cover
Contact Name
Ria Buana
Contact Email
Jurnal.eberspapyrus@gmail.com
Phone
+628129657508
Journal Mail Official
jurnal.eberspapyrus@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Ebers Papyrus
ISSN : 08548862     EISSN : 27981630     DOI : https://doi.org/10.24912/ep.vxxxx.xxxxx
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ebers Papyrus adalah jurnal kedokteran dan kesehatan yang dikaji oleh pakar yang ahli dalam bidangnya. Ebers Papyrus berfokus meningkatkan wasasan dan pengetahuan ilmu kedokteran dasar, kedokteran klinis dan kedokteran komunitas dengan pendekatan Evidence-Based Medicine berupa artikel asli, studi kasus dan tinjauan pustaka. Konten Ebers Papyrus meliputi artikel-artikel terkini dalam bidang Biologi Molekuler, Histopatologi, Alergi dan Imunologi, Studi Sel Punca, Gizi, Geriatri, Farmakologi, Herbal, Infeksi dan Penyakit Tropis, Ilmu Penyakit Dalam, Ilmu Kesehatan Anak, Ilmu Obstetri dan Ginekologi, Ilmu Kesehatan Masyarakat, Ilmu Bedah, Neurologi, Oftalmologi, Otolaringologi, Dermatovenerologi, Psikiatri, Radiologi, Forensik, Rehabilitasi Medik dan Kedokteran Olah Raga.
Articles 251 Documents
ANALISIS FREKUENSI JAJAN TERHADAP KEJADIAN OBESITAS SISWA SMAN 1 GANTUNG BELITUNG TIMUR Marcellino; Alexander Halim Santoso
Ebers Papyrus Vol. 31 No. 1 (2025): EBERS PAPYRUS
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ep.v31i1.34838

Abstract

Obesitas merupakan salah satu masalah kesehatan yang semakin meningkat secara global, termasuk di Indonesia. Di Indonesia prevalensi obesitas pada remaja usia 16-18 tahun menunjukan kecenderungan meningkat dari 1,6% pada tahun 2013 menjadi 4% pada tahun 2018. Salah satu faktor yang berkontribusi terhadap obesitas pada remaja adalah pola makan, termasuk kebiasaan jajanan di sekolah. Kebiasaan ini dapat mempengaruhi asupan kalori harian dan status gizi siswa. Penelitian ini ingin mengetahui hubungan antara frekuensi jajandi sekolah dengan obesitas pada siswa SMAN 1 Gantung, serta mendeskripsikan karakteristik frekuensi jajan dan status gizi siswa. Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan desain cross-sectional. Responden dari penelitian ini terdiri dari 122 responden siswa kelas XI dan XII yang memenuhi kriteria inklusi. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan pengukuran antropometri berupa indeks massa tubuh (IMT). Analisis data dilakukan dengan uji statistik chi-square untuk melihat hubungan antara variabel independen (frekuensi jajan) dan variabel dependen (status obesitas). Hasil penelitian menunjukan bahwa pada penelitian ini tidak didapatkan hubungan statistic yang bermakna antara frekuensi jajan di sekolah dengan obesitas pada subyek dengan nilai p=0,321. Meskipun demikian, nilai rasio prevalens (RP) sebesar 1,940 menunjukkan bahwa subjek yang sering jajan cenderung hampir dua kali lebih berisiko mengalami obesitas dibandingkan yang jarang jajan.
STUDI ANALITIK: PERILAKU PHBS SEKOLAH DENGAN TERJADINYA DIARE DI SMA SANTO YOSEF PANGKALPINANG Michael Wijaya Gunawan; Silviana Tirtasari
Ebers Papyrus Vol. 31 No. 1 (2025): EBERS PAPYRUS
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ep.v31i1.34839

