cover
Contact Name
Fitriani
Contact Email
jurnal.ame@uika-bogor.ac.id
Phone
+6285695860680
Journal Mail Official
jurnal.ame@uika-bogor.ac.id
Editorial Address
Gedung Fakultas Teknik, Ir. H. Prijantono, Universitas Ibn Khaldun Bogor Jl. KH. Soleh Iskandar KM.2 Kedung Badak BOGOR 16162
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
AME (Aplikasi Mekanika dan Energi) : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin
ISSN : 24603988     EISSN : 25810979     DOI : 10.32832/ame
AME (Aplikasi Mekanika dan Energi):Jurnal Ilmiah Teknik Mesin merupakan jurnal ilmiah dengan e-ISSN 2581-0979 dan p-ISSN 2460-3988 yang direview dengan double blind review. Jurnal diterbitkan secara berkala 2 kali dalam setahun (6 bulanan) yaitu pada bulan Maret dan September dengan menyajikan 6(enam) artikel dalam setiap terbitannya. Dikelola oleh Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik & Sains Universitas Ibnu Khaldun Bogor. Berisi hasil penelitian, kajian lapangan, pemikiran atau gagasan yang berkaitan dengan ilmu Teknik Mesin yang tidak terbatas pada Energi, mekanika Stuktur, Material& Manufaktur, dan Mekatronika.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 11 No. 2 (2025)" : 8 Documents clear
Analisis Simulasi Aliran Fluida Non-Newtonian Pada Pipa Bulat dan Pipa Spiral Bhaskara, Aditya Bondan; Ridwan; Setyawan, Iwan
AME (Aplikasi Mekanika dan Energi): Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/ame.v11i2.1113

Abstract

Bencana yang terjadi di Sidoarjo Jawa Timur sejak 29 mei 2006 dimana lumpur keluar dari isi bumi yang dikenal dengan lumpur Sidoarjo (LUSI) Jawa Timur sampai saat ini masih berlangsung. Masih sangat terbatas penelitian yang membahas dari segi teknik, khususnya yang berkaitan dengan karakteristik aliran dan upaya mengurangi hambatan aliran lumpur tersebut secara optimal, sehingga dapat menghemat energi transportasi fluida. Penelitian ini membahas perbandingan nilai pressure drop, koefisien gesek dan pengurangan hambatan antara pipa bulat dan pipa spiral dalam mengalirkan fluida mud slurry lumpur Lapindo Sidoarjo (LUSI) dengan metode simulasi numerik menggunakan software ANSYS 2023 R1 Academic License. Variabel tetap yang digunakan yaitu concentration weight (cw) dari fluida kerja mud slurry sebesar 30%, sedangkan variabel bebasnya adalah variasi dari model geometri pipa yaitu pipa bulat, pipa 3 spiral, pipa 4 spiral dengan material yang sama yaitu plastik akrilik dengan variasi kecepatan aliran masuk fluida sebesar 0.5 m/s dan 1.0 m/s. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pipa spiral lebih unggul dibandingkan pipa bulat dalam efisiensi sistem penyaluran aliran fluida mud slurry, dengan nilai pengurangan hambatan pada kecepatan aliran fluida 0.5 m/s untuk pipa 3 spiral dan pipa 4 spiral masing-masing sebesar 0.403 % dan 0.452 %. Sedangkan pada kecepatan aliran fluida 1.0 m/s, nilai pengurangan hambatan pada pipa 3 spiral dan pipa 4 spiral masing-masing sebesar 0.244 % dan 0.339 %. Diantara semua variasi model geometri pipa, pipa 4 spiral memiliki nilai pressure drop, koefisien gesek paling rendah dan pengurangan hambatan paling tinggi pada semua variasi kecepatan aliran masuk fluida ke dalam pipa.
Penggunaan Campuran Bioetanol Kulit Buah Nangka dengan Pertalite Terhadap Performa Mesin Motor 4 Langkah Zaini, Mustofa; Kusumaningrum, Ira; Usman, Mualifi
AME (Aplikasi Mekanika dan Energi): Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/ame.v11i2.1254

