cover
Contact Name
I Gusti Agung Rai Jayawangsa
Contact Email
Subasitasapbb@gmail.com
Phone
+6285739109934
Journal Mail Official
Subasitasapbb@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pulau Menjangan, No. 27, Kelurahan Banyuning
Location
Kab. buleleng,
Bali
INDONESIA
Subasita: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Aksara dan Sastra Daerah
ISSN : 27222446     EISSN : 27234274     DOI : https://doi.org/10.55115/subasita
Core Subject : Education,
Subasita : Jurnal Sastra Agama dan Pendidikan Bahasa Bali adalah jurnal ilmiah merupakan media literasi yang memuat, hasil penelitian, studi mendalam, oleh para ahli dibidangnya yang berfokus pada masalah pendidikan,bahasa, aksara dan sastra daerah, yang kemudian diterbitkan oleh STAHN Mpu Kuturan Singaraja.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2022)" : 10 Documents clear
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KUANTUM UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA Komang Teguh Hendra Putra; Ni Luh Ika Windayani
Subasita: Jurnal Sastra Agama dan Pendidikan Bahasa Bali Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan Singaraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55115/subasita.v3i2.2761

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya peningkatan hasil belajar matematika siswa kelas VI pada materi operasi hitung pecahan di SD Negeri 9 Sumerta, Denpasar Timur, Provinsi Bali melalui penerapan model pembelajaran kuantum. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yag dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VI yang terdiri dari 30 orang siswa sedangkan objek penelitian ini adalah hasil belajar matematika. Data hasil belajar siswa dikumpulkan melalui tes tulis pada setiap akhir siklus. Data yang telah dikumpulkan tersebut dianalisis dengan menggunakan analisis kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai rata-rata hasil tes siklus I sebesar 60,67 dengan tingkat ketuntasan belajar 63,00% dan nilai rata-rata siklus II sebesar 79,33 dengan tingkat ketuntasan belajar 90%. Simpulan penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran kuantum dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa. Implikasi penelitian ini adalah menumbuhkan rasa ingin tahu siswa dan membuat suasana pembelajaran yang menyenangkan agar memotivasi keaktifan siswa di dalam proses pembelajaran sehingga siswa mendapatkan hasil belajar yang lebih maksimal.Kata Kunci: Model Pembelajaran Kuantum, Hasil Belajar Matematika
ALIH KODE DAN CAMPUR KODE DALAM PERCAKAPAN BAHASA BALI I Gusti Ayu Niken Launingtia; Made Suardika Jaya
Subasita: Jurnal Sastra Agama dan Pendidikan Bahasa Bali Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan Singaraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55115/subasita.v3i2.2766

Abstract

Faruk. 2010. Pengantar Sosiologi Sastra. Yogyakarta: Pustaka Larasan.Junus, Umar. 1981. Mitos dan Komunikasi. Jakarta: PT Djaya Pirusa.Kuntowijoyo. 2006. Budaya dan Masyarakat. Yogyakarta: Tiara Wacana.https://tatkala.co/2017/01/12/ake-buleleng-sing-ngamah-ulian-cai/#:~:text=Ake%20adalah%20khas%20sebutan%20untuk,tetap%20merujuk%20pada%20orang%20Buleleng.https://www.detik.com/bali/budaya/d-6169049/10-kosakata-populer-orang-bali-sering-diucapkan-sehari-hari/ampKamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Kelima, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia
USAHA PEMERTAHANAN DAN PENGEMBANGAN NILAI-NILAI SASTRA BALI DAN JAWA KUNO DALAM INDUSTRI KREATIF Made Reland Udayana Tangkas
Subasita: Jurnal Sastra Agama dan Pendidikan Bahasa Bali Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan Singaraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55115/subasita.v3i2.2762