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) ialah sekumpulan tindakan kesehatan yang dapat diterapkan di mana saja oleh individu atau keluarga atau kelompok untuk berpartisipasi aktif dalam program kesehatan masyarakat dan melindungi diri. Tujuan penerapan PHBS ialah meningkatkan angka kualitas hidup. Penerapan PHBS dapat dilakukan di mana saja yaitu rumah, lingkungan kerja maupun sekolah. Penerapan PHBS di sekolah dapat menciptakan lingkungan sekolah yang sehat dan kondusif serta menghindari para siswa siswi dari ancaman penyakit seperti diare. Diare merupakan masalah kesehatan yang sering dijumpai pada siswa-siswi yang ditandai dengan buang air besar sebanyak 3 kali atau lebih dalam satu hari dengan konsistensi feses lembek atau encer atau berair yang dapat disebabkan oleh bakteri patogen seperti Eschericia coli. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui data frekuensi diare pada siswa siswi SMA Santo Yosef Pangkalpinang serta mencari hubungan antara pengetahuan, sikap dan tindakan PHBS terhadap kejadian diare. Penelitian ini sudah memiliki kaji etik dan ijin. Desain yang digunakan dalam penelitian ini analitik observasional cross-sectional dengan pengambilan sampel secara total random sampling. Subjek pada penelitian ini berjumlah 215 orang yang kemudian datanya dikumpulkan menggunakan e-form (electronic form). E-form yang dikumpulkan terdiri dari karakteristik responden, informed consent, kuesioner PHBS serta kuesioner kejadian diare yang sudah memiliki validitas dari penelitian sebelumnya. Data yang dikumpulkan diolah menggunakan spss dengan uji statistik Fisher-Exact. Hasil uji Fisher-Exact didapatkan ada hubungan antara pengetahuan (p-value 0,087, PRR 2.512), sikap (p-value 0.032, PRR 2.71) dan tindakan PHBS (p-value 0.009, PRR 2.221) terhadap kejadian diare pada siswa-siswi SMA Santo Yosef Pangkalpinang.
GAMBARAN KADAR ASAM URAT DARAH PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK DI RUMAH SAKIT SUMBER WARAS JAKARTA Nisrina Haifa Lutfia; Marina Maria Ludong
Ebers Papyrus Vol. 31 No. 1 (2025): EBERS PAPYRUS
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ep.v31i1.34840

Abstract

Gagal ginjal kronik merupakan salah satu faktor penyebab dari meningkatnya kadar asam urat pada darah. Di Indonesia populasi penderita gagal ginjal kronik sebanyak 0,38% dari total jumlah penduduk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kadar asam urat pada pasien gagal ginjal kronik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, dengan desain deskriptif cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 30 responden. Populasi penelitian ini adalah pasien gagal ginjal kronik yang melakukan pemeriksaan kadar asam urat darah. Data dikumpul dengan cara non-random sampling melalui data rekam medis dan hasil pemeriksaan laboratorium pada pasien gagal ginjal kronik di Rumah Sakit Sumber Waras Jakarta. Hasil penelitian didapatkan pasien gagal ginjal kronik yang mengalami hiperurisemia sebanyak 17 orang, dan populasi paling banyak berjenis kelamin laki-laki sebanyak 12 orang. Dari penelitian ini juga didapatkan populasi yang mengalami hiperurisemia didominasi dengan pasien gagal ginjal kronik stadium V. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa gambaran pasien gagal ginjal kronik yang mengalami hiperurisemia paling banyak berjenis kelamin laki-laki (12 orang) dan pada populasi paling banyak didapati pada pasien dengan gagal ginjal kronik stadium V (7 orang).
HUBUNGAN POSISI BERDIRI DENGAN LOW BACK PAIN PADA PEGAWAI BAGIAN PRODUKSI DI PT. BRIDGESTONE TIRE INDONESIA KARAWANG Nurmala Aprianti; Dewi Indah Lestari
Ebers Papyrus Vol. 31 No. 1 (2025): EBERS PAPYRUS
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ep.v31i1.34841