Abstract

Bioetanol merupakan salah satu energi alternatif yang terbuat dari tanaman. Ada tiga kelompok tanaman sumber bioetanol, yaitu tanaman yang mengandung pati, glukosa, dan selulosa. Kulit nangka memiliki kandungan karbohidrat yang didalamnya terdapat pati, glukosa dan selulosa. Dengan demikian, kulit nangka dapat dimanfaatkan sebagai bahan bioetanol. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa performa mesin motor 4 langkah yang menggunakan bahan bakar campuran bioetanol kulit buah nangka dengan pertalite. Campuran bioetanol kulit nangka dengan pertalite diaplikasikan pada motor dengan komposisi 10%, 20% dan 30% bioetanol kulit nangka. Pengujian dilakukan dengan putaran mesin yang bervariasi mulai dari 3000 rpm hingga 9000 rpm. Hasil penelitian menunjukkan ada konsentarasi bioetanol kulit nangka yang optimum untuk menghasilkan performa maksimal. Torsi tertinggi telah didapatkan ketika menggunakan campuran 20% bioetanol pada pertalite saat putaran mesin 6000 rpm yaitu sebesar 18,10 Nm. Pada penggunaan campuran bahan bakar 10% bioetanol dan 90% pertalite untuk putaran mesin 8000 rpm, diperoleh nilai daya sebesar 18,53 HP yang merupakan daya tertinggi. Sedangkan laju konsumsi bahan bakar terendah yaitu 2,80 L/jam diperoleh pada penggunaan campuran 30% bioetanol.
Optimalisasi Proses Manufaktur Untuk Mengatasi Cacat Diameter Flange Oval Pada Baut Tipe Flange Dengan Metode PDCA Ricky Wiranata
AME (Aplikasi Mekanika dan Energi): Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/ame.v11i2.1506

Abstract

Pada perusahaan manufaktur baut yang memproduksi baut tipe flange terdapat permasalahan produk reject pada proses pembentukan kepala baut. Produk reject yang terjadi akibat cacat flange berupa cacat diameter flange yang berbentuk oval. Berdasarkan data perusahaan, cacat diameter flange oval terjadi sebanyak 5% dari total output yang telah berjalan, dimana dalam 1 bulan, kebutuhan pengiriman yang dibutuhkan adalah 1.400.000 pcs. Oleh karena itu, perlu dilakukan penerapan metode Plan-Do-Check-Action (PDCA) untuk mengetahui penyebab cacat diameter flange yang berbentuk oval, sehingga proses manufaktur baut tipe flange dapat dioptimalkan. Oleh karenanya penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan proses manufaktur baut tipe flange dengan menerapkan metode PDCA dalam mengatasi cacat flange. Berdasarkan analisa yang dilakukan, didapatkan hasil cacat flange disebabkan oleh pencucian material yang kurang bersih. Pencucian material kurang bersih menyebabkan material berkerak sehingga proses tidak stabil, dan hasil diameter flange menjadi oval. Oleh karena itu dilakukan standarisasi peningkatan waktu pencucian dari standar awal 10 menit menjadi 15 menit, sehingga cacat flange tidak terjadi, dan proses manufaktur menjadi optimal. Selain itu, penyebab lain cacat flange adalah keauasan dari komponen punch, sehingga perlu dilakukan pergantian secara berkala oleh departemen maintenance.
Pengaruh Penggunaan Air Conditioner terhadap Kenyamanan Termal di Kota Bekasi dan Kabupaten Karawang Krissanta, Alma Henri; Sena, Boni
AME (Aplikasi Mekanika dan Energi): Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/ame.v11i2.1621

