cover
Contact Name
Hasan Syahrizal
Contact Email
jurnalihsan@gmail.com
Phone
+6282352818690
Journal Mail Official
jurnalihsan@gmail.com
Editorial Address
Jalan Sederhana Lorong Lambang Sari No.959, RT 001 RW. 006, Kelurahan Tembilahan Hulu Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau, Indonesia
Location
Kab. indragiri hilir,
Riau
INDONESIA
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 30259150     EISSN : 29871298     DOI : https://doi.org/10.61104/ihsan.v1i2
Fokus dan Ruang Lingkup Ihsan: Jurnal Pendidikan Islam menerima naskah asli yang tidak diterbitkan dalam bahasa Indonesia atau Inggris, berdasarkan penelitian dari metodologi penelitian kuantitatif, kualitatif, campuran, atau metodologi apa pun yang terkait dengan pendidikan
Articles 479 Documents
Kompetensi Profesional Guru Pendidikan Agama Islam dalam Penggunaan Media Pembelajaran di SMK SMTI Padang Ilham Akbar; M. Yemmardotillah
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i3.8279

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kompetensi profesional guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam memanfaatkan media pembelajaran sebagai sarana pendukung keberhasilan proses pembelajaran di era digital. Perkembangan teknologi informasi telah mengubah karakteristik peserta didik yang semakin dekat dengan penggunaan teknologi dalam kehidupan sehari-hari. Kondisi tersebut menuntut guru PAI untuk mampu memilih, mengelola, dan menggunakan media pembelajaran secara tepat agar materi pembelajaran dapat disampaikan secara efektif, menarik, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Meskipun penggunaan media pembelajaran semakin berkembang, kajian yang secara khusus menggambarkan kompetensi profesional guru PAI dalam penggunaan media pembelajaran di sekolah kejuruan berbasis industri masih relatif terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan di SMK SMTI Padang untuk memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai kompetensi profesional guru PAI dalam penggunaan media pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kompetensi profesional guru PAI dalam penggunaan media pembelajaran, menjelaskan bentuk pelaksanaan penggunaan media pembelajaran dalam proses pembelajaran, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan faktor penghambat yang memengaruhi penggunaannya di SMK SMTI Padang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kompetensi profesional guru PAI dalam penggunaan media pembelajaran, menjelaskan bentuk pelaksanaan penggunaan media pembelajaran dalam proses pembelajaran, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan faktor penghambat yang memengaruhi penggunaannya di SMK SMTI Padang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari tiga orang guru Pendidikan Agama Islam di SMK SMTI Padang. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI di SMK SMTI Padang telah memiliki kompetensi profesional yang baik dalam penggunaan media pembelajaran. Guru memanfaatkan berbagai media digital seperti LMS, PowerPoint, Canva, Quizizz, video pembelajaran, dan aplikasi Al-Qur’an digital, serta media non-digital seperti papan tulis dan mind map. Pemilihan media disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan peserta didik. Faktor pendukung penggunaan media pembelajaran meliputi perkembangan teknologi, ketersediaan sarana dan prasarana sekolah, dukungan kebijakan sekolah, serta kesiapan peserta didik. Sementara itu, faktor penghambat yang ditemukan berupa keterbatasan jaringan internet, gangguan listrik, dan kendala komunikasi terkait penggunaan media tertentu. Secara umum, penggunaan media pembelajaran oleh guru PAI di SMK SMTI Padang telah berjalan secara adaptif dan relevan dengan tuntutan pendidikan di era digital.
Pendidikan Demokratis: Menumbuhkan Budaya Diskusi dan Berpikir Kritis melalui Pendekatan Student-Centered dalam Pembelajaran PAI Defi Eri Winanti; Abdul Khobir; Luthfiana Salsabila; Himmatul Aliyah; Zahra Azzulla
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i3.8288