Abstract

Nyeri punggung bawah atau Low Back Pain (LBP) adalah salah satu gangguan muskuloskeletal akibat posisi ergonomi yang salah. Nyeri punggung bawah masih merupakan salah satu tantangan kesehatan publik diseluruh dunia dan salah satu kelompok penyakit muskuloskeletal yang sangat berhubungan dengan pekerjaan. Hal ini karena nyeri punggung bawah mengakibatkan disabilitas temporer atau permanen yang menimbulkan kerugian bagi pekerja terutama dalam penurunan produktivitas peningkatan biaya untuk pekerja, perusahaan dan masyarakat secara umum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat adanya hubungan antara posisi berdiri dengan kejadian low back pain pada pegawai bagian produksi PT Bridgestone Tire Indonesia Karawang. Pengumpulan data dilakukan pada pegawai bagian produksi di PT Bridgestone Tire Indonesia Karawang yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi, data dianalisis dengan menggunakan analitik observasional cross sectional dan disajikan dalam bentuk tabel. didapatkan responden yang melakukan posisi berdiri dinamis sebanyak 17 (53,1%) responden mengalami keluhan Low back pain dan 15 (46,9%) responden tidak mengalami keluhan. Responden yang melakukan posisi berdiri statis dengan rincian lima responden (22,7%) mengalami keluhan dan 17 (77,3%) responden tidak mengalami keluhan. Hasil penelitian kali ini mendapatkan nilai p-value sebesar 0,025. Terdapat hubungan signifikan antara posisi berdiri statis saat bekerja dengan kejadian nyeri punggung bawah low back pain pada pegawai bagian produksi PT Bridgestone Tire Indonesia Karawang.
ASOSIASI LINGKAR PINGGANG DAN PROFIL LDL PADA MASYARAKAT USIA KERJA DI JAKARTA BARAT Ryan Dafano Putra Mahendri; Santoso, Alexander Halim
Ebers Papyrus Vol. 31 No. 1 (2025): EBERS PAPYRUS
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ep.v31i1.34842

Abstract

Dislipidemia merupakan salah satu faktor risiko utama penyakit kardiovaskular dan sangat erat kaitannya dengan obesitas sentral. Lingkar pinggang merupakan indikator antropometri sederhana namun efektif untuk mendeteksi obesitas sentral. Kolesterol LDL, dikenal sebagai “kolesterol jahat”, berperan penting dalam proses aterosklerosis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara lingkar pinggang dengan kadar kolesterol LDL pada masyarakat usia kerja di Jakarta Barat. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional). Subjek penelitian terdiri dari 178 orang dewasa usia kerja di Jakarta Barat yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Data dikumpulkan melalui kuesioner, pengukuran lingkar pinggang, dan pemeriksaan LDL menggunakan metode Point-of-Care Testing (POCT). Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Rerata usia responden adalah 45,11 ± 10,57 tahun dan mayoritas berjenis kelamin perempuan (69,7%). Sebanyak 61,2% responden mengalami lingkar pinggang tinggi, dan 36% memiliki kadar LDL tinggi (≥130 mg/dL). Hasil uji statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan bermakna antara lingkar pinggang dan kadar LDL (p > 0,05), namun peningkatan lingkar pinggang dan kadar LDL tinggi tetap menjadi indikator penting untuk dilakukan skrining rutin dan promosi gaya hidup sehat di kelompok usia kerja.
STUDI MENGENAI PENGETAHUAN TINGKAT PENCEGAHAN INFEKSI DENGUE DI MASYARAKAT Salma Siti Julpa; Velma Herwanto
Ebers Papyrus Vol. 31 No. 1 (2025): EBERS PAPYRUS
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ep.v31i1.34843

