cover
Contact Name
Habibi Palippui
Contact Email
habibi@unhas.ac.id
Phone
+628125372161
Journal Mail Official
habibi@unhas.ac.id
Editorial Address
Jl. Dg. Nagdde stp 12 No. 28 Tamalate
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Riset Sains dan Teknologi Kelautan
Published by Universitas Hasanuddin
ISSN : 26231506     EISSN : 29882559     DOI : -
SENSISTEK is a collection of student works in the form of scientific journals from the Department of Marine Engineering, Faculty of Engineering, Hasanuddin University. It aims to answer whether research on marine technology by universities, research institutions and industry can contribute to this issue. This journal is expected to contribute to exchanging information, experiences, and thoughts and strengthen the cooperation network between institutions, institutions and industries nationally. So that scientific communication occurs between students and researchers, industry and education.
Articles 223 Documents
KONSEP FLOATING FISH TERMINAL TENGAH LAUT UNTUK MENEKAN BIAYA OPERSIONAL NELAYAN Hikma, Nur
Riset Sains dan Teknologi Kelautan Volume 5, Nomor 1, Tahun 2022
Publisher : Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62012/sensistek.v5i1.19391

Abstract

Nelayan adalah istilah bagi orang-orang yang sehari-harinya bekerja menangkap ikan atau biota lainnya yang hidup di perairan air laut maupun perairan air tawar. Tentu dalam melakukan aktfitas penagkapan ikan perlu adanya kapal yang digunakan sebagai alat mobiltas para nelayan. Nelayan memerlukan waktu yang cukup lama dan jarak yang jauh untuk sampai kelokasi tangkap, yang dilokasi tersebut terdapat banyak ikan, dan itu memerlukan bahan bakar yang cukup banyak untuk bisa memenuhi kebutuhan kapal, apalagi kapal harus pulang balik ke tempat awal untuk membawa ikan hasil tangkapan yang tentu juga memerlukan operasional yang tidak  sedikit. Ditambah penyusutan stok (biomassa) ikan pelagis di laut akibat peningkatan kapasitas penangkapan yang tak terkontrol diduga menjadi sumber penyebab penurunan produktivitas nelayan yang berlangsung secara simultan sejak tahun 1995 yang berpengaruh terhadap jumlah tangkapan ikan para nelayan. Sehingga cukup merugikan untuk nelayan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan Studi Pustaka yang dilakukan dengan mencari referensi baik dari buku, internet, jurnal, dan rules mengenai proses perancangan bangunan terapung, konstruksi, kekuatan, metode perhitungan kekuatan memanjang dan melintang, dan lain lain. Oleh karena itu diperlukan pembangunan terminal ikan terapung yang ada ditengah laut yang di gunakan sebagai tempat singgah para nelayan dan juga digunakan untuk penampungan ikan sementara. Sehingga nelayan tidak lagi pulang kosong yang hanya membawa sedikit ikan dan membuat rugi para nelayan.
ANALISA BAHAYA DAN RISIKO KECELAKAAN KERJA PADA PEMELIHARAAN ALAT CONTAINER CRANE (CC) Putri, Santa; Assidiq, Fuad Mahfud
Riset Sains dan Teknologi Kelautan Volume 5, Nomor 1, Tahun 2022
Publisher : Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62012/sensistek.v5i1.19393

Abstract

The port is a workplace that has a high risk of accidents, one of which is for loading and unloading activities using lifting equipment. The operation of lifting equipment such as Container crane (CC) is an activity that must receive attention to safety in addition to loading and unloading activities at the port because there are risks that have the potential to cause serious work accidents. Container cranes (CC) often also called Quayside Cranes or Gantry Cranes are loading and unloading equipment that functions to unload or load containers from ships to docks / land. This study aims to determine the identification of hazards and risks of work accidents in the maintenance of Container crane (CC) equipment. Risk assessment of each work activity on the Container crane (CC) tool obtained 4 accident risks, namely three high risk categories, three moderate risk categories, and one low risk category.
ANALISA KARAKTERISTIK RESPONDEN TERHADAP PEMAHAMAN AKAN MITIGASI BENCANA TSUNAMI DI DESA MALOKU PANTAI LOSARI Indah, Nur; Ranteallo, Rara; Nurul, Nurul; Abadi, Muhammad Alkhan Dwiki; Nizam, Muhammad
Riset Sains dan Teknologi Kelautan Volume 4, Nomor 1, Tahun 2021
Publisher : Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62012/sensistek.v4i1.19394