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di Indonesia masih didominasi pendekatan yang berpusat pada guru, sehingga partisipasi ruang dan keterlibatan kritis siswa menjadi terbatas. Penelitian ini bertujuan menerapkan penerapan student-centered learning (SCL) dalam membentuk kelas PAI yang demokratis, khususnya dalam memperkuat budaya diskusi dan kemampuan berpikir kritis siswa. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi pustaka (library Research), penelitian ini mengkaji secara sistematis 22 artikel jurnal terindeks Sinta serta 8 buku dan dokumen kebijakan relevan yang diterbitkan dalam sepuluh tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa SCL mampu mendorong partisipasi aktif, interaksi dialogis, dan keterampilan berpikir tingkat tinggi, sekaligus mewujudkan pendidikan agama yang benar-benar demokratis. Aktivitas berbasis diskusi terbukti menjadi inti dalam membangun pemahaman keagamaan yang reflektif. Meski demikian, tantangan implementasi masih ada, terutama terkait kesiapan guru, kepercayaan diri siswa, dan konteks pembelajaran yang beragam. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa kerangka teoritis yang lebih terpadu antara SCL, budaya diskusi, dan pemikiran kritis dalam pembelajaran PAI. 
Menavigasi Era Digital: Perspektif Etika Islam terhadap Integrasi Teknologi Modern Aditia Febrian; Azkia Rahmah; Syaitaqi Mochamad Altsani; Gita Pramesti; Muhammad Arfin; Tiesa Naila Najmi
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i3.8297

Abstract

Perkembangan pesat teknologi digital seperti Artificial Intelligence (AI) dan Blockchain sering kali menghadirkan tantangan etis dan operasional bagi umat Islam. Terdapat kebutuhan mendesak untuk memastikan bahwa adopsi teknologi ini tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip syariah. Tujuan: Makalah ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana teknologi modern dapat diintegrasikan dengan nilai-nilai Islam, secara khusus menyoroti pemanfaatannya dalam pengelolaan zakat, sertifikasi makanan halal, dan penyebaran dakwah. Hasil: Analisis menunjukkan bahwa AI dapat mengoptimalkan identifikasi mustahiq (penerima zakat) secara presisi, Blockchain memberikan transparansi absolut dalam rantai pasok makanan halal, dan aplikasi digital memperluas jangkauan dakwah melintasi batas geografis. Kesimpulan: Integrasi teknologi modern yang berlandaskan Maqashid Syariah (tujuan syariat) tidak hanya memberikan solusi inovatif terhadap masalah kontemporer umat, tetapi juga memperkuat implementasi nilai-nilai Islam di era digital.
Perubahan Partisipasi Politik Generasi-Z di Kelurahan Lasiana Kota Kupang Aristarkus Missa; Menilia Nawung; Kinga Kale; Maria Sinar Jaya; Doni Tena Bolu; Petrus Salestinus Mite
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i3.8299

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan partisipasi politik di kalangan Generasi Z di Desa Lasiana, Kota Kupang, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi perubahan tersebut, dan menjelaskan peran media sosial dalam membentuk perilaku politik kaum muda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, dan dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Temuan menunjukkan bahwa partisipasi politik Generasi Z telah bergeser dari bentuk konvensional ke partisipasi politik digital. Generasi Z lebih aktif terlibat dalam diskusi politik, berbagi informasi, kegiatan kampanye digital, dan memberikan dukungan politik melalui media sosial daripada dalam kegiatan politik formal. Perubahan ini dipengaruhi oleh perkembangan teknologi informasi, karakteristik Generasi Z sebagai penduduk asli digital, dan faktor lingkungan sosial dan sosialisasi politik. Media sosial telah menjadi sumber utama informasi politik, tetapi juga meningkatkan risiko misinformasi dan pengaruh tren digital. Studi ini menyimpulkan bahwa peningkatan literasi digital dan pendidikan politik sangat penting untuk mendorong partisipasi politik yang lebih kritis dan bermakna di kalangan Generasi Z, sehingga berkontribusi pada penguatan demokrasi.
Analisis Ketepatan Sasaran dan Kesesuaian Kebutuhan Penerimaan Bantuan Sosial Bagi Masyarakat di RT 020/RW 006, Matani, Kelurahan Penfui Timur, Kabupaten Kupang Maria Jesika Pajong; Enjelina Nelo; Elza Melsiana Putri Kanni; Kristin Melani Tinenti; Gilardino Sergius Kaesnube; Sandiang Kaya Ndapa Namung; Petrus Salestinus Mite
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i3.8317

Abstract

Kemiskinan masih menjadi permasalahan sosial utama yang memengaruhi kemampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran bantuan sosial serta ketepatan sasaran penerima di Kelurahan Penfui Timur. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bantuan sosial seperti PKH, BLT, dan sembako berperan signifikan dalam memenuhi kebutuhan pangan, pendidikan, dan rumah tangga masyarakat. Mayoritas penerima merupakan pekerja sektor informal dengan pendapatan tidak tetap sehingga sangat terbantu oleh program tersebut. Proses penentuan penerima dilakukan melalui pendataan dan verifikasi langsung oleh aparat setempat, yang dinilai cukup efektif. Namun, masih diperlukan pembaruan data secara berkala untuk meningkatkan ketepatan sasaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa bantuan sosial memiliki peran penting dalam menjaga kesejahteraan masyarakat miskin, namun perlu peningkatan akurasi data agar lebih optimal.
Metode Ibrah dalam Pembentukan Nilai pada Pembelajaran Agama Islam Zamsiswaya; Alfin Rahmatin Munir
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i3.8326

