cover
Contact Name
Ratno Susanto
Contact Email
krepaabdimas@gmail.com
Phone
+62881026447491
Journal Mail Official
ratnosusanto142@gmail.com
Editorial Address
https://ejournal.warunayama.org/index.php/krepa/about/editorialTeam
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Published by CV. SW Anugerah
ISSN : 29883059     EISSN : 29883059     DOI : -
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Kreativitas Pada Abdimas Jurnal Pengabdian Masyarakat terbit empat Kali setahun yaitu Januari, April, Juli, Oktober yang membahas praktik dan proses pengabdian masyarakat. Musyawarah: Jurnal Pengabdian Masyarakat menyediakan forum bagi akademisi dan praktisi untuk mengeksplorasi masalah dan merefleksikan praktik yang berkaitan dengan layanan pengabdian masyarakat. Kreativitas Pada Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat adalah jurnal daring yang didedikasikan untuk publikasi artikel pengabdian masyarakat berkualitas tinggi yang berfokus pada implementasi layanan pengabdian kepada masyarakat
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 525 Documents
PENINGKATAN KESADARAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (CUCI TANGAN PAKAI SABUN) PADA SISWA SDN 150 BENGKULU UTARA Dhabitha, Syifa Auni; Juniarti, Miranda; Prasetyo, Tegar Sabdo; Aribtha, Dwi Noviola; Putri, Dwi Reski Amelia; Maholtra, Aldi; Amaliah, Kiki
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 2 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v3i2.5696

Abstract

Clean and healthy living behavior is an effort by a person to maintain the quality and survival of his life, as well as to improve the degree of public health, especially in the school environment. Hand washing with soap is one of the indicators that plays an important role as a reference in the implementation of clean and healthy living behaviors. Good handwashing behavior can prevent health problems, especially in school-age children. However, the low habit of washing hands in school-age children is mainly due to a lack of awareness of the importance of hand washing. Therefore, it is important to provide knowledge and awareness to children about the importance of washing hands with soap in accordance with the recommendations of the World Health Organization (WHO). The purpose of the activity is to increase awareness and understanding of school-age children about the importance of washing hands with soap at SDN 150 Bengkulu Utara. The method of activity is through counseling about washing hands with soap properly and correctly at school. The results showed that most children understood the importance of washing hands with soap, but in practice it has not been fully done consistently. The conclusion of the activities carried out, namely health education in the form of counseling and direct practice about washing hands with soap properly and correctly can be useful so that there is an increase in awareness and knowledge of students about the importance of washing hands with soap. There is also a need for support in the form of providing adequate facilities and an active role from schools and parents in getting used to handwashing with soap in order to create a clean and healthy school environment.Keywords: knowledge, behavior, hand washing Perilaku hidup bersih dan sehat adalah suatu upaya seseorang dalam menjaga kualitas dan kelangsungan hidupnya, serta untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, terutama pada lingkungan sekolah. Cuci tangan pakai sabun merupakan salah satu indikator yang berperan penting sebagai acuan dalam pelaksanaan perilaku hidup bersih dan sehat. Perilaku cuci tangan yang baik dapat mencegah terjadinya permasalahan kesehatan, terutama pada anak usia sekolah. Namun, rendahnya kebiasaan cuci tangan pada anak usia sekolah terutama disebabkan oleh kurangnya kesadaran akan pentingnya cuci tangan. Oleh karena itu, penting untuk memberikan pengetahuan serta kesadaran pada anak-anak akan pentingnya cuci tangan pakai sabun yang sesuai dengan anjuran World Health Organization (WHO). Tujuan kegiatan adalah untuk meningkatkan kesadaran serta pemahaman anak usia sekolah mengenai pentingnya cuci tangan pakai sabun di SDN 150 Bengkulu Utara. Metode kegiatan melalui penyuluhan tentang cuci tangan pakai sabun yang baik dan benar di sekolah. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar anak-anak memahami pentingnya cuci tangan pakai sabun, namun secara praktik belum sepenuhnya dilakukan secara konsisten. Kesimpulan dari kegiatan yang dilakukan, yaitu pendidikan kesehatan dengan bentuk penyuluhan serta praktik langsung tentang cuci tangan pakai sabun yang baik dan benar dapat bermanfaat agar terdapat peningkatan kesadaran dan pengetahuan siswa mengenai pentingnya cuci tangan pakai sabun. Perlu juga adanya dukungan berupa penyediaan fasilitas yang memadai serta peran aktif dari pihak sekolah maupun orang tua dalam membiasakan perilaku cuci tangan pakai sabun agar dapat menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dan sehat. Kata kunci: pengetahuan, perilaku, cuci tangan
PEMBERDAYAAN UMKM BANDENG JELAK MENGGUNAKAN BARCODE DALAM PENINGKATAN EFISIENSI DAN DAYA SAING PENJUALAN PRODUK Maskur, Muhammad Ali; Hidayah, Inan; Emiliyah, Siti; Yuhofifah, Yuhofifah; Suchaina, Suchaina
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 2 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v3i2.5697

