cover
Contact Name
Habibi Palippui
Contact Email
habibi@unhas.ac.id
Phone
+628125372161
Journal Mail Official
habibi@unhas.ac.id
Editorial Address
Jl. Dg. Nagdde stp 12 No. 28 Tamalate
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Riset Sains dan Teknologi Kelautan
Published by Universitas Hasanuddin
ISSN : 26231506     EISSN : 29882559     DOI : -
SENSISTEK is a collection of student works in the form of scientific journals from the Department of Marine Engineering, Faculty of Engineering, Hasanuddin University. It aims to answer whether research on marine technology by universities, research institutions and industry can contribute to this issue. This journal is expected to contribute to exchanging information, experiences, and thoughts and strengthen the cooperation network between institutions, institutions and industries nationally. So that scientific communication occurs between students and researchers, industry and education.
Articles 223 Documents
STUDI LABORATORIUM DISIPASI DAN REFLEKSI GELOMBANG PADA SUSUNAN PIPA SEBAGAI PEMECAH GELOMBANG Karamma, Riswal; Ashury, Ashury; Karim, Nenny; Almunawir, Asrif
Riset Sains dan Teknologi Kelautan Volume 2, Nomor 1, Tahun 2019
Publisher : Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62012/sensistek.v2i1.13082

Abstract

Penelitian ini dilakukan dalam skala laboratorium. Pengamatan dilakukan terhadap refleksi gelombang dan disipasigelombang yang terjadi pada model. Model peredam gelombang berupa susunan pipa yang divariasikan dengan tigakekasaran. Variabel yang diamati dan dianalisis adalah tinggi gelombang datang (Hi), tinggi gelombang refleksi(Hr), tinggi gelombang transmisi (Ht), panjang gelombang (L), koefisien refleksi (Kr), koefisien transmisi (Kt), dankoefisien disipasi gelombang (Kd). Hasil penelitian memperlihatkan bahwa nilai koefisien refleksi (Kr) semakinmembesar dengan meningkatnya kecuraman gelombang (Hi/L) dan meningkatnya tinggi gelombang datang, tetapinilai koefisien disipasi semakin mengecil. Juga semakin besar kekasaran dinding pipa maka koefisien refleksi (Kr)dan koefisien disipasi (Kd) semakin besar.
DESAIN APLIKASI ANDROID UNTUK PERHITUNGAN MUATAN DI ATAS KAPAL TONGKANG N. S, Rieke; P. S, A. Rifka; Palippui, Habibi
Riset Sains dan Teknologi Kelautan Volume 2, Nomor 1, Tahun 2019
Publisher : Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62012/sensistek.v2i1.13083

Abstract

Sebagai Negara kepulauan terbesar didunia, Indonesia memiliki lebih dari 17.000 pulau dengan 95.181 km panjanggaris pantai. 2/3 dari luas Negara merupakan daerah kelautan. Transportasi laut merupakan unsur vital dalamkehidupan bangsa dalam memupuk kesatuan dan persatuan bangsa Indonesia sebagai negara kepulauan. Angkutantransportasi laut merupakan moda transportasi yang sarat akan regulas (aturan). Salah satu jenisnya adalah transportasipengangkut muatan. Salah satu jenis kapal pengangkutan muatan adalah kapal penyeberangan tongkang. Namundalam pelaksanaan pelayaran sering kali terjadi kecelakaan dalam berlayar. Tercatat dalam data kecelakaan dariKomite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Dan salah satu penyebabnya adalah kelebihan muatan padakapal. Hal tersebut dapat terjadi karena tidak terorganisirnya muatan yang masuk pada kapal. Salah satu solusi yangterlintas adalah adanya alat yang dapat mengorganisirnya dan lebih mudah jika dapat di pantau sewaktu-waktu. Makadari itu, aplikasi internet berbasis Android ini menjadi salah satu bentuk solusinya.
ALAT DESTILASI AIR LAUT BERBASIS ENERGI SURYA DAN ENERGI ELEKTRIK SEBAGAI ALTERNATIF PENYEDIAAN AIR BERSIH DAN GARAM Ali, Sulaiman; Waliden, Kamarul
Riset Sains dan Teknologi Kelautan Volume 2, Nomor 1, Tahun 2019
Publisher : Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62012/sensistek.v2i1.13196

