cover
Contact Name
Ria Buana
Contact Email
Jurnal.eberspapyrus@gmail.com
Phone
+628129657508
Journal Mail Official
jurnal.eberspapyrus@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Ebers Papyrus
ISSN : 08548862     EISSN : 27981630     DOI : https://doi.org/10.24912/ep.vxxxx.xxxxx
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ebers Papyrus adalah jurnal kedokteran dan kesehatan yang dikaji oleh pakar yang ahli dalam bidangnya. Ebers Papyrus berfokus meningkatkan wasasan dan pengetahuan ilmu kedokteran dasar, kedokteran klinis dan kedokteran komunitas dengan pendekatan Evidence-Based Medicine berupa artikel asli, studi kasus dan tinjauan pustaka. Konten Ebers Papyrus meliputi artikel-artikel terkini dalam bidang Biologi Molekuler, Histopatologi, Alergi dan Imunologi, Studi Sel Punca, Gizi, Geriatri, Farmakologi, Herbal, Infeksi dan Penyakit Tropis, Ilmu Penyakit Dalam, Ilmu Kesehatan Anak, Ilmu Obstetri dan Ginekologi, Ilmu Kesehatan Masyarakat, Ilmu Bedah, Neurologi, Oftalmologi, Otolaringologi, Dermatovenerologi, Psikiatri, Radiologi, Forensik, Rehabilitasi Medik dan Kedokteran Olah Raga.
Articles 251 Documents
HUBUNGAN KECEMASAN DENGAN INDEKS PRESTASI MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TARUMANAGARA ANGKATAN 2021 DAN 2022 Ilham, Sheira Aulia Putri Rammadani; Oentarini Tjandra
Ebers Papyrus Vol. 30 No. 2 (2024): EBERS PAPYRUS
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ep.v30i2.31758

Abstract

Ketakutan yang disebabkan oleh bahaya yang dirasakan, baik dari luar maupun dari dalam, dikenal sebagai kecemasan. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) adalah rerata nilai akhir dari seluruh Indeks Prestasi (IP) yang merupakan hasil proses belajar selama beberapa semester perkuliahan. Mahasiswa kedokteran lebih rentan mengalami gangguan kecemasan terkait hasil belajar karena tingkat stres mereka yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan siswa di mata kuliah lain yang merupakan salah satu faktor penyebab mengapa mahasiswa kedokteran lebih rentan mengalami kecemasan terhadap IPK. Tujuan penelitian ini untuk melihat apakah ada hubungan antara kecemasan terhadap IPK mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara angakatan 2021 dan 2022. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan studi potong lintang pada 250 mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara angakatan 2021 dan 2022. Data diperoleh dengan menggunakan kuesioner Beck Anxiety Inventory yang telah tervalidasi dan dianalisis dengan uji Pearson Chi-Square. Hasil penelitian didapatkan IPK sangat baik pada 143 (57,2%) orang dan IPK baik pada 107 (42,8%) orang. Didapatkan juga tingkat kecemasan berat-sangat berat pada 119 dari 204 orang (58,3%) yang memiliki IPK sangat baik, sementara 24 dari 204 orang yang memiliki IPK sangat baik mengalami kecemasan ringan-sedang dengan p = 0,446 (p>0,05) dan rr = 0,828. Kesimpulan, tidak terdapat hubungan signifikan antara kecemasan dengan indeks prestasi kumulatif pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara angkatan 2021 dan 2022. Kata Kunci: kecemasan, indeks prestasi kumulatif, mahasiswa fakultas kedokteran
HUBUNGAN KESEHATAN MENTAL DENGAN HASIL BELAJAR MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TARUMANAGARA ANGKATAN 2022 Alam, Nanda Syah; Evi
Ebers Papyrus Vol. 30 No. 2 (2024): EBERS PAPYRUS
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ep.v30i2.32065

Abstract

Kesehatan mental merupakan suatu kondisi emosional dan psikologis yang baik, dimana tiap individu dapat memanfaatkan kemampuan kognisi maupun emosi dan mampu memenuhi kebutuhan hidupnya sehari- hari. Kesehatan mental memiliki pengaruh terhadap kegiatan belajar mahasiswa kedokteran, penurunan kesehatan mental dapat berdampak pada hasil belajar yang ditunjukan dalam bentuk Indeks Prestasi Mahasiswa (IPK). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat kesehatan mental terhadap prestasi belajar mahasiswa kedokteran angkatan 2022 di Universitas Tarumanagara. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan potong lintang. Data penelitian kemudian diolah menggunakan teknik quota sampling. Hasil dari 176 responden yang diteliti, 93 di antaranya memiliki IPK yang baik dan kesehatan mental yang baik, sementara 5 mahasiswa memiliki IPK kurang baik dan kesehatan mental yang buruk. Hasil dari uji Chi-Square tidak ditemukan pengaruh yang signifikan (p > 0.05) antara kesehatan mental dan IPK pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Angkatan 2022.
PELAKSANAAN PELAYANAN KEHAMILAN DI PUSKESMAS LEGOK TANGGERANG TAHUN 2022 Rambe, Novitasari; Triyana Sari
Ebers Papyrus Vol. 30 No. 2 (2024): EBERS PAPYRUS
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ep.v30i2.32174