Abstract

AbstrakPantai Losari merupakan sebuah kawasan wisata yang menjadi favorit warga Makassar untuk menghabiskan waktubersama, apalagi di waktu sore maupun akhir pecan. Tidak ada bentangan hamparan pasir di sini, yang ada hanyalah beragam fasilitas serta ornamen-ornamen yang ikonik dan biasanya dijadikan lokasi untuk berfoto. Mitigasi Bencana tsunami adalah serangkaian upaya untuk mengurangi risiko bencana tsunami, baik melalui pembangunan fisik maupun penyadaran dan peningkatan kemampuan menghadapi ancaman bencana. Penelitian ini bertujuan untuk mendapat informasi tentang Evaluasi Mitigasi Bencana Tsunami di Pesisir Pantai Losari di Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan. Jenis dari penelitian ini adalah deskriptif. Wilayah penelitian didasarkan dari peta topografi dan peta kepadatan penduduk maka didapatkan kota Makassar, Sulawesi Selatan. Teknik pengambilan sampel adalah secara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan identifikasi, observasi, dan dokumentasi. Upaya mitigasi dapat berupa pemetaan kawasan rawan tsunami, pembuatan green belt di kawasan pantai, penataan tata ruang, dan sistem peringatan dini bencana tsunami.Kata Kunci: Mitigasi Bencana, Pantai Losari, Desa Maloku, Tsunami, Evakuasi, SENSISTEK
ANALISIS KEKUATAN ANCHOR CROWN SHACKLE PADA FPU MADURA STRAIT DENGAN VARIASI SUDUT MOORING LINE Ismail, Imam; Paroka, Daeng; Alie, Muhammad Zubair Muis
Riset Sains dan Teknologi Kelautan Volume 4, Nomor 1, Tahun 2021
Publisher : Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62012/sensistek.v4i1.19395

Abstract

Floating produciton unit Madura Strait yang akan disingkat FPU adalah suatu struktur terapung yang berfungsisebagai unit produksi minyak dan gas yang akan diletakkan pada selat madura yang akan ditambatkan secaracatenary kepada jangkar di dasar laut. Selama pengoperasiannya FPU akan mengalami pergerakan secara terus menerus akibat hasil respon terhadap beban dinamis yang menghantamnya. Hal ini akan berisiko kepada gagalnya mooring line. Selain mooring line, kekuatan penyambung rantai juga menjadi salah satu struktur yang mesti diperhatikan, yaitu anchor crown shackle dan conecting link. Dalam penelitian kali ini bertujuan menganalisakekuatan dari anchor crown shackledan connecting link, yang didahulukan dengan mencari nilai tension terbesar dengan melakukan analisa time domain terhadap mooring line dengan variasi beberapa sudut antar mooring linepada kondisi ULS dan ALS. Hasil analisanya menunjukkan bahwa variasi sudut antar mooring line sebesar 5° adalah yang paling aman bagi FPU karena memiliki akumulasi nilai RAO yang rendah dan safety factor mooring line yang paling tinggi secara akumulasi dalam kondisi ALS dan ULS dibanding variasi yang lain. Untuk kekuatan anchor crown shackle dan connecting link, hasil analisa dengan menggunakan beban sebesar 2500kN akibat tension maksimum yang dihasilkan oleh mooring line pada kondisi ALS menunjukkan nilai tegangan maksimum 278.54 Mpa yang berarti nilainya lebih kecil dari 90% yield strength material (417.42 Mpa) dan deformasi terbesar 0.00024 m untuk anchor crown shackle dan 0.00034 untuk connecting link yang berarti masing – masing nilainya kurang dari 5% diameter struktur (0.01 m) sehingga struktur tersebut dapat dikatakan aman menurut standar yangdiizinkan oleh ABS.Kata kunci: FPU, tension, RAO, von mises stress, anchor crown shacle, connecting link.
ANALISIS PENERAPAN TOTAL QUALITY MANAJEMEN (TQM) PADA PERUSAHAAN BANGUNAN LEPAS PANTAI PT. APEXINDO PRATAMA DUTA Jalil, Jalil
Riset Sains dan Teknologi Kelautan Volume 5, Nomor 1, Tahun 2022
Publisher : Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62012/sensistek.v5i1.19397