Abstract

Air merupakan salah satu komponen terpenting bagi keberlangsungan makhluk hidup terutama manusia, kebutuhan air bersih bagi masyarakat terutama masyarakat pesisir khususnya masyarakat Wilayah Barat Selatan Aceh untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Proses alat destilasi air laut untuk menghasilkan air bersih dan butiran garam menggunakan energi surya dan energi elektrik yang hemat energi untuk kebutuhan masyarakat pesisir. Alat destilasi air laut ini menggunakan kaca dengan tebal 5 mm, panjang 120 cm dan lebar 50 cm dengan bentuk piramid dan plat penyerap absorber dari material tembaga berbentuk gelombang dengan kapasitas air laut 30.000 mL. Metode pengambilan air laut yaitu dengan cara penyaringan dilakukan untuk menghidari pitoplankton dengan menggunakan plankton-net ukuran 25 mikron. Hasil yang didapatkan yaitu alat destilasi air laut yang portable dengan kapasitas air laut 30.000 mL dengan menggunakan energi surya yang dilakukan dari jam 08.00 sampai dengan jam 17.00 WIB menghasilkan 1900 mL air bersih dan 18,2 gram garam sedangkan dengan menggunakan energi elektrik dalam waktu 8 jam di dapatkan air bersih 17.082 mL dan menghasilkan 500 gram garam dengan menggunakan daya sebesar 110 Watt energi elektrik. Losses yang terjadi pada air laut yang hilang yaitu sebesar 12.918 mL pada saat proses pemanasan terjadi losses 43,04% sehingga efisisensi dari alat destilasi air laut ini yaitu 56,96%
ANALISIS PERUBAHAN LAHAN AKIBAT PERUBAHAN GARIS PANTAI DI WILAYAH PESISIR KECAMATAN BIRINGKANAYA Umar, Hasdinar; Rachman, Taufiqur; Sari, Indah Puspita
Riset Sains dan Teknologi Kelautan Volume 2, Nomor 1, Tahun 2019
Publisher : Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62012/sensistek.v2i1.13197

Abstract

Permasalahan yang akan diungkap dalam penelitian ini adalah bagaimanana perubahan luas lahan akibat perubahan garis pantai di wilayah pesisir Kecamatan Biringkanaya pada waktu 20 tahun terakhir (2000-2018) dan bagaimanaperubahan penggunaan lahan akibat perubahan garis pantai di wilayah pesisir Kecamatan Biringkanaya pada tahun 2000 dan 2018. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan luas lahan akibat perubahan garis pantai di wilayah Kecamatan Biringkanaya dan mengetahui perubahan penggunaan lahan akibat perubahan garis pantai di wilayah pesisir Kecamatan Biringkanaya pada tahun 2000 dan 2018. Manfaat yang diharapkan dalam penelitian ini adalah bermanfaat bagi perkembangan ilmu pengetahuan mengenai penataan penggunaan lahan, dapat menjadi referensi bagi pemerintah daerah untuk membuat tata ruang perubahan lahan,dapat membantu pemerintah memecahkan permasalahan dalam proses informasi tentang luas lahan akibat perubahan garis pantai dan bermanfaat bagi peneliti itu sendiri. Metode penelitian ini dimulai dari tempat dan waktu penelitian, dimana waktu penelitian ini di laksanakan dengan estimasi waktu 3 bulan di wilayah pesisir Kelurahan Untia Kecamatan Biringkanaya. Berdasarkan fungsi lahan data BPS menunjukkan konsentrasi penduduk di Kecamatan Biringkanaya yang terbesar dari 7 Kelurahan yaitu Kelurahan Untia dengan jumlah penduduk yakni 202.520 jiwa, luas wilayah kecamatan ini 48,22 km2 sehingga kepadatan penduduk berkisar 4.199 jiwa/km2. Adapun teknik pengumpulan data yaitu intepretasi citra, observasi lapangan untuk mengetahui fenomena visual yang ada meliputi perubahan garis pantai, pemanfaatan ruang wilayah pesisir, overlay, dokumentasi dan wawancara serta teknik analisis data, dan pengolahan data pendukung seperti data oseanografi. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa terjadi perubahan garis pantai di kawasan pesisir pantai Kelurahan Untia selama 18 tahun yaitu 2000-2018 menggunakan citra satelit Google Earth secara signifikan yaitu abrasi terbesar 44.729,03 m2, sedangkan akresi terbesar 90.616,53m2. Dimana penggunaan lahan terluas dari tahun 2000-2018 di pesisir pantai Kelurahan Untia digunakan sebagai lahan sawah/tambak seluas 1.154,959,49 m2. Sedangkan penggunaan lahan paling rendah yaitu fasilitas umum seluas 23.264,90 m2.
KAJIAN TEKNOLOGI PENANGANAN KEBOCORAN PIPA PADA BANGUNAN LEPAS PANTAI DI LAUT UTARA KARAWANG Phady, Adriani; Rahim, Fitri Ramadani; Suci, Indah Melati; Rachman, Taufiqur
Riset Sains dan Teknologi Kelautan Volume 2, Nomor 1, Tahun 2019
Publisher : Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62012/sensistek.v2i1.13218