Abstract

Examination of pregnancy services during pregnancy is a determinant of the quality of the well-being of the pregnant mother and fetus, because the patient will receive information that is useful for changing the patient's bad habits into good ones and will make them feel like they have received a lot of information to further maintain the quality of the pregnancy until the time of delivery. According to the World Health Organization (WHO), In 2015, complications during pregnancy and delivery caused 830 maternal fatalities for every 100,000 live births. The 2019 IDHS found that out of 100,000 live births in Indonesia, there was a maternal mortality rate (MMR) of 305. The maternal mortality rate in Tangerang city was 83 per 100,000 live births in 2016, with 239 maternal deaths. This research made use of a cross-sectional observational analytic technique. The study was done between February and April 2023, gathering medical record data from 200 pregnant women in the third trimester at the Legok District Health Centre in Tangerang.
PENGARUH AKTIVITAS FISIK DENGAN KEJADIAN NYERI MUSKULOSKELETAL PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TARUMANAGARA Wirayudha, Dandhy Fiqrillah; Octavia Dwi Wahyuni
Ebers Papyrus Vol. 30 No. 2 (2024): EBERS PAPYRUS
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ep.v30i2.32204

Abstract

Pendahuluan: Gangguan muskulosekeletal merupakan rasa sakit atau nyeri yang terjadi karena adanya masalah pada otot, tulang, sendi, dan jaringan ikat yang berdekatan yang mengakibatkan keterbatasan mobilitas. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui pengaruh aktifitas fisik terhadap gangguan muskuloskeletal dan penanganan yang bisa dilakukan untuk mengurangi kejadian gangguan muskuloskeletal pada mahasiswa Fakultas Kedokteran di Universitas Tarumanagara. Metode: Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian analitik dengan rancangan cross sectional study (studi potong lintang). Sampel penelitian adalah sebanyak 106 Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara. Pengambilan data dengan kuisioner dan analisa menggunakan uji chi square. Penelitian dilakukan 01 September – 31 September 2023. Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukan tidak memiliki hubungan antara aktivitas fisik ringan dan sedang dengan gangguan muskuloskeletal, nilai p = 0,247 dimana p > 0,05, tetapi orang yang sering melakukan aktivitas fisik sedang dan ringan memiliki resiko 0,900 kali mengalami gangguan muskuloskeletal PRR (Prevalence Risk Ratio) 0,900. Demikian juga tidak memiliki hubungan antara aktivitas fisik berat dan sedang dengan gangguan musculoskeletal nilai p = 0,176 dimana p > 0,05, tetapi orang yang sering melakukan aktivitas fisik sedang dan berat memiliki risiko 0,853 kali mengalami nyeri musculoskeletal, PRR (Prevalence Risk Ratio) 0,853.
HUBUNGAN KARAKTERISTIK IBU DENGAN POLA PEMBERIAN MPASI PADA BAYI DI KECAMATAN CENGKARENG JAKARTA BARAT Handayani, Khoirunisa; Pambudi, Wiyarni
Ebers Papyrus Vol. 30 No. 2 (2024): EBERS PAPYRUS
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ep.v30i2.32632

Abstract

Strategi pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI) yang baik yaitu tepat waktu, adekuat, aman, higenis, dan diberikan secara responsif. MPASI diberikan ketika ASI saja sudah tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan bayi yaitu pada saat bayi berusia 6 bulan dan tetap diberikan ASI sampai bayi berusia 24 bulan. Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional dengan desain cross sectional. Studi ini mempelajari hubungan karakteristik dan faktor yang memengaruhi ibu dalam pemberian MPASI dini di Posyandu Kecamatan Cengkareng Jakarta Barat. Subjek penelitian yang diikut sertakan pada penelitian ini yaitu ibu dengan bayi berusia >6 bulan yang mengikuti kegiatan posyandu dan bersedia menjadi responden penelitian di Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat. Didapatkan 93 responden dengan pola pemberian MPASI tepat waktu 83,9% dan MPASI dini 12,9%. Responden adalah ibu berusia antara 21 – 46 tahun, multipara 64,6%, pendidikan SMA/sederajat 59,1%, mayoritas tidak bekerja dan pendapatan keluarga dibawah UMR. Faktor yang memengaruhi ibu dalam memberikan MPASI dini adalah rendahnya pengetahuan tentang pemberian MPASI (pengetahuan buruk sebanyak 83,9%) dan sumber informasi tentang MPASI melalui media sosial sebanyak 25,8%. Dari hasil penelitian ini didapatkan hubungan yang tidak bermakna antara karakteristik dan faktor yang memengaruhi ibu (p-value >0,05) dengan ibu berpengetahuan baik 1,14 kali lebih berpeluang memberikan MPASI tepat waktu.
TINGKAT PENGETAHUAN TINEA VERSIKOLOR SEBELUM DAN SESUDAH PENYULUHAN MENGGUNAKAN VIDEO EDUKASI DI MA’HAD TARBIYATUL MUBTADIIN TANGERANG Anggun, Septi; Santoso, Irene Dorthy
Ebers Papyrus Vol. 30 No. 2 (2024): EBERS PAPYRUS
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ep.v30i2.32684