Abstract

The implementation of barcode technology in the operations of the Bandeng Jelak MSME has shown significant improvements in efficiency and business performance. Prior to adopting this technology, sales processes, inventory management, and product tracking were conducted manually, often leading to recording errors, delayed services, and decreased accuracy in operational data. Observations indicate that the implementation of barcode technology has reduced transaction errors, expedited the sales process, and enhanced real-time inventory management. Additionally, the use of barcodes enables better sales data analysis, supporting more accurate decision-making in marketing strategies and inventory management. As a result, sales and customer satisfaction have increased, strengthening the competitive edge of the Bandeng Jelak MSME in the market.Key Words : Barcode, Competitiveness, Operational Efficiency and UMKM. Penerapan teknologi barcode dalam operasional UMKM Bandeng Jelak telah menunjukkan peningkatan signifikan dalam efisiensi dan kinerja bisnis. Sebelum adopsi teknologi ini, proses penjualan, manajemen inventaris, dan pelacakan produk dilakukan secara manual, yang seringkali menyebabkan kesalahan pencatatan, keterlambatan layanan, dan penurunan akurasi data operasional. Observasi menunjukkan bahwa implementasi teknologi barcode telah mengurangi kesalahan dalam transaksi, mempercepat proses penjualan, dan meningkatkan manajemen stok secara real-time. Selain itu, penggunaan barcode memungkinkan analisis data penjualan yang lebih baik, sehingga mendukung pengambilan keputusan yang lebih tepat dalam strategi pemasaran dan pengelolaan inventaris. Dampaknya, penjualan dan kepuasan pelanggan meningkat, memperkuat daya saing UMKM Bandeng Jelak di pasar.Kata Kunci : Barcode, Daya Saing, Efisiensi Operasional, dan UMKM
PENYULUHAN PEMBUATAN SAMURAI (SPRAY ANTI NYAMUK DARI SERAI) DI DESA WONOSARI Zerfi, Pramesti Wisa; Syakilah, Ahdha; Silalahi , Endah Aulia; Annisha , Chairun; Ardianti, Rini; Jefri; Prastya, Hayyu Andesta; Yahya, Alwi; Yana, Yuda
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 2 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v3i2.5716

Abstract

Indonesia is a tropical country with relatively high humidity levels, which is a supporting factor for the rapid breeding of mosquitoes. Likewise, Wonosari village, which is located in Rangsang sub-district, Meranti Islands Regency, where the area is surrounded by waterways and plantations, causes mosquitoes to breed quite rapidly. To anticipate the dangers caused by mosquitoes, a SAMURAI (Anti-Mosquito Spray from Lemongrass) socialization activity was carried out by KUKERTA UNRI 2024 students. The aim of this activity was to provide information about the dangers of mosquitoes and training for the Wonosari Village community regarding the use of natural ingredients. those around the home environment such as Lemongrass (Cymbopogon citratus) to repel and prevent mosquito bites. The method used is the lecture method (delivery of material), discussion and training. The series of methods is to provide basic knowledge about the dangers of mosquitoes, followed by providing information and training regarding processing Lemongrass into an anti-mosquito concoction that is environmentally friendly and safe from chemicals. The counseling was held on July 27 2024 in the Wonosari Village Office Hall. The success of the activity was the increase in the basic knowledge of the Wonosari village community regarding the dangers of mosquitoes and how to process the natural ingredient lemongrass into a safe and environmentally friendly anti-mosquito concoction.
PENDAMPINGAN PEMASARAN UMKM BANDENG JELAK DI KELURAHAN BLANDONGAN PASURUAN MENGGUNAKAN E-KATALOG SEBAGAI ALAT TRANSFORMASI PEMASARAN Anggraeni, Ratna Sari Depi; Suchaina, Suchaina; Hendrawan, Nanda Patricia; Nisa, Fatma Zahrotun; Marfiansyah, Moch. Fikri Haikal
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 2 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v3i2.5722