Abstract

TQM or Total Quality Management is a quality management system that focuses on customers by involving all levels of employees to carry out continuous improvement or improvement. Another definition, Total Quality Management is a management strategy that aims to instill quality awareness in all processes within an organization or company. Steps to implement TQM in a construction project or company: Obtain client commitment to quality, raise awareness, educate, and change staff attitudes, develop a process approach to TQM, prepare quality project plans for all levels of work, exist continuous improvement institutions, promote staff participation and control contributions using quality circles and program motivation, and reviewing quality plans and measuring performance. 2020 was a year of change for Apexindo, as estimated utilization of our services was substantially impacted by reduced activity from oil companies. This creates very challenging business conditions, while it is necessary to maintain existing assets as many projects are canceled or postponed. Implementation of TQM in the PT company. Apexindo (Oil Drilling) has been very good, seeing that Apexindo's consistent performance over several decades has generated trust and recognition from consumers. This is proven by the many awards the Company has received. Apexindo succeeded in renewing its three certifications, namely ISO 9001:2008 in Quality Management Systems, ISO 14001:2004 in Environmental Management Systems, and OHSAS 18001:2007 in Safety and Health Management Systems.
ANALISIS PENGEMBANGAN PEMBANGUNAN PELABUHAN IKAN(PPI) TANAH BERU KABUPATEN BULUKUMBA Chandra, Andre; Bahar, Nurul Hijrah; Julyardiansyah, Fadhil; Magfirah, Aqila; Kande, Irianto; Firas, Rakin
Riset Sains dan Teknologi Kelautan Volume 4, Nomor 1, Tahun 2021
Publisher : Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62012/sensistek.v4i1.19398

Abstract

AbstrakPelabuhan perikanan harus memiliki tujuan atau arah menuju pelabuhan yang bersih dan nyaman, dengan memilikifungsi sebagai pengendali lingkungan seperti kebersihan, keamanan, ketertiban, keselamatan kerja dan keindahan,termasuk di Pembangunan Pelabuhan Ikan (PPI) Tanah Beru. Konsep dasarnya adalah mencapai keseimbanganantara aspek ekonomi dengan lingkungan. Penelitian bertujuan untuk menganalisis 1) kondisi fasilitas PPI TanahBeru yang terkait dengan konsep pelabuhan berbasis ecoport, 2) kesesuaian kondisi PPI Tanah Beru dengan standarecoport, dan 3) menentukan strategi pengembangan Pembangunan Pelabuhan Ikan (PPI) Tanah Beru menujuecoport. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif yang bersifat survei. Metode analisis data menggunakananalisis tingkat pemanfaatan fasilitas pelabuhan, tingkat kelengkapan fasilitas pelabuhan, lingkungan fisik ekologi,dampak sosial dan ekonomi masyrakat, penanganan komoditas ikan (hasil tangkapan), pemantauan illegal fishing,kesesuaian PPI Tanah Beru terhadap rumusan standar ecoport dan pengembangan road map. Penelitian inimenghasilkan indeks ecoport sebesar 1,76 maka perlu adanya peningkatan, pada komponen kualitas perairanpelabuhan, tingkat kebersihan kawasan, kondisi penghijauan (aspek lingkungan fisik ekologi); pendapatanmasyarakat, penyerapan tenaga kerja (aspek dampak sosial dan ekonomi masyarakat); organoleptik, sistem rantaidingin (aspek penanganan komoditas ikan (hasil tangkapan); alat tangkap yang tidak ramah lingkungan, pemantauanpenangkapan ikan oleh observer (aspek illegal fishing). Strategi pengembangan PPI Tanah Beru difokuskan padakomponen yang selama ini belum mencapai nilai maksimal, dari hal ini disusun dalam bentuk road map yangmeliputi rencana jangka pendek dan jangka menengah (pembangunan dan pengoperasian IPAL, pengerukan kolampelabuhan).Kata Kunci: analisis pengembangan; ecoport; PPI Tanah Beru
ANALISIS POLA OPERASI PENYEBERANGAN DERMAGA KERA-KERA – LAKKANGKOTA MAKASSAR Fachry, Achmad; Misliah, Misliah; Djalante, Haris; Chairunnisa, Chairunnisa; Djafar, Wihdat
Riset Sains dan Teknologi Kelautan Volume 5, Nomor 1, Tahun 2022
Publisher : Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62012/sensistek.v5i1.19399