Abstract

Pityriasis versikolor atau tinea versikolor (TV), adalah kelainan kulit disebabkan oleh infeksi jamur yang menyerang lapisan atas kulit. Penyakit ini lebih rentan terjadi pada kelompok usia dewasa muda dan remaja. Bagian tubuh yang biasa menjadi sasaran penyakit antara lain leher, dada, dan punggung. Penyakit manifestasi klinis berupa bercak tipis, bersisik, disertai dengan gatal. Selain itu terdapat perubahan warna kulit. Menjadi lebih gelap atau lebih terang. Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi antara lain cuaca panas dan lembab, produksi keringat berlebih, penggunaan masker dan losion yang mengandung minyak dikulit, peningkatan produksi sebum kelenjar sebasea, yang menyebabkan terciptanya lingkungan berminyak, individu yang memiliki riwayat keluarga dengan penyakit kulit yang serupa. Pencegahan TV dapat dilakukan dengan hygine personal. Penelitian ini, untuk mengetahui tingkat pengetahuan TV sebelum dan sesudah mendapatkan penyuluhan menggunakan video edukasi di Ma’had Tarbiyatul Mubtadiin. Desain penelitian ini kuasi eksperimental dengan menggunakan metode one group pre-test dan post-test. Proses pengambilan sampel menggunakan data primer melalui kuisioner yang diisi santriawan dan santriawati Ma’had Tarbiyatul Mubtadiin dengan jumlah sampel sebanyak 64 responden. Hasil analisis penelitian ini menggunakan uji Wilxocon. Berdasarkan hasil analisis uji Wilxocon yang dilakukan, diperoleh kesimpulan bila intervensi/edukasi yang diberikan signifikan mempengaruhi tingkat pengetahuan responden. Adapun setelah dilakukan intervensi/edukasi nilai dari pengetahuan responden rata-rata meningkat 35.93 poin. Adapun perbedaan nilai tengah dari post-test adalah 100 dan nilai tengah pre-test adalah 60. Terdapat perbedaan yang signifikan dengan p-value sebesar 0.0001 dan 0.0001 dengan nilai median dari post-test adalah 100 dan nilai tengah pre-test adalah 60.
HUBUNGAN SARAPAN DENGAN OBESITAS PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TARUMANAGARA Hendra Putra, Yoel; Charissa, Olivia
Ebers Papyrus Vol. 30 No. 2 (2024): EBERS PAPYRUS
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ep.v30i2.32827

Abstract

Latar belakang  : Proporsi berat badan berlebih dan obesitas di Indonesia pada orang dewasa terus meningkat setiap tahun, baik di perkotaan maupun pedesaan. Berbagai faktor seperti asupan energi yang lebih tinggi dibandingkan pengeluaran energi, jenis makanan yang dikonsumsi, serta kebiasaan melewatkan sarapan berperan dalam peningkatan risiko obesitas. Sarapan diketahui sebagai salah satu faktor penting dalam mengurangi risiko obesitas. Tujuan :Tujuan studi ini adalah untuk menyelidiki hubungan antara frekuensi sarapan mahasiswa di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara dan prevalensi obesitas. Metode : Studi ini menggunakan desain observasional potong lintang, dengan data yang dikumpulkan melalui kuesioner kebiasaan sarapan dan pengukuran antropometri untuk menentukan status gizi. Data yang dikumpulkan diolah menggunakan uji statistik chi-square. Hasil : Penelitian ini melibatkan 530 mahasiswa/i. Hasil menunjukkan hubungan signifikan antara frekuensi sarapan dan obesitas (p <0,05). Mahasiswa yang tidak sarapan memiliki kemungkinan lebih besar untuk menjadi obesitas dibandingkan dengan siswa yang sarapan secara rutin.  
GAMBARAN GANGGUAN MUSKULOSKELETAL PADA MAHASISWA YANG MENJALANI SCHOOL FROM HOME Putri, Gading Salsabila; Novendy, Novendy
Ebers Papyrus Vol. 30 No. 2 (2024): EBERS PAPYRUS
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ep.v30i2.32933