Abstract

ABSTRACTMarketing assistance for Bandeng Jelak UMKM “Jelak Joyo Foods (JJF)” in Blandongan Village, Pasuruan, is an effort in community service activities that aims to increase competitiveness and market reach through the application of e-catalog technology. E-catalog, as a marketing transformation tool, is expected to overcome the limitations of conventional marketing that has been applied by these UMKM. This activity aims to describe the mentoring process in e-catalogue implementation, analyze the challenges faced during implementation, and identify the benefits and impacts on marketing and local economic development. The data collection methods used in this community service activity include interviews, observation, and documentation. Interviews were conducted with UMKM owners, marketing staff, and consumers to obtain a comprehensive perspective on e-catalog implementation. Observation was used to directly observe the marketing process before and after e-catalog implementation, while documentation was collected to verify the results from interviews and observations. The results showed that e-catalogue has successfully expanded the market reach of Jelak Joyo Foods UMKM and increased sales by 15% in the first three months after implementation. Nonetheless, challenges such as lack of technical knowledge and limited human resources are still obstacles in optimizing the use of e-catalogue. In conclusion, marketing assistance through e-catalog has proven effective in helping UMKM overcome the limitations of traditional marketing and encourage a more modern and efficient marketing transformation. The impact is not only felt in increased sales, but also in local economic development through increased market access and competitiveness of UMKM products.Keyword :Bandeng Jelak, Digital Marketing, E-Catalog, Marketing Transformation Tools, and UMKM ABSTRAKPendampingan pemasaran UMKM Bandeng Jelak “Jelak Joyo Foods (JJF)” di Desa Blandongan, Pasuruan, merupakan salah satu upaya kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan daya saing dan jangkauan pasar melalui penerapan teknologi e-katalog. E-katalog, sebagai alat transformasi pemasaran, diharapkan dapat mengatasi keterbatasan pemasaran konvensional yang selama ini diterapkan oleh UMKM tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pendampingan dalam implementasi e-katalog, menganalisis tantangan yang dihadapi selama implementasi, serta mengidentifikasi manfaat dan dampaknya terhadap pemasaran dan pengembangan ekonomi lokal. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan dengan pemilik UMKM, staf pemasaran, dan konsumen untuk mendapatkan perspektif yang komprehensif tentang implementasi e-katalog. Observasi digunakan untuk mengamati secara langsung proses pemasaran sebelum dan sesudah implementasi e-katalog, sedangkan dokumentasi dilakukan untuk memverifikasi hasil wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-katalog telah berhasil memperluas jangkauan pasar UMKM Jelak Joyo Foods dan meningkatkan penjualan sebesar 15% dalam tiga bulan pertama setelah implementasi. Meskipun demikian, tantangan seperti kurangnya pengetahuan teknis dan sumber daya manusia yang terbatas masih menjadi kendala dalam mengoptimalkan penggunaan e-katalog. Kesimpulannya, pendampingan pemasaran melalui e-katalog terbukti efektif dalam membantu UMKM mengatasi keterbatasan pemasaran tradisional dan mendorong transformasi pemasaran yang lebih modern dan efisien. Dampaknya tidak hanya dirasakan pada peningkatan penjualan, tetapi juga pada pengembangan ekonomi lokal melalui peningkatan akses pasar dan daya saing produk UMKM.Kata Kunci : Alat Transformasi Pemasaran, Bandeng Jelak, E-Katalog, Pemasaran Digital, dan UMKM
PEMANFAATAN HANDPHONE SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI BISNIS UMKM Dimas Akhsin Azhar; Yulia Sariwaty S.; Maya Retnasary; Rani Rahmayani; Ferdinandus Ngare
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 2 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v3i2.5733

