cover
Contact Name
Wiranda Bayu Aditama
Contact Email
bayuaditamalttk@gmail.com
Phone
+6285337776262
Journal Mail Official
lp2miaiqhbagu@gmail.com
Editorial Address
Jalan H. Badaruddin Nomor 4-5 Desa Bagu Kecamatan Pringgarata Kabupaten Lombok Tengah, NTB, Indonesia.
Location
Kab. lombok tengah,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal el-Huda: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Keagamaan
ISSN : 19078900     EISSN : 27151921     DOI : https://doi.org/10.59702/elhuda.v14i01
El-Huda adalah jurnal yang berisi artikel hasil dari penelitian pada bidang pendidikan, sosial, dan keagamaan yang dilakukan oleh akademisi maupun praktisi di bidang tersebut. El-Huda merupakan salah satu jurnal yang diterbitkan oleh Institut Agama Islam Qamarul Huda. El- Huda merupakan jurnal yang menyediakan akses terbuka hasil penelitian yang dapat dibaca dan diunduh secara gratis untuk umum dan akan mendukung pertukaran pengetahuan hasil penelitian di bidang pendidikan, sosial, dan keagamaan.
Articles 106 Documents
Analisis Tingkat Pelaksanaan Sholat Lima Waktu Mahasiswa di Lingkungan Kampus Dwi Nissa Aulia; Mutiara Indah Siagian; Mahfira Artia Rahma; Najwa Naraya Siwabessy; Khalisa Nazla; Hapni Laila Siregar
Jurnal el-Huda Vol 17 No 01 (2026): Jurnal el-Huda
Publisher : LP2M, Institut Agama Islam Qamarul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59702/el-huda.v17i01.324

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pelaksanaan sholat lima waktu mahasiswa sebagai indikator religiusitas dalam dimensi praktik ibadah di lingkungan kampus. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei deskriptif cross-sectional. Sampel berjumlah 40 mahasiswa aktif yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen berupa kuesioner tertutup terdiri dari 20 item yang mencakup religiusitas, perilaku ibadah, dan lingkungan sosial kampus, diukur dengan skala Likert 4 poin. Uji validitas menggunakan korelasi Pearson dan reliabilitas menggunakan Cronbach’s Alpha (α > 0,70). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pelaksanaan sholat lima waktu berada pada kategori tinggi dengan nilai mean 3,57 dan standar deviasi 0,49. Sebanyak 57,5% responden berada pada kategori sangat baik dan 42,5% pada kategori baik. Temuan ini menunjukkan kecenderungan religiusitas yang baik pada mahasiswa dalam praktik ibadah. Penelitian ini memiliki kebaruan pada fokus analisis pelaksanaan sholat sebagai indikator perilaku ibadah dalam konteks lingkungan kampus. Keterbatasan penelitian terletak pada jumlah sampel yang kecil dan penggunaan instrumen self-report. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan pendekatan analitik dengan sampel yang lebih luas.
Literature Study on Bilingual Education in Enhancing English Literacy of Elementary School Students Tiarnita Maria Sarjani Br. Siregar; Najwa Fasya Simamora; Deswita Fadillah; Dwi Nissa Aulia; Putri Maharani Br Karo Sekali
Jurnal el-Huda Vol 17 No 01 (2026): Jurnal el-Huda
Publisher : LP2M, Institut Agama Islam Qamarul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59702/el-huda.v17i01.341