Abstract

Indonesia memiliki luas laut 96.079 km2 dan panjang garis pantai sebesar 99.093 km. Potensi laut yang dimiliki Indonesia tersebut merupakan suatu peluang ekonomi yang dapat dimanfaatkan untuk kemajuan perekonomian Indonesia, serta sebagai tulang punggung pembangunan nasional. Untuk memanfaatkan potensi tersebut di butuhkan teknologi modern untuk mengolahnya, salah satunya teknologi perpipaan yang digunakan pada bangunan lepas pantai. Akan tetapi, sumber utama pencemaran laut adalah berasal dari tumpahan minyak baik dari proses di kapal, pengeboran lepas pantai maupun akibat kecelakaan kapal tanker. Salah satunya adalah mengenai kebocoran pipa pada bangunan lepas pantai, dalam kasus ini pada lepas pantai di laut Utara Karawang. Perlu dilakukan analisis terkait desain pipa sampai dengan pengaruh lingkungan untuk mengetahui ketahanan pipa guna mengantisipasi kebocoran pada pipa. Studi literatur dilakukan untuk mengumpulkan data-data terkait kebocoran pipa sebagai bahan pertimbangan mencari solusi terbaik. Dalam penerapan teknologi dapat ditemukan banyak masalah sehingga diperlukannya penanganan khusus berupa analisis terhadap faktor tegangan, regangan, beban tekanan, beban lingkungan di sekitar Bangunan Lepas Pantai milik PT. Pertamina Hulu Energi daerah Karawang Provinsi Jawa Barat. Pipa yang digunakan pada bangunan lepas pantai akan mengalami freespan, suatu kondisi dimana bentangan pipa dengan panjang tertentu memiliki jarak terhadap seabed, yang dapat di analisis proses perubahan fasenya serta beban yang bekerja pada pipa yang mengalami freespan. Beberapa cara mengatasi kebocoran pipa antara lain, melakukan investigasi terhadap pipa-pipa yang bocor, dan melakukan peenggantian terhadap pipa-pipa yang sudah tua dan rusak atau bocor.
DIGITALISASI SISTEM PELAYANAN PANDU KAPAL MENUJU INTEGRATED PORT NETWORK Lukijanto, Lukijanto; Priyatmono, Adi; A. Y, Ramli
Riset Sains dan Teknologi Kelautan Volume 2, Nomor 1, Tahun 2019
Publisher : Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62012/sensistek.v2i1.13219

Abstract

Sesuai aturan International, dalam rangka menjamin keselamatan kapal yang keluar masuk pelabuhan, maka dibutuhkan jasa pemanduan dan penundaaan. Dalam menjalankan amanat tersebut, maka Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan telah menerbitkan aturan perairan wajib pandu yang dituangkan dalam Peraturan Menteri Perhubungan No. 53 Tahun 2011 tentang Pemanduan, untuk kepentingan keselamatan dan keamanan pelayaran sertakelancaran berlalu lintas di pelabuhan. Oleh karena itu hal ini menjadi sangat penting untuk terus meningkatkan kualitas dan kehandalan pelayanan pemanduan kapal (towage dan pilotage) di pelabuhan. Akan tetapi, kondisi saatini ditemukan bahwa pelayanan jasa, dalam proses end to end dalam mulai dari kegiatan planning order, dispatch dan executing pelayanan pemanduan, masih dilakukan secara manual belum ada aplikasi pendukung sehingga ada keterbatasan visibilitas terhadap resources. Sebagai upaya terobosan baru, maka proses bisnis layanan pemanduan kapal dilakukan beralih ke sistem digital secara online, dengan menggunakan SIPANDU (Sistem InformasiPelayananPandu Kapal diPelabuhan), yang sudah terintegrasi dengan INAPORTNET di Kementerian Perhubungan. Pemanfaatan sistem aplikasi ini telah terbukti dapat memberikan nilai tambah pelayanan yang handal baik secara kualitiatif maupun secara kuantitatif.
ANALISIS SISTEM PENANGANAN PETIKEMAS PADA CONTAINER YARD DI TERMINAL PETIKEMAS PELABUHAN MAKASSAR Asripa, Asripa; Ashury, Ashury; Husain, Firman
Riset Sains dan Teknologi Kelautan Volume 2, Nomor 1, Tahun 2019
Publisher : Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62012/sensistek.v2i1.13220

