahuan kita. Fokus jurnal ini terbentang pada sektor humaniora dan ilmu sosial, politik kontemporer, pendidikan, agama dan filsafat, ekonomi, teknik, kesehatan, kedokteran, serta seni dan desain media. Artikel yang dipublikasikan di dalamnya mencakup penelitian asli, kajian kritis, dan analisis komprehensif tentang isu-isu penting dan terkini, juga resensi buku ilmiah. Jurnal ini berdedikasi untuk menyajikan pengetahuan dan penelitian berbasis bukti yang valid, dengan frekuensi penerbitan setiap bulan, sehingga memberikan informasi dan wawasan yang kontinu kepada pembaca. Seluruh artikel dalam Central Publisher ditulis dalam Bahasa Indonesia dan Inggris, memudahkan peneliti dan pembaca lokal untuk berpartisipasi dan memanfaatkan informasi yang disediakan. Dengan demikian, Jurnal Central Publisher menjadi platform yang penting untuk penyebaran dan pertukaran pengetahuan akademik di Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 434 Documents
PENTINGNYA SARAPAN PAGI UNTUK MENINGKATKAN KONSENTRASI DAN PRESTASI BELAJAR ANAK SD Infahni Zahra Hamri; Ari Suriani
Journal Central Publisher Vol 2 No 5 (2024): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jcp.v2i5.443

Abstract

Latar Belakang : Salah satu kegiatan yang penting dilakukan pada pagi hari adalah sarapan, sarapan penting dalam mendukung kesiapan belajar pada peserta didik. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara sarapan pagi, gizi, konsentrasi belajar, dan prestasi akademik pada anak usia sekolah dasar. Metode : Artikel ini menggunakan metode studi pustaka (literature review) dengan mengumpulkan, menelaah, dan menganalisis berbagai sumber informasi ilmiah. Hasil dan Pembahasan : Penilitian menunjukkan bahwa asupan gizi yang dikonsumsi pada pagi hari sangat berperan dalam meningkatkan fungsi kognitif, termasuk konsentrasi, daya ingat, dan kemampuan anak dalam menyelesaikan tugas. Anak yang sudah membiasakan diri dalam hal sarapan pagi cenderung menunjukkan performa akademik yang lebih baik dibandingkan dengan anak yang tidak sarapan pagi, Melewatkan sarapan pagi dapat menyebabkan berbagai dampak negative, seperti berkurangnya kemampuan konsentrasi, daya ingat, serta kecepatan dalam merespon informasi yang didapat, Sehingga anak menjadi mudah Lelah, kurang focus, dan sulit bagi dirinya untuk mengikuti pelajaran didalam dikelas. Sedangkan anak yang rutin mengonsumsi sarapan pagi yang bergizi mempunyai Tingkat konsentrasi yang lebih tinggi serta kemampuannya dalam memecahkan permasalahan yang lebih optimal. Kesimpulan : Dengan pemahaman yang lebih mendalam mengenai pentingnya sarapan pagi, diharapkan semua pihak lebih sadar akan pentingnya mendukung kebutuhan gizi anak demi terciptanya generasi penerus yang cerdas, sehat, dan berprestasi.
PENGARUH LATAR BELAKANG KELUARGA TERHADAP PENDIDIKAN SISWA DI SEKOLAH DASAR Nadin Aminasya; Ari Suriani
Journal Central Publisher Vol 2 No 5 (2024): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jcp.v2i5.444