Abstract

Kenyamanan termal merupakan faktor penting yang memengaruhi kualitas hidup penghuni perumahan, terutama di daerah dengan temperatur udara tinggi seperti Kota Bekasi dan Karawang. Penggunaan air conditioner (AC) menjadi solusi umum untuk mengatasi temperatur panas di dalam ruangan, namun efektivitasnya dalam meningkatkan kenyamanan termal masih perlu dikaji lebih lanjut. Metode penelitian ini meliputi pengukuran temperatur dan kelembaban menggunakan Arduino dengan sensor DHT11 dan DHT22 serta perhitungan indeks kenyamanan termal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan penggunaan AC terhadap kenyamanan termal di perumahan serta efektivitasnya dalam menciptakan kondisi termal optimal. Selain itu, penelitian ini juga berfokus pada dampaknya terhadap konsumsi energi guna meningkatkan efisiensi penggunaan AC. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa pada kondisi tertentu, kenyamanan termal dapat tercapai hanya dengan memanfaatkan pengaruh udara luar atau cuaca, seperti ketika temperatur dan kelembaban lingkungan berada dalam rentang optimal. Namun, penggunaan AC memungkinkan kenyamanan termal tercapai secara konsisten tanpa bergantung pada kondisi udara luar, bahkan pada saat cuaca panas dan lembap.
INVESTIGASI SIFAT DIELEKTRIK LAPISAN KOMPOSIT PVDF/ BATIO3/HAP DISINTESIS DENGAN METODE SPIN COATING Adnan, Septian Rahmat; Kurniawan, Budhy; Soegijono, Bambang; Erni, Nofi; Rachman, Taufiqur; Amperajaya, M. Derajat
AME (Aplikasi Mekanika dan Energi): Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/ame.v11i2.1635

Abstract

Pada penelitian ini larutan komposit PVDF/BaTiO3/HAp disintesis menggunakan material Polyvinylidene Fluoride (PVDF), Barium Titanat (BaTiO3) komersial dan Hydroxyapatite (HAp) yang disintesis dari tulang sapi. Selanjutnya larutan komposit disintesis menggunakan metode solution mixing dan dideposisi menggunakan metode spin coating pada subtrat tembaga (Cu), Silikon (Si) dan Platinum (Pt) pada kecepatan 2000 rpm, 3000 rpm dan 4000 rpm sebanyak 2 lapis untuk tiap sampel. Didapatkan bahwa kecepatan spin coating optimum pada 4000 rpm. Ketebalan dan kekasaran lapisan komposit PVDF/BTO/HAp yang dideposisi pada subtrat silicon (Si) dan Pt 2 lapis yaitu pada rentang 1,04 – 2,52 μm dan kekasaran < 0,1 μm. Dengan bertambahnya komposisi hydroxyapatite pada lapisan komposit PVDF/BTO/HAp dengan kecepatan spin coating 4000 rpm menyebabkan nilai impedasi, konstanta dielektrik dan dielectric loss (tg δ) dengan nilai konstanta dielektrik 15(100 Hz) pada komposisi komposit 35,83 Wt%:35,83 Wt%:28,34 Wt% dan 9 (100 Hz) pada komposisi 40 Wt%:40 Wt%: 20 Wt%, serta nilai dielectric loss (tg δ) 0,15 (100 Hz) dan 0,5 (100 Hz)  pada komposisi 35,83 Wt%:35,83 Wt%:28,34 Wt%. Nilai konstanta dielektrik dari lapisan komposit PVDF/BTO/HAp mengalami kenaikan dengan bertambahnya komposisi hydroxyapatite dari 20Wt% ke 28,34Wt% pada frekuensi rendah di rentang 10 – 1k Hz tetapi menurun pada frekuensi rendah direntang 10 – 100 Hz.
PERANCANGAN SISTEM WATER HAMMER STUDI KASUS DI GEDUNG KUNINGAN JAKARTA Kurniawan, Wahyu; Yamin, Mohamad; Mahandari, Cokorda P.
AME (Aplikasi Mekanika dan Energi): Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/ame.v11i2.1649