Abstract

Sejak terjadinya penyebaran penyakit Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) telah banyak membawa perubahan pada rutinitas kegiatan kita sehari – hari. Salah satu yang mendapatkan dampak adalah di dunia pendidikan. Salah satu kebijakan yang diambil pemerintahan Indonesia adalah perubahan sistem belajar mengajar menjadi metode pembelajaran jarak jauh atau school from home (SFH). Meski terbukti efektif sebagai solusi pembelajaran pada kondisi pandemi COVID 19, namun SFH memiliki beberapa kekurangan. Salah satu kekurangan SFH adalah adanya kemungkinan peningkatan keluhan fisik yang diakibatkan oleh kurangnya aktifitas fisik selama SFH. Mahasiswa/i Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara juga tidak terlepas dari kegiatan SFH. Tujuan dari penelitian adalah mengetahui gambaran lokasi terjadinya gangguan muskuloskeletal pada mahasiswa/i Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara angkatan 2019 yang menjalakan SFH. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dan data lokasi keluhan menggunakan kuesioner Nordic body map pada 88 responden. Lokasi tubuh yang paling sering dikeluhkan adanya gangguan sebelum adanya SFH adalah bagian bokong (7,95%), lengan kiri (6,81%) dan pinggang (6,81%). Namun setelah SFH lokasi tubuh yang sering memiliki keluhan sakit adalah lengan kiri atas (37,5%); leher atas dan bokong (34,09%); pinggang (30,68%); bahu kiri (28,40%); bokong bagian bawah (27,27%) dan leher bawah (26,13%). Hasil penelitian didapatkan bahwa lokasi gangguan muskuloskeletal yang dikeluhkan responden sebelum menjalankan SFH meningkat jumlah lokasi dan kejadiannya setelah menjalankan SFH.
PENGARUH AKTIVITAS FISIK TERHADAP RATA-RATA KADAR GULA DARAH SEWAKTU PADA LANSIA DESA Febriastuti, Abebi; Martin, Alfianto
Ebers Papyrus Vol. 30 No. 2 (2024): EBERS PAPYRUS
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ep.v30i2.32956

Abstract

Background: When a person reaches the age of over 60 years they are referred to as elderly. The elderly will experience a decrease in body function, or damage at the cellular and molecular levels that takes place slowly over a long time. This decline in body function can have an impact on increasing a person's blood sugar levels. Physical activity is known to have a very good role in maintaining a person's blood sugar levels to remain stable. However, in reality, many elderly people are less physically active due to physical limitations and lack of awareness of the importance of physical activity in old age. Objective: This study aims to determine the relationship between physical activity and average blood sugar levels in the elderly in Ngrundul Village, Klaten Regency, Central Java. Methods: Analytic research with cross sectional method and collected 237 total samples from the elderly. The variables studied were physical activity and average blood sugar levels in Ngrundul Village, Klaten Regency, Central Java. Data collection using consecutive sampling technique and data analyzed using Kruskal Wallis test method . Result and Discussions: This study found that the sig value obtained was 0.860, which indicated that there was no effect of physical activity on current blood sugar in the elderly in Ngrundul village, Klaten, Central Java. (p = 0,86). Conclusion: This study did not find any relationship between physical activity and the mean of current blood sugar levels.
DAMPAK DURASI PENGGUNAAN GAWAI PADA PRESTASI BELAJAR SISWA SDN SUMBON 3 INDRAMAYU Abellia; Adjie, Eko Kristanto Kunta
Ebers Papyrus Vol. 30 No. 2 (2024): EBERS PAPYRUS
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ep.v30i2.32975

Abstract

The changing times are affecting various fields including technology. Gawai is an electronic device or instrument that has a purpose and function to facilitate the work done by humans. Gadgets can have both positive and negative impacts on their users. This study aims to determine the effect of the duration of gadget use on the learning achievement of 4th and 5th-grade students at SDN Sumbon 3 Indramayu. This study used an observational analytic design with a cross sectional approach. The data obtained was processed using the Chi-Square test. Of the 63 respondents, 23 people used gadgets for more than 3 hours. The results of the Chi-Square test did not find a relationship between the duration of device use and learning achievement of Sumbon 3 elementary school students as evidenced by the results of statistical test research obtained p value of (0.157) > α value (0.05). This study concludes that there is no relationship between the duration of device use and learning achievement of 4th and 5th-grade students of SDN Sumbon 3 Indramayu.