Abstract

Latar Belakang : Keluarga merupakan institusi sosial utama yang membentuk dasar awal pendidikan dan perkembangan karakter anak. Pendidikan dalam keluarga, meskipun bersifat nonformal, memainkan peran penting dalam mendukung keberhasilan akademik siswa, khususnya sekolah Tingkat SD. Tujuan : Analisis ini mempunyai tujuan untuk mendalami kajian mengenai pengaruh faktor latar belakang keluarga terhadap pendidikan siswa. Metode : Metode pendekatan Systematic Literature Review (SLR) yang digunakan untuk menelusuri dan menganalisis berbagai sumber literatur yang relevan dari jurnal ilmiah dan laporan penelitian, dengan langkah-langkah sistematis seperti identifikasi pertanyaan penelitian, seleksi artikel sesuai kriteria inklusi dan eksklusi, serta sintesis data yang diperoleh. Hasil dan Pembahasan : Berdasarkan temuan penelitian, faktor sosial ekonomi dalam lingkungan keluarga meliputi jenis pekerjaan dan tingkat pendapatan orang tua, tingkat pendidikan mereka, serta keterlibatan dalam proses pembelajaran anak berkontribusi secara signifikan terhadap kemampuan akademik peserta didik. Siswa yang tumbuh dalam rumah tangga dengan kondisi keuangan yang mapan biasanya memperoleh kesempatan yang lebih baik terhadap fasilitas pendidikan dan dukungan emosional yang menunjang keberhasilan belajar. Namun, siswa dari lingkungan keluarga dengan keterbatasan status finansial atau dari keluarga yang tidak utuh sering menghadapi berbagai tantangan dalam belajar, termasuk rendahnya motivasi dan kurangnya keterlibatan keluarga dalam mendorong proses pendidikan mereka. Kesimpulan : Latar belakang keluarga merupakan faktor fundamental dalam mendukung keberhasilan pendidikan siswa. Oleh karena itu, kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat sangat diperlukan untuk membentuk suasana pembelajaran yang inklusif dan adaptif terhadap kondisi peserta didik. Melalui pemahaman yang lebih dalam terhadap pengaruh latar belakang keluarga, diharapkan proses pendidikan dapat berjalan lebih optimal dan merata bagi seluruh anak di jenjang sekolah dasar.
ANALISIS FAKTOR PENGHAMBAT PERKEMBANGAN KEMAMPUAN MEMBACA SISWA SEKOLAH DASAR KELAS RENDAH Hanifa Lila Putri; Ari Suriani
Journal Central Publisher Vol 2 No 5 (2024): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jcp.v2i5.445

Abstract

Latar Belakang : Rintangan dalam membaca merupakan isu yang umum terjadi di kelas rendah saat ini, yang berdampak pada pembelajaran dan pencapaian akademis peserta didik. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi rintangan membaca yang dihadapi oleh siswa di tingkat dasar. Metode : Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode Tinjauan Pustaka dan Studi Literatur, penelitian ini menganalisis berbagai teori serta hasil-hasil studi terbaru mengenai kesulitan reading pada siswa sekolah dasar di tingkat awal. Hasil dan Pembahasan : Temuan penelitian ini mengungkapkan bahwa terdapat sejumlah hal-hal yang menjadi penyebab anak-anak mengalami kesulitan dalam belajar membaca di tingkat sekolah dasar kelas rendah, yakni faktor internal dan eksternal. Faktor internal mencakup keadaan fisik, kecerdasan, motivasi, minat, kematangan sosial dan emosional, serta penyesuaian diri, sementara faktor eksternal terdiri dari pengaruh orang tua dan pendekatan pengajaran guru. Memahami faktor-faktor tersebut sangat penting untuk merancang strategi yang efektif dalam upaya menanggulangi masalah membaca pada murid sekolah dasar. Kesimpulan : Penelitian ini diharapkan bisa membantu pendidik untuk lebih memahami penyebab kesulitan membaca sehingga mereka dapat menciptakan suasana belajar yang mendukung perkembangan kemampuan membaca siswa pada sekolah dasar kelas bawah.
EFEKTIVITAS MEDIA PUZZLE MATEMATIKA TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP PENJUMLAHAN SISWA KELAS 2 SD Indah indriani; Ari Suriani
Journal Central Publisher Vol 2 No 5 (2024): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jcp.v2i5.446

Abstract

Latar Belakang : Rendahnya pemahaman konsep penjumlahan pada siswa sekolah dasar menjadi hambatan dalam pencapaian kompetensi matematika secara menyeluruh. Hal ini diperparah oleh kurangnya penggunaan media pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan karakteristik siswa usia dini. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penggunaan media puzzle matematika dalam meningkatkan pemahaman konsep penjumlahan pada siswa kelas II sekolah dasar. Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi experiment) berupa pretest-posttest control group design. Sampel terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menggunakan media puzzle dan kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional. Hasil dan Pembahasan : Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada hasil pemahaman konsep penjumlahan di kelas eksperimen dibandingkan kelas kontrol. Media puzzle matematika terbukti mampu meningkatkan fokus belajar, motivasi siswa, dan memperkuat keterlibatan aktif selama proses pembelajaran berlangsung. Meskipun demikian, tantangan tetap ada, seperti keterbatasan waktu guru dalam penyusunan media yang sesuai dengan tingkat kemampuan siswa. Kesimpulan : Puzzle matematika merupakan media edukatif yang efektif dan praktis dalam meningkatkan pemahaman konsep penjumlahan siswa sekolah dasar serta mendukung proses pembelajaran yang aktif dan menyenangkan.
PENGARUH KEGIATAN MEMBACA 15 MENIT SEBELUM BELAJAR TERHADAP PERKEMBANGAN LITERASI BACA TULIS SISWA SD Mutia Andini; Ari Suriani
Journal Central Publisher Vol 2 No 5 (2024): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jcp.v2i5.447