Abstract

Kebudayaan Bali mewarisi khazanah sastra yang tidak terbilang jumlahnya dan menyimpan segudang nilai yang sangat penting untuk digunakan sebagai pedoman hidup. Tidak hanya itu, kesusastraan Bali juga dikayakan oleh kehadiran sastra Jawa Kuno yang juga menjadi penguat dan mampu memberikan spirit yang tinggi terhadap kemuliaan peradaban masyarakat Bali. Maka, masyarakat Bali patut menyadari hal tersebut dengan mempelajari, mendalami, mengembangkan, dan menularkan nilai-nilai kesusastraan tersebut sesuai dengan daya olah pikirnya sehingga tidak seperti sekarang ini yang mana perihal sastra tidak diminati dengan alasan menakuti. Pentingnya mempertahankan dan mengembangkan nilai sastra Bali dan Jawa Kuno bukan semata sebagai bentuk pragmatisme tetapi menjadi pijakan bagaimana menemukan arah kehidupan yang baik, damai, dan stabil. Salah satu usulan yang bisa jadi menarik untuk ditawarkan adalah media industri kreatif. Mengenalkan sastra yang bermuatan besar kepada masyarakat perlu dikemas dengan sesuatu yang ringan dan familiar. Produk kreatif yang dekat dengan kehidupan sehari-hari dapat digunakan sebagai media memasyarakatkan nilai sastra.Kata kunci: Industri Kreatif, Sastra Bali, Sastra Jawa Kuno, Pemertahanan
TRANSFORMASI CERITA TANTRI PADA RELIEF PURA MADUE KARANG DESA KUBUTAMBAHAN BULELENG BALI I Nyoman Suka Ardiyasa
Subasita: Jurnal Sastra Agama dan Pendidikan Bahasa Bali Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan Singaraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55115/subasita.v3i2.2767

Abstract

Pura Madue Karang tergolong pura tua yang memiliki berbagai relief ukiran penuh dengan cerita pawayangan maupun tantri. Salah satu ukiran yang mencolok adalah ditemukannya relief Tantri di beberapa sudut pura ini.  Di sela relief-relief tersebut dapat dijumpai ukiran yang berisikan cerita Tantri yaitu sebuah cerita yang menjadikan tokoh utamanya adalah binatang. Ada dua panil besar yang ditemukan berisikan transformasi cerita Tantri menjadi relief di antaranya cerita I Kambing Takutin I Macan dan I Bojog Teken I Kedis Sangsiah. Kedua relief tersebut identik dengan kedua cerita tersebut walaupun secara detail tidak digambarkan tetapi penggalan cerita relief tersebut mewakili sebagian cerita Tantri tersebut. Hal ini membuktikan bahwa cerita Tantri pada masa itu menjadi inspirasi ide dalam membuat karya berupa relief di Pura Madue Karang yang hingga kini tetap eksis dan terpelihara dengan baik.Kata Kunci: Transformasi, cerita Tantri, Pura Madue Karang.
ANALISIS WACANA KRITIS CERPEN PUNYAN KAYU ANE MASAPUT POLENG DI TEGAL PEKAK DOMPU KARYA IGB. WEDA SANJAYA I Wayan Juliana
Subasita: Jurnal Sastra Agama dan Pendidikan Bahasa Bali Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan Singaraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55115/subasita.v3i2.2763