Abstract

Pelayanan angkutan sungai meliputi pelayanan angkutan penumpang dan barang. Pada umumnya angkutan sungai menggunakan kapal bertipe kecil dengan kepemilikan masyarakat atau perseorangan. Sebagai salah satu daerah obyek wisata di kota Makassar, kelurahan Lakkang yang dikerlilingi oleh sungai memerlukanpelayanan angkutan sungai untuk mobilitas masyarakat maupun wisatawan dari luar menuju Lakkang.Untuk mendukung mobilitas tersebut terdapat 3 dermaga yang melayani penyeberangan menuju Lakkang, yaitu dermaga Parangloe, dermaga Buloa dan dermaga Kera-kera. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pola operasi seperti frekuensi pelayaran, kapasitas angkut, dan jadwal yang tepat untuk pelayanan penyeberangan dermaga Kera-kera – Lakkang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah perhitungan analisis frekuensi penyeberangan dan perhitungan analisis kapasitas angkut perahu, sertapenyesuaian jadwal berdasarkan frekuensi penyeberangan. Hasil penelitian ini diperoleh frekuensi penyeberangan sebesar 3 trip/perahu/hari. Kapasitas angkut untuk lima kapal sebanyak 4penumpang/perahu. Jadwal keberangkatan dari Lakkang dimulai pada pukul 07.00 Wita, pukul 11.40 Wita, dan pukul 16.20 Wita. Jadwal keberangkatan dari dermaga Kera-kera dimulai pada pukul 10.20 Wita, pukul 15.00 Wita, dan pukul 18.00 Wita.Kata Kunci: Angkutan sungai, pola operasi, frekuensi, kapasitas, Lakkang
ANALISIS STRATEGI LOGISTIK (STUDI KASUS: PELAYANAN PETIKEMAS DI MAKASSAR NEW PORT) Sugeng, Citra; Ashury, Ashury; Palippui, Habibi
Riset Sains dan Teknologi Kelautan Volume 4, Nomor 1, Tahun 2021
Publisher : Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62012/sensistek.v4i1.19401