Abstract

Latar Belakang : Dalam dunia pendidikan, minat baca siswa yang rendah sangat penting, terutama pada siswa kelas I sekolah dasar. Dibutuhkan strategi yang efektif untuk meningkatkan minat dan keterampilan membaca siswa. Ini karena kebiasaan membaca yang belum terbentuk sejak dini dapat menghambat perkembangan literasi dan kemampuan berbahasa siswa. Tujuan : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kegiatan membaca 15 menit sebelum pembelajaran dimulai memengaruhi perkembangan literasi dan kemampuan sastra siswa di kelas I sekolah dasar, serta bagaimana hal itu berdampak pada keinginan siswa untuk belajar. Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan teknik pengumpulan data studi pustaka (library research). Metode ini dipilih untuk menganalisis berbagai literatur dan penelitian terdahulu tentang bagaimana kegiatan membaca memengaruhi keterampilan membaca siswa. Hasil dan Pembahasan : Hasil penelitian menunjukkan bahwa melakukan praktik membaca selama lima belas menit sebelum pembelajaran dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam membaca, meningkatkan perhatian dan motivasi mereka untuk belajar, dan membantu menumbuhkan sikap positif di kelas. Kegiatan ini juga membantu siswa belajar menganalisis sastra. Kesimpulan : Siswa kelas I sekolah dasar dapat meningkatkan literasi dan kemampuan sastra melalui kegiatan membaca yang dilakukan 15 menit sebelum pembelajaran. Kegiatan seperti ini dapat membantu mengatasi minat baca yang rendah pada siswa sejak usia dini.
MENGEMBANGKAN LITERASI NUMERASI SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS KONTEKS LOKAL DI PADANG Salsa Billa; Ari Suriani
Journal Central Publisher Vol 2 No 5 (2024): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jcp.v2i5.448

Abstract

Latar Belakang : Penguasaan angka-angka menjadi kemampuan penting agar siswa bisa menerapkan matematika dalam kehidupan nyata. Dengan menghubungkan materi pembelajaran dengan situasi lokal, diharapkan matematika akan terasa lebih relevan dan menyenangkan, sehingga mampu meningkatkan pemahaman konsep dan kemampuan kalkulasi siswa. Tujuan : Studi ini bertujuan menelaah dan mengukur sejauh mana pendekatan pembelajaran berbasis kearifan lokal dapat meningkatkan kompetensi numerasi peserta didiik Tingkat SD di Padang. Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan kelas yang meliputi literasi numerasi observasi di kelas, serta wawancara dengan guru. Partisipan penelitian terdiri dari siswa dan guru SD di beberapa sekolah di Padang. Hasil dan Pembahasan : Hasil penelitian ini diharapkan mampu memetakan strategi optimal dalam memanfaatkan kekayaan budaya dan lingkungan lokal Padang untuk pembelajaran matematika guna meningkatkan literasi numerasi. Kesimpulan : Penelitian ini dapat menjadi rujukan berharga dalam merancang kurikulum dan pendekatan pembelajaran matematika yang lebih kontekstual dan tanggap terhadap perubahan.
OPTIMALISASI EDUKASI GIZI DAN INTERVENSI MASYARAKAT UNTUK CEGAH STUNTING ANAK USIA DINI Tio Wijanarko; Rastri; Fani Amir; Assifa Zikhriatul Fitri
Journal Central Publisher Vol 2 No 6 (2024): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jcp.v2i6.449

Abstract

Latar Belakang : Stunting merupakan permasalahan gizi kronis yang berdampak pada kualitas generasi masa depan bangsa. Meskipun prevalensi stunting di Indonesia mengalami penurunan dari 24,4% pada tahun 2021 menjadi 21,6% pada tahun 2023, angka ini masih jauh dari target nasional sebesar 14% pada 2024. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif faktor penyebab stunting dan efektivitas program intervensi yang telah diterapkan. Metode : Pendekatan yang digunakan dalam studi ini adalah studi kepustakaan dengan penguatan data sekunder dari laporan resmi Kementerian Kesehatan, BPS, serta studi ilmiah terkini. Hasil dan Pembahasan : Hasil menunjukkan bahwa determinan utama stunting meliputi rendahnya asupan gizi, ketidakterjangkauan pelayanan kesehatan, rendahnya pendapatan keluarga, serta kurangnya edukasi masyarakat. Selain itu, dampak stunting tidak hanya terbatas pada fisik anak, melainkan juga pada performa kognitif, produktivitas ekonomi, hingga risiko penyakit kronis di masa dewasa. Kesimpulan : Pentingnya sinergi lintas sektor dalam pencegahan stunting, dengan fokus pada pemenuhan gizi ibu dan anak, penguatan posyandu, edukasi gizi berbasis komunitas, serta peningkatan akses air bersih dan sanitasi.
STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA SD Delia Ramadani; Ari Suriani
Journal Central Publisher Vol 2 No 6 (2024): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jcp.v2i6.450