Abstract

Penyakit DBD merupakan penyakit endemis di wilayah kerja Puskesmas Cijedil. Diketahui dari data puskesmas setempat bahwa kasus Infeksi dengue masih banyak terjadi di wilayah Puskesmas Cijedil. Berbagai strategi penanggulangan telah dilakukan untuk mengatasi terjadinya peningkatan kasus DBD, namun belum menampakkan hasil seperti yang diharapkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan mengenai pencegahan infeksi virus dengue pada masyarakat yang ada di wilayah Puskesmas Cijedil. Penelitian ini adalah penelitian deskripstif dengan disain potong lintang untuk mempelajari pengetahuan warga mengenai pengetahuan pencegahan infeksi dengue. Populasi sasaran adalah warga Kecamatan Cugenang yang berusia ≥ 18 tahun. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. Jumlah responden penelitian adalah 72 orang. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa responden yang memiliki pengetahuan Pencegahan Infeksi Virus Dengue baik lebih dari setengahnya yaitu sebanyak 39 responden (54,2%) sedangkan yang memiliki tingkat pengetahuan Pencegahan Infeksi Virus Dengue buruk kurang dari setengahnya yaitu sebanyak 33 responden (45,8%) Baiknya tingkat pengetahuan warga mengenai pencegahan infeksi dengue harus dibarengi dengan sikap dan perilaku yang baik. Oleh karena itu, diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai sikap dan perilaku pencegahan dengue pada warga.
GAMBARAN KUALITAS TIDUR DAN INTENSITAS BERMAIN GAME ONLINE BERBASIS GENDER PADA MAHASISWA KEDOKTERAN UNIVERSITAS TARUMANAGARA ANGKATAN 2022 Salwa Deyo Maharani; Alya Dwiana
Ebers Papyrus Vol. 31 No. 1 (2025): EBERS PAPYRUS
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ep.v31i1.34844

Abstract

Berdasarkan data yang dipublikasikan oleh Environment Software Association (ESA) pada tahun 2022 menunjukan pengguna game online di Amerika Serikat (USA) mencapai 215.5 juta dan sebanyak 65% adalah kalangan remaja. Bermain game online yang terlalu lama dapat menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kurangnya pemenuhan kebutuhan tidur. Pemain game yang tidak dapat mengatur waktu dan terus menerus bermain game online mengakibatkan terjadinya dampak negatif terhadap kualitas tidurnya. Penelitian bertujuan untuk mengetahui prevalensi intensitas bermain game online dan kualitas tidur terhadap jenis kelamin. Penelitian ini merupakan studi deskriptif dengan populasi mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Angkatan 2022. Sampel diambil dengan meggunakan metode consecutive non random sampling. Instrument penelitian yang digunakan adalah Indonesian Online Game Addiction Questionare dan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Total responden dari mahasiswa kedokteran Universitas Tarumanagara Angkatan 2022 sebanyak 126 orang yang terdiri dari 96 (76,2%) responden perempuan dan 30 (23,8%) responden laki-laki. hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan prevalensi intensitas bermain game online dan kualitas tidur antara jenis kelamin laki-laki dan perempuan, dimana tidak kecanduan game online lebih banyak pada responden perempuan (83,3%) dibandingkan pada responden laki-laki (50%) dan kualitas tidur perempuan lebih buruk (53,1%) jika dibandingkan dengan kualitas tidur laki-laki yaitu (40%).
KEJADIAN INFEKSI SALURAN KEMIH PADA ANAK YANG DISIRKUMSISI DAN TIDAK DISIRKUMSISI USIA 3-12 TAHUN Seravin Janet Riadi; Nicolas Albert Tambunan
Ebers Papyrus Vol. 31 No. 1 (2025): EBERS PAPYRUS
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ep.v31i1.34845

Abstract

Infeksi Saluran Kemih (ISK) adalah masalah kesehatan umum pada anak-anak, khususnya pada kelompok usia 9-12 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hubungan antara kejadian ISK dengan tindakan sirkumsisi pada anak laki-laki berusia 3-12 tahun. Dengan desain penelitian cross- sectional, data dikumpulkan dari 128 responden di Rumah Sakit Sumber Waras, Jakarta Barat. Dari hasil penelitian, ditemukan bahwa 38% anak mengalami ISK, dengan 65,2% di antaranya merupakan anak yang tidak disirkumsisi. Analisis statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara sirkumsisi dan penurunan kejadian ISK (p < 0,001). Penelitian ini menguatkan bahwa sirkumsisi dapat menjadi tindakan preventif yang efektif dalam mencegah ISK pada anak laki-laki. Namun, penelitian ini memiliki keterbatasan, terutama dalam penggunaan urinalisis sebagai metode diagnosis utama. Oleh karena itu, diperlukan penelitian lanjutan dengan metode yang lebih komprehensif untuk mendukung temuan ini.
PENGARUH STRES AKADEMIK TERHADAP RESPONS FISIOLOGI PENINGKATAN TEKANAN DARAH PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNTAR Shelsya Fiorella Mayulu; Djung Lilya Wati
Ebers Papyrus Vol. 31 No. 1 (2025): EBERS PAPYRUS
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ep.v31i1.34846