Abstract

Cerpen Punyan Kayu Ane Masaput Poleng Di Tegal Pekak Dompu merupakan salah satu cerpen dalam buku kumpulan cerpen Punyan Kayu Ane Masaput Poleng Di Tegal Pekak Dompu karya IGB Weda Sanjaya. Pergerakan cerita yang dibuat oleh Weda Sanjaya sulit untuk diterka dan beberapa kali pembaca dibuat salah menerka arah cerita untuk dibuat terkejut pada akhir cerita. Kekuatan gambaran latar sosial menjadi penggerak konflik sejak awal hingga cerita berakhir. Konflik kausal antara tanah yang tidak produktif tapi bernilai mahal merupakan suatu fenomena lama namun terus terjadi. Fenomena ini seakan terus berdampingan dengan hidup masyarakat Bali. Fenomena alih fungsi lahan dalam cerpen ini akan dilihat berdasarkan analisis wacana kritis Norman Fairclough. Analisis akan dilakukan dalam tiga dimensi, dimensi mikrostruktural, mesostruktural, dan makrostruktural. Hasil penelitian berupa pemaknaan secara struktural dan secara kontekstual.Kata kunci: analisis wacana kritis, cerpen, alih fungsi lahan, sastra Bali Modern
HITANING BHUWANA GUMI BALI AGA MELALUI TRADISI MUHU-MUHU DI DESA ADAT TENGANAN PEGRINGSINGAN I Nengah Juliawan; Putu Ersa Rahayu Dewi
Subasita: Jurnal Sastra Agama dan Pendidikan Bahasa Bali Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan Singaraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55115/subasita.v3i2.2768

Abstract

Tradisi muhu-muhu merupakan salah satu tradisi yang berasal dari Desa Adat Tenganan Pagringsingan yang masih dilestarikan hingga saat ini. Tradisi muhu-muhu merupakan salah satu bentuk Hitaning Bhuana atau harmonisasi dunia dengan mengembalikan segala unsur di Bhuana Agung dan Bhuana Alit kembali pada tempatnya, yang dilaksanakan oleh krama desa di Desa Adat Tenganan Pegringsingan. Tradisi ini memberikan makna mendalam bagaimana pentingnya manusia membangun nilai-nilai yang mencerminkan keharmonisan secara skala dan niskala yang dituangkan dalam prosesi ritual keagamaan dengan serangkaian upacarAnya.Kata kunci: Bali Aga, Hitaning Bhuwana Gumi, Muhu-Muhu 
EKSISTENSI ULU APAD SEBAGAI PENDIDIKAN KARAKTER PADA DAA TRUNA DESA PAKRAMAN BUKIH: KAJIAN ETNOPEDAGOGIK I Nengah Adi Widana
Subasita: Jurnal Sastra Agama dan Pendidikan Bahasa Bali Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan Singaraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55115/subasita.v3i2.2759

Abstract

Pendidikan merupakan unsur penting dalam kehidupan manusia. Dengan pendidikan, manusia menjadi pribadi yang lebih baik dalam segi pengetahuan, keterampilan, serta sikap. Pendidikan bukan hanya dilaksanakan oleh lembaga formal saja, namun termasuk lembaga nonformal. Salah satunya di masyarakat Bali yang dilaksanakan oleh desa Pakraman. Salah satu desa yang menerapkan pendidikan bagi generasi muda adalah Desa Pakraman Bukih, melalui Daa Truna dengan fokus menggunakan sistem Ulu Apad sebagai bentuk miniatur dari Desa Pakraman Bukih. Secara umum, nilai pendidikan yang muncul dalam Daa Truna yang menggunakan Ulu Apad yaitu nilai tradisi, nilai gotong royong, nilai keagamaan, nilai kekeluargaan, dan pendidikan menuju greastra asrama.Kata kunci: Ulu Apad, Pendidikan Karakter, Daa Truna 
TRANSFORMASI KIDUNG SRI TANJUNG KE DALAM DRAMA TURGI SRI TANJUNG Putu Widhi Kurniawan; Ni Made Ari Dwijayanthi
Subasita: Jurnal Sastra Agama dan Pendidikan Bahasa Bali Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan Singaraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55115/subasita.v3i2.2764