Abstract

Saat ini, handphone yang bertransformasi menjadi Smartphone telah menjadi bagian penting dari mobilitas masyarakat modern. Fungsi dari handphone tidak hanya sebagai media komunikasi saja, tetapi juga telah menjadi media informasi, media social, media perbankan, hiburan dan juga media bisnis. Tujuan pelatihan adalah untuk berbagi pengetahuan dalam memanfaatkan handphone sebagai media mengembangkan pemasaran produk pelaku usaha UMKM. Keberadaan aflikasi media social, e-commerce seperti market place dalam sebuah handphone memberikan ruang bagi para pelaku usaha UMKM untuk merepresentasikan dirinya sebagai produsen atau penjual, maupun produk yang ditawarkan, selain itu bisa menjadi media komunikasi bagi peluang kerja sama, berbagi informasi, serta berkomunikasi dengan para konsumen atau rekan sesama pelaku usaha lainnya. Dalam pelaksanaan pelatihan, para peserta dikenalkan dengan materi pembuatan brand, komunikasi bisnis, e-commerce, dan media social untuk bisnis. Para peserta juga melaksanakan praktek pembuatan brand, membuat aplikasi media social untuk bisnis usahanya, dan ada pula yang melakukan praktek pembukaan toko online pada market place yang mereka pilih. Kegiatan diakhiri dengan respon antusiasme yang luar biasa dari para peserta yang merasa jika pelatihan sangat memberikan ilmu baru dan manfaat guna pengembangan bisnis usaha UMKM mereka.
KEGIATAN KOLASE UNTUK MENGASAH KREATIVITAS DAN MOTORIK HALUS PADA ANAK PAUD DESA SIMPANG JAYA KECAMATAN BATANG TUAKA Irsan Taufik Ali; Ade Muhammad Satria; Afra Mudrikah; Afrialdi; Eliza Dwi Anggraini; Ghali Amalul Ahli; Indra Herlan; Juliya Ravalina; Melia Yunanda; Mila Rahmawati; Resti Arini
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 3 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v3i3.5752

Abstract

Program pengabdian masyarakat dalam bentuk pendidikan ini atas dasar kerja sama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Riau dengan Desa Simpang Jaya Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi untuk meningkatkan motorik halus pada anak usia dini melalui media kolase gambar huruf. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Hasilnya menunjukkan bahwa penggunaan media kolase gambar masjid lebih efektif daripada metode menempel biasa, karena anak mengenal bentuk huruf sambil mengembangkan motorik halus mereka melalui kegiatan menempel kertas origami. Kata kunci: Kolase; Motorik Halus; Anak Usia Dini.
PENGABDIAN KUKERTA FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS RIAU MENJADIKAN KUOK SEBAGAI DESA SADAR HUKUM Zulfikar Jayakusuma; Adela Putri Maharani; Hilman Haripal; Sabrina Tio Larisha Marpaung; Nadya Marva Aneila; Putri Azelianda Syaren; Rahma Febiola; Arya Syafandu Riesta; Berry Aryakusuma; Sabrina Threcia
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 3 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v3i3.5753

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) MBKM Fakultas Hukum Universitas Riau yang dilaksanakan di Desa Kuok merupakan program intrakurikuler yang dilaksanakan sebagai salah satu perwujudan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan salah satu bentuk kegiatan pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Kukerta MBKM merupakan suatu program Kukerta yang berbeda dari Kukerta lainnya karena, Kukerta MBKM merupakan program kukerta yang memiliki jumlah 10 SKS, 4 diantaranya SKS kukerta dan 6 merupakan SKS mata kuliah yang dikonversi yaitu 3 mata kuliah Bantuan Hukum, Hukum Sumber Daya Alam, dan Hukum Kesehatan. Kegiatan Kukerta ini berlangsung selama 42 hari, dimulai pada 13 Juli 2024 hingga 23 Agustus 2024. Kukerta ini mempunyai 14 program kerja, diantaranya 10 program kerja utama, 1 program kerja tambahan, dan 3 program kerja insidentil. Cara pelaksanaan Kukerta MBKM FH Universitas Riau terdiri dari pelaksanaan survei dan perencanaan kegiatan sesuai dengan permasalahan yang sering timbul di Desa Kuok. Kukerta terlaksana karena adanya dukungan dan keterlibatan dari pemerintah Desa Kuok dan masyarakat Desa Kuok. Kukerta MBKM FH Universitas Riau diharapkan dapat memberikan manfaat, pemahaman, dan perubahan mengenai hukum bagi masyarakat Desa Kuok. Kata kunci: Kukerta, Pengabdian Masyarakat, Program Kerja, Desa Kuok
SOSIALISASI PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KELOMPOK WANITA TANI DALAM MENGHADAPI ANCAMAN SUMBER DAYA ALAM Zulfikar Jayakusuma; Andi Hijrah Uswatoen Khasanah; Ariq Febrian; Ferdi Juniawan Erga; Fitria Yolanda Sofni; Ghaitsa Rahma; Ivan Marcelino Barus; Muthiya; Puti Jasmine; Raka Wahyudi Abdurrohim; Rahmi Putri
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 2 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v3i2.5754