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas pembelajaran bilingual dalam meningkatkan literasi Bahasa Inggris siswa sekolah dasar, khususnya kemampuan membaca dan menulis permulaan. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) berbasis PRISMA dengan menganalisis 20 artikel terpilih dari sekitar 50 studi yang dipublikasikan pada tahun 2020–2025. Artikel dipilih berdasarkan kriteria inklusi, yaitu penelitian pada jenjang sekolah dasar, berfokus pada literasi Bahasa Inggris, dan berasal dari jurnal peer-reviewed. Analisis data dilakukan melalui analisis tematik untuk mengidentifikasi pola utama seperti perkembangan kosakata, pemahaman membaca, kesadaran metalinguistik, serta strategi translanguaging dan scaffolding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran bilingual secara signifikan meningkatkan kosakata, pemahaman teks, dan kesadaran metalinguistik melalui transfer bahasa dari bahasa pertama ke bahasa kedua. Penggunaan bahasa pertama sebagai penopang membantu siswa memahami konsep secara bertahap, sementara media visual dan aktivitas interaktif meningkatkan keterlibatan belajar. Kebaruan penelitian ini terletak pada sintesis sistematis yang secara khusus menyoroti literasi serta merumuskan kerangka konseptual hubungan antara translanguaging, scaffolding, dan perkembangan literasi. Implikasi penelitian ini adalah perlunya penerapan pembelajaran bilingual yang terstruktur, penggunaan bahasa pertama secara strategis, serta integrasi media interaktif dan strategi bertahap menuju penggunaan penuh Bahasa Inggris di kelas.
Studi Komparatif Sistem Pendidikan Indonesia dengan Mesir Sri Winarsih Daya; Dian Wulandari; Nurul Fauziah; Naufal Nabil; Muhammad Raihan Alfaridho; Erna Retna Safitri; Hudaidah Hudaidah
Jurnal el-Huda Vol 17 No 01 (2026): Jurnal el-Huda
Publisher : LP2M, Institut Agama Islam Qamarul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59702/el-huda.v17i01.358

Abstract

Penelitian ini melakukan studi komparatif terhadap sistem pendidikan Indonesia dan Mesir, dua negara Muslim mayoritas dengan tantangan pendidikan yang serupa namun strategi reformasi yang berbeda. Tujuan penelitian adalah membandingkan struktur dan jenjang pendidikan, mengidentifikasi kesamaan serta perbedaan tantangan utama, dan merumuskan pelajaran lintas negara yang dapat diadopsi kedua negara. Penelitian ini menggunakan desain studi komparatif kualitatif berbasis analisis dokumen dan tinjauan literatur sistematis terhadap sumber primer dan sekunder periode 2023–2026, termasuk undang-undang pendidikan, rencana strategis sektor pendidikan Mesir, Kurikulum Merdeka Indonesia, dan laporan UNESCO serta World Bank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia menerapkan pendekatan desentralisasi dengan Kurikulum Merdeka yang menekankan otonomi guru dan pembelajaran berbasis proyek, sementara Mesir menggunakan model sentralisasi melalui Education 2.0 dan Egyptian Baccalaureate yang akan diterapkan penuh mulai tahun 2026 dengan fokus pada kompetensi, kreativitas, dan transformasi penilaian. Kedua negara menghadapi tantangan bersama seperti rendahnya kualitas hasil belajar (PISA Indonesia 2022: matematika 366, membaca 359) dan kesenjangan akses digital, meskipun penyebabnya berbeda. Reformasi digital menjadi pilar utama di kedua negara, dengan platform Merdeka Mengajar di Indonesia dan perluasan smart classroom di Mesir. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kedua negara memiliki peluang besar untuk saling belajar. Indonesia dapat mengadopsi keberhasilan Mesir dalam transformasi digital secara masif, sementara Mesir dapat memetik pengalaman Indonesia dalam pemberdayaan guru secara bottom-up. Kerja sama bilateral di bidang pendidikan direkomendasikan untuk memperkuat reformasi periode 2025–2027.
Problema Induksi dalam Ilmu Pengetahuan dan Kegagalan Zainuddin Memahami Hukum Tak Tertulis Budaya Minang Sri Winarsih Daya; Rahmi Susanti; Umi Chotimah; Yosef Yosef
Jurnal el-Huda Vol 17 No 01 (2026): Jurnal el-Huda
Publisher : LP2M, Institut Agama Islam Qamarul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59702/el-huda.v17i01.359