Abstract

Karya sastra dijadikan inspirasi dalam melahirkan karya seni lainnya. Seni pertunjukan misalnya sering mengambil lakon-lakon dari karya sastra. Alih wahana dari karya sastra ke karya seni pertunjukan lumrah adanya. Kidung Sri Tanjung merupakan karya sastra bahasa Jawa Kuna yang kemudian dialihwahanakan ke dalam bentuk drama turgi. Proses transformasi ini melibatkan bentuk dan fungsi teks Kidung Sri Tanjung yang mendasari penciptaan naskah drama turgi Sri Tanjung karya Kadek Suardana. Teori interteks dari Riffaterre digunakan dalam penelitian ini untuk menunjukkan teks yang menjadi latar penciptaan karya baru (teks hipogram) serta teks baru yang menyerap dan mentransformasikan hipogram (teks transformasi). Kata kunci: transformasi, kidung, drama turgi, intertekstual
REPRESENTASI KAJIAN STRUKTURAL NARATIF 3 IKLAN SUSU ANAK BEBELAC AA Putu Suari
Subasita: Jurnal Sastra Agama dan Pendidikan Bahasa Bali Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan Singaraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55115/subasita.v3i2.2760

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis tiga iklan susu anak Bebelac menggunakan model aktansial dan model fungsional A.J. Greimas. Penelitian ini menggunakan tiga seri iklan susu Bebelac periode tahun 2017-2019, di antaranya: (1)  Iklan Susu Bebelac 3 berjudul “Kiki the Kitty” pada tahun 2017, (2) Iklan Susu Bebelac 3 berjudul “Lapangan Bulu Tangkis” pada tahun 2018 dan (3) Iklan Bebelac 3 berjudul “Peduli” pada tahun 2019. Hasil penelitian ini menunjukkan ketiga iklan susu Bebelac tersebut memiliki keseimbangan cerita dalam peranannya dari enam skema aktan, yaitu pengirim, subjek, objek, penerima, pendukung, dan penghambat. Sebagian besar hasil skema aktan digerakkan oleh tokoh utama pada masing-masing iklan untuk mencapai tujuan akhir. Struktur alur dari model fungsional dari ketiga iklan susu Bebelac terdiri dari tiga tahapan, yaitu situasi awal, transformasi, dan situasi akhir. Seluruh tahapan fungsional tersebut tercapai di setiap iklan susu yang dianalisis. Masing-masing cerita pada iklan berisi satu peristiwa. Keberhasilan tokoh utama dalam mencapai tujuannya dapat dilihat pada situasi akhir.Kata kunci: iklan, narasi, model aktansial, model fungsional
RELASI SINTAGMATIK DAN PARADIGMATIK DALAM BAHASA BALI (KAJIAN LINGUSTIK STRUKTURAL) Made Susila Putra
Subasita: Jurnal Sastra Agama dan Pendidikan Bahasa Bali Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan Singaraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55115/subasita.v3i2.2765

Abstract

Kajian ini membahas tentang fenomena sintagmatik dan paradigmatik dalam Bahasa Bali. Kajian ini menitikberatkan pada relasi sintagmatik dan paradigmatik dalam Bahasa Bali. Kajian sintagmatik dan paradigmatik merupakan salah satu bagian dari pemikiran linguistik struktural. Teori struktural mulai muncul dan berkembang pada tahun 1916, yang diprakarsai oleh tokoh strukturalis Ferdinand de Saussure. Pikiran-pikiran pokok de Saussure berkaitan dengan signifiant dan signifie, langue dan parole, telaah sinkronis dan diakronis, serta telaah sintagmatik dan paradigmatik. Pada aspek relasi sintagmatik dan paradigmatik dianalisis satuan-satuan bahasa pada tataran fonologi, morfologi, dan sintaksis. Gagasan (notion) sintagmatik dan paradigmatik yang ditautkan dengan unsur-unsur atau satuan lingual kebahasaan dapat dibedakan menjadi dua yaitu relasi sintagmatik dan relasi paradigmatik. Relasi sintagmatik adalah relasi makna (semantik) secara horizontal sedangkan relasi paradigmatik adalah relasi bentuk atau relasi vertikal. Dengan pengertian bahwa hubungan sintagmatik adalah hubungan in presentia (horizontal) dan hubungan in absentia yaitu hubungan vertikal.Kata kunci: sintagmatik, paradigmatik, bahasa bali, linguistik struktural.

Page 1 of 1 | Total Record : 10