Abstract

Kelompok wanita tani merupakan kelompok yang rentan disimpangi hak-haknya dalam melaksanakan kegiatan. Di Desa Kumantan kesadaran hukum kelompok wanita tani masih tergolong rendah. Maka dari itu, perlu dilakukan kegiatan sosialisasi kesadaran hukum yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat desa agar social development goals (SDGS) atau pembangunan berkelanjutan berjalan dengan semestinya demi kesejahteraan rakyat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dan kualitatif yang dilakukan secara diskusi dan pengisian survei. Hasil dari sosialisasi ini adalah bertambahnya kesadaran hukum bagi kelompok wanita tani di Desa Kumantan Kata Kunci: Perlindungan Hukum, Kelompok Wanita Tani
KUKERTA: SOSIALISASI MEDIASI DAN PENETAPAN DESA MEDIASI DI DESA PULAU BIRANDANG KABUPATEN KAMPAR PROVINSI RIAU Samariadi; Amaliyah Amrayni; Fauzan Akbar; Muhammad Laksmana Afiq; T. Syahfina Maharani; Gibaran Kelindan; Deanda Ramadhani; Dea Kristie Sihombing; Rafi Rayhan Alfarisi; Resi Yulisa Putri; Alessandra de Rionny
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 3 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v3i3.5763

Abstract

Mediasi melibatkan pihak ketiga yang netral, yang berperan sebagai mediator untuk membantu pihak-pihak yang bersengketa mencapai kesepakatan secara damai tanpa harus melalui proses litigasi yang panjang dan mahal. Dengan adanya sosialisasi mediasi di desa pulau birandang dapat memberi pemahaman kepada masyarakat tentang mediasi sengketa. Penyuluhan mediasi sengketa di desa Pulau birandang yang diselenggarakan oleh Dewan Sengketa Indonesia (DSI) bersama program Kukerta MBKM Fakultas Hukum Universitas Riau. Melihat kondisi banyak masyarakat desa yang belum mengetahui pentingnya mediasi dalam penyelesaian sengketa. Dewan Sengketa indonesia (DSI) serta bersamaan dengan program kerja Mahasiswa Kukerta MBKM Fakultas Hukum universitas Riau mengadakan sosialisasi mediasi di desa pulau birandang. Kegiatan ini juga dilakukan atas izin Pemerintahan desa serta Dosen Pembimbing lapangan Kata Kunci: Mediasi, Sengketa, Desa Pulau Birandang
PENGEMBANGAN BRANDING UMKM DAPUR WONGSO MELALUI DESAIN ULANG LOGO, LABEL KEMASAN, DAN STIKER SERTA PENGELOLAAN MEDIA SOSIAL Lukluil Maknun, Lukluil Maknun; Daryono; Arif Hidayah; Meylani Agita Damayanti; Ajeng Kusumaningrum
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 3 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v3i3.5776

Abstract

Dalam persaingan bisnis yang ketat, branding merupakan aset tak ternilai bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menegah (UMKM). Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini ialah untuk membantu UMKM Dapur Wongso dalam membangun identitas merek yang kuat dan meningkatkan daya tarik produk di mata konsumen. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi, UMKM Dapur Wongso memiliki beberapa permasalahan, di antaranya keinginan pemilik UMKM untuk mengganti logo dengan gambar wajah beliau; keinginan untuk mendesain ulang label kemasan produk Tepung Crispy; keinginan untuk membuat logo stiker yang seragam untuk semua produk yang dijual; dan kurang optimalnya pemanfaatan media sosial, seperti pemasaran yang masih menggunakan WhatsApp pribadi dan bio Instagram yang kurang menarik. Solusi yang diberikan dari permasalahan tersebut yaitu berupa pengembangan branding UMKM melalui desain ulang logo, label kemasan, dan stiker serta pengelolaan media sosial. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini berupa desain baru untuk logo, label kemasan, dan stiker serta pembuatan WhatsApp Bisnis dan pembenahan bio Instagram Dapur Wongso yang diharapkan tidak hanya dapat menciptakan identitas merek yang kuat, namun juga dapat membangun kepercayaan pelanggan dan menciptakan hubungan yang berkelanjutan, sehingga Dapur Wongso dapat tumbuh dan berkembang secara signifikan.

Filter by Year

2023 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 4 No. 12 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 11 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 10 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 5 No. 3 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 5 No. 2 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 5 No. 1 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 9 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 8 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 7 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 6 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 5 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 4 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 3 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 2 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 12 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 11 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 10 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 12 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 11 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 10 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 1 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 9 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 8 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 7 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 6 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 5 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 4 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 3 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 2 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 1 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 9 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 8 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 7 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 6 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 5 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 4 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 3 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 12 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 11 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 10 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 2 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 1 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 9 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 8 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 7 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 6 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krep Vol. 1 No. 5 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 4 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 3 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 2 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 1 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) More Issue