Abstract

Artikel ini menganalisis keterkaitan antara Problema Induksi—sebagaimana dikemukakan oleh David Hume dan dipopulerkan oleh Karl Popper—dalam kerangka filsafat ilmu, dengan kegagalan karakter Zainuddin dalam memahami dan menavigasi tatanan sosial serta hukum tak tertulis (adat) Budaya Minang, seperti yang digambarkan dalam novel Tenggelamnya Kapal Van der Wijck oleh Hamka. Problema Induksi menunjukkan bahwa pengalaman masa lalu tidak menjamin kebenaran universal di masa depan, sebuah keterbatasan yang tercermin dalam cara Zainuddin (seorang perantau dengan latar belakang yang tidak sepenuhnya Minang) berusaha menarik kesimpulan tentang masyarakat Minang berdasarkan pengamatan terbatasnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-filosofis dan studi literatur. Hasilnya menunjukkan bahwa kegagalan Zainuddin berakar pada penalaran yang terlalu menyederhanakan dan menggeneralisasi, mirip dengan kelemahan penalaran induktif, yang pada akhirnya membuatnya gagal memenuhi ekspektasi sosial dan hukum adat yang kompleks, khususnya terkait sistem kekerabatan Matrilineal.
Using English Songs to Enhance Academic Listening Skills of University Students Deasy Yunita Siregar; Amanda Alya Putri; Nadira Citra Ayu; Raia Fathi Israra; Ari Rajasa Tampubolon
Jurnal el-Huda Vol 17 No 01 (2026): Jurnal el-Huda
Publisher : LP2M, Institut Agama Islam Qamarul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59702/el-huda.v17i01.395

Abstract

Menyimak akademik masih menjadi tantangan utama bagi mahasiswa EFL (English as a Foreign Language) di perguruan tinggi karena terbatasnya paparan terhadap bahasa Inggris lisan yang autentik serta rendahnya keterlibatan dalam aktivitas menyimak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas lagu berbahasa Inggris dalam meningkatkan keterampilan menyimak akademik, dengan fokus khusus pada mahasiswa tingkat universitas di Indonesia. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimental berbasis kelas dengan pre-test dan post-test yang melibatkan 26 mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris di UIN Sumatera Utara. Data dikumpulkan menggunakan dua instrumen: (1) tes pemahaman lirik yang terdiri dari 20 soal untuk menilai kemampuan mahasiswa dalam mengidentifikasi ide pokok, informasi spesifik, dan kosakata dalam konteks, serta (2) rubrik penilaian performa bernyanyi yang mengukur pelafalan, intonasi, kelancaran, dan pemahaman isi. Setelah empat sesi pembelajaran berbasis lagu, hasil menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 74,6 (pre-test) menjadi 94,2 (post-test), yang mengindikasikan adanya peningkatan kemampuan menyimak mahasiswa. Namun, temuan ini diinterpretasikan secara deskriptif tanpa pengujian statistik inferensial. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap literatur yang ada dengan memfokuskan pada menyimak akademik di tingkat perguruan tinggi, yang masih jarang mendapat perhatian dibandingkan dengan menyimak umum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lagu berbahasa Inggris dapat menjadi media yang mendukung untuk meningkatkan keterlibatan dan pemahaman menyimak dalam kelas EFL.
Perspektif Global terhadap Budaya Masyarakat Najwa Naraya Siwabessy; Angel Aritonang; Khalisa Nazla; Khairunnisa Khairunnisa
Jurnal el-Huda Vol 17 No 01 (2026): Jurnal el-Huda
Publisher : LP2M, Institut Agama Islam Qamarul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59702/el-huda.v17i01.448

Abstract

Globalisasi membawa dampak besar terhadap budaya lokal di Indonesia, baik sebagai peluang maupun ancaman. Namun, penggunaan perspektif global dalam kajian budaya sering tidak tepat karena cenderung bersifat universal dan mengabaikan konteks lokal. Penelitian ini bertujuan mengkaji hakikat perspektif global, mengidentifikasi pola pemahaman yang tepat, serta merumuskan kerangka analitik baru berbasis konteks Indonesia. Metode yang digunakan adalah systematic literature review (SLR) dengan pendekatan PRISMA terhadap 20 artikel jurnal nasional dan internasional tahun 2020–2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perspektif global yang tepat bersifat kontekstual, dialogis, dan reflektif serta mengakui masyarakat lokal sebagai aktor aktif. Kebaruan penelitian ini terletak pada perumusan lima prinsip analitik: ketepatan kontekstual, agensi kultural, orientasi kearifan lokal, pendekatan dialektis, dan tanggung jawab etis. Implikasi penelitian ini memberikan arah operasional bagi pendidikan multikultural dan kebijakan budaya berbasis kearifan lokal.

Page 11 of 11 | Total Record : 106