Abstract

Meskipun metode ibrah telah menjadi perhatian dalam berbagai penelitian pendidikan Islam, kajian yang secara khusus membahas penerapannya sebagai strategi pembelajaran nilai dalam konteks pendidikan modern dan Society 5.0 masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep, langkah penerapan, serta implikasi metode ibrah dalam pembelajaran nilai pada pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kepustakaan (library research) melalui telaah berbagai sumber literatur seperti Al-Qur’an, hadis, buku, jurnal ilmiah, dan penelitian terdahulu yang relevan. Data dikumpulkan menggunakan teknik dokumentasi dan dianalisis melalui analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ibrah memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan internalisasi nilai moral peserta didik melalui penguatan aspek afektif, spiritual, dan reflektif. Penerapan metode ini dilakukan melalui pemilihan kisah bernilai, penyampaian kisah secara menarik, refleksi dan tadabbur, penguatan nilai, aplikasi dalam kehidupan nyata, serta evaluasi perilaku peserta didik. Selain itu, metode ibrah relevan diterapkan pada era Society 5.0 melalui integrasi media pembelajaran digital yang interaktif dan kontekstual. Penelitian ini menegaskan bahwa metode ibrah merupakan strategi pembelajaran nilai yang holistik dalam membentuk generasi muslim yang beriman, berakhlak mulia, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Kajian Ontologi, Epistemologi, dan Aksiologi dalam Filsafat Pendidikan Islam: Suatu Analisis Aplikatif Zikratul Fittri
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i3.8349

Abstract

Filsafat pendidikan Islam memiliki peran penting dalam memberikan landasan konseptual terhadap pengembangan ilmu pengetahuan yang tidak hanya berorientasi pada aspek intelektual, tetapi juga spiritual dan moral. Permasalahan utama dalam kajian ini terletak pada perlunya pemahaman yang komprehensif mengenai hubungan antara ontologi, epistemologi, dan aksiologi dalam pendidikan Islam sebagai satu kesatuan sistem yang utuh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep ontologi, epistemologi, dan aksiologi dalam filsafat pendidikan Islam serta relevansinya terhadap pengembangan pendidikan di era modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh melalui studi dokumentasi dari Al-Qur’an, hadis, buku, dan artikel jurnal ilmiah yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara ontologis, pendidikan Islam memandang manusia sebagai makhluk multidimensional yang memiliki potensi fitrah untuk dikembangkan secara seimbang antara aspek jasmani, akal, dan spiritual. Secara epistemologis, pendidikan Islam mengintegrasikan wahyu, akal, dan pengalaman empiris sebagai sumber pengetahuan yang saling melengkapi dalam proses pembelajaran. Secara aksiologis, pendidikan Islam menegaskan bahwa ilmu harus berorientasi pada nilai-nilai ilahiyah dan insaniyah yang bertujuan untuk kemaslahatan manusia serta pembentukan karakter peserta didik. Ketiga aspek tersebut saling terintegrasi dalam membangun sistem pendidikan Islam yang holistik, humanis, dan transendental. Kesimpulannya, integrasi ontologi, epistemologi, dan aksiologi dalam pendidikan Islam menjadi dasar penting dalam membentuk sistem pendidikan yang tidak hanya menghasilkan kecerdasan intelektual, tetapi juga karakter dan spiritualitas peserta didik.
Mengeksplorasi Dimensi Esoteris Dan Eksoteris Kontinuitas Penciptaan Tuhan Perspektif QS. Qaf Ayat 38 Dwi Tra Mahendra; Komarudin Sassi
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i3.8368

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis dimensi esoteris dan eksoteris kontinuitas penciptaan Tuhan dalam perspektif QS. Qaf : 38. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh dari Al-Qur'an, kitab tafsir klasik dan kontemporer. Analisis dilakukan melalui pendekatan tafsir tematik dan hermeneutik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara eksoteris QS. Qaf : 38 menegaskan kemahakuasaan Allah dalam menciptakan langit dan bumi tanpa mengalami kelelahan. Secara esoteris, ayat ini menunjukkan kontinuitas penciptaan sebagai manifestasi kehendak dan pemeliharaan Allah yang berlangsung terus-menerus terhadap alam semesta. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi pendekatan esoteris dan eksoteris menghasilkan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai hubungan Tuhan, manusia, dan alam dalam perspektif kosmologi Qur'ani dan metafisika Islam.
Analisis Lingkungan Internal dan Eksternal dalam Lembaga Pendidikan Islam Mahdini Al Ghifari; Supianto
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i3.8374