Abstract

Terminal Petikemas Makassar adalah salah satu inti segmen usaha yang ada di PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero), yang hanya khusus menangani kegiatan bongkar muat peti kemas. Jumlah arus peti kemas yang melalui Terminal Petikemas Makassar semakin meningkat setiap tahunnya. Lapangan penumpukan merupakan salah satu fasilitas utama Terminal Petikemas Makassar yang digunakan untuk menumpuk peti kemas dan mencegah resiko delay kapal yang mengakibatkan produksi bongkar muat menurun. Untuk itu, tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui sistem penanganan yang digunakan untuk mengatur penumpukan peti kemas, mengetahui permasalahan pada sistem penanganan peti kemas dan menganalisis kapasitas tersedia pada lapangan penumpukan serta menganalisis tingkat pemanfaatan lapangan penumpukan. Penelitian ini sebagai bahan acuan laporan bagi pihak pengelola terminal petikemas Makassar dalam mengetahui seberapa besar pengaruh sistem penanganan peti kemas terhadap bongkar muat peti kemas di lapangan penumpukan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode analisis data, dari data primer dan data sekunder. Analisis data yang dilakukan pada penelitian ini yaitu analisis kapasitas lapangan penumpukan, analisis sistem penanganan lapangan penumpukan, analisis metode regresi linear menggunakan Microsoft excel dan analisis tingkat pemanfaatan lapangan penumpukan. Dari penelitian ini diketahui luas lapangan penumpukan sebesar 144.488,26 m2, rata-rata lama penumpukan 2,3 hari, dan kapasitas lapangan penumpukan adalah 2.052.361,5 teus/tahun, dan sistem penanganan yang digunakan adalah sistem Rubber Tyred Gantry. Pada analisis tahun 2019, nilai YOR di Terminal Petikemas Makassar hanya berada diangka 32% yang dimana Standar Kinerja Pelayanan Operasional Pelabuhan Direktur Jendral Perhubungan Laut yang telah ditetapkan sebesar 65%, sehingga di tahun 2019 tingkat pemanfaatan lapangan penumpukan masih rendah. Sedangkan untuk proyeksi 10 tahun kedepan yaitu tahun 2028 nilai YOR menunjukkan persentase sebesar 41% yang tidak lama lagi akan mencapai standar yang telah ditetapkan.
PERMODELAN EVAKUASI PENUMPANG SAAT KEADAAN DARURAT PADA STUDI KASUS KAPAL PENYEBRANGAN INDONESIA Rudianto, Rudianto
Riset Sains dan Teknologi Kelautan Volume 2, Nomor 1, Tahun 2019
Publisher : Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62012/sensistek.v2i1.13221

Abstract

Data kecelakaan kapal dari Komisi Nasional Keselamatan Kapal (KNKT) selama 7 tahun terakhir (2010 – 2016) sudah mencapai 54 kasus, jumlah tersebut semakin meningkat setiap tahunnya. Kecelakaan kapal terbagi atas kapal tenggelam, tubrukan dan terbakar. Selama rentang 5 tahun tersebut, sebanyak 337 orang meninggal atau hilang dan 474 orang mengalami luka. Perlu dilakukan evaluasi serta pemberian rekomendasi untuk proses evakuasi apabila terjadi kecelakaan. Proses analisa khususnya pada evakuasi penumpang, masih menggunakan standart IMO (Internasional Maritime Organization) terkait data kecepatan berjalan baik dari penumpang maupun kru kapal. Pada penelitian ini akan dilakukan analisa kecepatan lari penumpang pada beberapa daerah di Indonesia saat berada di kapal. Hasil analisa yang diperoleh akan mengetahui apakah proses evakuasi yang ada sudah sesuai dengan standart IMOMSC.1/Circ 1238. Selain kecepatan berjalan penumpang, yang akan dianalisa kemudian adalah distribusi posisi dan perilaku penumpang ketika sedang berlayar.
TINJAUAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA PELABUHAN PAOTERE SEBAGAI IMPLEMENTASI PERATURAN PEMERINTAH RI NO 50 TAHUN 2012 Rahmat, Nabila Ainun Nur; Rachmi, Nur; Rachman, Taufiqur; Paotonan, Chairul
Riset Sains dan Teknologi Kelautan Volume 2, Nomor 1, Tahun 2019
Publisher : Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62012/sensistek.v2i1.13222