Abstract

Water Hammer adalah sebuah fenomena lonjakan tekanan yang timbul dari perubahan kecepatan aliran secara tiba-tiba, menimbulkan tegangan yang signifikan yang dapat merusak semua equipment yang terdapat di jalur pemipaan. Untuk mengantisipasi hal tersebut maka diperlukan suatu sistem untuk meminimalisir terjadinya water hammer. Studi ini dilakukan pada gedung apartemen yang memiliki ketinggian 200 meter dengan menggunkan pompa vertical multistage dari brand xylem-lowara dengan head pompa 18 Bar dan flow 45 m3/jam. Jenis pipa yang digunakan GIP medium dan menggunakan non return valve dari brand claval. Telah dilakukan perhitungan secara software cla-cav mendapatkan hasil tekanan balik pada saat power blank out sebesar 404 Psi atau 27 Bar, serta dibuktikan melalui perhitungan teoritis dengan menghitung potensi pressure drop dari pipa, dan elbow yang mendapatkan hasil 375.84Psi atau 25.92 Bar. Hasil penelitian ini dinyatakan layak fungsi dan memenuhi kriteria yang dibutuhkan.
Analisis Potensi Angin di Kawasan Gedung Tinggi Balikpapan Menggunakan Simulasi Numerik P Pamungkas, Janlemi; AM, Chaerul Qalbi; Mungil Kurniawati, Diniar; Ardi Dwi Pramana, Muhammad; Surya Rahmany, Rijal
AME (Aplikasi Mekanika dan Energi): Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/ame.v11i2.1763

Abstract

Energi terbarukan menjadi solusi berkelanjutan bagi kebutuhan energi global. Energi angin, sebagai sumber yang ramah lingkungan, memiliki potensi besar dalam pembangkitan listrik tanpa dampak negatif. Wilayah perkotaan seperti Balikpapan dengan gedung tinggi dan posisi pesisir, berpotensi dimanfaatkan untuk turbin angin karena kecepatan angin yang lebih tinggi di ketinggian. Namun, kondisi aerodinamis kota yang kompleks menghadirkan tantangan dalam distribusi dan arah angin. Penelitian ini menggunakan metode simulasi Computational Fluid Dynamics (CFD) untuk memodelkan aliran angin di sekitar gedung-gedung tinggi. Metode CFD dipilih karena bersifat praktis dan sistematis. Validasi dilakukan dengan metode flow visualization dengan menggunakan asap untuk memvisualisasikan aliran angin guna memastikan keakuratan hasil simulasi. Hasil simulasi menunjukkan bahwa tata letak gedung memengaruhi distribusi kecepatan angin, terutama pada sisi tanpa hambatan dan lorong antar gedung yang menciptakan efek venturi. Titik potensial ditampilkan dalam heat map, dengan lokasi optimal di sekitar Plaza Balikpapan, Hotel Golden Tulip, dan BOS, di mana kecepatan angin mencapai 3 m/s. Validasi menunjukkan kesesuaian dengan data eksperimen.
STUDI NUMERIK DAN EKSPERIMENTAL PENGARUH KECEPATAN FLUIDA TERHADAP KARAKTERISTIK ALIRAN MELALUI DIFFUSER Warliman, Wadli; Yamin, Mohamad; Mahandari, Cokorda Prapti
AME (Aplikasi Mekanika dan Energi): Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/ame.v11i2.1868

Abstract

Diffuser adalah komponen saluran fluida yang berfungsi memperlambat aliran dan meningkatkan tekanan statis melalui geometri yang melebar dari inlet ke outlet. Salah satu permasalahan utama pada diffuser adalah fenomena flow separation yang dapat menurunkan efisiensi sistem. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi kecepatan fluida terhadap distribusi kecepatan, distribusi tekanan, dan energi kinetik turbulen pada diffuser dengan sudut kemiringan tetap 25°. Pengujian dilakukan secara numerik menggunakan perangkat lunak Ansys Fluent 2023 R1 dengan metode Computational Fluid Dynamics (CFD) dan secara eksperimental menggunakan wind tunnel. Hasil studi menunjukkan bahwa peningkatan kecepatan fluida dari 4 m/s, 8 m/s, dan 12 m/s meningkatkan nilai energi kinetik turbulen dari 1,014 J/kg, 3,792 J/Kg, dan 9,548 J/kg, memperbesar gradien tekanan, dan menggeser posisi flow separation pada daerah downstream. Secara praktis, temuan ini dapat menjadi acuan desain diffuser untuk aplikasi ventilasi, sistem pembuangan, dan saluran mesin yang membutuhkan pengendalian separasi aliran demi meningkatkan efisiensi energi.

Page 1 of 1 | Total Record : 8