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis lingkungan internal dan eksternal dalam lembaga pendidikan Islam melalui pendekatan kajian pustaka. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif, melalui pengumpulan dan analisis berbagai sumber ilmiah berupa buku, artikel jurnal, hasil penelitian, serta dokumen yang relevan dengan tema manajemen strategis pendidikan Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa lingkungan internal lembaga pendidikan Islam terdiri atas sumber daya manusia, kepemimpinan, budaya organisasi, sarana dan prasarana, serta sistem tata kelola yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Faktor-faktor tersebut menjadi sumber kekuatan maupun kelemahan yang memengaruhi efektivitas pencapaian tujuan lembaga. Sementara itu, lingkungan eksternal meliputi kebijakan pemerintah, perkembangan teknologi, kondisi sosial budaya, faktor ekonomi, globalisasi, dan persaingan antar lembaga pendidikan yang menghadirkan berbagai peluang sekaligus ancaman. Hasil sintesis literatur juga menunjukkan bahwa keunggulan utama lembaga pendidikan Islam terletak pada identitas keislaman, budaya religius, dan kemampuannya dalam membentuk karakter peserta didik. Namun demikian, tantangan terkait profesionalisme pengelolaan, keterbatasan sumber daya, serta tuntutan adaptasi terhadap perubahan lingkungan masih menjadi isu penting yang perlu diperhatikan. Oleh karena itu, analisis SWOT dapat digunakan sebagai instrumen strategis untuk mengintegrasikan faktor internal dan eksternal dalam merumuskan strategi pengembangan lembaga pendidikan Islam yang adaptif, berdaya saing, dan tetap berorientasi pada nilai-nilai Islam.
Studi Kualitatif Penerapan Deep Learning Terhadap Minat dan Motivasi Belajar pada Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Murid Kelas VIII di SMP Sapta Andika Denpasar Ni Kadek Mariyanti; Ni Wayan Budiasih; Ni Kadek Supadmini
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i3.8384

Abstract

Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti memiliki peran penting dalam membentuk karakter, moral, dan spiritual murid. Namun, dalam proses pembelajaran masih ditemukan rendahnya minat dan motivasi belajar murid yang ditunjukkan melalui kurangnya partisipasi aktif, perhatian, dan keterlibatan murid selama kegiatan pembelajaran berlangsung. Oleh karena itu, diperlukan suatu pendekatan pembelajaran yang mampu mendorong keterlibatan aktif murid serta memberikan pengalaman belajar yang bermakna. Salah satu pendekatan yang dapat diterapkan adalah deep learning yang menekankan pemahaman materi secara mendalam, pembelajaran yang bermakna, dan keterkaitan materi dengan kehidupan sehari-hari. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mendeskripsikan penerapan deep learning terhadap minat dan motivasi belajar pada pembelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti murid kelas VIII di SMP Sapta Andika Denpasar, (2) untuk mengetahui kendala dan upaya yang dilakukan dalam penerapan deep learning, dan (3) untuk mengetahui dampak penerapan deep learning terhadap minat dan motivasi belajar murid.Penelitian ini dianalisis menggunakan teori konstruktivisme dan teori humanistik. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, studi kepustakaan, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Penerapan deep learning pada pembelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti murid kelas VIII di SMP Sapta Andika Denpasar dilaksanakan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran yang berorientasi pada pembelajaran bermakna, sadar, dan menyenangkan sehingga mampu meningkatkan keterlibatan aktif murid dalam proses pembelajaran. (2) Kendala yang dihadapi meliputi perbedaan kemampuan belajar murid, keterbatasan waktu pembelajaran, serta kurangnya konsentrasi sebagian murid selama proses pembelajaran. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut yaitu dengan menggunakan metode pembelajaran yang bervariasi, memberikan motivasi dan pendampingan kepada murid, serta menyesuaikan strategi pembelajaran dengan karakteristik dan kebutuhan murid. (3) Dampak penerapan deep learning terlihat dari meningkatnya minat belajar murid yang ditunjukkan melalui antusiasme dan partisipasi aktif dalam pembelajaran, serta meningkatnya motivasi belajar yang tercermin dari kesungguhan, tanggung jawab, dan keinginan murid untuk memahami materi secara lebih mendalam.