Abstract

Kecelakaan yang sering terjadi di pelabuhan dipengaruhi oleh banyak hal, baik karena masalah teknis ataupun karena kesahalahan dari manusia itu sendiri. Tujuan dan sasaran Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) adalah terciptanya sistem K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) di tempat kerja yang melibatkan segala pihak sehingga dapat mencegah dan mengurangi kecelakaan dan penyakit akibat kerja sehingga tercipta tempat kerja yang aman, efisien, dan produktif. Penyusunan program, membuat prosedur, pencatatan dan mengawasi serta membuat laporan penerapan di lapangan yang berkaitan dengan keselamatan kerja bagi para pekerja semuanya merupakan kegiatan dari manajemen keselamatan dan kesehatan kerja. Hal itu sudah diatur oleh Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No 50 Tahun 2012 tentang Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja.Implementasi Peraturan Pemerintah RI No. 50 Tahun 2012 tentang Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Pelabuhan Paotere Kota Makassar masih terbilang lemah. Penerapan SMK3 di Pelabuhan Paotere dapat berjalan dan diterapkan sebagaimana mestinya jika segala pihak mau mematuhi aturan yang ditetapkan. Kurangnya kesadaran masyarakat di sekitar Pelabuhan Paotere tentang pentingnya K3 dalam bekerja danimplementasi peraturan K3 yang tidak tegas menyebabkan K3 di Pelabuhan Paotere tidak berjalan sepenuhnya. SMK3 sangat penting diterapkan dalam sebuah perusahaan untuk meningkatkan efiktifitas dalam perlindungan keselamatan dan kesehatan kerja. Melalui SMK3, upaya pelaksanaan K3 dapat terencana, terstruktur, terukur, dan terintegrasi dalam rangka mencegah dan mengurangi kecelakaan kerja, penyakit yang dapat ditimbulkan akibat kerja, serta terciptanya tempat kerja yang nyaman, efisien, dan produktif.
IDENTIFIKASI KESELAMATAN DALAM OPERASIONAL BONGKAR MUAT DI PELABUHAN PAOTERE Fanny Diets; Citra Ayu Nisa Sugeng; Taufiqur Rachman; Chairul Paotonan
SENSISTEK:Riset Sains dan Teknologi Kelautan Volume 2, Nomor 1, Tahun 2019
Publisher : Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelabuhan Paotere merupakan salah satu urat nadi perekonomian Kota Makassar, yang berfungsi pula sebagai tujuan wisata bagi pelancong yang ingin melihat kegiatan bongkar muat kapal maupun aktivitas nelayan pada saat proses bongkar muat. Kurangnya kesadaran pemilik kapal dalam operasional tambat dan bongkar muat mengakibatkan proses bongkar muat tidak lancar sehingga menimbulkan kerawanan terjadinya kecelakaan kerja di sekitar area dermaga. Kajian ini mengidentifikasi aspek keselamatan kerja dan tinjauan penerapan sistem antrian pada prosesbongkar muat kapal di Pelabuhan Paotere. Kajian ini dapat menjadi bahan evaluasi guna peningkatan pelayanan bongkar muat yang lebih baik dan efisien, serta diharapkan pemilik kapal, ABK, dan penumpang dapat menghindari dan meminimalisir korban dan risiko kecelakaan kerja yang terjadi pada proses bongkar muat di Pelabuhan Paotere.Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif yaitu pengumpulan data melalui observasi, melakukan pengamatan langsung pada objek penelitian, dan melakukan wawancara guna memperoleh informasi, serta berupaya memberi solusi terhadap fenomena yang terjadi. Identifikasi resiko kecelakaan kerja yang terjadi di area tambat pelabuhan akan dapat meminimalisir resiko kecelakaan kerja di masa yang akan datang. Penerapan sistem antriandapat diterapkan dalam proses bongkar muat di Pelabuhan Paotere agar terlaksana dengan lancar dengan memperhatikan aspek keselamatan kerja, yakni mengosongkan lokasi di sisi dermaga untuk mempermudah proses bongkar muat, secara berurutan apabila sudah selesai, kapal dapat berpindah dari sisi dermaga ke belakang atau antrian berikutnya sehingga kapal yang baru datang dapat melakukan proses bongkar muat di sisi dermaga dengan aman dan cepat.

Page 4 of 23 | Total Record : 223