Abstract

Semakin tingginya permintaan barang, maka semakin tinggi pula arus logistik yang diperlukan. Maka dari itu, peningkatan arus petikemas yang terus meningkat ditengah pertumbuhan penduduk. Permasalahan ini harus ditunjang oleh infrastruktur dan fasilitas dari pelabuhan petikemas itu sendiri, agar memperlancar arus pengirimin barang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor internal dan eksternal Makassar New Port dengan menggunakan analisis SWOT dan menganalisis strategi logistik dalam pelayanan petikemas di Makassar New Port. Adapun manfaat dari penelitian ini adalah diharapkan dapat memberi informasi mengenai strategi logistik dalam pelayanan petikemas di Makassar New Port. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang akan menghasilkan data kuantitatif. Adapun jenis data yang digunakan adalah data primer yang diambil dengan cara mengisi kuesioner dan mewawancarai pihak “operasional lapangan” shipping line di Makassar New Port yang berkaitan dengan pelayanan kapal dan pelayanan barang untuk pengiriman petikemas. Tempat penelitian ini berlokasi di Makassar New Port dan 3 shipping line yang ada di Makassar New Port yaitu Temas Line, Meratus Line dan SPIL. Teknik analisis data dalam penelitian ini berupa analisis SWOT (strength, weakness, opportunity, threats) untuk Makassar New Port yang didapatkan dari analisi ketiga shipping line. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa jadwal kapal sandar di Makassar New Port masih memenuhi standar BOR, sehingga tidak terjadinya penumpukan antrian kapal untuk melakukan bongkar dan muat. Makassar New Port memiliki fasilitas yang memadai dan kinerja operasional yang baik. Selain karena jadwal kapal sandar yang belum padat, peluang untuk mengajak shipping line bergabung pun semakin besar. Berdasarkan analisis SWOT, Makassar New Port berada pada posisi kuadran I. Hal ini menunjukkan bahwa kondisi perusahaan yang baik. Strategi yang diterapkan pada Makassar New Port untuk saat ini mendukung kebijakan pertumbuhan progresif yaitu strategi SO (Strengths Opportunities). Kata Kunci: Shipping Line, Logistik, SWOT
DAMPAK REKLAMASI DAERAH TAMBANG TERHADAP PESISIR PANTAI DAERAH MOROWALI Fitrawan, Dimas; Perdana, Rachmat Hidayat; Salim, Agus; Nur, Fitrahwati; Wanti, Sri; Fitrah, Salsa
Riset Sains dan Teknologi Kelautan Volume 4, Nomor 1, Tahun 2021
Publisher : Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62012/sensistek.v4i1.19402

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi Daerah Tambang Pesisir Pantai Morowali yang telah direklamasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji jenis-jenis kerusakan, menentukan tingkat kerusakan, dan merumuskan strategi pengelolaan lingkungan akibat kegiatan Reklamasi Didaerah Morowali. Strategi dan kebijakan pengelolaan lingkungan yaitu pembukaan dan penyiapan lahan dibatasi sesuai kebutuhan lahan untuk usaha pertambangan bijih nikel dan sarana prasarana pertambangan, melakukan kegiatan penataan lahan (reklamasi) untuk selanjutnya dilakukan revegetasi pada lokasi bekas penambangan, pembuatan kolam pengendapan, melakukan pengendalian dan pengawasan dalam pengelolaan sumber daya alam disertai dengan penegakan hukum yang tepat. Kata Kunci : Dampak reklamasi di wilayah pesisir, Daerah tambang
KAJIAN SINGKAT TERHADAP PENANGANAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DI SEKTOR MIGAS Karya, Ahmad Faiq Dhiyaulhaq
Riset Sains dan Teknologi Kelautan Volume 4, Nomor 1, Tahun 2021
Publisher : Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62012/sensistek.v4i1.19403

Abstract

Berkembangnya teknologi dalam berbagai bidang terkhusus di area perminyakan dan gas telah mempermudah manusia untuk melaksanakan aktivitas. Kemajuan ini tentunya membawa dampak positif bagi kehidupan manusia, selain itu juga menambah jumlah dan ragam sumber bahaya. Namun, seiring dengan pesatnya kecanggihan teknologi juga tidak luput dalam kecelakaan kerja. Konsep ini juga meneliti lebih lanjut secara detail mengenai kecelakaan kerja dengan menggunakan penelitian deskriptif yaitu mengumpulkan data kecelakaan kerja yang terjadi di area pengeboran minyak dan gas. Kebanyakan kecelakaan terjadi disebabkan oleh faktor cuaca dan mekanik. Namun, trend kecelakaan kerja di area pengeboran cenderung sangat jarang terjadi. Dari data yang terkumpul, dalam lima tahun terakhir terdapat 17 kecelakaan yang terjadi. Tingkat Pendidikan korban yaitu tingkat SMA. Umur korban yang mengalami kecelakaan berada di rentang >30 tahun dengan masa kerja 5 tahun. Namun, kecelakaan yang terjadi di sektor perminyakan dan gas sangat jarang terjadi. Namun, Tindakan preventif mengenai keselamatan dan kesehatan kerja perlu ditingkatkan. Mengingat pekerjaan di sektor perminyakan dan gas adalah pekerjaan yang sangat beresiko dan berbahaya. Kata Kunci: kecelakaan, pengeboran dan minyak, SENSISTEK

Page 11 of 23 | Total Record : 223