Abstract

Latar Belakang : Peningkatan minat belajar di kalangan siswa sekolah dasar merupakan faktor penting untuk mencapai keberhasilan dalam proses pembelajaran. Namun, banyak siswa yang mengalami penurunan motivasi belajar, yang berdampak negatif pada hasil akademis mereka. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan strategi pembelajaran aktif sebagai solusi untuk meningkatkan minat belajar siswa di tingkat SD. Metode yang digunakan meliputi studi literatur Metode : Metode yang digunakan meliputi studi literatur dari berbagai jurnal yang relevan serta penerapan pendekatan pembelajaran aktif yang tekanan keterlibatan langsung siswa dalam proses belajar, seperti diskusi, kerja kelompok, dan praktik langsung. Hasil dan Pembahasan : Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran aktif secara signifikan dapat meningkatkan minat belajar siswa dengan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan interaktif, menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kemandirian dalam belajar, serta meningkatkan hasil akademik. Kesimpulan : Penting bagi para guru untuk mengadopsi strategi pembelajaran aktif demi meningkatkan kualitas pendidikan di tingkat dasar.
PERAN GURU SEKOLAH DASAR DALAM MENDUKUNG PELAKSANAAN KURIKULUM MERDEKA BELAJAR DI ERA ABAD KE-21 Angeli Nada Aulia; Ari Suriani
Journal Central Publisher Vol 2 No 6 (2024): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jcp.v2i6.451

Abstract

Latar Belakang : Dalam pelaksanaan kurikulum di tingkat unit pendidikan, guru tidak hanya bertanggung jawab memberikan materi pendidikan, tetapi juga berperan sebagai penghubung, pendorong, dan pengawas dalam proses pembelajaran yang menyesuaikan dengan kebutuhan masing-masing siswa. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bahwa peran strategis guru juga ada dalam pelaksanaan Kurikulum Merdeka Belajar di sekolah dasar dan menengah. Metode : Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi pada para guru yang telah menerapkan kurikulum ini. Hasil dan Pembahasan : Temuan penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki peran krusial sebagai perancang pembelajaran, fasilitator, pengembang profesionalisme, serta kolaborator. Walaupun menghadapi sejumlah tantangan seperti kurangnya pelatihan dan fasilitas, guru tetap berusaha secara kreatif untuk mengatasi masalah tersebut melalui pelatihan internal dan kerja sama antar mata pelajaran. Kesimpulan : Studi ini menunjukkan bahwa keberhasilan Kurikulum Merdeka sangat ditentukan oleh kemampuan dan dedikasi guru dalam menyajikan pembelajaran yang relevan dan bermakna.
PENGARUH GANGGUAN CADEL TERHADAP PROSES BELAJAR ANAK SEKOLAH DASAR Aisyah Nadya Hutagalung; Ari Suriani
Journal Central Publisher Vol 2 No 6 (2024): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jcp.v2i6.454

Abstract

Latar Belakang : Cadel merupakan salah satu gangguan fonologis yang umum terjadi pada anak-anak dalam tahap perkembangan bahasa, ditandai dengan ketidakmampuan melafalkan bunyi tertentu secara tepat, terutama bunyi /r/ dan /s/. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk gangguan fonologis yang dialami anak cadel serta menganalisis bahasa penyebab dan dampaknya terhadap proses belajar anak di sekolah dasar. Metode : Metode penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah kualitatif deskriptif dengan desain tinjauan Pustaka (literature review). Hasil dan Pembahasan : Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak cadel cenderung mengganti bunyi [r] dengan [l] dan [s] dengan [ts], serta mengalami penghilangan bunyi dalam kata-kata tertentu. Meskipun demikian, kemampuan reseptif anak, baik secara visual maupun auditorik, tidak terganggu. Faktor penyebab cadel meliputi aspek fisiologis (seperti ankyloglossia), neurologis (gangguan saraf), dan lingkungan (pola komunikasi yang kurang tepat). Gangguan ini berdampak pada aspek bahasa, sosial-emosional, dan akademik anak, seperti rendahnya kepercayaan diri, kesulitan komunikasi, hingga hambatan dalam kegiatan belajar. Kesimpulan : Intervensi dini melalui latihan motorik mulut, pelatihan pelafalan, dan dukungan lingkungan sangat diperlukan untuk membantu anak mengatasi gangguan ini secara optimal.