Abstract

Pendahuluan Stres akademik merupakan salah satu fenomena umum yang dialami mahasiswa, termasuk di kalangan mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara (UNTAR). Stres ini dapat memengaruhi kesehatan fisik, seperti peningkatan tekanan darah, yang berisiko berkembang menjadi hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara stres akademik dengan respons fisiologi berupa tekanan darah. Metode Penelitian ini menggunakan desain potong lintang dengan total 104 mahasiswa Fakultas Kedokteran UNTAR angkatan 2021–2022 sebagai responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner DASS-42 untuk menilai tingkat stres dan pengukuran tekanan darah menggunakan sfigmomanometer. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji Chi-Square. Hasil Sebagian besar responden (55,8%) memiliki tingkat stres tinggi, sementara 64,4% memiliki tekanan darah normal. Namun, 21,2% dan 14,4% responden masing-masing berada dalam kategori hipertensi tahap 2 dan tahap 1. Analisis statistik menunjukkan tidak adanya hubungan signifikan antara tingkat stres akademik dan tekanan darah (p = 0,381). Diskusi Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun distribusi hipertensi lebih tinggi pada responden dengan stres tinggi, hubungan tersebut tidak signifikan secara statistik. Faktor lain seperti gaya hidup, genetik, dan manajemen stres mungkin turut berkontribusi terhadap tekanan darah. Kesimpulan Stres akademik adalah masalah signifikan yang memengaruhi mayoritas mahasiswa Fakultas Kedokteran UNTAR, meskipun tidak ditemukan hubungan signifikan dengan tekanan darah. Strategi manajemen stres yang lebih baik dan promosi gaya hidup sehat diperlukan untuk mengurangi dampak stres akademik.
ANALISIS FAKTOR SOSIODEMOGRAFIS, PSIKOLOGIS, DAN PENGETAHUAN TERHADAP KESIAPAN IBU DALAM MERAWAT BAYI BARU LAHIR Sri Sunarsih; Wiyarni Pambudi
Ebers Papyrus Vol. 31 No. 1 (2025): EBERS PAPYRUS
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ep.v31i1.34847

Abstract

Kehamilan merupakan fase transisi penting yang membawa perubahan fisik, emosional, dan psikologis, sehingga diperlukan kesiapan yang optimal untuk menjalani peran baru sebagai ibu. Kesiapan ibu dalam merawat bayi baru lahir berperan penting dalam mendukung tumbuh kembang bayi, terutama pada periode neonatal yang krusial. Tingginya angka kematian neonatus pada masa nifas serta rendahnya cakupan pelayanan antenatal care (ANC) dan partisipasi kelas ibu hamil menunjukkan pentingnya perhatian terhadap kesiapan ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi kesiapan ibu dalam merawat bayi baru lahir di Puskesmas Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional dengan desain cross-sectional. Subjek terdiri dari 49 ibu hamil trimester dua dan tiga yang memenuhi kriteria inklusi dan bersedia berpartisipasi, dipilih melalui teknik convenience sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara kemudian dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat tiga faktor yang memiliki hubungan bermakna (p < 0,05) dengan kesiapan ibu dalam merawat bayi baru lahir, yaitu usia anak terakhir (p = 0,013), kondisi psikologis ibu (p = 0,001), dan tingkat pengetahuan (p = 0,009). Sebanyak 57,1% ibu memiliki kesiapan baik dalam merawat bayi baru lahir, sejalan dengan kondisi psikologis yang baik sebanyak 61,2%, dukungan sosial yang baik 59,2%, dan tingkat pengetahuan yang baik sebanyak 57,1%. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa usia anak terakhir, kondisi psikologis, dan tingkat pengetahuan berpengaruh signifikan terhadap kesiapan ibu dalam merawat bayi baru lahir.